Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [komik_indonesia] Komik Indonesia di Surabaya Book Fair 2008

Expand Messages
  • Tigadestudio Deh
    hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane suwun ario www.tigadestudio.com ... From: Bing Cahyono
    Message 1 of 7 , May 1, 2008
    • 0 Attachment
      hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane
      suwun
      ario
      www.tigadestudio.com


      ----- Original Message ----
      From: Bing Cahyono <ongbing1969@...>
      To: komik_indonesia@yahoogroups.com
      Sent: Thursday, May 1, 2008 10:50:38 AM
      Subject: [komik_indonesia] Komik Indonesia di Surabaya Book Fair 2008


      Hari ini, 30 April 2008, Surabaya Book Fair 2008 resmi dibuka.
      Acara ini akan berlangsung sampai 4 Mei 2008, setiap hari pukul 10:00-21:00
      Bertempat di Gramedia Basuki Rahmat.

      Ini kali pertama saya masuk ke Gramedia Basuki Rahmat setelah
      renovasi total beberapa bulan lalu.
      Setelah masuk ke dalam gedung, ternyata gedung ini benar-benar di
      desain untuk pameran,
      sesuai dengan namanya yang baru, Gramedia Expo.
      Jadi tempat ini akan disewa-sewakan ke pihak-pihak luar yang
      memerlukan tempat untuk berpameran,
      bukan melulu untuk pameran buku.

      Tempat ini sudah selesai beberapa bulan yang lalu,
      bahkan sudah dipakai untuk beberapa pameran.
      Tapi konyolnya, toko buku Gramedia-nya malah belum ada!

      Jangan-jangan ini adalah sinyal, penjualan buku di Surabaya kurang bagus.

      Balik ke acara pameran.
      Pameran ini cukup besar, tempat memang besar, peserta cukup banyak,
      ruangan penuh.
      Ruangan pameran yang besar itu benar-benar berubah menjadi lautan buku,
      saya tidak berani berandai-andai, bagaimana kalau seluruh buku dalam
      ruangan itu ditumpuk ke atas.

      Dari ukurannya, cukup pantas pameran ini menyandang nama Surabaya Book Fair,
      meskipun penerbit dari Surabaya yang ikut cuma segelintir,
      saya malah tidak melihat grup Jawa Pos.

      Stand untuk Komik Indonesia terletak agak tengah,
      lumayan juga posisinya, tidak terlalu mojok.
      Tempatnya berjudul Bee Comic, karena yang mendapatkan tempat ini
      adalah Eria yang punya sekolah komik bernama Bee Comic, di jalan Sumatra.

      Tapi tidak apa-apa, karena di dalam malah tidak terlihat sama sekali
      tanda-tanda Bee Comic,
      malah Godam, Aquanus, Win Rider, dan komikus-komikus dari studio
      komik di Surabaya
      yang menjajah ruangan tsb sampai penuh sesak.

      Tulisan di tembok malah berbunyi CASS, Comic Artists Society of Surabaya,
      dan di bawahnya ada poster besar bergambar Godam.
      Di sudut kiri, gambar Aquanus berdiri dengan gagah, tingginya hampir
      sama dengan tinggi saya.

      Di tembok sebelah kiri, sepanjang dinding ada 4 baris rak.
      Di situlah komik-komik di-display.
      4 baris rak itu penuh dengan komik.

      Memandang deretan komik-komik itu, ada rasa lega, haru, malu dan kecewa.

      Lega, dengan jumlah segitu, Komik Indonesia masih pantas ikut pameran.
      Haru, sebagian dari komik-komik tsb adalah komik jaman saya kecil
      dulu, 20-30 tahun lalu.
      Malu, karena sebagian dari komik itu sebenarnya terbit/cetak ulang
      3-4 tahun yang lalu.
      Kecewa, kalau dihitung sejak 4 tahun lalu Komik Indonesia
      digembar-gemborkan bangkit,
      ternyata cuma segitu saja jumlahnya.

      Coba hitung, dalam 4 tahun ini, ada berapa banyak cetak ulang dan
      komik baru dicetak masal?
      Sepadankah teriakan dan hasilnya?

