Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

Expand Messages
  • edi cassanop
    Bung Harpo Org sesat memang selalu akan menyalahgunakan berbagai ayat dalam alkitab seperti yg anda buat. Meskipun artinya jelas bukan seperti yg anda tulis,
    Message 1 of 29 , Sep 29, 2009
    • 0 Attachment
      Bung Harpo
      Org sesat memang selalu akan menyalahgunakan berbagai ayat dalam alkitab seperti yg anda buat. Meskipun artinya jelas bukan seperti yg anda tulis, tetapi sipenyesat lebih memilih bertindak seolah-olah bodoh demi tujuannya daripada mengakui kebenaran. Ayat pada 2 petrus uong jelas banget artinya bahkan oleh anak TK sekalipun, kok malah anda buat petrus membuatnya supaya paulus berhenti ajaran palsunya. Andalah salah satu yg dimaksudkan dalam ayat itu. Baca baik-baik. ..." Sperti juga paulus, saudara kita yg kekkasih telah menulis kepadamu menurut HIKMAT YG DIKARUNIAKAN KEPADANYA. hal itu dibuatnya dalam SEMUA SURATNYA, apabila ia bicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yg sukar dipahami sehingga org-org yg tidak memhaminya dan yg tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri sama sperti yg mereka buat dengan TULISAN-TULISAN lain. Uong jelas maknanya disini kok, kok anda sepertinya anda paksakan supaya Paulus berhenti mengajar ajaran sesat.
       
      Kalau mau menemukan kebenaran anda harus siap dan jangan berbohong atau menipu meskipun itu menyakitkan bagimu.
       
      Org kristen tidak pernah berjuang untuk mencari pengikut dengan cara seperti yg anda katakan. Org kristen berjuang dalam mengakkan kebenaran meski dunia ini membencinya dan berusaha meruntuhkannya seperti yg sudah dinyatakan dalam sejarah. Org kristen lebih baik sedikit daripada memelihara org yg sesat. Dan itu dibuktikan sepanjang zaman jadi bukan seperti klaim anda demi menghindari perpecahan. Org kristen tidak pernah kompromi dengan kesesatan walau sekecil apapun.
       
      Konsili pertama di Yerusalem bukan karena perpecahan yg anda tuduhkan. tetapi karena ada sebagian org yahudi yg baru masuk kristen datang keantiokia dan mengatakan bahwa org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi. Kalau anda baca dikisah 15, betapa bijaksananya para jemaah antiokia agar Rasul paulus pergi keyerusalem untuk bertemu dengan rasul-rasul lain. Kejadian ini bukan mengenai doktrin tetapi adat yg ingin dimasukkan oleh org yhaudi yg baru kristen itu sebagai kewajiban kepada org kristen yg bukan yahudi. Karena persaudaraan antar kristen yahudi dan kristen non yahudi harus tetap dijaga, maka hal yg menyangkut adat istiadat inipun disidangkan dengan tujuan apakah org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi atau tidak. Disampin itu ajaran-ajaran sesat ini mulai memerpelemah pengorbanan kristus, mereka mengatakan bahwa disamping menjadi pengikut kristus, mereka harus memelihara adat-istiadat yahudi baru diselamtkan. Sekali lagi saya garisbawahi. "BUKAN DOKTRIN yg dipermaslahkan disini, tetap ADAT ISTIADAT YAHUDI ". 
       
      Yesus yg memnagngil Paulus menjadi Rasul (kis 9 1-19, dan yesus yg mengatakn kepad ananias bahwa Paulus adalah jg alat pilihan bagiNya sama seperti rasul-rasul lain kis 9 : 10-19, kis 13 : 2) dan yg kepadanya juga diberikan banyak dapat melakukan muzizat yg menguatkan kerasulannya sama seperti rasul yang lain) tidak akan mengijinkan dia tersesat. Bahkan ia juga bersama sama mengabarkan Injil bersama petrus hingga keroma (sejarah gereja) dan mati syahid bersama petrus disana. Satu hal yg anda pikirka mengenai Rasul Paulus, senadainya Rasul Paulus sesat dan palsu seperti tuduhan anda, maka Paulus akan menjadi sahabat karib bagi Romawi dan akan menjadi sahabat karib bagi yahudi karena Romawi dan Yahudi sama-sama benci dengan Nama Yesus yg diberitakan sebagai Tuhan yg menjadi manusia, firman allah yg menjadi manusia, mesias, raja yg akan datang sangat dibenci oleh romawi dan yahudi ketika itu. Maka dia tidak akan diburu habis-habisan sama kedua kelompok ini, tetapi karena apa yg diberitakan ternyata sama dengan yg diberitakan oleh rasul-rasul terdahulu itu maka Pauluspun turut serta menderita.
       
