Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Indonesia Hadapi 7-8 Siklon Tropis Hingga Maret 2008

Expand Messages
  • rahayu dewi
    PS : Badai terakhir : Badai Tropis Darryl (Wil. Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) dan Hati-hati bagi yang ingin bepergian lewat udara dan laut -- berdoa aj deh...
    Message 1 of 1 , Feb 12, 2008
    • 0 Attachment
      PS : Badai terakhir : Badai Tropis Darryl (Wil. Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) dan Hati-hati bagi yang ingin bepergian lewat udara dan laut --> berdoa aj deh...

      JAKARTA, KCM - Wilayah Indonesia akan kembali menghadapi siklon atau badai tropis yang terbentuk di sekitar garis ekuator. Masyarakat perlu mewaspadai dampaknya berupa hujan lebat yang diikuti angin kencang.

      "Sampai Maret 2008, prakiraan ada tujuh hingga delapan siklon tropis," ujar Prof. Mezak A. Ratag, Direktur Pusat Riset dan Pengembangan, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) kepada Kompas.com melalui telepon. Peluang terjadinya badai akan selalu ada selama Matahari berada di belahan selatan, ada pemanasan air laut, dan tebentuk udara bertekanan rendah.

      Indikator terjadinya badai adalah terbentuknya wilayah bertekanan rendah hingga di bawah normal. Jika aliran massa uap air dalam jumlah besar dari wilayah bertekanan tinggi mengalir ke wilayah bertekanan rendah berpeluang terjadinya pusaran. Jika terbentuk mata (pusat pusaran), dikatakan sebagai siklon atau badai tropis dan hanya disebut depresi tropis saja jika tidak.

      Sejak tahun ini, BMG sudah dapat memantau siklon yang terjadi di sekitar ekuator dan melaporkannya kepada lembaga-lembaga yang membutuhkan informasi dini. Pemantauan dikombinasikan antara data satelit dengan data-data kelautan (maritim) sehingga tidak hanya memantau terbentuknya badai tropisnya tapi juga perubahan anginnya.

      Namun, BMG belum memiliki hak untuk memberi nama badai-badai tropis tersebut. Pemberina nama sebenarnya diberikan kepada lembaga yang melakukan pemantauan sesuai kesepakatan World Meteorological Organization (WMO), namun membutuhkan waktu satu tahun sejak usulan. Indonesia, kata Mezak, sudah mengusulkan nama-nama badai dimaksud, namun untuk tahun ini masih menggunakan nama-nama yang diberikan badan meteorologi Australia yang melakukan pemantauan sebelumnya.

      Sumber : http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0712/28/000922.htm




      Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.