Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

happy birhtday buat hijau/budi/momon

Expand Messages
  • Nhanha
    NYANYIAN DARI JALAN THAMRIN... Disebuah kamar jalan haji abbas - bogor , kutemukan sisi lain dari kehidupan sobat ku yang berulang tahun pada hari ini.
    Message 1 of 4 , Oct 31, 2004

      NYANYIAN DARI JALAN THAMRIN...

       

      Disebuah kamar jalan haji abbas – bogor , kutemukan sisi lain dari kehidupan sobat ku  yang berulang tahun pada hari ini.  Seperti juga aku , ternyata sobatku  itu juga menikmati masa muda dengan dentuman musik keras bon jovi dan satu poster besar bintang idola nike ardila ( mmm……. ) . Sebagimana juga aku memiliki  kenangan , sobatku itu juga memiliki banyak kisah  yang terekam lewat potret2  yang kebanyakan dibiarkan tanpa album  dan  bercerita tentang perjalanan petualang2 muda berseragam SMA  kepada alam  ( “masih pendaki bersandal” kata  seorang teman.) , namun tak kujumpai potret rahasia cinta monyet atau mungkin memang cukup tependam dihatinya saja ….. hanya dia yang tahu….

       

      Dan waktu terus berjalan …….... kamar itu tidak lagi berposter, hanya ada satu komputer yang terlihat sering diotak-atik pemiliknya , beberapa  buku2 agama serta buku tentang alam dan ada satu buah  buku karya kahlil gibran yang sempet kubaca 1/4 halaman sambil tiduran  mmmm.....Aku melihat sobatku itu ini memang mengisi semua perjalanan hidupnya dari tahun ketahun  lewat goresan  puisi ,mengapa puisi ? lalu aku teringat jawaban teman milisku ,( mas bambang trim  ) 

       

      Mengapa puisi jadi tempat rintihan cinta.

      Menebar kata-kata bermakna untuk tutupi luka kaluka kesedihan yang menganga:

      Puisi menjadi sunyi. Puisi tak berbunyi.

      Mendentang hati, aku tak bisa menulis puisi….

      Bilamana puisi menjadi tambatan nurani.

      Biarkan puisi bebas mengungkap tak hanya benci, tapi juga keceriaan hidup, syukur, dan kearifan.

      Puisi takkan mati oleh kata-kata ngeri.

      Puisi takkan hingar oleh kemarahan sejati.

      Mengapa menulis puisi untuk kekecewaan yang telah mati. Mubazir tinta dan air mata. Karena hidup masih terus berarti walau puisi tak berbunyi lagi.

       

      Berjalanlah terus sobatku, jangan sekali2 terpaku pada masa lalu , jadikan saja masa lalu sebagai guru  masa depan, karena hanya kamu yang tahu apa yang ada dibenak mu , maka berkemas2 lah dan wujudkan setiap angan mu dengan kerendahan hati  karena  fajar sebentar lagi merekah ....

      Happy birthday…..!!!!!

       

      Warm hugs from 11th floor

      Nha2 – 01 November 2004, 12.10

       

       

       

       

       

       

       

    • aditya rama
      MET ULTAH JG OM BUDI.....SMOGA SUKSES SELALU......... salam, adit
      Message 2 of 4 , Nov 1, 2004
        MET ULTAH JG OM BUDI.....SMOGA SUKSES SELALU.........

