Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Alquran Sesi VII : Mengenal Surat Alquran : KITAB Sapi Betina / Al Baqarah (Bagian I)

Expand Messages
  • edi cassanop
    Alquran Sesi VII : KITAB Sapi Betina / Al Baqarah (Bagian I) Salam… Satu bulan lebih saya tidak beraktivitas dalam diskusi dikarenakan kesibukan dalam
    Message 1 of 1 , Nov 30, 2009
    • 0 Attachment

      Alquran Sesi VII : KITAB Sapi Betina / Al Baqarah (Bagian I)

      Salam…

      Satu bulan lebih saya tidak beraktivitas dalam diskusi dikarenakan kesibukan dalam perusahaan. Banyak pikiran, tenaga dan uang yang harus dialirkan agar perusahaan bisa tetap hidup dan supaya tenaga kerja bisa tetap bekerja dan semoga semakin bertambah sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Namun demikian semua ini akan berlalu dan hanya berguna sementara dalam hidup didunia ini. Yah seperti Firman Tuhan dalam Kitab Ayub bahwa dengan Telanjanglah kita datang kedunia ini maka dengan telanjang pula kita akan kembali kepadaNya (kita tidak membawa harta apa-apa datang dan demikian juga tidak membawa harta apa-apa ketika kembali kepadaNya), namun selama hidup didunia, tentu tiap kita ingin menjadi berkat bagi sesama. 

      Pada sesi terdahulu kita telah belajar Kitab Alfatihah, pada sesi ini kita akan belajar Kitab Sapi Betina bagian pertama.

      Surah Al Baqarah (SAPI BETINA / Surat 2)

      1.       Terdiri dari 286 ayat

      2.       Diturunkan di madinah sehingga termasuk surat madaniyah

      3.       Urutan turunnya adalah urutan ke 87 dari surat-surat alquran namun ditempatkan pada urutan ke-2 pada alquran sekarang

      Sebelum masuk ke masing-masing ayat dalam surat ini untuk kita bahas, sedikit penamaan surat ini mengganjal dihatiku yaitu surat SAPI BETINA. Dalam bahasa arabnya untuk orang non arab memang sepertinya tidak masalah namun dalam bahasa Indonesianya “Surat Sapi Betina” tentu menjadi masalah. Sesungguhnya banyak nama-nama surat dalam alquran yg nyeleneh seperti ini. Disamping itu pengurutan surat-surat alquran juga sangat amburadul dan bagi orang-orang yg berpikir hal ini mengindasikan sejuta tanda Tanya.

      Pada pembahasan ini perlu disampaikan kembali bahwa Tafsiran-tafsiran yg saya tulis adalah Tafisran muslim sendiri dan telah di ACC oleh DEPAG. Terhadap tafsiran-tafsiran inilah saya sedikit memberi tanggapan dan mengkaitkannya dengan sejarah jika ayat itu sedikit banyaknya menyinggung sejarah.

      Surat Sapi Betina – Albaqarah (Surat 2)

      I. Tiga golongan manusia dalam mengahdapi Alquran

      Golongan Mu`min

      1. Alif Lam Mim

      Tafsiran Muslim “Alif Lam Mim, Alif Lam Ra, Alif Lam Mim Sad, Alif Lam Mim Ra, Kaf Ha Ya Ain Sad, Taha, Ta Sim Mim, Ta Sin, Ya sin, Sad, Ha Mim, Qaf, Nun adalah huruf-huruf abjad pada permulaan sebagian surat Alquran. Sebagian muslim menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena termasuk ayat mutasyabihat karena maknanya hanya diketahui Allah sendiri. Yang lain menfasirkannya sebagai nama surat dan adapula yg berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian pendengar supay memperhatikan Alquran itu dan untuk mensgisyarakan bahwa Alquran itu disusun dalam bahasa Arab yg tersusun dalam huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Alquran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad SAW maka cobalah mereka buat semacam Alquran itu. Dan tentu masih banyak lagi tafsiran muslim yg intinya mengharubirukan kata-kata yg mereka tidak tahu artinya ini kecuali dengan sebuah perkataan “Hanya allah yg tahu artinya”.

