Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

Expand Messages
  • Wahyu Single
    hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan
    Message 1 of 5 , Feb 3, 2010
    • 0 Attachment
      hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
         

      Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
      Dear Wahyu Single,

      Maksud anda ayat2 ini:

      l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

      2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

      3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

      4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

      5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

      6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

      7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
      Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
      (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
      "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

      (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
      'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
      (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
      "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
      (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
      bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
      buah dadamu seperti anak rusa ....
      Lingkar pahamu seperti permata ....
      ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
      Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

      (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

      Salam,
      Jose Idris


      Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
      Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
      Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
      Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
      Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

      Benar Bung Yongki,
      ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

      Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

      Salam

      Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

      Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

      Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


      Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


      Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


      Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

      QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

      QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

      Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

      “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

      Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

      Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

      Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

       

      from: FATUR <lover.beat@...>

      Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

      To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

      Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

       

        Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
      Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

       

       

      In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
      >
      > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
      > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
      isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
      mereka dalam hal ini tiada tercela.
      >
      > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
      sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
      kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
      kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
      kristen?
      >
      > yanpee
      > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
      dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
      >
      > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
      > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
      TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
      > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
      konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
      suami istri itu zina?
      > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?





      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
      Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

    • Yan Pee
      Assalamu alaikum wr. wb. Bung Wahyu yang budiman, Saya dapat CC dari diskusi antara Jose dan Wahyu melawan bung Yongki. Kalau saya telusuri sebetulnya
      Message 2 of 5 , Feb 3, 2010
      • 0 Attachment
        Assalamu 'alaikum wr. wb.

        Bung Wahyu yang budiman,
        Saya dapat CC dari diskusi antara Jose dan Wahyu melawan bung Yongki. Kalau saya telusuri sebetulnya awal2nya topiknya adalah menjawab tantangan Al Quran yaitu jika didalam Quran ditemui perbedaan2/ pertentangan maka kitab ini pasti bukan dari Allah SWT. Namun tanpa disadari salah satu perbedaan/pertentangan tsb adalah masalah zina (antara  S. Al Isra 32 dgn Al Mu'minuun 1,5,6 dan S.Al Maarij 29-30) sampai melebar ke-mana2... ayo fokus lagi bung!.
        Masalahnya Al Quran sendiri yang menantang seperti itu, sedangkan Alkitab tidak ada tantangan spt itu... tapi setelah diungkap bukti2 adanya perbedaan2 tsb .... terpaksa ngeles utk bisa bikin topik baru...!

        Namun jawaban saya akan saya muat di milis ini, tanpa memandang apakah sdr Wahyu itu anggota milis atau bukan, minimal ada bung Jose... hehehe....

        Tanggapan saya (YanP):
        1. Tuhan Allah sudah dengan tegas memberikan hukum tentang zina kepada bangsa Israel. Salah satu 10 Perintah Allah adalah "Janganlah kamu berzina" (Kel.20:14). Masalah ada umat Tuhan yang berzina, tapi Tuhan tidak menegur langsung saat itu, bukan berarti Tuhan membolehkan.... pasti ada maksud2 Tuhan untuk orang2 tsb, apakah memberi kesempatan untuk bertobat, atau ada maksud lain.
        Dalam hal kasus ini, Tuhan Allah tidak membiarkan begitu saja anak haram tsb dan keturunannya, melainkan pada saat yg sudah ditetapkan Allah memusnahkan mereka (Bil.21:29). Keturunan Moab dianggap anak haram oleh Allah dan tidak boleh mengambil bagian dalam jemaat Allah.(Bil. 23:2-3). Moab adalah nama anak yg dilahirkan dari hasil kebejadan anak perempuan Lot tsb. ( Kej.19:27).

