Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [islam-kristen] Re: ALQURAN : SESI IV : Klaim Ilmu penget...(Bantahan thd tuduhan Edi C. bag 5)

Expand Messages
  • Christian Laurent
    Comment aja hehe Anak sy hebat jg tanpa diajarin tanpa baca darimana2 bisa bilang... Papih... papih ujan dari langit yah.... Papih... papih kalo awannya
    Message 1 of 19 , Oct 2, 2009
    • 0 Attachment
      Comment aja hehe

      Anak sy hebat jg tanpa diajarin tanpa baca darimana2 bisa bilang... "Papih... papih ujan dari langit yah...." "Papih... papih kalo awannya banyak trus gelap mau ujan yah...." "Papih... papih ujan keluar dari awan yah..." "Papih... papih kalo abis ujan ada matahari airnya kering yah..." Wahhhhh padahal belum diajarin tuhhh hebat2.

      Peace out

      Sent from myHuron®


      From: "silk_road_75" <goldeagle75@...>
      Date: Thu, 01 Oct 2009 03:51:20 -0000
      To: <islam-kristen@yahoogroups.com>
      Subject: [islam-kristen] Re: ALQURAN : SESI IV : Klaim Ilmu penget...(Bantahan thd tuduhan Edi C. bag 5)

       

      Assalmu'alaikum sodara-sodara ku

      kali ini saya akan coba lebih rinci membuktikan kesalahan2 Edi Casanop atas tuduhannya thd Quran dg menghadirkan ayat2 yg beliau jadikan rujukan. Mari kita uji klaim beliau sama2 secara lebih adil dan fair agar kita bisa sama2 menguji kualitasnya. Semoga bermanfaat bwt semua. sengaja saya cuplikan per bagian. Klaim Bung Edi yg lengkap ada di bagian bawah dari tulisan ini


      Bismillah,

       

      c. Sirkluasi Air.
      Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :

      - Sirkulasi Air
      Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.

       

      Jawab:

      Baiklah Bung Edi,Sekarang mari kita sama-sama, bersama saudara2 yg lain menguji pendapat anda diatas. Demi objektivitas dan kejujuran serta atas tujuan memberikan kesempatan yg adil kpd kita semua utk meneliti dan menilai sengaja saya paparkan ayat2 yg Bung Edi rujukan, khusus ayat2 Quran sebagian saya tambahkan dg ayat2 lain guna memberikan kesimpulan yg complementer. Sanggahan ini bukan bertujuan utk memaksakan suatu pendapat melainkan memberikan paparan yg berimbang krn sama seperti umat Kristiani, umat muslim pun punya hak jawab atas klaim-klaim atau tudingan2 umat lain thd kitab sucinya. Kesimpulan akhir kita serahkan kepada masing2 pembaca.

       

      Topik kita kali ini adalah pengetahuan ttg sirkulasi air dan hujan dlm Bible, dan Al Quran yg dituding Bung Edi menyesatkan. Kita akan membuat studi banding dg ayat2 memaparkan keterangan dari ayat2 kedua kitab suci tersebut. Saya mulai dg cuplikan dari Alkitab (sekali lagi, ini rujukan dari Bung Edi sendiri)

       

      Sirkulasi air menurut Alkitab –rujukan Bung Edi:

       

      Amos 5: 8

      Dia yang telah membuat bintang kartika dan bintang belantik, yang mengubah kekelaman menjadi pagi dan yang membuat siang gelap seperti malam; Dia yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi--TUHAN itulah nama-Nya.

       

      Yesaya 55 : 9-11

       

      (9) Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

      (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

      (11) demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

       

      Penekanan saya pada kalimat yg di tebalkan. Seperti itukah cara sirkulasi air yg dipahami ilmu pengetahuan ????... pada Amos 5:8 Tuhan memanggil hanya air laut saja dan mencurahkan keatas bumi? Hanya begitu saja proses terjadinya hujan? Lalu dimana Alkitab menceritakan ttg awan yg timbul di tengah2 fenomena menguapnya air keatas dan turunnya air hujan? kalau kita ilustrasikan sirkulasi air menurut Amos 5:8 adl sbb:

      air naik ke atas, kemudian berbalik lagi kebumi (tanpa ada proses pembentukan awan). Pdhl ilmu pengetahuan menjelaskan sblm kembali ke bumi air membentuk dulu gumpalan awan utk kemudian melepaskan dirinya dari partikel2 yg dibawanya saat menguap. Kemudian awan itu dengan bantuan angin bergeser ke tempat yg berbeda-beda. Dalam perjalanannya awan tidak bisa lagi menahan beban air yg dibawanya. dari celah2 awan itulah memancur kemudian air hujan. Pertanyaannya, Lha, jika tidak pernah terbentuk awan, bagaimana bisa hujan?

       

      Yang menarik lagi, Bung Edi menyandarkan keyakinannya bahwa Bible, jauh sblm Quran sudah menjelaskan ttg sirkulasi air. Mari kita pahami dulu apa arti sirkulasi air? Bukankah arti sirkulasi itu adalah perputaran? Bahwa air yg jatuh ke bumi akan kembali lagi keatas dan kemudian ke bumi kembali? Sehingga apabila proses berulang-ulang itu tidak terjadi, maka tidak bisa dikatakan telah terjadi sirkulasi.bukan begitu?

       

       Sekarang mari kita lihat Yesaya 55:10 .." Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi,.." Yesaya yg anda jadikan rujukan justru `membantah' proses sirkulasi ini krn air hujan jelas-jelas tdk kembali lagi ke asalnya melainkan tetap di bumi.. Jadi klo kita simpulkan; Tuhan menarik air dari laut kemudian air itu di curahkan ke bumi (Awan tdk punya peranan apa-apa dlm proses ini), kemudian air itu mengendap dan mengairi bumi tanpa pernah kembali ke atas. jadi pertanyaan besarnya adalah; bila air tidak pernah kembali lagi keatas, maka tidak ada penguapan. Dan jika tidak pernah ada penguapan, maka tidak aka terbentuk awan Bukankah begitu? Silahkan Anda dg yg lain melihat2 kembali. Yang menariknya lagi ternyata pengetahuan yg keliru itu justru sudah diyakini ilmuwan zaman baheula sblm Alkitab muncul. Bersama ini saya lampirkan artikel untk bahan renungan:

       

      Dalam    artikel   "Hydrogeologie"   daripada   Encyclopedia
      Universalis, dua orang ahli, yaitu G. Castany dan B. Blavoux
      menyajikan sejarah air yang sangat jelas sebagai berikut:
       " Bagi  Thales  dan Milet pada abad VII S.M. air laut masuk ke
      benua karena pengaruh angin, air juga jatuh di atas bumi dan
      masuk  dalam tanah. Plato menyetujui ide ini dan berpendapat
      bahwa kembalinya air ke  laut  itu  terjadi  karena  tatare,
      yakni  jurang  yang  besar  di  pinggir bumi. Teori tersebut
      dianut oleh banyak ahli fikir sampai abad XVII  dengan  Rene
      Descartes,  Aristoteles  mengira  bahwa  uap  air  di  tanah
      menjadi padat dalam gua-gua yang dingin di gunung-gunung dan
      menjadikan   danau-danau  di  bawah  bumi,  danau-danau  itu
      mengisi sumber-sumber air. Pendapat Aristoteles diikuti oleh
      Seneca  (abad  I  M) dan banyak orang lainnya sehingga tahun
      1877, O. Volger termasuk di antara pengikut teori tersebut.
       Konsepsi tentang siklus air yang jelas  untuk  pertama  kali
      diutarakan  oleh Bernard Palessy pada th. 1580. Konsepsi itu
      mengatakan bahwa air di bawah tanah asalnya dari  infiltrasi
      air  hujan  dalam  tanah. Teori tersebut kemudian dibenarkan
      oleh E. Mariotte dan P. Perrault pada abad XVII M. 
      Sinar dan panas matahari menyebabkan uapan lautan-lautan dan
      tanah-tanah yang digenangi atau tercampur dengan air.
       
      Uap tersebut naik ke atmosfir dan membentuk awan-awan dengan
      cara berpadat (kondensasi) .  Kemudian  angin  campur  tangan
      untuk   memindahkan   uap-uap   itu   ke   jarak-jarak  yang
      berbeda-beda.  Awan-awan  itu  kadang-kadang  hilang   tanpa
      menurunkan  hujan,  kadang-kadang berkumpul satu dengan yang
      lain  untuk  membentuk  kondensasi  yang  lebih  besar   dan
      kadang-kadang  berpecah-pecah  untuk  menurunkan  hujan pada
      tahap tertentu daripada perkembangan awan.  Jika  hujan  itu
      turun  di  atas  lautan  (yang  merupakan 70% daripada wajah
      bumi) siklus tersebut dengan lekas menjadi tertutup.  Tetapi
      jika  hujan  itu  jatuh di atas tanah, sebagian akan disedot
      oleh tumbuh-tumbuhan dan  membesarkan  tumbuh-tumbuhan  itu.
      Tumbuh-tumbuhan  itu,  dengan  transpirasinya  mengembalikan
      sebagian air hujan ke atmosfir. Sebagian lain  daripada  air
      hujan  meresap  dalam  tanah,  dan  dari  tanah itu sebagian
      menuju ke lautan  dengan  perantaraan  saluran-saluran  atau
      terus masuk lebih mendalam dalam tanah untuk kembali lagi ke
      muka bumi melalui sumber-sumber atau air mancur.
      
      (BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern, Dr. Maurice Bucaille)
        

       

      Lalu bagaimana konsep sirkulasi air hujan menurut Quran. Berikut saya coba jabarkan dulu ayat2 nya:

      QS At Thaariq 86:11

      Demi langit yang mengembalikan

       

      Dalam bahasa Arab kata Raj'i berarti mengembalikan. Kata Raj'i ini mengisyaratkan ada sesuatu yg menuju kea rah langit kemudian oleh langit di kembalikan ke asalnya. Lalu apakah yg dikembalikan oleh langit? Mengapa Quran tdk eksplisit menyatakan hujan? Ilmu pengetahuan modern sudah menjawabnya. Bahwa ternyata yg dikembalikan oleh langit bukan Cuma uap air yg naik dari bumi, tapi juga gelombang2 elektromagnetik yg dipancarkan dari bumi, sebagian sinar matahari yg menyinari bumi dan yg memantul kembali dari planet bumi, bahkan serangan2 meteor2 dari luar angkasa kearah bumi di pentalkan lagi oleh langit . Dalam konteks ini agar tdk ngalor ngidul kita batasi makna raj'i dg mengembalikan segala sesuatu dari bumi. Tentunya diantaranya air yg menguap keatas. Dan kemudian dari langit air itu diturunkan lagi kebumi dalam bentuk air hujan

       

       Surat Qaaf (50): 9-11

      Artinya: "Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak  manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu
                pohon-pohon dan biji tanaman yang diketam, dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai
                mayang bersusun-susun untuk menjadi rizki bagi hamba-hamba (Kami). Dan Kami hidupkan dengan air
                itu, tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan. "
        
        
       QS Al Mu'minuun (23):18

      Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.

        
      Utk menambah pengetahuan lagi, pada ayat diatas Quran pun juga mengabarkan ttg curah hujan, 
      selain itu berbeda dg Alkitab yg berpendapat sama dg Aristoteles, Quran dg gaya bahasanya jelas2 menyatakan 
      bahwa air tidak menetap dibumi selamanya. . Hal ini di sinyalkan dg kalimat yg Saya tebalkan Kalimat ... "lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, 
      dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya"… mengindikasikan bahwa air kemudian dipindahkan lagi dari bumi. 
      Satu2 nya penjelasan logis atas ayat ini adalah air dibuat menguap. Artinya air ber-sirkulasi. 
      Sebagai penambah argument, simak pula ayat dibawah ini. Kalimat yg saya tebalkan dibawah mengindikasikan 
      secara eksplisit bahwa Air tidak pernah lama tersimpan dan memadat di gunung2 sprt pendpat ArisToteles dan tidak pernah 
      `tidak kembali lagi' seperti yg dijelaskan Yesaya 55:10. 
       
      QS AL Hijr (15):22

      Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

       

      Kalimat .."dan sekali-kali bukanlah kamu yg menyimpannya" .. jelas mengindikasikan bahwa air bersirkulasi.

       Tdk seperti Alkitab dan pendapat ilmuwan zaman pra pengetahuan yg tdk menyebut2 peranan angin dan awan dalam proses hujan. Quran justru dg sangat jelas menjelaskan peranannya keduanya. Mari kita simak ayat2 dibawah.

       

      QS Ar Ruum (30):48

      [30.48]

      Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki- Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba- Nya yang dikehendaki- Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira.

        Surat Ar Ruum diatas menjelaskan peranan angin sebagai alat penggerak awan sehingga awan2 yg semula saling berjarak dan ber-massa renggang menjadi terkumpul dan ber-massa padat (terkondensasi) . Inilah proses menuju mendung. Lalu apa yg terjadi setelah awan terkumpul dan terkondensasi ? Al Quran dg gamblang menjelaskan pada ayat Berikut:
        
      QS Fathiir (35):9
      Artinya:  "Dan  Allah,  Dialah yang mengirimkan angin, lalu angin untuk menggerakkan awan, maka Kami halau awan  itu  ke
      suatu  negeri  yang  mati  lalu  Kami  hidupkan bumi setelah matinya dengan (hujan yang turun dari) awan itu. Demikianlah
      kebangkitan itu."

       

      Surat Al A'Raaf 7 : 57

      [7.57]

      Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.

       

       

      Ayat2 diatas menjelaskan peranan angin dan awan membawa ber ton-ton air di langit menuju daerah2 tertentu. Inilah proses dari mendung menuju hujan.

       QS Al Furqaan 25 : 48-49

      [25.48]

      Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,

      [25.49]

      agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.

      [25.50]

      Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya) ; maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat).

       

       

      QS Al Jaatsiyaah 45: 5

      [45.5]

      dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.

       

      Ayat2 diatas hanya pelengkap argumen.

       

       

      Demikian uraian dari Saya . Sehingga dari sini jelas kita bisa melihat kekeliruan Bung Edi dalam justifikasinya trhd Quran. Bagaimana Bung Edi diatas bisa menyimpulkan bahwa perihal sirkulasi air dan fenomena hujan yg di ceritakan Quran tidak layak di klaim oleh umat muslim sbg pra pengetahuan krn jauh sblm Quran muncul ilmu pengetahuan ttg itu sudah ada bahkan Alkitab sudah lebih dulu menjelaskannya? Lha wong, Skrg kita bisa saksikan sendiri betapa berbedanya ilmu pengetahuan Quran ttg sirkulasi air hujan dibandingkan dg keyakinan ilmuwan zaman dulu dan Al Kitab.

      Dan ribuan tahun kemudian ilmu pengetahuan modern `membenarkan' penjelasan Quran. Maka bukankah statement Bung Edi bahwa Quran menyesatkan adalah KESALAHAN BESAR? Justru Quran mengoreksi kekeliruan ilmu pengetahuan yg diyakini pada saat itu. Berdasarkan artikel yg Saya sertakan diatas "Konsepsi tentang siklus air yang jelas  untuk  pertama  kali diutarakan  oleh Bernard Palessy pada th. 1580." Th 1580 berarti 900 th kemudian setelah Al Quran ada,  Bukankah itu juga bukti bahwa Quran menyajikan pra-pengetahuan yg tidak dimiliki manusia zaman Muhammad dan sebelumnya? (lihat kembali Amos, Yesaya dan Aristoteles) sehingga sah2 saja klo umat Islam memberi predikat demikian krn memang sudah terbukti. Ini juga sekaligus menjadi landasan kuat bagi klaim umat Islam bahwa Quran tidak mungkin buatan manusia pada zaman itu, krn jika Quran buatan manusia, maka Quran pun akan bicara senada dg ilmu pengatahuan zaman dulu sebagaimana Amos dan Yesaya senada dg Aristoteles dan Plato.
      Demikian hasil uji kita kali ini. Pada sesi mendatang Saya akan coba mengupas lagi kekeliruan2 Bung Eddy ttg Al Quran yg menyesatkan ilmu pengetahun. ttg jin yg menembus langit, pasang surut air laut, dll.
      Kembali Saya tegaskan bahwa ini bukan untuk memaksakan sebuah pendapat. Umat Islam diajarkan utk menghargai hak-hak orang lain. Hanya saja umat Islam pun berhak utk melakukan counter agar pemahaman kedua belah pihak seimbang dan komprehensif. Segala kekurangan dan kekeliruan, Saya kembalikan kpd ALLAH Yang Maha Tahu. 
       
      Alhamdulilah 

       

      Wassalam.

       

       


      --- In islam-kristen@ yahoogroups. com, edi cassanop <edi_cassanop@ ...> wrote:
      >
      > Salam......
      >  
      > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
      > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
      > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaan nya.
      > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
      >  
      > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
      >  
      > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
      >  
      > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
      >  
      > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah" . Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
      >  
      > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
      >  
      > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
      >  
      > a. Matahari
      >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
      >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
      > b. Bumi
      >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
      > c. Sirkluasi Air.
      >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
      >     - Sirkulasi Air
      >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
      >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
      >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
      >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
      >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
      > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
      > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
      > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
      > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
      > h. Sejarah
      >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
      >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
      >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
      >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
      >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
      > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
      >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
      >  
      > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
      >  
      > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
      >  
      > Renungan :
      > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya? .
      >  
      > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
      >  
      > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
      >  
      > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
      >  
      > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
      >  
      > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
      > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
      >
      > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
      >  
      > Sekian sesi IV.
      > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
      > edi cassanop
      >
    • silk_road_75
      Dear Bung Edi, Terima kasih atas reply nya. tentunya diskusi ini akan jadi semakin menarik. Seperti yg saya sebutkan diawal2, bahwa pendapat Saya buka untuk
      Message 2 of 19 , Oct 2, 2009
      • 0 Attachment
        Dear Bung Edi,
        Terima kasih atas reply nya. tentunya diskusi ini akan jadi semakin menarik. Seperti yg saya sebutkan diawal2, bahwa pendapat Saya buka untuk dipaksakan krn pikiran setip orang berbeda2 dan itu dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan didikannya secjak keci hingga menciptakan frame mind yg berbeda2. Biarkan lah sodara2 kita yg lain yg membaca ini menilai sendiri2.

        Mengenai reply anda dibawah ini pun saya punya argumen kekeliruan Anda, yg pasti bertentangan dg Anda. TApi sblm menjawabnya ijinkan Saya meneruskan dulu bantahan thd resume Anda agar lengkap. mengenai sanggahan SAya atas reply Anda, saya akan cari waktu lagi utk menulisnya.


        Saya beri judul BAntahan:6

        Bismillah,

        ini klaim Anda Bung Edi:

        d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).


        ini cuplikan ayat yg Anda maksud:

        surat  Arrahmaan 55 : 33

        [55.33]

        Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.

         

        Jawab:

        Bung Edi, lagi2 penyakit Anda muncul. Salah kutip. Salah rujukan. Mari kita perhatikan untaian kalimat diatas. Bagi yg lain, yg ingin lebih yakin (terutama sodar2 umat kristiani) silahkan mengeceknya sendiri ke Quran. Jika tdk punya, Tidak perlu mengeluarkan uang utk membeli Quran. Datang saja ke Gramedia atau Gunung Agung. Buka2 sedikit. Ngebet2 sedikit. Atau cari di situs2 Alqruan.

        Saya yakin bahkan tidak perlu orang IQ rendah saja utk memahami pesan di ayat ini. Orang ber-IQ jongkok pun pasti bisa dengan mudah menangkap pesannya. Ayat ini sama sekali menginformasikan penaklukan luar angkasa oleh Jin sprt yg anda tuduhkan. Dan sbg muslim sejak kecil Sayapun (dan sya yakin yg lain juga) tdk pernah di doktrin bahwa Jin bisa menaklukan angkasa. Jika Bung Edy mengklaim seperti ini;

        Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33, sekali lagi mohon ajukan buktinya. Di artikel mana atau di kelompok pengajian mana di belahan bumi ini, yg mana Bung Edi pernah mendengar atau membaca ada cendikiawan atau ulamanya mengajarkan Jin pernah menaklukan luar angkasa?   Justru ayat ini menginformasikan `tantangan' ALLAH kepada bangsa Jin dan Manusia. Mampukah melintasi angkasa yg demikian luas? Bukan Cuma angkasa, tetapi penjuru alam semesta artinya berikut Bumi hingga kesetiap jengkalnya. Ayat ini justru meng isyaratkan bahwa alam semesta ini luas dan manusia serta Jin di ijinkan untuk menjelajahinya bila mampu. Dan manusia serta Jin pasti tdk akan mampu jika tdk memiliki kemampuan khusus. Ayat ini sebenarnya seruan kepada manusia untuk mempelajari seluruh alam dan antariksa. Sampai dg saat ini ilmuwan antariksa belum pernah bisa menentukan berapa luasnya alam semesta. Berikut ini saya berikan beberapa cuplikan yg bisa dijadikan bahan renungan mengapa ALLAH sampai berani menantang demikian. (mohon maaf, ini hanya cuplikan acak. Tujuannya Cuma untuk tambahan informasi. Dan sbg referensi bahwa alam semesta, sbgmana yg digambarkan Quran adalah demikian luas sehingga mustahil bagi manusia dan bahkan Jin utk bisa melampauinya )

         

        GALAKSI DI LUAR ANGKASA  www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id

        Galaksi besar yang terdekat dengan Bima Sakti adalah Andromeda, yang berjarak dua juta tahun cahava. Setahun cahava setara dengan 9,5 trilyun kilometer. Maka, dengan mata telanjang, kita tidak bisa melihat bintang-bintang di Andro¬meda. Karena itu, pada saat memandang langit, yang terlihat hanvalah bintang¬-bintang penghuni Bima Sakti.

         

        Interaksi Galaksi Sagittarius Kerdil ditemukan secara tidak sengaja oleh Rodrigo Ibata, Mike Irwin, dan Gerard Gilmore pada 1994. Dia disebut dengan SagDEG, kependekan dan Sagittarius Dwarf Elliptical Galaxy (Galaksi Elips Sagittarius Kerdil). Lokasinya 75.000 tahun cahaya dari matahari dan 50.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Hingga sekarang, dia diketahui sebagai galaksi terdekat dengan Bima Sakti. Dia dapat bertahan hingga beberapa orbit di sekitar Bima Sakti.

        Sagittarius sebenarnya hanya salah satu dari 15 hingga 20 galaksi mini yang mengorbit Bima Sakti.

         

        Pemahaman tentang Bima Sakti terus berkembang. Harlow Shapley (1885-1972), astronom dari Observatorium Mount Wilson, mempelajari gugus-gugus bola bintang pada 1920. Koloni ribuan hingga ratusan ribu bintang yang tampak seperti bola itu tersebar simetris ke arah bintang Sagittarius di jalur putih Bima Sakti. Shapley menyimpulkan, gugus itu berpusat searah rasi Sagittarius.Titik pusat itu berada lebih dari 30.000 tahun cahaya dari bumi. Pengamatan bintang juga menunjukkan, makin dekat ke arah rasi Sagittarius, koloni bintang makin rapat. Bintang-¬bintang rapat itu berjarak kurang lebih 30.000 tahun cahaya dari matahari.

         

        Milky Way diprediksi memiliki massa 2 trilyun (2 x 1.012) kali matahari, terbagi menja¬di 100 hingga 300 milyar bintang. Matahari, sebagai salah satu bintang, mengavling daerah di sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti. Jadi, tata surya sama sekali bukan pusat galaksi.

        Bima Sakti tidak sendirian mendiami alam semesta. Masih banyak sistem serupa yang mengisi setiap sudut langit. Ribuan bah¬kan jutaan rumpun bintang atau pulau bintang di alam semesta telah dipergoki teleskop bikin¬an manusia. Misalnya, teleskop raksasa di Mount Palomar , California , Amerika Serikat, mampu melihat sedikitnya semilyar galaksi di sekitar tata surya.

         

        Kita bisa melihat sebagian dari temuan ilmuwan antariksa. Itu baru di Antariksa, sedangkan Al Quran mempersilahkan untuk melintasi seluruh penjuru bumi.

         

        Lalu Berapakah Kecepatan Cahaya?

         

        Kecepatan cahaya id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_cahaya  

        Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah 299.792.458 meter per detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h) atau 186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil per jam (mil/h). Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c, yang berasal dari bahasa Latin celeritas yang berarti "kecepatan", dan juga dikenal sebagai konstanta Einstein.

         

        Anda bisa bayangkan. Menurut ilmu pengetahuan kecepatan tertinggi di alam ini adalah kecepatan Cahaya. Cahaya saja utk berpindah dari galaksi Bimasakti ke Andromeda memerlukan 2 juta tahun? Apalagi kita manusia. Umur manusia sekarang rata2 tertinggi Cuma 100 tahunan. Anggaplah dg pesawat berkecepatan cahaya manusia berusaha merambah kesana. TApi apakah umurnya akan sampai? 

        Demikian Saya sampaikan. Inti dari Bantahan Saya adalah kesalahan klaim Bung Edi menilik dari ayat2 Quran yg beliau rujukan. Baik dari segi tekstual maupun segi makna, sama sekali menyajikan informasi yg berbeda dg yg beliau nyatakan.


        Wassalam

        --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@...> wrote:
        >
        > Terimakasih buat balasannya.
        > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan zulkarnain, kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan tetapi ada makna yg terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada Muhammad bukan sedang menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar hanya menceritakan penglihatan itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan itu. Justru ketika kita membaca semua fasal itu maka ayatnya demikian matang terlihat akan arti yg disampaikan.
        > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya tahu tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan dipaksakan. Mana pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita seperti terbit dan terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah melihat matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
        > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula emang pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim langsung salah? dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat ini langsung benar? Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak lengkap. Itu sebenarnya sampai ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda membaca quran, seyogianya anda bisa nagkap bahwa ayat yg dimaksud adalah hingga ayat 20. Mengenai adanya salah tulis, salah ketik, itu bukan keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah disitu lah fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg kebalik, dan kata yg belum lengkap.
        > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
        >
        > regards
        > edi
        >
        > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@ wrote:
        > >
        > >
        > > Asalamu'alaikum sodara-sodara
        > >
        > >
        > >
        > > Bismillah,
        > >
        > > hari ini saya akan mencoba membahas tuduhan Bung Eddy ttg kesalahan Al
        > > Quran. Postingan saya ini adalah postingan ketiga dari 2 rangkaian
        > > postingan yg lalu yg isinya juga membantah argumen-argumen Bung Eddy.
        > >
        > >
        > >
        > > 1. Matahari
        > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
        > >
        > > Bung Edi, dlm postingan anda yg lalu-lalu anda menghimbau kepada kami
        > > untuk jangan membaca dan memahami ayat-ayat kitab suci secara
        > > sepotong-sepotong krn akan menyesatkan. Saya pribadi setuju dg hal itu.
        > > Dalam memahami firman Tuhan kita hendaknya melakukan paling sedikit 3
        > > pendekatan:
        > >
        > > 1. Pendekatan Tekstual
        > > 2. Pendekatan Kontekstual
        > > 3. Pendekatan Konseptual.
        > >
        > > Namun sayangnya Anda sudah menyalahi prinsip anda sendiri demi
        > > kemenangan Argumen Anda sendiri. Anda seharusnya konsisten dg metode
        > > anda. Artinya, apabila Anda menggunakan suatu kerangka berfikir tertentu
        > > dlm memahami kitab suci anda, maka anda pun harus menggunakan kerangka
        > > berfikir yg sama dg kitab suci lain agar seimbang. Itu baru obyektif dan
        > > fair namanya. Mengenai klaim anda ttg kesalahan Al Quran yg merujuk pada
        > > ayat diatas maka dibawah ini Saya sertakan ayat-ayatnya. Utk memahami
        > > secara komprehensif sengaja saya mulai dari ayat 83:
        > >
        > >
        > >
        > > Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah:
        > > "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya".
        > >
        > > æóíóÓúÃóáõæäóßó Úóäú Ðöí ÇáúÞóÑúäóíúäö Þõáú ÓóÃóÊúáõæ
        > > Úóáóíúßõãú ãöäúåõ ÐößúÑðÇ
        > >
        > > 83
        > >
        > > Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan
        > > Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu,
        > >
        > > ÅöäóøÇ ãóßóøäóøÇ áóåõ Ýöí ÇáÃÑúÖö æóÂÊóíúäóÇåõ ãöäú
        > > ßõáöø ÔóíúÁò ÓóÈóÈðÇ
        > >
        > > 84
        > >
        > > maka dia pun menempuh suatu jalan.
        > >
        > > ÝóÃóÊúÈóÚó ÓóÈóÈðÇ
        > >
        > > 85
        > >
        > > Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat
        > > matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati
        > > di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh
        > > menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".
        > >
        > > ÍóÊóøì ÅöÐóÇ ÈóáóÛó ãóÛúÑöÈó ÇáÔóøãúÓö æóÌóÏóåóÇ
        > > ÊóÛúÑõÈõ Ýöí Úóíúäò ÍóãöÆóÉò æóæóÌóÏó ÚöäúÏóåóÇ
        > > ÞóæúãðÇ ÞõáúäóÇ íóÇ ÐóÇ ÇáúÞóÑúäóíúäö ÅöãóøÇ Ãóäú
        > > ÊõÚóÐöøÈó æóÅöãóøÇ Ãóäú ÊóÊóøÎöÐó Ýöíåöãú ÍõÓúäðÇ
        > >
        > > 86
        > >
        > > Berkata Zulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan
        > > mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan
        > > mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.
        > >
        > > ÞóÇáó ÃóãóøÇ ãóäú Ùóáóãó ÝóÓóæúÝó äõÚóÐöøÈõåõ Ëõãóø
        > > íõÑóÏõø Åöáóì ÑóÈöøåö ÝóíõÚóÐöøÈõåõ ÚóÐóÇÈðÇ äõßúÑðÇ
        > >
        > > 87
        > >
        > > Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala
        > > yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya
        > > (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".
        > >
        > > æóÃóãóøÇ ãóäú Âãóäó æóÚóãöáó ÕóÇáöÍðÇ Ýóáóåõ
        > > ÌóÒóÇÁð ÇáúÍõÓúäóì æóÓóäóÞõæáõ áóåõ ãöäú ÃóãúÑöäóÇ
        > > íõÓúÑðÇ
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > > Dari ayat diatas sudah sangat jelas bahwa ALLAH sedang menceritakan
        > > sebagian (Fragment) dari kisah Dzulkarnain. Ayat itu secara jelas dan
        > > gamblang tdk menjelaskan klaim Al Quran ttg tempat terbenamnya Matahari
        > > melainkan ttg "penglihatan manusiawi" Dzulkarnain. Dzulkarnain
        > > tiba di suatu tempat di mana dalam pandangan mata manusiawinya Dia
        > > melihat Matahari seolah-olah terbenam di laut yg berlumpur hitam.
        > > Fenomena ini bukankah juga terjadi pada diri kita. Skrg bagi Anda yg
        > > pernah menikmati pemandangan sunset disore hari, Anda pasti akan melihat
        > > Matahari seolah-olah terbenam dilaut, padahal matahari sama sekali tidak
        > > pernah terbenam. Kita pun sampai saat ini masih sepakat menggunakan
        > > frase "Matahari terbit di ufuk Timur dan tenggelam di ufuk
        > > Barat". Walaupun semua dari kita sudah mengetahui bahwa Matahari
        > > sesunguhnya tidak pernah terbit dan tenggelam. Rotasi bumi lah yg
        > > membuatnya seolah2 muncul dan menghilang. Bumi berputar sekali dalam 24
        > > jam, karena itu kita lihat benda-benda langit terbit dan terbenam. Al
        > > Quran di turunkan ALLAH kepada Manusia, maka sudah sewajarnya ALLAH
        > > mendayagunakan gaya bahasa yg mampu dan mudah dimengerti oleh manusia.
        > > Bagaimana jika ALLAH menggunakan gaya bahasa dan perumpamaan2 yg tinggi
        > > (ilmu ALLAH maha tinggi) yg tdk bisa dijangkau oleh alam pikiran
        > > manusia, maka Kitab suci yg seyogyanya diturunkan utk menjadi tuntunan
        > > akan mubazir krn tdk dipahami oleh manusia. Hanya ALLAH saja yg
        > > mengerti. hal ini ALLAH tegaskan dalam firmannya. Surat 44 Ad Dukhaan :
        > > 58
        > >
        > >
        > >
        > > Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu supaya mereka
        > > mendapat pelajaran.
        > >
        > > ÝóÅöäóøãóÇ íóÓóøÑúäóÇåõ ÈöáöÓóÇäößó áóÚóáóøåõãú
        > > íóÊóÐóßóøÑõæäó
        > >
        > > 58
        > >
        > >
        > >
        > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
        > > tempat terbenam.
        > >
        > >
        > >
        > > Bung Eddy, tampaknya anda belum tahu atau pura-pura tdk mengetahui bahwa
        > > Matahari memang memiliki 2 tempat terbit dan 2 tempat terbenam. memang
        > > di negara tropis Matahari terbit di ufuk timur terbenam di ufuk Barat,
        > > tapi dibagian dunia yg lain yg memiliki musim panas dan dingin Matahari
        > > terbit dan terbenam di 2 tempat yg berbeda. Karena Matahari tidak
        > > berbentuk padat melainkan dalam bentuk plasma, menyebabkan rotasinya
        > > lebih cepat di khatulistiwa daripada di kutub. Rotasi pada wilayah
        > > khatulistiwanya adalah sekitar 25 hari dan 35 hari pada wilayah kutub.
        > > Setiap putaran dan mempunyai gravitasi 27,9 kali gravitasi Bumi. bahkan
        > > dalam setiap 4 menit Matahari bergeser satu derajat ke Barat. silahkan
        > > anda pelajari lagi ilmu pengetahuan ini.
        > >
        > >
        > > b. Bumi
        > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari
        > > arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena
        > > ada ayat quran ini.
        > >
        > >
        > >
        > > Bung Eddy, anda sudah melakukan kesalahan yg luar biasa pada tulisan
        > > ini. Jika anda tdk sengaja atau salah kutip saya bisa memaklumi, tapi
        > > itu juga menandakan Anda teledor dan tidak hati-hati. Namun jika Anda
        > > hanya mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah
        > > tanpa memeriksa dulu, Saya sangat sayangkan krn Argumen yg anda tunjukan
        > > sangat ngawur. Ayat yg anda tunjukan diatas adalah Surat Al Ghaasyiyah
        > > :17 berikut ini akan Saya cuplikan ayatnya:
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > > Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
        > >
        > > ÃóÝóáÇ íóäúÙõÑõæäó Åöáóì ÇáÅÈöáö ßóíúÝó ÎõáöÞóÊú
        > >
        > > 17
        > >
        > >
        > >
        > > Silahkan anda buka2 lagi Al Quran demikian juga peserta millist yg lain,
        > > Adakah di ayat ini ALLAH menjelaskan ttg Bumi itu datar? Saya jadi ragu,
        > > sbtlnya apakah anda benar2 pernah mempelajari Islam dan Al Quran?
        > > Ataukah hanya menyadur tulisan2 orientalis lain mentah2 dan meng-klaim
        > > lewat tulisan2 itu anda sudah mempelajari Islam dan Al Quran? Maaf, krn
        > > kesalahan ini sering kali dan sangat identik dg para `pendahulu'
        > > anda.
        > >
        > >
        > >
        > > sampai sini dulu penjelasan saya agar kita tidak bosan membacanya. Insya
        > > ALLAH akan saya teruskan di kesempatan yg lain pada Bag:4.
        > >
        > >
        > >
        > > Assalamualaikum
        > >
        > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
        > > wrote:
        > > >
        > > > Salam......
        > > >
        > > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan,
        > > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
        > > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
        > > proses pembakuan alquran
        > > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
        > > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
        > > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran,
        > > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam
        > > quran.
        > > >
        > > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu
        > > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa
        > > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam
        > > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang
        > > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan
        > > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab.
        > > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni
        > > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak
        > > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
        > > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg
        > > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
        > > >
        > > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
        > > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
        > > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh
        > > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
        > > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
        > > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
        > > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
        > > sebagai penemuan mereka.
        > > >
        > > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
        > > supaya terarah.
        > > >
        > > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah
        > > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan
        > > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
        > > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
        > > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat
        > > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
        > > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
        > > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
        > > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
        > > >
        > > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah
        > > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut
        > > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
        > > >
        > > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa,
        > > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa
        > > adanya.
        > > >
        > > > a. Matahari
        > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
        > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
        > > tempat terbenam.
        > > > b. Bumi
        > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
        > > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
        > > datar karena ada ayat quran ini.
        > > > c. Sirkluasi Air.
        > > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
        > > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
        > > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
        > > alquran. Contohnya seperti dibawah :
        > > > - Sirkulasi Air
        > > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat
        > > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat
        > > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan
        > > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
        > > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
        > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
        > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
        > > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini
        > > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal
        > > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus
        > > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan.
        > > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
        > > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga
        > > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
        > > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu,
        > > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
        > > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29,
        > > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan.
        > > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
        > > juga sudah tahu.
        > > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga
        > > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski
        > > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian
        > > 15 : 5.
        > > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 :
        > > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi
        > > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin
        > > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut
        > > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni
        > > pada Ayub 26 : 7.
        > > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
        > > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
        > > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
        > > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
        > > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah
        > > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
        > > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
        > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
        > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
        > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
        > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
        > > bumi.
        > > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67)
        > > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk,
        > > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
        > > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
        > > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu
        > > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan
        > > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
        > > > h. Sejarah
        > > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak
        > > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
        > > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
        > > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
        > > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
        > > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu
        > > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa
        > > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah
        > > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
        > > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
        > > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
        > > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
        > > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
        > > tentaranya.
        > > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan
        > > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan
        > > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
        > > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman
        > > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa
        > > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
        > > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
        > > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
        > > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
        > > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa
        > > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah
        > > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
        > > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap
        > > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
        > > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
        > > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
        > > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
        > > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat
        > > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
        > > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
        > > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan
        > > fisik.
        > > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara
        > > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
        > > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
        > > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
        > > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi
        > > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
        > > dimana harun memang suku lewi.
        > > >
        > > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
        > > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
        > > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
        > > kerinduan pengakuan identitas.
        > > >
        > > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
        > > menilai.
        > > >
        > > > Renungan :
        > > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
        > > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita
        > > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
        > > pengikutnya?.
        > > >
        > > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
        > > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
        > > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
        > > >
        > > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
        > > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah
        > > saksi akan hal tersebut.
        > > >
        > > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab
        > > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg
        > > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
        > > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus
        > > itu, dia adalah Nabi Palsu.
        > > >
        > > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
        > > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan.
        > > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia
        > > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
        > > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
        > > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
        > > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul)
        > > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya
        > > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL)
        > > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus
        > > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
        > > >
        > > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg
        > > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan
        > > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
        > > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap
        > > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan
        > > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
        > > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan
        > > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan
        > > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org
        > > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam
        > > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
        > > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
        > > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
        > > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
        > > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang
        > > dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 :
        > > 28).
        > > >
        > > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg
        > > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
        > > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa
        > > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu
        > > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
        > > >
        > > > Sekian sesi IV.
        > > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
        > > > edi cassanop
        > > >
        > >
        >
      • silk_road_75
        He..he..he... Dear Bung Edi, Saya tergelitik buat nanggapi. TApi sabar yaaa..? Saya ingin diskusi ini lebih terarah. dan lagipula sayang kan saya udah capek2
        Message 3 of 19 , Oct 4, 2009
        • 0 Attachment

          He..he..he... Dear Bung Edi,

          Saya tergelitik buat nanggapi. TApi sabar yaaa..? Saya ingin diskusi ini lebih terarah. dan lagipula sayang kan saya udah capek2 ngetik lupa di posting cuma gara2 semangat nanggapi reply an Anda. jadi Saya lanjutkan dulu deh yg udah jadi. But tolong ingetin Saya nanggapin 2 replya na Anda. maklum cuma Karyawan pabrik, jadi waktu nya terbatas. oke silahkan lihat tanggapna Saya yg...ke 7 klo nggak salah.

