Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [komik_indonesia] Graphic Novel...

Expand Messages
  • Bernard Hestungkoro
    Boleh saya tambahkan? Graphic Novel sendiri bukan selalu merupakan rangkuman dari komik bulanan. Graphic Novel sering juga merupakan cerita panjang yang
    Message 1 of 14 , Oct 5, 2006
    • 0 Attachment
      Boleh saya tambahkan?
      Graphic Novel sendiri bukan selalu merupakan rangkuman dari komik bulanan. Graphic Novel sering juga merupakan cerita panjang yang berdiri sendiri, yang karena sesuatu dan lain hal, tidak bisa diterbitkan dalam format komik bulanan. Contoh paling terkini, novel grafis karya Brian K Vaughan " The Pride of Baghdad".(Highly Recommended).
      Graphic Novel sendiri dicetak dalam 2 versi, versi "softcover" dan "hardcover". Perbedaannya adalah, versi 'softcover" cenderung dicetak dalam jumlah banyak dan cenderung memiliki halaman yg lebih sedikit, terutama hanya memuat keseluruhan cerita saja. Harganya juga lebih murah. "Hardcover" tentu saja lebih mahal , dengan dicetak lebih sedikit dari versi "softcover", cover depannya lebih tebal dan kuat, kadang dalam "packaging" yg menarik sehingga memiliki kesan eksklusif. Jumlah halamannya juga lebih banyak, dan sering memuat banyak bonus-bonus menarik, bukan hanya berupa gambar sketch atau bonus sejenis, sering juga berisi komentar per halaman dari kreatornya, poster, bahkan berupa pernak-pernik menarik utk koleksi, atau hal-hal menarik dan unik lainnya. Contoh: TPB Hardcover The Invincible, memuat foto-foto yg tidak ada hubungannya dengan cerita komik bersangkutan (Ruang istirahat, dapur pengarangnya dll). Jadi mirip DVD? Memang itu tujuan mereka.
      Oh ya di Jepang juga mengenal graphic novel, mereka menyebutnya "tankoubon" (tolong ralat kalau saya salah yach).
      Itu saja dari saya. Senang bisa membagi....

      Best,

      B. Gita

      Agung Aryaputra <ajungtop@...> wrote:
      mari bermain istilah...
      Graphic novel itu (yg diindonesiain jadi novel grafis)
      adalah novel yg diceritakan dengan gambar. Jadi ya
      komik juga.

      Apa bedanya dengan komik?

      Novel grafis ini di amerika sono tadinya dipake buat
      menyebutkan buku komik yang ceritanya selesai dalam
      buku itu sendiri. Karena di amerika (dan di Jepang,
      dan beberapa negara lain) komik itu adalah terbitan
      berkala yang memuat cerita bersambung tiap
      bulan/minggu.

      Nah istilah novel grafis ini digunakan buat ngebedain
      komik berkala itu, yg kalo mau cerita utuhnya kita
      musti ikutin beberapa bulan dengan komik yang
      ceritanya habis dalam buku itu sendiri.

      Formatnya juga dibikin beda. Yang umum adalah yg
      dulunya disebut bookshelf format, dgn dijilid pake
      lem, sementara komik bulanan itu disebut sebagai
      standard format yg jilidnya pake stapler.

      Nah, dalam perkembangannya, novel grafis ini juga
      sering dipake untuk menyebutkan buku yang isinya
      kumpulan komik bulanan itu yang (syarat utamanya
      memang) ceritanya jadi lengkap dalam satu buku. Yang
      kayak gini juga sering disebut TPB (trade paper back).

      Gitu...

      Okeh!

      --- adfzlhq_666 <adfzlhq_666@...> wrote:

      > Apa sih Graphic novel itu??? trus apa bedanya dengan
      > komik biasa??
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >

      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
      http://mail.yahoo.com





      ---------------------------------
      All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster.

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • setya adyaksa
      Wah keren juga penjelasannya ttg Novel Grafis. Teguh Santosa dulu pernah memakai istilah ini (Novel Bergambar) dalam karya trilogi komik Sandhoranya. Lengkap
      Message 2 of 14 , Oct 9, 2006
      • 0 Attachment
        Wah keren juga penjelasannya ttg Novel Grafis.