        Sama halnya ketika Muhammad menghamili Maria dari Kopti yg sampai si anak laki2 Muhammad (Ibrahim) lahir, status Maria adalah masih hamba sahaya, belum dijadikan isteri oleh Muhammad. Dan sampai saat ini tak ada catatan tentang teguran Allah kepada Muhammad atas perbuatan Muhammad tsb. Apakah hal itu juga berarti Allah SWT membenarkan perzinahan?  Terlalu naif bukan kalau jalan pikiran anda seperti itu ....hahahaha....

        2. Ruben adalah anak sulung Yakub (Israel), tetapi karena pelenggaran tsb dia tidak lagi menjadi yang "terutama" tetapi adiknya, Yusuf, yang menjadi perdana menteri di Mesir ( Kej.45:8, baca Kej. pasal 44).

        Kej.49:4 - "Engkau yang membual sebagai air, tidak lagi engkau yang terutama, sebab engkau telah menaiki tempat tidur ayahmu; waktu itu engkau telah melanggar kesuciannya. Dia telah menaiki petiduranku!
        Soal hukuman dosa Ruben atas kelakuannya itu hanya Allah yang tahu, dan kita tidak ada yg tahu di akherat sana ... hahaha....

        3. Yesus bukanlah keturunan dari Peres. Karena benih laki2 dari Peres hanya berhenti sampai kepada Yusuf saja, karena Yesus bukan lahir dari benih laki2 Yusuf melainkan oleh Roh Kudus. Jadi tak ada hubungan darah antara Yesus dengan Yusuf.
        (Mat.1: 16) -"Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus."
        Hukuman Allah kepada Yehuda juga adalah hak Allah kapan akan melaksanakannya tidak tercatat di Alkitab.
        Sekalai lagi lihat/baca uraian saya diatas soal paradigma anda yg keliru... hehehe.....

        Demikian sebagian saya jawab, dan krn polanya sama maka tulisan ini bisa mewakili yang lain.

        Wassalam,

        Yan Pee.







        From: Wahyu Single <goldeagle75@...>
        To: Jose Idris <jose.idris@...>
        Cc: yongki iwan <tosti10@...>; islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
        Sent: Wednesday, February 3, 2010 17:35:42
        Subject: Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

        hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
           

        Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
        Dear Wahyu Single,

        Maksud anda ayat2 ini:

        l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

        2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

        3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

        4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

        5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

        6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

        7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
        Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
        (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
        "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

        (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
        'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
        (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
        "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
        (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
        bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
        buah dadamu seperti anak rusa ....
        Lingkar pahamu seperti permata ....
        ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
        Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

        (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

        Salam,
        Jose Idris


        Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
        Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
        Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
        Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
        Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

        Benar Bung Yongki,
        ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

        Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

        Salam

        Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

        Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

        Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


        Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


        Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


        Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

        QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

        QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

        Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

        “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

        Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

        Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

        Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

         

        from: FATUR <lover.beat@...>

        Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

        To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

        Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

         

          Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
        Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

         

         

        In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
        >
        > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
        > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
        isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
        mereka dalam hal ini tiada tercela.
        >
        > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
        sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
        kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
        kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
        kristen?
        >
        > yanpee
        > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
        dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
        >
        > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
        > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
        TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
        > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
        konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
        suami istri itu zina?
        > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?





        Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
        Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



        Get your preferred Email name!
        Now you can @... and @....
      • FATUR
        Aslmlkm..cuma menambahkan,biar malah gak bikin ribet. Jadi ceritanya ada yang dapat ayat pembolehan zina. Hebat euy..kayaknya bung yanpee lebih pintar membaca
        Message 3 of 5 , Feb 3, 2010
        • 0 Attachment
          Aslmlkm..cuma menambahkan,biar malah gak bikin ribet.
          Jadi ceritanya ada yang dapat ayat pembolehan zina.
          Hebat euy..kayaknya bung yanpee lebih pintar membaca arti surat2 tersebut. Silakan teruskan saja kalau memang ketemu. Sejauh ini sampeyan pun belum dapat membuktikan kata "zina halal bagimu". Malah menyamakan menggauli dengan zina.
          Yo wiz, itu pendapatmu.

          mudah2an rekan yang lain
          Bisa menjelaskan buat bung yanpee.