      Tanggapanku : Pada zaman dahulu di arab Saudi kata-kata Alif Lam Mim, Alif Lam Ra, Alif Lam Mim Sad, Alif Lam Mim Ra, Kaf Ha Ya Ain Sad, Taha, Ta Sim Mim, Ta Sin, Ya sin, Sad, Ha Mim, Qaf, Nun, sudah terbiasa digunakan sebagai jampi-jampi, mantera-mantera dan ilmu sihir. Perkataan-perkataan seperti ini dalam alquran terdapat dalam 29 surat dari 114 surat alquran versi sekarang atau sekitar 33 % dari alquran. Perkataan sperti ini terdapat pada Surat Sapi Betina (2), Surat Keluarga Imran (3), Surat Tempat Tertinggi (7), Surat Yunus (10), Surat Hud (11), Surat Yusuf(12), Surat Guruh (13),Surat Ibrahim (14), surat Al Hijr (15), Surat Maryam (19), Surat Taha (20), Surat Para Penyair (26), Surat Semut (27), Surat Cerita-Cerita (28), Surat Laba-Laba (29), Surat Bangsa Rumawi (30), Surat Luqman (31), Surat Sujud (32), Surat Yasin (36), Surat Sad (38), Surat Org Yg Beriman (40), Surat yg dijelaskan (41), Surat Musyawarah (42), Surat Perhiasan (43), Surat Kabut (44), Surat yg berlutut (45), Surat Bukit-Bukit Pasir (46), Surat Qaf (50), Surat Kalam (68).

      Tafsiran-tafsiran muslim yg pada umumnya mengatakan hanya allah yg tahu artinya adalah sebuah kebodohan yg sangat dalam. Bagaimana mungkin Allah memberikan ayat yg hanya Dia yg tahu artinya? Padahal di lain ayat allah mereka mengatakan bahwa alquran diturunkan dengan bahasa arab yg jelas?

      Padahal kalau ditelaah lebih dalam, sebenarnya perkataan-perkataan ini adalah amulet atau mantera-mantera magis yg sudah terbiasa dahulu diucapkan oleh para penyembah berhala dan ahli-ahli sihir dalam melawan kekuatan yg tidak mereka kehendaki. Hal ini dilanjutkan dalam Islam oleh Muhammad. Bagi mereka yg mendalami mistik Islam dan Dukun Islam, huruf tanpa makna ini sudah tidak asing bahkan dibuat panjang hingga puluhan huruf. Di Arab huruf-huruf magis ini dipelajari dalam ilmu Tawil.

      Dalam salah satu kitab Tahayul “Perjanjian Sulaiman (The testament of solomon)” digambarkan bahwa Sulaiman menguasai Jin dan setan-setan, dikemudian hari Muhammad yg tidak tahu kebenaran ini mengambil langsung sehingga alquran juga menggabarkan bahwa Sulaiman menguasai Jin dan setan-setan, padahal kitab tahayul ini adalah kitab apokrib yg muncul sekitar abab I.

      Israel negeri yg didalamnya Nama Yahweh disebut, mistik sangat dilarang, namun demikian berbagai mistik juga ahirnya hadir ditempat ini sebagai akibat pengaruh mistik Yunani dan Mesir, akan tetapi mistik ini tidak mempengaruhi sendi kehidupan umat Israel dalam aqidah agama. Namun mistik-mistik ini sangat mempengaruhi arab kafir dan arab muslim lewat Muhammad. Hal ini juga terlihat pada saat Khadijah mengetest apakah yg datang pada Muhammad Hantu atau Malaikat. Menurut mistik Yahudi, Hantu laki-laki birahi terhadap manusia (wanita) dan bisa menghamili sementara kalau malaikat akan lari melihat wanita yg membuka baju. Dan inilah yg dipraktekkan Khadijah untuk meyakinkan kenabian Muhammad.

