Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

bukan HIMBAUAN untuk KOMIK INDONESIA (Gerdy&Pengggoreng Gorengan )

Expand Messages
  • john de-rantau
    ps: saya juga mau ikutan memberikan kandidat pemeran dina dan gina. maklum karena saya ini punya sindrom mother complex dan remaja jadul, maka akan saya
    Message 1 of 69 , Jan 1, 2006
    • 0 Attachment
      ps: saya juga mau ikutan memberikan kandidat pemeran dina dan gina. maklum karena saya ini punya sindrom mother complex dan remaja jadul, maka akan saya nominasikan dina mariana jadi dina, atau chicha koeswoyo juga boleh, dan pemeran gina bolehlah suzanna atau eva arnaz. Elbana diperankan oleh rico tampatty atau barry prima. Bapaknya dina oleh el manik dan ibunya oleh marini ! sutradara dipercayakan kepada...eh, John de Rantau kemana ya , Is he still around?

      Dear all......!

      Rieza, resek lo...!
      Tapi selamat ya gue ngucapin atas terbitnya Gina, yang sebelum lounchingnya udah cukup heboh ! Sepertinya berita yang menggembirakan ni buat komik tanah air. Seorang jagoan lama, yang sangat cantik bikin anatomi wanita ( seperti wajah revalina atau Nabilla ) muncul dengan karya REBORNnya. Selamat kang...! Gue udah pesan lewat ADYAKSA, tolong diberi sedikit kata-kata yang indah. Maaf gak bisa datang di acara satu tahun Komik Indonesia.com, karena kesibukan yang amat sangat. Bahkan hari lahirpun nyaris lupa kalau gak dingatkan oleh seorang sahabat bahwa gue berzodiak capricorn ( satu bintang ama jesus, hehehe )

      Sekali lagi selamat buat komik indonesia.
      Cukup menggelitik memang belakangan ini tulisan-tulisan yang memenuhi e-mail gue. Cukup berpanjang-panjang seluruh kawan membahas tentang pro dan kontra masalah harga komik. Ada yang bilang kemahalan. Ada yang bilang biasa, ada yang bilang murah dibandingkan komik luar negeri. Tapi yang gue sayangkan kenapa sedikit sekali yang berani bersuara membahas tentang KWALITAS CETAK dan BENTUK KOMIK yang telah diluncurkan. Layak koleksi atau gak ? Walaupun bentuknya juga dengan kemasan EKONOMIS ( murah ) Seperti kemasan2 UP MARANATHA bandung diperiode terbit ulang ( masanya sama seperti sekarang ) Yang seluruh covernya dipercayakan sama seorang DJONI ANDREAN. Itu meliputi terbitan ulang seluruh karya LABAH-LABAH MERAH, LAMAUT dan komik2 HC ANDERSEN. Komik ini lalu menyebar merata keseluruh Nusantara diawal 80an. Tapi dengan catatan seluruh karya terbit ulang itu tetap kita beli walau dengan rasa agak sedikit tidak puas ( jangan sampai kwalitas foto copi dari cetakan pertama jauh lebih bagus
      daripada cetakan ulangnya )

      Masalah harga, buat gue, kalau komik-komik terbitan ulang, yang paling afdol adalah, jangan sampai mengalahkan harga komik2 ELEK. Keunggulan dalam berproduksi memang jadi alasan klasik ketika harus bersaing dengan harga. Dengan tebal halaman yang jauh lebih banyak, ELEK bisa menekan harga jauh lebih murah. Rata-rata terbitan ELEK yang 140-160 halaman untuk terbitan ulang karya KOSASIH dan ARDISOMA atau karya-karya baru HANS JALADARA itu berkisar diangka Rp 10.000,- Begitupun untuk seluruh karya2 terjemahan. Atau mungkin kita bisa liat terbitan M&C juga dengan harga yang sama. Karena pada dasarnya komik memang tak bisa dilepaskan sebagai bacaan selingan atau bacaan2 praktis.

