Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Potret Buruh Anak-Anak di Bangladesh

Expand Messages
  • Hendry Jampiter
    Potret Buruh Anak-Anak di Bangladesh Jainal bekerja di pabrik pembuatan panci. Dia telah bekerja di pabrik selama tiga tahun. Dia bekerja mulai pukul 9 pagi
    Message 1 of 1 , Apr 29, 2009
    • 0 Attachment

       

       

      Potret Buruh Anak-Anak di Bangladesh

      1.jpg

      Jainal bekerja di pabrik pembuatan panci. Dia telah bekerja di pabrik selama tiga tahun. Dia bekerja mulai pukul 9 pagi sampai pukul 6 sore dan mendapatkan gaji sebesar 10 USD per bulan. Dhaka 2008. 

       

      2.jpg

      Bocah ini bekerja membuat komponen logam di sebuah pabrik. Dhaka.Bangladesh

       

      3.jpg

      Ali, 13 tahun. Dia juga bekerja di pabrik pembuatan panci di Dhaka . Dia bekerja 10 jam setiap harinya dengan koondisi kesehatan yang membahayakan dan hanya mendapatkan upah 3 USD per minggu. Dhaka. Bangladesh . Juni 2008

       

      4.jpg

      Di Dhaka Bangladesh juga banyak ditemui anak-anak menjual bunga mawar ke pengendara mobil dan penumpang bus.

       

      5.jpg

      Jasmine 7 tahun. Dia mengumpulkan sampah di pagi hari. Sekitar 5000 ton sampah dan 1000 orang pemulung mencari nafkah di tempat ini setiap harinya.

       

      6.jpg

       

      7.jpg

      Gadis cilik ini bekerja di sebuah pabrik batu bata di Dhaka .

       

      8.jpg

      Anak-anak di pabrik batu bata di Fatullah . Untuk 1000 batu bata yang berhasil mereka bawa itu sama dengan 0,9 USD.

       

      9.jpg

      Tangan mungil dari bocah 8 tahun bernama Munna saat bekerja di pabrik. Dia bekerja 10 jam sehari dan mendapat 8 USD untuk satu bulan. Dhaka 2007.

       

      110.jpg

      Sepuluh tahun Shaifur bekerja di sebuah pabrik kunci pintu di Old Dhaka . Tidak seperti rekan-Nya, Shaifur bekerja tanpa masker.

       

      11.jpg

      Ia mendapatkan sekitar 500 taka (7 USD) per bulan, bekerja 10 jam sehari. Ketika produksi sering berhenti karena kurangnya listrik, saat itulah dia  memiliki waktu untuk bermain. Dhaka 2007

        

      112.jpg

      Anak-anak yang terpaksa untuk bekerja dengan jam kerja panjang dan tidak ada waktu istirahat. Selain itu, mereka dibayar dengan upah minimum. Banyak orang lebih memilih untuk mempekerjakan anak-anak untuk memaksimalkan pelayanan bagi mereka upah minimum. Dhaka 2006.

       

      13.jpg

      Ia telah bekerja di pabrik selama dua tahun terakhir, dalam kondisi berbahaya, dan hanya mendapat makan 2 kali sehari.

       

      14.jpg

      17,5 persen dari anak-anak di usia 5-15 terlibat dalam kegiatan ekonomi. Banyak dari anak-anak yang terlibat dalam berbagai pekerjaan berbahaya di pabrik pabrik. Dhaka 2006.

       

      15.jpg

      Dan akhirnya….sudahkah kita bersyukur atas keadaan kita saat ini?

       

       


      IMPORTANT -
      The contents of this email and its attachments are intended only for the individual or entity addressed above and may contain confidential and/or privileged material.
      Any unauthorized use of the contents is expressly prohibited. If you receive this email in error, please contact us, then delete the email.
      Please note that any views or opinions presented in this email are solely those of the author and do not necessarily represent those of the company and should not be seen as forming a legally binding contract without express written confirmation.
      Finally, the recipient should check this email and any attachments for the presence of viruses. PT Astra Honda Motor accepts no liability for any damage caused by any virus transmitted by this email.


      ::BCA::


      ..::BCA::..

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.