          -----Original Message-----
          From: Yan Pee <yanpratam@...>
          Sent: 04 February 2010 01:06
          To: islam-kristen@yahoogroups.com
          Subject: [islam-kristen] Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

          Assalamu 'alaikum wr. wb.

          Bung Wahyu yang budiman,
          Saya dapat CC dari diskusi antara Jose dan Wahyu melawan bung Yongki. Kalau saya telusuri sebetulnya awal2nya topiknya adalah menjawab tantangan Al Quran yaitu jika didalam Quran ditemui perbedaan2/ pertentangan maka kitab ini pasti bukan dari Allah SWT. Namun tanpa disadari salah satu perbedaan/pertentangan tsb adalah masalah zina (antara S. Al Isra 32 dgn Al Mu'minuun 1,5,6 dan S.Al Maarij 29-30) sampai melebar ke-mana2... ayo fokus lagi bung!
        • Jose Idris
          Dear Wahyu, Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur... Thanks, Salam Jose Idris ________________________________ Dari: Wahyu Single
          Message 4 of 5 , Feb 3, 2010
          • 0 Attachment
            Dear Wahyu,

            Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur...
            Thanks,

            Salam
            Jose Idris

            Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
            Kepada: Jose Idris <jose.idris@...>
            Cc: yongki iwan <tosti10@...>; islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
            Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 17:35:42
            Judul: Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

            hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
               

            Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
            Dear Wahyu Single,

            Maksud anda ayat2 ini:

            l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

            2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

            3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

            4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

            5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

            6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

            7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
            Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
            (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
            "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

            (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
            'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
            (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
            "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
            (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
            bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
            buah dadamu seperti anak rusa ....
            Lingkar pahamu seperti permata ....
            ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
            Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

            (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

            Salam,
            Jose Idris


            Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
            Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
            Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
            Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
            Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

            Benar Bung Yongki,
            ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

            Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

            Salam

            Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

            Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

            Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


            Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


            Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


            Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

            QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

            QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

            Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

            “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

            Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

            Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

            Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

             

            from: FATUR <lover.beat@...>

            Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

            To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

            Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

             

              Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
            Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

             

             

            In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
            >
            > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
            > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
            isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
            mereka dalam hal ini tiada tercela.
            >
            > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
            sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
            kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
            kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
            kristen?
            >
            > yanpee
            > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
            dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
            >
            > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
            > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
            TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
            > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
            konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
            suami istri itu zina?
            > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?





            Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
            Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



            Berselancar lebih cepat.
            Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)
          • Wahyu Single
            hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd anak2 dan remaja kan ? hehee.. ... hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd
            Message 5 of 5 , Feb 4, 2010
            • 0 Attachment
              hehehe.... Siip Bang Jose. bereess... Anda takut efeknya thd anak2 dan remaja kan ? hehee..

              Pada tanggal 04/02/10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
              Dear Wahyu,

              Mohon ayat2 tersebut jgn dibacakan didekat anak dibawah umur...
              Thanks,

              Salam
               
              Jose Idris

              Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
              Kepada: Jose Idris <jose.idris@...>
              Cc: yongki iwan <tosti10@...>; islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
              Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 17:35:42
              Judul: Re: Bls: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

              hmmm.... yah kira-kira..., itu baru sedikit contoh. bisa kita bandingkan dimana disitu tdk ada komentar2 dari Tuhan ataupun celaan-celaan yg mengindikasikan larangan dan batasan. Ibarat jalan raya tidak ada rambu-rambu. Nah, pada contoh kasus itulah kita boleh saja mengambil kesimpulan zinah dihalalkan krn ternyata tdk ada larangan dari Tuhan dan Tuhan sama sekali tdk memberikan rambu2 verboden. Hal ini berbeda dg QS 70:31. Peraturannya tegas. Thks Bung Jose. :)
                 

               
              Pada 3 Februari 2010 13:10, Jose Idris <jose.idris@...> menulis:
              Dear Wahyu Single,

              Maksud anda ayat2 ini:

              l. Hubungan Seks Antara Ayah dan Dua Orang Anak Perempuannya: Malam-malam kedua anak perempuan Nabi Lot menggoda ayah mereka yang mabuk dan men-dapatkan anak darinya.(Injil - Kejadian 19: 30-36).