      Mungkin kita masih bisa melihat komik-komik yang terus dihasilkan seniman-seniman yang murni cari makan dengan komik dibilangan senen sana. Komik yang mereka jual secara putus pada penerbit2 yang juga orientasinya sama, seperti GULTOM AGENCY yang mengeluarkan secara kontinyu komik PETRUK GARENG dan beberapa komik anak-anak, itu dijual dengan sangat murah. Dibawah Rp 1000 untuk 32 - 48 halaman. Komik2 terbitan mereka ini juga sempat masuk ke toko2 besar dan juga dibeli oleh banyak intelektual maupun calon2 intelek lainnya. Begitupun terbitan MA JAYA dimasanya. Untuk kwalitas cetak gambar GUE berani bertaruh dibandingkan dengan seluruh cetakan penerbit kaki lima komik indonesia ( kecuali WIRO )dimasa lalu, maka komik2 NABI keluaran seorang KYAI ini gue liat punya kwalitas tertinggi. Tidak pecah dan lukisan nyapun halus. Harganyapun masih bisa kita dapatkan sehabis shalat jumat di UI dengan harga Rp 1000,- Tradisi merekapun kemudian dilanjutkan oleh generasi SALMAN Bandung dibawah
      nama penerbit MIZAN. Inilah mungkin yang masih bisa disebut penerbit yang perhatiannya sangat besar pada para komikus2 dalam negeri dan berdedikasi tinggi dalam memasyarakatkan komik indonesia dengan cerita nabi serta seribu satu malamnya. Itupun terjadi ditengah serbuan komik asing yang membuat komik INDONESIA sekarat. MIZAN ini pula yang menjadi BAROMETER untuk berkembang pada penerbit bandung lainnya, SYAMIL atau perusahaannya AA GYM yang juga telah meluncurkan banyak komik, diantaranya komik KELUARGA SENYUM yang sudah hampir mencapai 8 jilid. Nah lagi-lagi penerbit2 ini menjualnya dan mempackaging dengan kwalitas EKONOMIS. Sehingga bisa memasyarakat dengan baik. Kecuali hal2 yang diperuntukkan untuk kalangan tertentu dan edisi terbatas ( contoh - GODAM terbitan KOMIK INDONESIA.COM - ini pintar2nya editor memilih naskah dan menekan harganya sekecil mungkin, dan jangan bicara mahal buat kasus ini )


      Nah jangan sampai sebuah komik lama, yang didaur ulang dan diberi pengantar seorang seniman atau siapalah, bisa memblow-up harga komik itu menjadi tinggi. Sebuah komik dengan tebal dibawah 100 halaman dan kwalitas kertas hvs punya standar yang hampir sama kita liat di toko buku. Tak lebih dari Rp 10.000,- perak saja. Tapi terserahlah, gue kembalikan masalah ini ke umum lagi aja. Kalau memang harga yang dipatok terlalu tinggi, kwalitasnya juga buruk, dan yang diterbitkan udah gak up to date dan hanya mengejar bentuk nostalgia belaka, maka jangan heran buku itu bertahun2 menumpuk dan gak laku2 di toko2 buku. Jujur gue akui dengan kwalitas komik daur ulang seperti SEBUAH TEBUSAN DOSA karangan TEGUH SANTOSA dan diterbitkan GALANG press dan bahkan sudah diberi pengantar oleh Dr MIRA SATO, jadi gak laku dan menumpuk dirak2 toko buku termasuk ditoko buku antik milik JOSE RIZAL MANUA di TIM. Berbeda sekali dengan komik MIRA SATO yang lain berjudu JAKARTA 20sekian dengan seorang seniman
      komik jogya ZACKY, yang cukup dapat sambutan. Ataupun SUKAB seriesnya Dr MIRA SATO Grasindo, yang juga punya sambutan baik, karena kwalitasnya membanggakan serta harga sesuai dengan yang dihasilkan. Dan kemudian juga GALANG berhenti menerbitkan karangan TEGUH SANTOSA dijudul itu, yang 2 tahun kemudian mencoba nerbitin satu komik lagi dengan format color dan sizenya seperti TINTIN. Penulisnya GARIN NUGROHO dan BUDI KARUNG ( Kartunis Bandung ) judulnya CERITA dari ACEH.

