Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

press release - BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU -- 20 mei 06

Expand Messages
  • vivian idris
    Press Release BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU ... Denpasar - Bali Sebuah konser musik bertajuk “ BALI SKINHEAD JAMBORE - INDONESIA BERSATU” akan
    Message 1 of 3 , Apr 28, 2006
    • 0 Attachment
      Press Release

      BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU
      ---Konser musik Punk Rock Klasik se Jawa-Bali---

      Denpasar - Bali

      Sebuah konser musik bertajuk “ BALI SKINHEAD JAMBORE - INDONESIA
      BERSATU” akan digelar di Kuta tanggal 20 Mei mendatang. Selain untuk menyatukan
      komunitas skinhead ( pengusung musik Oi! Punk Rock Klasik)
      se-Indonesia, konser ini juga digelar untuk membangkitkan rasa nasionalisme khususnya
      di kalangan generasi muda.

      Konser yang berlangsung di hari Kebangkitan Nasional ini dimeriahkan
      beberapa band Oi! dari di Jawa-Bali seperti The End (Jakarta),
      Plester-X (Surabaya), No Mans Land, Botol, Prussian Gestapoe (Malang), serta
      beberapa band Punk & Metal Oi! lokal Bali seperti The Stomper, The Resistance,
      Revolusi, The Nipple, Rest ‘N’ Chy, Super Mario dan The Bois.

      Selain membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, grup band Oi! yang tampil
      juga akan membawakan beberapa lagu-lagu band Oi! legendaris seperti Sham69,
      The Business, Cock Sparrer, Manace, The Templars, On File, Blitz dan beberapa grup Band Oi! legendaris lainnya.

      Menurut salah satu panitia konser Bali Skinhead Jambore, I Ketut Adi Sutrisna, Konser ini dilatarbelakangi pemikiran adanya berbagai peristiwa di Indonesia yang mengarah pada disintegrasi bangsa, seperti kasus Aceh, Papua dan beberapa provinsi lainnya yang berujung pada keinginan untuk keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Melalui konser ini kitaberharap rasa nasionalisme kaum muda bisa dibangkitkan dan semakin mencintai tanahair Indonesia,” kata pria yang akrab dipanggil Centong ini.

      Centong menambahkan, format konser Punk Rock Klasik atau Oi! musik dipilih dengan harapan pesan yang ingin disampaikan lebih cepat diterima kalangan muda. Selain itu ajang ini juga untuk mempersatukan komunitas Skinhead(pengusung dan pecinta musik Punk Rock Klasik) di Indonesia yang selama ini eksistensinya tidak begitu terlihat. Selain untuk memupuk rasa nasionalisme konser Bali Skinhead Jambore ini juga memberikan pesan bagi kalangan generasi muda untuk selalu bekerja keras, solidaritas antar sesama manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

      Kata Skinhead dalam konteks ini menurut salah satu panitia acara ini lebih berkonotasi positif yakni komunitas yang perduli pada masalah sosial serta menjunjung tinggi solidaritas atau persaudaraan. “Nama Skinhead merujuk kepada para pengikut budaya musik Punk Rock Klasik yang rambutnya dipangkas botak atau gundul. Meskipun Skinhead banyak diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis dan Neo-Nazi, namun Skinhead yang sebenarnya tidaklah Neo-Nazi. Pada awalnya Skinhead adalah kaum tertindas dari kelas pekerja,utamanya buruh pelabuhan dan buruh pabrik,” jelasnya

      Konser ini akan berlangsung di Jak Resto Kuta selama sehari dan merupakan hasil kerjasama RumahMedia.com selaku event organizer dan komunitas Denpasar Punk ‘N’ Skin. “ Komunitas Oi! dari luar Bali sudah menyambut antusias dan menyatakan ketertarikannya untuk bisa hadir di event ini,” kata centong


      Sejarah Skinhead

      Pertama orang mendengar kata Oi! pasti identik dengan skinhead dan skinhead identik dengan rasis. Jadi, Oi! adalah musik rasis. Salah besar ! Dari dulunya juga skinhead nggak rasis. Budaya ini mulai dengan masuknya imigran Jamaika ke Inggris. Cara berpakaian skinhead diadopsi dari rude boys (inget SKA) dan Mods, tapi dengan tampilan yang lebih Tough dan Rough.