              2. Anaklaki laki Berhubungan Dengan Ibunya: Ruben anak laki-laki tertua dari Yakub, pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan istri ayahnya dan Israel (na-ma lain Yakub) mendengarnya. Adegan ini dilaporkan kepadanya, tetapi dia tidak memarahi atau memukul anaknya atas kelakuan tersebut. Tuhan juga tidak membe-rikan sebuah kata celaan pun kepadanya.(Injil-Kejadian 35: 22).

              3. Yehuda Melakukan Perzinahan Dengan Menantu Perem-puannya: Dia dengan segera menjadi hamil dan memberi-kan anak haram yang kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Ini berarti Tuhan memberi penghargaan kepada Yehuda dan keturunannya.(Injil -Kejadian 38: 15-30).

              4. Amnon, Salah Seorang Putra Nabi Daud Memperkosa Saudara Perempuannya: "Seorang anak laki-laki yang mulia dari seorang ayah yang mulia" berdasarkan Injil yang "Suci", Amnon dengan sebuah tipu daya yang hebat memperkosa saudara perempuannya Tamar dan Tuhan tidak menghukum atau menegurnya.(Injil - 2 Samuel 13: 5-14)

              5. Putra Daud Yang Lain Memperkosa Ibunya (10 kali berurutan). Absalom membentangkan sebuah kemah di atas Sotoh dan membaringkan 10 istri (gundik) ayahnya dan memperkosa mereka semuanya satu per satu,'di depan mata seluruh Bani Israel.'(Injil - 2 Samuel 16: 21-23).

              6. Yerusalem (Orang Yahudi) Pelacur Yang Tidak Pernah Puas Tidak bangsa Asyur, Babylonia atau Mesir pernah dapat memuaskan pelacur Yahudi tersebut. Pelacur-pelacur lain dibayar oleh klien mereka atas pelayanan yang diberikan tetapi pelacur ini membayar klien mereka agar dilayani. "Dia membentangkan kakinya untuk setiap orang yang lewat!" (Injil - Yehezkiel 16: 23-24).

              7. Dua Orang Perempuan Bersaudara Berkompetisi Satu Sa-ma Lain Dalam Prostitusi. "Bagi kegemarannya terhadap kekasih-kekasihnya yang auratnya seperti aurat keledai dan emisinya seperti emisi kuda." (Injil - Yehezkiel 23: 1-35)
              Jika cuplikan kecil ini tidak rriemuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah. Jangan lupa untuk menandainya dengan warna merah agar mudah dijadikan referensi.
              (a) "Dia memegang dan menciumnya ....
              "Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah,...." (Injil - Amsal 7: 7-22)

              (b) Berkata wanita tersebut: "Rajaku sedang berbaring di dipannya.... "
              'Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewak-tu dia berbaring pada buah dadaku ".( Injil - Kidung Agung 1: 12-13).
              (c) Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
              "... ketika saya menemuinya ... Kupegang dan tak kule-paskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke ka-mar di mana aku lahir." (Injil - Kidung Agung 3: 1-4)
              (d) "Lihatlah, cantik engkau, manisku
              bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi ....
              buah dadamu seperti anak rusa ....
              Lingkar pahamu seperti permata ....
              ... Saya berkata,'Saya akan memanjat pohon palem ...
              Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur'. "(Injil - Kidung Agung 4: 1-7).

              (e) "Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). "(Injil - Hakim-hakim 16: 1).