        salam,
        adit


        On Mon, 1 Nov 2004 12:17:58 +0700, Nhanha <nhanha@...> wrote:
        >
        >
        >
        >
        > NYANYIAN DARI JALAN THAMRIN...
        >
        >
        >
        > Disebuah kamar jalan haji abbas – bogor , kutemukan sisi lain dari kehidupan
        > sobat ku yang berulang tahun pada hari ini. Seperti juga aku , ternyata
        > sobatku itu juga menikmati masa muda dengan dentuman musik keras bon jovi
        > dan satu poster besar bintang idola nike ardila ( mmm……. ) . Sebagimana juga
        > aku memiliki kenangan , sobatku itu juga memiliki banyak kisah yang
        > terekam lewat potret2 yang kebanyakan dibiarkan tanpa album dan bercerita
        > tentang perjalanan petualang2 muda berseragam SMA kepada alam ( "masih
        > pendaki bersandal" kata seorang teman.) , namun tak kujumpai potret rahasia
        > cinta monyet atau mungkin memang cukup tependam dihatinya saja ….. hanya dia
        > yang tahu….
        >
        >
        >
        > Dan waktu terus berjalan …….... kamar itu tidak lagi berposter, hanya ada
        > satu komputer yang terlihat sering diotak-atik pemiliknya , beberapa buku2
        > agama serta buku tentang alam dan ada satu buah buku karya kahlil gibran
        > yang sempet kubaca 1/4 halaman sambil tiduran mmmm.....Aku melihat sobatku
        > itu ini memang mengisi semua perjalanan hidupnya dari tahun ketahun lewat
        > goresan puisi ,mengapa puisi ? lalu aku teringat jawaban teman milisku ,(
        > mas bambang trim )
        >
        >
        >
        > Mengapa puisi jadi tempat rintihan cinta.
        >
        > Menebar kata-kata bermakna untuk tutupi luka kaluka kesedihan yang menganga:
        >
        > Puisi menjadi sunyi. Puisi tak berbunyi.
        >
        > Mendentang hati, aku tak bisa menulis puisi….
        >
        > Bilamana puisi menjadi tambatan nurani.
        >
        > Biarkan puisi bebas mengungkap tak hanya benci, tapi juga keceriaan hidup,
        > syukur, dan kearifan.
        >
        > Puisi takkan mati oleh kata-kata ngeri.
        >
        > Puisi takkan hingar oleh kemarahan sejati.
        >
        > Mengapa menulis puisi untuk kekecewaan yang telah mati. Mubazir tinta dan
        > air mata. Karena hidup masih terus berarti walau puisi tak berbunyi lagi.
        >
        >
        >
        > Berjalanlah terus sobatku, jangan sekali2 terpaku pada masa lalu , jadikan
        > saja masa lalu sebagai guru masa depan, karena hanya kamu yang tahu apa
        > yang ada dibenak mu , maka berkemas2 lah dan wujudkan setiap angan mu dengan
        > kerendahan hati karena fajar sebentar lagi merekah ....
        >
        > Happy birthday…..!!!!!
        >
        >
        >
        > Warm hugs from 11th floor
        >
        >
        > Nha2 – 01 November 2004, 12.10
      • hijjau
        Thx Kang Aditya and nhanha whaaaaaaaaaaaaaa jadi terharu-biru gini... Kau bongkar semua isi lemari perjalanan ini begitu juga yg telah terkubur dikedalaman
        Message 3 of 4 , Nov 1, 2004
          Thx Kang Aditya and nhanha

          whaaaaaaaaaaaaaa
          jadi terharu-biru gini...

          Kau bongkar semua isi lemari perjalanan ini
          begitu juga yg telah terkubur dikedalaman hati yg kelu
          membias memancarkan asa yg lama mati
          mengendap, menempel pada dinding tak berwarna

          ada yang hilang, juga ada yang kembali
          mengiringi lembar-lembar baru kehidupan
          menyemarakan hari-hari yang akan dilalui
          lalu lembarabn putih pun mulai terisi kembali tinta kehidupan


          Terima kasih banyak atas perhatian yang kalian berikan.
          Kado terindah adalah sahabat dan saudara seperti kalian yang ikut
          meramaikan sepenggal perjalanan hidup ini.