      Oi! berarti hello dalam aksen cockney di Inggris. Oi! musik bermula di akhir 70-an setelah kemunculan punk rock. Ketika gelombang pertama punk menyerang, band seperti Cron Gen, X-Ray Spex, On File, Sham69, The Business dan Cock Sparrer sudah bernyanyi tentang hidup di jalanan di saat Sex Pistols mencoba memulai "Anarchy In the UK". Lalu reality punk atau street punk dimulai dengan Sham69 dan Cock Sparrer, seperti juga Slaughter and The Dogs juga Menace.

      Ketika era 80-an menyerang dan punk rock mendapatkan nafas baru, Oi! menjadi bagian yang solid dari movement itu (terima kasih untuk Garry Bushell,penulis di Sounds, koran musik di Inggris). Garry percaya bahwa punk rock adalah musik protes dan mengumpulkan semua street punk band di bawah bendera Oi! seperti The Business, The 4-skins, Combat 84, Infa Riot, dan The Last Resort menyerbu punk scene dengan jenis realita mereka.

      Musik Oi! mulai meredup di akhir 80-an dan di Amerika, hardcore adalah musik yang didengar oleh Skinhead. Dapat dikatakan bahwa musik Oi! bukan hanya musiknya Skinhead. Musik Oi! adalah musik untuk semua orang yang berjalan di jalanan kota dan melihat rendah pada kaum tertindas dapat dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang bekerja sepanjang hari sebagai budak gaji dapat dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang selalu merasa ada persamaan hak juga dapat dihubungkan dengan Oi!. Dan ingat, Oi! bukan musik rasis. Musik Oi! tidak memandang perbedaan ras, warna dan kepercayaan.

      Lirik-lirik dalam Oi! cenderung bercerita tentang anti-rasis/fasis, hidup sebagai skinhead, protes, kelas pekerja, kebersamaan, sepak bola, bir dan sedikit violence ! Pendengar musik ini selain Skinhead juga ada punks, rude boys, ska, mods dan herberts. Yang dimaksud dengan Herberts adalah orang-orang yang suka dengan Oi! tapi bukan skinhead atau punks. Mereka hanya orang-orang biasa yang cinta dengan Musik Oi!.

      Di Indonesia, Musik Oi! Sudah dikenal mulai tahu 90-an. Ketika terjadi booming Ska di Indonesia, bermunculan banyak Skinhead, entah mereka hanya possers, trendy wankers ataupun a true SKINHEAD itselfs. Seiring dengan "mati"-nya tren ska karena dihantam secara dahsyat oleh major label, maka menghilang pulalah Skinhead. Tapi ingat, setiap hilangnya suatu tren bukan berarti hilang pula kultur atau budaya yang tercipta atau terbawa oleh trend tersebut.

      Walaupun sedikit, tapi Skinhead di Indonesia tetap bersatu dan bertambah banyak komunitasnya. Ada beberapa organisasi Skinhead di dunia yang masuk ke Indonesia. Antara lain adalah Red And Anarchist Skinhead dan Skinhead Against Racial Prejudice.