              Salam,
              Jose Idris
               


              Dari: Wahyu Single <goldeagle75@...>
              Kepada: yongki iwan <tosti10@...>
              Cc: islam-kristen@yahoogroups.com; "cak.semprul@..." <cak.semprul@...>; Jose Idris <jose.idris@...>; kuhadirkembali <kuhadirkembali@...>; love.beat@...; yanpratam@...
              Terkirim: Rab, 3 Februari, 2010 12:53:10
              Judul: Re: tidak ada kata"zina dihalalkan dlm Al Quran

              Benar Bung Yongki,
              ayat2 itu pernah saya utarakan. Namun satu hal yg sengaja anda tidak samapikan. Ketika itu saya katakan bhw ayat2 itu mengetengahkan pengertian dan batasan2 pengertian. Saya juga melampirkan 2 ayat menegaskan " BARANG SIAPA MENCARI DILUAR DARIPADA ITU, MAKA SESUNGGUHNYA DIA SUDAH MELAMPAUI BATAS " silahkan anda cek lagi kiriman saya. Halal dan Haram adalah hukum2 yg berada di dlm lingkup antara batasan2 bukan?  Bung Greg dan Kuhadir sudah melengkapi keterangan saya dg melanjutkan pada ayat2 prosedural. Hanya saja disini anda yg tidak menerimanya. Jadi pengertian halal-haram yg anda pertahankan disini sebenrnya hanya pengertian versi anda pribadi yg tidak mau keluar dari belenggu ke-aku-an dan tempurung wawasan anda. Itu hak anda sepenuhnya.

              Pertanyaan Bung Fatur simple. hanyalah. Tunjukan ayat2 yg menyatakan secara eksplisit. Zinah dihalalkan. Artinya mengumbar-ngumbar kemaluan kepada siapa saja, dimana saja, kapan saja, diluar batasan2 yg sudah diberikan ternyata dihalalkan. Demikian

              Salam

              Pada 2 Februari 2010 19:24, yongki iwan <tosti10@...> menulis:

              Kepada Yth  sdr Fatur sebenarnya saya enggan untuk menanggapi persoalan zina, tetapi dalam e- mail sdr, ada tertulis CC  : yongki iwantosti10@..., maka saya disini akan menyampaikan ayat yang pernah saya bahas dengan sdr Silk Road hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan  sdr .

              Dan orang orang yang memlihara kemaluannya kecuali terhadap isteri isteri mereka dan budak budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela" (QS. 70 Al Ma'ariij -tempat naik- 29-30)


              Kamu boleh mengganti siapa saja yang kamu kehendaki, juga boleh menggauli perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu." (QS. 33 Al Ahzaab -golongan yang bersekutu- 51)


              Dari kedua ayat diatas jelas tertulis disana “memelihara kemaluannya kecuali terhadap isteri dan budak” Inilah yang meyakinkan saya bahwa QS surat ini bukan wahyu Allah, karena kalau surat ini adalah wahyu bunyi pasti demikian “kecuali terhadap istri dan budak-budak yang telah dikawininya” dan jelas budak itu dalam ayat ini tidak disebut lagi budak atau seperti ayat yang tertulis dalam QS 4 : 25 “Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki….”Sdr perhatikan pada ayat ini jelas Allah menggunakan kata “mengawini” bukan seperti pada ayat QS 70 : 29 – 30 dan QS 33 : 51 menggunakan kata “memelihara kemaluannya kecuali/menggauli”karena kita tahu Allah menurunkan ayatnya dengan tegas ,jelas dan dimengerti seperti  pada QS 44 : 58 “Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran yang sdr anggap surat ini adalah wahyu Allah


              Jadi dari uraian saya diatas jika disimpulkan :

              QS 70 : 29 – 30, dan QS 33 : 51 mengizinkan tidak memelihara kemaluannya/menggauli budak, . saya rasa saudara mengerti dengan arti kata tersebut yang berarti menyetubuhi.tanpa suatu proses perkawinan

              QS 4 : 25 menggunakan kata mengawini yang berarti ada upcara sakral/keagamaan dan ada tanda perikatan yang berupa mas kawin.