      Dalam Riwayat HR Ibnu Majah, Hadist Bukhari, Muslim, Nasai dan ahmad juga diriwayatkan. “Sebagian Sahabat Nabi SAW pernah disengat / dipatuk Ular. Maka Nabi berkta “ apakah ada org yg menjampinya?. Maka sahabat menjawab “ sesungguhnya, keluarga hazm, mereka membaca jampi-jampi untuk sengatan, patokan ular, dan ketika engkau melarang jampi-jampi, mereka meninggalkan jampi-jampi tersebut. Nabi berkata “Panggillah Umaroh bin Hazm. Merekapun memanggilnya, lalu Umaroh menyodorkan jampi-jampinya, lalu Nabi berkata “ tidak apa-apa jampi-jampinya, maka Nabi menginjinkan, kemudian ia membaca jampi-jampinya.

      Sihir, matera-mantera, jampi-jampi sejak zaman dulu memang memiliki kekuatan magis dan biasa juga digunakan untuk mengusir setan, meyembuhkan penyakit. Islam disatu sisi sepertinya melarang Sihir, mantera-mantera, jampi-jampi namun disisi lain islam sangat kental dipengaruhi dan dibentuk oleh sihir, mantera-mantera dan jampi-jampi serta tahayul-tahayul baik pada alquran dan tradisi-tadisi yg dibangun islam seperti adanya ilmu putih dan ilmu hitam, adanya setan baik dan setan buruk, adanya jin yg baik dan jin yg buruk, adanya jin islam dan jin non islam dan segala macamnya.

      Disamping itu, sudah teramat sering kita mendengar islam dengan segala ayat-ayat jampinya dan dukun-dukunya yg berasaskan Alquran.

      Untuk hal ini mungkin hanya Allah jugakah yg tahu mengapa Islam seperti ini? Sesungguhnya aku berlindung kepada Yahweh, TUhan semesta Alam yg sejati dari kesesatan Islam ini.

      2. Kitab (alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yg bertaqwa.

      Tafsiran Muslim “Tuhan menamakan Alquran dgn Alkitab disini berarti “yg ditulis” sebagai isyarat bahwa Alquran diperintahkan untuk ditulis.

      Tanggapanku : Dari tafsiran muslim diatas bisa kita simpulkan bahwa Alquran juga adalah produk tulisan. Pandangan yg mengatakan Alquran dikirim atau diturunkan adalah pandangan yg sangat bodoh mengingat sejarah kodefikasi Alquran juga sangat parah dan penuh tragedy yg mengerikan yg tidak seharusnya terjadi pada sebuah kita suci hanya untuk sebuah standarisasi. Disamping itu juga merupakan pandangan yg dilahirkan karena kebodohan arab (Muhammad) yg tidak tahu sejarah Kitab suci. (kita telah bahas hal ini pada sesi I hingga sesi III)

      Klaim ayat dua ini juga sangat tidak berdasar. Karena alquran adalah sebuah kitab yg sgt diragukan. Tanpa melihat isinya sendiripun, kehadiran ayat ini justru sangat mengindasikan betapa ALquran adalah sebuah buku yg sangat pantas diragukan. Pernyataan ini juga mengindikasikan ketidakbenaran Alquran. Belum lagi jika sudah menelaah semua isinya. Itulah sebabnya, salah satu contoh mengapa Umat Islam menolak jika Alquran dianalisa oleh para Ahli sebagaimana para ahli menganalisa ALKITAB. Jika pengujian terhadap Alquran dilakukan seperti pengujian pada Alkitab, maka dapat dipastikan Alquran akan gugur. Akan tetapi umat Islam tidak akan mau melakukan itu. Saya sudah teramat sering berhadapan dengan muslim yg selalu berkata tidak boleh Alquran diteliti karena Alquran adalah Bacaan (iqro). Mereka lupa bahwa tradisi yahudi dan Kristen juga mengatakan bahwa alkitab juga adalah bacaan (iqra) bahkan semua buku baik buku suci dan buku biasa juga adalah bacaan. Justru seharunsya kitab suci adalah kitab yg paling tahan banting terhadap segala ujian, test dan analisa. Masakan alquran tidak berani sementara buku buku biasa didunia ini banyak diuji.