      Terima Kasih

      ************************************
      I Ketut Adi Sutrisna / Centong
      Jl. Gunung Sanghyang, Perum. Kesambi Baru No. A12
      Kerobokan, Kuta 80361 Bali - Indonesia
      Phone : +62 - 361 - 426623
      Fax : +62 - 361 – 426623
      Cell : +62 – 81558016419
      website : http://www.baliskinheadjambore.com/
      e-mail : centongss@...
      Y!M : centongss
      ************************************


      ---------------------------------
      Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • hartono soenarto
      Ini milis komik atau musik yah ? Kalau mau posting isinya keluar jalur khan bisa dicantelin OOT di subject nya gitu.....simple kok.... Gimana Pak Moderator ?
      Message 2 of 3 , Apr 28, 2006
      • 0 Attachment
        Ini milis komik atau musik yah ?
        Kalau mau posting isinya keluar jalur khan bisa
        dicantelin OOT di subject nya gitu.....simple kok....
        Gimana Pak Moderator ?
        Salam,
        Hartono Soenarto

        --- vivian idris <karang_sunyi@...> wrote:

        >
        > Press Release
        >
        > BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU
        > ---Konser musik Punk Rock Klasik se Jawa-Bali---
        >
        > Denpasar - Bali
        >
        > Sebuah konser musik bertajuk “ BALI SKINHEAD JAMBORE
        > - INDONESIA
        > BERSATU” akan digelar di Kuta tanggal 20 Mei
        > mendatang. Selain untuk menyatukan
        > komunitas skinhead ( pengusung musik Oi! Punk Rock
        > Klasik)
        > se-Indonesia, konser ini juga digelar untuk
        > membangkitkan rasa nasionalisme khususnya
        > di kalangan generasi muda.
        >
        > Konser yang berlangsung di hari Kebangkitan Nasional
        > ini dimeriahkan
        > beberapa band Oi! dari di Jawa-Bali seperti The End
        > (Jakarta),
        > Plester-X (Surabaya), No Mans Land, Botol, Prussian
        > Gestapoe (Malang), serta
        > beberapa band Punk & Metal Oi! lokal Bali seperti
        > The Stomper, The Resistance,
        > Revolusi, The Nipple, Rest ‘N’ Chy, Super Mario dan
        > The Bois.
        >
        > Selain membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, grup
        > band Oi! yang tampil
        > juga akan membawakan beberapa lagu-lagu band Oi!
        > legendaris seperti Sham69,
        > The Business, Cock Sparrer, Manace, The Templars, On
        > File, Blitz dan beberapa grup Band Oi! legendaris
        > lainnya.
        >
        > Menurut salah satu panitia konser Bali Skinhead
        > Jambore, I Ketut Adi Sutrisna, Konser ini
        > dilatarbelakangi pemikiran adanya berbagai peristiwa
        > di Indonesia yang mengarah pada disintegrasi bangsa,
        > seperti kasus Aceh, Papua dan beberapa provinsi
        > lainnya yang berujung pada keinginan untuk keluar
        > dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
        > “Melalui konser ini kitaberharap rasa nasionalisme
        > kaum muda bisa dibangkitkan dan semakin mencintai
        > tanahair Indonesia,” kata pria yang akrab dipanggil
        > Centong ini.
        >
        > Centong menambahkan, format konser Punk Rock Klasik
        > atau Oi! musik dipilih dengan harapan pesan yang
        > ingin disampaikan lebih cepat diterima kalangan
        > muda. Selain itu ajang ini juga untuk mempersatukan
        > komunitas Skinhead(pengusung dan pecinta musik
        > Punk Rock Klasik) di Indonesia yang selama ini
        > eksistensinya tidak begitu terlihat. Selain untuk
        > memupuk rasa nasionalisme konser Bali Skinhead
        > Jambore ini juga memberikan pesan bagi kalangan
        > generasi muda untuk selalu bekerja keras,
        > solidaritas antar sesama manusia untuk mencapai
        > kehidupan yang lebih baik.
        >
        > Kata Skinhead dalam konteks ini menurut salah satu
        > panitia acara ini lebih berkonotasi positif yakni
        > komunitas yang perduli pada masalah sosial serta
        > menjunjung tinggi solidaritas atau persaudaraan.
        > “Nama Skinhead merujuk kepada para pengikut budaya
        > musik Punk Rock Klasik yang rambutnya dipangkas
        > botak atau gundul. Meskipun Skinhead banyak
        > diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis
        > dan Neo-Nazi, namun Skinhead yang sebenarnya
        > tidaklah Neo-Nazi. Pada awalnya Skinhead adalah kaum
        > tertindas dari kelas pekerja,utamanya buruh
        > pelabuhan dan buruh pabrik,” jelasnya
        >
        > Konser ini akan berlangsung di Jak Resto Kuta selama
        > sehari dan merupakan hasil kerjasama RumahMedia.com
        > selaku event organizer dan komunitas Denpasar Punk