      Saya sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan mental teman-teman komikus,
      terutama komikus-komikus Surabaya yang baru saya kenal beberapa minggu ini.

      Saya malah terkesan dengan semangat mereka yang masih menggebu-gebu.
      Tapi jalan masih panjang rek.
      Lupakan dulu perdebatan soal pameran, promosi, dll.
      Konsentrasi bikin komik yang berkualitas dulu!

      Kalau jumlah sudah memadai, dan kontinuitas bisa dijaga,
      baru kita bicara soal pameran dan promosi.

      Kalau satu studio tiap tahun cuma bisa bikin 1 komik,
      ora usah gawe pameran, mlaku-mlaku nang Tunjungan ae!

      Bing




      ____________________________________________________________________________________
      Be a better friend, newshound, and
      know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Tigadestudio Deh
      hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane suwun ario www.tigadestudio.com ... From: Bing Cahyono
      Message 2 of 7 , May 1, 2008
      • 0 Attachment
        hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane
        suwun
        ario
        www.tigadestudio.com


        ----- Original Message ----
        From: Bing Cahyono <ongbing1969@...>
        To: komik_indonesia@yahoogroups.com
        Sent: Thursday, May 1, 2008 10:50:38 AM
        Subject: [komik_indonesia] Komik Indonesia di Surabaya Book Fair 2008


        Hari ini, 30 April 2008, Surabaya Book Fair 2008 resmi dibuka.
        Acara ini akan berlangsung sampai 4 Mei 2008, setiap hari pukul 10:00-21:00
        Bertempat di Gramedia Basuki Rahmat.

        Ini kali pertama saya masuk ke Gramedia Basuki Rahmat setelah
        renovasi total beberapa bulan lalu.
        Setelah masuk ke dalam gedung, ternyata gedung ini benar-benar di
        desain untuk pameran,
        sesuai dengan namanya yang baru, Gramedia Expo.
        Jadi tempat ini akan disewa-sewakan ke pihak-pihak luar yang
        memerlukan tempat untuk berpameran,
        bukan melulu untuk pameran buku.

        Tempat ini sudah selesai beberapa bulan yang lalu,
        bahkan sudah dipakai untuk beberapa pameran.
        Tapi konyolnya, toko buku Gramedia-nya malah belum ada!

        Jangan-jangan ini adalah sinyal, penjualan buku di Surabaya kurang bagus.

        Balik ke acara pameran.
        Pameran ini cukup besar, tempat memang besar, peserta cukup banyak,
        ruangan penuh.
        Ruangan pameran yang besar itu benar-benar berubah menjadi lautan buku,
        saya tidak berani berandai-andai, bagaimana kalau seluruh buku dalam
        ruangan itu ditumpuk ke atas.

        Dari ukurannya, cukup pantas pameran ini menyandang nama Surabaya Book Fair,
        meskipun penerbit dari Surabaya yang ikut cuma segelintir,
        saya malah tidak melihat grup Jawa Pos.

        Stand untuk Komik Indonesia terletak agak tengah,
        lumayan juga posisinya, tidak terlalu mojok.
        Tempatnya berjudul Bee Comic, karena yang mendapatkan tempat ini
        adalah Eria yang punya sekolah komik bernama Bee Comic, di jalan Sumatra.

        Tapi tidak apa-apa, karena di dalam malah tidak terlihat sama sekali
        tanda-tanda Bee Comic,
        malah Godam, Aquanus, Win Rider, dan komikus-komikus dari studio
        komik di Surabaya
        yang menjajah ruangan tsb sampai penuh sesak.

        Tulisan di tembok malah berbunyi CASS, Comic Artists Society of Surabaya,
        dan di bawahnya ada poster besar bergambar Godam.
        Di sudut kiri, gambar Aquanus berdiri dengan gagah, tingginya hampir
        sama dengan tinggi saya.

        Di tembok sebelah kiri, sepanjang dinding ada 4 baris rak.
        Di situlah komik-komik di-display.
        4 baris rak itu penuh dengan komik.