          Kritik Bung Edi:

          - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)

           

          Jawab:

           

          Bung Edi, lagi2 penyakit lama muncul berulang-ulang. Di bagian manakah pada QS 7:135 Quran bercerita ttg air bah di zaman Musa? Untuk lebih memperjelas akan Saya lampirkan rentetan ayat2 nya sengaja saya berikan dari ayat 132-136 agar yg lain bisa ikut mencermati;

           

          QS Al A'raaf (7) :132-136

           

          132. Mereka berkata: "Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu."

           

          133. Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.

           

          134. Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata: "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhamnu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dan pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu."

           

          135. Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.

           

          136. Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu.

           

          Nah, Saya sudah sertakan ayat2 nya. Sekarang silahkan di masing2 memeriksa dan mencermati sendiri. Dimanakah Quran bercerita ttg air bah? Satu2nya jenis bencana yg alam yg diakibatkan oleh cuaca hanyalah Taufan. Apakah ini yg dimaksud? Tapi inipun keliru. Silahkan Anda cari2 artikel ttg Taufan, salah satunya bisa dilihat di id.answers.yahoo.com/question/index?qid Angin topan (Taufan) adalah fenomena alam yg terjadi terjadi karena adanya perubahan tekanan yang ekstrim antara pertemuan dua angina

           

          Pertanyaan Saya Bung Edi,

          -Anda sbtlnya mendapat sumber referensi dari mana? J

          -sudah diperiksa belum? J

           

          pada QS 7:135 rujukan Anda (yg Saya tebalkan), adakah Quran mengisahkan ttg air Bah? Oke pada ayat 133 Quran menyinggung-nyinggung "Taufan", tapi samakah Taufan dg air bah? Oke pada ayat 136 Quran menyebut2 "kami tenggelamkan mereka di laut", tapi samakah Laut dg air bah? Kita semua pasti bisa membedakannya bukan?

           

          Dan umat Islam (melalui Quran yg Anda Krtitik) juga mengetahui bahwa Banjir besar itu hukuman ALLAH thd kaum Nabi Nuh. Kita semua diajarkan riwayat itu.

          Anehnya lagi Anda sendiri mengutip Ayat Quran, tapi di satu sisi mengutip ayat Qurran yg lain yg ternyata menyangkal Kritikan Anda. Utk membuktikannya akan Saya lampirkan ayat2 nya. Klo Anda hanya memberikan QS 7:59, maka untuk melengkapi pemahaman Kita semua Saya akan berikan QS 7:59-64

           

          59. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya." Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).

           

          60. Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata."

          61. Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam."

          62. "Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui"[550].

          63. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?

          64. Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).

           

          Pertanyaan Saya Bung Edi, dimanakah pada QS 7:59yg anda rujukan tertulis Air Bah terjadi di Zaman Musa?, bukankah kah data yg Anda sajikan jadi terlihat ngawur? malah klo kita runut lagi dg  berikutnya yg Saya sertakan, jelas2 Quran menjelaskan bahwa itu terjadi di Zaman Nuh:.

           

          QS Al Qamar (54) :9-12

           

          9. Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman).

          10. Maka dia mengadu kepada Tuhannya: "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)."

          11. Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah

          12. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemu- lah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan.

          13. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,

          14. Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari(Nuh).

          15. Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

          16. Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

          17. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

           

          Emh…eemmmhhh…. SALAH LAGEEEIII….SALAH LAGEEIII….:))  NGGAK PERIKSA LAGEEEII…NGGAK PERIKSA LAGEEIII….:))

          Hehehe… jangan marah ya? Ini kan sekedar diksui santai untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita. Jadi nggak perlu serius sampai tegang lah. J


          --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@...> wrote:
          >
          > Hehe- bung silk road.
          > Anda mengutip banyak sekali ayat quran, dan anda berpikir bahwa ayat alkitab hanya yg saya kasih aja mengenai sirkulasi air? Tentu bukan bro, tapi banyak.
          >
          > Terus anda mengartikannya bahwa air dalam alkitab menetap dibumi tidak ada proses kembali? Saya pikir bukan demikian melainkan karena ada gambaran yg disampaikan disana mengenai pekerjaan tuhan tidak sia-sia sehingga disebut sebagai menetap.
          >
          > Lagipula alquran yg anda kutip jug mengatakan air menetap dibumi :
          > QS Al Mu'minuun (23):18
          > Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami
          > jadikan air itu MENETAP DIBUMI, dan sesungguhnya Kami benar-benar
          > berkuasa menghilangkannya.
          >
          > Bukankah disini juga disebut MENETAP DIBUMI?. Ini malah lebih parah, karena MENETAP dibumi dijadikan sebagai kekuasaaan Tuhan?
          >
          > Sementara dalam Alkitab tidak ada dikatakan menetap, anda yg menyimpulkan demikian? Dalam ayat yg saya kasih baru sedikit. Meski demikian ayat ini tidak mengatakan tidak ada proses, ayat ini hanya menggambarkan tujuan ayat itu yakni sehubungan dengan berkat Tuhan yg tidak akan pernah kembali.
          >
          > Lagi pula bro, anda lihat ditulisan saya dengan baik tidak, mengenai pra pengetahuan di artikel ini tidak saya katakan salah baik dalam alquran maupun dalam alkitab, yg saya kritik adalah ketika islam mengatakan itu sebagai pra pengetahuan padahal Alkitab sudah membicarakannya lebih dulu. Meski demikian org-org sebelum zaman alkitab juga pasti sudah membicarakannya dalam bahasa mereka. Yg menyesatkan yg saya sebut adalah klaim pra pengetahuan itu dan ilmu ilmu lain seperti matahari, bumi, (Q 18 : 47, Q 88 : 17-20), janin, sejarah, penaklukan angkasa, mengenai gunung dan matematika dasar.
          >
          > Bedakan dong, yg benar saya masukkan dalam pra pengetahuan seperti islam klaim. Itu benar ilmu pengetahuan baik dalam alkitab maupun dalam alquran, tetapi tidak dapat dianggap sebagai pra pengetahuan. Maksud tidak pra pengetahuan?
          >
          > Terus tujuan utama dari kitab kita juga harus jujur adalah bukan ilmu pengetahuan itulah sebabnya bahasanya beda dan bukan selengkap bahasa ilmu pengetahuan kalaupun ada hal-hal yg berbau ilmu penegatahuan dalam kitab, kenapa bahasanya tidak lengkap karena tujuannya adalah untuk keselamatan manusia, bukan ilmu pengetahuan itu tujuannya, makanya supaya bisa lengkap yah semua ayat harus digabung. Tapi ilmu pengetahuankan tidak seperti itu. Melainkan ilmu pengetahuan harus lengkap dari A sampai Z. Contoh dalam quran dalam alkitab mengebnai yg kita kaitian dengan ilmu pengetahuan tidak ada satu ayat atau satu pasal pun yg membicarakan ilmu pengetahuan secara lengkap. Masalah sirkulasi air contohnya, ayat yg saya sampaikan baru sebagian dan belum lengkap membicarakan sirkulasi makanya harus semua dikumpulkan, demikian juga dengan ayat quran anda.
          >
          > Tetepai ketika ada ayat walaupun sedikit yg mengatakan bahwa janin dimulai dari sel darah atau gumpalan darah baru itu sesat, gunung mencegah gempa bumi baru itu sesat, angkasa diciptakan untuk ditaklukan zin baru itu sesat, bintang diciptakan untuk pelempar setan baru itu sesat, matahari beredar adalah sesat, matahari, siang dan malam beredar baru sesat, ayat ayat yg bertentangan dengan sejarah baru itu sesat dan masih banyak lagi. Dan itu semua ada dalam quran makanya dikatakan kelaim ilmu pengetahuan dalam quran sesat.
          >
          > Sebagai informasi juga ada ayat ayat alkitab yg mungkin salah letak ditulisan saya dan ayat quran yg kurang lengkap. Itu semua sudah saya edit. Siapa tahu anda baca-baca lagi. Ada ayat-ayat alkitab yg salah penempatan pada tulisan yg sudah dikirim dan semua telah diedit. bagi anda yg ingin tulisan saya dari sesi I - sesi VI boleh. setelah komplet, sudah ada editing kok akan ada kata-kata yg salah huruf, salah kalimat dan lain-lain
          >
          > regards
          > edi
          >
          >
          >
          >
          > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@ wrote:
          > >
          > >
          > > Assalmu'alaikum sodara-sodara ku
          > >
          > > kali ini saya akan coba lebih rinci membuktikan kesalahan2 Edi Casanop
          > > atas tuduhannya thd Quran dg menghadirkan ayat2 yg beliau jadikan
          > > rujukan. Mari kita uji klaim beliau sama2 secara lebih adil dan fair
          > > agar kita bisa sama2 menguji kualitasnya. Semoga bermanfaat bwt semua.
          > > sengaja saya cuplikan per bagian. Klaim Bung Edi yg lengkap ada di
          > > bagian bawah dari tulisan ini
          > >
          > >
          > > Bismillah,
          > >
          > >
          > >
          > > c. Sirkluasi Air.
          > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan.
          > > Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh
          > > manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya
          > > seperti dibawah :
          > >
          > >
          > >
          > > - Sirkulasi Air
          > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57,
          > > surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11)
          > > dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada
          > > tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan
          > > pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
          > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
          > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
          > >
          > >
          > >
          > > Jawab:
          > >
          > > Baiklah Bung Edi,Sekarang mari kita sama-sama, bersama saudara2 yg lain
          > > menguji pendapat anda diatas. Demi objektivitas dan kejujuran serta atas
          > > tujuan memberikan kesempatan yg adil kpd kita semua utk meneliti dan
          > > menilai sengaja saya paparkan ayat2 yg Bung Edi rujukan, khusus ayat2
          > > Quran sebagian saya tambahkan dg ayat2 lain guna memberikan kesimpulan
          > > yg complementer. Sanggahan ini bukan bertujuan utk memaksakan suatu
          > > pendapat melainkan memberikan paparan yg berimbang krn sama seperti umat
          > > Kristiani, umat muslim pun punya hak jawab atas klaim-klaim atau
          > > tudingan2 umat lain thd kitab sucinya. Kesimpulan akhir kita serahkan
          > > kepada masing2 pembaca.
          > >
          > >
          > >
          > > Topik kita kali ini adalah pengetahuan ttg sirkulasi air dan hujan dlm
          > > Bible, dan Al Quran yg dituding Bung Edi menyesatkan. Kita akan membuat
          > > studi banding dg ayat2 memaparkan keterangan dari ayat2 kedua kitab suci
          > > tersebut. Saya mulai dg cuplikan dari Alkitab (sekali lagi, ini rujukan
          > > dari Bung Edi sendiri)
          > >
          > >
          > >
          > > Sirkulasi air menurut Alkitab –rujukan Bung Edi:
          > >
          > >
          > >
          > > Amos 5: 8
          > >
          > > Dia yang telah membuat bintang kartika dan bintang belantik, yang
          > > mengubah kekelaman menjadi pagi dan yang membuat siang gelap seperti
          > > malam; Dia yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan
          > > bumi--TUHAN itulah nama-Nya.
          > >
          > >
          > >
          > > Yesaya 55 : 9-11
          > >
          > > (9) Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku
          > > dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
          > >
          > > (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali
          > > ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan
          > > tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang
          > > yang mau makan,
          > >
          > > (11) demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan
          > > kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang
          > > Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
          > >
          > >
          > >
          > > Penekanan saya pada kalimat yg di tebalkan. Seperti itukah cara
          > > sirkulasi air yg dipahami ilmu pengetahuan ????... pada Amos 5:8 Tuhan
          > > memanggil hanya air laut saja dan mencurahkan keatas bumi? Hanya begitu
          > > saja proses terjadinya hujan? Lalu dimana Alkitab menceritakan ttg awan
          > > yg timbul di tengah2 fenomena menguapnya air keatas dan turunnya air
          > > hujan? kalau kita ilustrasikan sirkulasi air menurut Amos 5:8 adl sbb:
          > >
          > > air naik ke atas, kemudian berbalik lagi kebumi (tanpa ada proses
          > > pembentukan awan). Pdhl ilmu pengetahuan menjelaskan sblm kembali ke
          > > bumi air membentuk dulu gumpalan awan utk kemudian melepaskan dirinya
          > > dari partikel2 yg dibawanya saat menguap. Kemudian awan itu dengan
          > > bantuan angin bergeser ke tempat yg berbeda-beda. Dalam perjalanannya
          > > awan tidak bisa lagi menahan beban air yg dibawanya. dari celah2 awan
          > > itulah memancur kemudian air hujan. Pertanyaannya, Lha, jika tidak
          > > pernah terbentuk awan, bagaimana bisa hujan?
          > >
          > >
          > >
          > > Yang menarik lagi, Bung Edi menyandarkan keyakinannya bahwa Bible, jauh
          > > sblm Quran sudah menjelaskan ttg sirkulasi air. Mari kita pahami dulu
          > > apa arti sirkulasi air? Bukankah arti sirkulasi itu adalah perputaran?
          > > Bahwa air yg jatuh ke bumi akan kembali lagi keatas dan kemudian ke bumi
          > > kembali? Sehingga apabila proses berulang-ulang itu tidak terjadi, maka
          > > tidak bisa dikatakan telah terjadi sirkulasi.bukan begitu?
          > >
          > >
          > >
          > > Sekarang mari kita lihat Yesaya 55:10 .." Sebab seperti hujan dan
          > > salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi
          > > bumi,.." Yesaya yg anda jadikan rujukan justru `membantah'
          > > proses sirkulasi ini krn air hujan jelas-jelas tdk kembali lagi ke
          > > asalnya melainkan tetap di bumi.. Jadi klo kita simpulkan; Tuhan menarik
          > > air dari laut kemudian air itu di curahkan ke bumi (Awan tdk punya
          > > peranan apa-apa dlm proses ini), kemudian air itu mengendap dan mengairi
          > > bumi tanpa pernah kembali ke atas. jadi pertanyaan besarnya adalah; bila
          > > air tidak pernah kembali lagi keatas, maka tidak ada penguapan. Dan jika
          > > tidak pernah ada penguapan, maka tidak aka terbentuk awan Bukankah
          > > begitu? Silahkan Anda dg yg lain melihat2 kembali. Yang menariknya lagi
          > > ternyata pengetahuan yg keliru itu justru sudah diyakini ilmuwan zaman
          > > baheula sblm Alkitab muncul. Bersama ini saya lampirkan artikel untk
          > > bahan renungan:
          > >
          > >
          > > Dalam artikel "Hydrogeologie" daripada EncyclopediaUniversalis,
          > > dua orang ahli, yaitu G. Castany dan B. Blavouxmenyajikan sejarah air
          > > yang sangat jelas sebagai berikut: " Bagi Thales dan Milet pada
          > > abad VII S.M. air laut masuk kebenua karena pengaruh angin, air juga
          > > jatuh di atas bumi danmasuk dalam tanah. Plato menyetujui ide ini dan
          > > berpendapatbahwa kembalinya air ke laut itu terjadi karena
          > > tatare,yakni jurang yang besar di pinggir bumi. Teori
          > > tersebutdianut oleh banyak ahli fikir sampai abad XVII dengan
          > > ReneDescartes, Aristoteles mengira bahwa uap air di tanahmenjadi
          > > padat dalam gua-gua yang dingin di gunung-gunung danmenjadikan
          > > danau-danau di bawah bumi, danau-danau itumengisi sumber-sumber
          > > air. Pendapat Aristoteles diikuti olehSeneca (abad I M) dan banyak
          > > orang lainnya sehingga tahun1877, O. Volger termasuk di antara pengikut
          > > teori tersebut. Konsepsi tentang siklus air yang jelas untuk pertama
          > > kalidiutarakan oleh Bernard Palessy pada th. 1580. Konsepsi
          > > itumengatakan bahwa air di bawah tanah asalnya dari infiltrasiair
          > > hujan dalam tanah. Teori tersebut kemudian dibenarkanoleh E. Mariotte
          > > dan P. Perrault pada abad XVII M. Sinar dan panas matahari menyebabkan
          > > uapan lautan-lautan dan tanah-tanah yang digenangi atau tercampur dengan
          > > air. Uap tersebut naik ke atmosfir dan membentuk awan-awan dengan cara
          > > berpadat (kondensasi). Kemudian angin campur tangan untuk
          > > memindahkan uap-uap itu ke jarak-jarak yang berbeda-beda.
          > > Awan-awan itu kadang-kadang hilang tanpa menurunkan hujan,
          > > kadang-kadang berkumpul satu dengan yang lain untuk membentuk
          > > kondensasi yang lebih besar dan kadang-kadang berpecah-pecah
          > > untuk menurunkan hujan pada tahap tertentu daripada perkembangan awan.
          > > Jika hujan itu turun di atas lautan (yang merupakan 70% daripada
          > > wajah bumi) siklus tersebut dengan lekas menjadi tertutup. Tetapi jika
          > > hujan itu jatuh di atas tanah, sebagian akan disedot oleh
          > > tumbuh-tumbuhan dan membesarkan tumbuh-tumbuhan itu. Tumbuh-tumbuhan
          > > itu, dengan transpirasinya mengembalikan sebagian air hujan ke
          > > atmosfir. Sebagian lain daripada air hujan meresap dalam tanah,
          > > dan dari tanah itu sebagian menuju ke lautan dengan perantaraan
          > > saluran-saluran atau terus masuk lebih mendalam dalam tanah untuk
          > > kembali lagi ke muka bumi melalui sumber-sumber atau air mancur. (BIBEL,
          > > QUR-AN, dan Sains Modern, Dr. Maurice Bucaille)
          > >
          > >
          > > Lalu bagaimana konsep sirkulasi air hujan menurut Quran. Berikut saya
          > > coba jabarkan dulu ayat2 nya:
          > >
          > > QS At Thaariq 86:11
          > >
          > > Demi langit yang mengembalikan
          > >
          > >
          > >
          > > Dalam bahasa Arab kata Raj'i berarti mengembalikan. Kata Raj'i
          > > ini mengisyaratkan ada sesuatu yg menuju kea rah langit kemudian oleh
          > > langit di kembalikan ke asalnya. Lalu apakah yg dikembalikan oleh
          > > langit? Mengapa Quran tdk eksplisit menyatakan hujan? Ilmu pengetahuan
          > > modern sudah menjawabnya. Bahwa ternyata yg dikembalikan oleh langit
          > > bukan Cuma uap air yg naik dari bumi, tapi juga gelombang2
          > > elektromagnetik yg dipancarkan dari bumi, sebagian sinar matahari yg
          > > menyinari bumi dan yg memantul kembali dari planet bumi, bahkan
          > > serangan2 meteor2 dari luar angkasa kearah bumi di pentalkan lagi oleh
          > > langit . Dalam konteks ini agar tdk ngalor ngidul kita batasi makna
          > > raj'i dg mengembalikan segala sesuatu dari bumi. Tentunya
          > > diantaranya air yg menguap keatas. Dan kemudian dari langit air itu
          > > diturunkan lagi kebumi dalam bentuk air hujan
          > >
          > >
          > >
          > > Surat Qaaf (50): 9-11
          > > Artinya: "Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya,
          > > lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji tanaman
          > > yang diketam, dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai
          > > mayang bersusun-susun untuk menjadi rizki bagi hamba-hamba (Kami). Dan
          > > Kami hidupkan dengan air itu, tanah yang mati (kering). Seperti
          > > itulah terjadinya kebangkitan." QS Al Mu'minuun (23):18
          > > Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami
          > > jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar
          > > berkuasa menghilangkannya.
          > > Utk menambah pengetahuan lagi, pada ayat diatas Quran pun juga
          > > mengabarkan ttg curah hujan, selain itu berbeda dg Alkitab yg
          > > berpendapat sama dg Aristoteles, Quran dg gaya bahasanya jelas2
          > > menyatakan bahwa air tidak menetap dibumi selamanya. . Hal ini di
          > > sinyalkan dg kalimat yg Saya tebalkan Kalimat ... "lalu Kami jadikan
          > > air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
          > > menghilangkannya"… mengindikasikan bahwa air kemudian dipindahkan
          > > lagi dari bumi. Satu2 nya penjelasan logis atas ayat ini adalah air
          > > dibuat menguap. Artinya air ber-sirkulasi. Sebagai penambah argument,
          > > simak pula ayat dibawah ini. Kalimat yg saya tebalkan dibawah
          > > mengindikasikan secara eksplisit bahwa Air tidak pernah lama tersimpan
          > > dan memadat di gunung2 sprt pendpat ArisToteles dan tidak pernah
          > > `tidak kembali lagi' seperti yg dijelaskan Yesaya 55:10. QS AL
          > > Hijr (15):22
          > > Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan
          > > Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air
          > > itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.
          > >
          > >
          > >
          > > Kalimat .."dan sekali-kali bukanlah kamu yg menyimpannya"..
          > > jelas mengindikasikan bahwa air bersirkulasi.
          > >
          > > Tdk seperti Alkitab dan pendapat ilmuwan zaman pra pengetahuan yg tdk
          > > menyebut2 peranan angin dan awan dalam proses hujan. Quran justru dg
          > > sangat jelas menjelaskan peranannya keduanya. Mari kita simak ayat2
          > > dibawah.
          > >
          > > QS Ar Ruum (30):48
          > >
          > > [30.48]
          > >
          > > Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan
          > > Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan
          > > menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari
          > > celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya
          > > yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira.
          > > Surat Ar Ruum diatas menjelaskan peranan angin sebagai alat penggerak
          > > awan sehingga awan2 yg semula saling berjarak dan ber-massa renggang
          > > menjadi terkumpul dan ber-massa padat (terkondensasi). Inilah proses
          > > menuju mendung. Lalu apa yg terjadi setelah awan terkumpul dan
          > > terkondensasi ? Al Quran dg gamblang menjelaskan pada ayat Berikut: QS
          > > Fathiir (35):9Artinya: "Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin,
          > > lalu angin untuk menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu
          > > negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan
          > > (hujan yang turun dari) awan itu. Demikianlahkebangkitan itu."
          > >
          > >
          > > Surat Al A'Raaf 7 : 57
          > >
          > > [7.57]
          > >
          > > Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum
          > > kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa
          > > awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan
          > > hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai
          > > macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang
          > > telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.
          > >
          > >
          > >
          > >
          > >
          > > Ayat2 diatas menjelaskan peranan angin dan awan membawa ber ton-ton air
          > > di langit menuju daerah2 tertentu. Inilah proses dari mendung menuju
          > > hujan.
          > > QS Al Furqaan 25 : 48-49
          > > [25.48]
          > >
          > > Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat
          > > sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air
          > > yang amat bersih,
          > >
          > > [25.49]
          > >
          > > agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar
          > > Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami,
          > > binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.
          > >
          > > [25.50]
          > >
          > > Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia
          > > supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya); maka kebanyakan manusia
          > > itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat).
          > >
          > >
          > >
          > >
          > >
          > > QS Al Jaatsiyaah 45: 5
          > >
          > > [45.5]
          > >
          > > dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari
          > > langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya;
          > > dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah)
          > > bagi kaum yang berakal.
          > >
          > >
          > >
          > > Ayat2 diatas hanya pelengkap argumen.
          > >
          > >
          > >
          > >
          > >
          > > Demikian uraian dari Saya . Sehingga dari sini jelas kita bisa melihat
          > > kekeliruan Bung Edi dalam justifikasinya trhd Quran. Bagaimana Bung Edi
          > > diatas bisa menyimpulkan bahwa perihal sirkulasi air dan fenomena hujan
          > > yg di ceritakan Quran tidak layak di klaim oleh umat muslim sbg pra
          > > pengetahuan krn jauh sblm Quran muncul ilmu pengetahuan ttg itu sudah
          > > ada bahkan Alkitab sudah lebih dulu menjelaskannya? Lha wong, Skrg kita
          > > bisa saksikan sendiri betapa berbedanya ilmu pengetahuan Quran ttg
          > > sirkulasi air hujan dibandingkan dg keyakinan ilmuwan zaman dulu dan Al
          > > Kitab.
          > > Dan ribuan tahun kemudian ilmu pengetahuan modern `membenarkan'
          > > penjelasan Quran. Maka bukankah statement Bung Edi bahwa Quran
          > > menyesatkan adalah KESALAHAN BESAR? Justru Quran mengoreksi kekeliruan
          > > ilmu pengetahuan yg diyakini pada saat itu. Berdasarkan artikel yg Saya
          > > sertakan diatas "Konsepsi tentang siklus air yang jelas untuk
          > > pertama kali diutarakan oleh Bernard Palessy pada th. 1580." Th
          > > 1580 berarti 900 th kemudian setelah Al Quran ada, Bukankah itu juga
          > > bukti bahwa Quran menyajikan pra-pengetahuan yg tidak dimiliki manusia
          > > zaman Muhammad dan sebelumnya? (lihat kembali Amos, Yesaya dan
          > > Aristoteles) sehingga sah2 saja klo umat Islam memberi predikat demikian
          > > krn memang sudah terbukti. Ini juga sekaligus menjadi landasan kuat bagi
          > > klaim umat Islam bahwa Quran tidak mungkin buatan manusia pada zaman
          > > itu, krn jika Quran buatan manusia, maka Quran pun akan bicara senada dg
          > > ilmu pengatahuan zaman dulu sebagaimana Amos dan Yesaya senada dg
          > > Aristoteles dan Plato.Demikian hasil uji kita kali ini. Pada sesi
          > > mendatang Saya akan coba mengupas lagi kekeliruan2 Bung Eddy ttg Al
          > > Quran yg menyesatkan ilmu pengetahun. ttg jin yg menembus langit, pasang
          > > surut air laut, dll.Kembali Saya tegaskan bahwa ini bukan untuk
          > > memaksakan sebuah pendapat. Umat Islam diajarkan utk menghargai hak-hak
          > > orang lain. Hanya saja umat Islam pun berhak utk melakukan counter agar
          > > pemahaman kedua belah pihak seimbang dan komprehensif. Segala kekurangan
          > > dan kekeliruan, Saya kembalikan kpd ALLAH Yang Maha Tahu. Alhamdulilah
          > >
          > >
          > > Wassalam.
          > >
          > >
          > >
          > >
          > >
          > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
          > > wrote:
          > > >
          > > > Salam......
          > > >
          > > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan,
          > > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
          > > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
          > > proses pembakuan alquran
          > > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
          > > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
          > > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran,
          > > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam
          > > quran.
          > > >
          > > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu
          > > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa
          > > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam
          > > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang
          > > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan
          > > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab.
          > > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni
          > > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak
          > > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
          > > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg
          > > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
          > > >
          > > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
          > > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
          > > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh
          > > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
          > > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
          > > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
          > > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
          > > sebagai penemuan mereka.
          > > >
          > > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
          > > supaya terarah.
          > > >
          > > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah
          > > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan
          > > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
          > > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
          > > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat
          > > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
          > > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
          > > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
          > > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
          > > >
          > > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah
          > > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut
          > > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
          > > >
          > > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa,
          > > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa
          > > adanya.
          > > >
          > > > a. Matahari
          > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
          > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
          > > tempat terbenam.
          > > > b. Bumi
          > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
          > > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
          > > datar karena ada ayat quran ini.
          > > > c. Sirkluasi Air.
          > > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
          > > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
          > > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
          > > alquran. Contohnya seperti dibawah :
          > > > - Sirkulasi Air
          > > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat
          > > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat
          > > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan
          > > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
          > > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
          > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
          > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
          > > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini
          > > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal
          > > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus
          > > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan.
          > > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
          > > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga
          > > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
          > > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu,
          > > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
          > > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29,
          > > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan.
          > > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
          > > juga sudah tahu.
          > > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga
          > > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski
          > > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian
          > > 15 : 5.
          > > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 :
          > > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi
          > > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin
          > > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut
          > > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni
          > > pada Ayub 26 : 7.
          > > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
          > > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
          > > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
          > > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
          > > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah
          > > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
          > > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
          > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
          > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
          > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
          > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
          > > bumi.
          > > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67)
          > > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk,
          > > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
          > > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
          > > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu
          > > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan
          > > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
          > > > h. Sejarah
          > > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak
          > > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
          > > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
          > > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
          > > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
          > > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu
          > > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa
          > > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah
          > > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
          > > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
          > > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
          > > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
          > > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
          > > tentaranya.
          > > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan
          > > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan
          > > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
          > > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman
          > > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa
          > > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
          > > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
          > > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
          > > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
          > > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa
          > > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah
          > > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
          > > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap
          > > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
          > > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
          > > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
          > > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
          > > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat
          > > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
          > > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
          > > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan
          > > fisik.
          > > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara
          > > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
          > > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
          > > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
          > > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi
          > > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
          > > dimana harun memang suku lewi.
          > > >
          > > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
          > > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
          > > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
          > > kerinduan pengakuan identitas.
          > > >
          > > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
          > > menilai.
          > > >
          > > > Renungan :
          > > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
          > > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita
          > > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
          > > pengikutnya?.
          > > >
          > > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
          > > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
          > > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
          > > >
          > > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
          > > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah
          > > saksi akan hal tersebut.
          > > >
          > > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab
          > > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg
          > > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
          > > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus
          > > itu, dia adalah Nabi Palsu.
          > > >
          > > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
          > > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan.
          > > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia
          > > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
          > > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
          > > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
          > > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul)
          > > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya
          > > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL)
          > > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus
          > > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
          > > >
          > > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg
          > > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan
          > > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
          > > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap
          > > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan
          > > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
          > > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan
          > > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan
          > > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org
          > > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam
          > > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
          > > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
          > > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
          > > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
          > > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang
          > > dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 :
          > > 28).
          > > >
          > > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg
          > > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
          > > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa
          > > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu
          > > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
          > > >
          > > > Sekian sesi IV.
          > > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
          > > > edi cassanop
          > > >
          > >
          >

        • silk_road_75
          Bismillah, Kritik Bung Edi Casanop: - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra
          Message 4 of 19 , Oct 6, 2009
          • 0 Attachment
            Bismillah,

            Kritik Bung Edi Casanop:

            - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.

             

            . surat Al Furqaan 25 : 53

            [25.53]

            Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

             

            Surat Ar Rahmaan 55 : 19-21

            [55.19]

            Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

            [55.20]

            antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

            [55.21]

            Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

             

            Ayub 26 : 7

            7) Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada

            kehampaan.

             

            Jawab:

             

            Bung Edi, sebelum membahas sisi Al Quran, coba Anda dan peserta yg lain ikut memeriksa Ayub 26:7 yg saya cuplikan diatas. Apakah benar ayat itu yg Anda maksud? Saya pada awalnya juga bingung, apakah Saya yg salah copy atau anda yg salah `ngebet'? Saya coba periksa lagi lewat Al Kitab On line, dan Saya berkeyakinan bahwa saya tdk salah meng – copy ayat. Coba, klo memang ini benar ayat yg Anda jadikan rujukan, lalu dimana relevansinya thd klaim Anda? Di bagian yg mana pada Ayub 26:7 yg mengisahkan ttg air laut asin dan air segar? Ayat ini sama sekali tdk bicara ttg laut. Lagi-2 Anda salah kutip nich…J hmmh…(Geleng-geleng).

             

            Terhadap ayat2 Quran. Mari kita lihat lagi sama2 dengan teliti. Apakah Ayat2 itu hanya bercerita  perihal air laut asin dan air segar? Oke, anggaplah kita semua sepakat bahwa kedua rasa itu memang ada sejak dulu dan semua manusia primitive mengetahuinya. Namun Anda salah mengintrepretasi ayat2 ini. Quran menceritakan ttg Fenomena lautan. Bbrp Point yg hendak di sampaikan pada ayat2 tsb adalah:

             

              1. Dua laut yg mengalir berdampingan. Yg satu tawar - segar, yg satunya lagi Asin - pahit.
              2. Di antara keduanya ada "dinding batas yg menghalangi" (Barzakh)
              3. Antara keduanya tidak bercampur

             

            Utk menghemat ruang dan waktu , mari kita pelajari sama2 ttg laut dan fakta2 ilmiah yg diketemukan saat ini. Berikut ini saya lampirkan "cuplikan" bbrp artikel saja. Silahkan di baca dan simpulkan sendiri.

             

            Apakah Air Laut itu? id.wikipedia.org/wiki/Air_laut

            Air laut adalah air dari laut atau samudera. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl).

            Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5 %, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah di Laut Merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.

            Interupsi: Saya blm sempat mempelajari apakah Galilea zaman Petrus dulu dekat dg Laut Baltik dan laut merah. Cuma tergelitik untuk bertanya thd klaim Bung Edi." Apakah memang ada buktinya bahwa Petrus sudah mengetahui adanya air laut yg asin dan air laut yg tawar?, dan keduanya bertemu tanpa bercampur satu sama lain?, dan antara keduanya ada dinding pemisah adalah terbukti benar? Tolong buktikan doong…? klo Anda tdk bisa buktikan, maka jgn mengkritik orang Islam yg menganggap ini pra pengetahuan, krn pada zaman Quran di turunkan, belum ada pengetahuan yg menyatakan hal yg sama dengannya. Fakta ilmiahnya baru diketahui abad ini. Boleh dong ini dianggap pra pengetahuan. kecuali klo ada dokumen yg menyebutkan bahwa pengetahuan ini pernah ada, barulah Anda boleh menyanggahnya.;)

            Batas Di Antara Pertemuan Dua Laut  seremonia.wordpress.com/.../batas-di-antara-pertemuan-dua-laut/

            "…Cobalah untuk melihat ke arah lautan. Bayangkanlah seandainya ada pertemuan air laut dari dua lokasi yang berbeda, yang satu dari laut lain sedangkan satunya lagi dari laut yang lain lagi. Kedua air laut tersebut bertemu di suatu tempat. Seandainya masing-masing dari dua air laut tersebut memiliki salinitas (kadar garam) yang berbeda atau temperature yang berbeda, apakah keduanya akan bercampur ketika bertemu di satu tempat sehingga keadaan awal dari masing-masing (salinitas maupun temperature) berubah menjadi satu keadaan salinitas dan temperature yang baru ? ……"

            "…Penelitian moderen di masa sekarang menemukan adanya gejala yaitu bahwa ada batas di antara dua air laut yang bertemu di satu tempat, sehingga masing-masing air laut tersebut tetap memiliki (mempertahankan) temperature, salinitas (kadar garam) maupun densitas (kekentalan) yang berbeda. Dengan makna yang setara yaitu keadaan air laut yang satu dengan lainnya tidak saling mempengaruhi, walaupun keduanya bertemu di satu tempat, karena adanya batas di antara pertemuan dari dua air laut tersebut.

            "Modern Science has discovered that in the places where two different seas meet, there is a barrier between them. This barrier divides the two seas so that each sea has its own temperature, salinity and density" (sumber: Principles of Oceanography, Davis , Page: 92 – 93)

            "Modern Science has discovered that in estuaries, where fresh (sweet) and salt water meet, the situation is somewhat different from what is found in places where two seas meet. It has been discovered that what distinguishes fresh water from salt water in estuaries is a "pycnocline zone with a marked density discontinuity separating the two layers." (sumber: Oceanography, Gross, Page – 242)…"

             

            Air Tawar Segar di Kedalaman Samudera  www.mail-archive.com/rantau...com/msg20393.
            Oleh: Ir.  H.  Bambang Pranggono, MBA.
            Sumber: Majalah Percikan Iman, Edisi 4 Tahun II
              
            Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara televisi`Discovery\' pasti kenal 
            Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli kelautan (oceanografer) dan ahli selam 
            terkemuka dari Perancis.  Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya 
            menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter 
            tentang keindahan alam bawah laut untuk di tonton jutaan pemirsa di seluruh dunia.
              
            Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia 
            menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena 
            tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah 
            ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. …." Dst….(silahkan kunjungi situs diatas)

            Alhamdulilah, capek juga ngetiknya.nyusunnya hehehe...

            Wassalam :)

            --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
            >
            > Salam......
            >  
            > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
            > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
            > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
            > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
            >  
            > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
            >  
            > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
            >  
            > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
            >  
            > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
            >  
            > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
            >  
            > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
            >  
            > a. Matahari
            >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
            >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
            > b. Bumi
            >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
            > c. Sirkluasi Air.
            >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
            >     - Sirkulasi Air
            >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
            >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
            >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
            >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
            >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
            > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
            > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
            > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
            > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
            > h. Sejarah
            >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
            >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
            >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
            >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
            >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
            > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
            >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
            >  
            > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
            >  
            > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
            >  
            > Renungan :
            > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
            >  
            > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
            >  
            > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
            >  
            > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
            >  
            > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
            >  
            > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
            > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
            >
            > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
            >  
            > Sekian sesi IV.
            > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
            > edi cassanop
            >
          • silk_road_75
            Alhamdulilah, Saya punya waktu sedikit utk menjawab reply Bung Edi. REply Bung Edi: Terimakasih buat balasannya. 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong.
            Message 5 of 19 , Oct 7, 2009
            • 0 Attachment
              Alhamdulilah, Saya punya waktu sedikit utk menjawab reply Bung Edi.

              REply Bung Edi:

              Terimakasih buat balasannya.
              1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan zulkarnain,
              kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan tetapi ada makna yg
              terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada Muhammad bukan sedang
              menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar hanya menceritakan penglihatan
              itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan itu.
              Justru ketika kita membaca semua
              fasal itu maka ayatnya demikian matang terlihat akan arti yg disampaikan.

               

              Jawab:

              Bung Edi, sepertinya Anda salah intrepretasi lagi nich. Saya ingatkan kmbl kpd Anda dan kita semua. Apa sih "Bahasa' itu sebetulnya? `Bahasa' itu  hanyalah tools/alat bantu untuk menyampaikan informasi/pesan dari sender ke receiver. Betul ! memang ALLAH jelas2 `mengiyakan' penglihatan Dzulkarnain, tapi apakah `mengiyakan' penglihatan seseorang atas suatu object itu berarti sama dengan `mengiyakan' sebuah fenomena alam? Hehehe…. Biar kita lebih `mudeng' , Baiklah Saya berikan alat bantu buat Anda agar penafsiran kami, umat Islam bisa mudah di mengerti.

              Saya cuplikan hanya sebagian dari artikel berikut ini. Selengkapnya bisa Anda baca sendiri di alamat situsnya

               

                Berburu Dua Warna Matahari di Dieng www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair/?ar_id=NDIzNQ==

              …. Di kawasan ini, Anda bisa menyaksikan dua kali matahari terbit pada tempat berbeda. Pertama matahari terbit dengan warna keemasan dan kedua dengan warna keperakan. Untuk mengejar arah terbitnya matahari yang kedua, diperlukan gerak cepat. Jalan satu-satunya, tentu saja, dengan menggunakan mobil pribadi.

              Warna keemasan bisa dilihat dari pemberhentian atau Gardu Pemandanganyang jaraknya tidak terlalu jauh dari Wonosobo. Sedangkan warna keperakan, dapat disaksikan di seputar kompleks candi Dieng yang dapat ditempuh sekitar 10 menit dari gardu….