        > ‘N’ Skin. “ Komunitas Oi! dari luar Bali sudah
        > menyambut antusias dan menyatakan ketertarikannya
        > untuk bisa hadir di event ini,” kata centong
        >
        >
        > Sejarah Skinhead
        >
        > Pertama orang mendengar kata Oi! pasti identik
        > dengan skinhead dan skinhead identik dengan rasis.
        > Jadi, Oi! adalah musik rasis. Salah besar ! Dari
        > dulunya juga skinhead nggak rasis. Budaya ini mulai
        > dengan masuknya imigran Jamaika ke Inggris. Cara
        > berpakaian skinhead diadopsi dari rude boys (inget
        > SKA) dan Mods, tapi dengan tampilan yang lebih Tough
        > dan Rough.
        >
        > Oi! berarti hello dalam aksen cockney di Inggris.
        > Oi! musik bermula di akhir 70-an setelah kemunculan
        > punk rock. Ketika gelombang pertama punk menyerang,
        > band seperti Cron Gen, X-Ray Spex, On File,
        > Sham69, The Business dan Cock Sparrer sudah
        > bernyanyi tentang hidup di jalanan di saat Sex
        > Pistols mencoba memulai "Anarchy In the UK". Lalu
        > reality punk atau street punk dimulai dengan Sham69
        > dan Cock Sparrer, seperti juga Slaughter and The
        > Dogs juga Menace.
        >
        > Ketika era 80-an menyerang dan punk rock mendapatkan
        > nafas baru, Oi! menjadi bagian yang solid dari
        > movement itu (terima kasih untuk Garry
        > Bushell,penulis di Sounds, koran musik di Inggris).
        > Garry percaya bahwa punk rock adalah musik protes
        > dan mengumpulkan semua street punk band di bawah
        > bendera Oi! seperti The Business, The 4-skins,
        > Combat 84, Infa Riot, dan The Last Resort menyerbu
        > punk scene dengan jenis realita mereka.
        >
        > Musik Oi! mulai meredup di akhir 80-an dan di
        > Amerika, hardcore adalah musik yang didengar oleh
        > Skinhead. Dapat dikatakan bahwa musik Oi! bukan
        > hanya musiknya Skinhead. Musik Oi! adalah musik
        > untuk semua orang yang berjalan di jalanan kota
        > dan melihat rendah pada kaum tertindas dapat
        > dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang bekerja
        > sepanjang hari sebagai budak gaji dapat dihubungkan
        > dengan Oi!. Semua orang yang selalu merasa ada
        > persamaan hak juga dapat dihubungkan dengan Oi!. Dan
        > ingat, Oi! bukan musik rasis. Musik Oi! tidak
        > memandang perbedaan ras, warna dan kepercayaan.
        >
        > Lirik-lirik dalam Oi! cenderung bercerita tentang
        > anti-rasis/fasis, hidup sebagai skinhead, protes,
        > kelas pekerja, kebersamaan, sepak bola, bir dan
        > sedikit violence ! Pendengar musik ini selain
        > Skinhead juga ada punks, rude boys, ska, mods dan
        > herberts. Yang dimaksud dengan Herberts adalah
        > orang-orang yang suka dengan Oi! tapi bukan skinhead
        > atau punks. Mereka hanya orang-orang biasa yang
        > cinta dengan Musik Oi!.
        >
        > Di Indonesia, Musik Oi! Sudah dikenal mulai tahu
        > 90-an. Ketika terjadi booming Ska di Indonesia,
        > bermunculan banyak Skinhead, entah mereka hanya
        > possers, trendy wankers ataupun a true SKINHEAD
        > itselfs. Seiring dengan "mati"-nya tren ska karena
        > dihantam secara dahsyat oleh major label, maka
        > menghilang pulalah Skinhead. Tapi ingat, setiap
        > hilangnya suatu tren bukan berarti hilang pula
        > kultur atau budaya yang tercipta atau terbawa oleh
        > trend tersebut.
        >
        > Walaupun sedikit, tapi Skinhead di Indonesia tetap
        > bersatu dan bertambah banyak komunitasnya. Ada
        > beberapa organisasi Skinhead di dunia yang masuk ke
        > Indonesia. Antara lain adalah Red And Anarchist
        > Skinhead dan Skinhead Against Racial Prejudice.
        >
        > Terima Kasih
        >
        > ************************************
        > I Ketut Adi Sutrisna / Centong
        > Jl. Gunung Sanghyang, Perum. Kesambi Baru No. A12
        > Kerobokan, Kuta 80361 Bali - Indonesia
        > Phone : +62 - 361 - 426623
        > Fax : +62 - 361 – 426623
        > Cell : +62 – 81558016419
        > website : http://www.baliskinheadjambore.com/
        > e-mail : centongss@...
        > Y!M : centongss
        > ************************************
        >
        >
        > ---------------------------------
        > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls
        > to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.
        >
        > [Non-text portions of this message have been
        > removed]
        >
        >