        Memandang deretan komik-komik itu, ada rasa lega, haru, malu dan kecewa.

        Lega, dengan jumlah segitu, Komik Indonesia masih pantas ikut pameran.
        Haru, sebagian dari komik-komik tsb adalah komik jaman saya kecil
        dulu, 20-30 tahun lalu.
        Malu, karena sebagian dari komik itu sebenarnya terbit/cetak ulang
        3-4 tahun yang lalu.
        Kecewa, kalau dihitung sejak 4 tahun lalu Komik Indonesia
        digembar-gemborkan bangkit,
        ternyata cuma segitu saja jumlahnya.

        Coba hitung, dalam 4 tahun ini, ada berapa banyak cetak ulang dan
        komik baru dicetak masal?
        Sepadankah teriakan dan hasilnya?

        Saya sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan mental teman-teman komikus,
        terutama komikus-komikus Surabaya yang baru saya kenal beberapa minggu ini.

        Saya malah terkesan dengan semangat mereka yang masih menggebu-gebu.
        Tapi jalan masih panjang rek.
        Lupakan dulu perdebatan soal pameran, promosi, dll.
        Konsentrasi bikin komik yang berkualitas dulu!

        Kalau jumlah sudah memadai, dan kontinuitas bisa dijaga,
        baru kita bicara soal pameran dan promosi.

        Kalau satu studio tiap tahun cuma bisa bikin 1 komik,
        ora usah gawe pameran, mlaku-mlaku nang Tunjungan ae!

        Bing




        ____________________________________________________________________________________
        Be a better friend, newshound, and
        know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

        [Non-text portions of this message have been removed]
      • Tigadestudio Deh
        hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane suwun ario www.tigadestudio.com ... From: Bing Cahyono
        Message 3 of 7 , May 1, 2008
        • 0 Attachment
          hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta... kirimi dek milis cak..foto2 pmerane
          suwun
          ario
          www.tigadestudio.com


          ----- Original Message ----
          From: Bing Cahyono <ongbing1969@...>
          To: komik_indonesia@yahoogroups.com
          Sent: Thursday, May 1, 2008 10:50:38 AM
          Subject: [komik_indonesia] Komik Indonesia di Surabaya Book Fair 2008


          Hari ini, 30 April 2008, Surabaya Book Fair 2008 resmi dibuka.
          Acara ini akan berlangsung sampai 4 Mei 2008, setiap hari pukul 10:00-21:00
          Bertempat di Gramedia Basuki Rahmat.

          Ini kali pertama saya masuk ke Gramedia Basuki Rahmat setelah
          renovasi total beberapa bulan lalu.
          Setelah masuk ke dalam gedung, ternyata gedung ini benar-benar di
          desain untuk pameran,
          sesuai dengan namanya yang baru, Gramedia Expo.
          Jadi tempat ini akan disewa-sewakan ke pihak-pihak luar yang
          memerlukan tempat untuk berpameran,
          bukan melulu untuk pameran buku.

          Tempat ini sudah selesai beberapa bulan yang lalu,
          bahkan sudah dipakai untuk beberapa pameran.
          Tapi konyolnya, toko buku Gramedia-nya malah belum ada!

          Jangan-jangan ini adalah sinyal, penjualan buku di Surabaya kurang bagus.

          Balik ke acara pameran.
          Pameran ini cukup besar, tempat memang besar, peserta cukup banyak,
          ruangan penuh.
          Ruangan pameran yang besar itu benar-benar berubah menjadi lautan buku,
          saya tidak berani berandai-andai, bagaimana kalau seluruh buku dalam
          ruangan itu ditumpuk ke atas.

          Dari ukurannya, cukup pantas pameran ini menyandang nama Surabaya Book Fair,
          meskipun penerbit dari Surabaya yang ikut cuma segelintir,
          saya malah tidak melihat grup Jawa Pos.