              Menurut Anda, benar tidak matahari bisa terbit 2x pada hari yg sama, di waktu yg berdekatan, di wilayah yg berdekatan? Dalam konteks ilmiah, tentunya tidak benar bukan? Dan kita yakin si penulis Artikel inipun orang terpelajar yg tau bahwa sesungguhnya matahari sendiri tidak pernah terbit. Rotasi bumi lah yg membuatnya seolah-olah terbit. Tapi pemandangan yg dilihatnya fakta bukan? Apakah dia harus bersaksi lain ttg apa yg dilihatnya? Itu berarti dia berdusta dong! Yang dilihatnya adalah nyata, fakta `dalam penglihatan manusiawinya', Dia tidak sedang `membenarkan' fakta ilmu pengetahuan ttg Matahari, tapi  hanya sedang menceritakan pengalamannya saja.

              Mari kita analogikan artikel tsb ayat Quran yg Anda kritik. Bukankah saat ini saya pun sedang mengabarkan kepada Anda dan pembaca lain ttg apa yg di saksikan oleh `penglihatan manusiawi' sang Penulis. Kalau memang apa yg dia lihat seperti itu, Saya pun harus menyampaikannya demikian. Kalau Saya mengubah-ngubahnya hanya krn saya tahu fakta sesungguhnya matahari tidaklah demikian – walaupun pendapat saya benar – itu berarti Saya sudah mendustai `sebuah kisah'.

              Ingat! Di awal ayat ALLAH mengawalinya dg tegas  `ini adalah kisah Dzulkarnain'. Maka ALLAH yg memberi informasi kpd Muhammad memang mengiyakan `penglihatan Dzulkarnain' tapi tidak lebih dari sebatas itu. Jika ALLAH bercerita lain, maka itu berarti ALLAH sedang mendustai Muhammad ttg kisah Dzulkarnain. Hal yg tidak mungkin bagi sifat-Nya. Kira2 mudeng ya?..:)

              klo Anda bicara makna yg terkandung, maka `makna' adalah hal yg berbeda dg `teks' . Teks adalah eksplisit, makna adalah implisit. Krn makna itu implisit, maka makna  berhubungan dg unsur `rasa'. `sebuah kata atau sebuah kalimat 'eksplisit' nya tetap, denotatif. Tapi `implisitnya' konotatif bisa beragam. yang Saya liat, Anda bukanlah menggali makna yg terkandung yg terkandung `di dlm kalimatnya', tapi Anda sekedar memahami `teks' nya.

              Hehehe….Klo Anda bersikeras ayat QS 18:86 dipahami tekstual, Berarti Anda juga seharusnya mengakui dong bahwa Al Kitab tidak `membenarkan' adanya sirkulasi air : J

               

              Yesaya 55 : 9-10

              (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

               


              2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya tahu
              tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan dipaksakan. Mana
              pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita seperti terbit dan
              terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah melihat
              matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.

               

              Jawab:

              Mengenai perkatan Bung Edi; Penglihatan kita seperti terbit dan
              terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah melihat
              matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
              saya tidak menolak argument itu. Dan Saya rasa jawaban saya atas point pertama sudah cukup mewakili. Saya hanya ingin membahas statement Bung Edi bahwa 2 tempat terbit-terbenam matahari adalah tafsiran muslim yg dipaksakan.

               

              Heheheh…J Bung Edi, kalimat Anda `Mana pernah ada 2 tempat terbit matahari' sebetulnya dari artikel diatas sudah terjawab bukan. Buktinya ada tuh, baca aja situsnya! Hehehe…J ups! Bercanda. Anjuran Saya jgn dianggap serius ya, dan jgn dianggap `pembenaran' dari Saya. Yang benar adalah tulisan Saya dibawah ini.

               

              Pada postingan yg lalu Saya menyarankan Bung Edi utk mempelajari dulu ilmu pengetahuan ini. Udah belum? Hehe…nggak usah dijawablah! Dari reply nya sudah bisa disimpulkan belum. Krn klo sudah, mestinya Bung Edi bisa menyajikan informasi-2 pendukung dong ya!

              Tapi sebagai seorang kritikus yg bertanggung jawab, seharusnya ketika `membantah' ulasan seseorang harus Anda sebaiknya menyertai bukti2, klo tidak ada bukti2 maka siapa saja boleh menyimpulkan `bukan muslim yg memaksakan tafsirannya' tapi `Anda yg memaksakan pendapat Anda' Hehehe… males browsing J? Saya bisa menduga Anda sudah terlalu yakin dg pendapat Anda dan kesalahan tafsiran umat muslim sehingga males. Oke deh, Anda bersikeras tdk apa2.  tapi berhubung mungkin banyak yg membaca dan ingin meneliti kebenaran antar kita berdua, Saya Sertakan Artikel ini:

               

              (ini dari penulis independent)

              Mengenal Gerakan Matahari di Langit  www.yohanessurya.com/news.php?pid=202&id=60&page=
              2008-06-17 00:18:24

              ……Bagaimana dengan pengalaman Utami? Mengapa terdapat perbedaan terang dan gelap pada jam yang sama di musim yang berbeda? Dilihat dari Bumi, sepanjang tahun Matahari di langit seolah-olah bergerak sejauh 23.5 ke Utara dan 23.5 ke Selatan dari garis ekuator. Pergerakan ini terjadi karena sumbu rotasi Bumi memiliki kemiringan 23.5.

              Garis edar Matahari semu ini disebut garis ekliptika. Cara mudah untuk melihat pergerakan ini, perhatikan bahwa tempat terbit dan tenggelam Matahari bergeser dari waktu ke waktu. Tanam sebatang tongkat di tanah, perhatikan arah bayangan pada pagi hari di bulan Juni dan Desember. Pada bulan Juni, tampak arah bayangan condong ke Selatan, artinya Matahari sedang berada di Utara. Sedangkan pada bulan Desember, arah bayangan miring ke arah Selatan, yang berarti Matahari sedang berada di titik Selatan.

              Pada tanggal 21 Desember Matahari berada di titik musim dingin atau winter solstice, sudut deklinasi -23.5 , artinya Matahari berada di titik paling Selatan. Selanjutnya Matahari akan kembali bergerak ke utara dan mencapai ekuator pada tanggal 21 September yang disebut titik musim semi atau autumn equinox. …..Dst..Dst…

              (silahkan, agar lebih lengkapnya mengunjungi situs tersebut agar Saya tidak dikatakan `mengarang' J. Situs itu dilengkapi dg Gbr2 ilustrasi koq agar lebih mudah memahami )

              Lalu bagaimana tafsiran cendikiawan Muslim sendiri, pada artikel dibawah ini mari sama2 kita lihat:

               

              Matahari Terbit dan terbenam di 2 tempat

              Bumi sebenarnya telah lama semenjak diciptakan oleh Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam Semesta ini juga telah dibuai. Bukankah bumi kita ini yang setiap hari bergerak sangat cepat sekitar 1600 km/jam juga bergerak ke kiri dan ke kanan? Gerakan inilah yang mengakibatkan posisi matahari terbit dan tenggelam kita lihat bergeser ke utara dan ke selatan setiap tahunnya. …

              …. Pergeseran matahari seperti ini, merupakan akibat bumi berevolusi mengelilingi matahari dan sumbu rotasinya membentuk sudut 47° terhadap bidang ekliptika dengan kemiringan tetap. Akibat revolusi bumi antara lain, pada setiap tanggal 21 Juni, matahari akan berada di garis balik utara yakni lintang 23.5° utara khatulistiwa.

              Matahari sepanjang tahun mengalami pergeseran ke utara dan ke selatan, yakni pada:

              1. tanggal 21 Maret, tepat beredar di khatulistiwa. Matahari terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.

              2. tanggal 21 Juni, tepat berada di lintang 23.5° LU.

              3. tanggal 23 September, tepat berada di khatulistiwa lagi, matahari terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.

              4. tanggal 22 Desember, tepat berada di lintas 23.5° LS.

               

              Bukankah kedua pendapat itu sama? Jadi Siapa memaksakan pendapat siapa? ,  J

               


              2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula emang
              pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim langsung salah?
              dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat ini langsung benar?
              Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak lengkap. Itu sebenarnya sampai
              ayat Arrahman 17-20
              . Namun kalau anda membaca quran, seyogianya anda bisa nagkap
              bahwa ayat yg dimaksud adalah hingga ayat 20. Mengenai adanya salah tulis, salah
              ketik, itu bukan keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah disitu
              lah fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg kebalik, dan
              kata yg belum lengkap.

               

              Jawab:

              Ha..ha..ha..ha…. Bung Edi salah nggak konsen lagi nich. Saya koreksi lagi ya! Ayat ttg bumi datar yg Anda rujukan kemarin QS 88:17. Bukan Ar Rahman.hahaha…… Dlm bantahan Saya terdahulu (Anda bisa periksa lagi), apakah Saya membicarakan ttg pendapat Orientalis dan Muslim? Penekanan Saya ada pd kalimat ini bukan? …Namun jika Anda hanya mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah tanpa memeriksa dulu…dst…

              Heheheh….Saya terima permohonan maaf Anda. Saya sudah yakin bahwa kemungkinan yg anda maksud itu ayat 20. Saya kan memeriksanya dulu Bung Edi. Nggak `nelan' mentah-mentah, hehehehe…..tapi berhubung tulisan Saya ini `bertajuk' bantahan thd artikel anda, maka yang Saya kupas adlh ayat2 rujukan Anda dong!? Klo Saya mengupas ayat 20 berarti Saya nggak nyambung dong! Jadi yang salah siapa? Anda yg salah me-rujuk ke ayat 17 atau Saya yg salah mengupas ayat rujukan Anda? ..:))

               

              Namun, disini pun jelas Bung Edi sudah salah tafsir lagi. Mari sama2 kita lihat di QS 88:20

               

              20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?

               

              Kata di Quran `dihamparkan' apakah sama dengan makna `didatarkan' baik dipandang dari segi `arti' dan `makna' apakah kedua kata2 itu sama? Waah… salah bercanda lagi niiih…J

               

              Bung Edi, andapun rupanya belum bisa membedakan pengertian salah tulis, salah ketik dengan `salah kutip' Banyak tulisan2 anda yg kurang satu huruf, ejaannya terbolak-balik, itu salah ketik. Oke Saya maklumi. Tapi ketika Anda mengkritik sesuatu atau membuat statement, kemudian bukti2 yang Anda tunjukan ternyata tidak `nyambung', malah salah ayat, itu namanya bukan salah ketik, Tapi "salah Data", "salah redaksi", "salah kutip". Maka Artikel Anda patut diragukan kualitasnya. Makanya sering saya ingatkan; sudah di periksa belum?

              Sbg penulis artikel hendaknya ada beberapa step yg harus Anda perhatikan sblm publishing: Writing – Reviewing/Checking – Editing – Publishing. Memang ada Editor di setiap buku. Tapi yg Anda lakukan malah ngawur: Writing – Publishing , baru setelah dikritik Anda lakukan checking. Itu namanya `keteledoran' Bung. Dimana2 setiap penerbit akan melakukan editing dulu, baru naik cetak. Walah! Klo semua penulis mem-publish bukunya tanpa review dulu, hancurlah ilmu pengetahuan. 

              Dan tugas Editing bukanlah mengubah-ubah isi artikel, tapi hanya merapihkan redaksinya. Editing bukan untuk mengoreksi isi artikel, tapi mengoreksi struktur bahasanya. Kalimat2 nya, Lay out nya. Yang harus di lakukan pada artikel2 Anda bukan di edit, tapi di koreksi, direvisi.  Hehehehe….:)) Bung Edi ini pintar bercanda.

               


              3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47

               

              Jawab:

              Hehehe….Anda membaca Quran sepotong2 lagi. Bukankah Anda yg mengajarkan membaca kitab suci jangan sepotong2 krn akan menyesatkan. Ini buktinya! Lha diri Anda sendiri. Coba klo Anda membacanya sampai pada ayat 48, maka Anda akan menemukan tafsiran yg berbeda.  QS 18:47-49

               

              47. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.

               

              48. Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu[883] (memenuhi) perjanjian.

               

              49. Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun."

               

              Liat sendiri kan ? Ayat2 ini dari ayat 47-49 mengisahkan ttg Hari pengadilan, hari dimana manusia akan dimintakan pertanggung jawaban atas perbuatannya. Bukan menceritakan ttg bumi yg kita diami sekarang. Apakah kalimat "akan" pada ayat 47 bermakna sekarang? …ah, bercanda lagiii…:))


              Wassalam,


              --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@...> wrote:
              >
              > Terimakasih buat balasannya.
              > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan zulkarnain, kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan tetapi ada makna yg terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada Muhammad bukan sedang menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar hanya menceritakan penglihatan itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan itu. Justru ketika kita membaca semua fasal itu maka ayatnya demikian matang terlihat akan arti yg disampaikan.
              > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya tahu tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan dipaksakan. Mana pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita seperti terbit dan terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah melihat matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
              > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula emang pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim langsung salah? dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat ini langsung benar? Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak lengkap. Itu sebenarnya sampai ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda membaca quran, seyogianya anda bisa nagkap bahwa ayat yg dimaksud adalah hingga ayat 20. Mengenai adanya salah tulis, salah ketik, itu bukan keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah disitu lah fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg kebalik, dan kata yg belum lengkap.
              > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
              >
              > regards
              > edi
              >
              > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@ wrote:
              > >
              > >
              > > Asalamu'alaikum sodara-sodara
              > >
              > >
              > >
              > > Bismillah,
              > >
              > > hari ini saya akan mencoba membahas tuduhan Bung Eddy ttg kesalahan Al
              > > Quran. Postingan saya ini adalah postingan ketiga dari 2 rangkaian
              > > postingan yg lalu yg isinya juga membantah argumen-argumen Bung Eddy.
              > >
              > >
              > >
              > > 1. Matahari
              > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
              > >
              > > Bung Edi, dlm postingan anda yg lalu-lalu anda menghimbau kepada kami
              > > untuk jangan membaca dan memahami ayat-ayat kitab suci secara
              > > sepotong-sepotong krn akan menyesatkan. Saya pribadi setuju dg hal itu.
              > > Dalam memahami firman Tuhan kita hendaknya melakukan paling sedikit 3
              > > pendekatan:
              > >
              > > 1. Pendekatan Tekstual
              > > 2. Pendekatan Kontekstual
              > > 3. Pendekatan Konseptual.
              > >
              > > Namun sayangnya Anda sudah menyalahi prinsip anda sendiri demi
              > > kemenangan Argumen Anda sendiri. Anda seharusnya konsisten dg metode
              > > anda. Artinya, apabila Anda menggunakan suatu kerangka berfikir tertentu
              > > dlm memahami kitab suci anda, maka anda pun harus menggunakan kerangka
              > > berfikir yg sama dg kitab suci lain agar seimbang. Itu baru obyektif dan
              > > fair namanya. Mengenai klaim anda ttg kesalahan Al Quran yg merujuk pada
              > > ayat diatas maka dibawah ini Saya sertakan ayat-ayatnya. Utk memahami
              > > secara komprehensif sengaja saya mulai dari ayat 83:
              > >
              > >
              > >
              > > Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah:
              > > "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya".
              > >
              > > æóíóÓúÃóáõæäóßó Úóäú Ðöí ÇáúÞóÑúäóíúäö Þõáú ÓóÃóÊúáõæ
              > > Úóáóíúßõãú ãöäúåõ ÐößúÑðÇ
              > >
              > > 83
              > >
              > > Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan
              > > Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu,
              > >
              > > ÅöäóøÇ ãóßóøäóøÇ áóåõ Ýöí ÇáÃÑúÖö æóÂÊóíúäóÇåõ ãöäú
              > > ßõáöø ÔóíúÁò ÓóÈóÈðÇ
              > >
              > > 84
              > >
              > > maka dia pun menempuh suatu jalan.
              > >
              > > ÝóÃóÊúÈóÚó ÓóÈóÈðÇ
              > >
              > > 85
              > >
              > > Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat
              > > matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati
              > > di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh
              > > menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".
              > >
              > > ÍóÊóøì ÅöÐóÇ ÈóáóÛó ãóÛúÑöÈó ÇáÔóøãúÓö æóÌóÏóåóÇ
              > > ÊóÛúÑõÈõ Ýöí Úóíúäò ÍóãöÆóÉò æóæóÌóÏó ÚöäúÏóåóÇ
              > > ÞóæúãðÇ ÞõáúäóÇ íóÇ ÐóÇ ÇáúÞóÑúäóíúäö ÅöãóøÇ Ãóäú
              > > ÊõÚóÐöøÈó æóÅöãóøÇ Ãóäú ÊóÊóøÎöÐó Ýöíåöãú ÍõÓúäðÇ
              > >
              > > 86
              > >
              > > Berkata Zulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan
              > > mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan
              > > mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.
              > >
              > > ÞóÇáó ÃóãóøÇ ãóäú Ùóáóãó ÝóÓóæúÝó äõÚóÐöøÈõåõ Ëõãóø
              > > íõÑóÏõø Åöáóì ÑóÈöøåö ÝóíõÚóÐöøÈõåõ ÚóÐóÇÈðÇ äõßúÑðÇ
              > >
              > > 87
              > >
              > > Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala
              > > yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya
              > > (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".
              > >
              > > æóÃóãóøÇ ãóäú Âãóäó æóÚóãöáó ÕóÇáöÍðÇ Ýóáóåõ
              > > ÌóÒóÇÁð ÇáúÍõÓúäóì æóÓóäóÞõæáõ áóåõ ãöäú ÃóãúÑöäóÇ
              > > íõÓúÑðÇ
              > >
              > >
              > >
              > >
              > >
              > > Dari ayat diatas sudah sangat jelas bahwa ALLAH sedang menceritakan
              > > sebagian (Fragment) dari kisah Dzulkarnain. Ayat itu secara jelas dan
              > > gamblang tdk menjelaskan klaim Al Quran ttg tempat terbenamnya Matahari
              > > melainkan ttg "penglihatan manusiawi" Dzulkarnain. Dzulkarnain
              > > tiba di suatu tempat di mana dalam pandangan mata manusiawinya Dia
              > > melihat Matahari seolah-olah terbenam di laut yg berlumpur hitam.
              > > Fenomena ini bukankah juga terjadi pada diri kita. Skrg bagi Anda yg
              > > pernah menikmati pemandangan sunset disore hari, Anda pasti akan melihat
              > > Matahari seolah-olah terbenam dilaut, padahal matahari sama sekali tidak
              > > pernah terbenam. Kita pun sampai saat ini masih sepakat menggunakan
              > > frase "Matahari terbit di ufuk Timur dan tenggelam di ufuk
              > > Barat". Walaupun semua dari kita sudah mengetahui bahwa Matahari
              > > sesunguhnya tidak pernah terbit dan tenggelam. Rotasi bumi lah yg
              > > membuatnya seolah2 muncul dan menghilang. Bumi berputar sekali dalam 24
              > > jam, karena itu kita lihat benda-benda langit terbit dan terbenam. Al
              > > Quran di turunkan ALLAH kepada Manusia, maka sudah sewajarnya ALLAH
              > > mendayagunakan gaya bahasa yg mampu dan mudah dimengerti oleh manusia.
              > > Bagaimana jika ALLAH menggunakan gaya bahasa dan perumpamaan2 yg tinggi
              > > (ilmu ALLAH maha tinggi) yg tdk bisa dijangkau oleh alam pikiran
              > > manusia, maka Kitab suci yg seyogyanya diturunkan utk menjadi tuntunan
              > > akan mubazir krn tdk dipahami oleh manusia. Hanya ALLAH saja yg
              > > mengerti. hal ini ALLAH tegaskan dalam firmannya. Surat 44 Ad Dukhaan :
              > > 58
              > >
              > >
              > >
              > > Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu supaya mereka
              > > mendapat pelajaran.
              > >
              > > ÝóÅöäóøãóÇ íóÓóøÑúäóÇåõ ÈöáöÓóÇäößó áóÚóáóøåõãú
              > > íóÊóÐóßóøÑõæäó
              > >
              > > 58
              > >
              > >
              > >
              > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
              > > tempat terbenam.
              > >
              > >
              > >
              > > Bung Eddy, tampaknya anda belum tahu atau pura-pura tdk mengetahui bahwa
              > > Matahari memang memiliki 2 tempat terbit dan 2 tempat terbenam. memang
              > > di negara tropis Matahari terbit di ufuk timur terbenam di ufuk Barat,
              > > tapi dibagian dunia yg lain yg memiliki musim panas dan dingin Matahari
              > > terbit dan terbenam di 2 tempat yg berbeda. Karena Matahari tidak
              > > berbentuk padat melainkan dalam bentuk plasma, menyebabkan rotasinya
              > > lebih cepat di khatulistiwa daripada di kutub. Rotasi pada wilayah
              > > khatulistiwanya adalah sekitar 25 hari dan 35 hari pada wilayah kutub.
              > > Setiap putaran dan mempunyai gravitasi 27,9 kali gravitasi Bumi. bahkan
              > > dalam setiap 4 menit Matahari bergeser satu derajat ke Barat. silahkan
              > > anda pelajari lagi ilmu pengetahuan ini.
              > >
              > >
              > > b. Bumi
              > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari
              > > arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena
              > > ada ayat quran ini.
              > >
              > >
              > >
              > > Bung Eddy, anda sudah melakukan kesalahan yg luar biasa pada tulisan
              > > ini. Jika anda tdk sengaja atau salah kutip saya bisa memaklumi, tapi
              > > itu juga menandakan Anda teledor dan tidak hati-hati. Namun jika Anda
              > > hanya mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah
              > > tanpa memeriksa dulu, Saya sangat sayangkan krn Argumen yg anda tunjukan
              > > sangat ngawur. Ayat yg anda tunjukan diatas adalah Surat Al Ghaasyiyah
              > > :17 berikut ini akan Saya cuplikan ayatnya:
              > >
              > >
              > >
              > >
              > >
              > > Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
              > >
              > > ÃóÝóáÇ íóäúÙõÑõæäó Åöáóì ÇáÅÈöáö ßóíúÝó ÎõáöÞóÊú
              > >
              > > 17
              > >
              > >
              > >
              > > Silahkan anda buka2 lagi Al Quran demikian juga peserta millist yg lain,
              > > Adakah di ayat ini ALLAH menjelaskan ttg Bumi itu datar? Saya jadi ragu,
              > > sbtlnya apakah anda benar2 pernah mempelajari Islam dan Al Quran?
              > > Ataukah hanya menyadur tulisan2 orientalis lain mentah2 dan meng-klaim
              > > lewat tulisan2 itu anda sudah mempelajari Islam dan Al Quran? Maaf, krn
              > > kesalahan ini sering kali dan sangat identik dg para `pendahulu'
              > > anda.
              > >
              > >
              > >
              > > sampai sini dulu penjelasan saya agar kita tidak bosan membacanya. Insya
              > > ALLAH akan saya teruskan di kesempatan yg lain pada Bag:4.
              > >
              > >
              > >
              > > Assalamualaikum
              > >
              > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
              > > wrote:
              > > >
              > > > Salam......
              > > >
              > > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan,
              > > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
              > > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
              > > proses pembakuan alquran
              > > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
              > > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
              > > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran,
              > > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam
              > > quran.
              > > >
              > > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu
              > > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa
              > > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam
              > > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang
              > > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan
              > > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab.
              > > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni
              > > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak
              > > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
              > > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg
              > > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
              > > >
              > > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
              > > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
              > > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh
              > > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
              > > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
              > > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
              > > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
              > > sebagai penemuan mereka.
              > > >
              > > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
              > > supaya terarah.
              > > >
              > > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah
              > > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan
              > > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
              > > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
              > > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat
              > > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
              > > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
              > > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
              > > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
              > > >
              > > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah
              > > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut
              > > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
              > > >
              > > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa,
              > > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa
              > > adanya.
              > > >
              > > > a. Matahari
              > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
              > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
              > > tempat terbenam.
              > > > b. Bumi
              > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
              > > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
              > > datar karena ada ayat quran ini.
              > > > c. Sirkluasi Air.
              > > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
              > > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
              > > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
              > > alquran. Contohnya seperti dibawah :
              > > > - Sirkulasi Air
              > > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat
              > > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat
              > > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan
              > > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
              > > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
              > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
              > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
              > > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini
              > > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal
              > > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus
              > > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan.
              > > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
              > > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga
              > > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
              > > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu,
              > > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
              > > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29,
              > > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan.
              > > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
              > > juga sudah tahu.
              > > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga
              > > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski
              > > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian
              > > 15 : 5.
              > > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 :
              > > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi
              > > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin
              > > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut
              > > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni
              > > pada Ayub 26 : 7.
              > > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
              > > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
              > > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
              > > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
              > > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah
              > > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
              > > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
              > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
              > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
              > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
              > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
              > > bumi.
              > > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67)
              > > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk,
              > > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
              > > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
              > > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu
              > > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan
              > > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
              > > > h. Sejarah
              > > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak
              > > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
              > > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
              > > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
              > > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
              > > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu
              > > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa
              > > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah
              > > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
              > > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
              > > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
              > > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
              > > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
              > > tentaranya.
              > > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan
              > > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan
              > > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
              > > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman
              > > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa
              > > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
              > > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
              > > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
              > > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
              > > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa
              > > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah
              > > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
              > > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap
              > > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
              > > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
              > > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
              > > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
              > > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat
              > > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
              > > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
              > > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan
              > > fisik.
              > > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara
              > > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
              > > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
              > > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
              > > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi
              > > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
              > > dimana harun memang suku lewi.
              > > >
              > > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
              > > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
              > > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
              > > kerinduan pengakuan identitas.
              > > >
              > > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
              > > menilai.
              > > >
              > > > Renungan :
              > > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
              > > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita
              > > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
              > > pengikutnya?.
              > > >
              > > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
              > > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
              > > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
              > > >
              > > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
              > > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah
              > > saksi akan hal tersebut.
              > > >
              > > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab
              > > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg
              > > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
              > > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus
              > > itu, dia adalah Nabi Palsu.
              > > >
              > > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
              > > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan.
              > > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia
              > > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
              > > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
              > > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
              > > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul)
              > > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya
              > > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL)
              > > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus
              > > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
              > > >
              > > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg
              > > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan
              > > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
              > > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap
              > > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan
              > > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
              > > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan
              > > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan
              > > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org
              > > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam
              > > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
              > > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
              > > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
              > > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
              > > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang
              > > dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 :
              > > 28).
              > > >
              > > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg
              > > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
              > > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa
              > > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu
              > > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
              > > >
              > > > Sekian sesi IV.
              > > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
              > > > edi cassanop
              > > >
              > >
              >
            • silk_road_75
              Assalamu alaikum sodara2 ku, Alhamdulilah saat ini Saya sudah agak senggang dari pekerjaan yg menumpuk. krn itu Saya hendak melanjutkan. sanggahan Saya yg ke
              Message 6 of 19 , Oct 8, 2009
              • 0 Attachment
                Assalamu'alaikum sodara2 ku,
                Alhamdulilah saat ini Saya sudah agak senggang dari pekerjaan yg menumpuk. krn itu Saya hendak melanjutkan. sanggahan Saya yg ke sembilan. mudah2 han tdk bosan membacanya. Yg udah bosan pun nggak pa-pa. Ini cuma skdr ingin memberi 'pencerahan' yg seimbang:

                Bismillah,

                Kritik Bung Edi Cassanop:

                - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut

                 

                 

                Jawab:

                Kajian kita kali ini adl mengenai pasang surut laut. Bung Edi, melalui pesan yg tersirat Anda ingin menandaskan, bahwa klaim umat muslim adalah berlebihan, krn Bible sebelum2 nya sudah mengabarkannya. Bahkan nelayan zaman dulu sudah mengetahuinya. Jadi, nggak pantaslah di klaim sbg ilmu pengetahuan, toh sejak dulu memang sudah pada tau koq. Kira2 gitu kan ya? ;) Oke, mari kita uji Pernyataan Anda .

                 

                Sama seperti tujuan yg pernah Saya singgung sblmnya, disini Saya tdk hendak mendeskriditkan kitab suci manapun. Klo pun Saya menyertakan ayat2 Bible, itu krn `hendak uji materi'. Krn Bung Edi sendiri yg mendasarkan kritikan nya pada ayat2 Bible tsb. Bantahan2 Saya thd Statement Bung Edi hanya utk meluruskan kekeliruan2 yg Beliau lakukan. Yang mana, bila itu tdk diluruskan, maka `Berpotensi menyesatkan" kedua umat.

                Jadi, Artikel2 Saya sbnrnya bertajuk Bantahan thd "Perkuliahan Bung Edi di millis ini" yg menurut Saya nyata-nyata `ngawur' dan membabi buta. Kesimpulan Akhir Saya serahkan kpd pembaca masing2.

                Oke, utk kali ini Saya cuplikan ayat2 Bible lebih dulu, yg beliau jadikan tolok ukur subyektif. Sama seperti bantahan2 yg lalu, pd saat ini Saya hanya ingin uji materi saja utk memperlihatkan `ke-ngawuran' beliau:

                 

                 Masmur 8 : 4,6,8:

                (4) (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

                 

                (6) (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

                 

                (8) (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

                 

                Pertanyaan Saya:…Hmmhh….:-?, pada bagian mana sih di ayat2 rujukan Bung Edi ini yg bicara ttg pasang surut air laut?  Ayat ini hanya menyebut-2 `anak manusia', Burung2, ikan2, dan arus lautan. Lalu pd bagian mana `pasang surut' nya? Bung Edi tentunya tdk hendak mengatakan arus laut = pasang surut laut kan ?..:)

                 

                Yunus 2 : 1,3,6:

                1) Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu,

                (2) katanya: "Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku.

                (3) Telah Kaulemparkan aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air; segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku.

                (4) Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?

                (5) Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut lautan membelit kepalaku

                (6) di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku.

                 

                Pada ayat2 diatas, Bung Edi, lagi2 Saya bertanya. Ayat yg mana yg `nyambung' dg pasang surut air laut?...... pesan yg jelas2 disampaikan adalah peristiwa `Yunus yg tenggelam'. Hemm… Saya nggak mau bicara ttg teori `pasang-surut' air laut disini. Silahkan kita semua cari tau sendiri. Situs nya banyak koq. Pinjam buku adik2 atau anak2 kita yg masih SMP-SMA juga mungkin ada. Silahkan cari sendiri. Saya hanya ingin bertanya. Ayat rujukan Anda yg mana di Bible yg `nyambung dg klaim Anda'?.  

                 

                Sekarang mengenai ayat Al Quran yg Anda kritik:

                 

                Surat An Nuur 24 : 39-40

                 

                39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya[1042].

                 

                40. Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.

                 

                 

                 

                Bung Edi, Saya nggak tau sumber Anda darimana. yg Saya tau, umat Muslim tdk pernah meng-klaim QS 24 :39-40 sbg ilmu pengetahuaan yg berbicara ttg `pasang surut'. Mohon maaf klo ternyata ada, berarti itu diluar sepengetahuan Saya. Tapi tolong Anda buktikan!

                 

                Klaim yg Saya tau adalah, Ayat ini merujuk pada penemuan ilmu pengetahuan di abad2 sekarang ttg `kegelapan dan Gelombang di dasar laut'. Berikut ini Saya cuplikan sebagian artikel yg Saya peroleh, yg berhubungan dengannya:

                 

                Kegelapan dan Gelombang di Dasar Laut www.harunyahya.com/indo/buku/keajaiban3.htm

                .....Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)…..

                * intermezzo: Bung Edi, ilmuwan2 ini tentunya ilmuwan2 profesional. Jadi mustahil mereka mewartakan pengetahuan mereka jika sebelumnya pengetahuan ini sudah pernah ada.

                …..Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…" mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur'an yang lain.

                Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205) …..

                Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur'an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.

                Bung Edi, nelayan2 zaman dulu bisa di pastikan memang mengetahui pasang surut dlam bahasa mereka. Mereka juga pasti mengenali gelombang di permukaan menurut bahasa mereka. Tapi apakah mereka mengetahui gelombang internal di dasar laut? Klo memang pengetahuan itu ada, maka seharusnya Anda menunjukan buktinya. Complain itu mudah. Mengkritik jauh lebih mudah. Tapi mempertanggung jawabkannya..?? :-/..???...


                Alhamdulilah,

                Wassalam.


                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
                >
                > Salam......
                >  
                > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
                > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
                >  
                > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                >  
                > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
                >  
                > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
                >  
                > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                >  
                > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                >  
                > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
                >  
                > a. Matahari
                >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
                > b. Bumi
                >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
                > c. Sirkluasi Air.
                >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
                >     - Sirkulasi Air
                >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
                >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
                >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
                > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
                > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                > h. Sejarah
                >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
                >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
                >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
                >  
                > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
                >  
                > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
                >  
                > Renungan :
                > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
                >  
                > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                >  
                > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
                >  
                > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
                >  
                > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                >  
                > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
                >
                > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
                >  
                > Sekian sesi IV.
                > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                > edi cassanop
                >
              • Edi
                Bung Silk road 1. Sepertinya anda salah paham dengan yg dimaskud garis edar. mathari tidak pernah terbit dan terbenam bro. Apa yg ada sebutkan sudah kita
                Message 7 of 19 , Oct 8, 2009
                • 0 Attachment
                  Bung Silk road

                  1. Sepertinya anda salah paham dengan yg dimaskud garis edar. mathari tidak pernah terbit dan terbenam bro. Apa yg ada sebutkan sudah kita pelajari waktu SMU, saya ingat itu di mata pelajaran fisika. Di alquran dikatakan matahari juga mengendari bumi saya sudah tulis ini disesi 5, silahkan nanti baca. Matahari memang beredar pada porosnya, tetapi ia tidak terbit dan tidak terbenam kalau anda kaitkan dengan sain. Ia kelihatan dititik-tiktik lintang yg anda sebutkan dan barat dan timur akibat pengaruh rotasi bumi. Saya tidak keberatan kalau ini dikatkan dengan bahasa puisi tapi ketika islam mengajarkannya sebagai sains maka disitulah yg saya bilang salah.

                  2. Kalau matahari terbit dan terbenam yg sering kita sebutkan sehari-hari bukanlah dalam arti science atau kenyataannya demikian.

                  3. Kalau istilah dihamparkan sehubungan dengan kaitannya terhadap bumi okelah saya ikuti tafsiran anda tidak berarti datar, namun ayat yg lain lgsung ada tertulis kata datar. Meskipun itu berhubungan dengan masa yg akan datang (pengadilan/kiamat) atau apalah yg anda kaitkan, namun hal itu adalah pernyataan Allah yg mengatakan bahwa manusia akan melihat bumi datar. Tidak ada tafsiran lain lagi disana. Anda yg mencoba menafsirkannya tidak konstekstual. Algipula islam dua versi dalam menafsirkan bumi datar atau tidak. terus kalaupun anda mengatakan bahwa bumi tidak datar toh alquran tidak mengatakan bumi ini seperti yg di ilmu pengetahun.

                  4. Terus anda sepertinya membahas banyak menegai point-point pra pengetahuan. dan dalam tulisan anda sepertinya saya menyalahkan alquran dalam poin ini, saya tidak salahkan pak dalam poin pra pengetahuan bahwa sirkulasi air dan lain sebagainya benar ilmu pengetahuan kalau dikaitkan ke ilmu pengetahuan, cuman yg sesat adalah ketika hal iti diklaim sebagai PRA PENGETAHUN. Tahu tidak pak, PRA PENGETAHUN, maksud gak artinya.

                  5. Saya juga melihat kebiasaan anda mencounter yg sepertinya menungtungkan anda tapi tidak menjawab secara keseluruhan atau tekstual. Kalau anda ingin mencicil jawaban, ya seharusnya cicil dong jawaban anda dari point pertama dalam tulisan, apa tujuan tulisan dan berturu-turut bukan dengan meilih-milih yg sepertinya menguntungkan anda. Lagipula dalam tulisan saya sehubungan dgn pra pengetahuan tertulis "ini memang ilmu pengetahuan' tetapi tidak dapat dikatakan "ILMU PENGETAHUAN". karena sebelum kita lahir org zaman dahulu malah lebih pintar-pintar dibanding kita dan lebih sistematis dibanding apa yg ada dikitab jika terkait ilmu pengetahuan. Itu pointnya.

                  6. Anda juga sepertinya merasa menang karena ada ayat yg sy masukkan salah, padahal jauh sebelum anda tanggapi saya telah katakan ada kesalahan penempatan ayat dan itu sudah diedit. Asik aja membahas yg itu mulu. Saya sudah akui ada keselahan penemapatan ayat (ingat yg salah itu penempatan ayat, bukan bahasannya. Saya sudah katakan karena setelah selesai saya tulis saya tidak cek ulang lagi. Dan untuk tulisan saya berikutnya cek sudah saya lakukan minimal dua kali untuk point-point yg ada ayat.

                  Ini pak saya kasih lagi ke bapak penempatan yg sudah diedit :
                  (Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11),
                  (Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5),
                  (Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 6)
                  (Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4)
                  (Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11)

                  Namun seperti biasa jgn berpikir bahwa hanya itu ayat dalam alkitab, apa yg sudah saya katakan adalah penjelasannya bertebaran jadi tidak komplet seperti ilmu pengetahuan dalam satu pokok bahasan. Saya sudah sering katakan baik dalam Alkitab dan Alquran tidak ada yg bisa disebut sebagai Ilmu pengetahuan yg komplet karena tujuan kitab adalah moral dan ajaran hidup. Meski demikian, segala-sesuatu yg digambarkan namun bertentangan maka itu tidak bisa diterima.

