Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

[OOT] Reklamasi tanpa hati di Pantai Malalayang

Expand Messages
  • -[ hans ]-
    kawan ijinkan saya berbagi cerita duka diawal tahun ini.. Semoga tetep semangat menyambut perubahan.... **** [image: DSC02295.jpg] pantai dengan dive spot
    Message 1 of 2 , Jan 1, 2011
    • 0 Attachment
      kawan ijinkan saya berbagi cerita duka diawal tahun ini..
      Semoga tetep semangat menyambut perubahan....

      ****

      DSC02295.jpg
      pantai dengan dive spot terbaik itu sedang diuruk...



      Saya bukan seorang Diver...tapi saya juga boleh peduli.

      Kebetulan selama ini saya lebih sering dibikin "Mupeng" oleh Dive Mag yang selalu saya dapatkan setiap bulannya dari rekan-rekan saya yang berada dibalik Dive Mag. Dan kali ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Manado yang terkenal dengan Kota Pantainya. Niat hati pengin main ke Bunaken, tapi apalah daya seharian awan mendung dan angin kencang menyambut hari pertama (30/12/2010) saya di Manado. Maka saya hanya sempat berkomunikasi dengan beberapa teman disana, mba Gracey Wakary dari Dragonet dan seorang yang saya kenal di milis JPers juga marketingnya Dive Mag, Om Timmy Febrin. Dari ceting malam itu akhirnya mengarahkan saya untuk sekedar melihat sebuah berita duka.

      Ya Berita Duka, bagaimana tidak. Tahun 2009 saat SAIL BUNAKEN 2009 diadakan di Manado. Dipecahkan Guiness World Record untuk jumlah penyelam terbanyak, lebih dari 2000 Divers dari seluruh dunia berkumpul disini memecahkan rekor itu. Pantai Malalayang adalah satu Dive Spot terbaik dunia yang bisa menjadi alternatif jika cuaca tidak baik dan tidak bisa menyebrangi laut. Karena Divers tidak perlu menyebrang ke Bunaken cukup mengunjungi Pantai Malalayang sekitar 4km dari Pusat kota Manado. Disini terkenal juga dengan visibility yang baik, karena berada dilautan dangkal. Saya bisa melihat dengan jelas dasar pantai yang biru muda itu, huaaa... andakaian ada waktu ingin saya berenang disana. Tapi yang saya temui disana pantai dengan karang menawan itu sedang diuruk batuan, Beberapa Truk bermuatan batu menumpahkan isinya kelautan, dan alat-alat berat meratakan pantai yang ada disana. hiks!

      Dari info yang saya dapatkan, ada sekitar 15 hektar area karang yang menjadi pilihan sebagian Diver. tapi 10 hektar diantaranya masuk ke dalam Program Reklamasi yang bahkan saya menemukan sebuah tulisan bahwa Pemerintah belum menurunkan Ijin perihal reklamasi tersebut. Terus kenapa Reklamasi tetap berjalan??? Bukan hal yang aneh di negeri jika uang lebih berkuasa.... Saya hanya bertanya Dimana peran Menteri Pariwisata, Menteri Perikanan dan Kelautan, serta Menteri Lingkungan Hidup. yang seharusnya melindungi aset alam negeri ini dari tangan-tangan kotor segelintir orang yang bertopeng sebagai penyelamat lingkungan padahal dia mengambil keuntungan dari alam. Mungkin dia butuh pengembalian modal kampanyenya!!!!

      Huaaagh!! semakin gerah saya disana. Entah apa yang akan diceritakan ke anak cucu kita nanti jika kita hanya bisa bercerita "Dulu disini, dibawah timbunan beton ini adalah sebuah Dive Spot yang jernih dan terbaik didunia....". "Dulu disini dibawah kita berdiri pernah dipecahkan rekor dunia penyelam terbanyak...". Atau bahkan mungkin "Dulu negeri Indonesia ini adalah tanah yang indah, kini hanya berupa tanah gersang yang dikeruk, lautan jernih yang berubah lautan penuh sampah...."

      Argh!!! bangsa ini memang bangga dengan keberhasilan leluhurnya tapi tak mampu menjaga apa yang diwariskan nenek moyang kita..


      "nenek moyangku orang pelaut
      gemar mengarung luas samudra
      menerjang ombak tiada takut
      menempuh badai sudah biasa

      angin bertiup layar terkembang
      ombak berdebur di tepi pantai
      pemuda b'rani bangkit sekarang
      ke laut kita beramai-ramai"


      DSC02298.jpg
      terumbu karang biru muda dipantai yang begitu dekat...

      DSC02310.jpg

      Selamat tahun baru 2011
      01012011
         



      -[ Hans ]-
      [ W: www.trihans.com | T: @trihansdotcom | Y: cak_kohan | Gtalk & Skype : phoenixbiru ]

      "If I can't change the world were we're living in, I can always change myself..."
      Helloween-Wake Up The Mountain





    • buniropescamp@yahoo.com
      Begitulah jika keindahan alam hanya dieksploitasi utk pariwisata... Sama seperti sepakbola & bidang lainny yg ditangani pemerintah,tidak ada program
      Message 2 of 2 , Jan 1, 2011
      • 0 Attachment
        Begitulah jika keindahan alam hanya dieksploitasi utk pariwisata...