          Stand untuk Komik Indonesia terletak agak tengah,
          lumayan juga posisinya, tidak terlalu mojok.
          Tempatnya berjudul Bee Comic, karena yang mendapatkan tempat ini
          adalah Eria yang punya sekolah komik bernama Bee Comic, di jalan Sumatra.

          Tapi tidak apa-apa, karena di dalam malah tidak terlihat sama sekali
          tanda-tanda Bee Comic,
          malah Godam, Aquanus, Win Rider, dan komikus-komikus dari studio
          komik di Surabaya
          yang menjajah ruangan tsb sampai penuh sesak.

          Tulisan di tembok malah berbunyi CASS, Comic Artists Society of Surabaya,
          dan di bawahnya ada poster besar bergambar Godam.
          Di sudut kiri, gambar Aquanus berdiri dengan gagah, tingginya hampir
          sama dengan tinggi saya.

          Di tembok sebelah kiri, sepanjang dinding ada 4 baris rak.
          Di situlah komik-komik di-display.
          4 baris rak itu penuh dengan komik.

          Memandang deretan komik-komik itu, ada rasa lega, haru, malu dan kecewa.

          Lega, dengan jumlah segitu, Komik Indonesia masih pantas ikut pameran.
          Haru, sebagian dari komik-komik tsb adalah komik jaman saya kecil
          dulu, 20-30 tahun lalu.
          Malu, karena sebagian dari komik itu sebenarnya terbit/cetak ulang
          3-4 tahun yang lalu.
          Kecewa, kalau dihitung sejak 4 tahun lalu Komik Indonesia
          digembar-gemborkan bangkit,
          ternyata cuma segitu saja jumlahnya.

          Coba hitung, dalam 4 tahun ini, ada berapa banyak cetak ulang dan
          komik baru dicetak masal?
          Sepadankah teriakan dan hasilnya?

          Saya sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan mental teman-teman komikus,
          terutama komikus-komikus Surabaya yang baru saya kenal beberapa minggu ini.

          Saya malah terkesan dengan semangat mereka yang masih menggebu-gebu.
          Tapi jalan masih panjang rek.
          Lupakan dulu perdebatan soal pameran, promosi, dll.
          Konsentrasi bikin komik yang berkualitas dulu!

          Kalau jumlah sudah memadai, dan kontinuitas bisa dijaga,
          baru kita bicara soal pameran dan promosi.

          Kalau satu studio tiap tahun cuma bisa bikin 1 komik,
          ora usah gawe pameran, mlaku-mlaku nang Tunjungan ae!

          Bing




          ____________________________________________________________________________________
          Be a better friend, newshound, and
          know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

          [Non-text portions of this message have been removed]
        • diar budiarto
          Hallo Mas Bing, Salam Kenal buat Mas Bing, saya Diar dari Artha Studio Surabaya, kl boleh saya memperkenalkan studio saya adalah studio grafis yang bergerak di
          Message 4 of 7 , May 1, 2008
          • 0 Attachment
            Hallo Mas Bing,

            Salam Kenal buat Mas Bing, saya Diar dari Artha Studio Surabaya, kl boleh saya memperkenalkan studio saya adalah studio grafis yang bergerak di bidang children book, comic series ataupun comic strip, dan juga desain character utk game ataupun mascot, serta hal2 yang berkaitan dengan grafis. Kebetulan pasar kami ada di luar Indonesia sehingga untuk regional indonesia kami kurang berkiprah. Pengalaman saya sudah 4 tahun di bidang ini.

            Kalo boleh menanggapai pendapat Mas Bing tentang komentar Mas Bing yang terakhir.

            Pada saat ini para komikus2 Surabaya yang biasa bergerak atau melayani pasar luar seperti Mas Berny dkk dan rekan2 lain mulai bergerak utk mengembangkan diri di pasar Indonesia terlihat dari terbitnya Aquanus dll. Dan ini merupakan perkembangan yang luar biasa dimana pasar ini masih kosong dan potensinya besar sekali. Adapun para komikus yang lain mulai menggeliat utk menanamkan kukunya di pasar domestik kita bs liat Wind Ride-nya Mas Is dkk. Sebetulnya masih banyak lagi para komikus dengan karya2 andalannya sudah siap maju ke "arena industri komik".