                  7. Saya sudah kririm sesi V tentang kontradiksi dan kesesatan ajaran quran. Point utama dalam tulisan sesi V ini bukan kontradiksinya tetapi " Kesesatannya".

                  regards
                  edi




                  --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" <goldeagle75@...> wrote:
                  >
                  > Alhamdulilah, Saya punya waktu sedikit utk menjawab reply Bung Edi.
                  >
                  > REply Bung Edi:
                  >
                  >
                  > Terimakasih buat balasannya.
                  > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan
                  > zulkarnain,
                  > kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan tetapi ada
                  > makna yg
                  > terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada Muhammad bukan sedang
                  > menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar hanya menceritakan
                  > penglihatan
                  > itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan itu. Justru ketika kita membaca
                  > semua
                  > fasal itu maka ayatnya demikian matang terlihat akan arti yg
                  > disampaikan.
                  >
                  >
                  >
                  > Jawab:
                  >
                  > Bung Edi, sepertinya Anda salah intrepretasi lagi nich. Saya ingatkan
                  > kmbl kpd Anda dan kita semua. Apa sih "Bahasa' itu sebetulnya?
                  > `Bahasa' itu hanyalah tools/alat bantu untuk menyampaikan
                  > informasi/pesan dari sender ke receiver. Betul ! memang ALLAH jelas2
                  > `mengiyakan' penglihatan Dzulkarnain, tapi apakah
                  > `mengiyakan' penglihatan seseorang atas suatu object itu berarti
                  > sama dengan `mengiyakan' sebuah fenomena alam? Hehehe…. Biar
                  > kita lebih `mudeng' , Baiklah Saya berikan alat bantu buat Anda
                  > agar penafsiran kami, umat Islam bisa mudah di mengerti.
                  >
                  > Saya cuplikan hanya sebagian dari artikel berikut ini. Selengkapnya bisa
                  > Anda baca sendiri di alamat situsnya
                  >
                  >
                  >
                  >  Berburu Dua Warna Matahari di Dieng
                  > <http://aa.wrs.yahoo.com/_ylt=A3xsfNOqFstKC2cAMUf.ZHRG;_ylu=X3oDMTE0YWti\
                  > M25wBHNlYwNzcgRwb3MDMTkEY29sbwNzZzEEdnRpZANJREMwMDFfMQ--/SIG=12mlko40k/E\
                  > XP=1254909994/**http%3a/www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair/%3far_\
                  > id=NDIzNQ==> www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair/?ar_id=NDIzNQ==
                  >
                  > …. Di kawasan ini, Anda bisa menyaksikan dua kali matahari terbit
                  > pada tempat berbeda. Pertama matahari terbit dengan warna keemasan dan
                  > kedua dengan warna keperakan. Untuk mengejar arah terbitnya matahari
                  > yang kedua, diperlukan gerak cepat. Jalan satu-satunya, tentu saja,
                  > dengan menggunakan mobil pribadi.
                  >
                  > Warna keemasan bisa dilihat dari pemberhentian atau Gardu
                  > Pemandanganyang jaraknya tidak terlalu jauh dari Wonosobo. Sedangkan
                  > warna keperakan, dapat disaksikan di seputar kompleks candi Dieng yang
                  > dapat ditempuh sekitar 10 menit dari gardu….
                  >
                  > Menurut Anda, benar tidak matahari bisa terbit 2x pada hari yg sama, di
                  > waktu yg berdekatan, di wilayah yg berdekatan? Dalam konteks ilmiah,
                  > tentunya tidak benar bukan? Dan kita yakin si penulis Artikel inipun
                  > orang terpelajar yg tau bahwa sesungguhnya matahari sendiri tidak pernah
                  > terbit. Rotasi bumi lah yg membuatnya seolah-olah terbit. Tapi
                  > pemandangan yg dilihatnya fakta bukan? Apakah dia harus bersaksi lain
                  > ttg apa yg dilihatnya? Itu berarti dia berdusta dong! Yang dilihatnya
                  > adalah nyata, fakta `dalam penglihatan manusiawinya', Dia tidak
                  > sedang `membenarkan' fakta ilmu pengetahuan ttg Matahari, tapi
                  > hanya sedang menceritakan pengalamannya saja.
                  >
                  > Mari kita analogikan artikel tsb ayat Quran yg Anda kritik. Bukankah
                  > saat ini saya pun sedang mengabarkan kepada Anda dan pembaca lain ttg
                  > apa yg di saksikan oleh `penglihatan manusiawi' sang Penulis.
                  > Kalau memang apa yg dia lihat seperti itu, Saya pun harus
                  > menyampaikannya demikian. Kalau Saya mengubah-ngubahnya hanya krn saya
                  > tahu fakta sesungguhnya matahari tidaklah demikian – walaupun
                  > pendapat saya benar – itu berarti Saya sudah mendustai `sebuah
                  > kisah'.
                  >
                  > Ingat! Di awal ayat ALLAH mengawalinya dg tegas `ini adalah kisah
                  > Dzulkarnain'. Maka ALLAH yg memberi informasi kpd Muhammad memang
                  > mengiyakan `penglihatan Dzulkarnain' tapi tidak lebih dari
                  > sebatas itu. Jika ALLAH bercerita lain, maka itu berarti ALLAH sedang
                  > mendustai Muhammad ttg kisah Dzulkarnain. Hal yg tidak mungkin bagi
                  > sifat-Nya. Kira2 mudeng ya?..:)
                  >
                  > klo Anda bicara makna yg terkandung, maka `makna' adalah hal yg
                  > berbeda dg `teks' . Teks adalah eksplisit, makna adalah
                  > implisit. Krn makna itu implisit, maka makna berhubungan dg unsur
                  > `rasa'. `sebuah kata atau sebuah kalimat 'eksplisit'
                  > nya tetap, denotatif. Tapi `implisitnya' konotatif bisa beragam.
                  > yang Saya liat, Anda bukanlah menggali makna yg terkandung yg terkandung
                  > `di dlm kalimatnya', tapi Anda sekedar memahami `teks'
                  > nya.
                  >
                  > Hehehe….Klo Anda bersikeras ayat QS 18:86 dipahami tekstual, Berarti
                  > Anda juga seharusnya mengakui dong bahwa Al Kitab tidak
                  > `membenarkan' adanya sirkulasi air : J
                  >
                  >
                  >
                  > Yesaya 55 : 9-10
                  >
                  > (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak
                  > kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan
                  > menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti
                  > kepada orang yang mau makan,
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya
                  > tahu
                  > tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan dipaksakan.
                  > Mana
                  > pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita seperti terbit
                  > dan
                  > terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah
                  > melihat
                  > matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
                  >
                  >
                  >
                  > Jawab:
                  >
                  > Mengenai perkatan Bung Edi; Penglihatan kita seperti terbit dan
                  > terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah
                  > melihat
                  > matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat. saya tidak menolak
                  > argument itu. Dan Saya rasa jawaban saya atas point pertama sudah cukup
                  > mewakili. Saya hanya ingin membahas statement Bung Edi bahwa 2 tempat
                  > terbit-terbenam matahari adalah tafsiran muslim yg dipaksakan.
                  >
                  >
                  >
                  > Heheheh…J Bung Edi, kalimat Anda `Mana pernah ada 2 tempat
                  > terbit matahari' sebetulnya dari artikel diatas sudah terjawab
                  > bukan. Buktinya ada tuh, baca aja situsnya! Hehehe…J ups! Bercanda.
                  > Anjuran Saya jgn dianggap serius ya, dan jgn dianggap
                  > `pembenaran' dari Saya. Yang benar adalah tulisan Saya dibawah
                  > ini.
                  >
                  >
                  >
                  > Pada postingan yg lalu Saya menyarankan Bung Edi utk mempelajari dulu
                  > ilmu pengetahuan ini. Udah belum? Hehe…nggak usah dijawablah! Dari
                  > reply nya sudah bisa disimpulkan belum. Krn klo sudah, mestinya Bung Edi
                  > bisa menyajikan informasi-2 pendukung dong ya!
                  >
                  > Tapi sebagai seorang kritikus yg bertanggung jawab, seharusnya ketika
                  > `membantah' ulasan seseorang harus Anda sebaiknya menyertai
                  > bukti2, klo tidak ada bukti2 maka siapa saja boleh menyimpulkan
                  > `bukan muslim yg memaksakan tafsirannya' tapi `Anda yg
                  > memaksakan pendapat Anda' Hehehe… males browsing J? Saya bisa
                  > menduga Anda sudah terlalu yakin dg pendapat Anda dan kesalahan tafsiran
                  > umat muslim sehingga males. Oke deh, Anda bersikeras tdk apa2. tapi
                  > berhubung mungkin banyak yg membaca dan ingin meneliti kebenaran antar
                  > kita berdua, Saya Sertakan Artikel ini:
                  >
                  >
                  >
                  > (ini dari penulis independent)
                  >
                  > Mengenal Gerakan Matahari di Langit
                  > www.yohanessurya.com/news.php?pid=202&id=60&page=
                  > 2008-06-17 00:18:24
                  >
                  > ……Bagaimana dengan pengalaman Utami? Mengapa terdapat perbedaan
                  > terang dan gelap pada jam yang sama di musim yang berbeda? Dilihat dari
                  > Bumi, sepanjang tahun Matahari di langit seolah-olah bergerak sejauh
                  > 23.5 ke Utara dan 23.5 ke Selatan dari garis ekuator.
                  > Pergerakan ini terjadi karena sumbu rotasi Bumi memiliki kemiringan
                  > 23.5.
                  >
                  > Garis edar Matahari semu ini disebut garis ekliptika. Cara mudah untuk
                  > melihat pergerakan ini, perhatikan bahwa tempat terbit dan tenggelam
                  > Matahari bergeser dari waktu ke waktu. Tanam sebatang tongkat di tanah,
                  > perhatikan arah bayangan pada pagi hari di bulan Juni dan Desember. Pada
                  > bulan Juni, tampak arah bayangan condong ke Selatan, artinya Matahari
                  > sedang berada di Utara. Sedangkan pada bulan Desember, arah bayangan
                  > miring ke arah Selatan, yang berarti Matahari sedang berada di titik
                  > Selatan.
                  >
                  > Pada tanggal 21 Desember Matahari berada di titik musim dingin atau
                  > winter solstice, sudut deklinasi -23.5 , artinya Matahari berada
                  > di titik paling Selatan. Selanjutnya Matahari akan kembali bergerak ke
                  > utara dan mencapai ekuator pada tanggal 21 September yang disebut titik
                  > musim semi atau autumn equinox. …..Dst..Dst…
                  >
                  > (silahkan, agar lebih lengkapnya mengunjungi situs tersebut agar Saya
                  > tidak dikatakan `mengarang' J. Situs itu dilengkapi dg Gbr2
                  > ilustrasi koq agar lebih mudah memahami )
                  >
                  > Lalu bagaimana tafsiran cendikiawan Muslim sendiri, pada artikel dibawah
                  > ini mari sama2 kita lihat:
                  >
                  >
                  >
                  > Matahari Terbit dan terbenam di 2 tempat
                  >
                  > Bumi sebenarnya telah lama semenjak diciptakan oleh Allah SWT, Tuhan
                  > Pencipta Alam Semesta ini juga telah dibuai. Bukankah bumi kita ini yang
                  > setiap hari bergerak sangat cepat sekitar 1600 km/jam juga bergerak ke
                  > kiri dan ke kanan? Gerakan inilah yang mengakibatkan posisi matahari
                  > terbit dan tenggelam kita lihat bergeser ke utara dan ke selatan setiap
                  > tahunnya. …
                  >
                  > …. Pergeseran matahari seperti ini, merupakan akibat bumi berevolusi
                  > mengelilingi matahari dan sumbu rotasinya membentuk sudut 47°
                  > terhadap bidang ekliptika dengan kemiringan tetap. Akibat revolusi bumi
                  > antara lain, pada setiap tanggal 21 Juni, matahari akan berada di garis
                  > balik utara yakni lintang 23.5° utara khatulistiwa.
                  >
                  > Matahari sepanjang tahun mengalami pergeseran ke utara dan ke selatan,
                  > yakni pada:
                  >
                  > 1. tanggal 21 Maret, tepat beredar di khatulistiwa. Matahari terbit dan
                  > terbenam tepat di titik timur dan barat.
                  >
                  > 2. tanggal 21 Juni, tepat berada di lintang 23.5° LU.
                  >
                  > 3. tanggal 23 September, tepat berada di khatulistiwa lagi, matahari
                  > terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.
                  >
                  > 4. tanggal 22 Desember, tepat berada di lintas 23.5° LS.
                  >
                  >
                  >
                  > Bukankah kedua pendapat itu sama? Jadi Siapa memaksakan pendapat siapa?
                  > , J
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula
                  > emang
                  > pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim langsung
                  > salah?
                  > dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat ini langsung
                  > benar?
                  > Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak lengkap. Itu sebenarnya
                  > sampai
                  > ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda membaca quran, seyogianya anda
                  > bisa nagkap
                  > bahwa ayat yg dimaksud adalah hingga ayat 20. Mengenai adanya salah
                  > tulis, salah
                  > ketik, itu bukan keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah
                  > disitu
                  > lah fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg
                  > kebalik, dan
                  > kata yg belum lengkap.
                  >
                  >
                  >
                  > Jawab:
                  >
                  > Ha..ha..ha..ha…. Bung Edi salah nggak konsen lagi nich. Saya koreksi
                  > lagi ya! Ayat ttg bumi datar yg Anda rujukan kemarin QS 88:17. Bukan Ar
                  > Rahman.hahaha…… Dlm bantahan Saya terdahulu (Anda bisa periksa
                  > lagi), apakah Saya membicarakan ttg pendapat Orientalis dan Muslim?
                  > Penekanan Saya ada pd kalimat ini bukan? …Namun jika Anda hanya
                  > mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah tanpa
                  > memeriksa dulu…dst…
                  >
                  > Heheheh….Saya terima permohonan maaf Anda. Saya sudah yakin bahwa
                  > kemungkinan yg anda maksud itu ayat 20. Saya kan memeriksanya dulu Bung
                  > Edi. Nggak `nelan' mentah-mentah, hehehehe…..tapi berhubung
                  > tulisan Saya ini `bertajuk' bantahan thd artikel anda, maka yang
                  > Saya kupas adlh ayat2 rujukan Anda dong!? Klo Saya mengupas ayat 20
                  > berarti Saya nggak nyambung dong! Jadi yang salah siapa? Anda yg salah
                  > me-rujuk ke ayat 17 atau Saya yg salah mengupas ayat rujukan Anda? ..:))
                  >
                  >
                  >
                  > Namun, disini pun jelas Bung Edi sudah salah tafsir lagi. Mari sama2
                  > kita lihat di QS 88:20
                  >
                  >
                  >
                  > 20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
                  >
                  >
                  >
                  > Kata di Quran `dihamparkan' apakah sama dengan makna
                  > `didatarkan' baik dipandang dari segi `arti' dan
                  > `makna' apakah kedua kata2 itu sama? Waah… salah bercanda
                  > lagi niiih…J
                  >
                  >
                  >
                  > Bung Edi, andapun rupanya belum bisa membedakan pengertian salah tulis,
                  > salah ketik dengan `salah kutip' Banyak tulisan2 anda yg kurang
                  > satu huruf, ejaannya terbolak-balik, itu salah ketik. Oke Saya maklumi.
                  > Tapi ketika Anda mengkritik sesuatu atau membuat statement, kemudian
                  > bukti2 yang Anda tunjukan ternyata tidak `nyambung', malah salah
                  > ayat, itu namanya bukan salah ketik, Tapi "salah Data",
                  > "salah redaksi", "salah kutip". Maka Artikel Anda patut
                  > diragukan kualitasnya. Makanya sering saya ingatkan; sudah di periksa
                  > belum?
                  >
                  > Sbg penulis artikel hendaknya ada beberapa step yg harus Anda perhatikan
                  > sblm publishing: Writing – Reviewing/Checking – Editing –
                  > Publishing. Memang ada Editor di setiap buku. Tapi yg Anda lakukan malah
                  > ngawur: Writing – Publishing , baru setelah dikritik Anda lakukan
                  > checking. Itu namanya `keteledoran' Bung. Dimana2 setiap
                  > penerbit akan melakukan editing dulu, baru naik cetak. Walah! Klo semua
                  > penulis mem-publish bukunya tanpa review dulu, hancurlah ilmu
                  > pengetahuan.
                  >
                  > Dan tugas Editing bukanlah mengubah-ubah isi artikel, tapi hanya
                  > merapihkan redaksinya. Editing bukan untuk mengoreksi isi artikel, tapi
                  > mengoreksi struktur bahasanya. Kalimat2 nya, Lay out nya. Yang harus di
                  > lakukan pada artikel2 Anda bukan di edit, tapi di koreksi, direvisi.
                  > Hehehehe….:)) Bung Edi ini pintar bercanda.
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
                  >
                  >
                  >
                  > Jawab:
                  >
                  > Hehehe….Anda membaca Quran sepotong2 lagi. Bukankah Anda yg
                  > mengajarkan membaca kitab suci jangan sepotong2 krn akan menyesatkan.
                  > Ini buktinya! Lha diri Anda sendiri. Coba klo Anda membacanya sampai
                  > pada ayat 48, maka Anda akan menemukan tafsiran yg berbeda. QS 18:47-49
                  >
                  >
                  >
                  > 47. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan
                  > gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami
                  > kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari
                  > mereka.
                  >
                  >
                  >
                  > 48. Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris.
                  > Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu
                  > pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali
                  > tidak akan menetapkan bagi kamu waktu[883] (memenuhi) perjanjian.
                  >
                  >
                  >
                  > 49. Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah
                  > ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata:
                  > "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil
                  > dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka
                  > dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak
                  > menganiaya seorang juapun."
                  >
                  >
                  >
                  > Liat sendiri kan? Ayat2 ini dari ayat 47-49 mengisahkan ttg Hari
                  > pengadilan, hari dimana manusia akan dimintakan pertanggung jawaban atas
                  > perbuatannya. Bukan menceritakan ttg bumi yg kita diami sekarang. Apakah
                  > kalimat "akan" pada ayat 47 bermakna sekarang? …ah, bercanda
                  > lagiii… [:))]
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > Wassalam,
                  >
                  >
                  > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@> wrote:
                  > >
                  > > Terimakasih buat balasannya.
                  > > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan
                  > zulkarnain, kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan
                  > tetapi ada makna yg terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada
                  > Muhammad bukan sedang menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar
                  > hanya menceritakan penglihatan itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan
                  > itu. Justru ketika kita membaca semua fasal itu maka ayatnya demikian
                  > matang terlihat akan arti yg disampaikan.
                  > > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya
                  > tahu tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan
                  > dipaksakan. Mana pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita
                  > seperti terbit dan terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga
                  > kita seolah-olah melihat matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
                  > > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula
                  > emang pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim
                  > langsung salah? dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat
                  > ini langsung benar? Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak
                  > lengkap. Itu sebenarnya sampai ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda
                  > membaca quran, seyogianya anda bisa nagkap bahwa ayat yg dimaksud adalah
                  > hingga ayat 20. Mengenai adanya salah tulis, salah ketik, itu bukan
                  > keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah disitu lah
                  > fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg kebalik,
                  > dan kata yg belum lengkap.
                  > > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
                  > >
                  > > regards
                  > > edi
                  > >
                  > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@
                  > wrote:
                  > > >
                  > > >
                  > > > Asalamu'alaikum sodara-sodara
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Bismillah,
                  > > >
                  > > > hari ini saya akan mencoba membahas tuduhan Bung Eddy ttg kesalahan
                  > Al
                  > > > Quran. Postingan saya ini adalah postingan ketiga dari 2 rangkaian
                  > > > postingan yg lalu yg isinya juga membantah argumen-argumen Bung
                  > Eddy.
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > 1. Matahari
                  > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                  > > >
                  > > > Bung Edi, dlm postingan anda yg lalu-lalu anda menghimbau kepada
                  > kami
                  > > > untuk jangan membaca dan memahami ayat-ayat kitab suci secara
                  > > > sepotong-sepotong krn akan menyesatkan. Saya pribadi setuju dg hal
                  > itu.
                  > > > Dalam memahami firman Tuhan kita hendaknya melakukan paling sedikit
                  > 3
                  > > > pendekatan:
                  > > >
                  > > > 1. Pendekatan Tekstual
                  > > > 2. Pendekatan Kontekstual
                  > > > 3. Pendekatan Konseptual.
                  > > >
                  > > > Namun sayangnya Anda sudah menyalahi prinsip anda sendiri demi
                  > > > kemenangan Argumen Anda sendiri. Anda seharusnya konsisten dg metode
                  > > > anda. Artinya, apabila Anda menggunakan suatu kerangka berfikir
                  > tertentu
                  > > > dlm memahami kitab suci anda, maka anda pun harus menggunakan
                  > kerangka
                  > > > berfikir yg sama dg kitab suci lain agar seimbang. Itu baru obyektif
                  > dan
                  > > > fair namanya. Mengenai klaim anda ttg kesalahan Al Quran yg merujuk
                  > pada
                  > > > ayat diatas maka dibawah ini Saya sertakan ayat-ayatnya. Utk
                  > memahami
                  > > > secara komprehensif sengaja saya mulai dari ayat 83:
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain.
                  > Katakanlah:
                  > > > "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya".
                  > > >
                  > > > æóíóÓúÃóáõæäóßó Úóäú Ðöí ÇáúÞóÑúäóíúäö Þõáú
                  > ÓóÃóÊúáõæ
                  > > > Úóáóíúßõãú ãöäúåõ ÐößúÑðÇ
                  > > >
                  > > > 83
                  > > >
                  > > > Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi,
                  > dan
                  > > > Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala
                  > sesuatu,
                  > > >
                  > > > ÅöäóøÇ ãóßóøäóøÇ áóåõ Ýöí ÇáÃÑúÖö æóÂÊóíúäóÇåõ
                  > ãöäú
                  > > > ßõáöø ÔóíúÁò ÓóÈóÈðÇ
                  > > >
                  > > > 84
                  > > >
                  > > > maka dia pun menempuh suatu jalan.
                  > > >
                  > > > ÝóÃóÊúÈóÚó ÓóÈóÈðÇ
                  > > >
                  > > > 85
                  > > >
                  > > > Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia
                  > melihat
                  > > > matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia
                  > mendapati
                  > > > di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh
                  > > > menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".
                  > > >
                  > > > ÍóÊóøì ÅöÐóÇ ÈóáóÛó ãóÛúÑöÈó ÇáÔóøãúÓö æóÌóÏóåóÇ
                  > > > ÊóÛúÑõÈõ Ýöí Úóíúäò ÍóãöÆóÉò æóæóÌóÏó ÚöäúÏóåóÇ
                  > > > ÞóæúãðÇ ÞõáúäóÇ íóÇ ÐóÇ ÇáúÞóÑúäóíúäö ÅöãóøÇ
                  > Ãóäú
                  > > > ÊõÚóÐöøÈó æóÅöãóøÇ Ãóäú ÊóÊóøÎöÐó Ýöíåöãú ÍõÓúäðÇ
                  > > >
                  > > > 86
                  > > >
                  > > > Berkata Zulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan
                  > > > mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan
                  > > > mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.
                  > > >
                  > > > ÞóÇáó ÃóãóøÇ ãóäú Ùóáóãó ÝóÓóæúÝó äõÚóÐöøÈõåõ
                  > Ëõãóø
                  > > > íõÑóÏõø Åöáóì ÑóÈöøåö ÝóíõÚóÐöøÈõåõ ÚóÐóÇÈðÇ
                  > äõßúÑðÇ
                  > > >
                  > > > 87
                  > > >
                  > > > Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya
                  > pahala
                  > > > yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya
                  > > > (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".
                  > > >
                  > > > æóÃóãóøÇ ãóäú Âãóäó æóÚóãöáó ÕóÇáöÍðÇ Ýóáóåõ
                  > > > ÌóÒóÇÁð ÇáúÍõÓúäóì æóÓóäóÞõæáõ áóåõ ãöäú ÃóãúÑöäóÇ
                  > > > íõÓúÑðÇ
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Dari ayat diatas sudah sangat jelas bahwa ALLAH sedang menceritakan
                  > > > sebagian (Fragment) dari kisah Dzulkarnain. Ayat itu secara jelas
                  > dan
                  > > > gamblang tdk menjelaskan klaim Al Quran ttg tempat terbenamnya
                  > Matahari
                  > > > melainkan ttg "penglihatan manusiawi" Dzulkarnain. Dzulkarnain
                  > > > tiba di suatu tempat di mana dalam pandangan mata manusiawinya Dia
                  > > > melihat Matahari seolah-olah terbenam di laut yg berlumpur hitam.
                  > > > Fenomena ini bukankah juga terjadi pada diri kita. Skrg bagi Anda yg
                  > > > pernah menikmati pemandangan sunset disore hari, Anda pasti akan
                  > melihat
                  > > > Matahari seolah-olah terbenam dilaut, padahal matahari sama sekali
                  > tidak
                  > > > pernah terbenam. Kita pun sampai saat ini masih sepakat menggunakan
                  > > > frase "Matahari terbit di ufuk Timur dan tenggelam di ufuk
                  > > > Barat". Walaupun semua dari kita sudah mengetahui bahwa Matahari
                  > > > sesunguhnya tidak pernah terbit dan tenggelam. Rotasi bumi lah yg
                  > > > membuatnya seolah2 muncul dan menghilang. Bumi berputar sekali
                  > dalam 24
                  > > > jam, karena itu kita lihat benda-benda langit terbit dan terbenam.
                  > Al
                  > > > Quran di turunkan ALLAH kepada Manusia, maka sudah sewajarnya ALLAH
                  > > > mendayagunakan gaya bahasa yg mampu dan mudah dimengerti oleh
                  > manusia.
                  > > > Bagaimana jika ALLAH menggunakan gaya bahasa dan perumpamaan2 yg
                  > tinggi
                  > > > (ilmu ALLAH maha tinggi) yg tdk bisa dijangkau oleh alam pikiran
                  > > > manusia, maka Kitab suci yg seyogyanya diturunkan utk menjadi
                  > tuntunan
                  > > > akan mubazir krn tdk dipahami oleh manusia. Hanya ALLAH saja yg
                  > > > mengerti. hal ini ALLAH tegaskan dalam firmannya. Surat 44 Ad
                  > Dukhaan :
                  > > > 58
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu supaya
                  > mereka
                  > > > mendapat pelajaran.
                  > > >
                  > > > ÝóÅöäóøãóÇ íóÓóøÑúäóÇåõ ÈöáöÓóÇäößó áóÚóáóøåõãú
                  > > > íóÊóÐóßóøÑõæäó
                  > > >
                  > > > 58
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
                  > > > tempat terbenam.
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Bung Eddy, tampaknya anda belum tahu atau pura-pura tdk mengetahui
                  > bahwa
                  > > > Matahari memang memiliki 2 tempat terbit dan 2 tempat terbenam.
                  > memang
                  > > > di negara tropis Matahari terbit di ufuk timur terbenam di ufuk
                  > Barat,
                  > > > tapi dibagian dunia yg lain yg memiliki musim panas dan dingin
                  > Matahari
                  > > > terbit dan terbenam di 2 tempat yg berbeda. Karena Matahari tidak
                  > > > berbentuk padat melainkan dalam bentuk plasma, menyebabkan rotasinya
                  > > > lebih cepat di khatulistiwa daripada di kutub. Rotasi pada wilayah
                  > > > khatulistiwanya adalah sekitar 25 hari dan 35 hari pada wilayah
                  > kutub.
                  > > > Setiap putaran dan mempunyai gravitasi 27,9 kali gravitasi Bumi.
                  > bahkan
                  > > > dalam setiap 4 menit Matahari bergeser satu derajat ke Barat.
                  > silahkan
                  > > > anda pelajari lagi ilmu pengetahuan ini.
                  > > >
                  > > >
                  > > > b. Bumi
                  > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim
                  > dari
                  > > > arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar
                  > karena
                  > > > ada ayat quran ini.
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Bung Eddy, anda sudah melakukan kesalahan yg luar biasa pada tulisan
                  > > > ini. Jika anda tdk sengaja atau salah kutip saya bisa memaklumi,
                  > tapi
                  > > > itu juga menandakan Anda teledor dan tidak hati-hati. Namun jika
                  > Anda
                  > > > hanya mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah
                  > > > tanpa memeriksa dulu, Saya sangat sayangkan krn Argumen yg anda
                  > tunjukan
                  > > > sangat ngawur. Ayat yg anda tunjukan diatas adalah Surat Al
                  > Ghaasyiyah
                  > > > :17 berikut ini akan Saya cuplikan ayatnya:
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia
                  > diciptakan,
                  > > >
                  > > > ÃóÝóáÇ íóäúÙõÑõæäó Åöáóì ÇáÅÈöáö ßóíúÝó ÎõáöÞóÊú
                  > > >
                  > > > 17
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Silahkan anda buka2 lagi Al Quran demikian juga peserta millist yg
                  > lain,
                  > > > Adakah di ayat ini ALLAH menjelaskan ttg Bumi itu datar? Saya jadi
                  > ragu,
                  > > > sbtlnya apakah anda benar2 pernah mempelajari Islam dan Al Quran?
                  > > > Ataukah hanya menyadur tulisan2 orientalis lain mentah2 dan
                  > meng-klaim
                  > > > lewat tulisan2 itu anda sudah mempelajari Islam dan Al Quran? Maaf,
                  > krn
                  > > > kesalahan ini sering kali dan sangat identik dg para `pendahulu'
                  > > > anda.
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > sampai sini dulu penjelasan saya agar kita tidak bosan membacanya.
                  > Insya
                  > > > ALLAH akan saya teruskan di kesempatan yg lain pada Bag:4.
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Assalamualaikum
                  > > >
                  > > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
                  > > > wrote:
                  > > > >
                  > > > > Salam......
                  > > > >
                  > > > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar
                  > mengingatkan,
                  > > > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                  > > > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
                  > > > proses pembakuan alquran
                  > > > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
                  > > > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                  > > > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam
                  > quran,
                  > > > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan
                  > dalam
                  > > > quran.
                  > > > >
                  > > > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg
                  > selalu
                  > > > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar
                  > bahwa
                  > > > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama
                  > islam
                  > > > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad
                  > sang
                  > > > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian
                  > dan
                  > > > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam
                  > Alkitab.
                  > > > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini
                  > yakni
                  > > > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu,
                  > sejak
                  > > > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
                  > > > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan
                  > Muhammad yg
                  > > > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                  > > > >
                  > > > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
                  > > > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
                  > > > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab
                  > oleh
                  > > > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
                  > > > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
                  > > > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
                  > > > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
                  > > > sebagai penemuan mereka.
                  > > > >
                  > > > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
                  > > > supaya terarah.
                  > > > >
                  > > > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama
                  > adalah
                  > > > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya.
                  > Akan
                  > > > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
                  > > > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
                  > > > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu
                  > muzizat
                  > > > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
                  > > > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
                  > > > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
                  > > > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                  > > > >
                  > > > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini.
                  > Salah
                  > > > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga
                  > menyebut
                  > > > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                  > > > >
                  > > > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti
                  > biasa,
                  > > > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan
                  > apa
                  > > > adanya.
                  > > > >
                  > > > > a. Matahari
                  > > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur
                  > hitam)
                  > > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
                  > > > tempat terbenam.
                  > > > > b. Bumi
                  > > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
                  > > > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
                  > > > datar karena ada ayat quran ini.
                  > > > > c. Sirkluasi Air.
                  > > > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
                  > > > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
                  > > > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
                  > > > alquran. Contohnya seperti dibawah :
                  > > > > - Sirkulasi Air
                  > > > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan
                  > (Surat
                  > > > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5,
                  > surat
                  > > > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan
                  > pertumbuhan
                  > > > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
                  > > > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada
                  > sudah
                  > > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
                  > > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                  > > > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan
                  > ini
                  > > > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran,
                  > padahal
                  > > > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8.
                  > Yunus
                  > > > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra
                  > pengetahuan.
                  > > > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut
                  > laut
                  > > > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim
                  > juga
                  > > > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
                  > > > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar
                  > guntu,
                  > > > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
                  > > > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 :
                  > 27-29,
                  > > > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra
                  > pengetahuan.
                  > > > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
                  > > > juga sudah tahu.
                  > > > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam
                  > juga
                  > > > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak
                  > meski
                  > > > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd
                  > Kejadian
                  > > > 15 : 5.
                  > > > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55
                  > :
                  > > > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan.
                  > tetapi
                  > > > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut
                  > asin
                  > > > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air
                  > laut
                  > > > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab
                  > yakni
                  > > > pada Ayub 26 : 7.
                  > > > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
                  > > > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
                  > > > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
                  > > > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
                  > > > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah
                  > pastilah
                  > > > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                  > > > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10,
                  > 78 :
                  > > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar
                  > maka
                  > > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa
                  > meletus
                  > > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
                  > > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
                  > > > bumi.
                  > > > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 :
                  > 67)
                  > > > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini
                  > terbentuk,
                  > > > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
                  > > > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                  > > > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam
                  > ilmu
                  > > > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan
                  > dengan
                  > > > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan
                  > 176.
                  > > > > h. Sejarah
                  > > > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi
                  > anak
                  > > > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
                  > > > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                  > > > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
                  > > > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                  > > > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat
                  > lembu
                  > > > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan
                  > bahwa
                  > > > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya
                  > setelah
                  > > > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                  > > > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
                  > > > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
                  > > > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
                  > > > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
                  > > > tentaranya.
                  > > > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam
                  > mengatakan
                  > > > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem
                  > dan
                  > > > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
                  > > > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada
                  > zaman
                  > > > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki.
                  > Beberapa
                  > > > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
                  > > > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
                  > > > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
                  > > > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
                  > > > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil
                  > Aqsa
                  > > > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak
                  > pernah
                  > > > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
                  > > > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah
                  > disetiap
                  > > > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                  > > > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
                  > > > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
                  > > > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
                  > > > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini
                  > bersifat
                  > > > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
                  > > > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
                  > > > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi
                  > perjalanan
                  > > > fisik.
                  > > > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam
                  > saudara
                  > > > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
                  > > > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
                  > > > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
                  > > > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku
                  > lewi
                  > > > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
                  > > > dimana harun memang suku lewi.
                  > > > >
                  > > > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
                  > > > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
                  > > > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
                  > > > kerinduan pengakuan identitas.
                  > > > >
                  > > > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
                  > > > menilai.
                  > > > >
                  > > > > Renungan :
                  > > > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
                  > > > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah
                  > kita
                  > > > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
                  > > > pengikutnya?.
                  > > > >
                  > > > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
                  > > > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
                  > > > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                  > > > >
                  > > > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
                  > > > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman
                  > adalah
                  > > > saksi akan hal tersebut.
                  > > > >
                  > > > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran,
                  > kitab
                  > > > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat
                  > yg
                  > > > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
                  > > > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul
                  > Kristus
                  > > > itu, dia adalah Nabi Palsu.
                  > > > >
                  > > > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
                  > > > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua
                  > pilihan.
                  > > > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan
                  > manusia
                  > > > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
                  > > > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
                  > > > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
                  > > > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang
                  > (nuzul)
                  > > > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah
                  > kedatanganNya
                  > > > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG
                  > (NUZUL)
                  > > > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu
                  > Yesus
                  > > > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu
                  > kala.
                  > > > >
                  > > > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah
                  > yg
                  > > > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi
                  > ketentuan
                  > > > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
                  > > > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan,
                  > setiap
                  > > > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya.
                  > Dan
                  > > > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
                  > > > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar
                  > keselamtan
                  > > > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk
                  > keselamatan
                  > > > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap
                  > org
                  > > > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada
                  > didalam
                  > > > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
                  > > > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
                  > > > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
                  > > > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                  > > > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih
                  > datang
                  > > > dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10
                  > :
                  > > > 28).
                  > > > >
                  > > > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org
                  > yg
                  > > > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
                  > > > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
                  > membawa
                  > > > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi
                  > Palsu
                  > > > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
                  > > > >
                  > > > > Sekian sesi IV.
                  > > > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                  > > > > edi cassanop
                  > > > >
                  > > >
                  > >
                  >
                • silk_road_75
                  Assalamu alaikum sodara-sodara, Gimana kbr hari ini? [:)] Pada hari ini Saya akan coba mengupas kembali Klaim Bung Edi Casanop thd kitab Suci Quran yg Saya
                  Message 8 of 19 , Oct 9, 2009
                  • 0 Attachment
                    Assalamu'alaikum sodara-sodara, Gimana kbr hari ini?:)
                    Pada hari ini Saya akan coba mengupas kembali Klaim Bung Edi Casanop thd kitab Suci Quran yg Saya beri judul Bantahan 10. Semoga bermanfaat: Bismillah,

                    Kritik Edi Casanop:

                    e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.

                     

                    Jawab:

                    Hehehe….. :) Bung Edi, maaf, sblmnya Saya koreksi dulu ya! "Gempa Tektonik"adalah gempa yg diakibatkan pergerakan lempeng plat tektonik, sedangkan Gempa yg diakibatkan letusan Gunung berapi, itu disebut "Gempa Vulkanik" hehehehe….. Sudah pernah belajar tentang Gempa belum..?;)

                    Lagipula klo mengikuti alur statement Anda, Saya simpulkan bahwa secara explicit Anda ingin menyampaikan ke kami bahwa Gunung Berapi lah yg menyebabkan gempa, gitu? Klo begitu artikel dibawah ini patut Anda jadikan bahan review:

                     

                    Gempa Padang Berpotensi Picu Letusan Gunung Berapi

                    www.tempointeraktif.com/.../brk,20091001-200326,id.html

                    Kamis, 01 Oktober 2009 | 17:14 WIB

                    TEMPO Interaktif, Sleman - Gempa bumi 7,6 skala Richter di Padang, Sumatera Barat, dinilai berpotensi memicu letusan gunung berapi di kawasan provinsi tersebut. Pasalnya, salah satu dari tiga gunung api di Sumatera Barat, yakni Gunung Api Talakmau sempat memunculkan titik api pada Kamis (1/10) pagi.

                    "Titik api itu muncul imbas dari getaran gempa," kata Kepala Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana, dan Geologi Direktorat Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral Surono di sela-sela acara peresmian Museum Gunung Merapi di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (1/10) sore tadi....dst...


                    Hehehe.... Ups! Artikel diatas Cuma `selingan' aja, Saya nggak serius hendak mengatakan Gempa lah penyebab Gunung berapi meletus, hehehe....;;) Saya tdk hendak membantah pendapat Anda bahwa Gunung Berapi bisa menimbulkan gempa. Pendapat ini ada benarnya. Inilah yg disebut Gempa Vulkanik. Kami orang Islam tdk akan membantahnya krn Quran memang tdk pernah menyatakan Gunung mencegah Gempa. Silahkan bolak-balik Al Quran 7x Ramadhan, nggak ada!. Itu kan pemahaman Anda sendiri.

                     

                    Bahasa arab-Quran yg diterjemahkan ke Indonesia sbg gempa adalah Zalzal, sedangkan pd ayat yg Anda tunjuk Quran menggunakan istilah tidak menggunakan Zalzal, melainkan  "tamiida bihim", "tamiida bikum" (krn Saya bukan penghapal Quran dan kurang mengerti Bahasa Arab, mohon dikoreksi jika ejaan atau kutipannya salah).  Menariknya, kata Tamiida bikum  disini bila di Indonesiakan bukan Cuma berarti `berguncang' tapi juga `bergoyang'. Walaupun pengertiannya beda2 tipis, tapi konotasinya beda. Lebih lengkapnya Saya sertakan ayat2 yg Anda rujuk:

                     

                    QS Al Anbiyaa' (21) :31

                    31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang ( tamiida bihim) bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

                     

                    QS An Nah (16) : 15

                    15. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang (Tamiida bikum) bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,

                     

                    QS Luqman (31) : 10

                    10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan (tamiida bikum) kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

                     

                    QS An Naba'(78) : 6-7

                    6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,

                    7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,

                     

                    QS (88) : 17-19 tdk Saya sertakan, semata-mata krn ke-4 surat diatas sudah cukup utk pembahasan.

                     

                    Jadi jelas bukan Gempa Bumi kan? Lalu Benarkah Gunung mencegah "guncangan" ? (sekali lagi, bukan mencegah gempa bumi lo ya!) Sekali lagi Saya katakan Quran tidak pernah mengatakan gunung berapi mencegah gempa bumi, tapi mencegah Bumi berguncang. Dari ayat2 yg Saya kutip, jika Anda bisa membaca tulisan Arab, maka Anda akan menemukan selalu kata Tamiidhabikum, yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia `berguncang' dan `bergoyang' Bagaimana mekanismenya? Ilmu pengetahuan abad ini sudh menjawabnya: Berikut Saya berikan sebagian artikel ttg gunung dan apa peranannya dalam mencegah Bumi berguncang/bergoyang


                    ……gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.

                    Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:

                    Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305) …….

                    ……..Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.

                    Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:

                    Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York , s. 975)

                    (Sumber: Fungsi Gunung  www.harunyahya.com/indo/buku/keajaiban3.htm)

                     

                    Mudah-mudahan sudah jelas bagi kita semua kekeliruan pemahaman bung Edi Casanop dan Sodara2 y glain. Mudah2 han ini juga jadi tambahan pengetahuan yg bermanfaat. yak, Saya mau lanjut kerja lagi.

