Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Apakah anggota DPR harus belajar lagi dari awal ?

Expand Messages
  • Abbas Amin
    Fraksi2 di DPR yang ditunjuk menjadi PANSUS ternyata tidak menunjukkan diri mereka sebagai wakil rakyat; mereka cenderung menonjolkan suara golongannya;
    Message 1 of 4 , Jan 16, 2010
    • 0 Attachment
      Fraksi2 di DPR yang ditunjuk menjadi PANSUS ternyata tidak menunjukkan
      diri mereka sebagai wakil rakyat; mereka cenderung menonjolkan suara
      golongannya; membela golongannya. Padahal PANSUS harusnya melupakan
      dulu sejenak akan golongan yang diwakili mereka. Mereka harus fokus pada tujuan
      membela rakyat. Karena itulah essensinya PANSUS. Membela uang Negara.
      Yang artinya membela rakyat banyak.

      Dalam PANSUS ini jangan memikirkan PARTAI Pemerintah dan atau Oposisi; tapi
      pikirkan kepentingan Umum; kepentingan Bangsa dan Negara.

      Dpr boleh terpisah dalam Partai Pemerinrah, dan Oposisi; dalam hal apa ? Dalam menyangkut kebijakan Pemerintah; UU yang ingin dikeluarkan Pemerintah; disinilah
      DPR fraksi berfungsi; yang satu mendukung Pemerintah; yang lainnya beroposisi; tapi itupun harus yang sehat.

      Tapi PANSUS adalah lain sama sekali; mereka benar2 harus netral GOLONGAN;
      karena menyangkut Nasib Bangsa secara keseluruhan.
      Partai Demokrat sendiri, walau mereka adalah Fraksi Pemerintah, seharusnya bertanya
      apakah Pemerintah yang mengemban amanat Rakyat dan Bangsa benar2 melaksanakan
      amanat RAKYAT/Bangsa ? Atau apakah Pemerintah punya kemampuan  memimpin Bangsa ?
      Jangan mentang2 saya Partai Pemerintah; saya harus mendukung apapun !
      Ini yang tidak sehat. Seharusnya PD atau Partai Pemerintah harus mendukung
      kebijakan Pemerintah yang benar; tapi tetap mempertanyakan kebijakan Pemerintah
      yang BODOH atau menunjukkan ketidak becusan. Jadi seharusnya setiap Partai
      berpikir untuk kemajuan Bangsa. Partai Oposisi jangan over akting; bahwa setiap kebijakan Pemerintah "HARUS DITENTANG"; kalau memang kebijakannya bagus; dan
      menunjukkan kemampuan; harus didukung. Partai Oposisi hanya menentang kalau memang Kebijakan Pemerintah dipandang kurang tepat.

      Jadi baik pendukung Pemerintah ataupun Oposisi haruslah bertindak positif.
      Itulah yang ingin kita lihat dari Para Wakil Rkyat ini.
      Apalagi didalam Pansus Angket DPR. Ini harus lebih dijaga.
      Anggota DPR harus benar2 mencerminkan Wakil RAKYAT; bukan Wakil Golongan.

      Mudah2an tulisan ini sampai dibaca oleh Yang menamakan diri wakil2 Rakyat;
      dan mudah mudahan mereka bisa sedikit memperbaiki diri.

      Walau mungkin tidak secara sengaja Partai Demokrat melakukan suatu "hambatan";
      tapi tindakan mereka seperti menghalangi lancarnya sidang. Mudah2an tidak
      demikian tujuannya. Coba sadarlah.

      Adapun mengenai kemampuan; saya lihat para Anggota wakil rakyat, belum mampu
      mengungkap sesuatu yang ingin dicari dibalik Kasus Bank Century tersebut; sehingga
      sampai saat ini PANSUS angket DPR sepertinya menghadapi jalan buntu.

      Hai para anggota Dewan Yang Terhormat; kami percayakan pada kalian, dipundak kalian,
      tunjukkanlah kerjasama yang baik; dan kemampuan kalian dalam membela yang
      benar. Ungkaplah Kasus Bailout Bank Century yang sudah merugikan Bangsa dan Negara ini. Jangan kau bela golongan kalian yang salah. Majulah penuh netralitas yang baik.

      Abbas Amien,
      Balikpapan 17 Januari 2010

    • jalakpakuan@yahoo.com
      Jelas mun enya ti dapil tatar sunda ulah ngaharepkeun teuing mawa sora urang sunda. Urang sunda sadara? Pantang kapok ? Teu paduli? (Atawa belegug?). Powered
      Message 2 of 4 , Jan 16, 2010
      • 0 Attachment
        Jelas mun enya ti dapil tatar sunda ulah ngaharepkeun teuing mawa sora urang sunda. Urang sunda sadara? Pantang kapok ? Teu paduli? (Atawa belegug?).

