Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Buku Telepon

Expand Messages
  • Hendry Jampiter
    ... percakapan ... di ... dengan ... pertanyaannya ... Apa ... ruangan. ... mata ... telah ... setiap ... apapun.
    Message 1 of 1 , Jan 7, 2010
    • 0 Attachment

      > BUKU TELPON

      >
      > Suatu ketika di ruang kelas sekolah menengah, terlihat suatu
      percakapan
      > yang menarik.
      >
      > Seorang guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan
      sesuatu kepada
      > murid-muridnya di depan kelas.
      >
      > Sementara itu, dari mulutnya keluar sebuah pertanyaan :
      >
      > "Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat
      terakhir bersekolah di
      > sini. Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang
      membuatmu bahagia?
      > Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini?"
      >
      > Murid-murid tampak saling pandang. Terdengar suara lagi dari
      guru,
      > "Ya,ceritakanlah satu hal terbesar yang terjadi dalam
      hidupmu...".
      > Lagi-lagi semua murid saling pandang, hingga kemudian tangan
      guru itu
      > menunjuk pada seorang murid.
      >
      > "Nah, kamu yang berkacamata, adakah hal besar yang kamu
      temui?
      > Berbagilah dengan teman-temanmu. ..".
      >
      > Sesaat, terlontar sebuah cerita dari si murid,
      "Seminggu yang lalu,
      > adalah masa yang sangat besar buatku. Orangtuaku, baru saja
      membelikan
      > sebuah
      > motor, persis seperti yang aku impikan selama ini."
      Matanya berbinar,
      > tangannya tampak seperti sedang menunggang sesuatu.
      "Motor sport dengan
      > lampu yang berkilat, pasti tak ada yang bisa mengalahkan
      kebahagiaan
      > itu!"
      >
      > Sang guru tersenyum. Tangannya menunjuk beberapa murid
      lainnya.
      > Maka,terdengarlah beragam cerita dari murid-murid yang
      hadir.
      >
      > Ada
      anak yang baru saja mendapatkan sebuah mobil. Ada pula yang baru
      > dapat melewatkan liburan di luar negeri.
      >
      > Sementara, ada murid yang bercerita tentang keberhasilannya
      mendaki
      > gunung.
      >
      > Semuanya bercerita tentang hal-hal besar yang mereka temui
      dan mereka
      > dapatkan. Hampir semua telah bicara, hingga terdengar suara
      dari arah
      > belakang. "Pak Guru..Pak, aku belum bercerita."
      Rupanya, ada seorang
      > anak di pojok kanan yang luput dipanggil. Matanya berbinar.
      >
      > Mata yang sama seperti saat anak-anak lainnya bercerita
      tentang kisah
      > besar yang mereka punya.
      >
      > "Maaf, silahkan, ayo berbagi dengan kami semua,"
      ujar Pak Guru kepada
      > murid berambut lurus itu.
      >
      > "Apa hal terbesar yang kamu dapatkan?" Pak Guru
      mengulang pertanyaannya
      > kembali.
      >
      > "Keberhasilan terbesar buatku, dan juga buat keluargaku
      adalah..saat
      > nama keluarga kami tercantum dalam buku telpon yang baru
      terbit 3 hari
      > yang
      > lalu."
      >
      > Sesaat senyap. Tak sedetik, terdengar tawa-tawa kecil yang
      memenuhi
      > ruangan kelas itu. Ada
      yang tersenyum simpul, terkikik-kikik, bahkan
      > tertawa terbahak mendengar cerita itu.
      >
      > Dari sudut kelas, ada yang berkomentar, "Ha? aku sudah
      sejak lahir
      > menemukan nama keluargaku di buku telpon. Buku Telpon?
      Betapa
      > menyedihkan. ..hahaha. " Dari sudut lain, ada pula yang
      menimpali, "Apa
      > tak ada hal besar lain Yang kamu dapat selain hal yang
      lumrah semacam
      > itu?"
      >
      > Lagi-lagi terdengar derai-derai tawa kecil yang masih
      memenuhi ruangan.
      > Pak Guru berusaha menengahi situasi ini, sambil mengangkat
      tangan.
      >
      > "Tenang sebentar anak-anak, kita belum mendengar cerita
      selanjutnya.
      > Silahkan teruskan, Nak..."
      >
      > Anak berambut lurus itu pun kembali angkat bicara. "Ya.
      Memang itulah
      > kebahagiaan terbesar yang pernah aku dapatkan. Dulu, Ayahku
      bukanlah
      > orang
      > baik-baik. Karenanya, kami sering berpindah-pindah rumah.
      Kami tak
      > pernah menetap, karena selalu merasa di kejar polisi."
      >
      > Matanya tampak menerawang.
      w:st="on">Ada bias pantulan cermin dari kedua bola mata
      > anak itu, dan ia melanjutkan. "Tapi, kini Ayah telah
      berubah. Dia telah
      > mau menjadi Ayah yang baik buat keluargaku. Sayang, semua
      itu butuh
      > waktu dan usaha. Tak pernah ada Bank dan Yayasan yang mau
      memberikan
      > pinjaman
      > modal buat bekerja."
      >
      > "Hingga setahun lalu, ada seseorang yang rela
      meminjamkan modal buat
      > Ayahku. Dan kini, Ayah berhasil. Bukan hanya itu, Ayah juga
      membeli
      > sebuah
      > rumah kecil buat kami. Dan kami tak perlu berpindah-pindah
      lagi."
      >
      > "Tahukah kalian, apa artinya kalau nama keluargamu ada
      di buku telpon?
      > Itu artinya, aku tak perlu lagi merasa takut setiap malam
      dibangunkan
      > ayah
      > untuk terus berlari. Itu artinya, aku tak perlu lagi
      kehilangan
      > teman-teman yang aku sayangi. Itu juga berarti, aku tak
      harus tidur di
      > dalam mobil setiap malam yang dingin. Dan itu artinya, aku,
      dan juga
      > keluargaku, adalah sama derajatnya dengan keluarga-keluarga
      lainnya."
      >
      > Matanya kembali menerawang.
      w:st="on">Ada bulir bening yang mengalir. "Itu
      > artinya, akan ada harapan-harapan baru yang aku dapatkan
      nanti...
      >
      > " Kelas terdiam. Pak Guru tersenyum haru. Murid-murid
      tertunduk.
      >
      > Mereka baru saja menyaksikan sebuah fragmen tentang kehidupan.
      Mereka
      > juga baru saja mendapatkan hikmah tentang pencapaian besar,
      dan
      > kebahagiaan.
      > Mereka juga belajar satu hal :
      face="Times New Roman">"Bersyukurlah dan berbesar hatilah setiap
      > kali mendengar keberhasilan orang lain. Sekecil apapun. Sebesar apapun."
      >
      >
      >


      ::BCA::


      :BCA:

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.