        Teguh Santosa dulu pernah memakai istilah ini (Novel Bergambar) dalam karya trilogi komik Sandhoranya. Lengkap dengan ilustrasi musik dalam teks singkat untuk menangkap mood atau dengan angle gambar sebagai element grafis yg mampu bercerita sendiri.
        Jadi kira2 pendekatannya lebih merujuk pada penjelasan yang pertama
        daripada format atau yang lainnya....

        Gimana menurut teman2 yang lain??

        Agung Aryaputra <ajungtop@...> wrote:
        mari bermain istilah...
        Graphic novel itu (yg diindonesiain jadi novel grafis)
        adalah novel yg diceritakan dengan gambar. Jadi ya
        komik juga.

        Apa bedanya dengan komik?

        Novel grafis ini di amerika sono tadinya dipake buat
        menyebutkan buku komik yang ceritanya selesai dalam
        buku itu sendiri. Karena di amerika (dan di Jepang,
        dan beberapa negara lain) komik itu adalah terbitan
        berkala yang memuat cerita bersambung tiap
        bulan/minggu.

        Nah istilah novel grafis ini digunakan buat ngebedain
        komik berkala itu, yg kalo mau cerita utuhnya kita
        musti ikutin beberapa bulan dengan komik yang
        ceritanya habis dalam buku itu sendiri.

        Formatnya juga dibikin beda. Yang umum adalah yg
        dulunya disebut bookshelf format, dgn dijilid pake
        lem, sementara komik bulanan itu disebut sebagai
        standard format yg jilidnya pake stapler.

        Nah, dalam perkembangannya, novel grafis ini juga
        sering dipake untuk menyebutkan buku yang isinya
        kumpulan komik bulanan itu yang (syarat utamanya
        memang) ceritanya jadi lengkap dalam satu buku. Yang
        kayak gini juga sering disebut TPB (trade paper back).

        Gitu...

        Okeh!

        --- adfzlhq_666 <adfzlhq_666@...> wrote:

        > Apa sih Graphic novel itu??? trus apa bedanya dengan
        > komik biasa??
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >

        __________________________________________________
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail.yahoo.com





        ---------------------------------
        Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.

        [Non-text portions of this message have been removed]
      • Rieza FMuliawan
        saya tidak meninjau istilah novel grafis itu dari tinjauan bagaimana format, ukuran dimensi dsb, atau juga dari bagaimana buku ini dijual atau didistribusikan.
        Message 3 of 14 , Oct 9, 2006
        • 0 Attachment
          saya tidak meninjau istilah novel grafis itu dari tinjauan bagaimana
          format, ukuran dimensi dsb, atau juga dari bagaimana buku ini dijual
          atau didistribusikan.

          saya lebih melihat kepada segi isi dan kandungan/muatan sastra dalam
          novel grafis tersebut. merujuk kepada niat semula para komikus ialah
          membuat sebuah komik dengan ambisi sastrawi.

          kalau boleh bermain dengan istilah, maka saya ingin ikut menyebut
          novel grafis dalam bahasa indonesia sebagai "sastra imaji" !

          saya lupa siapa yang memperkenalkan istilah ini, kalau tidak salah
          hikmat darmawan dalam buku yang sedang dipersiapkannya "pengantar
          novel grafis".

