Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: (share) Tas saya di curi di Coffee Bean Plaza Senayan, tempat nyaman belum tentu aman !! Berhati-hatilah..

Expand Messages
  • Devi R. Ayu
    Hai Dear, Sorry to hear that. Terimakasih untuk sharingnya. Dimanapun tempat nongkrongnya kita memang kudu waspada. Jadi BB-mu satu lagi udah bukan milikmu
    Message 1 of 8 , Nov 24, 2012
      Hai Dear,

      Sorry to hear that. Terimakasih untuk sharingnya.
      Dimanapun tempat nongkrongnya kita memang kudu waspada.
      Jadi BB-mu satu lagi udah bukan milikmu lagi ya.
      *iseng kepikiran mo neror yg ngambil* :D
      Moga diganti rejeki yang lebih baik.


      Cheers,

      Devi

      --- In jejakpetualang@yahoogroups.com, Ingrid Diana S <imdetruth@...> wrote:
      >
      > Dear all,
      >
      >
      > Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap nyaman dan aman.
      >
      > Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).
      >
      > Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki. Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah sebelah kursi menjorok ke kolong meja.  
      >
      > Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian, teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang saya letakkan di samping kursi.
      >
      > Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba menghilang bersama hilangnya tas saya. 
      >
      > Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui dan tidak memperhatikan setiap pengunjung. 
      >
      > Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas. Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi, USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya butuhkan.
      >
      > Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam kurun waktu 19.00-19.10. 
      >
      > Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB, supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari Kepolisian. 
      >
      > Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani. 
      >
      > Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun Keamanan Plaza Senayan.
      >
      > Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB,  kami pun menanyakan hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang pengunjung.
      > Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi pengunjung?! 
      >
      > Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari tindak kejahatan.
      >  
      > Seperti Bang Napi bilang:
      > Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga adanya kesempatan..
      > Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
      >  
      >
      > Wassalam,
      >
      > Ingrid Diana
      > Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..
      >
    • Neng Asgar
      Kejahatan sekarang macem2 ya modusnya. Trik kaya gini pernah di ulas disalah satu acara TV Swasta. Biasanya ditempat nongkrong2 kaya gini. Dimana setiap orang
      Message 2 of 8 , Nov 27, 2012
        Kejahatan sekarang macem2 ya modusnya.
        Trik kaya gini pernah di ulas disalah satu acara TV Swasta.
        Biasanya ditempat nongkrong2 kaya gini. Dimana setiap orang asik
        bercengkrama dengan lawan bicaranya tanpa sadar entah itu disamping,
        belakang, kanan, kiriinya ada oknum pencuri yang sedang mengincar tas
        kita.

        Dengan santainya dia memainkan kakinya ke kolong kursi, hingga
        menggeser tas yang dimaksud. Setelah selesai melancarkan aksinya,
        pencuri pergi melenggang dengan santainya.

        Sorry to hear that ya bu, semoga bisa kembali lagi barang2nya. Aminnn.
        Yang terbaik untukmu ...

        Thanks for sharing, jadi kita semua lebih bisa waspada lagi. Terus
        berhati2 dimana saja..

        Salam,
        Neng Asgar

        --
        Because adventure is about togetherness

        YM : epik_w
        MP : http://nengasgar.multiply.com




        On 11/22/12, Ingrid Diana S <imdetruth@...> wrote:
        > Dear all,
        >
        >
        > Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi
        > kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap
        > nyaman dan aman.
        >
        > Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza
        > Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The
        > Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).
        >
        > Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean
        > (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh
        > dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki.
        > Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung
        > melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian
        > saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang
        > teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di
        > atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah
        > sebelah kursi menjorok ke kolong meja.
        >
        > Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian,
        > teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata
        > tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan
        > ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang
        > saya letakkan di samping kursi.
        >
        > Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya
        > mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di
        > samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba
        > menghilang bersama hilangnya tas saya.
        >
        > Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya
        > ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui
        > dan tidak memperhatikan setiap pengunjung.
        >
        > Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas.
        > Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet
        > (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi,
        > USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya
        > butuhkan.
        >
        > Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan
        > hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor
        > security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza
        > Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam
        > kurun waktu 19.00-19.10.
        >
        > Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB,
        > supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong
        > tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak
        > memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana
        > rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari
        > Kepolisian.
        >
        > Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di
        > lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan
        > prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi
        > ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani.
        >
        > Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa
        > dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok
        > hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga
        > 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun
        > Keamanan Plaza Senayan.
        >
        > Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat
        > itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB, kami pun menanyakan
        > hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa
        > kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang
        > pengunjung.
        > Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza
        > Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang
        > kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop
        > lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana
        > nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi
        > pengunjung?!
        >
        > Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih
        > berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza
        > Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari
        > tindak kejahatan.
        >
        > Seperti Bang Napi bilang:
        > Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga
        > adanya kesempatan..
        > Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
        >
        >
        > Wassalam,
        >
        > Ingrid Diana
        > Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..
      • ambon ari
        emang ga ad camera CCTV bu..!
        Message 3 of 8 , Nov 27, 2012
          emang ga ad camera CCTV bu..!