        __________________________________________________
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail.yahoo.com
      • vivian idris
        yth. bung hartono, moderator dan rekan2 milis mohon maaf kalau pengiriman press release ini mengganggu aktifitas milis komik indonesia. salam, Vivian- hartono
        Message 3 of 3 , May 1 2:56 AM
        • 0 Attachment
          yth. bung hartono, moderator dan rekan2 milis

          mohon maaf kalau pengiriman press release ini mengganggu aktifitas milis komik indonesia.

          salam,
          Vivian-

          hartono soenarto <hartonosoenarto@...> wrote:
          Ini milis komik atau musik yah ?
          Kalau mau posting isinya keluar jalur khan bisa
          dicantelin OOT di subject nya gitu.....simple kok....
          Gimana Pak Moderator ?
          Salam,
          Hartono Soenarto

          --- vivian idris <karang_sunyi@...> wrote:

          >
          > Press Release
          >
          > BALI SKINHEAD JAMBORE INDONESIA BERSATU
          > ---Konser musik Punk Rock Klasik se Jawa-Bali---
          >
          > Denpasar - Bali
          >
          > Sebuah konser musik bertajuk “ BALI SKINHEAD JAMBORE
          > - INDONESIA
          > BERSATU” akan digelar di Kuta tanggal 20 Mei
          > mendatang. Selain untuk menyatukan
          > komunitas skinhead ( pengusung musik Oi! Punk Rock
          > Klasik)
          > se-Indonesia, konser ini juga digelar untuk
          > membangkitkan rasa nasionalisme khususnya
          > di kalangan generasi muda.
          >
          > Konser yang berlangsung di hari Kebangkitan Nasional
          > ini dimeriahkan
          > beberapa band Oi! dari di Jawa-Bali seperti The End
          > (Jakarta),
          > Plester-X (Surabaya), No Mans Land, Botol, Prussian
          > Gestapoe (Malang), serta
          > beberapa band Punk & Metal Oi! lokal Bali seperti
          > The Stomper, The Resistance,
          > Revolusi, The Nipple, Rest ‘N’ Chy, Super Mario dan
          > The Bois.
          >
          > Selain membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri, grup
          > band Oi! yang tampil
          > juga akan membawakan beberapa lagu-lagu band Oi!
          > legendaris seperti Sham69,
          > The Business, Cock Sparrer, Manace, The Templars, On
          > File, Blitz dan beberapa grup Band Oi! legendaris
          > lainnya.
          >
          > Menurut salah satu panitia konser Bali Skinhead
          > Jambore, I Ketut Adi Sutrisna, Konser ini
          > dilatarbelakangi pemikiran adanya berbagai peristiwa
          > di Indonesia yang mengarah pada disintegrasi bangsa,
          > seperti kasus Aceh, Papua dan beberapa provinsi
          > lainnya yang berujung pada keinginan untuk keluar
          > dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
          > “Melalui konser ini kitaberharap rasa nasionalisme
          > kaum muda bisa dibangkitkan dan semakin mencintai
          > tanahair Indonesia,” kata pria yang akrab dipanggil
          > Centong ini.
          >
          > Centong menambahkan, format konser Punk Rock Klasik
          > atau Oi! musik dipilih dengan harapan pesan yang
          > ingin disampaikan lebih cepat diterima kalangan
          > muda. Selain itu ajang ini juga untuk mempersatukan
          > komunitas Skinhead(pengusung dan pecinta musik
          > Punk Rock Klasik) di Indonesia yang selama ini
          > eksistensinya tidak begitu terlihat. Selain untuk