          salam,




          --- In komik_indonesia@yahoogroups.com, setya adyaksa <sadyaksa@...>
          wrote:
          >
          > Wah keren juga penjelasannya ttg Novel Grafis.
          >
          > Teguh Santosa dulu pernah memakai istilah ini (Novel Bergambar)
          dalam karya trilogi komik Sandhoranya. Lengkap dengan ilustrasi musik
          dalam teks singkat untuk menangkap mood atau dengan angle gambar
          sebagai element grafis yg mampu bercerita sendiri.
          > Jadi kira2 pendekatannya lebih merujuk pada penjelasan yang pertama
          > daripada format atau yang lainnya....
          >
          > Gimana menurut teman2 yang lain??
        • hartono soenarto
          Yap, pada awal2 halaman cergam trilogi Sandhora ditulis jelas hal2 yang disebutkan..... Bisa dibayangkan begitu menjiwainya sang maestro pada saat menggores
          Message 4 of 14 , Oct 9, 2006
          • 0 Attachment
            Yap, pada awal2 halaman cergam trilogi Sandhora ditulis jelas hal2 yang disebutkan.....
            Bisa dibayangkan begitu menjiwainya sang maestro pada saat menggores halaman2 tersebut...
            Tidak heran kalu Trilogi Sandhora begitu dahsyat dan kental diingatan kita....
            Di benak Sang Maestro sudah di "set" Trilogi Sandhora bukanlah sebuah cergam biasa.......melainkan sebuah Novel Bergambar........
            Pada saat pertama kali membaca Novel Bergambar ini, saya membayangkan kalau panel2 yang saya lihat bergerak sebagaimana sedang nonton sebuah adegan kolosal dibioskop....ternyata lebih dari sekedar Novel Bergambar.........

            Salam,
            Hartono Soenarto



            setya adyaksa <sadyaksa@...> wrote:
            Wah keren juga penjelasannya ttg Novel Grafis.

            Teguh Santosa dulu pernah memakai istilah ini (Novel Bergambar) dalam karya trilogi komik Sandhoranya. Lengkap dengan ilustrasi musik dalam teks singkat untuk menangkap mood atau dengan angle gambar sebagai element grafis yg mampu bercerita sendiri.
            Jadi kira2 pendekatannya lebih merujuk pada penjelasan yang pertama
            daripada format atau yang lainnya....

            Gimana menurut teman2 yang lain??

            Agung Aryaputra <ajungtop@...> wrote:
            mari bermain istilah...
            Graphic novel itu (yg diindonesiain jadi novel grafis)
            adalah novel yg diceritakan dengan gambar. Jadi ya
            komik juga.

            Apa bedanya dengan komik?

            Novel grafis ini di amerika sono tadinya dipake buat
            menyebutkan buku komik yang ceritanya selesai dalam
            buku itu sendiri. Karena di amerika (dan di Jepang,
            dan beberapa negara lain) komik itu adalah terbitan
            berkala yang memuat cerita bersambung tiap
            bulan/minggu.

            Nah istilah novel grafis ini digunakan buat ngebedain
            komik berkala itu, yg kalo mau cerita utuhnya kita
            musti ikutin beberapa bulan dengan komik yang
            ceritanya habis dalam buku itu sendiri.

            Formatnya juga dibikin beda. Yang umum adalah yg
            dulunya disebut bookshelf format, dgn dijilid pake
            lem, sementara komik bulanan itu disebut sebagai
            standard format yg jilidnya pake stapler.

            Nah, dalam perkembangannya, novel grafis ini juga
            sering dipake untuk menyebutkan buku yang isinya
            kumpulan komik bulanan itu yang (syarat utamanya
            memang) ceritanya jadi lengkap dalam satu buku. Yang
            kayak gini juga sering disebut TPB (trade paper back).

            Gitu...

            Okeh!

            --- adfzlhq_666 <adfzlhq_666@...> wrote:

            > Apa sih Graphic novel itu??? trus apa bedanya dengan
            > komik biasa??
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >

            __________________________________________________
            Do You Yahoo!?
            Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
            http://mail.yahoo.com


            ---------------------------------
            Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.

            [Non-text portions of this message have been removed]






            ---------------------------------
            Do you Yahoo!?
            Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail.

            [Non-text portions of this message have been removed]
          • Rieza FMuliawan
            khusus untuk illustrasi yang dibuat oleh teguh santosa, pada beberapa komik awal nya (atau yang sejaman), terutama komik-komik pendek seperti : Sebuah Tebusan
            Message 5 of 14 , Oct 10, 2006
            • 0 Attachment
              khusus untuk illustrasi yang dibuat oleh teguh santosa, pada beberapa
              komik awal nya (atau yang sejaman), terutama komik-komik pendek
              seperti : Sebuah Tebusan Dosa, Madeleine, Badai dan Asmara di Teluk
              Tiram, Elmaut di Maladewa, Bertjanda dengan Maut, dan lain lain, yang
              diperkirakan dibuat pada periode tahun 67-70an awal (termasuk trilogi
              legendaris Mat Pelor dan Prequelnya : Kraman), maka bisa dilihat
              perubahan gaya melukis.

