Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Dicari Khotbah Topik: Bahasa Surga

Expand Messages
  • Maruli Situmorang
    *saya forwardkan renungan bahasa Sorga di Dunia. semoga menjadi berkat.* ** *From:* John Maruli Situmorang *Sent:* Friday, December 04, 2009 11:04 AM
    Message 1 of 1 , Dec 3, 2009

      saya forwardkan renungan bahasa Sorga di Dunia. semoga menjadi berkat.
       
      From: John Maruli Situmorang
      Sent: Friday, December 04, 2009 11:04 AM
      Subject: RE: [A-I:45353] Dicari Khotbah Topik: Bahasa Surga

       

      Syalom Pak Rudy,

       

      Atas permintaan bapak, dibawah ini berupa renungan bahasa sorga menurut pemikiran saya, kalau kurang tepat harap dimaklumi, karena memang belum pernah berada disorga. Sesaat muncul bahasa sorga dalam topic pembahasan mi milis AI yang penuh berkat ini, saya merenung kok saya ini masih jauh dari praktek membudidayakan bahasa kasih. Saya berdoa dan saya coba membangun kata demi kata dengan satu harapan agar yang keluar dari mulut saya ini adalah bahasa sorga, saya rindu masuk sorga. Semoga menjadi berkat.

       

      Bahasa Sorga Di Dunia!

      Yoh 3:31-36 “Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

      Kita cenderung menggunakan bahasa yang kita akrabi, yaitu bahasa ibu, yang diajarkan lingkungan asal kita. Tidak mudah menerima bahasa-bahasa baru saat kita harus pindah tempat atau bertemu orang-orang baru yang berbahasa lain dengan kita. Saya percaya kalau kita akan ditugaskan ke Amerika pasti kita setengah mati belajar bahasa inggris, kalau perlu ambil kursus bahasa lah. Repot nanti kalau mau cari toilet saja bisa kesasar masuk garasi karena tidak bisa bicara bahasa inggris. Demikian pula kalau kita mau diterima di surga, belajarlah bahasa surga dari sekarang.

      Yesus datang dari surga, tentu bicara tentang surga dan norma-norma yang berlaku di surga. Sementara orang-orang di bumi menggunakan aturan-aturan dan berkata-kata dalam bahasa bumi, bahasa antar manusia. Kalau perlu bahasa rimba : Siapa kuat dia menang, dialah pemimpin dan bisa jadi raja hutan. Dan sang raja inilah yang menentukan aturan main yang berlaku di wilayahnya. Sebaliknya raja surga pun menentukan aturan main yang berlaku di surga. Sehingga kalau mau hidup dalam suasana rimba raya, yang menyeramkan, bahasa yang dipakai adalah saling menerkam sesama mahluk. Sedangkan kalau mau masuk ke surga, cari tahulah apa yang dipahami para mahluk surgawi.

      Tidak heran kalau Yesus mengingatkan bahwa manusia harus lahir kembali dari daring menjadi lahir dari roh, karena di surga yang ada hanyalah buah buah bahsa roh yaitu : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Tidak ada lagi  bahasa amarah, iri hati dan kedengkian. Bahsa percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, kepentingan diri sendiri, termasuk percideraan, roh pemecah, bahasa sindir menyindir, kedengkian, kemabukan, bahsa  pesta pora dan sebagainya. Gantinya justu bahasanya bahasa kasih yang penuh kesabaran; penuh dengan murah hati; tidak ada muncul bahasa kecemburuan. Bahasa kasih  memegahkan diri dan tidak sombong. juga tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Bahasa kasih tidak bersukacita karena ketidak adilan, tetapi karena kebenaran. Bahasa kasih menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

      Allah adalah kasih, sehingga tidak mungkin ia menerima orang-orang yang bahasanya kekerasan, penipuan, pemerasan dan paksaan. Jesus yang telah turun dari surga, telah meninggalkan ajaran-ajaranNya untuk kita pelajari dan hayati dalam kehidupan di bumi. Kita harus belajar membiasakan hidup dengan bahasa kasih, saling mengampuni dan memperhatikan. Apa yang terjadi antara Jesus dengan bahasa surga dengan murid-muridNya dan juga orang-orang Yahudi disekitarnya yang berbahasa dan berkata-kata dengan cara Yahudi? Banyak terjadi friksi karena mereka tidak bisa menerima ‘bahasa’ asing yang tidak umum dan berbeda dengan tataran yang ada.

      Perhatikan bahasa yang di nyatakan Yesus yang turun dari Sorga dan Yesus mewartakan:

      • Aku datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani – Bahasa Sorga - melayani
      • Kasihilah musuhmu, berkati dia dan berdoa untuknya – Bahasa Sorga - mengasihi
      • Barang apa yang orang suka kamu perbuat kepadanya perbuatlah demikian – Bahasa Sorga – hukum emas
      • Ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat – Bahasa Sorga - mengampuni
      • Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan tetapi balaskan kejahatan dengan kebaikan – Bahasa Sorga - berbuat kebaikan gantinya membalaskan kejahatan.
      • KasihKu begitu besar kepadamu pecayalah kepadaKu agar kamu beroleh hidup yang kekal dan tidak binasa - Bahasa Sorga - penuh kasih dan jaminan keselamatan
      • Apa saja yang kamu minta, mintah didalam namaKu maka kamu akan memperolehnya, karena namaKu ialah Firman Allah yaitu Yesus Kritus yang hanya ya, dan amin. - Bahasa Sorga - penuh dengan kepercayaan kepada setiap janji Tuhan
      • Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga - Bahasa Sorga - mengampuni - bahasa bersyukur dalam segala hal dalam keadaan apapun yang kita miliki dan bergantung & berserah penuh kepada Tuhan
      • Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Bahasa Sorga - berbahagian dalam duka karena janji Tuhan yang menghiburkan
      • Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Bahasa Sorga - lemah lembut
      • Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Bahasa Sorga - penuh dengan kebenaran tidak ada dusta didalamnya
      • Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Bahasa Sorga - murah hati karena dia percaya bahwa semuanya Tuhan yang memberi
      • Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Bahasa Sorga - penuh dengan kesucian
      • Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.Bahasa Sorga - slalu membawa damai dimanapun dia berada
      • Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Bahasa Sorga - tidak takut aniaya karena penderitaan yang dia alami tidak ada artinya dibandingkan dengan kebahagiaan yang akan datang (Sorga)
      • Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

      Sadar atau tidak sadar yang suka masuk sorga harus melatih dirinya berbahasa Kasih karena memang Allah kita yang disorga adalah “KASIH”, kita pergunakan bahasa kasih sebagai kabar sukacita bagi seluruh mahluk di bumi. Kita belajar untuk membiasakan diri dalam segala tindakan dan pikiran kita berdasarkan kasih. Kabar sukacitanya adalah bahwa Allah yang maha kasih, sungguh mencintai segala ciptaanNya dan mengharap seluruh ciptaanNya kembali kepadaNya.

      Salam,

      John Maruli Situmorang

       

      From: On Behalf Of rudy maulany
      Sent: Friday, December 04, 2009 6:33 AM
      Subject: Dicari Khotbah Topik: Bahasa Surga

       

      Kalau ada  yang punya powerpoint topik khotbah: Bahasa Surga tolong dikirimkan. urgent.

       

      Sebelumnya terima kasih.

       

      Salam

      rudy

       

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.