                     

                    Alhamdulilah,

                     

                    Wassalam,             




                    --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
                    >
                    > Salam......
                    >  
                    > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                    > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
                    > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                    > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
                    >  
                    > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                    >  
                    > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
                    >  
                    > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
                    >  
                    > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                    >  
                    > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                    >  
                    > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
                    >  
                    > a. Matahari
                    >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                    >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
                    > b. Bumi
                    >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
                    > c. Sirkluasi Air.
                    >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
                    >     - Sirkulasi Air
                    >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                    >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                    >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
                    >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
                    >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
                    > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                    > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
                    > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                    > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                    > h. Sejarah
                    >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                    >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                    >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                    >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
                    >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                    > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
                    >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
                    >  
                    > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
                    >  
                    > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
                    >  
                    > Renungan :
                    > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
                    >  
                    > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                    >  
                    > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
                    >  
                    > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
                    >  
                    > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                    >  
                    > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                    > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
                    >
                    > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
                    >  
                    > Sekian sesi IV.
                    > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                    > edi cassanop
                    >
                  • silk_road_75
                    Assalamu alaikum, Sodara2ku, salam sejahtera buat kita semua. Waktu saya sudah agak senggang, jadi Saya akan mengupas lagi kritik Bung Edi thd Quran Kritik
                    Message 9 of 19 , Oct 16, 2009
                    • 0 Attachment

                      Assalamu'alaikum, Sodara2ku, salam sejahtera buat kita semua. Waktu saya sudah agak senggang, jadi Saya akan mengupas lagi kritik Bung Edi thd Quran


                      Kritik Bung Edi C:

                       

                      Kuliah Sesi IV
                      f. Proses pertumbuhan Janin ( Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.

                       

                      Kemudian, Bung Edi menyambungnya pd kuliah sesi V di bawah ini.

                       

                      Note:Bung Edi mengklaim dalam reply-an yg kedua atas bantahan Saya, bahwa dlm kuliah sesi V ini beliau telah merevisi tulisan2 nya yg sudah Saya buktikan keliru. Hehehe…tapi disini tdk ada pengakuan kesalahan dan bagian2 mana yg direvisi, hehehe…okelah tdk apa2. Saya tdk memaksa.

                       

                      Kuliah sesi V

                      -Proses perkembangan janin

                      Tercipta dulu dari saripati tanah, saripati berubah menjadi air mani
                      dirahim wanita
                      , kemudian berubah menjadi sel darah (segumpal darah), lalu
                      berubah jadi segumpal daging, lalu berubah menjadi tulang, kemudian tulang
                      belulang dibungkus kembali dgn daging (Q 23 : 12-14), dari tanah dan dari
                      setetes air mani kemudian prosesnya sama (Q 22:5, Q 40:67)

                       

                      Jawab:

                      Heheheh….Bung Edi, sbtlnya Saya sudah `agak capek' meng-koreksi kesalahan2 Anda terus. Tapi, mau dibilang apa? Klo memang ada kesalahan, mau tdk mau harus ada yg mengoreksi agar tdk ada yg "tersesat".  Bayangkan, member millis ini +/- 2000 an. Asumsikan saja yg aktif mengikuti tulisan2 di millis hanya 50%. Dan asumsikan saja dari 50% tsb, setengahnya adalah orang2 `awam' baik dari kalangan Kristiani, Islam, dan umat2 beragama lain yg kurang paham thd kitab suci. Maka tulisan Anda sangat `berpotensi' menyesatkan 500 umat. Maka untuk menghindari potensi penyesatan ini, Kita harus berupaya meluruskannya. Kesimpulan akhir kita serahkan pd pembaca. Tugas kita hanyalah menyampaikan.

                       

                      Pada tulisan Anda di sesi IV dan V ini, lagi2 Anda membuat kekeliruan. Yang ini bukan salah kutip, tapi lebih parah! Salah mengartikan terjemahan. Silahkan Anda cek kembali. Maaf, tapi Saya tdk mengerti kenapa berkali-kali Anda salah memahami ayat2 Quran. Pdhl yg Anda baca `baru' terjemahannya saja. Itupun Kalimatnya sangaat…sangaat sederhana.

                       

                      Mohon maaf atas kritik Saya. namun membaca tulisan Anda, Saya melihat sepertinya salah satu penyebab `kekeliruan2 Anda' adalah; Anda sendiri sepertinya punya `masalah' serius dalam memahami sebuah `kosakata' dan `kalimat'. Seringkali Anda sudah lebih dulu salah dalam mendefinisikan istilah2 dlm kosakata berbahasa Indonesia . Jika mendefiniskannya saja sudah keliru, apalagi mendeskripsikannya. Pen-deskripsian sendiri punya peranan penting dalam memahami sebuah pesan.

                       

                      Al Quran berbeda dg terjemahan Al Quran. Terjemahan sendiri punya banyak kelemahan krn terjemahan sendiri pd dasarnya hanyalah transliterasi dari suatu bahasa asing ke bahasa asing lainnya. Jika memahami terjemahannya saja sudah salah, apalagi memahami kitab suci dalam bahasa aslinya.

                       

                      Oke, Saya tdk mau berlarut2 dlm mslh ini.  Saya coba menyanggah kritik Anda thd Quran dan sekaligus menunjukan letak2 kesalahan Anda.

                      Bung Edi, Quran tdk pernah menyebut-nyebut sel darah di ayat2 yg Anda rujukan. Pd ayat yg manakah Quran menyebutkan demikian Bro?. ALLAH di dalam Quran menjelaskan ttg proses `reproduksi' manusia (REPRODUKSI LO YA! SAYA TIDAK BICARA ASAL MULA MANUSIA SEBELUM BER-REPRODUKSI. JANGAN SALAH BACA LAGI!).

                       

                      bermula dari suatu `saripati' dari tanah, yg di jadikan air mani, kemudian air mani tersebut dijadikan `segumpal darah'.  Ingat ya! "segumpal darah", bukan "sel darah".

                       

                      Anda pasti berkilah: " kan di kuliah sesi  ke-5, sudah Saya revisi jadi segumpal darah Bung..?!"

                      Benar! Tapi lagi2 Anda salah mendefinisikan kosakata. Anda menuliskan "…. sel darah =(segumpal darah)…..#-o" silahkan cek kembali diatas.

                      Bung Edi, Tentunya kita semua tdklah terlalu terbelakang kan sehingga tdk bisa membedakan `segumpal darah' dg `sel darah'? Ilmu pengetahuan mana yg menyamakan `segumpal darah' dg `sel darah'? yg jelas ilmu pengetahuan umum dan Quran tdk pernah menyatakan keduanya sama. Baru Anda inilah `yg menyamakannya'…

                       

                      Kemudian pd Resume Anda Sendiri (Anda bermaksud menjelaskan) menurut Quran "saripati berubah menjadi air mani dirahim wanita…."

                       

                      Mari kita kaji kembali `tuduhan' Anda. Benarkah Quran menerangkan prosesnya seperti yg Anda sebutkan diatas?  Mari! Sama-sama kita bandingkan antara `tuduhan Anda pd tulisan Anda diatas' dg ayat yg Anda sertakan dibawah ini.

                       

                       

                      QS Al Mu'minuun(23):12-14:

                      12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Al Insan) dari suatu saripati (berasal) dari tanah .(Min Thiin)

                      13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (Nutfah) (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

                      14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

                       

                      Jadi jelas bukan, saripati itu dirubah dulu menjadi nutfah (maaf, air mani), baru kemudian pd proses berikutnya nutfah disimpan di dalam rahim utk tumbuh menjadi embrio. Jadi bukannya "saripati itu dirubah menjadi air mani di dalam rahim "#-o. Jadi, yg salah bukan Qurannya, melainkan Anda yg salah membacanya. Bung Edi, sudh bbrp kali Saya sampaikan, kutipan ayat Quran Anda bahasanya begitu sederhana. Saya rasa tdkla terlalu susah utk memahaminya.

                       

                      Bung Edi, dg cara Anda, Anda berupaya menunjukan `kontradiksi' Al Quran dlm hal kisah penciptaan Manusia. Tujuannya adalah agar terbukti bahwa Quran itu bukan kitab suci. Itulah mengapa di kuliah sesi 5 mencantumkan 2 ayat tambahan (QS 22:5 dan QS 40:67) dimana pd ayat ini ALLAH menceritakan "awal mula" manusia dari tanah, bukan lagi dari saripati . Hemm…! Cara yg cukup ampuh utk  `memelintir' ayat2 ALLAH.

                       

                      Okelah, melihat dari kualitas 'sesi kuliah' Anda, Saya berpikir positif saja. bahwa hal ini memang krn ketidak telitian Anda mendalami Al Quran. Pdhal klo Anda "fair" dan "teliti" Anda seharusnya mencantumkan QS As Sajadah (32):7-8 (saya beri warna biru) dibawah.

                      Maka dari situlah, dari mengumpulkan QS 22:5, 23:12-14, 40:67, 22:5, 40:67, 32:7-8  pemahaman kita ttg asal mula manusia dari pertama diciptakan tanpa percampuran Ayah-Ibu hingga di ciptakan melalui percampuran Ayah-Ibu terurai dg jelas.

                       

                      Ayat2 Quran QS 22:5, 23:12-14, 40:67 berbicara lebih spesifik ttg reproduksi.

                      Sementara ayat dibawah ini QS 22:5, 40:67, 32:7-8  tdk bicara spesifik ttg reproduksi, tapi hanya garis besar tahapan2 nya. Namun di ayat2 ini ALLAH juga menyinggung awal mula penciptaan manusia sblm manusia punya kemampuan ber-reproduksi.

                       

                      Bung Edi, Anda pernah menuduh ulama muslim `mempreteli' Alkitab yg mana tuduhan itu sudah Saya jawab. Bahkan sudah saya posting 2x. Namun entah mengapa tdk pernah muncul di kotak millis. Mungkin krn keterbatasan tempat. Namun pada topickini Saya melihat tuduhan itu sebetulnya lebih tepat ditujukan kpd Anda sendiri Bro hehehe...:-B.

                       

                      QS Al Hajj (22):5

                      5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah , kemudian dari segumpal daging  yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

                       

                      QS AL Mu'min (40):67

                      67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah  kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

                       

                      Berikut adalah Ayat Quran yg `tdk ditunjukan/terlepas dari penglihatan' Bung Edi.:-B

                       

                      (QS As Sajadah (32):7-8)

                      7. Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat.

                      8. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina."

                       

                      Oke, Bung Edi, Sodara2 ku yg lain. Sudah lihat sendiri kan ? Bandingkan dg pernyataan Bung Edi diatas. Sama atau berbeda dg penjelasan Quran? Jadi jelas bukan Quran-nya yg salah. Bung Edi sendirilah yg  sudah salah `membaca Quran'.

                       

                       

                      OKe, katakanlah Anda tetap bersikeras, bagaimanapun menurut ilmu pengetahuan ini 100% salah! Oke, Saya hargai pendirian Anda. Tapi bisakah Anda membuktikan kesalahannya? Mana buktinya klo ini salah? Apakah Anda seorang dokter yg mempunyai thesis atau,… katakanlah resume, atau teori, atau apapun dari bahan kuliah Anda yg bisa menunjukan bahwa ini salah? Klo memang iya, Tunjukan. Bung Edi. Setiap orang bisa saja menuding ini salah itu benar. Tapi seorang yg arif, bijak, seorang yg benar, yg benar2 berilmu, hendaknya harus bisa mempertanggung jawabkan setiap pendapatnya dlm bentuk bukti. Apalagi jika pendapatnya ber tendensi `menyalahkan' suatu pendapat lain. Orang yg tdk bisa melakukan demikian hanyalah anak di cibirkan.

                       

                      Baiklah. Saya sudah membuktikan lewat penunjukan ayat2 bahwa Bung Edi sendiri sudah keliru menyalahkan Al Quran. Dan tampaknya Bung Edi sendiri belum bisa membuktikan tuduhannya. Krn klo bisa membuktikan seharusnya Beliau menunjukannya kpd kita. Tapi krn hal ini berkaitan dg ilmu pengetahuan dalam Al Quran, maka Saya menyertakan copy artikel yg bercerita ttg proses reproduksi manusia bersumber dari informasi Al Quran. Mohon maaf jika disini ada kosakata yg mungkin `terkesan eksotis'. Krn kita berbicara ttg reproduksi, maka artikel ini tdk bisa menghindar dari penggunaan beberapa istilah dan kosaka reproduksi.    

                       

                      Kelahiran Manusia

                      Terdapat banyak pokok persoalan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yang mengundang manusia untuk beriman. Kadang-kadang langit, kadang-kadang hewan, dan kadang-kadang tanaman ditunjukkan sebagai bukti bagi manusia oleh Allah. Dalam banyak ayat, orang-orang diseru untuk mengalihkan perhatian mereka ke arah proses terciptanya mereka sendiri.

                      "Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (Al Qur'an, 56:57-59)

                      Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

                      1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
                          (spermazoa).

                      2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.

                      3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.

                      4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.

                      Orang-orang yang hidup pada zaman kala Al Qur'an diturunkan, pasti mengetahui bahwa bahan dasar kelahiran berhubungan dengan mani laki-laki yang terpancar selama persetubuhan seksual. Fakta bahwa bayi lahir sesudah jangka waktu sembilan bulan tentu saja merupakan peristiwa yang gamblang dan tidak memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi, sedikit informasi yang dikutip di atas itu berada jauh di luar pengertian orang-orang yang hidup pada masa itu. Ini baru disahihkan oleh ilmu pengetahuan abad ke-20.

                      Setetes Mani (Mani/Nutfah)

                      Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :

                      "Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)

                      Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.

                      Campuran Dalam Air Mani

                      Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.

                      Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:

                      "Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)

                      Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:

                      "Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)

                      Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.

                      Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim (`Alaq)

                      Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging (Mudghah)". Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop.

                      Namun sebelum menjadi segumpal daging, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya. (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur'an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur'an and Sunnah, s. 36)

                      Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah  menggunakan  kata "'alaq (segumpal darah)" dalam Al Qur'an:

                      "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)

                      Arti kata "'alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.

                      Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.

                      Pembungkusan Tulang oleh Otot

                      Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu.

                      "Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)

                      Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur'an adalah benar kata demi katanya.

                      Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut.

                      Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.

                      Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:

                      Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal.Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)

                      Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur'an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.

                      Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim

                      Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.

                      "... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6)

                      Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:

                      "Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran." (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)

                      Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:

                      - Tahap Pre-embrionik

                      Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan.

                      - Tahap Embrionik

                      Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut.

                      - Tahap fetus

                      Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.

                      Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.

                      (Sumber : www.harunyahya.com)


                      Alhamdulilah, semoga kita semua senantiasa mendapat tambahan ilmu dan Hidayah ALLAH SWT.


                      Wassalam,

                      Salam Sejahtera



                      --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
                      >
                      > Salam......
                      >  
                      > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                      > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
                      > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                      > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
                      >  
                      > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                      >  
                      > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
                      >  
                      > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
                      >  
                      > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                      >  
                      > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                      >  
                      > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
                      >  
                      > a. Matahari
                      >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                      >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
                      > b. Bumi
                      >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
                      > c. Sirkluasi Air.
                      >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
                      >     - Sirkulasi Air
                      >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                      >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                      >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
                      >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
                      >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
                      > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                      > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
                      > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                      > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                      > h. Sejarah
                      >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                      >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                      >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                      >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
                      >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                      > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
                      >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
                      >  
                      > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
                      >  
                      > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
                      >  
                      > Renungan :
                      > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
                      >  
                      > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                      >  
                      > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
                      >  
                      > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
                      >  
                      > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                      >  
                      > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                      > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
                      >
                      > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
                      >  
                      > Sekian sesi IV.
                      > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                      > edi cassanop
                      >
                    • Edi
                      Bung silk road- saya tidak tahu mengapa anda terlambat dalam mebahas hal ini dan mengapa ini saja yg masih anda ulang ulang, padahal aku sudah beritahu samamu
                      Message 10 of 19 , Oct 16, 2009
                      • 0 Attachment
                        Bung silk road- saya tidak tahu mengapa anda terlambat dalam mebahas hal ini dan mengapa ini saja yg masih anda ulang ulang, padahal aku sudah beritahu samamu apakah anda tidak membaca tulisan saya karena asiknya ingin memberi tanggapan terpisah?

                        mengenai ayat-ayat alkitab juga sudah saya katakan sama anda adanya kesalahan penempatan dan itu sudah diedit tapi anda tetap mengulang-ulang.

                        Mohon jgn publiskan itu yg salah penempatan dimana-mana.
                        Kalau masih anda ulang-ulang juga : ini ayat-ayat yg sudah direvisi penemapatannya :
                        Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11
                        Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5
                        Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 6
                        Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4
                        Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11

                        Dan itu hanya sebagian. saya sudah katakan sama anda. Mengenai tanggapan-tanggapan anda yg sampai 10 bantahan, itu tidak kuat bro, saya juga sudah mendiskusikan hal ini dimilis yg lain. Ilmu-ilmu yg anda ambil ternyata cuman hasil browsing dari internet tanpa paham. Tulisan-tulisan harun yahya yg dibuktikan salah kaprah selalu anda kutip.

                        Gini aja bro. Supaya sistematis. Mohon buatkan dalam satu tulisan secara sistematis tanggapan anda yg sudah sampai 10 tanggapan itu.

                        Jika and akaitkan dgn ayat-ayat Alkitab maka pake yg sudah direvisi penenpatannya karena sudah dari awal saya kasih tahu, tapi mungkin anda tidak membaca.

                        Mengenai adanya ayat alquran yg tidak lengkap ditulis saya juga sudah kasih tahu. Itu tentang bumi yg datar pada quran 18 : 47 dan 88 : 17-20 (sebenarnya masih banyak)

                        Supaya tanggapan anda sistematis sebaiknya jgn lagsung posting, sabar cicil dulu dan simpan di Ms word kemudian setelah komplet baru berikan tanggapan jadi supaya jgn bolak-balik gitulah melainkan sistematis.

                        Jadi terarah, andapun tidak ketinggalan. Bahkan saya sampai sudah membuat sesi V pun, mungkin anda tidak tahu. Dan barangkali email saya juga tidak anda baca.

                        Jadi kalau mau buat aja kembali 10 tanggapan anda ituya dan ingat catatan saya tentang ayat-ayat alkitab yg sudah saya perbaiki penepamtannya dan ayat quran itu.

                        regards
                        edi

                        --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" <goldeagle75@...> wrote:
                        >
                        > Assalamu'alaikum sodara-sodara, Gimana kbr hari ini? [:)]
                        > Pada hari ini Saya akan coba mengupas kembali Klaim Bung Edi Casanop thd
                        > kitab Suci Quran yg Saya beri judul Bantahan 10. Semoga bermanfaat:
                        > Bismillah,
                        >
                        > Kritik Edi Casanop:
                        >
                        > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
                        > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
                        > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
                        > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
                        > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
                        > bumi.
                        >
                        >
                        >
                        > Jawab:
                        >
                        > Hehehe….. [:)] Bung Edi, maaf, sblmnya Saya koreksi dulu ya!
                        > "Gempa Tektonik"adalah gempa yg diakibatkan pergerakan lempeng
                        > plat tektonik, sedangkan Gempa yg diakibatkan letusan Gunung berapi, itu
                        > disebut "Gempa Vulkanik" hehehehe….. Sudah pernah belajar
                        > tentang Gempa belum..? [;)]
                        >
                        > Lagipula klo mengikuti alur statement Anda, Saya simpulkan bahwa secara
                        > explicit Anda ingin menyampaikan ke kami bahwa Gunung Berapi lah yg
                        > menyebabkan gempa, gitu? Klo begitu artikel dibawah ini patut Anda
                        > jadikan bahan review:
                        >
                        >
                        >
                        > Gempa Padang Berpotensi Picu Letusan Gunung Berapi
                        >
                        > www.tempointeraktif.com/.../brk,20091001-200326,id.html
                        >
                        > Kamis, 01 Oktober 2009 | 17:14 WIB
                        >
                        > TEMPO Interaktif, Sleman - Gempa bumi 7,6 skala Richter di Padang,
                        > Sumatera Barat, dinilai berpotensi memicu letusan gunung berapi di
                        > kawasan provinsi tersebut. Pasalnya, salah satu dari tiga gunung api di
                        > Sumatera Barat, yakni Gunung Api Talakmau sempat memunculkan titik api
                        > pada Kamis (1/10) pagi.
                        >
                        > "Titik api itu muncul imbas dari getaran gempa," kata Kepala
                        > Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana, dan Geologi Direktorat Jenderal
                        > Energi dan Sumber Daya Mineral Surono di sela-sela acara peresmian
                        > Museum Gunung Merapi di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
                        > Kamis (1/10) sore tadi....dst...
                        >
                        >
                        >
                        >
                        > Hehehe.... Ups! Artikel diatas Cuma `selingan' aja, Saya nggak
                        > serius hendak mengatakan Gempa lah penyebab Gunung berapi meletus,
                        > hehehe.... [;;)] Saya tdk hendak membantah pendapat Anda bahwa Gunung
                        > Berapi bisa menimbulkan gempa. Pendapat ini ada benarnya. Inilah yg
                        > disebut Gempa Vulkanik. Kami orang Islam tdk akan membantahnya krn Quran
                        > memang tdk pernah menyatakan Gunung mencegah Gempa. Silahkan bolak-balik
                        > Al Quran 7x Ramadhan, nggak ada!. Itu kan pemahaman Anda sendiri.
                        >
                        >
                        >
                        > Bahasa arab-Quran yg diterjemahkan ke Indonesia sbg gempa adalah Zalzal,
                        > sedangkan pd ayat yg Anda tunjuk Quran menggunakan istilah tidak
                        > menggunakan Zalzal, melainkan "tamiida bihim", "tamiida
                        > bikum" (krn Saya bukan penghapal Quran dan kurang mengerti Bahasa
                        > Arab, mohon dikoreksi jika ejaan atau kutipannya salah). Menariknya,
                        > kata Tamiida bikum disini bila di Indonesiakan bukan Cuma berarti
                        > `berguncang' tapi juga `bergoyang'. Walaupun
                        > pengertiannya beda2 tipis, tapi konotasinya beda. Lebih lengkapnya Saya
                        > sertakan ayat2 yg Anda rujuk:
                        >
                        >
                        >
                        > QS Al Anbiyaa' (21) :31
                        >
                        > 31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya
                        > bumi itu (tidak) goncang ( tamiida bihim) bersama mereka dan telah Kami
                        > jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat
                        > petunjuk.
                        >
                        >
                        >
                        > QS An Nah (16) : 15
                        >
                        > 15. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak
                        > goncang (Tamiida bikum) bersama kamu, (dan Dia menciptakan)
                        > sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
                        >
                        >
                        >
                        > QS Luqman (31) : 10
                        >
                        > 10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia
                        > meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak
                        > menggoyangkan (tamiida bikum) kamu; dan memperkembang biakkan padanya
                        > segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit,
                        > lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
                        >
                        >
                        >
                        > QS An Naba'(78) : 6-7
                        >
                        > 6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
                        >
                        > 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,
                        >
                        >
                        >
                        > QS (88) : 17-19 tdk Saya sertakan, semata-mata krn ke-4 surat diatas
                        > sudah cukup utk pembahasan.
                        >
                        >
                        >
                        > Jadi jelas bukan Gempa Bumi kan? Lalu Benarkah Gunung mencegah
                        > "guncangan" ? (sekali lagi, bukan mencegah gempa bumi lo ya!)
                        > Sekali lagi Saya katakan Quran tidak pernah mengatakan gunung berapi
                        > mencegah gempa bumi, tapi mencegah Bumi berguncang. Dari ayat2 yg Saya
                        > kutip, jika Anda bisa membaca tulisan Arab, maka Anda akan menemukan
                        > selalu kata Tamiidhabikum, yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
                        > `berguncang' dan `bergoyang' Bagaimana mekanismenya?
                        > Ilmu pengetahuan abad ini sudh menjawabnya: Berikut Saya berikan
                        > sebagian artikel ttg gunung dan apa peranannya dalam mencegah Bumi
                        > berguncang/bergoyang
                        >
                        >
                        >
                        >
                        > ……gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari
                        > lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua
                        > lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah
                        > lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk
                        > dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan
                        > membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai
                        > bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang
                        > tampak di permukaan bumi.
                        >
                        > Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:
                        >
                        > Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan,
                        > kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General
                        > Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon
                        > Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305) …….
                        >
                        > ……..Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan
                        > kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada
                        > titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka
                        > memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas
                        > lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita
                        > dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran
                        > kayu tetap menyatu.
                        >
                        > Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan
                        > istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:
                        >
                        > Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi
                        > bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New
                        > Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)
                        >
                        > (Sumber: Fungsi Gunung www.harunyahya.com/indo/buku/keajaiban3.htm)
                        >
                        >
                        >
                        > Mudah-mudahan sudah jelas bagi kita semua kekeliruan pemahaman bung Edi
                        > Casanop dan Sodara2 y glain. Mudah2 han ini juga jadi tambahan
                        > pengetahuan yg bermanfaat. yak, Saya mau lanjut kerja lagi.
                        >
                        >
                        >
                        > Alhamdulilah,
                        >
                        >
                        >
                        > Wassalam,
                        >
                        >
                        >
                        > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
                        > wrote:
                        > >
                        > > Salam......
                        > >
                        > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan,
                        > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                        > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
                        > proses pembakuan alquran
                        > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
                        > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                        > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran,
                        > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam
                        > quran.
                        > >
                        > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu
                        > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa
                        > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam
                        > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang
                        > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan
                        > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab.
                        > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni
                        > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak
                        > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
                        > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg
                        > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                        > >
                        > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
                        > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
                        > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh
                        > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
                        > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
                        > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
                        > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
                        > sebagai penemuan mereka.
                        > >
                        > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
                        > supaya terarah.
                        > >
                        > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah
                        > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan
                        > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
                        > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
                        > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat
                        > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
                        > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
                        > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
                        > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                        > >
                        > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah
                        > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut
                        > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                        > >
                        > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa,
                        > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa
                        > adanya.
                        > >
                        > > a. Matahari
                        > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                        > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
                        > tempat terbenam.
                        > > b. Bumi
                        > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
                        > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
                        > datar karena ada ayat quran ini.
                        > > c. Sirkluasi Air.
                        > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
                        > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
                        > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
                        > alquran. Contohnya seperti dibawah :
                        > > - Sirkulasi Air
                        > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat
                        > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat
                        > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan
                        > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
                        > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
                        > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
                        > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                        > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini
                        > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal
                        > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus
                        > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan.
                        > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                        > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga
                        > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
                        > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu,
                        > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
                        > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29,
                        > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan.
                        > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
                        > juga sudah tahu.
                        > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga
                        > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski
                        > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian
                        > 15 : 5.
                        > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 :
                        > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi
                        > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin
                        > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut
                        > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni
                        > pada Ayub 26 : 7.
                        > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
                        > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
                        > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
                        > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
                        > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah
                        > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                        > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
                        > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
                        > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
                        > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
                        > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
                        > bumi.
                        > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67)
                        > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk,
                        > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
                        > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                        > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu
                        > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan
                        > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                        > > h. Sejarah
                        > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak
                        > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
                        > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                        > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
                        > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                        > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu
                        > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa
                        > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah
                        > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                        > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
                        > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
                        > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
                        > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
                        > tentaranya.
                        > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan
                        > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan
                        > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
                        > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman
                        > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa
                        > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
                        > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
                        > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
                        > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
                        > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa
                        > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah
                        > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
                        > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap
                        > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                        > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
                        > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
                        > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
                        > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat
                        > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
                        > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
                        > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan
                        > fisik.
                        > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara
                        > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
                        > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
                        > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
                        > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi
                        > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
                        > dimana harun memang suku lewi.
                        > >
                        > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
                        > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
                        > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
                        > kerinduan pengakuan identitas.
                        > >
                        > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
                        > menilai.
                        > >
                        > > Renungan :
                        > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
                        > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita
                        > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
                        > pengikutnya?.
                        > >
                        > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
                        > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
                        > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                        > >
                        > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
                        > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah
                        > saksi akan hal tersebut.
                        > >
                        > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab
                        > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg
                        > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
                        > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus
                        > itu, dia adalah Nabi Palsu.
                        > >
                        > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
                        > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan.
                        > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia
                        > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
                        > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
                        > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
                        > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul)
                        > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya
                        > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL)
                        > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus
                        > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                        > >
                        > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg
                        > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan
                        > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
                        > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap
                        > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan
                        > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
                        > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan
                        > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan
                        > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org
                        > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam
                        > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
                        > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
                        > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
                        > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                        > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih
                        > datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh
                        > 10 : 28).
                        > >
                        > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg
                        > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
                        > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa
                        > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu
                        > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
                        > >
                        > > Sekian sesi IV.
                        > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                        > > edi cassanop
                        > >
                        >
                      • silk_road_75
                        Halo Bung Edi! Saya sudah baca reply Anda yg ke-3. sabar ya, pasti Saya jawab. Cuma butuh waktu utk mengerjakannya. Anyway, Thks atas kritik dan sarannya. Saya
                        Message 11 of 19 , Oct 21, 2009
                        • 0 Attachment
                          Halo Bung Edi! Saya sudah baca reply Anda yg ke-3. sabar ya, pasti Saya jawab. Cuma butuh waktu utk mengerjakannya. Anyway, Thks atas kritik dan sarannya. Saya akan jawab latar blkng alasan Saya  nanti. Tapi Saya akan jawab dulu reply Anda yg kedua dibawah ini.
                          Sekedar pendahuluan, mmg reply an Saya selalu terlambat. Penyebabnya bisa dari saya, dari koneksi Internet, atau dari kebijakan moderator sendiri. Saya perhatikan rata2 postingan Saya baru tampil antara2-4 hari stlh Saya kirimkan. Bantahan Saya yg ke-1, ke-2, ulangan ke-1 bantahan ke 11 malah tidak  pernah nampak. Tapi Saya tdk menyalahkan moderator. Mungkin ada problem di koneksi internet. Dan lagipula kapasitas millis ini terbatas. membernya ada 2000 an orang. tentunya tdk setiap saat tulisan kita di loloskan. Moderator pun harus memberikan kesempatan buat yg lain bukan? Jadi harus sabar. Anyway, thks for moderator krn sebagian tulisan2 Saya dimuat.


                          REply ke-2 Edi Casanop:


                          Bung Silk road

                          1. Sepertinya anda salah paham dengan yg dimaskud garis edar. mathari tidak
                          pernah terbit dan terbenam bro. Apa yg ada sebutkan sudah kita pelajari waktu
                          SMU, saya ingat itu di mata pelajaran fisika. Di alquran dikatakan matahari juga
                          mengendari bumi saya sudah tulis ini disesi 5, silahkan nanti baca. Matahari
                          memang beredar pada porosnya, tetapi ia tidak terbit dan tidak terbenam kalau
                          anda kaitkan dengan sain. Ia kelihatan dititik-tiktik lintang yg anda sebutkan
                          dan barat dan timur akibat pengaruh rotasi bumi. Saya tidak keberatan kalau ini
                          dikatkan dengan bahasa puisi tapi ketika islam mengajarkannya sebagai sains maka
                          disitulah yg saya bilang salah.

                          Jawab:

                          Hehehe….Bro Edi. Maaf, Saya koreksi lagi ya. FISIKA tdk pernah mengupas ROTASI dan REVOLUSI Matahari. Fisika membahas sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum `Kekekalan Energi', `mekanika kuantum', `termodinamika' dan `Elektromagnetika'. Dlm pelajaran fisika, kita  banyak mempelajari rumus2 yg dinyatakan dalam notasi matematis. Seingat Saya dlm cabang ilmu Fisika memang ada `Astrofisika'. Tapi yg dibahas di sub Fisika ini menyangkut `kosmologi', `ilmu planet', `Fisika Plasma', `Big Bang','Teori Relativitas', `Hukum2 Gravitasi','dan `besaran Gaya'. Tapi bukan Fenomena pergerakannya.

                          Di Al Quran Matahari dikatakan mengedari Bumi? Hemm…mari kita buktikan sama2. Saya yakin Anda salah kutip lagi nih. Ini ayat2 yg Saya kutip dari kuliah Anda di sesi 5:

                          QS Yaasin (36) : 38 (matahari beredar)

                          38. dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

                          Ayat itu maksud Anda? Hehehe…benar dugaan Saya. Anda nggak periksa2 lagi. Katanya masing2 sudah di double check?...:)

                          Pertanyaan Saya sama saja dg yg lalu2. sederhana saja. Pada bagian mana di ayat ini Quran menyampaikan `Matahari beredar mengelilingi Bumi'?..:-B

                          Pd ayat itu ALLAH menyampaikan matahari berjalan di tempat peredarannya. That's it. Cuma sampai situ. So simple, isn't it? Lalu bagaimana Anda bisa menafsirkan Matahari mengedari bumi? apakah disitu tertulis tempat peredarannya mengelilingi bumi? mana? Silahkan cek sendiri. Dlm kaedah penggunaan Bahasa, tdk ada kesan eksplisit maupun implisit yg mendukung kesimpulan Anda. Klopun Anda memaksakan demikian. Itu berarti `tafsiran Anda sendiri yg dipaksakan'. ..:)

                          Lalu apakah Quran salah? Jelas tidaak…. Andalah yg salah memahami terjemahannya  

                          Quran memang menerangkan bahwa matahari berjalan di garis edarnya. Lalu dimana garis edarnya? Quran tdk menyebutkannya, tapi Ilmu Pengetahuan sudah menjawabnya. Matahari kita memang beredar bersama matahari2 lainnya. Tapi bukan mengitari bumi, melainkan galaksi.  

                          Kemudian dlm perjalanannya, sejak dulu hingga saat tulisan ini di terbitkan, Matahari kita tdk pernah `bertabrakan' atau `bersinggungan' dg benda langit lainnya. Mengapa bisa demikian? Karena ALLAH sudah menetapkan garis edarnya sendiri. Itulah maksud `….Matahari berjalan di tempat peredarannya…' dan sekaligus maksud dari ayat `….Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa….'. Keseimbangan dan keselarasannya sudah diatur dan senantiasa dipelihara oleh sang Maha Pencipta.

                          Ups! Hampir lupa. maaf Saya koreksi lagi ya Bung Edi. Matahari tdk pernah Beredar pd porosnya lo!.Hehehe…Anda salah nulis lagi nih. Matahari `Berputar (Berotasi) pd porosnya', sekaligus beredar (berevolusi) pada `Garis orbitnya'.


                          2. Kalau matahari terbit dan terbenam yg sering kita sebutkan sehari-hari
                          bukanlah dalam arti science atau kenyataannya demikian.

                           

                          Hehehe…..Bro Edi kyknya kurang paham dg perbedaan  antara `sebuah Fakta' dg `Fakta' di balik `sebuah Fakta'. Pdhl Saya sudah berusaha menjelaskan dg menggunakan artikel "melihat matahari terbit 2x di pegunungan Dieng" sbg alat bantu. Hehehe…tapi nggak pa-pa. penangkapan setiap orang beda-beda ;). OKe, sekali lagi, Saya mengajak Anda Bung Edi berfikir sejenak. Dalam sebuah ilustrasi yg sederhana saja. Nggak perlu njelimet

                           

                          -         Jika Anda berada di atas tebing di tepi pantai dan sedang memandang Samudera. Air laut akan terlihat biru bukan? Klo Anda bilang putih, Anda pasti di sangka buta warna hahaha…... Pdhl faktanya apakah air laut berwarna Biru? Tidak Bro! Biru adalah pantulan warna langit.

                          -         Jika Anda memandang jajaran pegunungan, Anda akan melihat pegunungan di dominasi oleh warna hijau bukan?. Pdhl faktanya apakah benar warna gunung hijau? Tidak Bro! Hijau adalah warna daun2 pohon yg menutupi permukaannya.

                           

                          Silahkan Anda buka2 lagi jawaban2 Saya Bro. Diatas hanya 2 contoh kecil yg ingin Saya jadikan alat bantu lagi bwt anda memahami hakikat Bahasa ALLAH kpd makhluk-Nya. ALLAHyg maha tahu bermaksud menurunkan petunjuk dan pengetahuan-Nya kpd makhluk2 yg di kasihi-Nya, tapi dg jalan `memancing' perhatiannya. Hal ini pernah Saya kemukakan pd postingan2 terdahulu. Namun sang Khalik ini tahu keterbatasan daya nalar Manusia pd saat ayat itu diturunkan. Krn itu Dia banyak menyampaikan ayat2 Nya dg memperhatikan "kemampuan sudut pandang manusia". Tujuannya tdk lain  agar mudah memahaminya.

                          Krnnya Jika Anda rajin2 membaca Quran, Anda pasti akan menemukan pernyataan ALLAH berulang2 bahwa ALLAH telah `memudahkan' Quran ini dg Bahasa yg mudah dipahami agar kita bisa memtik pelajaran darinya. Dan bahwa di dalam Quran banyak diberikan kisah2 dan perumpamaan2 sbg alat utk memudahkan manusia menerima pelajaran.

                          Kenyataan bahwa Matahari terbit dan terbenam di 2 tempat yg berbeda sudah Saya tunjukan buktinya lewat artikel independent. Itulah `fakta yg dilihat oleh mata manusia'. Namun dibalik itu ada fakta lain, bhwa sesungguhnya itu hanya `penampakan'. Klo Anda renungkan lagi artikel "melihat matahari terbit 2x di pegunungan Dieng" yg Saya sertakan, Anda pasti mengerti maksud Saya. Tapi klo Anda bersikeras, itu terserah Anda.


                          3. Kalau istilah dihamparkan sehubungan dengan kaitannya terhadap bumi okelah
                          saya ikuti tafsiran anda tidak berarti datar, namun ayat yg lain lgsung ada
                          tertulis kata datar. Meskipun itu berhubungan dengan masa yg akan datang
                          (pengadilan/kiamat) atau apalah yg anda kaitkan, namun hal itu adalah pernyataan
                          Allah yg mengatakan bahwa manusia akan melihat bumi datar. Tidak ada tafsiran
                          lain lagi disana. Anda yg mencoba menafsirkannya tidak konstekstual. Algipula
                          islam dua versi dalam menafsirkan bumi datar atau tidak. terus kalaupun anda
                          mengatakan bahwa bumi tidak datar toh alquran tidak mengatakan bumi ini seperti
                          yg di ilmu pengetahun.

                           

                          Jawab:

                          Hehehe…. Bung Edi kyknya lupa sama materi kuliahnya sendiri nih. Dan sepertinya Anda belum memahami perbedaan istilah "tekstual" dan "kontekstual" Bro.:)

                           

                          Silahkan buka2 lagi materi kuliah Anda. Dlm QS 18:47-49 Memang benar ALLAH mengatakan manusia "akan" melihat bumi yg datar. Tapi lucu sekali klo kita bersikeras mempersepsikan kosakata `akan' = `sekarang' ...:)

                          Jika kita ingin menyampaikan sesuatu yg terjadi dimasa mendatang, tentunya kita  menggunakan keterangan waktu `akan' (Future). Jika kita menceritakan sesuatu yg terjadi dimasa lampau kita pergunakan keterangan waktu `lampau' (Past). Jika ingin menceritakan sesuatu yg terjadi saat ini kita pergunakan keterangan waktu `sekarang' (Present). Anda dan kita semua pasti pernah belajar gramatikal Bhs Indonesia dan Bhs Asing. Tentunya tdk asing lagi dg penggunaan`tensis' bukan?

                          Bukankah Anda ingin membuktikan kesalahan Quran atau kesalahan klaim umat Islam lewat perbandingan ayat2 dg fakta di lapangan? Jika demikian tujuan Anda, harusnya membuat parameternya dg menggunakan fakta dilapangan saat ini. Bukan yg akan datang. Kira2 nyambung ya…?.:)

                          Intinya saya hanya ingin menegaskan bahwa Anda sudah salah alamat Bro. Mengapa demikian?