          > memupuk rasa nasionalisme konser Bali Skinhead
          > Jambore ini juga memberikan pesan bagi kalangan
          > generasi muda untuk selalu bekerja keras,
          > solidaritas antar sesama manusia untuk mencapai
          > kehidupan yang lebih baik.
          >
          > Kata Skinhead dalam konteks ini menurut salah satu
          > panitia acara ini lebih berkonotasi positif yakni
          > komunitas yang perduli pada masalah sosial serta
          > menjunjung tinggi solidaritas atau persaudaraan.
          > “Nama Skinhead merujuk kepada para pengikut budaya
          > musik Punk Rock Klasik yang rambutnya dipangkas
          > botak atau gundul. Meskipun Skinhead banyak
          > diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis
          > dan Neo-Nazi, namun Skinhead yang sebenarnya
          > tidaklah Neo-Nazi. Pada awalnya Skinhead adalah kaum
          > tertindas dari kelas pekerja,utamanya buruh
          > pelabuhan dan buruh pabrik,” jelasnya
          >
          > Konser ini akan berlangsung di Jak Resto Kuta selama
          > sehari dan merupakan hasil kerjasama RumahMedia.com
          > selaku event organizer dan komunitas Denpasar Punk
          > ‘N’ Skin. “ Komunitas Oi! dari luar Bali sudah
          > menyambut antusias dan menyatakan ketertarikannya
          > untuk bisa hadir di event ini,” kata centong
          >
          >
          > Sejarah Skinhead
          >
          > Pertama orang mendengar kata Oi! pasti identik
          > dengan skinhead dan skinhead identik dengan rasis.
          > Jadi, Oi! adalah musik rasis. Salah besar ! Dari
          > dulunya juga skinhead nggak rasis. Budaya ini mulai
          > dengan masuknya imigran Jamaika ke Inggris. Cara
          > berpakaian skinhead diadopsi dari rude boys (inget
          > SKA) dan Mods, tapi dengan tampilan yang lebih Tough
          > dan Rough.
          >
          > Oi! berarti hello dalam aksen cockney di Inggris.
          > Oi! musik bermula di akhir 70-an setelah kemunculan
          > punk rock. Ketika gelombang pertama punk menyerang,
          > band seperti Cron Gen, X-Ray Spex, On File,
          > Sham69, The Business dan Cock Sparrer sudah
          > bernyanyi tentang hidup di jalanan di saat Sex
          > Pistols mencoba memulai "Anarchy In the UK". Lalu
          > reality punk atau street punk dimulai dengan Sham69
          > dan Cock Sparrer, seperti juga Slaughter and The
          > Dogs juga Menace.
          >
          > Ketika era 80-an menyerang dan punk rock mendapatkan
          > nafas baru, Oi! menjadi bagian yang solid dari
          > movement itu (terima kasih untuk Garry
          > Bushell,penulis di Sounds, koran musik di Inggris).
          > Garry percaya bahwa punk rock adalah musik protes
          > dan mengumpulkan semua street punk band di bawah
          > bendera Oi! seperti The Business, The 4-skins,
          > Combat 84, Infa Riot, dan The Last Resort menyerbu
          > punk scene dengan jenis realita mereka.
          >
          > Musik Oi! mulai meredup di akhir 80-an dan di
          > Amerika, hardcore adalah musik yang didengar oleh
          > Skinhead. Dapat dikatakan bahwa musik Oi! bukan
          > hanya musiknya Skinhead. Musik Oi! adalah musik
          > untuk semua orang yang berjalan di jalanan kota
          > dan melihat rendah pada kaum tertindas dapat
          > dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang bekerja
          > sepanjang hari sebagai budak gaji dapat dihubungkan