      Disamping itu anda juga harus berpikir, terlalu bodoh kalau anda berpikir seperti pendahulu-pendahulu anda, Yg memaksakan pemikiran quran kepada Alkitab.
       
      Yg mengangap itu masalah kan anda dan org-org yg tidak mempercayinya. Justru anda yg harus berpikir ulang, org kristen tidak akan mau mengalami perpecahan kalau tujuannya untuk mencari pengikut, tetapi karena kebenaran dan dktrin yg benar dibela maka lebih baik pecah dengan org-org atau pengajar-pengajar palsu.
       
      Kalau anda ikuti semua sejarah pengajar-pengajar palsu yg coba menyesatkan gereja andapun akan tahu doktrin apa yg mereka ajarkan.
       

      Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (tafsiran anda : “yang permulaannya”, artinya seorang yang disebut itu adalah manusia, karena ada permulaannya, sedangkan Yang Maha Esa tidak ada permulaan dan tidak ada akhir.

      Kemudian orang yang memiliki permulaan inilah yang anda sembah sbg tuhan, mana unsur tauhid yang anda katakan itu??).

       

      Kalau tidak tahu makna ayat sebaiknya bertanya apa maknanya jangan menjadi penerus ahmad deedad. Mengikuti analogi anda, yang anda katakan bahwa itu manusia, emang siapa manusia yg permulaannya sudah sejak dahulu kala, sudah sejak purba kala? Emang siapa manusia seperti itu? Adanya manusia seperti yg anda maksud yg permulaannya sudah ada sejak dahulu kala dan sudah ada sejak purbakala yg lahir dari maria? Kalau anda mengatakan ada berarti anda, betapa pikiran anda semakin disesatkan.

       

      Ayat itu dalam bahasa aslinya adalah " VE'ATA BEIT-LEKHEM EFRATA TSAIR LIHYOT BEALFEI YEHUDA MIMKHA LI YETSE LIHYOT MOSHEL BEYISRA'EL UMOTSAOTAV MIKEDEM MIMEI OLAM. Permulaannya yg anda kutif dalam bahasa ibraninya adalah " UMOTSAOTAV" artinya "keluarnya". Jadi yg keluarnya sudah sejak purbakala, sejak zaman dahulu kala.

       

      Ayat ini menggabrkan bahwa dia yg akan memerintah itu adalah yg Ilahi. Jadi dia yg akan lahir menjadi manusia itu adalah dia yg ilahi. Permulaan dalam kata ibrani juga sering menggunakan kata beresit yang artinya sebelum segala sesuatu ada. Tetapi tanpa dikutipn kata ibraninya anda seharunsya mengerti tentang makna permnulaan itu karena ada kata selanjutnya ..yakni " Sudah sejak dahulu kala" . Sudah sejak dahulu kala, sejak purbakala disini dalam bahas teologis memiliki makna yg tidak berawal dan tidak berakhir dan sering juga disebut sebagai alfa dan omega ketika melukiskan yg tidak berawal dan yg tidak berakhir itu (tuhan) dalam bahasa teologis.

       

      Dalam Yohanes 8 : 56-58 juga yesus mengatakan tentang keilahiannya. Ia berkata ......" Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abrahim jadi, Aku telah ada".Dan akibat perkataannya ini org yahudi menganggap Dia menhujat Allah karena hanya Allah yg bisa berkata demikian sementara mereka berpikir yesus itu hanya manusia bagaimana Ia yesus berani mengatakan demikian, karena penghujatan yg dilakukan oleh Yesus ini menurut yahudi, mereka ingin melemparinya dengan batu.