      Disamping itu, ayat dua ini jelas mengindakasikan alquran merupakan kitab perdebatan yg penuh dengan nuansa permusuhan yg tidak pantas disebut sebagai Kitab Allah. Sekilas bagi yg tidak tahu, memang, ayat dua ini dapat menggiring orang-orang bodoh kepada pemikiran yg tidak akan mengkritisi Alquran. Padahal dari sejarahnya surat Sapi betina ini menurut muslim turun pada urutan ke 87. Artinya sudah ada 86 surat sebelumnya. Tentu Muhammad berusaha meyakinkan bahwa Alquran ini adalah kitab yg benar, akan tetapi org-org yg telah mengenal Kitab dan Tuhan yg benar tidak akan terpancing dengan hal ini. Kita bisa membedakan mana yg benar dan yg tidak benar. Kitab Alquran kalau kita pelajari seksama, juga merupakan kitab debat, kitab yg penuh dengan nuansa permusuhan, kebencian dan pertikaian, dendam dan pembunuhan terhadap yg lain yg tidak menerima kitab ini, allahnya, sang pribadi yg mengaku nabi dan sang jibril. Sayangnya dia hadir di negeri para penyembah berhala yg juga merupakan orang-orang bodoh dan jahiliyah, terbelakang dan yg tidak tahu kebenaran sehingga dengan mudah dapat tertipu.

      3. (yaitu) mereka yg beriman kepada yg gaib, yg mendirikan Salat, dan menafkahkan sebagian rezki yg Kami anugerahkan kepada mereka.

      4. Dan mereka yg beriman kepada kepada Kitab (alquran) yg telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yg telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

      Tafsiran Muslim “Kitab-kitab yg diturunkan sebelum MSAW ialah kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan suhuf-suhuf yg tersebut dalam Alquran yg diturunkan kepada Para Rasul. Allah menurunkan Kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan Wahyu kepada Jibril A.S, lalu jibril menyampaikannya kepada Rasul.

      Tanggapanku : Pemahaman Muslim (Muhammad) jelas sangat keliru dan sesat dalam hal Kitab suci. Mereka berpikir bahwa Kitab suci diturunkan Allah dari surga dalam bentuknya. Padahal tradisi Yahudi dan Kristen selaku yg mengenal kebenaran kitab suci tidak pernah mengajarkan demikian. Kitab Suci adalah dari Allah sejati melalui Pengilhaman Allah kepada para Nabi dan Rasul (minimal Murid Nabi dan Rasul) sehingga terkuak segala misteri dan semua peristiwa yg terjadi jauh sebelum mereka ada, pada saat mereka ada maupun hingga peristiwa setelah mereka tiada, mulai dari asal-usul alam semesta, manusia, kejatuhan, penebusan dan keselamatan serta akhir zaman yg semuanya telah lengkap dari kitab Kejadian hingga Wahyu. Kejadian hingga Wahyu tidak memerlukan lagi sebuah Kitab, ajaran dan Nabi baru utk menggambarkan segala sesuatu dalam ranah dan rukun iman. Jika dikaitkan dengan Alkitab, maka tidak ada sesuatu yg baru dalam Alquran selain daripada ajaran-ajaran setan dan penyembahan berhala didalamnya serta tradisi kafir dan mistik yg kental didalamnya serta dongeng-dongeng dan tahayul-tahayul, cerita-cerita rakyat yg turut mewarnai alquran (islam). Hal ini sudah pernah kita bahas pada sesi terdahulu dan tentu akan lebih dalam kita bahas pada sesi-sesi berikutnya dalam bahasan tiap ayat dalam surat quran.