              saya belum pernah melihat dan membaca komik pertamanya Teguh Santosa
              yang katanya berjudul Soma, tapi melihat gaya gambarnya yang masih
              dangkal di kumpulan komik pendek "Elmaut di Maladewa" (tahun 67),
              maka memang tidak/belum terlihat keistimewaan illustrasi beliau, tapi
              sejak awal memang ceritanya sudah kuat, logis dan twist.

              merujuk karya illustrasi Teguh Santosa yang menurut saya pribadi
              paling adiluhung adalah tentu saja salah satu episode Mahesa Rani
              yang berjudul "Sisa Sisa Dendam" (dimuat di majalah Hai no.16 tahun
              1979).

              tahun 1979 adalah 10 tahun sudah Teguh Santosa berkarier sebagai
              komikus, maka wajar pada cerita tersebut kita bisa melihat pameran
              kematangan teguh santosa sebagai illustrastor.

              anda sekalian harus melihat illustrasi teguh santosa di dalam cerita
              tersebut,......sebut saja salah satu artist komik luar negri mulai
              alex ross, dave mckean, luna brothers, jim lee, atau siapa
              saja....maka dengan kualitas seperti ini tidak seujung rambutpun ia
              berada di bawah mereka.

              sebagai illustrasi betapa tingginya kualitas teguh santosa di cerita
              tersebut adalah, apabila anda menggunting sebuah panel saja dalam
              cerita tersebut (panel yang mana saja), kemudian diperbesar dan
              diberi bingkai, maka sudah layak gambar tersebut menghiasi dinding
              tembok ruang tamu kita.

              belum lagi dukungan arswendo dan tim redaksi majalah hai yang
              memperkuat naskah cerita membuat serial mahesa rani adalah juga salah
              satu terbaik yang harus kita lestarikan.

              walau begitu, teguh santosa bukanlah tanpa kelemahan.
              walau eksplorasi visualnya mengagumkan, teguh santosa tidak pernah
              terlihat memperkuat illustrasinya dengan riset visual. jadi jangan
              heran kalau pemandangan yang disuguhkan oleh teguh santosa dalam
              setiap komiknya nyaris serupa ; apakah ia bercerita tentang mahesa
              rani di negri cina (mendobrak sarang naga), patria di pulau banda
              (sebuah tebusan dosa), mat pelor di filiphina (mat romeo), tigor dan
              neisa di pulau tiram, atau dimanapun lokasinya : di pesisir pantai,
              kota, laut, pegunungan dimana saja,..maka imaji yang disajikan oleh
              teguh santosa nyaris serupa.

              itu termasuk juga pada riset fashion.
              busana yang dikenakan oleh para tokohnya nyaris serupa.
              teguh santosa (dan juga jan mintaraga) terkenal dengan para tokoh
              dengan rambut panjang berantakan, dihiasi udeng (ikat
              kepala/bandana), dan satu yg tidak pernah tertinggal,....terlilit
              sarung poleng di leher setiap tokohnya (kayak orang meriang malaria
              saja...;) )

              menikmati komik teguh kita dimanjakan oleh jalinan cerita yang logis
              realis (untuk roman sejarahnya) dan tamasya visual sebagai bonus.

              salam,
            • jaka malela
              Sastra imaji? Mengapa jadi berat dan absurd betul kesannya? Menurut hemat saya dalam konteks komik, istilah cergam atau cerita bergambar dengan sangat mudah
              Message 6 of 14 , Oct 10, 2006
              • 0 Attachment
                Sastra imaji?
                Mengapa jadi berat dan absurd betul kesannya?
                Menurut hemat saya dalam konteks komik, istilah cergam atau cerita bergambar dengan sangat mudah dan jelas sudah memberikan artinya sendiri.