          Pada tanggal 23/11/12, Ingrid Diana S <imdetruth@...> menulis:
          > Dear all,
          >
          >
          > Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi
          > kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap
          > nyaman dan aman.
          >
          > Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza
          > Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The
          > Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).
          >
          > Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean
          > (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh
          > dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki.
          > Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung
          > melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian
          > saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang
          > teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di
          > atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah
          > sebelah kursi menjorok ke kolong meja.
          >
          > Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian,
          > teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata
          > tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan
          > ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang
          > saya letakkan di samping kursi.
          >
          > Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya
          > mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di
          > samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba
          > menghilang bersama hilangnya tas saya.
          >
          > Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya
          > ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui
          > dan tidak memperhatikan setiap pengunjung.
          >
          > Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas.
          > Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet
          > (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi,
          > USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya
          > butuhkan.
          >
          > Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan
          > hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor
          > security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza
          > Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam
          > kurun waktu 19.00-19.10.
          >
          > Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB,
          > supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong
          > tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak
          > memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana
          > rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari
          > Kepolisian.
          >
          > Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di
          > lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan
          > prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi
          > ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani.
          >
          > Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa
          > dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok
          > hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga
          > 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun
          > Keamanan Plaza Senayan.
          >
          > Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat
          > itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB,  kami pun menanyakan
          > hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa
          > kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang
          > pengunjung.
          > Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza
          > Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang
          > kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop
          > lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana
          > nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi
          > pengunjung?!
          >
          > Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih
          > berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza
          > Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari
          > tindak kejahatan.
          >
          > Seperti Bang Napi bilang:
          > Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga
          > adanya kesempatan..
          > Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
          >
          >
          > Wassalam,
          >
          > Ingrid Diana
          > Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..
        • Om Boim
          Baru Baca gw, waalah Non... ada aja tuh maling ye, akalnya.... secara 180 derajat beda ama jeng yeyen yang anak rumahan, saya mah anak emolan.. kudu ati2
          Message 4 of 8 , Nov 27, 2012
            Baru Baca gw,
            waalah Non... ada aja tuh maling ye, akalnya.... secara 180 derajat beda ama jeng yeyen yang anak rumahan,
            saya mah anak emolan.. kudu ati2 yee...
            sabar ya Non... nonton Breaking Dawn lagi apa kita, nih?

            boim


            2012/11/28 ambon ari <ketebon@...>
             

            emang ga ad camera CCTV bu..!

            Pada tanggal 23/11/12, Ingrid Diana S <imdetruth@...> menulis:


            > Dear all,
            >
            >
            > Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi
            > kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap
            > nyaman dan aman.
            >
            > Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza
            > Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The
            > Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).
            >
            > Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean
            > (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh
            > dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki.
            > Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung
            > melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian
            > saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang
            > teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di
            > atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah
            > sebelah kursi menjorok ke kolong meja.
            >
            > Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian,
            > teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata
            > tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan
            > ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang
            > saya letakkan di samping kursi.
            >
            > Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya
            > mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di
            > samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba
            > menghilang bersama hilangnya tas saya.
            >
            > Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya
            > ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui
            > dan tidak memperhatikan setiap pengunjung.
            >
            > Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas.
            > Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet
            > (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi,
            > USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya
            > butuhkan.
            >
            > Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan
            > hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor
            > security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza
            > Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam
            > kurun waktu 19.00-19.10.
            >
            > Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB,
            > supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong
            > tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak
            > memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana
            > rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari
            > Kepolisian.
            >
            > Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di
            > lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan
            > prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi
            > ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani.
            >
            > Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa
            > dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok
            > hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga
            > 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun
            > Keamanan Plaza Senayan.
            >
            > Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat
            > itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB,  kami pun menanyakan
            > hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa
            > kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang
            > pengunjung.
            > Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza
            > Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang
            > kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop
            > lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana
            > nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi
            > pengunjung?!
            >
            > Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih
            > berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza
            > Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari
            > tindak kejahatan.
            >
            > Seperti Bang Napi bilang:
            > Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga
            > adanya kesempatan..
            > Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
            >
            >
            > Wassalam,
            >
            > Ingrid Diana
            > Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..