          > dengan Oi!. Semua orang yang selalu merasa ada
          > persamaan hak juga dapat dihubungkan dengan Oi!. Dan
          > ingat, Oi! bukan musik rasis. Musik Oi! tidak
          > memandang perbedaan ras, warna dan kepercayaan.
          >
          > Lirik-lirik dalam Oi! cenderung bercerita tentang
          > anti-rasis/fasis, hidup sebagai skinhead, protes,
          > kelas pekerja, kebersamaan, sepak bola, bir dan
          > sedikit violence ! Pendengar musik ini selain
          > Skinhead juga ada punks, rude boys, ska, mods dan
          > herberts. Yang dimaksud dengan Herberts adalah
          > orang-orang yang suka dengan Oi! tapi bukan skinhead
          > atau punks. Mereka hanya orang-orang biasa yang
          > cinta dengan Musik Oi!.
          >
          > Di Indonesia, Musik Oi! Sudah dikenal mulai tahu
          > 90-an. Ketika terjadi booming Ska di Indonesia,
          > bermunculan banyak Skinhead, entah mereka hanya
          > possers, trendy wankers ataupun a true SKINHEAD
          > itselfs. Seiring dengan "mati"-nya tren ska karena
          > dihantam secara dahsyat oleh major label, maka
          > menghilang pulalah Skinhead. Tapi ingat, setiap
          > hilangnya suatu tren bukan berarti hilang pula
          > kultur atau budaya yang tercipta atau terbawa oleh
          > trend tersebut.
          >
          > Walaupun sedikit, tapi Skinhead di Indonesia tetap
          > bersatu dan bertambah banyak komunitasnya. Ada
          > beberapa organisasi Skinhead di dunia yang masuk ke
          > Indonesia. Antara lain adalah Red And Anarchist
          > Skinhead dan Skinhead Against Racial Prejudice.
          >
          > Terima Kasih
          >
          > ************************************
          > I Ketut Adi Sutrisna / Centong
          > Jl. Gunung Sanghyang, Perum. Kesambi Baru No. A12
          > Kerobokan, Kuta 80361 Bali - Indonesia
          > Phone : +62 - 361 - 426623
          > Fax : +62 - 361 – 426623
          > Cell : +62 – 81558016419
          > website : http://www.baliskinheadjambore.com/
          > e-mail : centongss@...
          > Y!M : centongss
          > ************************************
          >
          >
          > ---------------------------------
          > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls
          > to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.
          >
          > [Non-text portions of this message have been
          > removed]
          >
          >


          __________________________________________________
          Do You Yahoo!?
          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
          http://mail.yahoo.com


          SPONSORED LINKS
          Comic book Comic book store Comic book artist Comic book cover Comic book for sale Dc comic book

          ---------------------------------
          YAHOO! GROUPS LINKS


          Visit your group "komik_indonesia" on the web.

          To unsubscribe from this group, send an email to:
          komik_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

          Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


          ---------------------------------





          ---------------------------------
          Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2¢/min with Yahoo! Messenger with Voice.

          [Non-text portions of this message have been removed]
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.