Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

supaya ga sepi-sepi amat....

Expand Messages
  • muftieana
    Mengutip sebuah catatan untuk bermuhasabah... From : Nadirsyah Hosen Subject : Ada Sajadah Panjang Terbentang Lagu Bimbo dengan judul tersebut membuat
    Message 1 of 1 , Apr 22, 2010
      Mengutip sebuah catatan untuk bermuhasabah...

      From : Nadirsyah Hosen
      Subject : Ada Sajadah Panjang Terbentang


      Lagu Bimbo dengan judul tersebut membuat saya merenung
      akan hubungan saya dengan Allah swt. Saya ingin tahu
      bagaimana sebenarnya posisi saya di sisi Tuhan. Seorang
      sufi berkata, "jika anda ingin tahu bagaimana posisi
      anda di sisi Tuhan, lihatlah di mana posisi Tuhan di
      hati anda!"

      Saya pun mencoba melihat ke dalam hati saya. Bisakah
      saya merasakan Tuhan hadir di hati saya? Entahlah....
      Saya memang bukan seorang sufi. Tapi saya percaya
      bahwa Tuhan semestinya hadir dalam semua perbuatan saya.

      Ketika saya sholat dan puasa, saya tahu Tuhan hadir
      dalam hati saya. Namun ketika saya berangkat kerja,
      ke luar dari rumah, saya tak bisa memastikan apakah
      masih saya bawa Tuhan dalam aktivitas saya.

      Apakah Tuhan hadir ketika saya disodori uang komisi
      oleh rekan sekantor? Apakah Tuhan hadir ketika saya
      selipkan selembar amplop agar urusan saya menjadi lancar?
      Apakah Tuhan juga hadir ketika saya ombang-ambingkan
      mereka yg datang ke kantor saya, terlempar dari
      satu meja ke meja yang lain.....

      Lagu Bimbo tersebut mengingatkan saya bahwa
      hidup ini bagaikan sajadah panjang yang terbentang,
      dari buaian bunda sampai ke liang lahat.
      Seharusnya semua aktivitas yang saya lakukan
      di sajadah panjang ini membawa saya untuk
      selalu mengingat kehadiran-Nya.

      Mengapa Tuhan hanya saya bawa dan saya resapi
      kehadiran-Nya ketika saya berada di masjid,
      dan tiba-tiba Tuhan hilang ketika saya berada di
      luar masjid. Kalau saja lagu Bimbo tersebut
      saya terjemahkan ke dalam bahasa para khatib
      Jum'at: "Apapun aktivitas kita, seharusnya
      kita selalu ingat keberadaan Allah. Itulah
      makna dzikrullah; mengingat Allah; itu
      jugalah makna ibadah."

      Kalau saya diperbolehkan menerjemahkan lagu
      Bimbo itu dengan bahasa al-Qur'an, saya teringat
      satu ayat suci, "Tidaklah Aku ciptakan jin
      dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku"
      Sayang, penfsiran saya akan kata ibadah masih
      terbatas pada ibadah ritual. Sayang sekali,
      sajadah saya tak panjang terbentang. Sajadah saya
      tak mampu masuk ke gedung-gedung pencakar langit,
      ke pusat perbelanjaan, ke tempat hiburan dan ke
      gedung sekolah.

      "Tak kulihat suatu benda, kecuali di ujungnya
      kulihat ada Tuhan!" Ah, ucapan sufi ini lagi-lagi
      membuat saya malu...Saya tahu bahwa bukan maksud sufi
      tersebut untuk mengatakan dia telah melihat Tuhan,
      tapi yang ingin dia ceritakan adalah Tuhan
      selalu hadir di sekelilingnya.

      Ada sajadah panjang terbentang....
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.