            --
            www.anakabah.blogspot.com http://boimakar91.multiply.com/
            :: sekali berarti sudah itu mati : ch.a ::
          • Hanafi
            waduh, turut berduka cita nggried.. semoga segera ketemu.. tapi kenapa itu nama saya di sebut2 ya..yg paling bawah..waspadalah..waspadalah..wkwkwk.. 2012/11/23
            Message 5 of 8 , Dec 5, 2012
              waduh, turut berduka cita nggried..
              semoga segera ketemu..

              tapi kenapa itu nama saya di sebut2 ya..yg paling bawah..waspadalah..waspadalah..wkwkwk..

              2012/11/23 ria zafriani <ria2601@...>
               

              Memang di plaza senayan harus lebih hati2 belum lama temenku juga baru kehilangan tas di foodcourt padahal di taro dibangku sampingnya yg jelas terlihat tetep aja kalo kita lagi ngobrol suka gak aware

              Hidup sudah sangat sulit kejqhatan qda dimana-mana berhati2 ya teman2

              Cheers
              Ria


              Sent from Yahoo! Mail on Android



              From: Ingrid Diana S <imdetruth@...>;
              To: Nature Trekker <nature_trekker@yahoogroups.com>; Jejak Petualang <jejakpetualang@yahoogroups.com>; Pariwisata <pariwisata-indonesia@yahoogroups.com>; ibackpackerclub@yahoogroups.com <ibackpackerclub@yahoogroups.com>; Tamasya <tamasyaclub@yahoogroups.com>; Indonesia-Geographic@yahoogroups.com <Indonesia-Geographic@yahoogroups.com>;
              Subject: [Natrekk.Com] (share) Tas saya di curi di Coffee Bean Plaza Senayan, tempat nyaman belum tentu aman !! Berhati-hatilah..
              Sent: Fri, Nov 23, 2012 7:46:07 AM

               

              Dear all,

              Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap nyaman dan aman.

              Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).

              Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki. Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah sebelah kursi menjorok ke kolong meja.  

              Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian, teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang saya letakkan di samping kursi.

              Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba menghilang bersama hilangnya tas saya. 

              Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui dan tidak memperhatikan setiap pengunjung. 

              Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas. Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi, USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya butuhkan.

              Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam kurun waktu 19.00-19.10. 

              Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB, supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari Kepolisian. 

              Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani. 

              Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun Keamanan Plaza Senayan.

              Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB,  k
              ami pun menanyakan hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang pengunjung.

              Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi pengunjung?! 

              Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari tindak kejahatan.
               
              Seperti Bang Napi bilang:
              Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga adanya kesempatan..
              Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
               

              Wassalam,
              Ingrid Diana
              Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..




              --
              ======================
              http://www.hanafi.web.id
              http://tartarmok.multiply.com
              ===============================
              bagi dunia, kau hanya seseorang,
              tapi bagi seseorang, kau adalah dunianya...
              ===============================


            • Ingrid Diana S
              Holaaaa... Maaaff, Gw baru baca reply thread ini dari temen2 smua.. Anyway thanks atas atensi & comment2nya yaa.. Insya Allah dah ikhlas kok..   But anyway,
              Message 6 of 8 , Feb 8, 2013
                Holaaaa...
                Maaaff, Gw baru baca reply thread ini dari temen2 smua..
                Anyway thanks atas atensi & comment2nya yaa.. Insya Allah dah ikhlas kok..
                 
                But anyway,
                Ada cerita lucu lagi after kejadian ini..
                Sekitar November akhir gw sharing tweets & mention ke @CoffeeBeanIndo ttg kejadian yang gw alami, namanya juga tweets pasti ada yg retweet dll.
                 
                Gw baru tersadar beberapa hari yang lalu kalo account twitter gw di blocked ama @CoffeeBeanIndo !! hahhaa..
                 
                Emang siii, setiap account mempunyai HAK untuk BLOCKED siapapun yang tidak disukainya. But, for me it's so funny & ridiculous karena response mereka yang terkesan "sensi" or "ngambek" karena mgkn di mention berulang kali. Sementara gw pun pernah punya problem dengan @IndonesiaGaruda @XL123 @HaloBCA@mandalaair @Telkomsel dan perusahaan lainnya tapi response mereka sangat baik menanggapi keluh kesah pelanggannya.
                 
