Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

Expand Messages
  • Arif Harsoyo
    ya itulah yang namanya waktu berlalu, ilmu berkembang mungkin organisasi sekarang sudah berkembang sedemikian majunya sampai yang dulu ikutan tidak lagi paham.
    Message 1 of 33 , Nov 1, 2008
    • 0 Attachment
      ya itulah yang namanya waktu berlalu, ilmu berkembang

      mungkin organisasi sekarang sudah berkembang sedemikian majunya sampai yang dulu ikutan tidak lagi paham. wajar kan, seperti halnya teknologi danperadaban manusia, saya yakin organisasi dan mahasiswa sekarang juga berkembang.
      ehm, kalo ndak salah sekarang ruang BIOMA udah jadi  . . . . . . . . .. .  kamar mandi KSH, hehehhe. Kalau ada yang ga trima boleh protes sama yang mau M.Biotech, gwahahhahaha


      703@joegja
      yang pernah tidur di 3 ruang wetan kamar mandi lor dewe


      2008/10/31 Abdul Razaq <archasani@...>

      Tenang wo..tenang...
      Kegiatan mhs sekarang memang sudah agak bergeser orientasinya (ehm menurut saya lho..). Bukan lagi sebagai sarana pengembangan diri tp lebih ke sarana pemenuhan keinginan (cita-cita?) diri ataupun kelompok. Boleh-boleh saja sih cuma waktunya nggak tepat! Setau saya ini lebih ke manajemen peran aja kok.

      Trus cuma meluruskan wo..sekarang ini yg terjadi bukan dekan (ato rektor sekalipun) bukannya tidak mengakui ketua (presiden) mahasiswa ttp memang di AD BEM sendiri mencantumkan keterikatannya dengan universitas (agak lucu jg krn kenyataannya masih minta dana rektorat).


      From: bowo nurcahyo <b2nurcahyo@...>Sent: Thursday, October 30, 2008 14:11:37
      Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

      sebetulnya aku gak mau komentar soalnya dimulai mas rozak yang masuk, bukan lebih kepada personalnya tapi kok kepada kenangan indah (yang memang indah) pada jamannya....ya mas ya......trus saya baca mas mico (sang GMNIers) yang ikut nimbrung......hebat saya bisa 'terlempar' kemasa lalu dimana mas DWINANTO jadi ketua senat dan mas AGUNG jadi ketua BEMF waktu itu......hmmmmmm manis rasanya saat itu untuk tinggalkan bangku kuliah di ruang 4 untuk berpindah di sofa hijau di dalam BEMF.....trus disusul mas SYAMSUL jadi ketua senat dan MBAK HENI jadi ketua BEMF.....trus saya jadi ketua senat dan mas DASA (sang ketua BEMF yang diKUDETA)........hmmmmmmmmm indah sekali walaupun pait rasanya.

      hingga akhirnya lawang biru di kedepankan, walaupun di kota saya tinggal sekarang ada lawang sewu tapi lawang biru ini bener2 mengusik hati saya, terlebih lagi WILLY ikut nimbrung tentang BIOMA yang udah tinggal puing pada masa saya jadi ketua senat (1998-1999)

      saat saya dikeberi kesempatan oleh pimpinan untuk melanjutkan S-2 di Bioteknologi UGM, yang kebetulan di sebelah utaranya selokan (Fak Biologi) saya sempatkan untuk melewati kembali lawang biru yang diomongkan ini......

      hebat, rasanya beda....tapi saya tidak bisa menyetir lagi lembaga ini, lembaga yang tumbuh diantara kaum kapitalis yang sudah menjamur di lingkungan UGM, bahkan saat ini (ma'af) UGM sudah tidak lagi bersih dari partai politik.........

      kalau mengenai BIOMA itu memang terakhir pada jamannya mbak DOTY....kemana ya, jadi kangen mas ANDI....AULADI, eh mbak ADIB ya...........hmmmmmm sensor....

