Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

Expand Messages
  • Wahyu Single
    hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan
    Message 1 of 5 , Feb 3, 2010
    • 0 Attachment
      hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
         

      Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
      Dear Wahyu Single,

      Maksud anda ayat2 ini:

      l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

      2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

      3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

      4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

      5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

      6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

      7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
      Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
      (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
      "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

      (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
      'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
      (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
      "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
      (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
      bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
      buah dadamu seperti anak rusa ....
      Lingkar pahamu seperti permata ....
      ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
      Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

      (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

      Salam,
      Jose Idris


      Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
      Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
      Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
      Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
      Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

      Benar Bung Yongki,
      ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

      Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

      Salam

      Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

      Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

      Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


      Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


      Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


      Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

      QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

      QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

      Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

      “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

      Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

      Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

      Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

       

      from: FATUR <lover.beat@...>

      Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

      To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

      Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

       

        Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
      Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

       

       

      In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
      >
      > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
      > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
      isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
      mereka dalam hal ini tiada tercela.
      >
      > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
      sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
      kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
      kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
      kristen?
      >
      > yanpee
      > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
      dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
      >
      > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
      > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
      TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
      > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
      konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
      suami istri itu zina?
      > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?





      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
      Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

    • FATUR
      Aslmlkm..cuma menambahkan,biar malah gak bikin ribet. Jadi ceritanya ada yang dapat ayat pembolehan zina. Hebat euy..kayaknya bung yanpee lebih pintar membaca
      Message 2 of 5 , Feb 3, 2010
      • 0 Attachment
        Aslmlkm..cuma menambahkan,biar malah gak bikin ribet.
        Jadi ceritanya ada yang dapat ayat pembolehan zina.
        Hebat euy..kayaknya bung yanpee lebih pintar membaca arti surat2 tersebut. Silakan teruskan saja kalau memang ketemu. Sejauh ini sampeyan pun belum dapat membuktikan kata "zina halal bagimu". Malah menyamakan menggauli dengan zina.
        Yo wiz, itu pendapatmu.

        mudah2an rekan yang lain
        Bisa menjelaskan buat bung yanpee.





        -----Original Message-----
        From: Yan Pee <yanpratam@...>
        Sent: 04 February 2010 01:06
        To: islam-kristen@yahoogroups.com
        Subject: [islam-kristen] Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

        Assalamu 'alaikum wr. wb.

        Bung Wahyu yang budiman,
        Saya dapat CC dari diskusi antara Jose dan Wahyu melawan bung Yongki. Kalau saya telusuri sebetulnya awal2nya topiknya adalah menjawab tantangan Al Quran yaitu jika didalam Quran ditemui perbedaan2/ pertentangan maka kitab ini pasti bukan dari Allah SWT. Namun tanpa disadari salah satu perbedaan/pertentangan tsb adalah masalah zina (antara S. Al Isra 32 dgn Al Mu'minuun 1,5,6 dan S.Al Maarij 29-30) sampai melebar ke-mana2... ayo fokus lagi bung!
      • Jose Idris
        Dear Wahyu, Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur... Thanks, Salam Jose Idris ________________________________ Dari: Wahyu Single
        Message 3 of 5 , Feb 3, 2010
        • 0 Attachment
          Dear Wahyu,

          Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur...
          Thanks,

          Salam
          Jose Idris

          Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
          Kepada: Jose Idris <jose.idris@...>
          Cc: yongki iwan <tosti10@...>; islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
          Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 17:35:42
          Judul: Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

          hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
             

          Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
          Dear Wahyu Single,

          Maksud anda ayat2 ini:

          l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

          2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

          3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

          4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

          5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

          6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

          7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
          Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
          (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
          "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

          (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
          'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
          (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
          "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
          (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
          bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
          buah dadamu seperti anak rusa ....
          Lingkar pahamu seperti permata ....
          ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
          Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

          (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

          Salam,
          Jose Idris


          Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
          Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
          Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
          Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
          Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

          Benar Bung Yongki,
          ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

          Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

          Salam

          Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

          Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

          Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


          Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


          Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


          Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

          QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

          QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

          Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

          “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

          Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

          Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

          Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

           

          from: FATUR <lover.beat@...>

          Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

          To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

          Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

           

            Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
          Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

           

           

          In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
          >
          > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
          > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
          isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
          mereka dalam hal ini tiada tercela.
          >
          > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
          sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
          kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
          kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
          kristen?
          >
          > yanpee
          > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
          dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
          >
          > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
          > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
          TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
          > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
          konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
          suami istri itu zina?
          > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?





          Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
          Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



          Berselancar lebih cepat.
          Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)
        • Wahyu Single
          hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd anak2 dan remaja kan ? hehee.. ... hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd
          Message 4 of 5 , Feb 4, 2010
          • 0 Attachment
            hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd anak2 dan remaja kan ? hehee..

            Pada tanggal 04/02/10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
            Dear Wahyu,

            Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur...
            Thanks,

            Salam
             
            Jose Idris

            Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
            Kepada: Jose Idris <jose.idris@...>
            Cc: yongki iwan <tosti10@...>; islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
            Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 17:35:42
            Judul: Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

            hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
               

             
            Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
            Dear Wahyu Single,

            Maksud anda ayat2 ini:

            l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

            2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

            3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

            4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

            5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

            6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

            7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
            Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
            (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
            "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

            (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
            'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
            (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
            "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
            (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
            bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
            buah dadamu seperti anak rusa ....
            Lingkar pahamu seperti permata ....
            ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
            Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

            (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

            Salam,
            Jose Idris
             


            Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
            Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
            Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
            Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
            Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

            Benar Bung Yongki,
            ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

            Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

            Salam

            Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

            Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

            Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


            Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


            Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


            Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

            QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

            QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

            Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

            “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

            Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

            Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

            Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

             

            from: FATUR <lover.beat@...>

            Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

            To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

            Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

             

              Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
            Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

             

             

            In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
            >
            > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
            > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
            isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
            mereka dalam hal ini tiada tercela.
            >
            > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
            sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
            kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
            kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
            kristen?
            >
            > yanpee
            > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
            dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
            >
            > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
            > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
            TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
            > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
            konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
            suami istri itu zina?
            > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?



             


            Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
            Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



            Berselancar lebih cepat.
            Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.