                Kalaupun sangat mungkin novel grafis (atau apalah istilahnya nanti..) dianggap mempunyai strata yang lebih dengan intensitas unsur sastra didalamnya, serta ditujukan utk pembaca remaja keatas, tapi toh masih perlu dikomunikasikan secara jelas dengan grafis visual. Maka disitulah kata itu akan sangat mudah memberikan peran dan artinya secara nyata. Bahwa ini adalah sebuah produk novel sastra yang diceritakan dengan gambar.
                Jadi demikian pak Rieza, jika ingin bermain istilah maka hemat saya NOVEL GRAFIS sudah dengan mudah memberikan artinya sendiri.

                Lalu coba menambahkan, SUMA (bukan SOMA) karya pertama Teguh Santosa diterbitkan saat komik lokal sedang in dengan format memanjang (strip
                komik). Ceritanya kalau saya tidak salah tentang petualangan seorang anak laki2 yang mencari buah bagi kesembuhan adik perempuannya,Sumi.
                Sungguh merupakan perjuangan apabila ia harus bertempur melawan pohon raksasa yang hidup hingga belalang raksasa.
                Gambarnya dangkal, mugkin. Namun jika kita melihat dari sisi lain maka dengan mudah dapat dipastikan bahwa blocking hitam dramatis memang khas yang telah dibangun sejak awal karier beliau.
                Pencapaiannya pun tidak mudah. Bahkan dulu banyak yang mengakui bahwa ciri seorang Teguh Santosa baru ditemukan sejak seri Kraman, maaf saya lupa tahunnya yang jelas setelah Sandhora.

                Dari segi cerita, roman dengan setting sejarahnya adalah bentuk terbaiknya, tapi semoga beliau juga satu2nya komikus lama yang benar- benar berhasil menggambarkan apa yang terjadi bila budaya cerita wayang/rakyat yang atau tanpa berbau mistis dikawinkan dengan fiksi ilmiah. Jauh sebelum Jan dengan Rama Shintanya. Lihat judul Bhisma membunuh naga, Pendekar Pilihan Dewa bahkan Satria Kilat Kejora, sekalipun bukan merupakan favorit pembaca, namun ide hingga penggambarannya yang membedakan.

                Dan sungguh layak jika Teguh Santosa dijuluki Maestro komik di republik ini!!!
                Amin.


                ---------------------------------
                Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business.

                [Non-text portions of this message have been removed]
              • Bernard Hestungkoro
                Boleh saya tambahkan? Graphic Novel sendiri bukan selalu merupakan rangkuman dari komik bulanan. Graphic Novel sering juga merupakan cerita panjang yang
                Message 7 of 14 , Oct 10, 2006
                • 0 Attachment
                  Boleh saya tambahkan?
                  Graphic Novel sendiri bukan selalu merupakan rangkuman dari komik bulanan. Graphic Novel sering juga merupakan cerita panjang yang berdiri sendiri, yang karena sesuatu dan lain hal, tidak bisa diterbitkan dalam format komik bulanan. Contoh paling terkini, novel grafis karya Brian K Vaughan " The Pride of Baghdad".(Highly Recommended).
                  Graphic Novel sendiri dicetak dalam 2 versi, versi "softcover" dan "hardcover". Perbedaannya adalah, versi 'softcover" cenderung dicetak dalam jumlah banyak dan cenderung memiliki halaman yg lebih sedikit, terutama hanya memuat keseluruhan cerita saja. Harganya juga lebih murah. "Hardcover" tentu saja lebih mahal , dengan dicetak lebih sedikit dari versi "softcover", cover depannya lebih tebal dan kuat, kadang dalam "packaging" yg menarik sehingga memiliki kesan eksklusif. Jumlah halamannya juga lebih banyak, dan sering memuat banyak bonus-bonus menarik, bukan hanya berupa gambar sketch atau bonus sejenis, sering juga berisi komentar per halaman dari kreatornya, poster, bahkan berupa pernak-pernik menarik utk koleksi, atau hal-hal menarik dan unik lainnya. Contoh: TPB Hardcover The Invincible, memuat foto-foto yg tidak ada hubungannya dengan cerita komik bersangkutan (Ruang istirahat, dapur pengarangnya dll). Jadi mirip DVD? Memang itu tujuan mereka.
                  Oh ya di Jepang juga mengenal graphic novel, mereka menyebutnya "tankoubon" (tolong ralat kalau saya salah yach).
                  Itu saja dari saya. Senang bisa membagi....