                          Saya mendasarkan kesimpulan Saya dari keterangan Anda sendiri. Bukankah Anda sendiri mengaku sudah melakukan penelitian? Bukankah Anda sudah melakukan Studi? Klo pengakuan Anda memang benar adanya, tentunya sbg peneliti Islam Anda tdk asing dg fase kiamat, akhirat, Hari pengadilan dlm Islam. Bila Anda sudah `benar2' mengeksplorasi Quran dan Islam, Anda tentunya tdk asing lagi dg `Mahsyar'.

                          Baiklah Saya ulas sedikit. pd saat bumi sudah mencapai akhir usianya. Bumi ini akan hancur. Gunung2 akan hancur. Dalam QS Al Qaari'ah di kabarkan gunung beterbangan laksana bulu. Semua makhluk hidup termasuk Malaikat akan di mati. Inilah fase `Kiamat'. Silahkan buka2 pelajaran Anda kembali.

                          Kemudian dg Kuasa ALLAH, bumi yg sudah binasa ini akan di `bangun' kembali. Manusia2 akan dibangkitkan kembali termasuk Malaikat. Manusia zaman Adam sampai generasi bumi paling akhir dikumpulkan semuanya di sebuah dataran yg luas yaitu "Mahsyar". Inilah salah satu fragmen `periode akhirat'. Inilah yg dimaksud oleh ayat 47:

                           

                          47.Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan
                          gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar
                          dan Kami
                          kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari
                           mereka.

                          Kemudian Manusia masing2 akan menerima catatan2 amal perbuatannya semasa hidup didunia (Dunia sblm kiamat ) . Masing2 manusia akan dimintai pertanggung jawabannya. Inilah `Hari perhitungan/pengadilan'. Inilah maksud dari ayat 48-49:

                           

                          48.Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris.
                          Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu
                          pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali
                          tidak akan menetapkan bagi kamu waktu[883] (memenuhi) perjanjian.


                          49.Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah
                          ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata:
                          "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil
                          dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka
                          dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak
                           menganiaya seorang juapun."



                          4. Terus anda sepertinya membahas banyak menegai point-point pra pengetahuan.
                          dan dalam tulisan anda sepertinya saya menyalahkan alquran dalam poin ini, saya
                          tidak salahkan pak dalam poin pra pengetahuan bahwa sirkulasi air dan lain
                          sebagainya benar ilmu pengetahuan kalau dikaitkan ke ilmu pengetahuan, cuman yg
                          sesat adalah ketika hal iti diklaim sebagai PRA PENGETAHUN. Tahu tidak pak, PRA
                          PENGETAHUN, maksud gak artinya.

                           

                          Jawab:

                          Hehehe….Mengenai hal ini Saya rasa Saya sudah menjawabnya pd `jawaban atas reply Bung Edi 1'. Coba Anda lihat2 lagi. Klo belum terposting, Saya bisa posting ulang. Intinya soal kosakata `Pra Pengetahuan', Anda sendiri yg membuat batasan definisinya. Bahwa Pra Pengetahuan menurut definisi Anda adlh "sesuatu yg belum diketahui pada masa Muhammad" ;;)Dan atas dasar batasan definisi Anda sendiri itulah Saya menjawabnya. Salah satu alat pembenaran Saya berdasarkan batasan definisi pra pengetahuan menurut Anda adlh ttg sirkulasi air (silahkan buka lagi sanggahan Saya), dimana, bahkan pada masa sblm Muhammad, sblm Quran di turunkan, pengetahuan ttg sirkulasi air `yg benar' belum diketahui orang. Saya sertakan artikel didalamnya dimana dlm artikel trsbt di ceritakan konsepsi sirkulasi air yg benar dan `bersesuaian'  dg Quran baru ditemukan di tahun 1800 san.:-B


                          5. Saya juga melihat kebiasaan anda mencounter yg sepertinya menungtungkan anda
                          tapi tidak menjawab secara keseluruhan atau tekstual. Kalau anda ingin mencicil
                          jawaban, ya seharusnya cicil dong jawaban anda dari point pertama dalam tulisan,
                          apa tujuan tulisan dan berturu-turut bukan dengan meilih-milih yg sepertinya
                          menguntungkan anda. Lagipula dalam tulisan saya sehubungan dgn pra pengetahuan
                          tertulis "ini memang ilmu pengetahuan' tetapi tidak dapat dikatakan "ILMU
                          PENGETAHUAN". karena sebelum kita lahir org zaman dahulu malah lebih
                          pintar-pintar dibanding kita dan lebih sistematis dibanding apa yg ada dikitab
                          jika terkait ilmu pengetahuan. Itu pointnya.

                           

                          Jawab:

                           

                          Hehehe….:D

                          Bro Edi, menurut Anda bermasalahkah metode menjawab Saya? Mengapa jadi bermasalah? Apakah ada peraturannya bahwa menjawab itu harus berurutan? Menyeluruh yg bagaimana maksud anda? Apakah sekali menjawab harus sekaligus? Apakah harus tekstual? Tekstual yg seperti apa? Hehehe…

                          Bung Edi, jika demikian yg seharusnya maka pembaca pasti akan `pusing'. Dari sekian banyak yg Anda tuduhkan Saya `mengupas'nya satu persatu. Ini metode Saya. Dan Adalah hak Saya utk memilih metode. Anda boleh mengkritik isi bantahan Saya. Anda boleh menyanggah jika tdk benar. Tapi Anda tdk boleh mengatur2 orang lain harus sesuai dg keinginan Anda. Setiap orang punya style sendiri2. Pd awal2 tulisan Saya, dan pd jwbn Saya atas reply Anda yg per-1 Saya sudah menjelaskan tujuan penulisan Saya, yakni ingin memberikan kesempatan yg adil kpd setiap orang utk mengeksplorasi dan meneliti bahan2 perdebatan kita. Krn itu Saya mencicilnya satu-satu.

                           Lagipula bagi Saya yg penting bukanlah `kuantitas' tapi `kualitas'. Buat apa menyodorkan se bakul jeruk klo `isinya' kopong. Lebih baik menyodorkan `sebutir' jeruk tapi buahnya`berisi'.

                          Saya sudah menyampaikan bahwa Saya saat ini hanya sedang menggunakan hak jawab Saya sbg muslim atas statement2 yg Anda lontarkan.Dan Saya hanya bisa menggunakan waktu senggang Saya. Krn itu dlm keterbatasn waktu dan kepadatan volume kerja, Saya dahulukan yg mudah2 dulu. Mudah disini dlm arti, saya sudah memiliki referensinya dan mudah mengerjakannya.

                          Maaf klo terkesan memilih-milih. Nyatanya memang Saya memilih-milih dulu yg mana yg tdk memakan banyak waktu. Tapi perlu Anda ketahui, bahwa kuliah Anda dari sesi IV sampai V, termasuk replyan Anda yg sudah 3 kali sudah Saya copy ke folder Saya. Jadi Anda nggak perlu kuatir. Saya tdk akan asal jawab koq. Hehehe…..

                          Bung Edi, Saya tdk mencari keuntungan disini. Metode yg Saya terapkan sederhana saja. BACA-PAHAMI-PERIKSA-TELITI-JAWAB. Itu saja.

                          Dan Saya tdk mau melakukan `kecerobohan' yg pd akhirnya malah berpotensi `mengelabui umat' dan `menyesatkan'. Dlm menjawab Saya melakukan re-check, baru posting. Mengapa Anda merasa menjadi pihak yg dirugikan? Apa kerugian Anda? Jika yg Anda sampaikan adl sebuah kebenaran, maka kebenaran itu pasti akan tahan uji. Tdk masalah Saya mulai menjawab dari mana. Dibolak-balik bagaimanapun kebenaran tetap akan terlihat. Jika 1+2+3+4 = 10, maka 3+2+1+4 juga akan 10.



                          6. Anda juga sepertinya merasa menang karena ada ayat yg sy masukkan salah,
                          padahal jauh sebelum anda tanggapi saya telah katakan ada kesalahan penempatan
                          ayat dan itu sudah diedit. Asik aja membahas yg itu mulu. Saya sudah akui ada
                          keselahan penemapatan ayat (ingat yg salah itu penempatan ayat, bukan
                          bahasannya. Saya sudah katakan karena setelah selesai saya tulis saya tidak cek
                          ulang lagi. Dan untuk tulisan saya berikutnya cek sudah saya lakukan minimal dua
                          kali untuk point-point yg ada ayat.

                          Ini pak saya kasih lagi ke bapak penempatan yg sudah diedit :

                           

                          Jawab:

                           

                          Hehehe… :-?Bung Edi, Saya tdk mencari kalah-menang disini. Apalah artinya kalah-menang. Cuma sebuah `persepsi'. Tdk lebih dari itu. Yang kita cari adalah kebenaran `tuduhan2 Anda'. Maka utk itu kita harus meneliti tulisan2 Anda. Jika ada yg salah, ya harus disampaikan agar tdk menyesatkan umat. Salah adl lawan kata dari benar. Kita tdk akan mengetahui `yg benar' jika belum mengetahui `yg salah'. Bukan begitu?

                          `Kebenaran' yg lebih Saya utamakan disini adlh kebenaran dlm kaitannya dg `sesi perkuliahan Anda'. Benar tidak materi Anda? Benar tdk referensi Anda? Benar tdk bahan2 kuliah Anda? Selebihnya terserah pembaca yg menilai.

                           

                          Hehehe…. Bung Edi, sori, Saya terpaksa harus comment. Saya tdk sedang mengkritik atau mendiskreditkan Bible. Tapi ayat2 revisi-referensi Anda ini pernah Saya bahas pd jwbn Saya ttg sirkulasi air. Saya katakan, mungkin Tuhan punya maksud lain atas pesan yg ingin disampaikan. Namun jika Anda menggunakan `pesan2' Nya ini sbg referensi pengetahuan ttg referensi air, sekali lagi, Anda sudah salah `penempatan'. Comment Saya yg didlm kurung.



                          (Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11),

                           

                          Ayub 36:27-29

                          (27) Ia menarik ke atas titik-titik air, dan memekatkan kabut menjadi hujan

                           

                          (inikah pengetahuan sirkulasi air yg benar? Yg sudah di ketahui org2 sejak dulu sblm Quran diturunkan? Klo memang iya, Apakah demikian jalannya sirkulasi air? Dari titik2 air yg diangkat ke udara, lantas menjadi kabut, bukan berkumpul menjadi awan? Lalu apakah AIR HUJAN berasal dari KABUT? Hehehe…salah total Bro!. Kabut berasal dari uap air yg berkondensasi krn hawa dingin. Letaknya dekat dg permukaan Bumi. Awan terbentuk dari uap air yg terangkat keatas dan mengapung di Atmosfir. Saya baru tahu klo hujan berasal dari kabut. Hehehe…. Pasti Tuhan punya maksud lain di ayat ini. Andanya saja yg `memaksakan referensi. ) ;;)

                           

                          (28) yang dicurahkan oleh mendung, dan disiramkan ke atas banyak manusia

                           

                          (Klo Anda menganggap ini sbg aliran proses, Saya baru tahu klo kabut bisa menciptakan awan mendung? Heheheh…)

                           

                          (29) Siapa mengerti berkembangnya awan, dan bunyi gemuruh di tempat kediaman-Nya?

                          Ayub 37:16

                          (16) Tahukah engkau tentang melayangnya awan-awan, tentang keajaiban-keajaiban dari Yang Mahatahu,

                           

                          (Di ayat ini, bagian mana yg menghubungkan awan dg sirkulasi air?)

                           

                          Yes 55 : 9-11

                          (9) Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu

                          (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

                          (11) demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

                           

                          ( Silahkan baca2 lagi bantahan Saya. Pd replyan Anda yg per-1, Anda pernah mengatakan ini ber makna 'berkat Tuhan yg di curahkan, dan tdk akan kembali. Oke, dlm pengertian itu Saya tdk akan berkomentar klo itu tafsiran Anda. Tapi Jika Anda menghubung2kannya dg sirkulasi, apakah kalimat …"turun dari langit dan tdk kembali kesitu"… meng ilustrasikan sebuah sirkulasi? Coba Anda cari tahu dulu apa itu "sirkulasi"):">

                           


                          (Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5)

                           

                          Pengkotbah 1 : 7

                          (7) Semua sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak juga menjadi penuh; ke mana sungai mengalir, ke situ sungai mengalir selalu.

                          Amos 5 : 8

                          (8) Dia yang telah membuat bintang kartika dan bintang belantik, yang mengubah kekelaman menjadi pagi dan yang membuat siang gelap seperti malam; Dia yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi--TUHAN itulah nama-Nya.

                           

                          Yunus 2 : 3,5

                          (3) Telah Kaulemparkan aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air; segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku.

                          (5) Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut lautan membelit kepalaku

                           

                          (Apakah Pengkhotbah  mengilustrasikan sebuah pasang surut air laut?Apa hubungannya pasang surut air laut dg air sungai yg mengalir ke laut?. Lalu Amos 5:8 mengapa skrg Anda rubah konteksnya menjadi pasang surut? Bukankah pd kuliah sesi IV yg lalu Anda jadikan referensi sirkulasi air? Dan memang konteksnya lebih cocok kesana. Hehehehe… wah, nggak teliti lagi nih. Ktnya sudah di cross Check?Dan Saya sudah jwb bahwa ayat2 Quran yg Anda kritik sbtlnya tdk bicara pasang surut, tapi memberitakan ttg adanya kegelapan didasar laut dan gelombang air dibawah permukaan laut)

                           

                          (Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36
                          : 27-29, Ayub 37 : 6)

                          Ayub 28 : 24-26

                          (24) Karena Ia memandang sampai ke ujung-ujung bumi, dan melihat segala sesuatu yang ada di kolong langit

                          (25) Ketika Ia menetapkan kekuatan angin, dan mengatur banyaknya air

                          (26) ketika Ia membuat ketetapan bagi hujan, dan jalan bagi kilat guruh,

                           

                          (Maaf, Saya blm bisa mengomentari perihal ini krn postingan Saya belum terbit. Rencananya akan Saya gabungkan dg Bantahan Anda pada kuliah sesi 5 yg banyak mengandung kekeliruan yg jauh lebih parah dari yg ke-IV):-?

                           

                          (Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4)

                           

                          kej 15 : 5

                          (5) Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

                          Ayub 26 : 7

                          7) Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan.

                          Mazmur 8 : 3-4

                          (3) (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan

                          (4) (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

                          (Masalah ini sudah Saya jawab juga. Jadi tdk perlu diulang disini. Silahkan Anda lihat bantahan2 Saya. yg dimaksud Quran dg `meluaskan' adalah bukan Cuma sekedar luas, tapi mengembang hingga saat ini. Inilah ayat yg bersesuaani dg teori expanding universe saat ini. Saya sudah mempostingnya. Jika Anda blm terima, Saya bisa posting ulang)

                           

                          (Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11)

                           

                          Yeh 47 : 6-10

                          (6) Lalu ia berkata kepadaku: "Sudahkah engkau lihat, hai anak manusia?" Kemudian ia membawa aku kembali menyusur tepi sungai

                          (7) Dalam perjalanan pulang, sungguh, sepanjang tepi sungai itu ada amat banyak pohon, di sebelah sini dan di sebelah sana

                          (8) Ia berkata kepadaku: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar

                          (9) sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup

                          (10) Maka penangkap-penangkap ikan penuh sepanjang tepinya mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi penjemuran pukat dan di sungai itu ada berjenis-jenis ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, sangat banyak.

                          (ini juga sudah Saya bahas, bahwa Quran tdk bicara ttg air asin dan air segar. Anda yg salah membacanya. Kemudian memaksakan tafsiran Anda. Ayat Quran yg Anda referensikan menekankan pd 3 titik informas penting yg baru di buktikan pada masa2 ini yakni: pertemuan antara 2 laut, yg satu airnya asin, satunya lagi segar; keduanya berdampingan tapi tidak bercampur satu sama lain; antara keduanya ada barzakh, dinding pemisah yg tdk terlihat. Fenomena ini blm diketahui oleh nelaya2 zaman Petrus. Tapi baru di terbukti pd abad ini.)


                          Namun seperti biasa jgn berpikir bahwa hanya itu ayat dalam alkitab, apa yg
                          sudah saya katakan adalah penjelasannya bertebaran jadi tidak komplet seperti
                          ilmu pengetahuan dalam satu pokok bahasan. Saya sudah sering katakan baik dalam
                          Alkitab dan Alquran tidak ada yg bisa disebut sebagai Ilmu pengetahuan yg
                          komplet karena tujuan kitab adalah moral dan ajaran hidup. Meski demikian,
                          segala-sesuatu yg digambarkan namun bertentangan maka itu tidak bisa diterima.

                           

                          (Mengenai ini, silahkan Anda review lagi jawaban Saya ttg `batasan definisi ilmu pengetahuan'. Apakah yg namanya ilmu pengetahuan harus komplet? Jika kategorinya harus komplet, maka ilmu pengetahuan tdk akan pernah berkembang.  Justru pengembangan ilmu pengetahuan itu di motori dari keingin tahuan manusia thd hal2 yg belum diketahui bukan?hehe…mohon maaf Bro, tapi demi kebaikan Anda juga, sebaiknya Anda perluas lagi wawasan Anda ttg hal2 yg paling mendasar. Seperti definisi sebuah istilah, perbedaan2 nya,batasan definisinya, bagaimana deskripsinya. Itu akan sangat membantu Anda sehingga saat Anda memberikan kuliah, kuliah Anda tdk ngawur. )


                          7. Saya sudah kririm sesi V tentang kontradiksi dan kesesatan ajaran quran.
                          Point utama dalam tulisan sesi V ini bukan kontradiksinya tetapi "
                          Kesesatannya".

                           

                          (Saya sudah mengcopy kuliah Anda sesi V dan sedang menyiapkan komentar2nya. Sabar ya…?! Hehehe… disini banyak kesalahan  Anda yg `lebih parah'.):|


                          Wassalam


                          --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@...> wrote:
                          >
                          > Bung Silk road
                          >
                          > 1. Sepertinya anda salah paham dengan yg dimaskud garis edar. mathari tidak pernah terbit dan terbenam bro. Apa yg ada sebutkan sudah kita pelajari waktu SMU, saya ingat itu di mata pelajaran fisika. Di alquran dikatakan matahari juga mengendari bumi saya sudah tulis ini disesi 5, silahkan nanti baca. Matahari memang beredar pada porosnya, tetapi ia tidak terbit dan tidak terbenam kalau anda kaitkan dengan sain. Ia kelihatan dititik-tiktik lintang yg anda sebutkan dan barat dan timur akibat pengaruh rotasi bumi. Saya tidak keberatan kalau ini dikatkan dengan bahasa puisi tapi ketika islam mengajarkannya sebagai sains maka disitulah yg saya bilang salah.
                          >
                          > 2. Kalau matahari terbit dan terbenam yg sering kita sebutkan sehari-hari bukanlah dalam arti science atau kenyataannya demikian.
                          >
                          > 3. Kalau istilah dihamparkan sehubungan dengan kaitannya terhadap bumi okelah saya ikuti tafsiran anda tidak berarti datar, namun ayat yg lain lgsung ada tertulis kata datar. Meskipun itu berhubungan dengan masa yg akan datang (pengadilan/kiamat) atau apalah yg anda kaitkan, namun hal itu adalah pernyataan Allah yg mengatakan bahwa manusia akan melihat bumi datar. Tidak ada tafsiran lain lagi disana. Anda yg mencoba menafsirkannya tidak konstekstual. Algipula islam dua versi dalam menafsirkan bumi datar atau tidak. terus kalaupun anda mengatakan bahwa bumi tidak datar toh alquran tidak mengatakan bumi ini seperti yg di ilmu pengetahun.
                          >
                          > 4. Terus anda sepertinya membahas banyak menegai point-point pra pengetahuan. dan dalam tulisan anda sepertinya saya menyalahkan alquran dalam poin ini, saya tidak salahkan pak dalam poin pra pengetahuan bahwa sirkulasi air dan lain sebagainya benar ilmu pengetahuan kalau dikaitkan ke ilmu pengetahuan, cuman yg sesat adalah ketika hal iti diklaim sebagai PRA PENGETAHUN. Tahu tidak pak, PRA PENGETAHUN, maksud gak artinya.
                          >
                          > 5. Saya juga melihat kebiasaan anda mencounter yg sepertinya menungtungkan anda tapi tidak menjawab secara keseluruhan atau tekstual. Kalau anda ingin mencicil jawaban, ya seharusnya cicil dong jawaban anda dari point pertama dalam tulisan, apa tujuan tulisan dan berturu-turut bukan dengan meilih-milih yg sepertinya menguntungkan anda. Lagipula dalam tulisan saya sehubungan dgn pra pengetahuan tertulis "ini memang ilmu pengetahuan' tetapi tidak dapat dikatakan "ILMU PENGETAHUAN". karena sebelum kita lahir org zaman dahulu malah lebih pintar-pintar dibanding kita dan lebih sistematis dibanding apa yg ada dikitab jika terkait ilmu pengetahuan. Itu pointnya.
                          >
                          > 6. Anda juga sepertinya merasa menang karena ada ayat yg sy masukkan salah, padahal jauh sebelum anda tanggapi saya telah katakan ada kesalahan penempatan ayat dan itu sudah diedit. Asik aja membahas yg itu mulu. Saya sudah akui ada keselahan penemapatan ayat (ingat yg salah itu penempatan ayat, bukan bahasannya. Saya sudah katakan karena setelah selesai saya tulis saya tidak cek ulang lagi. Dan untuk tulisan saya berikutnya cek sudah saya lakukan minimal dua kali untuk point-point yg ada ayat.
                          >
                          > Ini pak saya kasih lagi ke bapak penempatan yg sudah diedit :
                          > (Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11),
                          > (Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5),
                          > (Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 6)
                          > (Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4)
                          > (Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11)
                          >
                          > Namun seperti biasa jgn berpikir bahwa hanya itu ayat dalam alkitab, apa yg sudah saya katakan adalah penjelasannya bertebaran jadi tidak komplet seperti ilmu pengetahuan dalam satu pokok bahasan. Saya sudah sering katakan baik dalam Alkitab dan Alquran tidak ada yg bisa disebut sebagai Ilmu pengetahuan yg komplet karena tujuan kitab adalah moral dan ajaran hidup. Meski demikian, segala-sesuatu yg digambarkan namun bertentangan maka itu tidak bisa diterima.
                          >
                          > 7. Saya sudah kririm sesi V tentang kontradiksi dan kesesatan ajaran quran. Point utama dalam tulisan sesi V ini bukan kontradiksinya tetapi " Kesesatannya".
                          >
                          > regards
                          > edi
                          >
                          >
                          >
                          >
                          > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@ wrote:
                          > >
                          > > Alhamdulilah, Saya punya waktu sedikit utk menjawab reply Bung Edi.
                          > >
                          > > REply Bung Edi:
                          > >
                          > >
                          > > Terimakasih buat balasannya.
                          > > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan
                          > > zulkarnain,
                          > > kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan tetapi ada
                          > > makna yg
                          > > terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada Muhammad bukan sedang
                          > > menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar hanya menceritakan
                          > > penglihatan
                          > > itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan itu. Justru ketika kita membaca
                          > > semua
                          > > fasal itu maka ayatnya demikian matang terlihat akan arti yg
                          > > disampaikan.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Jawab:
                          > >
                          > > Bung Edi, sepertinya Anda salah intrepretasi lagi nich. Saya ingatkan
                          > > kmbl kpd Anda dan kita semua. Apa sih "Bahasa' itu sebetulnya?
                          > > `Bahasa' itu hanyalah tools/alat bantu untuk menyampaikan
                          > > informasi/pesan dari sender ke receiver. Betul ! memang ALLAH jelas2
                          > > `mengiyakan' penglihatan Dzulkarnain, tapi apakah
                          > > `mengiyakan' penglihatan seseorang atas suatu object itu berarti
                          > > sama dengan `mengiyakan' sebuah fenomena alam? Hehehe…. Biar
                          > > kita lebih `mudeng' , Baiklah Saya berikan alat bantu buat Anda
                          > > agar penafsiran kami, umat Islam bisa mudah di mengerti.
                          > >
                          > > Saya cuplikan hanya sebagian dari artikel berikut ini. Selengkapnya bisa
                          > > Anda baca sendiri di alamat situsnya
                          > >
                          > >
                          > >
                          > >  Berburu Dua Warna Matahari di Dieng
                          > > <http://aa.wrs.yahoo.com/_ylt=A3xsfNOqFstKC2cAMUf.ZHRG;_ylu=X3oDMTE0YWti\
                          > > M25wBHNlYwNzcgRwb3MDMTkEY29sbwNzZzEEdnRpZANJREMwMDFfMQ--/SIG=12mlko40k/E\
                          > > XP=1254909994/**http%3a/www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair/%3far_\
                          > > id=NDIzNQ==> www.mediaindonesia.com/webtorial/tanahair/?ar_id=NDIzNQ==
                          > >
                          > > …. Di kawasan ini, Anda bisa menyaksikan dua kali matahari terbit
                          > > pada tempat berbeda. Pertama matahari terbit dengan warna keemasan dan
                          > > kedua dengan warna keperakan. Untuk mengejar arah terbitnya matahari
                          > > yang kedua, diperlukan gerak cepat. Jalan satu-satunya, tentu saja,
                          > > dengan menggunakan mobil pribadi.
                          > >
                          > > Warna keemasan bisa dilihat dari pemberhentian atau Gardu
                          > > Pemandanganyang jaraknya tidak terlalu jauh dari Wonosobo. Sedangkan
                          > > warna keperakan, dapat disaksikan di seputar kompleks candi Dieng yang
                          > > dapat ditempuh sekitar 10 menit dari gardu….
                          > >
                          > > Menurut Anda, benar tidak matahari bisa terbit 2x pada hari yg sama, di
                          > > waktu yg berdekatan, di wilayah yg berdekatan? Dalam konteks ilmiah,
                          > > tentunya tidak benar bukan? Dan kita yakin si penulis Artikel inipun
                          > > orang terpelajar yg tau bahwa sesungguhnya matahari sendiri tidak pernah
                          > > terbit. Rotasi bumi lah yg membuatnya seolah-olah terbit. Tapi
                          > > pemandangan yg dilihatnya fakta bukan? Apakah dia harus bersaksi lain
                          > > ttg apa yg dilihatnya? Itu berarti dia berdusta dong! Yang dilihatnya
                          > > adalah nyata, fakta `dalam penglihatan manusiawinya', Dia tidak
                          > > sedang `membenarkan' fakta ilmu pengetahuan ttg Matahari, tapi
                          > > hanya sedang menceritakan pengalamannya saja.
                          > >
                          > > Mari kita analogikan artikel tsb ayat Quran yg Anda kritik. Bukankah
                          > > saat ini saya pun sedang mengabarkan kepada Anda dan pembaca lain ttg
                          > > apa yg di saksikan oleh `penglihatan manusiawi' sang Penulis.
                          > > Kalau memang apa yg dia lihat seperti itu, Saya pun harus
                          > > menyampaikannya demikian. Kalau Saya mengubah-ngubahnya hanya krn saya
                          > > tahu fakta sesungguhnya matahari tidaklah demikian – walaupun
                          > > pendapat saya benar – itu berarti Saya sudah mendustai `sebuah
                          > > kisah'.
                          > >
                          > > Ingat! Di awal ayat ALLAH mengawalinya dg tegas `ini adalah kisah
                          > > Dzulkarnain'. Maka ALLAH yg memberi informasi kpd Muhammad memang
                          > > mengiyakan `penglihatan Dzulkarnain' tapi tidak lebih dari
                          > > sebatas itu. Jika ALLAH bercerita lain, maka itu berarti ALLAH sedang
                          > > mendustai Muhammad ttg kisah Dzulkarnain. Hal yg tidak mungkin bagi
                          > > sifat-Nya. Kira2 mudeng ya?..:)
                          > >
                          > > klo Anda bicara makna yg terkandung, maka `makna' adalah hal yg
                          > > berbeda dg `teks' . Teks adalah eksplisit, makna adalah
                          > > implisit. Krn makna itu implisit, maka makna berhubungan dg unsur
                          > > `rasa'. `sebuah kata atau sebuah kalimat 'eksplisit'
                          > > nya tetap, denotatif. Tapi `implisitnya' konotatif bisa beragam.
                          > > yang Saya liat, Anda bukanlah menggali makna yg terkandung yg terkandung
                          > > `di dlm kalimatnya', tapi Anda sekedar memahami `teks'
                          > > nya.
                          > >
                          > > Hehehe….Klo Anda bersikeras ayat QS 18:86 dipahami tekstual, Berarti
                          > > Anda juga seharusnya mengakui dong bahwa Al Kitab tidak
                          > > `membenarkan' adanya sirkulasi air : J
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Yesaya 55 : 9-10
                          > >
                          > > (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak
                          > > kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan
                          > > menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti
                          > > kepada orang yang mau makan,
                          > >
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya
                          > > tahu
                          > > tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan dipaksakan.
                          > > Mana
                          > > pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita seperti terbit
                          > > dan
                          > > terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah
                          > > melihat
                          > > matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Jawab:
                          > >
                          > > Mengenai perkatan Bung Edi; Penglihatan kita seperti terbit dan
                          > > terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga kita seolah-olah
                          > > melihat
                          > > matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat. saya tidak menolak
                          > > argument itu. Dan Saya rasa jawaban saya atas point pertama sudah cukup
                          > > mewakili. Saya hanya ingin membahas statement Bung Edi bahwa 2 tempat
                          > > terbit-terbenam matahari adalah tafsiran muslim yg dipaksakan.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Heheheh…J Bung Edi, kalimat Anda `Mana pernah ada 2 tempat
                          > > terbit matahari' sebetulnya dari artikel diatas sudah terjawab
                          > > bukan. Buktinya ada tuh, baca aja situsnya! Hehehe…J ups! Bercanda.
                          > > Anjuran Saya jgn dianggap serius ya, dan jgn dianggap
                          > > `pembenaran' dari Saya. Yang benar adalah tulisan Saya dibawah
                          > > ini.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Pada postingan yg lalu Saya menyarankan Bung Edi utk mempelajari dulu
                          > > ilmu pengetahuan ini. Udah belum? Hehe…nggak usah dijawablah! Dari
                          > > reply nya sudah bisa disimpulkan belum. Krn klo sudah, mestinya Bung Edi
                          > > bisa menyajikan informasi-2 pendukung dong ya!
                          > >
                          > > Tapi sebagai seorang kritikus yg bertanggung jawab, seharusnya ketika
                          > > `membantah' ulasan seseorang harus Anda sebaiknya menyertai
                          > > bukti2, klo tidak ada bukti2 maka siapa saja boleh menyimpulkan
                          > > `bukan muslim yg memaksakan tafsirannya' tapi `Anda yg
                          > > memaksakan pendapat Anda' Hehehe… males browsing J? Saya bisa
                          > > menduga Anda sudah terlalu yakin dg pendapat Anda dan kesalahan tafsiran
                          > > umat muslim sehingga males. Oke deh, Anda bersikeras tdk apa2. tapi
                          > > berhubung mungkin banyak yg membaca dan ingin meneliti kebenaran antar
                          > > kita berdua, Saya Sertakan Artikel ini:
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > (ini dari penulis independent)
                          > >
                          > > Mengenal Gerakan Matahari di Langit
                          > > www.yohanessurya.com/news.php?pid=202&id=60&page=
                          > > 2008-06-17 00:18:24
                          > >
                          > > ……Bagaimana dengan pengalaman Utami? Mengapa terdapat perbedaan
                          > > terang dan gelap pada jam yang sama di musim yang berbeda? Dilihat dari
                          > > Bumi, sepanjang tahun Matahari di langit seolah-olah bergerak sejauh
                          > > 23.5 ke Utara dan 23.5 ke Selatan dari garis ekuator.
                          > > Pergerakan ini terjadi karena sumbu rotasi Bumi memiliki kemiringan
                          > > 23.5.
                          > >
                          > > Garis edar Matahari semu ini disebut garis ekliptika. Cara mudah untuk
                          > > melihat pergerakan ini, perhatikan bahwa tempat terbit dan tenggelam
                          > > Matahari bergeser dari waktu ke waktu. Tanam sebatang tongkat di tanah,
                          > > perhatikan arah bayangan pada pagi hari di bulan Juni dan Desember. Pada
                          > > bulan Juni, tampak arah bayangan condong ke Selatan, artinya Matahari
                          > > sedang berada di Utara. Sedangkan pada bulan Desember, arah bayangan
                          > > miring ke arah Selatan, yang berarti Matahari sedang berada di titik
                          > > Selatan.
                          > >
                          > > Pada tanggal 21 Desember Matahari berada di titik musim dingin atau
                          > > winter solstice, sudut deklinasi -23.5 , artinya Matahari berada
                          > > di titik paling Selatan. Selanjutnya Matahari akan kembali bergerak ke
                          > > utara dan mencapai ekuator pada tanggal 21 September yang disebut titik
                          > > musim semi atau autumn equinox. …..Dst..Dst…
                          > >
                          > > (silahkan, agar lebih lengkapnya mengunjungi situs tersebut agar Saya
                          > > tidak dikatakan `mengarang' J. Situs itu dilengkapi dg Gbr2
                          > > ilustrasi koq agar lebih mudah memahami )
                          > >
                          > > Lalu bagaimana tafsiran cendikiawan Muslim sendiri, pada artikel dibawah
                          > > ini mari sama2 kita lihat:
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Matahari Terbit dan terbenam di 2 tempat
                          > >
                          > > Bumi sebenarnya telah lama semenjak diciptakan oleh Allah SWT, Tuhan
                          > > Pencipta Alam Semesta ini juga telah dibuai. Bukankah bumi kita ini yang
                          > > setiap hari bergerak sangat cepat sekitar 1600 km/jam juga bergerak ke
                          > > kiri dan ke kanan? Gerakan inilah yang mengakibatkan posisi matahari
                          > > terbit dan tenggelam kita lihat bergeser ke utara dan ke selatan setiap
                          > > tahunnya. …
                          > >
                          > > …. Pergeseran matahari seperti ini, merupakan akibat bumi berevolusi
                          > > mengelilingi matahari dan sumbu rotasinya membentuk sudut 47°
                          > > terhadap bidang ekliptika dengan kemiringan tetap. Akibat revolusi bumi
                          > > antara lain, pada setiap tanggal 21 Juni, matahari akan berada di garis
                          > > balik utara yakni lintang 23.5° utara khatulistiwa.
                          > >
                          > > Matahari sepanjang tahun mengalami pergeseran ke utara dan ke selatan,
                          > > yakni pada:
                          > >
                          > > 1. tanggal 21 Maret, tepat beredar di khatulistiwa. Matahari terbit dan
                          > > terbenam tepat di titik timur dan barat.
                          > >
                          > > 2. tanggal 21 Juni, tepat berada di lintang 23.5° LU.
                          > >
                          > > 3. tanggal 23 September, tepat berada di khatulistiwa lagi, matahari
                          > > terbit dan terbenam tepat di titik timur dan barat.
                          > >
                          > > 4. tanggal 22 Desember, tepat berada di lintas 23.5° LS.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Bukankah kedua pendapat itu sama? Jadi Siapa memaksakan pendapat siapa?
                          > > , J
                          > >
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula
                          > > emang
                          > > pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim langsung
                          > > salah?
                          > > dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat ini langsung
                          > > benar?
                          > > Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak lengkap. Itu sebenarnya
                          > > sampai
                          > > ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda membaca quran, seyogianya anda
                          > > bisa nagkap
                          > > bahwa ayat yg dimaksud adalah hingga ayat 20. Mengenai adanya salah
                          > > tulis, salah
                          > > ketik, itu bukan keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah
                          > > disitu
                          > > lah fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg
                          > > kebalik, dan
                          > > kata yg belum lengkap.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Jawab:
                          > >
                          > > Ha..ha..ha..ha…. Bung Edi salah nggak konsen lagi nich. Saya koreksi
                          > > lagi ya! Ayat ttg bumi datar yg Anda rujukan kemarin QS 88:17. Bukan Ar
                          > > Rahman.hahaha…… Dlm bantahan Saya terdahulu (Anda bisa periksa
                          > > lagi), apakah Saya membicarakan ttg pendapat Orientalis dan Muslim?
                          > > Penekanan Saya ada pd kalimat ini bukan? …Namun jika Anda hanya
                          > > mengutip pendapat orientalis lain dan menelannya mentah-mentah tanpa
                          > > memeriksa dulu…dst…
                          > >
                          > > Heheheh….Saya terima permohonan maaf Anda. Saya sudah yakin bahwa
                          > > kemungkinan yg anda maksud itu ayat 20. Saya kan memeriksanya dulu Bung
                          > > Edi. Nggak `nelan' mentah-mentah, hehehehe…..tapi berhubung
                          > > tulisan Saya ini `bertajuk' bantahan thd artikel anda, maka yang
                          > > Saya kupas adlh ayat2 rujukan Anda dong!? Klo Saya mengupas ayat 20
                          > > berarti Saya nggak nyambung dong! Jadi yang salah siapa? Anda yg salah
                          > > me-rujuk ke ayat 17 atau Saya yg salah mengupas ayat rujukan Anda? ..:))
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Namun, disini pun jelas Bung Edi sudah salah tafsir lagi. Mari sama2
                          > > kita lihat di QS 88:20
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Kata di Quran `dihamparkan' apakah sama dengan makna
                          > > `didatarkan' baik dipandang dari segi `arti' dan
                          > > `makna' apakah kedua kata2 itu sama? Waah… salah bercanda
                          > > lagi niiih…J
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Bung Edi, andapun rupanya belum bisa membedakan pengertian salah tulis,
                          > > salah ketik dengan `salah kutip' Banyak tulisan2 anda yg kurang
                          > > satu huruf, ejaannya terbolak-balik, itu salah ketik. Oke Saya maklumi.
                          > > Tapi ketika Anda mengkritik sesuatu atau membuat statement, kemudian
                          > > bukti2 yang Anda tunjukan ternyata tidak `nyambung', malah salah
                          > > ayat, itu namanya bukan salah ketik, Tapi "salah Data",
                          > > "salah redaksi", "salah kutip". Maka Artikel Anda patut
                          > > diragukan kualitasnya. Makanya sering saya ingatkan; sudah di periksa
                          > > belum?
                          > >
                          > > Sbg penulis artikel hendaknya ada beberapa step yg harus Anda perhatikan
                          > > sblm publishing: Writing – Reviewing/Checking – Editing –
                          > > Publishing. Memang ada Editor di setiap buku. Tapi yg Anda lakukan malah
                          > > ngawur: Writing – Publishing , baru setelah dikritik Anda lakukan
                          > > checking. Itu namanya `keteledoran' Bung. Dimana2 setiap
                          > > penerbit akan melakukan editing dulu, baru naik cetak. Walah! Klo semua
                          > > penulis mem-publish bukunya tanpa review dulu, hancurlah ilmu
                          > > pengetahuan.
                          > >
                          > > Dan tugas Editing bukanlah mengubah-ubah isi artikel, tapi hanya
                          > > merapihkan redaksinya. Editing bukan untuk mengoreksi isi artikel, tapi
                          > > mengoreksi struktur bahasanya. Kalimat2 nya, Lay out nya. Yang harus di
                          > > lakukan pada artikel2 Anda bukan di edit, tapi di koreksi, direvisi.
                          > > Hehehehe….:)) Bung Edi ini pintar bercanda.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Jawab:
                          > >
                          > > Hehehe….Anda membaca Quran sepotong2 lagi. Bukankah Anda yg
                          > > mengajarkan membaca kitab suci jangan sepotong2 krn akan menyesatkan.
                          > > Ini buktinya! Lha diri Anda sendiri. Coba klo Anda membacanya sampai
                          > > pada ayat 48, maka Anda akan menemukan tafsiran yg berbeda. QS 18:47-49
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 47. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan
                          > > gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami
                          > > kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari
                          > > mereka.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 48. Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris.
                          > > Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu
                          > > pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali
                          > > tidak akan menetapkan bagi kamu waktu[883] (memenuhi) perjanjian.
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > 49. Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah
                          > > ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata:
                          > > "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil
                          > > dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka
                          > > dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak
                          > > menganiaya seorang juapun."
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Liat sendiri kan? Ayat2 ini dari ayat 47-49 mengisahkan ttg Hari
                          > > pengadilan, hari dimana manusia akan dimintakan pertanggung jawaban atas
                          > > perbuatannya. Bukan menceritakan ttg bumi yg kita diami sekarang. Apakah
                          > > kalimat "akan" pada ayat 47 bermakna sekarang? …ah, bercanda
                          > > lagiii… [:))]
                          > >
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > Wassalam,
                          > >
                          > >
                          > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@> wrote:
                          > > >
                          > > > Terimakasih buat balasannya.
                          > > > 1. Saya tidak menafisrkan sepotong-sepotong. Mengenai penglihatan
                          > > zulkarnain, kalau disimak dengan matang memenag itu adalah penglihatan
                          > > tetapi ada makna yg terkandung disana dimana Tuhan yg berbicara kepada
                          > > Muhammad bukan sedang menyalahkan penglihatan itu, juga bukan sekedar
                          > > hanya menceritakan penglihatan itu tetapi sedang mengiyakan penglihatan
                          > > itu. Justru ketika kita membaca semua fasal itu maka ayatnya demikian
                          > > matang terlihat akan arti yg disampaikan.
                          > > > 2. Mengenai dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenam. Saya
                          > > tahu tafsiran yg anda maksud adalah tafsiran muslim yg terkesan
                          > > dipaksakan. Mana pernah ada dua tempat terbit matahari. Penglihatan kita
                          > > seperti terbit dan terbenam adalah akibat adanya perputara bumi sehingga
                          > > kita seolah-olah melihat matahari terbit ditimur dan terbenam dibarat.
                          > > > 2. Mengenai bumi datar, bukan mengikuti pendapat orientalis. Lagipula
                          > > emang pendapat orientalis yg sepertinya berseberanagn dengan muslim
                          > > langsung salah? dan yg sepertinya tidak menyinggung sama sekali pendapat
                          > > ini langsung benar? Saya mohon maaf karena ayat yg dituliskan tidak
                          > > lengkap. Itu sebenarnya sampai ayat Arrahman 17-20. Namun kalau anda
                          > > membaca quran, seyogianya anda bisa nagkap bahwa ayat yg dimaksud adalah
                          > > hingga ayat 20. Mengenai adanya salah tulis, salah ketik, itu bukan
                          > > keteledoran. Bukankah ada editor dalam setiap buku? Nah disitu lah
                          > > fungsi editor, memeriksa apakah ada huruf yg kurang, kata yg kebalik,
                          > > dan kata yg belum lengkap.
                          > > > 3. Disamping ayat itu, masih ada ayat lain, coba baca Quran 18 : 47
                          > > >
                          > > > regards
                          > > > edi
                          > > >
                          > > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@
                          > > wrote:
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > > Asalamu'alaikum sodara-sodara
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > > Bismillah,
                          > > > >
                          > > > > hari ini saya akan mencoba membahas tuduhan Bung Eddy ttg kesalahan
                          > > Al
                          > > > > Quran. Postingan saya ini adalah postingan ketiga dari 2 rangkaian
                          > > > > postingan yg lalu yg isinya juga membantah argumen-argumen Bung
                          > > Eddy.
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > > 1. Matahari
                          > > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                          > > > >
                          > > > > Bung Edi, dlm postingan anda yg lalu-lalu anda menghimbau kepada
                          > > kami
                          > > > > untuk jangan membaca dan memahami ayat-ayat kitab suci secara
                          > > > > sepotong-sepotong krn akan menyesatkan. Saya pribadi setuju dg hal
                          > > itu.
                          > > > > Dalam memahami firman Tuhan kita hendaknya melakukan paling sedikit
                          > > 3
                          > > > > pendekatan:
                          > > > >
                          > > > > 1. Pendekatan Tekstual
                          > > > > 2. Pendekatan Kontekstual
                          > > > > 3. Pendekatan Konseptual.
                          > > > >
                          > > > > Namun sayangnya Anda sudah menyalahi prinsip anda sendiri demi
                          > > > > kemenangan Argumen Anda sendiri. Anda seharusnya konsisten dg metode
                          > > > > anda. Artinya, apabila Anda menggunakan suatu kerangka berfikir
                          > > tertentu
                          > > > > dlm memahami kitab suci anda, maka anda pun harus menggunakan
                          > > kerangka
                          > > > > berfikir yg sama dg kitab suci lain agar seimbang. Itu baru obyektif
                          > > dan
                          > > > > fair namanya. Mengenai klaim anda ttg kesalahan Al Quran yg merujuk
                          > > pada
                          > > > > ayat diatas maka dibawah ini Saya sertakan ayat-ayatnya. Utk
                          > > memahami
                          > > > > secara komprehensif sengaja saya mulai dari ayat 83:
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > >
                          > > > > Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain.
                          > > Katakanlah:
                          > > > > "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya".
                          > > > >
                          > > > > æóíóÓúÃóáõæäóßó Úóäú Ðöí ÇáúÞóÑúäóíúäö Þõáú
                          > > ÓóÃóÊúáõæ
                          > > > > Úóáóíúßõãú ãöäúåõ ÐößúÑðÇ
                          > > > >
                          > > > > 83
                          > > > >
                          > > > > Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi,
                          > > dan
                          > > > > Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala
                          > > sesuatu,
                          > > > >
                          > > > > ÅöäóøÇ ãóßóøäóøÇ áóåõ Ýöí ÇáÃÑúÖö æóÂÊóíúäóÇåõ
                          > > ãöäú
                          > > > > ßõáöø ÔóíúÁò ÓóÈóÈðÇ
                          > > > >
                          > > > > 84
                          > > > >
                          > > > > maka dia pun menempuh suatu jalan.
                          > > > >
                          > > > > ÝóÃóÊúÈóÚó ÓóÈóÈðÇ
                          > > > >
                          > > > > 85
                          > > > >
                          > > > > Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia
                          > > melihat
                          > > > > matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia
                          > > mendapati
                          > > > > di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh
                          > > > > menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".
                          > > > >
                          > > > > ÍóÊóøì ÅöÐóÇ ÈóáóÛó ãóÛúÑöÈó ÇáÔóøãúÓö æóÌóÏóåóÇ
                          > > > > ÊóÛúÑõÈõ Ýöí Úóíúäò ÍóãöÆóÉò æóæóÌóÏó ÚöäúÏóåóÇ
                          > > > > ÞóæúãðÇ ÞõáúäóÇ íóÇ ÐóÇ ÇáúÞóÑúäóíúäö ÅöãóøÇ
                          > > Ãóäú
                          > > > > ÊõÚóÐöøÈó æóÅöãóøÇ Ãóä