       
      Dalam bahasa yunani ayat itu adalah "  ειπεν αυτοις ο ιησους αμην αμην λεγω υμιν πριν αβρααμ γενεσθαι εγω ειμι "

      Translit. interlinear, eipen {berkata} autois {kepada mereka} ho iêsous {Yesus} amên {sesungguhnya} amên {sesungguhnya} legô {Aku berkata} humin {kepadamu} prin {sebelum} abraam {Abraham} genesthai {ada/ menjadi/ eksis (lahir)} egô {Aku} eimi {Ada}.

      Dalam kata ini Ego Eimi (aku ada) yg yesus katkan adalh timeless being, tidak terikat dengan waktu.
       
      Dalam bahasa ibrani ayat itu adalah " "Rebbe, Melech HaMoshiach said to them, 'Omein, omein, (I say to you), before Avraham came (into being), Ani hu.'"
      Ani Hu אֲנִי־הוּא dalam bahasa ibrani (ego eimi/aku ada) adalah kata-kata yg selalu digunukan YHWH untuk merujuk keberadaannya yg Illahi yg tidak berawal dan tidak berakhir.
       
      Emang anda pikir org kristen mau mempertuhankan kristus kalau ia hanya manusia seperti klaim anda. Yg tidak pernah anda pikirkan adalah bahwa hanya karena KasihNya buat saudarlah makanya Ia rela menjadi manusia melalu bunda maria.
       
      Tidak perlu anda jelaskan tentang keesaan yg anda pahami, org kristen yg baru belajar kitabpun tahu kalau itu adalah sifat TUhan. Yang tidak anda tahu adalah bahwa keesaan Allah itu tidak hanya seperti yg anda ungkapkan.
       
      Masih memaksakan tafsir sesat lagi?
       
      regards
      edi



      --- On Tue, 9/29/09, Harpro <harpro31@...> wrote:

      From: Harpro <harpro31@...>
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
      To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>, islam-kristen@yahoogroups.com
      Date: Tuesday, September 29, 2009, 5:51 AM

      Kalau Paulus adalah orang yang benar, kenapa ada terjadi perselisihan diantara dia  dengan murid2 Yesus, terutama dengan Petrus dan Yakobus, sehingga harus dibuat konsili  untuk mendamaikan yang mereka?

      Kalau pun Pertus akhirnya mengalah, itu karena dia tidak mau ada perpecahan di dalam Kristen yang masih berjuang untuk mencari pengikut, tapi dia tetap membuat ayat2 untuk menjadi perhatian orang Kristen akan bahaya si Paulus.

      Ttg 2 Petrus 3: 14-16, Petrus menulis ayat itu karena dia masih berharap agar Paulus menghentikan ajaran palsunya.

       

      Kalau Paulus itu benar2 Rasul, kenapa dia yang harus menyatakan dirinya sendiri sbg Rasul kepada orang2 di Galatia?. Rasul itu diutus oleh Tuhan, bukan berdasarkan pernyataan diri sendiri, apa ada nama dan nubuat Paulus di dalam Injil?

       

      Sedari awalnya Yesus mengajarkan tauhid, tapi  kemudian dibelokkan oleh sekelompok orang kepada hal2yang polytheisme dan kemudian terjd bentrok antara pengikut tauhid dan non-tauhid, yang akhirnya dimenangkan oleh kelompok non-tauhid dan ajaran itulah yang berkembang sampai sekarang dengan pokok ajaran Paulus.

      Kalau tidak ada masalah dengan ketauhidan pastilah tidak akan ada bentrok yang sampai harus mengambil nyawa.

      Tidak ada umat para Nabi, selain umat Nabi Isa AS yang berbunuh2an sesamanya karena alasan ketauhidan, apa yang terjadi??, karena ketauhidan yang asli dirombak menjadi ketauhidan palsu.

       

      Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

       

      Ayat ini juga yang menjd nubuat buat Nabi Isa AS, di ayat itu tertulis “yang permulaannya”, artinya seorang yang disebut itu adalah manusia, karena ada permulaannya, sedangkan Yang Maha Esa tidak ada permulaan dan tidak ada akhir.

      Kemudian orang yang memiliki permulaan inilah yang anda sembah sbg tuhan, mana unsur tauhid yang anda katakan itu??

       

      Yang tidak faham ttg Allah SWT itu adalah anda, anda menduga kalau Allah SWT mempunyai unsur manusia, unsur roh, Allah SWT tidak perlu unsur roh untuk hidup, karena DIA adalah YANG MAHA HIDUP dan MAHA MENGHIDUPKAN dan DIA tidak butuh sekutu dalam KE-ESAANNYA.