                  Peace Out!

                  B. Gita

                  adfzlhq_666 <adfzlhq_666@...> wrote:
                  Apa sih Graphic novel itu??? trus apa bedanya dengan komik biasa??






                  ---------------------------------
                  Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.

                  [Non-text portions of this message have been removed]
                • Rieza FMuliawan
                  setuju saja pak jaka, penggunaan istilah itu berlaku dengan sistem konvensi, disetujui dan memasyarakat alias dipakai publik sebagai kata atau istilah baru.
                  Message 8 of 14 , Oct 10, 2006
                  • 0 Attachment
                    setuju saja pak jaka, penggunaan istilah itu berlaku dengan sistem
                    konvensi, disetujui dan memasyarakat alias dipakai publik sebagai kata
                    atau istilah baru. novel grafis sendiri memang cukup. saya hanya
                    tergoda untuk bermain main dengan penggunaan istilah sastra
                    imaji...tidak serius.

                    saya memang menduga mustinya komik suma - karya pertama teguh santosa,
                    pastinya berbentuk strip, karena saat itu beliau masih menjadi
                    illustrator di sebuah majalah. apakah terbit sebagai satu buku komik?
                    apakah pak jaka mengetahuinya?

                    "kedangkalan" gambar di karya2 pertama teguh, adalah "dalamnya"
                    komikus lain. ketika teguh santosa menemukan kenyamanan dalam
                    penggunaan block block hitam itu, pada awalnya fungsi block itu masih
                    sesuai dengan kaidah estetika, sesuai yang disyaratkan oleh cerita dan
                    gambarnya. misal : pada komik teguh di trilogi shandora atau kraman,
                    maka block2 hitam itu digunakan teguh santosa secara intensif hanya
                    ketika ceritanya membutuhkan , seperti ketika pasangan lelaki dan
                    perempuan bercinta, atau kegelapan malam, atau di saat sang karakter
                    dalam keadaan terjepit, atau beberapa hal/keadaan yang memang sesuai
                    dengan karakter block hitam.

                    tapi dalam komik2 selanjutnya, misal anyer panarukan, mata siwa, dan
                    seangkatannya, penggunaan block block hitam itu merajalela ke setiap
                    sudut gambarnya. saya pribadi tetap menganggap bahwa komik serial
                    maharani adalah pencapaian tertinggi teguh santosa dalam bidang
                    estetika atau illustrasi gambar (mungkin karena majalah hai
                    menggunakan editor - arswendo?).

                    penggunaan block2 hitam ini kemudian berakibat aura komik teguh
                    santosa selalu terasa suram dan gelap.

                    coba bandingkan : mat pelor (trilogi shandora), bayu dan ario
                    (kraman), jean pyrac (madeleine), timur dan tigor (teluk tiram),
                    patria (tebusan dosa)...daftar bisa diperpanjang...., pernahkah mereka
                    terlihat dalam situasi gembira dimana mereka oleh teguh digambarkan
                    sedang dalam keadaan riang ?
                    nyaris tidak pernah....tokoh rekaan teguh adalah orang yang selalu
                    serius bagai orang depresi, cenderung murung dan tertutup, kokoh tapi
                    lemah.

                    salam,
                  • Rieza FMuliawan
                    setuju saja pak jaka, penggunaan istilah itu berlaku dengan sistem konvensi, disetujui dan memasyarakat alias dipakai publik sebagai kata atau istilah baru.
                    Message 9 of 14 , Oct 10, 2006
                    • 0 Attachment
                      setuju saja pak jaka, penggunaan istilah itu berlaku dengan sistem
                      konvensi, disetujui dan memasyarakat alias dipakai publik sebagai kata
                      atau istilah baru. novel grafis sendiri memang cukup. saya hanya
                      tergoda untuk bermain main dengan penggunaan istilah sastra
                      imaji...tidak serius.

                      saya memang menduga mustinya komik suma - karya pertama teguh santosa,
                      pastinya berbentuk strip, karena saat itu beliau masih menjadi
                      illustrator di sebuah majalah. apakah terbit sebagai satu buku komik?
                      apakah pak jaka mengetahuinya?