              Bukankah ayat yang diatas ini saling bertentangan. Persoalan berikutnya mengapa saya katakana bahwa Al Quran itu mengizin kan perzinahan? Ini dapat dilihat pada :

              “Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: "Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira):"Sesungguh nya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab nabi: "ya, sekalipun dia berzina dan mencuri." (Hadits Shohih Bukhori 647)

              Perhatikan hadis ini di katakana melakukan perzinahan dan mencuri Jelas Muhammad mengatakan hal ini (orang berzina masuk surga) bukan tidak ada alasan, karena Muhammad sendiri pernah mengatakan, yang diakuinya sebagai wahyu Allah yaitu pada QS 70 : 29 -30 dan Qs 33 : 51.

              Sdr Fatur memang secara jelas/leterlek  tidak ada tertulis “zina itu di halalkan” dalam Al Quran. Tetapi kalau menjelaskan seperti Qs 70 : 29 – 30 dan Qs 33 : 51 itu ada. Dari kedua surat itu diambil pengertian bahwa menggauli budak/wanita yang tidak dikawini itu diperbolehkan , beda dengan seperti yang dikatakan QS 4 : 25. Jadi adakah nama lain selain zina, untuk menggauli wanita yang belum dinikahi, atau sudah bukan isterinya ? Karena pengertian zina itu adalah menggauli wanita yang bukan muhrimnya atau isterinya

              Sekian uraian saya Tuhan Memberkati.

               

              from: FATUR <lover.beat@...>

              Date: Sat, 30 Jan 2010 08:53:57 +0700

              To: <islam-kristen@yahoogroups.com>; Silk Road 75<goldeagle75@...>; yongki iwan<tosti10@...>; Jose Idris<jose.idris@...>; kuhadirkembali<kuhadirkembali@...>

              Subject: RE: [islam-kristen] Re: Menangggapi peryataan Sdr. Silk R oad tanggal 15 Januari 2010 – 8. 45 : 29 (PERZINAH AN)

               

                Sekarang saya bertanya. Bersumpahlah demi Allah. Anda telah menemukan ayatnya yang mana tertulis bhwa zina itu halal. Tau pengertian zina?
              Tunjukan pada saya. Ok? Cari sekarang

               

               

              In islam-kristen@ yahoogroups. com, FATUR <lover.beat@ ...> wrote:
              >
              > Wew..tulisn yanpee njebak lgi
              > [23:5-6]dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap
              isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya
              mereka dalam hal ini tiada tercela.
              >
              > Kalau sudah ada ketentuan dari Allah pada rentang masa itu bahwa istri
              sendiri dan budak wanita dari perang itu halal, sedang yang menentukan
              kadar halal dan haram itu Allah. Yang memberi batasan juga Allah, lalu
              kenapa Bung yanpee mengatakan itu perzinahan? Apa dari sudut pandang
              kristen?
              >
              > yanpee
              > " sangat jelas "Tuhan" anda mengkonfirmasikan bhw budak itu boleh
              dizinahi...dan perbuatan itu tidak tercela, kata "Tuhan" anda."
              >
              > Mana kata dalam ayat bahwa Allah menghalalkan zina?
              > Ini sama dengan mencari ayat dalam bible "AKULAH YESUS, AKU ADALAH
              TUHAN,SEMBAHLAH AKU" artinya ndak akan ketemu.
              > Jangan menebar dusta dusta. Ingat..yang baca ini juga banyak. Mau
              konfront silakan. Tapi jangan berdusta seperti diatas. Apakah hubungan
              suami istri itu zina?
              > Kalau ya.., brapa kali anda berzina?



               


              Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
              Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



              Berselancar lebih cepat.
              Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.