          --- In jejakpetualang@yahoogroups.com, aditya rama <adit1303@g...>
          wrote:
          > MET ULTAH JG OM BUDI.....SMOGA SUKSES SELALU.........
          >
          > salam,
          > adit
          >
          >
          > On Mon, 1 Nov 2004 12:17:58 +0700, Nhanha <nhanha@m...> wrote:
          > >
          > >
          > >
          > >
          > > NYANYIAN DARI JALAN THAMRIN...
          > >
          > >
          > >
          > > Disebuah kamar jalan haji abbas â€" bogor , kutemukan sisi lain
          dari kehidupan
          > > sobat ku yang berulang tahun pada hari ini. Seperti juga aku ,
          ternyata
          > > sobatku itu juga menikmati masa muda dengan dentuman musik keras
          bon jovi
          > > dan satu poster besar bintang idola nike ardila ( mmm……. ) .
          Sebagimana juga
          > > aku memiliki kenangan , sobatku itu juga memiliki banyak kisah
          yang
          > > terekam lewat potret2 yang kebanyakan dibiarkan tanpa album
          dan bercerita
          > > tentang perjalanan petualang2 muda berseragam SMA kepada alam
          ( "masih
          > > pendaki bersandal" kata seorang teman.) , namun tak kujumpai
          potret rahasia
          > > cinta monyet atau mungkin memang cukup tependam dihatinya saja
          ….. hanya dia
          > > yang tahu….
          > >
          > >
          > >
          > > Dan waktu terus berjalan …….... kamar itu tidak lagi
          berposter, hanya ada
          > > satu komputer yang terlihat sering diotak-atik pemiliknya ,
          beberapa buku2
          > > agama serta buku tentang alam dan ada satu buah buku karya
          kahlil gibran
          > > yang sempet kubaca 1/4 halaman sambil tiduran mmmm.....Aku
          melihat sobatku
          > > itu ini memang mengisi semua perjalanan hidupnya dari tahun
          ketahun lewat
          > > goresan puisi ,mengapa puisi ? lalu aku teringat jawaban teman
          milisku ,(
          > > mas bambang trim )
          > >
          > >
          > >
          > > Mengapa puisi jadi tempat rintihan cinta.
          > >
          > > Menebar kata-kata bermakna untuk tutupi luka kaluka kesedihan
          yang menganga:
          > >
          > > Puisi menjadi sunyi. Puisi tak berbunyi.
          > >
          > > Mendentang hati, aku tak bisa menulis puisi….
          > >
          > > Bilamana puisi menjadi tambatan nurani.
          > >
          > > Biarkan puisi bebas mengungkap tak hanya benci, tapi juga
          keceriaan hidup,
          > > syukur, dan kearifan.
          > >
          > > Puisi takkan mati oleh kata-kata ngeri.
          > >
          > > Puisi takkan hingar oleh kemarahan sejati.
          > >
          > > Mengapa menulis puisi untuk kekecewaan yang telah mati. Mubazir
          tinta dan
          > > air mata. Karena hidup masih terus berarti walau puisi tak
          berbunyi lagi.
          > >
          > >
          > >
          > > Berjalanlah terus sobatku, jangan sekali2 terpaku pada masa
          lalu , jadikan
          > > saja masa lalu sebagai guru masa depan, karena hanya kamu yang
          tahu apa
          > > yang ada dibenak mu , maka berkemas2 lah dan wujudkan setiap
          angan mu dengan
          > > kerendahan hati karena fajar sebentar lagi merekah ....
          > >
          > > Happy birthday…..!!!!!
          > >
          > >
          > >
          > > Warm hugs from 11th floor
          > >
          > >
          > > Nha2 â€" 01 November 2004, 12.10
        • adiwiarta
          ada yang ulang tahun? ada yang makan2. ada doa-doa menguap ke angkasa. ada warna terang bersimbah di atasa kanvas hidupnya, setahun lalu, setahun ke depan. ada
          Message 4 of 4 , Nov 1, 2004
            ada yang ulang tahun?

            ada yang makan2.

            ada doa-doa menguap ke angkasa.

            ada warna terang bersimbah di atasa kanvas hidupnya, setahun lalu,
            setahun ke depan.

            ada yang ulang tahun.

            ada yang makan2.[asosiatif]

            selamat ulang tahun.

            andiw!
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.