                Mungkin si pemegang password account @CoffeeBeanIndo itu males kalii yaa after kejadian dpt mention berpuluh2 kali... ato mgkn dia cewek yang pas lagi PMS...jd sensi.. ..hihiii..
                Hmmm.. sebagai brand internasional tapi response-nya menurut gw yaa "ajaib" bangeeett... :p
                 
                But IMHO, company yg punya Twitter, FB dll yang berhubungan dengan Social Media seharusnya sudah SIAP dengan pujian & complain dari customer, kalo gitu aja ngambek berarti gak SIAP doong yaa masuk SocMed. Secara kita pun disini aja biasa aja cela2an di twitter...hihihiiii....
                 
                Well, gw siii fine2 aja... ga penting jg bt gw, tapi ya lucuu ajaa..ajaiibb..aneehh...!
                Cuma pengen sharing cerita lucu aja menjelang week end...
                 
                Naah...yang penting yang suka trekking, shopping & ngupi2 di MALL lebih ati2 yaa.. karena gw jg br dpt cerita ada yg pernah kehilangan tas laptop + isinya di Coffee Bean PS juga & pernah ilang hand phone pas lg bayar di kasir. Pencuri emang lbh canggih & dah naik level males panas2an di terminal.. :D Mending kita ngupi2 depan tenda sambil gonjreng2 gitaran & nyanyi... amaann! :))
                Yuuukkss... aahh kita kempiiing!!
                 
                Have a nice week end Temans...!
                Happy travelling...!
                Xong Gi Fa Cai.....!

                Cheers,
                Ingrid
                 

                From: Hanafi <hanzwy@...>
                To: nature_trekker@yahoogroups.com
                Cc: "jejakpetualang@yahoogroups.com" <jejakpetualang@yahoogroups.com>; "pariwisata-indonesia@yahoogroups.com" <pariwisata-indonesia@yahoogroups.com>; "ibackpackerclub@yahoogroups.com" <ibackpackerclub@yahoogroups.com>; "tamasyaclub@yahoogroups.com" <tamasyaclub@yahoogroups.com>; "Indonesia-Geographic@yahoogroups.com" <Indonesia-Geographic@yahoogroups.com>; Ingrid Diana <imdetruth@...>
                Sent: Wednesday, December 5, 2012 6:12 PM
                Subject: [JPers] Re: [Natrekk.Com] (share) Tas saya di curi di Coffee Bean Plaza Senayan, tempat nyaman belum tentu aman !! Berhati-hatilah..
                 
                waduh, turut berduka cita nggried..
                semoga segera ketemu..

                tapi kenapa itu nama saya di sebut2 ya..yg paling bawah..waspadalah..waspadalah..wkwkwk..
                2012/11/23 ria zafriani <ria2601@...>
                 
                Memang di plaza senayan harus lebih hati2 belum lama temenku juga baru kehilangan tas di foodcourt padahal di taro dibangku sampingnya yg jelas terlihat tetep aja kalo kita lagi ngobrol suka gak aware
                Hidup sudah sangat sulit kejqhatan qda dimana-mana berhati2 ya teman2
                Cheers
                Ria


                Sent from Yahoo! Mail on Android
                From: Ingrid Diana S <imdetruth@...>;
                To: Nature Trekker <nature_trekker@yahoogroups.com>; Jejak Petualang <jejakpetualang@yahoogroups.com>; Pariwisata <pariwisata-indonesia@yahoogroups.com>; ibackpackerclub@yahoogroups.com <ibackpackerclub@yahoogroups.com>; Tamasya <tamasyaclub@yahoogroups.com>; Indonesia-Geographic@yahoogroups.com <Indonesia-Geographic@yahoogroups.com>;
                Subject: [Natrekk.Com] (share) Tas saya di curi di Coffee Bean Plaza Senayan, tempat nyaman belum tentu aman !! Berhati-hatilah..
                Sent: Fri, Nov 23, 2012 7:46:07 AM
                 
                Dear all,

                Saya ingin berbagi cerita ini, agar kita semua lebih berhati-hati bahwa aksi kejahatan bisa terjadi dimanapun, meski di tempat yang sekiranya kita anggap nyaman dan aman.

                Rabu sore, 20 November 2012, Jakarta diguyur hujan lebat. Saya menuju Plaza Senayan untuk bertemu dengan teman-teman saya yang sedang ngopi2 di The Coffee Bean & Tea Leaf Plaza Senayan (Ground Floor).

                Pukul 18.55, saya yang membawa tas ransel warna hitam tiba di Coffee Bean (CB), dan menghampiri 2 teman saya yang duduk di non smoking area (tak jauh dari kasir). Saya letakkan tas di lantai sebelah kursi yang saya duduki. Saya tidak memesan minum, karena kami memang berencana akan langsung melanjutkan perjalanan ke Pondok Indah. Kami ngobrol sebentar, dan kemudian saya ingin pergi ke toilet. Sebelum ke toilet, saya berpesan kepada 2 orang teman saya untuk menjaga handphone BlackBerry yang saat itu saya letakan di atas meja sambil di charge dengan power bank. Sementara, tas tetap di bawah sebelah kursi menjorok ke kolong meja.  