      Jadi masalah harga, gue rasa kita kembalikan pada pembaca, apakah memang pantas mereka mengeluarkan kocek yang pas untuk apa yang mereka dapatkan. Beda dengan barang-barang hasil koleksi. Semua yang hasil koleksi, mungkin personal dan kesenangan yang tinggilah yang bisa untuk mendapatkannya. Dan hal itu tergantung sekali dengan kondisi barang, lamanya tahun, serta reputasi senimannya. Dan faktor yang paling besar disini, ada gak PEMBELI yang mau dengan harga yang ditawarkan PENJUAL.

      Dan buat gue sah-sah aja seseorang menjual barang dengan harga yang gak pantas sekalipun, karena tak ada yang bisa melarang. Karena itu adalah HAK PRIBADI seseorang. Walaupun PENJUALnya mendapatkan harga barang yang ditawarkan dengan keluar masuk kampung dengan harga SERATUS RUPIAH. Tapi ketika ditangan penjual itu bisa ditawarkan seharga 1,5 juta rupiah. Buat gue sah, semasa masih ada yang mau beli...

      Dan jangan kaget, kemasan yang dibikin oleh GULTOM AGENCY untuk karya TATANG S ( PETRUK GARENG ) bisa berharga ratusan ribu perak suatu saat nanti, karena ada peneliti asing yang menyatakan suatu saat nanti, bahwa PERJALANAN KOMIK INDONESIA ITU TERNYATA ADA DALAM SELURUH PERJALANAN KARIER TATANG S. Setelah ini terjadi baru semua heboh dan menyesal kenapa dulu komiknya kebuang, dijual tukang loak, kebanjiran dan lain-lain, dan lain-lain. Soal detail yang lain interpretasikan sendirilah...

      Gina layar lebar
      Wah seru oi...
      Wabah film dan sinetron jadi melanda komikus dan para pembacanya. Paling gak komik indonesia.com telah berjasa banyak dalam menumbuh kembangkan angan-angan serta FANTASI anggotanya untuk menjadi seorang casting direktor. Saking bahagianya dengan kembalinya seorang GERDY WK berkarya telah membuat para komik mania jadi terobsesi langsung membayangkan cerita GINA versi baru ini dalam bentuk tokoh dan daging-daging hidup yang memerankannya. Semua sibuk dengan tokoh-tokoh yang disodorkan, ketika membaca komik kang GERDY terbaru ini.

      Melihat sebuah fenomena yang luar biasa, maka gue langsung kontak ADYAKSA untuk memesan karya ini. Mungkin baru sekarang terjadinya sebuah perkumpulan tiba-tiba membiarkan IMAJINASI LIARnya untuk menhidupkan tokoh2nya, dengan menyodorkan pemeran-pemeran yang pantas memerankannya. Dan kalau dalam pelajaran gue di IKJ dulu, proses ini bisa disebut mencari seorang pemeran yang paling mendekati secara physical. Proses ini disebutkan dengan sebuah istilah FISIONOMI ( Fisik-Anatomi ) Mungkin hal ini juga nantinya berlaku buat tokoh-tokoh lain seperti GUNDALA atau GODAM atau seorang yang paling gue favoritkan bersama Robin Bernardus ( tjersil kiam ) jagoannya Nono GM - TIRA ( wonder-woman - yang bermetamorfosis namanya dengan merek Celana dinegeri ini )Serta MAZA si Penakluk.

      Kenapa gue favoritkan ? Karena sesuatu yang paling bisa gue wujudkan dinegeri ini adalah tokoh2 ini. Kostumnya tidak mahal dan sangat gampang dibikinkan. Makanya gue hilangkan angan-angan gue untuk mewujutkan GODAM atau AQUANUS. GUNDALA masih bisa karena cuma mahal dikostum, yang harus kita pesan pada seorang kostum designer pembuat film BATMAN atau SUPERMAN di Amerika sana. Bayangkan ketika MULTIVISION bikin kostum untuk PANJI bisa berbudget ratusan juta rupiah, untuk satu kostumnya. Itupun juga PRIMUS gerah memakainya karena mandi keringat. Kenapa pemain tak berkeriangt di AMERIKA ? Karena pembikinannya tidak dilokasi sebenarnya. Semua dibikin set dalam studio yang punya ribuan mesin pendingin. Sehingga satu kota yang tidak ada orang baiknya - GOTHAM CITY - bisa diwujudkan dengan enak. Disamping itu, Karena gundala ini adalah makluk kesepian yang bergaul diwarung sate tegal, dan taman-taman kota jogya. kalaupun settingnya bisa dipindahkan maka Jakarta mampu menampungnya, Dan itu
      tidak membutuhkan biaya yang besar untuk settingnya.