                      "kedangkalan" gambar di karya2 pertama teguh, adalah "dalamnya"
                      komikus lain. ketika teguh santosa menemukan kenyamanan dalam
                      penggunaan block block hitam itu, pada awalnya fungsi block itu masih
                      sesuai dengan kaidah estetika, sesuai yang disyaratkan oleh cerita dan
                      gambarnya. misal : pada komik teguh di trilogi shandora atau kraman,
                      maka block2 hitam itu digunakan teguh santosa secara intensif hanya
                      ketika ceritanya membutuhkan , seperti ketika pasangan lelaki dan
                      perempuan bercinta, atau kegelapan malam, atau di saat sang karakter
                      dalam keadaan terjepit, atau beberapa hal/keadaan yang memang sesuai
                      dengan karakter block hitam.

                      tapi dalam komik2 selanjutnya, misal anyer panarukan, mata siwa, dan
                      seangkatannya, penggunaan block block hitam itu merajalela ke setiap
                      sudut gambarnya. saya pribadi tetap menganggap bahwa komik serial
                      maharani adalah pencapaian tertinggi teguh santosa dalam bidang
                      estetika atau illustrasi gambar (mungkin karena majalah hai
                      menggunakan editor - arswendo?).

                      penggunaan block2 hitam ini kemudian berakibat aura komik teguh
                      santosa selalu terasa suram dan gelap.

                      coba bandingkan : mat pelor (trilogi shandora), bayu dan ario
                      (kraman), jean pyrac (madeleine), timur dan tigor (teluk tiram),
                      patria (tebusan dosa)...daftar bisa diperpanjang...., pernahkah mereka
                      terlihat dalam situasi gembira dimana mereka oleh teguh digambarkan
                      sedang dalam keadaan riang ?
                      nyaris tidak pernah....tokoh rekaan teguh adalah orang yang selalu
                      serius bagai orang depresi, cenderung murung dan tertutup, kokoh tapi
                      lemah.

                      salam,
                    • suryo_anglagard
                      ... Santosa ... Gue pernah baca punya Andy. Gue sendiri punya Putri Melur (atau Menur, lupa) yg adaptasi dari Sleeping Beauty. Agak kuno sih gayanya dan
                      Message 10 of 14 , Oct 10, 2006
                      • 0 Attachment
                        "Rieza FMuliawan" <xiao_bin_yoe_hoen@...> wrote:
                        > saya belum pernah melihat dan membaca komik pertamanya Teguh
                        Santosa
                        > yang katanya berjudul Soma,

                        Gue pernah baca punya Andy. Gue sendiri punya Putri Melur (atau
                        Menur, lupa) yg adaptasi dari Sleeping Beauty. Agak kuno sih gayanya
                        dan straight comic banget.

                        > merujuk karya illustrasi Teguh Santosa yang menurut saya pribadi
                        > paling adiluhung adalah tentu saja salah satu episode Mahesa Rani

                        Kebetulan gue punya Mahesa Rani lengkap dari majalah HAI. Inilah
                        serial favorit gue dari Teguh. Kadang2 ceritanya heroik, patriotisme,
                        feminin, detektif, romance, pengkhianatan, intrik, dll. Sayangnya
                        cetakan HAI saat itu ngga selalu bagus. Ada bbrp halaman yg
                        cetakannya kurang jelas, atau detailnya ngga terlihat. Mereka juga
                        ngga punya lagi gambar masternya.

                        maka dengan kualitas seperti ini tidak seujung rambutpun ia
                        > berada di bawah mereka.

                        yep!!!

                        maka sudah layak gambar tersebut menghiasi dinding
                        > tembok ruang tamu kita.

                        salah satu cover Mahesa Rani gue jadikan wallpaper di PDA gue. Cool...

                        > walau begitu, teguh santosa bukanlah tanpa kelemahan.

                        yg gue kagumi sekaligus gue sebel adalah semua wajah tokoh ceweknya
                        nyaris sama. Cuma beda di model rambut.