        Sama seperti sepakbola & bidang lainny yg ditangani pemerintah,tidak ada program berkelanjutan.

        Sent from my BlackBerry®
        powered by Sinyal Kuat INDOSAT


        From: "-[ hans ]-" <phoenixbiru@...>
        Sender: jejakpetualang@yahoogroups.com
        Date: Sat, 1 Jan 2011 17:39:36 +0700
        To: jejakpetualang<jejakpetualang@yahoogroups.com>
        ReplyTo: jejakpetualang@yahoogroups.com
        Subject: [JPers] [OOT] Reklamasi tanpa hati di Pantai Malalayang

         

        kawan ijinkan saya berbagi cerita duka diawal tahun ini..
        Semoga tetep semangat menyambut perubahan....

        ****

        DSC02295.jpg
        pantai dengan dive spot terbaik itu sedang diuruk...



        Saya bukan seorang Diver...tapi saya juga boleh peduli.

        Kebetulan selama ini saya lebih sering dibikin "Mupeng" oleh Dive Mag yang selalu saya dapatkan setiap bulannya dari rekan-rekan saya yang berada dibalik Dive Mag. Dan kali ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Manado yang terkenal dengan Kota Pantainya. Niat hati pengin main ke Bunaken, tapi apalah daya seharian awan mendung dan angin kencang menyambut hari pertama (30/12/2010) saya di Manado. Maka saya hanya sempat berkomunikasi dengan beberapa teman disana, mba Gracey Wakary dari Dragonet dan seorang yang saya kenal di milis JPers juga marketingnya Dive Mag, Om Timmy Febrin. Dari ceting malam itu akhirnya mengarahkan saya untuk sekedar melihat sebuah berita duka.

        Ya Berita Duka, bagaimana tidak. Tahun 2009 saat SAIL BUNAKEN 2009 diadakan di Manado. Dipecahkan Guiness World Record untuk jumlah penyelam terbanyak, lebih dari 2000 Divers dari seluruh dunia berkumpul disini memecahkan rekor itu. Pantai Malalayang adalah satu Dive Spot terbaik dunia yang bisa menjadi alternatif jika cuaca tidak baik dan tidak bisa menyebrangi laut. Karena Divers tidak perlu menyebrang ke Bunaken cukup mengunjungi Pantai Malalayang sekitar 4km dari Pusat kota Manado. Disini terkenal juga dengan visibility yang baik, karena berada dilautan dangkal. Saya bisa melihat dengan jelas dasar pantai yang biru muda itu, huaaa... andakaian ada waktu ingin saya berenang disana. Tapi yang saya temui disana pantai dengan karang menawan itu sedang diuruk batuan, Beberapa Truk bermuatan batu menumpahkan isinya kelautan, dan alat-alat berat meratakan pantai yang ada disana. hiks!

        Dari info yang saya dapatkan, ada sekitar 15 hektar area karang yang menjadi pilihan sebagian Diver. tapi 10 hektar diantaranya masuk ke dalam Program Reklamasi yang bahkan saya menemukan sebuah tulisan bahwa Pemerintah belum menurunkan Ijin perihal reklamasi tersebut. Terus kenapa Reklamasi tetap berjalan??? Bukan hal yang aneh di negeri jika uang lebih berkuasa.... Saya hanya bertanya Dimana peran Menteri Pariwisata, Menteri Perikanan dan Kelautan, serta Menteri Lingkungan Hidup. yang seharusnya melindungi aset alam negeri ini dari tangan-tangan kotor segelintir orang yang bertopeng sebagai penyelamat lingkungan padahal dia mengambil keuntungan dari alam. Mungkin dia butuh pengembalian modal kampanyenya!!!!

        Huaaagh!! semakin gerah saya disana. Entah apa yang akan diceritakan ke anak cucu kita nanti jika kita hanya bisa bercerita "Dulu disini, dibawah timbunan beton ini adalah sebuah Dive Spot yang jernih dan terbaik didunia....". "Dulu disini dibawah kita berdiri pernah dipecahkan rekor dunia penyelam terbanyak...". Atau bahkan mungkin "Dulu negeri Indonesia ini adalah tanah yang indah, kini hanya berupa tanah gersang yang dikeruk, lautan jernih yang berubah lautan penuh sampah...."

        Argh!!! bangsa ini memang bangga dengan keberhasilan leluhurnya tapi tak mampu menjaga apa yang diwariskan nenek moyang kita..


        "nenek moyangku orang pelaut
        gemar mengarung luas samudra
        menerjang ombak tiada takut
        menempuh badai sudah biasa

        angin bertiup layar terkembang
        ombak berdebur di tepi pantai
        pemuda b'rani bangkit sekarang
        ke laut kita beramai-ramai"


        DSC02298.jpg
        terumbu karang biru muda dipantai yang begitu dekat...

        DSC02310.jpg

        Selamat tahun baru 2011
        01012011
           



        -[ Hans ]-
        [ W: www.trihans.com | T: @trihansdotcom | Y: cak_kohan | Gtalk & Skype : phoenixbiru ]

        "If I can't change the world were we're living in, I can always change myself..."
        Helloween-Wake Up The Mountain





      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.