      Sedikit menyoal soal casting mengcasting. Buat gue imajinasi liar ini sih boleh aja terjadi. Karena liar, dan sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia yang disebutkan, maka gue paling setuju dengan tokoh2 dan calon2 RIEZA F MULYAWAN untuk GINA. Karena dari beberapa sudut eforia ini seperti dipatahkan oleh calon-calon Riza ini.

      Kenapa begitu ? Entah kenapa kalau gue melihat jagoan-jagoan terbang dan punya kekuatan super maka gue terus membilangnya sebagai sebuah imajinasi liar yang hanya bisa kita wujudkan dinegeri ini cuma dalam bentuk komik. Terlalu muluk kalau kita membicarakan teknologi yahudi dan membayang-bayangkan sesuatu yang bisa kita wujudkan dengan sangat baik diHOLLYWOOD sana. Tapi sebagai insan milis, kalau gue harus punya calon, maka gue membayangkan GINA itu diperankan DINA OLIVIA, dan kalau ada tokoh baru DINA, nanti deh gue kasih tau RIEZA karena gue belum baca. Jadi belum bisa ngebayanginnya. Kalau buat Sutradara apabila direalisasikan kelak, maka gue usulin QUENTIN TARANTINO, karena doi sangat mengerti sekali perempuan difilm2nya.

      Gue baik-baik aja Riez...
      Doain MANJA bisa direalisasikan oleh SinemArt tahun ini. Secara prinsip gue udah 60-40% ama doi. Bentuknya serial FTV lepas kayak LAYAR OKE RCTI sekarang. Atau beberapa FTV gue yang udah divcdkan, berjudul Juara, Cinta selembut awan atau Janji Matahari. Mudah-mudahan lebih cepat dan KOMIKnya juga bisa diterbitkan. Gue jamin harganya gak MAHAL. Standar komik yang udah ada. Gue masih tetap mengikuti milis ini kok. Kalau gue gak ngomong, mungkin karena sibuk atau lagi MALAS ngebahas. Gue masih sempat nulis komik kok, nanti loe baca lagi ya... dan koment.

      Mungkin habis liburan ini gue ketemu ama loe. Loe doang yang belum main ketempat baru gue di KEBAGUSAN. Ginardy, Erwin Prima, Sam, Adyaksa, Roni udah beranjangsana ketempat gue. Dan mereka juga sempat berkenalan dengan sutradara besar kita lainnya ARIA KUSUMA DEWA ( BETH dan NOVEL tanpa huruf R )Yang memang secara statusnya gue bertetangga dengan ARIA dan ARI SIHASALE dan rencananya ROI MARTIN ditempat yang baru ini. Siapa tau loe juga bisa ikut casting sinetron baru gue yang mau tayang februari tahun 2006, kerjasama gue sama DEDDI ARMAND ( salah satu pendiri ERES-majalah komik 70 ) berjudul DIKEJAR DOSA dan IMPIAN CINDERELLA. Oscar dan Andi Wijaya masih nunggu waktu kayaknya. Robin sebagai tetangga KEBAGUSAN pun juga belum sempat mampir karena kesibukannya yang mungkin padat.

      Gue balik tanggal 5 ke Jakarta. Ada berita gembira man, loe doain aja supaya berhasil. MENCARI MADONNA ikut di USM International Film Fest bulan Februari 2006 ini di MALAYSIA, dan sekarang lagi diminta langsung oleh Tribeca ( Robert De Niro dan Martin Schorsese ) Int Film Fest April-Mei 2006 ini Di NEW YORK. Mudah-mudahan bisa lolos seleksi untuk kompetisi. Dan gue bisa punya kesempatan untuk ngantongin kocek hadiah sebagai best film sebesar US$50.000,-

      Mungkin itu sedikit berita dan masukan dari gue. Dan kepada KOMIK INDONESIA. COM, sudilah kiranya anda mereview semacam KILAS BALIK satu tahun perjalanan KOMIK INDONESIA.COM ini. Gue rasa ini menarik dan sangat dibutuhkan oleh anggota milis ini baik lama, baru, atau akan menjadi anggota serta masyarakat umum yang menggunakannya kelak.