      5. Mereka itulah yg tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yg beruntung

      Golongan Kafir

      6. Sesungguhnya org-org kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

      Tanggapanku : Kenyataan ayat ini tidak benar, karena justru banyak umat Muslim yg sudah sadar akhirnya murtad, jika ini benar, mereka yg beriman kepada alquran, seharusnyalah tidak murtad karena mereka sudah diberi peringatan. Jadi kata yg mengatakan bahwa org kafir sama saja tidak beriman jika diberi peringatan-atau tidak adalah hal yg sgt keliru, sebab org yg sudah menerima peringatan quran dan yg hidup didalamnyapun ternyata bisa murtad.

      7. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yg amat berat

      Tafsiran Muslim “Yakni org itu tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya dan org itu tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Alquran yg mrk dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yg mereka lihat di cakrawala, dipermukaan bumi dan pada diri mereka sendiri

      Tanggapanku : Inilah juga tabiat Setan/Iblis yg ada dalam diri Allah Muslim disamping tabiat Menyesatkan Manusia, mengirim setan untuk membuat manusia mendurhaka. Tabiat-tabiat ini jelas menggambarkan bahwa pribadi Allah yg dikenalkan Muhammad dan Jibrilnya adalah Allah Palsu atau Setan/Iblis itu sendiri. Memang ini hanya bisa dikenali dibawah terang Alkitab yg dengan jelas bisa membedakan mana malaikat Asli dan Palsu, Nabi asli dan Palsu, Kitab Benar dan Kitab Palsu serta Allah sejati dan Allah Palsu (Iblis). Muhammad selama dalam pengembaraannya dan usahanya untuk memperkenalkan diri sebagai Nabi mungkin tidak menyadarinya karena Muhammad sama sekali tidak pernah bersentuhan dengan orang-orang benar yg mengenal Kitab suci dan sejarah para nabi yg benar serta Tuhan yg benar. Dizamannya memang ada org-org Kristen tetapi kekristenan yg bersentuhan dengan Muhammad adalah kekristenan yg rusak atau bidah (sesat), hal ini jelas sekali terlihat pada Siti Khadijah dan Waraqah Bin Naufal

      Golongan Munafik

      8. Diantara manusia ada yg mengatakan :”Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian, padahal mereka itu sesungguhnya bukan org-org yg beriman

      9. Mereka hendak Menipu Allah dan org-org yg beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar

      10. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya, dan bagi mereka siksa yg pedih, disebabkan mereka berdusta.

      Tafsiran Muslim “Yakni keyakinan mereka trhdp MSAW lemah sehingga menimbulkan kedengkian, iri hati dan dendam terhadap MSAW, agama dan org-org Islam

      Tanggapanku : Ini juga adalah salah satu sifat Setan dalam diri Allah SWT. Yg sejutakali ditafsirkan muslimpun untuk membela ayat ini, namun kebenaran yg sejati tidak akan pernah mengajarkan bahwa Allah menambah penyakit seperti ini pada manusia ciptaannya. Satu-satunya yg melakukan ini hanyalah Setan.

      11. Dan bila dikatakan kepada mereka :”Janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi”, mereka menjawab:”sesungguhnya kami org-org yg mengadakan perbaikan”

      Tafsiran Muslim “kerusakan yg mereka perbuat dimuka bumi bukan berarti kerusakan benda, melainkan menghasut org-org kafir untuk memusuhi dan menentang org-org islam.

      Tanggapanku : Kalau ini yg dimaksudkan maka tentu hal ini adalah sering terjadi antara sesama manusia yg tidak ingat Tuhan ketika bertindak. Dan bahkan sebenarnya sejarah membuktikan bahwa Islamlah yg paling banyak melakukan kerusakan di Muka Bumi jika mengikuti ayat dan penafsiran muslim ini.

      12. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah org-org yg membuat kerusakan tetapi mereka tidak sadar.

      Tanggapanku : Ayat ini sepertinya digenapi oleh Muslim sendiri. Jangan lupa sejarah kerusakan dimuka bumi ini sejak awal kehadiran Islam.