      Tingkat pengertian anda ttg ketuhanan itu lah yang  sesat dan bukan berarti tingkat itu belum dicapai oleh Islam, tapi bahkan sudah ditolak Islam dan pengertian yang anda miliki itu bukan yang diajarkan Nabi Isa AS.

       

      Yesus mengajarkan Taurat, Paulus menghapus Taurat, jadi jelas anda adalah pengikut Paulus, bukan Yesus.

       

      Hp

       

       

       

      From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
      Sent: 29 September 2009 11:30
      To: harpro31@...; islam-kristen@yahoogroups.com
      Cc: edi_cassanop@...
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

       

      Aneh juga anda ya, selalu anda paksakan pemikiran saudara ke Alkitab. Yah gak bakal yambung.

       

      Tulisan Rasul Yohanes anda paksakan ke pemahaman saudara. Sudah jelaspun maknanya disana.

       

      Anda katakan ditujukan ke paulus tulisan petrus. Rasul petrus malah mendukung semua ilham yg disampaiakn Tuhan lewat Rasul Paulus. Kalau mau bicara Alkitab yah jangan paksakan dong pemikiran quran. Sudah jelas bukan seperti yg anda tuduhkan kok mmasih berkutat.

       

      Apa anda pikir bahwa paulus aja yg mengajrkan ketuhanan Kristus. Semua Rasul. Bahkan Rasul paulus belakangan dan bahkan ingin menghajar rasul-rasul ini dan semua org yg sudah menjadi pengikut yesus dan itulah awal titik balik paulus menjadi pengikut kristus dengan jabatan Rasul yg sama seperti rasul rasul terdahulu. Kenapa demikian, karena itulah yg Yesus katakan.

       

      Neh baca bagaimana Rasul petrus menanggapi semua kitab yg diilhamkan Allah lewat rasul paulus. 2 petrus 3 : 14-16.

       

      Lagipula, anda ini semua aneh, emang siapa yg gak mengajarkan tauhid. Emang siapa yg mengajarkan kekristenan sekarang tidak mentauhidkan atau mengesakan Tuhan.

       

      Karena pemahaman keesaan dan ketauhidan Tuhan dalam konsep kekristenan yg berbeda dengan pemahaman anda, masakan anda mengatakan tidak tauhid.

       

      apa anda pikir tritunggal menodai keesaan atau ketauhidan allah? kalau anda berpikir demikian sama seperti muslim lainnya, berarti anda tetap terikat dalam kebodohan mereka. Masih mau berkutat disini terus, masih ingin menundukkan makna keesaan dan ketahudian allah dibawah pemahamanmu? Ada banyak hal tetanng Allah yg tidak anda pahami seperti membalikan telapak tanganmu atau akalmu sebagai seorang ciptaan. Jangan kan tentang Allah, keesaanNya, ketauhdianNya, dalam hal didunia ini aza banyak yg tidak anda pahami.

       

      Lagipula bodoh amat semua muslim jika beranggapan demikian. Uong sebelum agama yg anda ikuti lahir, kekristenan sudah lebih dahulu berjuang dalam mengahancurkan politeisme segala sesuatau yg mempertuhankan yg bukan Tuhan. Kekristenan sudah mengajarkan lebih dahulu keesaan tuhan setiap saat dalam doa dan hidupnya.

       

      1000 persen dan sejuta kalipun saudara berdiri diatas mimbar mengatakan bahwa kristen tidak mengajarkan tauhid dan keesaan Tuhan tetap dianggap seperti org gila dan sesat oleh org kristen karena tauhid dan keesaan tuhan dijunjung dalam kekrsitenan. Hanya pengertian tauhid dan keesaan Tuhan dalam konsep iman kekeristenan lebih luas dari penegrtian keesaan dan ketauhidan saudara. Karena pengertian yg anda bangun belum sampai kepada tibgkat pengertian keesaan allah yg ajaib dalam konsep kekristenan

       

      Yg tidak bisa disangkal adalah bahwa dalam iman kristen semua yg anda ikuti palsu baik allahmu, tuhanmu, kitabmu dan nabimu dalam iman kristen semua adalah palsu. Mau apa lagi.