      tapi satu yang saya tanamnkan dalam hati sesuai dengan pesan pak Agus Pudjoarinto (alm) kepada saya, yang namanya kegiatan mahasiswa (include mahasiswa), proses belajar-mengajar dan dosen tidak dapat disalinglepaskan.


      tapi sekarang aneh, ketua BEMF atau apapun istilahnya, tidak lagi mendapatkan pengakuan dari DEKAN, nah ini kan lucu.....sebagai salah satu perwakilan mahasiswa DEKAN harus menetapkan, walaupun hukumnya gak wajib, minimal mengakui kalau dia (siapapun) adalah perwakilan mahasiswa dan diakui pendapatnya adalah suara semua mahasiswa, bukan kolegial seluruh lembaga mahasiswa yang ada......satu suara dari mahasiswa adalah melalui BEMFnya bukan kolegial 9 lembaga yang ada......INTINYA, itu adalah penggembosan mahaiswa.............

      jadi kalau lawang biru itu sebetulnya telah tertutupi oleh lawang coklat dekanat, tidak lagi sebiru hati penghuninya, boong kalau tetep biru tapi tidak punya kemampuan seperti mas MICO, bang CHOLIS, bang ANANTO, bang DWINANTO, bang SYAMSUL, bang PARTONO, atau bang PRABANG....kemana semuanya.....


      bowo nurcahyo, S.Si (meh M.Biotech, hua3x.....)
      AKP 77111013
      Forensic Laboratory Indonesian National Police
      --- On Thu, 10/30/08, Wily Satria <wilysatria@...> wrote:
      From: Wily Satria <wilysatria@...>
      Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)
      Date: Thursday, October 30, 2008, 8:44 AM

      Setau saya yo mas, Bioma sejak 1998 tinggal serpihan terakhir. Kalo Buletin Al-Hayat masih hidup sampai saya lulus (2003). Sempet sich Al-Hayat vacuum gak terbit, thanks to Mashudi, Jaya and Al-Hayat 'ers yang terseok-seok untuk menghidupkan kembali. Kalo masih ada yang inget malah kuliah beliau ngalah2in dosen ngedarin tuch buletin Al-Hayat. (saluut)

       

       

      -----Original Message-----
      From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of Nurcholis, Akhmad
      Sent: Thursday, October 30, 2008 7:24 AM
      To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
      Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

       

      Hmmm....

      Bioma Masih hidup nggak?

      Buletin Al Hayyat masih bernafas nggak?

      kok ndak ada lagi ya penggiat jurnalis di Fakultas?

      Sedih juga...

      padahal perasaan dulu lebih kere dari generasi sekarang dech

       


      From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of hari.jatmiko
      Sent: Wednesday, October 29, 2008 5:38 PM


      To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
      Subject: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

      Lawang Biru bukan sekedar warna....tapi penuh arti perjuangan lho...
      Lha wong beli catnya aja gak minta dana Fakultas tapi pakai dana
      pribadi (Tulkan Coy??)... Selain itu "Lawang Biru" pernah menjadi
      Bulletin Independent yang menyoroti kebijakan kampus waktu itu. Yang
      jadi issue waktu itu Kami dapat info adanya "rencana pendirian warung
      nempel mushola". Itu Yang bikin "Lawang Biru" dibredel.... ---
      Memori "Lawang Biru",
      Mico

