Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Gara-gara Bom Bali II, Dua Acara Seni Kartun Dibatalkan

Expand Messages
  • tita 91
    Turut prihatin. Efek dari musibah ini memang merambat ke semua bidang, termasuk ativitas dan kemajuan seni kartun. Salam, Tita http://esduren.multiply.com
    Message 1 of 1 , Oct 3, 2005
      Turut prihatin. Efek dari musibah ini memang merambat ke semua bidang, termasuk
      ativitas dan kemajuan seni kartun.
      Salam,
      Tita
      http://esduren.multiply.com
      ==================


      http://kompas.com/gayahidup/news/0510/03/165259.htm
      Gara-gara Bom Bali II, Dua Acara Seni Kartun Dibatalkan

      Jakarta, KCM


      Gara-gara peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, Bali, 1 Oktober lalu alias Bom Bali II,
      setidaknya dua acara seni kartun, yang sedianya akan diadakan pada Oktober ini di Ubud
      dan Kuta, terpaksa dibatalkan. Kabar tak menggembirakan itu datang dari Jango
      Pramartha, kartunis terkenal Bali.

      Diterangkan oleh Jango, yang pernah memamerkan karyanya di Bentara Budaya Jakarta,
      acara seni kartun pertama yang urung dilaksanakan karena peledakan bom tersebut
      adalah loka karya kartunnya tentang senyum, arti senyum, dan bagaimana menghadirkan
      senyum.

      "Ironis sekali, saya harus memberi workshop tentang senyum, sementara kondisi sekitar
      saya enggak memungkinkan orang-orang tersenyum," tutur Jango kepada KCM, Senin
      (3/10), mengenai alasan pembatalan itu.

      Loka karya tersebut sedianya akan diadakannya pada 11 Oktober nanti sebagai bagian dari
      Ubud Writers Festival, 6-11 Oktober mendatang.

      Acara seni lain yang juga urung digelar adalah pameran kartun berjudul Bali dalam Kartun,
      7 Oktober nanti di Harris Hotel, Kuta.

      "Pameran kartun itu tidak mengangkat tema mengenang Bom Bali I (2002). Yang
      dikedepankan justru tentang harapan Bali ke depan. Tapi, ada juga sih kartun yang sedikit
      menggambarkan dampak Bom Bali I, misalnya di mana-mana ada detektor," papar salah
      satu penggagas dan pengelola majalah kartun Bali berbahasa Inggris, Bog-bog Bali
      Cartoon Magazine ini.

      Selain itu, pada 12 November tahun ini dijadwalkan akan ada pameran seni dua tahunan,
      biennale, di Danes Art Veranda, Denpasar.

      "Direncanakan, dalam acara itu kami akan memberi penghargaan kepada kartunis GM
      Sudharta, sebelum ia menerima penghargaan dari Jepang," terangnya lagi. Tapi, dengan
      terjadi peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, "Saya tidak tahu apakah acara itu jadi atau
      tidak," sambungnya.

      Jango, yang tinggal di Denpasar dan baru pulang dari Kuta ketika peledakan bom tersebut
      terjadi, mengaku terguncang dan berduka atas kejadian tersebut, walaupun tak ada
      anggota keluarga, kerabat, dan temannya yang jadi korban.

      Ia prihatin pula akan penghidupan orang-orang di Bali, termasuk dirinya dan para seniman
      kartun yang lain, yang bergantung kepada industri pariwisata di pulau itu.

      "Kami kan seniman. Kami tidak mungkin bekerja sebagai petani. Kami betul-betul
      bergantung kepada industri pariwisata. Kalau turis ramai, di hotel-hotel kami bisa menjual
      banyak kartun dengan harga lebih kepada mereka," ujar lelaki yang sudah beristri dan
      dikaruniai dua anak ini.


      Penulis: Ati
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.