                Setelah dari toilet, saya kembali duduk di kursi semula. Tak lama kemudian, teman saya mengajak pergi. Saat akan pergi dan mengambil tas saya, ternyata tas saya sudah tidak ada di kolong meja. Sontak saya kaget, dan menanyakan ke dua teman saya. Tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tas ransel yang saya letakkan di samping kursi.

                Saya langsung melihat sekeliling, dan menyadari bahwa tas saya dicuri! Saya mencurigai 4 orang pengunjung CB, yang sebelumnya duduk di belakang dan di samping kami, sebagai pelaku pencurian tas saya. Karna mereka pun tiba-tiba menghilang bersama hilangnya tas saya. 

                Kami pun kemudian menanyakan ke pelayan CB, tentang keberadaan dan perginya ke empat orang tersebut. Namun sayang, para pelayan CB pun tidak mengetahui dan tidak memperhatikan setiap pengunjung. 

                Saya lalu berusaha menghubungi handphone saya lainnya yang ada di dalam tas. Namun sudah tidak aktif. Selain HP, di dalam tas saya berisi pula dompet (KTP, uang cash, ATM, credit card), 1 buah blackberry onyx 2, modem wifi, USB flash disc, buku-buku, beauty case & beberapa barang lain yang saya butuhkan.

                Setelah itu, saya langsung menemui satpam Plaza Senayan untuk melaporkan hilangnya tas saya di CB. Satpam kemudian mengantarkan kami ke kantor security gedung, di lantai bawah dan diterima oleh Kepala Security Plaza Senayan (PS). Disini saya meceritakan kronologis kejadian pencurian dalam kurun waktu 19.00-19.10. 

                Kami pun ingin melihat rekaman CCTV yang terdapat di lorong pintu keluar CB, supaya kami bisa mengenali pelaku yang pastinya akan melewati lorong tersebut sebagai akses keluar masuk CB. Namun pihak security tidak memperkenankan hal tersebut karena menurut mereka sesuai PROSEDUR, dimana rekaman CCTV hanya bisa dilihat apabila ada surat keterangan dari Kepolisian. 

                Saya terkejut bahwa seorang korban pencurian yang ingin melihat rekaman di lokasi kejadian, harus ada surat dari pihak kepolisian!!?? Bukankah dengan prosedur yang berbelit-belit membuat si pencuri justru keburu kabur?? Tapi ya, karena PROSEDUR tetaplah PROSEDUR, akhirnya terpaksa saya jalani. 

                Seusai membuat detail laporan, saya pun memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi. Pihak Security Plaza Senayan berjanji akan menghubungi saya esok hari, untuk memberi informasi ditemukan atau tidaknya tas saya. Namun hingga 3 hari berselang, saya tidak menerima telepon dari Manajemen ataupun Keamanan Plaza Senayan.

                Setelah pelaporan, saya kembali ke CB untuk meminta surat Berita Acara. Saat itu saya mengamati bahwa tidak ada kamera CCTV di CB,  k
                ami pun menanyakan hal ini ke Manager Outlet dan security CB. Akhirnya diketahui bahwa kamera CCTV hanya dipasang di dekat kasir, dan tidak terpasang di ruang pengunjung.
                Dari cerita staff CB, ternyata peristiwa pencurian di Coffee Bean, Plaza Senayan bukanlah yang pertama kali terjadi. Kalau memang kejadian berulang kali, lantas kenapa CB tidak memasang CCTV seperti tenant coffee shop lainnya?! Bukankah seharusnya selain menjual minuman, makanan dan suasana nyaman namun juga Coffee Bean harus menyediakan rasa aman bagi pengunjung?! Cerita yang saya kemukakan ini dimaksudkan agar para pengunjung dapat lebih berhati-hati, karena Coffee Shop di mall besar dan mewah seperti Plaza Senayan tempat yang kita anggap cukup nyaman ternyata belum tentu aman dari tindak kejahatan.
                 
                Seperti Bang Napi bilang:
                Kejahatan timbul tidak hanya ada niat dari pelakunya saja... melainkan juga adanya kesempatan..
                Jadi.. WASPADALAH...WASPADALAH...!!
                 
                Wassalam,
                Ingrid Diana
                Jakarta - DO the best and Allah will DO the rest..
              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.