        Powered by Telkomsel BlackBerry®


        From: Abbas Amin <abas_amin08@...>
        Date: Sat, 16 Jan 2010 17:20:39 -0800 (PST)
        To: proletar<proletar@yahoogroups.com>; wanita - muslimah<wanita-muslimah@yahoogroups.com>
        Cc: kisunda<kisunda@yahoogroups.com>
        Subject: [kisunda] Apakah anggota DPR harus belajar lagi dari awal ?

         

        Fraksi2 di DPR yang ditunjuk menjadi PANSUS ternyata tidak menunjukkan
        diri mereka sebagai wakil rakyat; mereka cenderung menonjolkan suara
        golongannya; membela golongannya. Padahal PANSUS harusnya melupakan
        dulu sejenak akan golongan yang diwakili mereka. Mereka harus fokus pada tujuan
        membela rakyat. Karena itulah essensinya PANSUS. Membela uang Negara.
        Yang artinya membela rakyat banyak.

        Dalam PANSUS ini jangan memikirkan PARTAI Pemerintah dan atau Oposisi; tapi
        pikirkan kepentingan Umum; kepentingan Bangsa dan Negara.

        Dpr boleh terpisah dalam Partai Pemerinrah, dan Oposisi; dalam hal apa ? Dalam menyangkut kebijakan Pemerintah; UU yang ingin dikeluarkan Pemerintah; disinilah
        DPR fraksi berfungsi; yang satu mendukung Pemerintah; yang lainnya beroposisi; tapi itupun harus yang sehat.

        Tapi PANSUS adalah lain sama sekali; mereka benar2 harus netral GOLONGAN;
        karena menyangkut Nasib Bangsa secara keseluruhan.
        Partai Demokrat sendiri, walau mereka adalah Fraksi Pemerintah, seharusnya bertanya
        apakah Pemerintah yang mengemban amanat Rakyat dan Bangsa benar2 melaksanakan
        amanat RAKYAT/Bangsa ? Atau apakah Pemerintah punya kemampuan  memimpin Bangsa ?
        Jangan mentang2 saya Partai Pemerintah; saya harus mendukung apapun !
        Ini yang tidak sehat. Seharusnya PD atau Partai Pemerintah harus mendukung
        kebijakan Pemerintah yang benar; tapi tetap mempertanyakan kebijakan Pemerintah
        yang BODOH atau menunjukkan ketidak becusan. Jadi seharusnya setiap Partai
        berpikir untuk kemajuan Bangsa. Partai Oposisi jangan over akting; bahwa setiap kebijakan Pemerintah "HARUS DITENTANG"; kalau memang kebijakannya bagus; dan
        menunjukkan kemampuan; harus didukung. Partai Oposisi hanya menentang kalau memang Kebijakan Pemerintah dipandang kurang tepat.

        Jadi baik pendukung Pemerintah ataupun Oposisi haruslah bertindak positif.
        Itulah yang ingin kita lihat dari Para Wakil Rkyat ini.
        Apalagi didalam Pansus Angket DPR. Ini harus lebih dijaga.
        Anggota DPR harus benar2 mencerminkan Wakil RAKYAT; bukan Wakil Golongan.

        Mudah2an tulisan ini sampai dibaca oleh Yang menamakan diri wakil2 Rakyat;
        dan mudah mudahan mereka bisa sedikit memperbaiki diri.

        Walau mungkin tidak secara sengaja Partai Demokrat melakukan suatu "hambatan";
        tapi tindakan mereka seperti menghalangi lancarnya sidang. Mudah2an tidak
        demikian tujuannya. Coba sadarlah.

        Adapun mengenai kemampuan; saya lihat para Anggota wakil rakyat, belum mampu
        mengungkap sesuatu yang ingin dicari dibalik Kasus Bank Century tersebut; sehingga
        sampai saat ini PANSUS angket DPR sepertinya menghadapi jalan buntu.

        Hai para anggota Dewan Yang Terhormat; kami percayakan pada kalian, dipundak kalian,
        tunjukkanlah kerjasama yang baik; dan kemampuan kalian dalam membela yang
        benar. Ungkaplah Kasus Bailout Bank Century yang sudah merugikan Bangsa dan Negara ini. Jangan kau bela golongan kalian yang salah. Majulah penuh netralitas yang baik.

        Abbas Amien,
        Balikpapan 17 Januari 2010

      • Roza R. Mintaredja
        hai kg abbas, hampura, moal didangu lah, da atos beda awal pamianganana. pansus anu 30an, bisa bae ujug2 dibayar , jadi peti es be. 2010/1/17 Abbas Amin
        Message 3 of 4 , Jan 17, 2010
        • 0 Attachment
          hai kg abbas,
          hampura, moal didangu lah, da atos beda awal pamianganana.
          pansus anu 30an, bisa bae ujug2 dibayar , jadi peti es be.