       

      regrads

      edi



      --- On Mon, 9/28/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


      From: Harpro <harpro31@...>
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
      To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>
      Date: Monday, September 28, 2009, 3:24 AM

      Mari kita jabarkan,

       2 yoh 10 : 11-12,

      Gak jelas kitabnya setahu saya 2 Yoh hanya ada satu pasal

      2Yoh 1: 10-12

      Ajaran Yesus adalah tauhid, mengEsakan Allah SWT, jadi siapa yang datang tidak mengajarkan ke Esaan Allah SWT, berarti orang itu adalah Nabi palsu dan orang spt itu jangan diterima karena dapat menyesatkan seperti halnya Paulus.

       I Yoh 4 : 1-6,

      1.Setiap roh berasal dari Allah SWT, dan nabi palsu itu adalah Paulus yang telah mengubah ajaran tauhid menjadi ajaran polytheisme.

      2. Yesus Kristus artinya Yesus yang diurapi, diurapi sebagai apa??,  tentunya sebagai Nabi dan Nabi tentunya adalah manusia biasa dan beliau adalah satu satu dari para Nabi di dalam agama Islam.

      3. Sama dengan no.1

      4. Semua manusia adalah ciptaan Allah SWT

      5. Hal yang manusiawi

      6. Ini pernyataan yang lumrah.

       

      Gal 1 : 6-9,

      Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.

      2 Kor 11 : 14,

      Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.

      2 Timoteus 4 : 3-4,

      Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.

      2 petrus 2 : 1-2.

      1 dan 2 ditujukan kepada Paulus, karena Petrus tidak setuju dengan cara Paulus membajak ajaran Yesus untuk disampaikan kepada orang2 yang bukan Yahudi.

       

      Tidak terlalu jelas bukan apa yang dikatakan kitab2 anda, kecuali ajaran2 palsu Paulus, yang perlu dikatakannya dengan jelas, agar orang lain dapat dipengaruhi untuk menjd sesat spt dirinya.

      Alquran dengan jelas mengatakan siapa itu orang2 kafir dan bgmn perilaku mereka tdhp kitab2 mereka sendiri.

       

      Hp

       

       

      From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
      Sent: 28 September 2009 13:41
      To: harpro31@...
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

       

      Sungguh banyak bung. Tapi semua buktipun anda tidak akan bisa menerimanya. Karena anda yg lebih baik malah menalukkan diri kepada seseorg yg tidak lebih baik dari anda. Itu aja dulu paling utama pikirkan. anda mengikuti alla dan nabi yg mengajari anda poigami, membunuh, dan lain - lain.

       

      Saya sudah banyak juga membahas ini dengan saudara, saya udah pernah tulis mengenai muhammad, silahkan cek kembali. Saya juga sudah tulis 4 sesi mengenai alquran.

       

      saya juga sudah serahkan kepada anda ayat-ayat termasuk matius 24 dan ajaran bahwa seorg nabi dikenal dari buahnya. Buah yg tidak baik tidak mungkin berasal dari buah yg tidak baik. Nabi yg berasal dari allah tidak mungkin memiliki tavbiat yg tidak baik. Tapi kalau mau lagi ayat yah silahkan baca aja contoh ini : 2 yoh 10 : 11-12, I Yoh 4 : 1-6, Gal 1 : 6-9, 2 Kor 11 : 14, 2 Timoteus 4 : 3-4, 2 petrus 2 : 1-2.

       

      Dan masih banyak lagi. Namun nantis secara khusus pd topik Nabi palsu akan saya buat sistematis.

       

      Sekarang saya masih fokus di artikel-artikel kecil tulisan saya mengenai Alquran. Dan baru selsai sesi IV. masih ada 3 sesi lagi menegnai quran.

       

      regards

      ed

       



      --- On Sun, 9/27/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


      From: Harpro <harpro31@...>
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
      To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>
      Date: Sunday, September 27, 2009, 10:56 PM

      Mana buktinya di dalam Alkitab anda ada tertulis ajaran Islam spt yang anda sebut, jangan suka membajak kitab sendiri bung.