      In kabiogama_pusat@ yahoogroups. com, Cheko ws <chekows@... > wrote:
      >
      > Tenang aja mas, anak-anak BEM isih kenthel Idealisme ne. Waktu di
      BEM kemaren (2005-2006) Aku sempet merasakan diskusi sampe larut
      malem (walau gak nyampe pagi). Pintu BEM masih dipertahankan Biru,
      walau waktu itu tekadku pengen dirubah jadi hijau (malah ada yang
      pingin warna pink). Berhubung biaya pendidikan semakin mahal, UGM
      bukan Universitas Negeri lagi dan masa perkuliahan dibatasi 4 tahun
      jadi ya anak-anaknya sesuai dengan keadaan deh. Mudah-mudahan masih
      tetep bisa seimbang (aku setuju kuliah-kuliah tapi jangan lupakan
      kegiatan. kegiatan-kegiatan tapi jangan lupain kuliah)
      >
      > --- On Mon, 10/27/08, Nurcholis, Akhmad <anurcholis@ ...> wrote:
      > From: Nurcholis, Akhmad <anurcholis@ ...>
      > Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist
      > To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
      > Date: Monday, October 27, 2008, 8:58 AM
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      > Mugo-mugo iseh podo eling pitutur "kuliah ya kuliah tapi
      > jangan lupa kegiatan, kegiatan ya kegiatan tapi ojo lali
      > kuliah"
      >
      >
      >
      > From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
      > [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of Arif
      > Harsoyo
      > Sent: Monday, October 27, 2008 8:38 AM
      > To:
      > kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
      > Subject: Re: [kabiogama_pusat] Re:
      > Nyuwun palilah nderek milist
      >
      >
      >
      >
      > lawang BEM masih biru, hanya perabotan yang baru .  . .
      > mung tak
      > adalagi cekakaan tengah ndalu
      > ato debat sampai matahari baru
      >
      > semoga
      > dengan begitu adik2 cepet lulus dengan nilai baik n dapet kerja
      yang
      > baik
      >
      > 703@joegja
      > (sing sok diarani adine mas miko, hehehhe)
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      > ---
      > Sugeng rawuh dik Jlitheng (Iki panggilan sayangku kagem panjenengan
      >
      > yo, ojo dadi penggalih... ..he..he. .he..). Kalo dari Dik Aisyah
      > 2,
      > yang dari Maria dapet berapa....wekekek. ...kek... (Critane
      > ngguyu).
      > Si "Penembak cinta" (choy panggilan mesra untuk Kang Cholis)
      > mudeng
      > ra? Ngemeng2 sampean isih kelingan tho gelare Kang Cholis itu, Zaq.
      >
      > Gelar yang dikumandangkan malam2 di Kantor SM/BEM tahun 96 apa 97
      > gitu
      > dibulan Agustus, setelah nembak.....( kancane kuliah dewe kae).
      >
      > Akhirnya setelah kehabisan peluru, tinggal bayonet doang malah
      dapet
      >
      > cewek cakep, sekretaris BEM UGM kuliah di Sospol...yang sekarang
      >
      > menjadi Bu Achmad Nur Cholis.....
      > Wis ah salam aja buat brayatmu Zaq,
      > Buat Coy ojo ngamuk yo...cerito
      > iki bisa jadi motivasi terutama buat yang
      > muda2, bahwa "jangan
      > pernah mudah berputus asa, hidup ini harus dijalani
      > dengan penuh
      > optimisme... berjuang dan berjuang."
      > Salam Lawang Biru
      > (Ngomong2 ruang BEM pintunya masih cat biru gak
      > ya?),
      > Mico
      >
      >
      >
      >
      >
      > --
      > "Tuk semua sahabat kala senang, susah dan semplah . .
      > .
      > U'll never be alone dab!!"
      >
      > "Our sorrows will never be sad enough.
      > Our joys never happy enough. Our dreams never big enough. Our lives
      never
      > important enough. To matter." (Chacko)
      >




      Get your new Email address!
      Grab the Email name you've always wanted before someone else does!



      --
      "Tuk semua sahabat kala senang, susah dan semplah . . .
      U'll never be alone dab!!"