      13. Apabila dikatakan kepada mereka :”Berimanlah kamu sebagaimana org-org lain telah beriman”, mereka menjawab :”Akan berimankah kami sebagaimana org-org yg bodoh itu telah beriman? Ingatlah, sesungguhnya merekalah org-org yg bodoh, tetapi mereka tidak tahu

      14. Dan bila mereka berjumpa dengan org-org yg beriman, mereka mengatakan :”kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan : Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok

      Tafsiran Muslim “maksudnya pemimpin-pemimpin mereka”.

      15. Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan

      Tanggapanku “ Ini juga salah satu sifat Setan dalam diri Allah SWT”

      16. Mereka itulah org yg membeli kesesatan dengan petunjuk maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

      Tanggapanku : Apa hubungan kesesatan yg dibahas dalam ayat-ayat ini dengan keberuntungan Perniagaan ya?

      17. Perumpamaan mereka adalah seperti org yg menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cayaha (yg menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.

      Tafsiran Muslim “org-org munafik itu tak dapat mengambil manfaat dari petunjuk-petunjuk yg dtg dari Allah, karena sifat-sifat kemunafikan yg bersemi dlm dada mereka. Keadaan mereka digambarkan Allah spt dlm ayat tersebut

      Tanggapanku : Ini juga sifat setan yg melekat dalam diri Allah SWT. Dalam kekristenan, justru Allah sejati tidak akan mematahkan buluh yg terkulai dan tidak akan memadamkan sumbu yg pudar. Allah sejati malah akan semakin menyinari org-org yg telah mendapat seberkah sinar. Apalagi jika itu org kafir dan org yg tidak mengenal Tuhan, orang-org munafik yg sudah mendapakan secercah sinar, Allah sejati akan memperbesarnya sampai kepada Pertobatan sejati dan Malaikat-malaikat (surga) bersuka cita besar jika satu orang bertobat didunia ini. Allah tidak akan pernah menghilangkan sinar / cahaya itu.

      18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yg benar)

      Tafsiran Muslim “walaupun panca indera mereka sehat mereka dipandang tuli, bisu dan buta oleh krn tdk dpt menerima kebenaran”

      Tanggapanku : apakah ini juga termasuk bahwa Allah membuat mereka Tuli, bisu dan buta? Atau Allah menyesatkan mereka seperti salah satu Sifat Allah dalam quran adalah menyesatkan manusia?

      19. Atau seperti (org-org yg ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi org-org yg kafir.

      Tafsiran Muslim “keadaan org munafik itu ketika mendengar ayat-ayat yg mengandung peringatan adalah seperti org yg ditimpa hujan lebat dan petir. Mereka menyumbat telinganya karena tidak sanggup mendengar peringatan-peringatan Alquran.

      Tafsiran Muslim “Meliputi org-org kafir” Maksudnya pengetahuan dan kekuasaan Allah meliputi org-org kafir

      Tanggapan saya : Ayat 8 hingga ayat 19 jelas topiknya mengenai golongan munafik. Anehnya sebuah kalimat muncul disini yg seharusnya muncul pada ayat 6 dan 7 mengenai golongan kafir. Bagaimana mungkin sebuah kalimat “Dan Allah meliputi org-org kafir” tiba-tiba muncul dibahsan golongan munafik?. Ini siapa yg lompat-lompatya? Allahkah, jibirlkah atau Muhammadkah atau para penyalin dan perevisi Alquran? 

      20. Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka, mereka berjalan dibawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

      Tanggapanku : Allah sejati tidak akan pernah menghendaki untuk melenyapkan pendengaran dan penglihatan manusia meskipun itu orang-org jahat. Allah sejati baik terhadap semua orang baik terhadap org yg tahu berterimakasih maupun yg tidak tahu berterima kasih. Ia baik terhadap org yg beriman maupun yg tidak beriman bahkan Ia menantikan kepulangan org-org yg tidak beriman. Jadi ayat quran yg berkata “Jika Allah menhendaki dst pada ayat 20 ini” dalam pandangan Kristen adalah Sesat.

      Demikian untuk sementara pembahasan Kitab Sapi Betina (2) ini, dan akan kita lanjutkan pada ayat 21 dan seterusnya pada sesi berikutnya.

      Regards

      Edi cassanop


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.