                        suryo
                      • henry ismono
                        saya pribadi tetap menganggap bahwa ... Sekadar menambahkan, untuk urusan gambar, Teguh memang dahsyat. Teguh sebagai seorang pelukis yang hebat, menurut saya
                        Message 11 of 14 , Oct 11, 2006
                        • 0 Attachment
                          saya pribadi tetap menganggap bahwa
                          > komik serial
                          > maharani adalah pencapaian tertinggi teguh santosa
                          > dalam bidang
                          > estetika atau illustrasi gambar (mungkin karena
                          > majalah hai
                          > menggunakan editor - arswendo?).
                          >

                          Sekadar menambahkan, untuk urusan gambar, Teguh memang
                          dahsyat. Teguh sebagai seorang pelukis yang hebat,
                          menurut saya (tentu ini soal selera), terlihat ketika
                          dia menggarap Mahabharata dan Damarwulan. Dalam cergam
                          berwarna yang pada awalnya dimaksudkan untuk
                          menghadang komik asing ini, Teguh benar-benar memukau.
                          Teknik warnanya hebat, lukisannya begitu halus, dan
                          detail juga diperhatikan.

                          Dalam (setidaknya) dua judul inilah, Teguh menunjukkan
                          "kematangan" seorang maestro.

                          Salam
                          Henry



                          __________________________________________________
                          Do You Yahoo!?
                          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                          http://mail.yahoo.com
                        • Wijaya Sukma
                          TEGUH SANTOSA emang yang paling hebat kalo garap komik2 kayak Mahesa Rani yang setau gw tokoh ini diciptain oleh Arswendo waktu ngendon di HAI. Tokoh cewek
                          Message 12 of 14 , Oct 11, 2006
                          • 0 Attachment
                            TEGUH SANTOSA emang yang paling hebat kalo garap komik2 kayak Mahesa Rani yang setau gw tokoh ini diciptain oleh Arswendo waktu ngendon di HAI.
                            Tokoh cewek itu di plot sedemikian rupa sampai waktu dulu gw pikir Mahesa Rani memang tokoh yang bener2 ada !
                            Untung gw punya koleksi komik2 Mahesa Rani meskipun cuma foto kopian
                            Gara2 belakangan ini milis lagi rame sama tulisan tentang Teguh Santosa, gw jadi buka2 koleksi Teguh Santosa terutama foto kopiannya Trilogi Sandhora. EMANG DAHSYAT !
                            Buat yang ada, pasang dong foto2 Teguh Santosa ! Gw kakak pernah liat tampangnya ! Soalnya gw buka web nya komikindonesia.com kok sekarang kayak gitu ? JELEK AMATTTTTTTTTT !!!!!!!!

                            Salam,
                            Wijaya Sukma - Pengdoyan Komik Foto Kopian



                            henry ismono <hnrnova@...> wrote:

                            saya pribadi tetap menganggap bahwa
                            > komik serial
                            > maharani adalah pencapaian tertinggi teguh santosa
                            > dalam bidang
                            > estetika atau illustrasi gambar (mungkin karena
                            > majalah hai
                            > menggunakan editor - arswendo?).
                            >

                            Sekadar menambahkan, untuk urusan gambar, Teguh memang
                            dahsyat. Teguh sebagai seorang pelukis yang hebat,
                            menurut saya (tentu ini soal selera), terlihat ketika
                            dia menggarap Mahabharata dan Damarwulan. Dalam cergam
                            berwarna yang pada awalnya dimaksudkan untuk
                            menghadang komik asing ini, Teguh benar-benar memukau.
                            Teknik warnanya hebat, lukisannya begitu halus, dan
                            detail juga diperhatikan.

                            Dalam (setidaknya) dua judul inilah, Teguh menunjukkan
                            "kematangan" seorang maestro.

                            Salam
                            Henry

                            __________________________________________________
                            Do You Yahoo!?
                            Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                            http://mail.yahoo.com





                            ---------------------------------
                            How low will we go? Check out Yahoo! MessengerÂ’s low PC-to-Phone call rates.

                            [Non-text portions of this message have been removed]
                          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.