      "Our sorrows will never be sad enough. Our joys never happy enough. Our dreams never big enough. Our lives never important enough. To matter." (Chacko)
    • Arif Harsoyo
      ya itulah yang namanya waktu berlalu, ilmu berkembang mungkin organisasi sekarang sudah berkembang sedemikian majunya sampai yang dulu ikutan tidak lagi paham.
      Message 33 of 33 , Nov 1, 2008
      • 0 Attachment
        ya itulah yang namanya waktu berlalu, ilmu berkembang

        mungkin organisasi sekarang sudah berkembang sedemikian majunya sampai yang dulu ikutan tidak lagi paham. wajar kan, seperti halnya teknologi danperadaban manusia, saya yakin organisasi dan mahasiswa sekarang juga berkembang.
        ehm, kalo ndak salah sekarang ruang BIOMA udah jadi  . . . . . . . . .. .  kamar mandi KSH, hehehhe. Kalau ada yang ga trima boleh protes sama yang mau M.Biotech, gwahahhahaha


        703@joegja
        yang pernah tidur di 3 ruang wetan kamar mandi lor dewe


        2008/10/31 Abdul Razaq <archasani@...>

        Tenang wo..tenang...
        Kegiatan mhs sekarang memang sudah agak bergeser orientasinya (ehm menurut saya lho..). Bukan lagi sebagai sarana pengembangan diri tp lebih ke sarana pemenuhan keinginan (cita-cita?) diri ataupun kelompok. Boleh-boleh saja sih cuma waktunya nggak tepat! Setau saya ini lebih ke manajemen peran aja kok.

        Trus cuma meluruskan wo..sekarang ini yg terjadi bukan dekan (ato rektor sekalipun) bukannya tidak mengakui ketua (presiden) mahasiswa ttp memang di AD BEM sendiri mencantumkan keterikatannya dengan universitas (agak lucu jg krn kenyataannya masih minta dana rektorat).


        From: bowo nurcahyo <b2nurcahyo@...>Sent: Thursday, October 30, 2008 14:11:37
        Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

        sebetulnya aku gak mau komentar soalnya dimulai mas rozak yang masuk, bukan lebih kepada personalnya tapi kok kepada kenangan indah (yang memang indah) pada jamannya....ya mas ya......trus saya baca mas mico (sang GMNIers) yang ikut nimbrung......hebat saya bisa 'terlempar' kemasa lalu dimana mas DWINANTO jadi ketua senat dan mas AGUNG jadi ketua BEMF waktu itu......hmmmmmm manis rasanya saat itu untuk tinggalkan bangku kuliah di ruang 4 untuk berpindah di sofa hijau di dalam BEMF.....trus disusul mas SYAMSUL jadi ketua senat dan MBAK HENI jadi ketua BEMF.....trus saya jadi ketua senat dan mas DASA (sang ketua BEMF yang diKUDETA)........hmmmmmmmmm indah sekali walaupun pait rasanya.

        hingga akhirnya lawang biru di kedepankan, walaupun di kota saya tinggal sekarang ada lawang sewu tapi lawang biru ini bener2 mengusik hati saya, terlebih lagi WILLY ikut nimbrung tentang BIOMA yang udah tinggal puing pada masa saya jadi ketua senat (1998-1999)

        saat saya dikeberi kesempatan oleh pimpinan untuk melanjutkan S-2 di Bioteknologi UGM, yang kebetulan di sebelah utaranya selokan (Fak Biologi) saya sempatkan untuk melewati kembali lawang biru yang diomongkan ini......

        hebat, rasanya beda....tapi saya tidak bisa menyetir lagi lembaga ini, lembaga yang tumbuh diantara kaum kapitalis yang sudah menjamur di lingkungan UGM, bahkan saat ini (ma'af) UGM sudah tidak lagi bersih dari partai politik.........

        kalau mengenai BIOMA itu memang terakhir pada jamannya mbak DOTY....kemana ya, jadi kangen mas ANDI....AULADI, eh mbak ADIB ya...........hmmmmmm sensor....