       

      Hp

       

       

      From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
      Sent: 28 September 2009 12:45
      To: harpro31@...
      Cc: edi_cassanop@...
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

       

      Ini bukan yg dikatakan Yesus tapi Muhammad. Ini bukan yg dikatakan kitab suci tapi kitab palsu. Ini bukan yg dikatakan Allah sejati tapi Allah palsu.

       

      Sampai kapanpun umat islam dengan alasan-alasan pembelaannya bro, Alkitab tetap tegas mengatakan bahwa ajaran islam adalah ajaran setan. Gak bisa dipungkiri itu. Jadi gak bakal nyambung.

       

      regards

      edi

      --- On Sun, 9/27/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


      From: Harpro <harpro31@...>
      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
      To: islam-kristen@yahoogroups.com, edi_cassanop@...
      Date: Sunday, September 27, 2009, 10:20 PM

      Peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi pada Rasululullah SAW bukan untuk memenuhi permintaan orang-orang kafir, tapi sebagai rahmat dan kemuliaan dari Allah bagi Rasul-Nya dan kaum Mukmin.

      Dalam hal itu, misalnya peristiwa Isra' yang telah disebutkan dengan jelas dalam Al-Qur'an; dan Mi'raj yang diisyaratkan oleh Al-Qur'an dan disebutkan dalam hadis-hadis yang shahih. Turunnya para malaikat untuk mengukuhkan dan membela orang-orang yang beriman di Perang Badar, turunnya hujan untuk memberi minum dan membersihkan mereka, mengukuhkan kaki mereka pada saat hal itu tidak dialami oleh  kaum musyrikin, padahal mereka berada di dekat kaum Muslimin. Perlindungan Allah terhadap Rasul-Nya dan sahabatnya di dalam gua ketika hijrah, dan meskipun kaum musyrikin menemukan tempat itu, sehingga andaikata salah seorang dari mereka melihat ke bawah, tentulah Rasululullah SAW dan sahabat akan terlihat, spt yang tercantum dalam nash Al-Qur'an:

       

      Firman Allah swt.:

      "Maka Allah menurunkan ketenanganNya kepada (Muhammad) dan menolongnya dengan pasukan yang tidak dapat kamu lihat." (Q.s. At-Taubah: 40).

       

      Mengenai QS 4:157-158 dan QS 3:55

       

      Pada An-Nisaa 158 dijelaskan bhw Nabi Isa AS diangkat oleh Allah SWT ke langit, sedangkan pada Ali Imran 55 disebutkan Allah SWT akan menyampaikan ajal beliau, artinya adalah Nabi Isa AS belum wafat tapi ditidurkan dan kelak akan diwafatkan seperti manusia pada umumnya, jadi memang beliau tidak abadi, karena segala yang memiliki roh akan menemui ajalnya, sama spt manusia pada umumnya,  kita juga memilki roh yang ditiupkan Allah SWT kepada kita dan roh itulah yang menjadikan kita dapat hidup, sedangkan Allah SWT adalah dzat yang tidak memerlukan roh untuk hidup karena DIA adalah yang Maha Menghidupkan.

       

      Diterangkan juga bhw pengikut Nabi Isa akan berada diatas orang-orang kafir, siapa itu orang kafir yang disebut di dalam Alquran?, mereka adalah:

      1. Yang berkata Nabi Isa AS adalah Tuhan

      2. Yang berkata Allah salah satu dari tiga.

      3. Ahli kitab dan orang musyrik

       

      Kalau  anda termasuk dari yang tiga di atas , berarti anda bukan pengikut Nabi Isa AS, melainkan pengikutnya Paulus alias Paulinisme.
      Kalau anda mengaku sebagai pengikutnya Nabi Isa AS, tentu anda akan melakukan apa-apa yang diperintahkan oleh beliau, seperti yang telah dikatakan dalam Alquran:

      QS 43:63-64

      Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku".
      Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.

      Kalau anda benar2 pengikut Nabi Isa AS yang setia tentu anda akan tetap menyembah Tuhan Yang Maha Esa/SATU TUHAN seperti telah diajarkan sejak dari kitab Taurat dan Injil yang asli, bukan menyembah manusia.

       

      Hp

       

       

      From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of yongki iwan
      Sent: 25 September 2009 16:36
      To: edi_cassanop@...; islam-kristen@yahoogroups.com
      Cc: tosti10@...
      Subject: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

       

       

       

      Persyaratan yang tak masuk Akal :

      Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi

      (edi_cassanop@...)