                          (Message over 64 KB, truncated)
                        • silk_road_75
                          Assalamu alaikum Bro Edi, Semoga Anda senantiasa dikaruniai kesehatan. Hari ini Saya berusaha sebisa mungkin utk mempercepat jawaban Saya kpd Anda. Semoga
                          Message 12 of 19 , Oct 23, 2009
                          • 0 Attachment
                            Assalamu'alaikum Bro Edi,

                            Semoga Anda senantiasa dikaruniai kesehatan. Hari ini Saya berusaha sebisa mungkin utk mempercepat jawaban Saya kpd Anda. Semoga bermanfaat.


                            Bismillah,

                            REPLY 3

                             

                            Re: ALQURAN : SESI IV : Klaim Ilmu pengetahuan ... (Bantahan 10)

                             

                            Bung silk road- saya tidak tahu mengapa anda terlambat dalam mebahas hal ini dan
                            mengapa ini saja yg masih anda ulang ulang, padahal aku sudah beritahu samamu
                            apakah anda tidak membaca tulisan saya karena asiknya ingin memberi tanggapan
                            terpisah?
                            mengenai ayat-ayat alkitab juga sudah saya katakan sama anda adanya kesalahan
                            penempatan dan itu sudah diedit tapi anda tetap mengulang-ulang.

                             

                            Jawab:

                             

                            Bung Edi, maaf klo memang postingan Saya selalu terlambat. Jika Anda teliti dan membaca postingan Saya dg baik, maka Anda akan menemukan bahwa Saya tidak memberikan waktu khusus utk menjawab tuduhan2 Anda. Saya Cuma memanfaatkan waktu luang. Saat santai dan sedang tdk banyak kerjaan. tidak ada kata terlambat utk sebuah `kebenaran' krn benar dan salah tdk mengenal kata `expired'. Jadi bukanlah suatu hal yg perlu dipertanyakan mengapa Saya terlambat posting. Timing tidaklah sepenting `materinya'. Dan ada bbrp sebab juga mengapa postingan saya selalu terlambat. Dan itu sudah Saya jawab pada jawaban Saya atas reply Anda yg kedua.


                            Bagi Saya postingan Anda bukanlah hal yg perlu terlalu terburu2 ditanggapi, mengapa? Krn jika semua pembaca intens mengikuti "kuliah" Anda dan intens meneliti kajian2 Anda dg me-ngecheck ke sumber ayat2 yg Anda sampaikan langsung (dlm hal ini Quran dan Bible), Hanya membaca terjemahannya Saja, mereka pasti sudah "nyengir2 geli". Begitu banyak Kesalahan dan kekeliruan yg Anda buat. Saya yakin, mengapa tdk banyak yg nimbrung di perdebatan kita. Krn mereka sudah tau sampai mana kualitas materi Anda. Mohon maaf, bukan Saya sengaja menunda-nunda. Tapi Saya harus menetapkan skala prioritas. Adapun sanggahan Saya kpd Anda semata2 utk kebaikan Anda sendiri dan para pembaca lain. hanya agar Anda sadar dan menginteropeksi diri Anda sendiri. Saya salut dg spirit Anda, tapi kemampuan `meng-absorb ilmu' Anda masih sangat kurang. Perlu ditingkatkan lagi

                             


                            Mohon jgn publiskan itu yg salah penempatan dimana-mana.
                            Kalau masih anda ulang-ulang juga : ini ayat-ayat yg sudah direvisi
                            penemapatannya :
                            Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11
                            Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5
                            Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36
                            : 27-29, Ayub 37 : 6
                            Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4
                            Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11

                             

                            Jawab:

                             

                            Mohon maaf Bung Edi. Saya pun sbnrnya tdk enak mempublikasikan kekeliruan2 Anda itu. Tapi saat ini Permintaan Anda tdk bisa Saya penuhi krn 4 alasan utama. Mohon Anda bisa mengerti, sebagaimana Anda mengajari kami utk mengerti, tdk emosional membaca tulisan Anda yg banyak ngawur, dan bersikap jujur:

                            1. itu bagian dari metode bantahan Saya. Saya lampirkan statement Anda, kemudian Saya menjawab dibawahnya agar kita semua gampang nyambung antara jawaban dg permasalahan.
                            2. Sampai saat ini tdk ada bentuk pertanggung jawaban dari Anda mengenai kesalahan2 kutipan (Anda menyebutnya Cuma salah penempatan). Tapi selama belum ada keterangan revisi dari Anda, dan tdk ada pengakuan kesalahan, serta tdk ada perbaikan, kemudian tulisan2 Anda masih bertengger disitu. Itu sama Saja tdk ada pengakuan kesalahan. Dan itu berpotensi `mengelabui' dan `menyesatkan'  tugas Saya adalah meluruskan.
                            3. Anda mengatakan, bahwa Anda sudah revisi kesalahan2 penempatan, tapi Saya perhatikan dari reply Anda yg sampai  3x dg ini, kemudian sesi kuliah Anda ke-5, revisi itu nyaris tdk ada. Yg Ada Anda mengulang2 kesalahan serupa. Malah dibbrp bagian Anda `memperparahnya'.Silahkan Anda baca lagi jawaban Saya atas Reply Anda yg kedua yg baru terbit pd tgl 23 Okt yg lalu. Disini bahkan dg spirit yg kelewat besar, dibarengi dg kekurang-cermatan yg "luar bisa", Anda malah membuat kesalahn yg lebih parah Contoh; dg memindahkan Amos 5:8 dari konteks sirkulasi air ke pasang surut laut. Pdhl surat tsb lebih mendekati pemahaman ttg sirkulasi air. Sangat jauh relasinya jika Anda pindahkan ke bahasan pasang surut air laut.
                            4. Nyata sekali bahwa Anda tidak menyimak tulisan Saya, sehingga jawaban Anda terkesan sangat `ngasal' dan dipaksakan. Setiap pembaca yg jujur pasti akan bisa mudah menangkap ke-`ngasal'-lan anda. Just writing without thinking. Just starring at. yet, not really learning.

                            Saya tdk akan mengulang bahasan lagi ttg ayat2 yg Anda sebutkan diatas krn sudah menjawabnya di jawaban 1 dan 2 serta di bantahan2 Saya yg lain Silahkan di  review.


                            Dan itu hanya sebagian. saya sudah katakan sama anda. Mengenai
                            tanggapan-tanggapan anda yg sampai 10 bantahan, itu tidak kuat bro, saya juga
                            sudah mendiskusikan hal ini dimilis yg lain. Ilmu-ilmu yg anda ambil ternyata
                            cuman hasil browsing dari internet tanpa paham. Tulisan-tulisan harun yahya yg
                            dibuktikan salah kaprah selalu anda kutip.

                             

                            Jawab:

                            Hehehe… Bro Edi, penyakit Anda nggak ilang-ilang juga ya. Sama dg yg lain. Mengenai Tanggapan Saya yg Anda katakan tdk kuat, itu hak anda utk berkilah, tapi seperti juga tulisan Saya terdahulu. "Setiap orang berhak utk menyanggah. Tapi sanggahan yg baik haruslah sanggahan yg bisa dipertanggung jawabkan dlm konteks keilmuan. Artinya, Anda harus bisa menyajikan konsep berpikir Anda yg menurut Anda benar. Bukan Cuma sekedar `itu tidak kuat', itu tdk benar' itu tidak berdasar'. Mengapa?...... blank! Nothing! Tdk ada dasar. Hehehe…Mengkritik itu mudah Bro. Menyalahkan jauh lebih mudah. Tapi mempertanggung-jawabkan???..

                            Jika Anda  memang penulis dan kritikus yg bertanggung jawab, saat Anda menyalahkan pendapat orang lain, Anda harus bisa memberikan Argumen dan bukti pendukung. Apalagi Anda sudah "minta balabantuan rekan Anda dari millis lain".

                            Yup, memang yg Saya lampirkan saya copy paste dari browsing. Itu salah satu trik Saya utk menghemat waktu ketimbang mengetik sendiri.

                            Lalu sprit apakah Argumen yg tanpa dasar dan tanpa paham? Anda sendiri bisa dijadikan contoh yg bagus:

                             Saat Anda mengatakan "bahwa proses pertumbuhan janin di Quran 100% salah ditinjau dari ilmu pengetahuan" tapii… mana bukti klaim Anda???.... Mana argument Anda yg bisa dipertanggung jawabkan bahwa itu 100% salah. Nothing! Blank! Pokoknya salah! Itukah attitude `pemberi kuliah dunia maya'? 

                            Bandingkan dg cara mengupas satu-persatu, disertai melampirkan pendapat2 dari sumber lain. Metode ini lebih rasional dan ilmiah. Tdk subyektif seperti Anda.

                            Anda mengatakan Saya hanya hanya browsing dari internet tanpa paham?...hehehe…Saya mengerti emosi Anda. Tapi saat Anda mengklaim `perkembangan janin menurut Quran 100% salah. Tanpa alasan apapun, tanpa dukungan pendapat ahli manapun, tanpa bahan apapun. Sebenarnya siapa diantara kita yg nggak paham dg apa yg kita bicarakan..??..

                            Jika Quran itu salah 100% salah berarti `salah total'. Mari kita bertanya:

                            -Salahkah Quran yg menyatakan cikal bakal biologis manusia berasal dari mani yg dipancarkan? Dlm perspektif ilmu pengetahuanTidak!

                            -Salahkan Quran yg mengabarkan manusia mengalami 3 kejadian dlm kegelapan? Dlm perspektif ilmu pengetahuan tidak!

                            -Harun Yahya dlm tulisannya juga membackup dg pendapat ahli2 lain yg independent. Salah kaprahkah ia? Berarti ahli2 lain salah kaprah dong??..


                            Gini aja bro. Supaya sistematis. Mohon buatkan dalam satu tulisan secara sistematis tanggapan anda yg sudah sampai 10 tanggapan itu.Jika and akaitkan dgn ayat-ayat Alkitab maka pake yg sudah direvisi penempatannya karena sudah dari awal saya kasih tahu, tapi mungkin anda tidak membaca.

                            Mengenai adanya ayat alquran yg tidak lengkap ditulis saya juga sudah kasih
                            tahu. Itu tentang bumi yg datar pada quran 18 : 47 dan 88 : 17-20 (sebenarnya
                            masih banyak)

                            Supaya tanggapan anda sistematis sebaiknya jgn lagsung posting, sabar cicil dulu
                            dan simpan di Ms word kemudian setelah komplet baru berikan tanggapan jadi
                            supaya jgn bolak-balik gitulah melainkan sistematis.

                            Jadi terarah, andapun tidak ketinggalan. Bahkan saya sampai sudah membuat sesi V
                            pun, mungkin anda tidak tahu. Dan barangkali email saya juga tidak anda baca.
                            Jadi kalau mau buat aja kembali 10 tanggapan anda ituya dan ingat catatan saya
                            tentang ayat-ayat alkitab yg sudah saya perbaiki penepamtannya dan ayat quran
                            itu.


                            Jawab:

                             

                            Terima kasih atas Saran Anda. Tapi mohon maaf sampai saat ini Saya blm bisa menyanggupinya. Justru cara itu Saya piker malah akan lebih memperlama tanggapan Saya. Mohon maaf , mungkin kita punya pendapat yg berbeda soal `sistematis'. Tapi Saya mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi. Mengenai QS 18:47 dan QS 88:17-20. Saya sudah menjawabnya pd bantahan terdahulu. Tapi disini Anda ulang2 lagi `paksaan tafsiran Anda". Hehehe…jadi kita ber-2 sama2 keras juga ya.?

                            Saya sudah tahu sesi V Anda. Sayapun sedang mempersiapkan jawabannya. Kuliah Anda dari sesi IV-V dan reply2 Anda pun selalu saya copy-paste.

                            Mengenai email Anda, hemmm..jujur Saya tdk terima tuh. Setiap hari saya slalu check email. Saya jg baru tau klo Anda kirim email kesaya. Bukankah prinsip Anda setiap tanggapan harusnya diposting ke millist ini bkan ke email japri? Bukankah Anda pernah sampaikan di millist bhw Anda tdk akan pernah mau menggubris email2 yg dtg ke alamat Anda? Hehehe.... Apa yg menyebabkan Anda melanggar lagi prinsip Anda?...

                            Sekali lagi demi kebaikan Anda sendiri, Anda re-check dan benar2 berfikir sblm posting, krn yg Anda katakan sudah revisi, Saya liat tdk ada perubahan. Malah revisi Anda lebih memperparah opini Anda. Hati2 Bro. Jangan menjatuhkan reputasi Anda sendiri. Semoga ALLAH memberkati Anda.

                             

                            Wassalam.


                            --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi" <edi_cassanop@...> wrote:
                            >
                            >
                            >
                            > Bung silk road- saya tidak tahu mengapa anda terlambat dalam mebahas hal ini dan mengapa ini saja yg masih anda ulang ulang, padahal aku sudah beritahu samamu apakah anda tidak membaca tulisan saya karena asiknya ingin memberi tanggapan terpisah?
                            >
                            > mengenai ayat-ayat alkitab juga sudah saya katakan sama anda adanya kesalahan penempatan dan itu sudah diedit tapi anda tetap mengulang-ulang.
                            >
                            > Mohon jgn publiskan itu yg salah penempatan dimana-mana.
                            > Kalau masih anda ulang-ulang juga : ini ayat-ayat yg sudah direvisi penemapatannya :
                            > Sirkulasi Air :, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 16, Yes 55 : 9-11
                            > Pasang Surut laut : Pengkotbah 1 : 7, Amos 5 : 8, Yunus 2 : 3,5
                            > Hubungan antar Guntur, kilat, petir, dan awan gelap : Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, Ayub 37 : 6
                            > Alam semesta yg luas : kej 15 : 5, Ayub 26 : 7, Mazmur 8 : 3-4
                            > Air laut yg asin dan air yg segar : Yeh 47 : 6-10, Yes 55 : 9-11
                            >
                            > Dan itu hanya sebagian. saya sudah katakan sama anda. Mengenai tanggapan-tanggapan anda yg sampai 10 bantahan, itu tidak kuat bro, saya juga sudah mendiskusikan hal ini dimilis yg lain. Ilmu-ilmu yg anda ambil ternyata cuman hasil browsing dari internet tanpa paham. Tulisan-tulisan harun yahya yg dibuktikan salah kaprah selalu anda kutip.
                            >
                            > Gini aja bro. Supaya sistematis. Mohon buatkan dalam satu tulisan secara sistematis tanggapan anda yg sudah sampai 10 tanggapan itu.
                            >
                            > Jika and akaitkan dgn ayat-ayat Alkitab maka pake yg sudah direvisi penenpatannya karena sudah dari awal saya kasih tahu, tapi mungkin anda tidak membaca.
                            >
                            > Mengenai adanya ayat alquran yg tidak lengkap ditulis saya juga sudah kasih tahu. Itu tentang bumi yg datar pada quran 18 : 47 dan 88 : 17-20 (sebenarnya masih banyak)
                            >
                            > Supaya tanggapan anda sistematis sebaiknya jgn lagsung posting, sabar cicil dulu dan simpan di Ms word kemudian setelah komplet baru berikan tanggapan jadi supaya jgn bolak-balik gitulah melainkan sistematis.
                            >
                            > Jadi terarah, andapun tidak ketinggalan. Bahkan saya sampai sudah membuat sesi V pun, mungkin anda tidak tahu. Dan barangkali email saya juga tidak anda baca.
                            >
                            > Jadi kalau mau buat aja kembali 10 tanggapan anda ituya dan ingat catatan saya tentang ayat-ayat alkitab yg sudah saya perbaiki penepamtannya dan ayat quran itu.
                            >
                            > regards
                            > edi
                            >
                            > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "silk_road_75" goldeagle75@ wrote:
                            > >
                            > > Assalamu'alaikum sodara-sodara, Gimana kbr hari ini? [:)]
                            > > Pada hari ini Saya akan coba mengupas kembali Klaim Bung Edi Casanop thd
                            > > kitab Suci Quran yg Saya beri judul Bantahan 10. Semoga bermanfaat:
                            > > Bismillah,
                            > >
                            > > Kritik Edi Casanop:
                            > >
                            > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
                            > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
                            > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
                            > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
                            > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
                            > > bumi.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Jawab:
                            > >
                            > > Hehehe….. [:)] Bung Edi, maaf, sblmnya Saya koreksi dulu ya!
                            > > "Gempa Tektonik"adalah gempa yg diakibatkan pergerakan lempeng
                            > > plat tektonik, sedangkan Gempa yg diakibatkan letusan Gunung berapi, itu
                            > > disebut "Gempa Vulkanik" hehehehe….. Sudah pernah belajar
                            > > tentang Gempa belum..? [;)]
                            > >
                            > > Lagipula klo mengikuti alur statement Anda, Saya simpulkan bahwa secara
                            > > explicit Anda ingin menyampaikan ke kami bahwa Gunung Berapi lah yg
                            > > menyebabkan gempa, gitu? Klo begitu artikel dibawah ini patut Anda
                            > > jadikan bahan review:
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Gempa Padang Berpotensi Picu Letusan Gunung Berapi
                            > >
                            > > www.tempointeraktif.com/.../brk,20091001-200326,id.html
                            > >
                            > > Kamis, 01 Oktober 2009 | 17:14 WIB
                            > >
                            > > TEMPO Interaktif, Sleman - Gempa bumi 7,6 skala Richter di Padang,
                            > > Sumatera Barat, dinilai berpotensi memicu letusan gunung berapi di
                            > > kawasan provinsi tersebut. Pasalnya, salah satu dari tiga gunung api di
                            > > Sumatera Barat, yakni Gunung Api Talakmau sempat memunculkan titik api
                            > > pada Kamis (1/10) pagi.
                            > >
                            > > "Titik api itu muncul imbas dari getaran gempa," kata Kepala
                            > > Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana, dan Geologi Direktorat Jenderal
                            > > Energi dan Sumber Daya Mineral Surono di sela-sela acara peresmian
                            > > Museum Gunung Merapi di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
                            > > Kamis (1/10) sore tadi....dst...
                            > >
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Hehehe.... Ups! Artikel diatas Cuma `selingan' aja, Saya nggak
                            > > serius hendak mengatakan Gempa lah penyebab Gunung berapi meletus,
                            > > hehehe.... [;;)] Saya tdk hendak membantah pendapat Anda bahwa Gunung
                            > > Berapi bisa menimbulkan gempa. Pendapat ini ada benarnya. Inilah yg
                            > > disebut Gempa Vulkanik. Kami orang Islam tdk akan membantahnya krn Quran
                            > > memang tdk pernah menyatakan Gunung mencegah Gempa. Silahkan bolak-balik
                            > > Al Quran 7x Ramadhan, nggak ada!. Itu kan pemahaman Anda sendiri.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Bahasa arab-Quran yg diterjemahkan ke Indonesia sbg gempa adalah Zalzal,
                            > > sedangkan pd ayat yg Anda tunjuk Quran menggunakan istilah tidak
                            > > menggunakan Zalzal, melainkan "tamiida bihim", "tamiida
                            > > bikum" (krn Saya bukan penghapal Quran dan kurang mengerti Bahasa
                            > > Arab, mohon dikoreksi jika ejaan atau kutipannya salah). Menariknya,
                            > > kata Tamiida bikum disini bila di Indonesiakan bukan Cuma berarti
                            > > `berguncang' tapi juga `bergoyang'. Walaupun
                            > > pengertiannya beda2 tipis, tapi konotasinya beda. Lebih lengkapnya Saya
                            > > sertakan ayat2 yg Anda rujuk:
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > QS Al Anbiyaa' (21) :31
                            > >
                            > > 31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya
                            > > bumi itu (tidak) goncang ( tamiida bihim) bersama mereka dan telah Kami
                            > > jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat
                            > > petunjuk.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > QS An Nah (16) : 15
                            > >
                            > > 15. Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak
                            > > goncang (Tamiida bikum) bersama kamu, (dan Dia menciptakan)
                            > > sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > QS Luqman (31) : 10
                            > >
                            > > 10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia
                            > > meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak
                            > > menggoyangkan (tamiida bikum) kamu; dan memperkembang biakkan padanya
                            > > segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit,
                            > > lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > QS An Naba'(78) : 6-7
                            > >
                            > > 6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
                            > >
                            > > 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > QS (88) : 17-19 tdk Saya sertakan, semata-mata krn ke-4 surat diatas
                            > > sudah cukup utk pembahasan.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Jadi jelas bukan Gempa Bumi kan? Lalu Benarkah Gunung mencegah
                            > > "guncangan" ? (sekali lagi, bukan mencegah gempa bumi lo ya!)
                            > > Sekali lagi Saya katakan Quran tidak pernah mengatakan gunung berapi
                            > > mencegah gempa bumi, tapi mencegah Bumi berguncang. Dari ayat2 yg Saya
                            > > kutip, jika Anda bisa membaca tulisan Arab, maka Anda akan menemukan
                            > > selalu kata Tamiidhabikum, yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
                            > > `berguncang' dan `bergoyang' Bagaimana mekanismenya?
                            > > Ilmu pengetahuan abad ini sudh menjawabnya: Berikut Saya berikan
                            > > sebagian artikel ttg gunung dan apa peranannya dalam mencegah Bumi
                            > > berguncang/bergoyang
                            > >
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > ……gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari
                            > > lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua
                            > > lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah
                            > > lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk
                            > > dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan
                            > > membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai
                            > > bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang
                            > > tampak di permukaan bumi.
                            > >
                            > > Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:
                            > >
                            > > Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan,
                            > > kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General
                            > > Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon
                            > > Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305) …….
                            > >
                            > > ……..Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan
                            > > kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada
                            > > titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka
                            > > memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas
                            > > lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita
                            > > dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran
                            > > kayu tetap menyatu.
                            > >
                            > > Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan
                            > > istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:
                            > >
                            > > Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi
                            > > bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New
                            > > Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)
                            > >
                            > > (Sumber: Fungsi Gunung www.harunyahya.com/indo/buku/keajaiban3.htm)
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Mudah-mudahan sudah jelas bagi kita semua kekeliruan pemahaman bung Edi
                            > > Casanop dan Sodara2 y glain. Mudah2 han ini juga jadi tambahan
                            > > pengetahuan yg bermanfaat. yak, Saya mau lanjut kerja lagi.
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Alhamdulilah,
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > Wassalam,
                            > >
                            > >
                            > >
                            > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@>
                            > > wrote:
                            > > >
                            > > > Salam......
                            > > >
                            > > > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan,
                            > > saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                            > > > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai
                            > > proses pembakuan alquran
                            > > > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs
                            > > mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                            > > > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran,
                            > > yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam
                            > > quran.
                            > > >
                            > > > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu
                            > > diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa
                            > > setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam
                            > > yg lebih dahulu mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang
                            > > Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan
                            > > kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab.
                            > > Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni
                            > > Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak
                            > > zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi
                            > > kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg
                            > > jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                            > > >
                            > > > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan
                            > > dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar
                            > > buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh
                            > > ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik
                            > > penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak
                            > > zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang
                            > > kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim
                            > > sebagai penemuan mereka.
                            > > >
                            > > > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas
                            > > supaya terarah.
                            > > >
                            > > > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah
                            > > Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan
                            > > tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian
                            > > muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg
                            > > supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat
                            > > adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini
                            > > engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan
                            > > berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh
                            > > tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                            > > >
                            > > > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah
                            > > satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut
                            > > hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                            > > >
                            > > > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa,
                            > > saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa
                            > > adanya.
                            > > >
                            > > > a. Matahari
                            > > > - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                            > > > - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua
                            > > tempat terbenam.
                            > > > b. Bumi
                            > > > - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana
                            > > muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini
                            > > datar karena ada ayat quran ini.
                            > > > c. Sirkluasi Air.
                            > > > Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra
                            > > -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin
                            > > diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di
                            > > alquran. Contohnya seperti dibawah :
                            > > > - Sirkulasi Air
                            > > > Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat
                            > > 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat
                            > > 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan
                            > > pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh
                            > > dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah
                            > > mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org
                            > > kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                            > > > - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini
                            > > sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal
                            > > Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus
                            > > 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan.
                            > > Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                            > > > - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga
                            > > mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan
                            > > atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu,
                            > > kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah
                            > > menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29,
                            > > 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan.
                            > > semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan
                            > > juga sudah tahu.
                            > > > - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga
                            > > mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski
                            > > Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian
                            > > 15 : 5.
                            > > > - Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 :
                            > > 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi
                            > > org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin
                            > > dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut
                            > > asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni
                            > > pada Ayub 26 : 7.
                            > > > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa
                            > > ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli
                            > > angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain
                            > > muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau
                            > > dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah
                            > > jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                            > > > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 :
                            > > 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka
                            > > tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus
                            > > dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu
                            > > pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa
                            > > bumi.
                            > > > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67)
                            > > janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk,
                            > > maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu
                            > > pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                            > > > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu
                            > > matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan
                            > > pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                            > > > h. Sejarah
                            > > > - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak
                            > > oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak
                            > > oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                            > > > - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa,
                            > > padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                            > > > - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu
                            > > sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa
                            > > org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah
                            > > Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                            > > > - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh
                            > > burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah,
                            > > tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam
                            > > pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh
                            > > tentaranya.
                            > > > - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan
                            > > bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan
                            > > naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru
                            > > dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman
                            > > salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa
                            > > penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan
                            > > oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan,
                            > > maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi.
                            > > Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi
                            > > Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa
                            > > dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah
                            > > mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg
                            > > didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap
                            > > tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                            > > > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa
                            > > ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan
                            > > MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah
                            > > tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat
                            > > ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah
                            > > perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad
                            > > menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan
                            > > fisik.
                            > > > - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara
                            > > Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam
                            > > saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan
                            > > bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain
                            > > juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi
                            > > jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat
                            > > dimana harun memang suku lewi.
                            > > >
                            > > > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli
                            > > Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan
                            > > kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah
                            > > kerinduan pengakuan identitas.
                            > > >
                            > > > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg
                            > > menilai.
                            > > >
                            > > > Renungan :
                            > > > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya
                            > > banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita
                            > > harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh
                            > > pengikutnya?.
                            > > >
                            > > > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta
                            > > keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain
                            > > (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                            > > >
                            > > > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang
                            > > pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah
                            > > saksi akan hal tersebut.
                            > > >
                            > > > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab
                            > > dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg
                            > > datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi
                            > > membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus
                            > > itu, dia adalah Nabi Palsu.
                            > > >
                            > > > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan.
                            > > Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan.
                            > > Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia
                            > > adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena
                            > > sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam
                            > > dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah
                            > > diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul)
                            > > kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya
                            > > diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL)
                            > > KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus
                            > > itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                            > > >
                            > > > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg
                            > > berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan
                            > > itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah
                            > > ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap
                            > > org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan
                            > > ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan
                            > > Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan
                            > > itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan
                            > > itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org
                            > > yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam
                            > > Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih
                            > > percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak
                            > > percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan
                            > > membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                            > > > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih
                            > > datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh
                            > > 10 : 28).
                            > > >
                            > > > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg
                            > > mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang
                            > > kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa
                            > > ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu
                            > > dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11)
                            > > >
                            > > > Sekian sesi IV.
                            > > > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                            > > > edi cassanop
                            > > >
                            > >
                            >
                          • silk_road_75
                            Bismillah, Kritik Edi Casanop: h. Sejarah - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas
                            Message 13 of 19 , Oct 29, 2009
                            • 0 Attachment
                              Bismillah,


                              Kritik Edi Casanop:

                              h. Sejarah

                              -         Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.

                              Jawab:

                              Hehehe…, nampaknya terlalu yakin, salah mengerti, salah paham, salah tafsir,  asal menyimpulkan sepihak, menafsirkan sepotong2, serta memaksakan tafsiran sudah jadi bagian dari kebiasaan Anda Bung Edi. Di bagian lain dari tulisan Anda, terutama di kuliah sesi IV dan sesi V, Anda punya kebiasaan yg sangat `kentara', yakni: senang `memelintir' ayat2 Quran dan ayat2 Al Kitab. Hati2 Bung Edi, sbg Bro Saya harus mengingatkan Anda bahwa kebiasaan Anda ini berbahaya bagi reputasi Anda dan reputasi Al Kitab.Berfikir dulu. Pahami dulu. Tanya dulu klo ragu2. Baru menyimpulkan.

                               

                              Mengenai pasukan Abrahah, inilah surat yg Anda rujukan: QS Al Fiil (102):1-5

                              1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah[1601]?
                              2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?
                              3. dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,
                              4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,
                              5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

                               

                              `Pemahaman' yg tepat jika Anda menyimak dg benar ayat2 diatas, pasukan Abrahah di kalahkan oleh ALLAH. Lalu apa senjatanya? Ya Burung2 (Ababil) dan batu2 dari tanah terbakar (sijjil). Saya tdk menampik, banyak juga umat muslim yg membuat kesimpulan `singkat' saja yakni: pasukan Abrahah dikalahkan oleh burung Ababil. Dlm konteks berpikir `awam' kesimpulan ini bisa dimengerti. Tapi klo di bedah lagi kandungan ayat2nya, `kesimpulan'nya sangat berbeda.

                              Perhatikan bunyi ayat pertama !. Disitu jelas tertuis firman ALLAH…." Tuhanmu telah bertindak thd tentara bergajah"…. Itu artinya penegasan, bahwa ALLAH lah yg `bertindak' mengalahkan tentara itu. Lalu dg apa Dia `menindak' pasukan bergajah? Tentunya Dia sang penguasa makhluk tdk perlu repot2 turun tangan sendiri. Masih ada makhly-Nya yg bisa di perintahkan. Dan klo Anda perhatikan dg cermat, baik di Al Kitab maupun di Quran, Tuhan selalu bertindak menghukum hambanya yg  zalim lewat `perantara' makhluknya yg lain. Contoh:

                              -         Menghukum rakyat mesir dg menggunakan taufan dan hama .

                              -         Menghukum kaum Nuh (Noah) dg menggunakan air (banjir).

                              -         Menghukum kaum Homoseks Luth ( Lot ) dg menggunakan batu2 yg terbakar., dll.

                               

                              Perhatikan ayat ke-2 sampai ke 5. "Subyek" yg digunakan selalu "Dia" (me-refer kpd ALLAH), sedangkan obyek penderitanya direpresentasikan dg kata "Mereka" (me-refer kpd Tentara Abrahah) Burung2 dan Batu2 hanyalah alat2-Nya  (lihat ayat 3-4). Kemudian ayat ke-5 "..Dia menjadikan mereka sprt daun2 yg dimakan ulat…" menunjukan itu adalah perbuatan-Nya (ALLAH), bukan perbuatan burung2 Ababil. Jadi ALLAH lah yg mengalahkan Abrahah. Bukan burung2. kira2 Mudeng ya? Begitulah cara memahami ayat suci.

                               

                              Lalu disitu tdk ada keterangan pasukan Abrahah lantas serta merta kalah dan binasa setelah dilempari burung2. Kehancuran pasukannya setelah melewati bbrp tahapan berikutnya. Untuk lebih jelasnya, silahkan dibaca kisahnya.   

                               

                              Abrahah dan Kegagalan Menghancurkan Ka'bah


                              Abrahah adalah gubernur Yaman setelah Yusuf Dzu Nuwas. Nama lengkapnya adalah Abrahah bin al-Asyram al-Habasyi. Menurut riwayat, peristiwa Abrahah bersama pasukannya itu untuk menghancurkan Ka'bah terjadi pada tahun 571 M. Namun, ada pula yang menyebutkan tahun 570 M. Akan tetapi, sebagian ahli tafsir menyakini bahwa peristiwa itu terjadi beberapa saat sebelum kelahiran Rasulullah SAW.


                              Dr Syawqi Abu Khalil, dalam bukunya Atlas Alquran, Mengungkap Misteri Kebenaran Alquran, menyebutkan bahwa peristiwa penyerbuan tentara Abrarah dengan maksud menghancurkan Ka'bah itu terjadi pada 20 April 571 M. Adapun maksud Abrahah menghancurkan Ka'bah adalah supaya dia bisa mengalihkan perhatian bangsa Arab dari Ka'bah ke gereja Qullais yang dia bangun di Shan'a. Konon, bangunan gereja di Qullais ini sangat istimewa dan mewah karena bahan-bahannya terbuat dari emas dan perak. Namun demikian, kemewahan dan kemegahan gereja tersebut tidak membuat para pedagang Arab ataupun lainnya mengalihkan perhatian dari Ka'bah.