        tapi satu yang saya tanamnkan dalam hati sesuai dengan pesan pak Agus Pudjoarinto (alm) kepada saya, yang namanya kegiatan mahasiswa (include mahasiswa), proses belajar-mengajar dan dosen tidak dapat disalinglepaskan.


        tapi sekarang aneh, ketua BEMF atau apapun istilahnya, tidak lagi mendapatkan pengakuan dari DEKAN, nah ini kan lucu.....sebagai salah satu perwakilan mahasiswa DEKAN harus menetapkan, walaupun hukumnya gak wajib, minimal mengakui kalau dia (siapapun) adalah perwakilan mahasiswa dan diakui pendapatnya adalah suara semua mahasiswa, bukan kolegial seluruh lembaga mahasiswa yang ada......satu suara dari mahasiswa adalah melalui BEMFnya bukan kolegial 9 lembaga yang ada......INTINYA, itu adalah penggembosan mahaiswa.............

        jadi kalau lawang biru itu sebetulnya telah tertutupi oleh lawang coklat dekanat, tidak lagi sebiru hati penghuninya, boong kalau tetep biru tapi tidak punya kemampuan seperti mas MICO, bang CHOLIS, bang ANANTO, bang DWINANTO, bang SYAMSUL, bang PARTONO, atau bang PRABANG....kemana semuanya.....


        bowo nurcahyo, S.Si (meh M.Biotech, hua3x.....)
        AKP 77111013
        Forensic Laboratory Indonesian National Police
        --- On Thu, 10/30/08, Wily Satria <wilysatria@...> wrote:
        From: Wily Satria <wilysatria@...>
        Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)
        Date: Thursday, October 30, 2008, 8:44 AM

        Setau saya yo mas, Bioma sejak 1998 tinggal serpihan terakhir. Kalo Buletin Al-Hayat masih hidup sampai saya lulus (2003). Sempet sich Al-Hayat vacuum gak terbit, thanks to Mashudi, Jaya and Al-Hayat 'ers yang terseok-seok untuk menghidupkan kembali. Kalo masih ada yang inget malah kuliah beliau ngalah2in dosen ngedarin tuch buletin Al-Hayat. (saluut)

         

         

        -----Original Message-----
        From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of Nurcholis, Akhmad
        Sent: Thursday, October 30, 2008 7:24 AM
        To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
        Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

         

        Hmmm....

        Bioma Masih hidup nggak?

        Buletin Al Hayyat masih bernafas nggak?

        kok ndak ada lagi ya penggiat jurnalis di Fakultas?

        Sedih juga...

        padahal perasaan dulu lebih kere dari generasi sekarang dech

         


        From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of hari.jatmiko
        Sent: Wednesday, October 29, 2008 5:38 PM


        To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
        Subject: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist (Sejarah Lawang Biru)

        Lawang Biru bukan sekedar warna....tapi penuh arti perjuangan lho...
        Lha wong beli catnya aja gak minta dana Fakultas tapi pakai dana
        pribadi (Tulkan Coy??)... Selain itu "Lawang Biru" pernah menjadi
        Bulletin Independent yang menyoroti kebijakan kampus waktu itu. Yang
        jadi issue waktu itu Kami dapat info adanya "rencana pendirian warung
        nempel mushola". Itu Yang bikin "Lawang Biru" dibredel.... ---
        Memori "Lawang Biru",
        Mico