          2010/1/17 Abbas Amin <abas_amin08@...>
           

          Fraksi2 di DPR yang ditunjuk menjadi PANSUS ternyata tidak menunjukkan
          diri mereka sebagai wakil rakyat; mereka cenderung menonjolkan suara
          golongannya; membela golongannya. Padahal PANSUS harusnya melupakan
          dulu sejenak akan golongan yang diwakili mereka. Mereka harus fokus pada tujuan
          membela rakyat. Karena itulah essensinya PANSUS. Membela uang Negara.
          Yang artinya membela rakyat banyak.

          Dalam PANSUS ini jangan memikirkan PARTAI Pemerintah dan atau Oposisi; tapi
          pikirkan kepentingan Umum; kepentingan Bangsa dan Negara.

          Dpr boleh terpisah dalam Partai Pemerinrah, dan Oposisi; dalam hal apa ? Dalam menyangkut kebijakan Pemerintah; UU yang ingin dikeluarkan Pemerintah; disinilah
          DPR fraksi berfungsi; yang satu mendukung Pemerintah; yang lainnya beroposisi; tapi itupun harus yang sehat.

          Tapi PANSUS adalah lain sama sekali; mereka benar2 harus netral GOLONGAN;
          karena menyangkut Nasib Bangsa secara keseluruhan.
          Partai Demokrat sendiri, walau mereka adalah Fraksi Pemerintah, seharusnya bertanya
          apakah Pemerintah yang mengemban amanat Rakyat dan Bangsa benar2 melaksanakan
          amanat RAKYAT/Bangsa ? Atau apakah Pemerintah punya kemampuan  memimpin Bangsa ?
          Jangan mentang2 saya Partai Pemerintah; saya harus mendukung apapun !
          Ini yang tidak sehat. Seharusnya PD atau Partai Pemerintah harus mendukung
          kebijakan Pemerintah yang benar; tapi tetap mempertanyakan kebijakan Pemerintah
          yang BODOH atau menunjukkan ketidak becusan. Jadi seharusnya setiap Partai
          berpikir untuk kemajuan Bangsa. Partai Oposisi jangan over akting; bahwa setiap kebijakan Pemerintah "HARUS DITENTANG"; kalau memang kebijakannya bagus; dan
          menunjukkan kemampuan; harus didukung. Partai Oposisi hanya menentang kalau memang Kebijakan Pemerintah dipandang kurang tepat.

          Jadi baik pendukung Pemerintah ataupun Oposisi haruslah bertindak positif.
          Itulah yang ingin kita lihat dari Para Wakil Rkyat ini.
          Apalagi didalam Pansus Angket DPR. Ini harus lebih dijaga.
          Anggota DPR harus benar2 mencerminkan Wakil RAKYAT; bukan Wakil Golongan.

          Mudah2an tulisan ini sampai dibaca oleh Yang menamakan diri wakil2 Rakyat;
          dan mudah mudahan mereka bisa sedikit memperbaiki diri.

          Walau mungkin tidak secara sengaja Partai Demokrat melakukan suatu "hambatan";
          tapi tindakan mereka seperti menghalangi lancarnya sidang. Mudah2an tidak
          demikian tujuannya. Coba sadarlah.

          Adapun mengenai kemampuan; saya lihat para Anggota wakil rakyat, belum mampu
          mengungkap sesuatu yang ingin dicari dibalik Kasus Bank Century tersebut; sehingga
          sampai saat ini PANSUS angket DPR sepertinya menghadapi jalan buntu.

          Hai para anggota Dewan Yang Terhormat; kami percayakan pada kalian, dipundak kalian,
          tunjukkanlah kerjasama yang baik; dan kemampuan kalian dalam membela yang
          benar. Ungkaplah Kasus Bailout Bank Century yang sudah merugikan Bangsa dan Negara ini. Jangan kau bela golongan kalian yang salah. Majulah penuh netralitas yang baik.

          Abbas Amien,
          Balikpapan 17 Januari 2010


        • Abbas
          leres pisan kang oca hehehe33X; memang kitu pisan; malihan mah sby bakal nolak cenah diundang pansus.
          Message 4 of 4 , Jan 17, 2010
          • 0 Attachment
            leres pisan kang oca hehehe33X; memang kitu pisan;
            malihan mah sby bakal nolak cenah diundang pansus.