            Memang yang saya lihat bahwa kunci berkembangnya komik Surabaya adalah bagaimana caranya komik tersebut dapat diterima pasar, dan saya yakin rekan komikus sudah mempunyai kualitas yang sangat bagus dan juga pasti mempunyai stock yang cukup buat menggebrak pasar Surabaya, jadi kurang tepat kl Mas Bing menomer tigakan tentang pameran dan promosi, Studio saya sendiri membawahi 2 Studio grafis dan 3 artist saya lihat mereka mempunyai kualitas gambar yang bagus (kl gak bagus kualitasnya kan gak laku saya jual ke "luar" mas) dan dari para calon artist yang melamar masuk ke studio saya, saya juga lihat mereka mempunyai potensi dan kualitas yang memadai serta semangat kerja yang tinggi.

            Jadi istilahnya komikus Surabaya yang ready dah banyak mas tingal diluncurkan saja kayak rudal tapi karena gak tau cara mencet tombolnya sama mengkoordinat targetnya jadi ya masih ketahan-tahan gitu, ngono lho rek critane

            Best Regards

            Diar
            Artha Studio



            Bing Cahyono <ongbing1969@...> wrote:
            Hari ini, 30 April 2008, Surabaya Book Fair 2008 resmi dibuka.
            Acara ini akan berlangsung sampai 4 Mei 2008, setiap hari pukul 10:00-21:00
            Bertempat di Gramedia Basuki Rahmat.

            Ini kali pertama saya masuk ke Gramedia Basuki Rahmat setelah
            renovasi total beberapa bulan lalu.
            Setelah masuk ke dalam gedung, ternyata gedung ini benar-benar di
            desain untuk pameran,
            sesuai dengan namanya yang baru, Gramedia Expo.
            Jadi tempat ini akan disewa-sewakan ke pihak-pihak luar yang
            memerlukan tempat untuk berpameran,
            bukan melulu untuk pameran buku.

            Tempat ini sudah selesai beberapa bulan yang lalu,
            bahkan sudah dipakai untuk beberapa pameran.
            Tapi konyolnya, toko buku Gramedia-nya malah belum ada!

            Jangan-jangan ini adalah sinyal, penjualan buku di Surabaya kurang bagus.

            Balik ke acara pameran.
            Pameran ini cukup besar, tempat memang besar, peserta cukup banyak,
            ruangan penuh.
            Ruangan pameran yang besar itu benar-benar berubah menjadi lautan buku,
            saya tidak berani berandai-andai, bagaimana kalau seluruh buku dalam
            ruangan itu ditumpuk ke atas.

            Dari ukurannya, cukup pantas pameran ini menyandang nama Surabaya Book Fair,
            meskipun penerbit dari Surabaya yang ikut cuma segelintir,
            saya malah tidak melihat grup Jawa Pos.

            Stand untuk Komik Indonesia terletak agak tengah,
            lumayan juga posisinya, tidak terlalu mojok.
            Tempatnya berjudul Bee Comic, karena yang mendapatkan tempat ini
            adalah Eria yang punya sekolah komik bernama Bee Comic, di jalan Sumatra.

            Tapi tidak apa-apa, karena di dalam malah tidak terlihat sama sekali
            tanda-tanda Bee Comic,
            malah Godam, Aquanus, Win Rider, dan komikus-komikus dari studio
            komik di Surabaya
            yang menjajah ruangan tsb sampai penuh sesak.

            Tulisan di tembok malah berbunyi CASS, Comic Artists Society of Surabaya,
            dan di bawahnya ada poster besar bergambar Godam.
            Di sudut kiri, gambar Aquanus berdiri dengan gagah, tingginya hampir
            sama dengan tinggi saya.

            Di tembok sebelah kiri, sepanjang dinding ada 4 baris rak.
            Di situlah komik-komik di-display.
            4 baris rak itu penuh dengan komik.

            Memandang deretan komik-komik itu, ada rasa lega, haru, malu dan kecewa.

