Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

33RE: [komik_indonesia] Preface - komik Jepang bikin pingsan komik Indonesia?

Expand Messages
  • Agung Prabowo
    Nov 24, 2004
    • 0 Attachment
      Sepakat.
      Ini tidak saja menimpa komik Indonesia. Tetapi juga produk lain semisal
      musik.
      Memang orang kita cenderung "luar negeri minded"; pokoknya apa2 yang
      dari luar negeri dinilai lebih bagus, lebih keren.
      Liat aja di dunia musik. Grup2 boyband yang di negara asalnya ga
      seberapa terkenal, di sini bisa dipuja2 ;)

      Tapi kalo saya pribadi, cinta semuanya. Cinta komik Jepang/Amrik, dan
      lebih cinta komik Indonesia :D
      Mungkin kita bisa meniru semangat Jepang ya? Pada saat gempuran
      superhero Amrik begitu hebat, mereka tidak seberapa mengekor jagoan2
      Amrik.

      -----Original Message-----
      From: bolongjilu [mailto:bolongjilu@...]
      Sent: Thursday, November 25, 2004 6:43 AM
      To: komik_indonesia@yahoogroups.com
      Subject: Re: [komik_indonesia] Preface - komik Jepang bikin pingsan
      komik Indonesia?



      Emang apresiasi masyarakat indonesia terhadap produk komik lokal kurang,
      karena terutama anak sekarang lebih merasa "keren" kalo membaca karya
      import, contohnya komik jepang.

      Tapi biarpun komik indonesia udah pingsan, gw tetap cinta ama karya
      karya komikus lokal, terutama yang kategori komik klasik lama.

      wassalam........


      --- In komik_indonesia@yahoogroups.com, "Andy Wijaya" <andy@k...>
      wrote:
      > Ada banyak alasan mengapa komik Indonesia tenggelam, salah satunya
      > harga naskah komik luar lebih murah.
      >
      > Regards,
      > aNWi
      >
      > ----- Original Message -----
      > From: "Danny Njoman" <dnjoman@y...>
      > To: "maling terbang" <komik_indonesia@yahoogroups.com>
      > Sent: Wednesday, November 24, 2004 4:21 PM
      > Subject: Re[2]: [komik_indonesia] Preface - komik Jepang bikin
      pingsan komik
      > Indonesia?
      >
      >
      > >
      > > Saya sendiri memang melihat komik2 klasik Indonesia
      > > tahu2 menghilang
      > > dari peredaran. Setelah melahirkan karya-karya puncak seperti
      > > Trilogi Brutal, Trilogi Tiongkok Kuno dll sepertinya komikus-komikus

      > > senior kita tiba-tiba bersama-sama berhenti berkarya. Apakah mungkin

      > > ternyata oplahnya tidak cukup besar terdesak oleh hiburan lain
      > > seperti TV dan Video (Betamax) saat itu?
      > >
      > > Mungkin Andi atau rekan2 lain yang dekat dengan penerbitan dan
      > > komikus2 senior sedikit banyak mempunyai gambaran mengenai kondisi
      > > saat itu. Kenapa Kus Bram bahkan tidak menyelesaikan Operasi
      > > Halilintar begitu juga dengan Mater yang saya kira erat hubungannya
      > > dengan pingsannya komik Indonesia.
      > >
      > > Salam,
      > > Danny
      > >





      ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
      $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
      http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/aSIolB/TM
      --------------------------------------------------------------------~->


      Yahoo! Groups Links
    • Show all 8 messages in this topic