      Kenapa begitu? Karena didalam milis ini, juga beranggotakan seniman, komikus tua dan muda, penulis cerita, wartawan, budayawan, pemilik toko buku, pedagang, mahasiswa, cerpenis, sineas, pengamat, masyarakat kaya, masyarat menengah, gak ada yang miskin, komentator, tukang goreng ( baik komik, kerupuk atau gorengan formalin ) kolektor, novelis, dramawan dan ordinary people dsb, dsb...

      Dan sangat menarik memang kalau dari founder komik indonesia.com bisa mengedit ribuan tulisan dan menyaringnya selama 12 bulan untuk lompatan ditahun 2006 nanti. Ini cuma saran dan kalau gak mutu, anggap saja BUKAN HIMBAUAN untuk KOMIK INDONESIA.COM.
      Terima kasih atas waktunya, dan maaf sekali Wan, Sur, Andi, dan Sam, gue gak ada di Jakarta pada saat ulang tahun Komik Indonesia.com 1 ini berlangsung. Gue merasa banyak kehilangan moment kayaknya. Tapi ya sudah, salam buat semua, dan juga kepada pendekar komik kita GERDY WK... Teruslah bekarya... Terus... Terus...

      Salam sejahtera KOMINDO
      John-De Rantau





      ---------------------------------
      Yahoo! for Good - Make a difference this year.

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • john de-rantau
      suryo_anglagard wrote: john de-rantau wrote: Tradisi merekapun kemudian dilanjutkan oleh generasi SALMAN
      Message 69 of 69 , Jan 1, 2006
      • 0 Attachment
        suryo_anglagard <surjorimba@...> wrote: john de-rantau <johnde_rantau@y...> wrote:

        Tradisi merekapun kemudian dilanjutkan oleh generasi SALMAN Bandung
        dibawah
        > nama penerbit MIZAN.

        Gue termasuk konsumen komik2 Mizan ini dan gue setuju kalo
        sebenarnya saat ini merekalah motor terbitan komik lokal. Mereka
        nggada komik terjemahan. Semuanya asli karya anak bangsa.

        Suryo...
        Selamat tahun baru ya...!
        Gue dikit ngoreksi aja, MIZAN sempat menerbitkan karya terjemahan juga. Tapi karena editornya serta redaksi yang terlibat dipenerbitan itu adalah notabene lulusan2 dari ITB, maka terbitan mereka sangat selektif. Salah satu terbitan mereka yang sangat fenomenal adalah PALESTINA karya JOE SACCO, seorang komikus yang tahu betul memakai mediumnya untuk menggambarkan reportase dokumenternya tentang situasi dan peradapan sebuah bangsa. Sepertinya MIZAN ini juga sedang melirik karya SACCO yang lainnya. Ada bentuk komik lain yang mungkin MIZAN pula yang pertama menerbitkan secara seri, yaitu FOR BEGINNER. Dari komik inilah kita bisa mengikuti pikiran2 tokoh2 besar dengan mudah dan encer, seperti ENSTEIN, MARK, FOUCOULD serta studi yang masih dianggap membingungkan semacam, CULTURAL STUDIES, POSMODERNISME, SOSIOLOGI dll. Dan komik pula yang dikampanyekan MIZAN menjadi alternatif untuk mendidik kemasa depan. Bagaimana anjuran untuk MENGERTI VISUAL SEDINI mungkin....
        Akhir kata, Selamat ulang tahun KOMIK INDONESIA.COM, semoga berjaya dan beriringan bersama dengan pertumbuhan KOMIK INDONESIA ditahun 2006 ini...

        Salam KOMINDO - JDR





        ---------------------------------
        Yahoo! for Good - Make a difference this year.

        [Non-text portions of this message have been removed]
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.