            --- In kisunda@yahoogroups.com, "Roza R. Mintaredja" <roza.kalasunda@...> wrote:
            >
            > hai kg abbas,
            > hampura, moal didangu lah, da atos beda awal pamianganana.
            > pansus anu 30an, bisa bae ujug2 dibayar , jadi peti es be.
            >
            >
            > 2010/1/17 Abbas Amin <abas_amin08@...>
            >
            > >
            > >
            > > Fraksi2 di DPR yang ditunjuk menjadi PANSUS ternyata tidak menunjukkan
            > > diri mereka sebagai wakil rakyat; mereka cenderung menonjolkan suara
            > > golongannya; membela golongannya. Padahal PANSUS harusnya melupakan
            > > dulu sejenak akan golongan yang diwakili mereka. Mereka harus fokus pada
            > > tujuan
            > > membela rakyat. Karena itulah essensinya PANSUS. Membela uang Negara.
            > > Yang artinya membela rakyat banyak.
            > >
            > > Dalam PANSUS ini jangan memikirkan PARTAI Pemerintah dan atau Oposisi; tapi
            > > pikirkan kepentingan Umum; kepentingan Bangsa dan Negara.
            > >
            > > Dpr boleh terpisah dalam Partai Pemerinrah, dan Oposisi; dalam hal apa ?
            > > Dalam menyangkut kebijakan Pemerintah; UU yang ingin dikeluarkan Pemerintah;
            > > disinilah
            > > DPR fraksi berfungsi; yang satu mendukung Pemerintah; yang lainnya
            > > beroposisi; tapi itupun harus yang sehat.
            > >
            > > Tapi PANSUS adalah lain sama sekali; mereka benar2 harus netral GOLONGAN;
            > > karena menyangkut Nasib Bangsa secara keseluruhan.
            > > Partai Demokrat sendiri, walau mereka adalah Fraksi Pemerintah, seharusnya
            > > bertanya
            > > apakah Pemerintah yang mengemban amanat Rakyat dan Bangsa benar2
            > > melaksanakan
            > > amanat RAKYAT/Bangsa ? Atau apakah Pemerintah punya kemampuan memimpin
            > > Bangsa ?
            > > Jangan mentang2 saya Partai Pemerintah; saya harus mendukung apapun !
            > > Ini yang tidak sehat. Seharusnya PD atau Partai Pemerintah harus mendukung
            > > kebijakan Pemerintah yang benar; tapi tetap mempertanyakan kebijakan
            > > Pemerintah
            > > yang BODOH atau menunjukkan ketidak becusan. Jadi seharusnya setiap Partai
            > > berpikir untuk kemajuan Bangsa. Partai Oposisi jangan over akting; bahwa
            > > setiap kebijakan Pemerintah "HARUS DITENTANG"; kalau memang kebijakannya
            > > bagus; dan
            > > menunjukkan kemampuan; harus didukung. Partai Oposisi hanya menentang kalau
            > > memang Kebijakan Pemerintah dipandang kurang tepat.
            > >
            > > Jadi baik pendukung Pemerintah ataupun Oposisi haruslah bertindak positif.
            > > Itulah yang ingin kita lihat dari Para Wakil Rkyat ini.
            > > Apalagi didalam Pansus Angket DPR. Ini harus lebih dijaga.
            > > Anggota DPR harus benar2 mencerminkan Wakil RAKYAT; bukan Wakil Golongan.
            > >
            > > Mudah2an tulisan ini sampai dibaca oleh Yang menamakan diri wakil2 Rakyat;
            > > dan mudah mudahan mereka bisa sedikit memperbaiki diri.
            > >
            > > Walau mungkin tidak secara sengaja Partai Demokrat melakukan suatu
            > > "hambatan";
            > > tapi tindakan mereka seperti menghalangi lancarnya sidang. Mudah2an tidak
            > > demikian tujuannya. Coba sadarlah.
            > >
            > > Adapun mengenai kemampuan; saya lihat para Anggota wakil rakyat, belum
            > > mampu
            > > mengungkap sesuatu yang ingin dicari dibalik Kasus Bank Century tersebut;
            > > sehingga
            > > sampai saat ini PANSUS angket DPR sepertinya menghadapi jalan buntu.
            > >
            > > Hai para anggota Dewan Yang Terhormat; kami percayakan pada kalian,
            > > dipundak kalian,
            > > tunjukkanlah kerjasama yang baik; dan kemampuan kalian dalam membela yang
            > > benar. Ungkaplah Kasus Bailout Bank Century yang sudah merugikan Bangsa dan
            > > Negara ini. Jangan kau bela golongan kalian yang salah. Majulah penuh
            > > netralitas yang baik.
            > >
            > > Abbas Amien,
            > > Balikpapan 17 Januari 2010
            > >
            > >
            > >
            >
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.