                              Sebuah riwayat menyebutkan, ketika Abrahah bersiap-siap memasuki Makkah dan menyiapkan gajah yang besar ini untuk melakukan perjalanan, tiba-tiba gajah ini duduk menderum. Lalu, mereka berusaha menyuruhnya berdiri, tapi mereka tidak mampu membuatnya beranjak dari tempat duduknya. Kemudian, mereka menghadapkannya ke arah Syam ( syria ), gajah itu pun berlari. Setelah itu, mereka mengarahkannya ke Yaman, sang gajah itu pun melaju. Tapi, ketika diarahkan ke Makkah, gajah itu tak mau beranjak. ( berkorelasi dg QS Al Fiil: 1-2)



                              Di dekat Makkah, Abrahah dan balatentaranya merampas harta masyarakat Arab. Di antara harta yang dirampas itu adalah unta milik Abdul Muthalib bin Hasyim, kakek Rasulullah SAW. Ketika Abdul Muthalib meminta unta tersebut, Abrahah terperanjat kaget seraya berkata, ''Apakah hanya 200 ekor unta ini engkau menemuiku, sementara engkau tinggalkan sebuah rumah yang menjadi agamamu dan agama nenek moyangmu. Kini, aku datang untuk menghancurkannya, Apakah engkau tidak hendak membicarakannya kepadaku?''


                              Abdul Muthalib berkata, ''Sesungguhnya, aku adalah pemilik unta ini dan sesungguhnya rumah itu sudah memiliki Pemiliknya sendiri yang akan melindunginya darimu.''

                              Yang menjadi penunjuk jalan bagi Abrahah dan pasukannya adalah seorang pengkhianat yang bernama Abu Righal. Sampai sekarang, masyarakat Arab masih biasa melempari kuburannya yang terletak di Mughammas dengan batu. Satu tempat yang terletak di jalanan menuju Thaif.


                              Allah SWT mengirimkan burung-burung Ababil (serombongan demi serombongan) untuk melempari pasukan Abrahah dengan batu yang terbuat dari tanah liat yang sudah terbakar. Lalu, Dia menjadikan pasukan Abrahah seperti daun-daun yang dimakan ulat.


                              Menurut Muhammad Husain Haekal dalam buku Sejarah Hidup Muhammad, setelah gagal menghancurkan Ka'bah, ia kembali lagi bersama pasukannya yang masih hidup ke Yaman. Sepanjang perjalanan, banyak anak buahnya yang meninggal dunia karena penyakit cacar. Abrahah sendiri menderita penyakit yang sama hingga kemudian ia meninggal dunia.


                              Pendapat serupa juga diungkapkan Martin Lings (Abu Bakar Sirajuddin), dalam bukunya yang berjudul Muhammad. Ketika burung-burung Ababil melempari pasukan Abrahah dengan batu yang panas, semuanya menjadi kocar-kacir dan akhirnya cepat-cepat meninggalkan Kota Makkah. Dan, Abrahah sendiri tewas di kediamannya di Habasyah ( Ethiopia , sekarang) karena cacar.

                               

                              Jadi jelas?, cerita dari versi muslim sendiri, Abrahah memang dikalahkan oleh ALLAH lewat makhluknya yg lain yg berwujud burung. Tapi stlh itu, Abrahah dan pasukannya sempat kembali pulang. Mungkin saja akibat luka2nya menimbulkan penyakit cacar, walaupun kesimpulan ini perlu di tinjau ulang akurasinya, krn blm ada literature yg menunjukan bukti bahwa pada masa itu penyakit cacar alias Herpes sudah ada.

                               

                              Kritik Edi C:

                              - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                               mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.

                               

                              Jawab:

                              Hehehe…komentar dulu ya, khusus utk tulisan Anda yg ini:

                              "Penafsir muslim lain mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu."

                               

                              Saya yakin, belum ada penafsir muslim yg berkompeten dlm bidang ilmu tafsir pernah menafsirkan sprt ini. Saya memang pernah membaca pendapat ini, tapi itu bukanlah dari penafsir. Pendapat ini pernah dimuat dalam Tanya jawab di sebuah Blog. Demi menjaga etika, Saya tdk akn sebutkan blognya. Tapi Saya tau si penjawab, tdk mendasarkan jawabannya pada hadits apapun, atau ayat manapun. Jawabannya semata2 dari dirinya sendiri. Jika ia seorang penafsir, maka ia pasti akan menyertakan dasar2 tafsirannya. Baik itu dari Quran maupun Hadits. Heheheh…Saya yakin Anda pernah masuk ke blog ini. Kemudian `di millist yg skrg  ini', brdsrkn pengetahuan Anda dari blog itu, Anda membangun opini bahwa pendapat ini berasal dari seorang mufassir. Pdhl bukan. Saya blm mendangar ada mufassir yg menyampaikan demikian. Salut Bro! semangat Anda luar biasa…sampai2 meng-halalkan segala cara, hahahaha…..

                               

                              Oke, utk kepentingan penambahan wawasan, silahkan dibaca hal2 yg berkaitan dg Masjid Al-Aqsha:

                               

                              Masjid Al-Aqsha arti harfiah: "masjid terjauh" adalah bagian dari kompleks bangunan suci di Yerusalem yang dikenal dengan nama Al-Haram asy-Syarif (tempat suaka kudus (?) Noble Sanctuary) bagi umat Islam dan dengan nama Har Ha-Bayit (Bukit Baitallah (?) Temple Mount ) bagi umat Yahudi dan Nasrani.


                              Masjid Al-Aqsa yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka'bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Baitul Maqdis selama Nabi Muhammad mengajarkan Islam di Makkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Medinah. Setelah itu kiblat shalat adalah Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Makkah hingga sekarang.

                              Masjid Al-Aqsa saat ini adalah masjid yang dibangun secara permanen oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Kekhalifahan Umayyah (Dinasti Bani Umayyah) pada tahun 66 H dan selesai tahun 73 H.


                              Pembakaran Masjid Al-Aqsa pada tanggal 21 Agustus 1969 telah mendorong berdirinya Organisasi Konferensi Islam yang saat ini beranggotakan 57 negara. Pembakaran tersebut juga menyebabkan sebuah mimbar kuno yang bernama "Shalahuddin Al-Ayyubi" terbakar habis. Dinasti Bani Hasyim, penguasa Kerajaan Yordania telah menggantinya dengan mimbar buatan Jepara , Indonesia . Keluarga Bani Hasyim, yang masih bertalian darah dengan Nabi Muhammad menurut tradisi merupakan keluarga yang bertanggungjawab memelihara tempat-tempat suci Islam di kawasan tersebut.

                               

                              KILAS BALIK SEJARAH MASJID AL-AQSHA


                              Yerusalem mulai menjadi tumpuan setelah Nabi Daud menguasai Yerusalem dari masyarakat yang bernama Yebusit. Nabi Daud kemudian diriwayatkan mulai mengembangkan kota ini dan menjadikannya ibu kota kerajaannya. Yerusalem kemudian diriwayatkan diperintah oleh Nabi Sulaiman. Menurut ahli sejarah Yahudi, Nabi Sulaiman telah membangun sebuah kuil yang diberi nama "Baitallah".

                              Tidak lama kemudian, tentara Babilonia mulai merebut Yerusalem dari orang Yahudi. Nebukadnezar, raja Babylon kemudian menguasai Yerusalem dan memusnahkan Baitallah. Dia kemudian menghalangi orang Yahudi masuk ke Yerusalem. Setelah beberapa dasawarsa, tentara Parsi menguasai Babylon . Cyrus II, raja Parsi memperbolehkan orang Yahudi kembali ke Yerusalem dan membangun kembali Baitallah mereka. Baitallah Kedua dibangun oleh Herodus Yang Agung namun setelah kematiannya, kota ini jatuh ke tangan Roma.

                               

                              Masa Pemerintahan Romawi

                              Semasa pemerintahan Roma, masyarakat Yahudi di Yerusalem memberontak. Akibatnya tentara Roma mematahkan pemberontakan tersebut dan memusnahkan Baitallah Kedua orang Yahudi. Yang tinggal hanyalah sebagian gedung itu yang dikenal sebagai Tembok Barat.


                              Setelah pemberontakan tersebut, orang Yahudi diperbolehkan tinggal di situ tetapi dalam jumlah yang kecil. Pada kurun kedua, Kaisar Roma memerintahkan supaya Yerusalem dibangun kembali dan membangun sebuah kuil orang Roma di situ sambil menghalang kegiatan keagamaan orang Yahudi. Orang Yahudi kembali memberontak tetapi dapat dipatahkan tentara Roma. Yerusalem dinamakan kembali menjadi Aelia Capitolina.

                              Orang Yahudi dilarang memasuki Yerusalem. Selama 150 tahun setelahnya, kota ini menjadi tidak penting bagi Kekaisaran Romawi. Namun demikian, Kaisar Bizantium yaitu Constantine menjadikan Yerusalem sebagai pusat keagamaan Kristen dengan membangun Church of the Holy Sepulcher (?) pada tahun 335 M. Orang Yahudi tetap tidak dibenarkan memasuki Yerusalem kecuali semasa pemerintahan singkat Kekaisaran Parsi pada tahun 614M hingga tahun 629M


                              Walaupun Al Quran tidak menyebut mengenai nama "Yerusalem" atau "Baitulmuqaddis", tetapi ada hadis yang menyebut mengenainya. Menurut hadis sahih, adalah di Yerusalem Nabi Muhammad s.a.w. naik ke surga semasa peristiwa Isra' Mi'raj. Kota itu kemudian dikuasai oleh angkatan tentara Islam pada tahun 638M. Umar bin Khattab secara pribadi pergi ke Yerusalem untuk menerima penyerahan Yerusalem kepada kerajaan Islam. Beliau kemudian ditawarkan shalat di dalam Church of the Holy Sepulcher tetapi menolaknya dan sebaliknya meminta supaya dibawa ke Masjidil Aqsa Al Haram Al Sharif. Ia mendapati tempat itu terlalu kotor dan memerintahkan agar dibersihkan. Ia kemudian membangun sebuah masjid kayu di tempat yang sekarang merupakan kompleks bangunan Masjid Al Aqsa.
                              Enam tahun kemudian, Qubbat As-Sakhrah dibangun. Struktur ini terdiri dari sebuah batu yang dikatakan tempat Nabi Muhammad s.a.w. berdiri sebelum naik ke surga semasa peristiwa Isra' Mi'raj. Perlu diingatkan bahwa kubah yang berlapis emas dan berbentuk oktagon ini tidak sama seperti Masjid Al Aqsa di sebelahnya yang dibangun tidak lama kemudian. Semasa pemerintahan awal Islam, terutama semasa pemerintahan kerajaan Ummaiyyah (650-750) dan kerajaan Abbasiyyah (750-969), kota Yerusalem berkembang.


                              --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
                              >
                              > Salam......
                              >  
                              > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                              > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
                              > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                              > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
                              >  
                              > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                              >  
                              > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
                              >  
                              > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
                              >  
                              > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                              >  
                              > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                              >  
                              > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
                              >  
                              > a. Matahari
                              >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                              >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
                              > b. Bumi
                              >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
                              > c. Sirkluasi Air.
                              >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
                              >     - Sirkulasi Air
                              >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                              >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                              >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
                              >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
                              >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
                              > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                              > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
                              > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                              > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                              > h. Sejarah
                              >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                              >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                              >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                              >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
                              >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                              > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
                              >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
                              >  
                              > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
                              >  
                              > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
                              >  
                              > Renungan :
                              > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
                              >  
                              > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                              >  
                              > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
                              >  
                              > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
                              >  
                              > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                              >  
                              > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                              > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
                              >
                              > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
                              >  
                              > Sekian sesi IV.
                              > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                              > edi cassanop
                              >
                            • silk_road_75
                              Bismillah, Selamat malam Bro Edi, apa kabar? Alhamdulilah, segala puji bagi ALLAH. akhirnya Bantahan terakhir thd kuliah sesi IV Anda bisa terselesaikan. Saya
                              Message 14 of 19 , Nov 4, 2009
                              • 0 Attachment

                                Bismillah,

                                Selamat malam Bro Edi, apa kabar?


                                Alhamdulilah, segala puji bagi ALLAH.

                                akhirnya Bantahan terakhir thd kuliah sesi IV Anda bisa terselesaikan. Saya tau ada bbrp tulisan Saya yg bertajuk bantahan thd kuliah Anda yg tidak terposting disini.Mudah2  han tdk menjadi persoalan. dan Insya ALLAH bisa digabung pd bantahan sesi V Anda. o iya, sblmnya selamat! Anda telah menyelesaikan sesi VI. mudah2 han sudah tdk banyak 'ngawur'nya lagi. hehehe...B-)


                                Pd bantahan terakhir ini, sbtlnya Saya hanya mengomentari renungan2 Anda. Mari sama2, Saya, Anda, dan pembaca lain ikut merenung. silahkan!


                                Komment thd Renungan:

                                Menarik sekali renungan dari Bro Edi. Saya tdk akan berbantah2 han dulu. Tapi Saya akan mengajak Bro Edi dan pembaca yg lain menilai renungan2 nya. Saya tdk hendak mendeskreditkan kitab suci manapun. Saya yakin Tuhan punya pesan yg baik dan maksud yg baik dlm setiap firmannya. Cuma manusia yg sering salah mempersepsikannya. Tapi baiklah, Kita coba ikuti jalan fikiran Bro Edi ini. Inti dari seluruh komentar Saya Cuma satu; jika Bro Edi jujur thd tulisan2nya sendiri, dan konsisten thd jalan pikirannya sendiri maka ijinkan Saya mengutarakan keheranan Saya mengapa Bung Edi masih memegang teguh Al Kitab yg jelas2 Kontradiksi dg jalan pikirannya?. Dimana letak Kontradiksinya? Mari sama2 kita perhatikan.

                                 

                                Renungan Bro Edi :

                                JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.

                                 

                                Komment 1:

                                Menarik sekali, Saya akan ulangi lagi sebagian ayat2 Al Kitab yg dijadikan sandaran Bro Edi, berkaitan dg ilmu pengetahuan.

                                 

                                1. Ayat Alkitab yg dijadikan sandaran sirkulasi air. Ayat ini di sampaikan pd kuliah sesi IV dan di klaim sbg koreksi kesalahan penempatan ayat pd reply Bro Edi atas bantahan Saya.

                                 

                                Ayub 36:27-29

                                (27) Ia menarik ke atas titik-titik air, dan memekatkan kabut menjadi hujan

                                (inikah pengetahuan sirkulasi air yg benar? Yg sudah di ketahui org2 sejak dulu sblm Quran diturunkan? Klo memang iya, Apakah demikian jalannya sirkulasi air? Dari titik2 air yg diangkat ke udara, lantas menjadi kabut, bukan berkumpul menjadi awan? Lalu apakah AIR HUJAN berasal dari KABUT? !. Kabut berasal dari uap air yg erkondensasi krn hawa dingin. Letaknya dekat dg permukaan Bumi. Awan terbentuk dari uap air yg terangkat keatas dan mengapung di Atmosfir. Setau Saya blm ada ilmu pengetahuan yg membenarkan hujan berasal dari Kabut??

                                 

                                1. Ayat yg dijadikan sandaran air asin dan air tawar Yeh 47 : 8-9

                                 

                                (8) Ia berkata kepadaku: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar

                                (9) sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup

                                 

                                (Silahkan Anda pikirkan dg jujur Bro Edi, Apakah demikian fakta ilmu pengetahuan? Setiap hari air sungai mengalir ke laut. Bertemu dimuara. Lalu apakah fakta ilmu pengetahuan membenarkan air laut yg asin ini kemudian berubah menjadi tawar setelah bercampur dg air sungai??)

                                 

                                Kesimpulan: BERDASARKAN RENUNGAN ANDA, seharusnya Al Kitab Anda terbukti bersalahan dg ilmu pengetahuan bukan? Lalu, dg mengikuti jalan fikiran Anda,  tidakkah Anda berfikir bahwa kitab ini tdk seharusnya sprt yg Anda klaim? Silahkan jawab sendiri.

                                 

                                Renungan Bro Edi:

                                Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?

                                 

                                Komment 2:

                                Mengenai ini Saya sudah jawab pada bantahan awal, tapi sayangnya tdk terposting. Baiklah saya ulang disini.

                                 

                                (ini Statement Anda di kuliah IV)

                                 

                                Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.

                                 

                                (ini jawaban Saya yg tdk terposting)

                                 

                                Dalam hal ini pun anda harus hati2 dg istilah "mempreteli". Krn "mempreteli" sama dengan `menguraikan", "melepaskan' satu demi satu, "menghilangkan ayat2 Alkitab", "mengubah-ubah ayat", secara global "mendistorsi, mereduksi" Alkitab. Yang mana hal tersebut belum pernah dilakukan oleh umat muslim manapun. Jika anda punya bukti silahkan ajukan buktinya. Mana buktinya? Tunjukan pada versi Alkitab yg mana anda temukan campur tangan ulama muslim disitu. Jika anda tdk menunjukan buktinya itu sama saja anda memfitnah. Jika yg anda maksudkan adalah `menafsirkan' ayat2 Al kitab dg penafsiran yg tdk sama dg anda, itu mungkin saja. Tapi itu hak setiap Teolog. Jika anda merasa itu tdk betul, silahkan luruskan. Bukankah Anda dan umat Kristiani yg lain pun sering menafsirkan dan menjustifikasi ayat2 Al Quran dg cara dan metode yg tdk sesuai dg umat Islam? Apakah Anda mau dituding sedang "Mempreteli" Al Quran? Tentunya tudingan itu tdk benar kan ?.

                                Saya belum pernah menemukan umat Islam `mempreteli'/'mendistorsi' Alkitab. Namun Alkitab itu sendiri `dipreteli' dan `di distorsi' oleh umat kristiani sendiri, pelajar2 Kristiani sendiri, Penulis2 Alkitab Sendiri. Sejak Zaman dahulu kala. Mereka mengubah-ubah Alkitab, ada yg tdk sengaja krn keterbatasan SDM, ada jg yg sengaja demi kepentingan kelompok jemaat mereka. Bahkan ayat pertama kitab Yohanes ttg " ada 3 yg memberi kesaksian" sudah diakui oleh sarjana2 peneliti Al Kitab sendiri sebagai Ayat yg tidak `Asli' melainkan ayat yg disisipkan `berdasarkan pesanan'.

                                Silahkan anda membacanya pada Buku karya Bart D. Ehrman, "MISQUOTING YESUS". Jgn khawatir, beliau bukan muslim dan bukan muallaf. Beliau murni orang Kristiani. Seorang Sarjana peneliti Alkitab. Anda bisa mencari bukunya. (di Gramedia jika stoknya masih ada). Buku setebal ratusan halaman itu menceritakan bagaimana riwayat kodefikasi Al Kitab sejak awal di salin, pengubahan-pengubahan baik secara sengaja atau tidak sengaja, dari kaum Gnostik, Antiadosionis, dan lain2. kelemahan-kelemahan penyalinan, bagaimana beberapa ayat dalam kanon disimpulkan bukan `ayat asli' melainkan `ditambahkan dan disisipkan'. Bahkan bbrp surat2 Paulus dalam perjanjian baru pun disimpulkan bukan ` surat asli bikinan Paulus'. Dan itu bukan perbuatan umat non Kristiani, melainkan perbuatan umat kritstiani sendiri.  

                                Saya tdk ingin memfitnah dan menjustifikasi Al Kitab tanpa bukti. Silahkan Anda dan peserta millist yg membaca mencari dan membacanya sendiri. Bukankah sejak awal postingan anda juga menyarankan kami untuk `jujur terbuka" menerima pengetahuan dari (yg menurut anda) cendikiawan Muslim Sodara Edi?

                                 

                                Renungan Bro Edi:

                                Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.

                                Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.

                                 

                                Komment 3:

                                Hemmm… menarik sekali, mari kita dengar apa yg diajarkan oleh Rasul Kristus dan apa yg diajarkan oleh Muhammad 2 hal dasar akidah. Adakah perbedaannya? :

                                 

                                 

                                Ajaran Yesus ttg Tuhan:

                                Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel , Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)

                                Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. (Markus 10:18)

                                Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"(Matius 4:10)

                                 

                                 

                                Ajaran Muhammad ttg Tuhan:

                                ( Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa"

                                Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu

                                Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan

                                dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia . QS Al Ikhlas (112):1-4 )

                                 

                                 

                                Ajaran Yesus ttg dirinya sendiri:

                                Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

                                Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. (Yohanes 17:8)

                                Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (Yohanes 17:23)

                                 

                                Ajaran Muhammad ttg Yesus/Isa:

                                ( Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.. QS An Nisa (4):171

                                Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, QS Maryam (19):30

                                Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan[433]. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). QS Al Maaidah (5):75 )

                                 

                                Silahkan telaah baik2, adakah perbedaannya? Tdk ada bukan. Lalu atas dasar apa Anda selalu menyindir-nyindir Muhammad nabi palsu? Sementara ajaran Muhammad tdk bersebrangan dg ajaran Yesus. Justru surat2 Paulus yg banyak bersebrangan dg ajaran Yesus.

                                 

                                Renungan Bro Edi:

                                Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.

                                 

                                Komment 4:

                                Hemmm…. Jika patokannya demikian, maka umat Kristiani tdk perlu capek2 meyakinkan muslim krn setiap muslim mengenal Yesus dan percaya kepadanya. Krn ALLAH sudah menegaskan keberadaannya. Bahkan sesungguhnya, permasalahan antara umat Kristen dan Islam hanyalah pengakuan siapa yg sesungguhnya pengikut Yesus/Isa yg sejati, dlm arti mengamalkan ajaran2 nya dg benar. Umat muslim meyakini bahwa Yesus/Isa dan Muhammad sama2 utusan ALLAH yg mengajarkan ajaran yg sama. muslim meng klaim dirinya sbg pengikut Muhammad sekaligus pengikut Yesus yg setia Krn `lurus' mengikuti sendi2 ajaran mereka. Kristen pun pasti mengklaim pengikut Yesus yg setia, yg mengamalkan sendi2 ajarannya. So, let we see. When we all meet Jesus at the end, everything will be clearly verified. Just wait, isn't it?

                                  

                                Renungan Bro Edi:

                                Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).

                                Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 

                                 

                                Komment 5:

                                Saya tarik kesimpulan, inti dari renungan Bro Edi adlh kalimat yg Saya tebalkan. Hemm…Sepengetahuan Saya itu bukan ajaran Yesus, tapi ajaran Paulus. Hehe…. Al Kitab dg tegas mengatakan…? Hemmm…Al Kitab yg mana yg Bro maksudkan? Ajaran yg berbeda dg ketentuan ini..? Ketentuan yg mana yg Bro maksudkan? Klo ajaran trinitas, itu bukan ketentuan Yesus, tapi ketentuan Paulus. Silahkan liat di comment 3 diatas.  Setiap kitab suci pasti punya klaim demikian. Lalu tolok ukur kebenaran anda itu apa? Tolok ukur rasul palsu Anda siapa? Al Kitab? Yg isinya perkataan Yesus atau perkataan Paulus? Krn setahu Saya tdk semua tulisan Paulus berasal dari firman Tuhan sprt yg di klaim kebanyakan umat kristiani. Hehe… klo tolok ukur Anda `jaminan keselamatan itu berasal dari pengakuan Yesus sendiri', sprtinya Anda harus memperhatikan perkataannya deh Bro.

                                 

                                Matius 7:21-23

                                Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

                                Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

                                Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

                                 

                                Matius 8:11-12

                                Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,

                                sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

                                 

                                Yohanes 5:45

                                Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.

                                ( Pertanyaan kita Bro Edi, berkaitan dg kalimat renungan Anda ini; "…pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala…."

                                bagaimana Yesus bisa memberi keselamatan sprt yg Anda katakan, bagaimana dia bisa menjadi pusat keselamatan sejak dahulu sprt yg Anda katakan, sementara Dia jelas2 tegas mengatakan bahwa umat musa (Yahudi2 pengamal Taurat) akan di sidang oleh Musa sendiri tanpa campur tangannya? Anda nggak sedang meng-kontradiksi Yesus kan ?

                                 

                                Wassalam,

                                Alhamdulilah


                                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
                                >
                                > Salam......
                                >  
                                > Kita telah belajar tiga sesi mengenai alquran. Sekedar mengingatkan, saya tuliskan intisari dari sesi-sei itu :
                                > 1. Sesi I : kodefikasi Alquran yg membahs mengenai fakta mengenai proses pembakuan alquran
                                > 2. Sesi II Perbedaan versi, ayat, bacaan dalm quran, yg membahs mengenai beragam versi alsi alquran dan perbedaan-perbedaannya.
                                > 3. Sesi III : Berbagai dongong, legenda dan kisah rakyat dalam quran, yg oleh Nabi berpikir bahwa itu Firman Allah sehingga dimasukkan dalam quran.
                                >  
                                > Pada sesi IV ini kita akan belajar mengei ilmu pengetahuan yg selalu diklaim kaum muslim ada dalam quran. Kita teramat sering mendengar bahwa setiap kali ada ilmu pengetahun baru yg muncul, maka ulama-ulama islam yg lebih dahulu  mengatakan itulah bukti muzizat alquran. Muhammad sang Nabi, tidak dapat melakukan satu muzizatpun yg memperkuat kenabian dan kerasulannya. Namanya juga tidak tersinggung sekalipun dalam Alkitab. Karena semua ini maka para ulama Islampun membangun sebuah opini yakni Alquran itu adalah Muzizat Muhammad. Tidak cukup sampai disitu, sejak zaman dahulu umat muslimpun mempreteli ayat-ayat alkitab demi kepetingannya untuk melindungi wibawa kenabian dan kerasulan Muhammad yg jelas-jelas sebagai Nabi palsu dalam iman kristiani.
                                >  
                                > Pada tahun 1453, banyak buku penemuan ilmu pengetahuan diselamtkan dari penjajah Islam yg menyerang konstantinopel. Sebagian besar buku-buku itu ke eropa. Sebagian diterjemahkan kedalam bahasa Arab oleh ahli kristen. Dan karena di arab, umat islam mengkalim itu milik penemuan mereka, padahal semua itu sudah ada sejak dulu bahkan sejak zaman plato. para penerjemah zaman itu malah org-org kristen yang kebetulan berada dibawah jajahan arab. Dan ahinya hal inipun diklaim sebagai penemuan mereka.
                                >  
                                > Akan tetapi artkel ini akan saya batasi dulu sesuai subjek diatas supaya terarah.
                                >  
                                > Kalau pendapat muslim ini diikuti maka muzizat Sidarta Gautama adalah Tripitaka, Muzizat pendiri Hindu adalah Weda dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini tidak ditemukan dalam iman kristen. Karena pengertian muzizat bukanlah sepert itu melainkan sesuatu hal atau kejadian yg supranatural yg dapat disaksikan oleh manusia. Contoh salah satu muzizat adalah ketika seseorg misalnya berkata kepada org lumpuh " Hari ini engkau tidak akan lumpuh lagi, berdirlah diatas kedua kakimu dan berjalanlah". Kemudian sesaat dia berkata demikian maka si lumpuh tersebut benar-benar berdiri dan berjalan. Itulah muzizat.
                                >  
                                > Tetapi kita akan ikuti alur berpikir saudara sepupu kita ini. Salah satu yg paling dibanggakan adalah ilmu pengetahuan. Mereka juga menyebut hal itu sebagai tanda kedahsyatan quran.
                                >  
                                > Karena itu dibawah ini akan saya bahas hal-hal tersebut.Seperti biasa, saya tidak akan pernah menafsirkan ayat ayat itu. Semua ditampilkan apa adanya.
                                >  
                                > a. Matahari
                                >     - Surat 18 : 86 (Matahari tenggelam dalam laut berlmupur hitam)
                                >     - Ar Rahman 17 : matahari memiliki dua tempat terbit dan dua tempat terbenam.
                                > b. Bumi
                                >     - Quran 88 : 17 : Bumi datar. Sampai sekarang banyak sarjana muslim dari arab yg terus mempertahankan pendapat ini bahwa bumi ini datar karena ada ayat quran ini.
                                > c. Sirkluasi Air.
                                >     Umat Islam bangga mengatakan bahwa Alquran memiliki pra -pengetahuan. Pra-pengetahuan dimaksud adalah hal yg tidak mungkin diketahui oleh manusia pada masa Muhammad, tetapi yg sudah ada di alquran. Contohnya seperti dibawah :
                                >     - Sirkulasi Air
                                >       Alquran mengajarkan sirkulasi air sebagai pra pengetahuan (Surat 7 : 57, surat 25 : 48-49, surat 30:48, surat 35:9, surat 45: 5, surat 50-9-11) dimana awan meneteskan hujan kebumi dan memberikan pertumbuhan pada tanaman. Hal ini memang ilmu pengetahuan tetapi tidak boleh dikatakan pra pengetahuan. Karena Alkitab jauh sebelum Alquran ada sudah mengatakannya juga. Contoh Amos 5 : 8, Yesaya 55 : 9-11 dll dan org kristen tidak mengajarkan hal itu sebagai Pra pengetahuan.
                                >     - pasang surut laut. Surat 24 : 39-40, Muslim juga mengajrkan ini sebagai pra pengetahuan karena berpikir itu ada didalam alquran, padahal Alkitab sudah lebih dahulu menuliskannya. Conth Masmur 8 : 4,6,8. Yunus 2 : 1,3,6 dan org kristen tidak mengajarkannya sebagai pra pengetahuan. Karna Nelayan sejak dahulu pasti sudah tahu mengenai pasang surut laut
                                >     - Hubungan antar guntur, kilat, petr dan awan gelap. Mulsim juga mengklaim Surat 13 : 12-13 dan Surat 24 : 43 sebagai pra pengetahuan atau muzizat alquran karena meluksikan mengenai hubungan antar guntu, kilat, petir dan awan gelap. Namun jauh sebelumnya Alkitab sudah menuliskannya yakni Pengkotbah 1 : 7, Ayub 28 : 24-26, Ayub 36 : 27-29, 37 : 16. Namun org kristen tidak mengajarkannya sebagi pra pengetahuan. semua ini disebut badai petir dan pastilah org pada abad pertengahan juga sudah tahu.
                                >     - alam semesta yg luas : tertulis pada surat 51 : 47. Islam juga mengajarkannya sebagai pra-pengetahuan. Tetapi org kristen tidak meski Alkitab sudah menuliskannya jauh sebelum alquran ada seperti pd Kejadian 15 : 5.
                                >     -  Air laut yg asin dan air yg segar. surat 25 : 53, Surat 55 : 19-21. Islam mengajarkan hal ini sebagai ilmu pra pengetahuan. tetapi org Kristen tidak karena Nelayan seperti petrus pasti tahu air laut asin dan air segar. Jangankan Petrus, nelayan primitippun pasti tahu air laut asin dan air segar. Disamping itu juga sudah tertulis di Alkitab yakni pada Ayub 26 : 7.
                                > d. Penaklukan Angkasa. Umat islam mengajarkan bahwa angkasa ditaklukkan oleh Jin berdasarkan surat 55 : 33. Tapi tanyalah ahli angkasa. Adakah jin menalukkan angkasa? Ini hanyalah mitos. Sebagain muslim memaknainya sebagai hal rohani. Mungkin lebih cocok kalau dimaknai sebagai rohani. Namun kalau dimaknai sebagi rohani yah pastilah jin jg menalukkan bumi (daratan dan laut).
                                > e. Gunung Mencegah Gempa bumi ( Surat 21 : 31, 16 : 15, 31 : 10, 78 : 6-7, 88: 17-19). benarkah gunung mencegah gempa bumi. Kalu benar maka tidak akn terjadi dunk gempa bumi, anehnya gunung sendiri bisa meletus dan bisa menimbulkan gempa bumi tektonik. Bahkan menurut ilmu pengetahuan, daerah pegunungan adalah yg paling rentang dengan gempa bumi.
                                > f. Proses pertumbuhan Janin (Surat 2 : 259, 22:5, 23:12-14, 40 : 67) janin dimulai dari satu sel darah. lalu setelah sel darah ini terbentuk, maka terbentuk lagi tulang, lalu bagian luar terbentuk. Tetapi ilmu pengetahuan telah membuktikan hal ini salah 100%.
                                > g. Kesalahan Matetamik. Penjumlahan yang paling dasar aja dalam ilmu matematik salah dalam alquran. Bacalah ayat-ayat yg berhubungan dengan pembagian warisan dalam islam. Contoh misalnya An-Nisaa 4:11-12 dan 176.
                                > h. Sejarah
                                >     - Surat 28 : 8-9 " mengatakan bawah Musa diangakat menjadi anak oleh istri firaun padahal dalam Alkitab , musa diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun (keluaran 2 : 5)
                                >     - Surat 7 : 135 dan 7:59 Air bah terjadi pada zaman Nabi Musa, padahal Air bah terjadi pada zaman Nabi Nuh (kejadian 7)
                                >     - Surat 20 : 87, 95 , mengatakan bahwa org yahudi membuat lembu sapi atas saran orang samaria. Padahal sejarah sendiri mengatakan bahwa org samaria baru ada ratusan tahun sesudah zaman ini, tepatnya setelah Raja nebuknesar menaklukkan kerajaan israel utara.
                                >     - Surat 105 mengatakan bahwa pasukan Abrah dikalahkan oleh burung-burung yg menjatuhkan batu-batu ke atas pasukan gajah abrah, tetapi buku sejarah mengatakan bahwa pasukan Abrah kalah dalam pertempuran karena wabah cacar (smal p[ox) yg menyebar keseluruh tentaranya.
                                >     - Surat 17 : 1, sesua surat ini, penafsir umat islam mengatakan bahwa Muhammad melakukan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dan naik kesurga Padahal berdasrkan sejarah baitul Masjidil Aqsa baru dibangun setelah Yerusalem ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada zaman salahadin dan juga diperbaharui oleh Raja sulaiman dari turki. Beberapa penafsir mengatakan bahwa ini adalah Bait Allah israel (yg didirikan oleh salomo), tetapi ini juga salah karena kalau ini yg dimaksudkan, maka bait itu telah dihancurkan oleh jenderal titus tahun 70 masehi. Yang lain menafsirkan bahwa itu adalah bekas tempat peribadatan Nabi Daud, tetapi ini juga bertentangan, disamping mengaitkan Masjidil Aqsa dengan bekas tempat peribadatan Nabi Daud, sejarah Israel tidak pernah mengenail bekas peribadatan Nabi Daud, karena sebelum bait Allah yg didirikan Salomo dibangun, umat Israel berbadah kepada Allah disetiap tempat dengan menggunakan mesbah. Penafsir muslim lain
                                > mengatakan yg sangat absurd dengan berkata " bahwa masjidil aqsa ketika itu didirikan ALLAh SWT langsung sekejap demi kepentingan MUhammad dan dicabut sesudah itu dan mereka menambahkan bahwa Allah tidak masalah melakukan itu. Penafsir lain mengatakan bahwa ini bersifat ruhani, harus dimaknai secara ruhani dimana perjalan itu adalah perjalanan ruhani, tetapi ini bertentangan bahwa Muhammad menceritakannya bukan sebagai perjalanan ruhani semata tetapi perjalanan fisik.
                                >     - Surat 19 : 28. Menyamakan maria ibu Yesus dengan Maryam saudara Musa/saudara Harun bin imran (amran). Padahal Kisah Musa dan Maryam saudaranya sangat jauh dengan Yesus. Para pembela alquran mengatakan bahwa ini adalah kiasan semata atau metafora keturunan saja. Yg lain juga mengatakan bahwa itu hanya makna bahwa maria berasal dari suku lewi jadi saudara harun, tafsir yg dipaksakan untuk membela sebuah ayat dimana harun memang suku lewi.
                                >  
                                > Tentu masih banyak lagi. Saudara sepupu teramat sering mepreteli Alkitab demi kepentingannya untuk membela kerasulan Muhammad dan kenabiannya serta Kitabnya. Sebuah pemaksaan yg halus akan sebuah kerinduan pengakuan identitas.
                                >  
                                > Kembali saya tidak menafsirkan ayat-ayat ini, saudara sekalian yg menilai.
                                >  
                                > Renungan :
                                > JIka sebuah kitab yg kita anggap paling sempurna padahal muatannya banyak bersalahan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan tidakkah kita harus berpikir bahwa kitab ini tidak seperti yg diklaim oleh pengikutnya?.
                                >  
                                > Dan jika untuk sebuah pengakuan akan kebaian dankerasulan serta keabsahan kitab suci harus dengan mempreteli isi kitab suci lain (Alkitab) sesuai dengan seleranya tidakkah ini menjadi pertanyaan?
                                >  
                                > Biarlah Kitab suci itu membuktikan dirinya benar dan biarlah sang pembawa itu membuktikan dirinya benar. Dan org dari segala zaman adalah saksi akan hal tersebut.
                                >  
                                > Sementara Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan yg diajarkan oleh para Rasul Kristus itu, dia adalah Nabi Palsu.
                                >  
                                > Dalam setiap tulisan saya, saya selalu sampaikan sedikit renungan. Bagi yg percaya silahkan bagi yg tidak silahkan, karena semua pilihan. Alkitab menceritakan tentang penyelamtan manusia. Penyelamatan manusia adalah sejak adam berdosa hingga sekarang masih berlangsung. Karena sejak adam dan hawa berdosa telah dinubuatkan kedatangan ini kedalam dunia.Jadi semua org dari segala zaman sebelum Yesus turun adalah diselamatakan jika " Percaya kepada Dia (yesus) yg akan datang (nuzul) kedalam dunia untuk menebus mereka. Dan semua org setelah kedatanganNya diselamatkan jika " PERCAYA KEPADA DIA (YESUS) YG SUDAH DATANG (NUZUL) KEDALAM DUNIA Untuk menebus mereka. Jadi pusatnya adalah Dia yaitu Yesus itu sendiri. Jadi keselamtan tetap sudah mulai dari zaman dahulu kala.
                                >  
                                > Tidak ada satu andilpun manusia berhak atas keselamatan. Tuhanlah yg berhak menentukan keselamatan dan ketidakselamatan itu. Tetapi ketentuan itu sudah jelas. Ketentuan itu adalah pusatnya didalam Yesus.Itulah ketentuan Allah. Setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan, setiap org yg tidak ada didalam Dia,dihukum dineraka. Itulah ketentuannya. Dan ketentuan itu jelas. Tidak ada seorgpun yg boleh melanggar ketentuan Allah ini dengan ajaran-ajaran tambahan yg lain. Jadi benar keselamtan itu adalah ketentuan Allah dan semua manusia berperan untuk keselamatan itu. Tetapi saya ulangi kembali : Ketentuan Allah itu adalah setiap org yg ada didalam Yesus diselamatkan dan setiap org yg tidak ada didalam Yesus dihukum dineraka, peran manusia apa? perannya adalah memilih percaya dan datang dan patuh kepada ketentuan itu atau memilih tidak percaya (ingkar), tidak patuh, tidak datang pada ketentuan itu dan membuat ajaran-ajaran lain yg berbeda dengan ketentuan
                                > Allah itu. Org yg memilih datang, diselamtkan, yg tidak memilih datang dihukum dineraka. (yoh 3 : 18, 2 Kor 4 : 3-4, (Yoh 11 : 25-26,yoh 10 : 28).
                                >
                                > Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa setiap ajaran, kitab dan org yg mengaku dirinya Nabi dan Rasul bahkan sekalipun Malaikat yg datang kepada manusia dengan pengakuan kenabian dan kerasulan tetapi membawa ajaran yg berbeda dengan ketentuan ini adalah Rasul palsu, Nabi Palsu dan Malaikat Palsu (2 kor 11 : 14, Gal 1 : 6-8, II yoh 1 : 10-11) 
                                >  
                                > Sekian sesi IV.
                                > Bersambung ke sesi V " Berbagai Kontradiski dalam Alquran
                                > edi cassanop
                                >
                              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.