        In kabiogama_pusat@ yahoogroups. com, Cheko ws <chekows@... > wrote:
        >
        > Tenang aja mas, anak-anak BEM isih kenthel Idealisme ne. Waktu di
        BEM kemaren (2005-2006) Aku sempet merasakan diskusi sampe larut
        malem (walau gak nyampe pagi). Pintu BEM masih dipertahankan Biru,
        walau waktu itu tekadku pengen dirubah jadi hijau (malah ada yang
        pingin warna pink). Berhubung biaya pendidikan semakin mahal, UGM
        bukan Universitas Negeri lagi dan masa perkuliahan dibatasi 4 tahun
        jadi ya anak-anaknya sesuai dengan keadaan deh. Mudah-mudahan masih
        tetep bisa seimbang (aku setuju kuliah-kuliah tapi jangan lupakan
        kegiatan. kegiatan-kegiatan tapi jangan lupain kuliah)
        >
        > --- On Mon, 10/27/08, Nurcholis, Akhmad <anurcholis@ ...> wrote:
        > From: Nurcholis, Akhmad <anurcholis@ ...>
        > Subject: RE: [kabiogama_pusat] Re: Nyuwun palilah nderek milist
        > To: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
        > Date: Monday, October 27, 2008, 8:58 AM
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        > Mugo-mugo iseh podo eling pitutur "kuliah ya kuliah tapi
        > jangan lupa kegiatan, kegiatan ya kegiatan tapi ojo lali
        > kuliah"
        >
        >
        >
        > From: kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
        > [mailto:kabiogama_ pusat@yahoogroup s.com] On Behalf Of Arif
        > Harsoyo
        > Sent: Monday, October 27, 2008 8:38 AM
        > To:
        > kabiogama_pusat@ yahoogroups. com
        > Subject: Re: [kabiogama_pusat] Re:
        > Nyuwun palilah nderek milist
        >
        >
        >
        >
        > lawang BEM masih biru, hanya perabotan yang baru .  . .
        > mung tak
        > adalagi cekakaan tengah ndalu
        > ato debat sampai matahari baru
        >
        > semoga
        > dengan begitu adik2 cepet lulus dengan nilai baik n dapet kerja
        yang
        > baik
        >
        > 703@joegja
        > (sing sok diarani adine mas miko, hehehhe)
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        > ---
        > Sugeng rawuh dik Jlitheng (Iki panggilan sayangku kagem panjenengan
        >
        > yo, ojo dadi penggalih... ..he..he. .he..). Kalo dari Dik Aisyah
        > 2,
        > yang dari Maria dapet berapa....wekekek. ...kek... (Critane
        > ngguyu).
        > Si "Penembak cinta" (choy panggilan mesra untuk Kang Cholis)
        > mudeng
        > ra? Ngemeng2 sampean isih kelingan tho gelare Kang Cholis itu, Zaq.
        >
        > Gelar yang dikumandangkan malam2 di Kantor SM/BEM tahun 96 apa 97
        > gitu
        > dibulan Agustus, setelah nembak.....( kancane kuliah dewe kae).
        >
        > Akhirnya setelah kehabisan peluru, tinggal bayonet doang malah
        dapet
        >
        > cewek cakep, sekretaris BEM UGM kuliah di Sospol...yang sekarang
        >
        > menjadi Bu Achmad Nur Cholis.....
        > Wis ah salam aja buat brayatmu Zaq,
        > Buat Coy ojo ngamuk yo...cerito
        > iki bisa jadi motivasi terutama buat yang
        > muda2, bahwa "jangan
        > pernah mudah berputus asa, hidup ini harus dijalani
        > dengan penuh
        > optimisme... berjuang dan berjuang."
        > Salam Lawang Biru
        > (Ngomong2 ruang BEM pintunya masih cat biru gak
        > ya?),
        > Mico
        >
        >
        >
        >
        >
        > --
        > "Tuk semua sahabat kala senang, susah dan semplah . .
        > .
        > U'll never be alone dab!!"
        >
        > "Our sorrows will never be sad enough.
        > Our joys never happy enough. Our dreams never big enough. Our lives
        never
        > important enough. To matter." (Chacko)
        >




        Get your new Email address!
        Grab the Email name you've always wanted before someone else does!



        --
        "Tuk semua sahabat kala senang, susah dan semplah . . .
        U'll never be alone dab!!"

        "Our sorrows will never be sad enough. Our joys never happy enough. Our dreams never big enough. Our lives never important enough. To matter." (Chacko)
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.