            Lega, dengan jumlah segitu, Komik Indonesia masih pantas ikut pameran.
            Haru, sebagian dari komik-komik tsb adalah komik jaman saya kecil
            dulu, 20-30 tahun lalu.
            Malu, karena sebagian dari komik itu sebenarnya terbit/cetak ulang
            3-4 tahun yang lalu.
            Kecewa, kalau dihitung sejak 4 tahun lalu Komik Indonesia
            digembar-gemborkan bangkit,
            ternyata cuma segitu saja jumlahnya.

            Coba hitung, dalam 4 tahun ini, ada berapa banyak cetak ulang dan
            komik baru dicetak masal?
            Sepadankah teriakan dan hasilnya?

            Saya sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan mental teman-teman komikus,
            terutama komikus-komikus Surabaya yang baru saya kenal beberapa minggu ini.

            Saya malah terkesan dengan semangat mereka yang masih menggebu-gebu.
            Tapi jalan masih panjang rek.
            Lupakan dulu perdebatan soal pameran, promosi, dll.
            Konsentrasi bikin komik yang berkualitas dulu!

            Kalau jumlah sudah memadai, dan kontinuitas bisa dijaga,
            baru kita bicara soal pameran dan promosi.

            Kalau satu studio tiap tahun cuma bisa bikin 1 komik,
            ora usah gawe pameran, mlaku-mlaku nang Tunjungan ae!

            Bing






            ---------------------------------
            Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

            [Non-text portions of this message have been removed]
          • Bing Cahyono
            www.kunokuno.com/2008SbyExpo.html Itu foto-foto hari pertama dan kedua. Kalau nggak males, ntar di update lagi. Bing
            Message 5 of 7 , May 2, 2008
            • 0 Attachment
              www.kunokuno.com/2008SbyExpo.html

              Itu foto-foto hari pertama dan kedua.
              Kalau nggak males, ntar di update lagi.


              Bing


              At 01:23 AM 5/1/2008, Tigadestudio Deh wrote:

              >hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta...
              >kirimi dek milis cak..foto2 pmerane
              >suwun
              >ario
              >www.tigadestudio.com
            • bernyjulianto
              Kalau mau lihat foto-foto komunitas komik kita dari Surabaya Book Fair 2008 http://neoparadigm.multiply.com/photos/album/14
              Message 6 of 7 , May 3, 2008
              • 0 Attachment
                Kalau mau lihat foto-foto komunitas komik kita dari Surabaya Book
                Fair 2008

                http://neoparadigm.multiply.com/photos/album/14

                http://sevenartland.com/gallery/photos/2008-surabaya-book-fair/?
                page=1#thumb_nav


                Salam

                Berny Julianto




                --- In komik_indonesia@yahoogroups.com, Tigadestudio Deh
                <tigadestudio@...> wrote:
                >
                > hallow cak Bing wah mbayangno kok seru rek.....gak ono fotone ta...
                kirimi dek milis cak..foto2 pmerane
                > suwun
                > ario
                > www.tigadestudio.com
                >
                >
                > ----- Original Message ----
                > From: Bing Cahyono <ongbing1969@...>
                > To: komik_indonesia@yahoogroups.com
                > Sent: Thursday, May 1, 2008 10:50:38 AM
                > Subject: [komik_indonesia] Komik Indonesia di Surabaya Book Fair
                2008
                >
                >
                > Hari ini, 30 April 2008, Surabaya Book Fair 2008 resmi dibuka.
                > Acara ini akan berlangsung sampai 4 Mei 2008, setiap hari pukul
                10:00-21:00
                > Bertempat di Gramedia Basuki Rahmat.
                >
                > Ini kali pertama saya masuk ke Gramedia Basuki Rahmat setelah
                > renovasi total beberapa bulan lalu.
                > Setelah masuk ke dalam gedung, ternyata gedung ini benar-benar di
                > desain untuk pameran,
                > sesuai dengan namanya yang baru, Gramedia Expo.
                > Jadi tempat ini akan disewa-sewakan ke pihak-pihak luar yang
                > memerlukan tempat untuk berpameran,
                > bukan melulu untuk pameran buku.
                >
                > Tempat ini sudah selesai beberapa bulan yang lalu,
                > bahkan sudah dipakai untuk beberapa pameran.
                > Tapi konyolnya, toko buku Gramedia-nya malah belum ada!
                >
                > Jangan-jangan ini adalah sinyal, penjualan buku di Surabaya kurang
                bagus.
                >
                > Balik ke acara pameran.
                > Pameran ini cukup besar, tempat memang besar, peserta cukup banyak,
                > ruangan penuh.
                > Ruangan pameran yang besar itu benar-benar berubah menjadi lautan
                buku,
                > saya tidak berani berandai-andai, bagaimana kalau seluruh buku
                dalam
                > ruangan itu ditumpuk ke atas.
                >
                > Dari ukurannya, cukup pantas pameran ini menyandang nama Surabaya
                Book Fair,
                > meskipun penerbit dari Surabaya yang ikut cuma segelintir,
                > saya malah tidak melihat grup Jawa Pos.
                >
                > Stand untuk Komik Indonesia terletak agak tengah,
                > lumayan juga posisinya, tidak terlalu mojok.
                > Tempatnya berjudul Bee Comic, karena yang mendapatkan tempat ini
                > adalah Eria yang punya sekolah komik bernama Bee Comic, di jalan
                Sumatra.
                >
                > Tapi tidak apa-apa, karena di dalam malah tidak terlihat sama
                sekali
                > tanda-tanda Bee Comic,
                > malah Godam, Aquanus, Win Rider, dan komikus-komikus dari studio
                > komik di Surabaya
                > yang menjajah ruangan tsb sampai penuh sesak.
                >
                > Tulisan di tembok malah berbunyi CASS, Comic Artists Society of
                Surabaya,
                > dan di bawahnya ada poster besar bergambar Godam.
                > Di sudut kiri, gambar Aquanus berdiri dengan gagah, tingginya
                hampir
                > sama dengan tinggi saya.
                >
                > Di tembok sebelah kiri, sepanjang dinding ada 4 baris rak.
                > Di situlah komik-komik di-display.
                > 4 baris rak itu penuh dengan komik.
                >
                > Memandang deretan komik-komik itu, ada rasa lega, haru, malu dan
                kecewa.
                >
                > Lega, dengan jumlah segitu, Komik Indonesia masih pantas ikut
                pameran.
                > Haru, sebagian dari komik-komik tsb adalah komik jaman saya kecil
                > dulu, 20-30 tahun lalu.
                > Malu, karena sebagian dari komik itu sebenarnya terbit/cetak ulang
                > 3-4 tahun yang lalu.
                > Kecewa, kalau dihitung sejak 4 tahun lalu Komik Indonesia
                > digembar-gemborkan bangkit,
                > ternyata cuma segitu saja jumlahnya.
                >
                > Coba hitung, dalam 4 tahun ini, ada berapa banyak cetak ulang dan
                > komik baru dicetak masal?
                > Sepadankah teriakan dan hasilnya?
                >
                > Saya sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan mental teman-teman
                komikus,
                > terutama komikus-komikus Surabaya yang baru saya kenal beberapa
                minggu ini.
                >
                > Saya malah terkesan dengan semangat mereka yang masih menggebu-gebu.
                > Tapi jalan masih panjang rek.
                > Lupakan dulu perdebatan soal pameran, promosi, dll.
                > Konsentrasi bikin komik yang berkualitas dulu!
                >
                > Kalau jumlah sudah memadai, dan kontinuitas bisa dijaga,
                > baru kita bicara soal pameran dan promosi.
                >
                > Kalau satu studio tiap tahun cuma bisa bikin 1 komik,
                > ora usah gawe pameran, mlaku-mlaku nang Tunjungan ae!
                >
                > Bing
                >
                >
                >
                >
                >
                ______________________________________________________________________
                ______________
                > Be a better friend, newshound, and
                > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
                http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
                >
                > [Non-text portions of this message have been removed]
                >
              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.