       

      Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di negara tersebut.  Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar  dari mulut Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam  Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa Almaseh.

       

      1.      “Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS. an-Nisa’: 157-158).

      2.      “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)

      3.      Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."

      4.      Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)

       

      Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan mewafatkan Engkau”.

       

      Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point ke  4 surat tentang para nabi membantah pendapat tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.

       

      Dari sedikit pertentangan ini, yang saya  baca dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.

       

       

       

       

       


    • Maxi Iroth
      sALAM pERSAHABATAN,   Saya ikut nimbrung... orang islam mengusir setan dengan membaca beberapa ayat dalam alqur an. tetapi apakah yang kita nonton di tv-tv
      Message 2 of 29 , Sep 30, 2009
      • 0 Attachment
        sALAM pERSAHABATAN,
         
        Saya ikut nimbrung... orang islam mengusir setan dengan membaca beberapa ayat dalam alqur'an. tetapi apakah yang kita nonton di tv-tv swasta yang sering menanyangkan agenan pengusiran setan atau ilblis dengan gaya pake topin seperti kiayi yang satria itu... betul2 dapat mengusir setan dan iblis?... saya belum pernah melihat orang bisa mengusir setan yang berdiam dalam tubuh manusia. Kedua apakah betul setan atau iblis itu memang berdiam dalam diri kita?... setahu saya manusia itu bisa menjadi kotor, karena buah pikirannya. Orang islam sering sekali membaca mantra2 sihir dengan memakai ayat2 alquran... mungkin ini karena terpengaruh dari tradisi bangsa Firaun dimana  Nabi Musa hidup. Musa itu mengeluarkan mantra dan kesaktiannya yang memang berasal dari anugrah Allah, semenatara Firaun mengeluarkan mantra yang berasal dari mantra iblis. Kalo kita mau bandingkan kekuatan Nabi Musa dan Nabi Muhammad SWT, jauh lebih unggul kesaktian Nabi Musa. Musa secara historical tercatat penuh dengan kesaktiannya. Inipun diakui oleh alqur'an.
         
        Demikian salam,

        --- On Tue, 9/29/09, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:

        From: edi cassanop <edi_cassanop@...>
        Subject: Re: [islam-kristen] Re: Persyaratan yang tak masuk akal
        To: islam-kristen@yahoogroups.com
        Cc: edi_cassanop@..., "Tommy" <tommy_kds.upvc@...>
        Date: Tuesday, September 29, 2009, 5:06 AM

         
        kalau tentang ini sebenarnya yg paling ahli menjawab adalah hamba Tuhan yg secara spesifik membidangai pelayanan dibidang okultisme.
         
        Tapi saya mau coba jawab sedikit. pak tommy bisa juga lihat bagaimana seorg dukung bertempur mengusir setan dengan ilmu-ilmunya. Atau seorg dukun melawan dukun lain padahal mereka sama sama bagian dari dukun dan kerajaan setan.
         
        Intinya adalah bahwa setan sangat pintar menipu, kalau seadaniya tidak ada Alkitab maka tipuan setan akan semakin meraja lela. Alkitab menyebut bahwa setan juga menyamar sebagai malaikat terang karena itulah kita harus menguji setiap roh mana yg berasal dari allah dan yg bukan.
         
        Kalau kita belajar alkitab terkhusus hal-hal yg berhubungan dengan okultisme, pekerjaan setan dan segala dukun-dukunnya dan para normalnya, setan memiliki kerajaan dan sistem yg sistematis yg tujuan utamanya adalah penipuan terhadap manusia. Mereka saling memberitahu diatara satu tugas yg harus tunduk pada lucifir (iblis) pimpinan mereka.
         
        Jadi setan yg satu diusir keluar oleh sesuatu apakah itu dengan menggunakan alquran, ilmu-ilmu putih dan ilmu-ilmu hitam oleh setan lain yg juga menguasai org tersebut (tanpa diketahuinya) sementara mereka sebenarnya hanya bekerjasama.
         
        Maka apabila setan yg diusir dari seseorg dengan menggunakan quran, ilmu hitam, ilmu putih para normal, kijoko bodo dan semua golongan-golongan ini, maka org yg mengalami dan melihat itu akan semakin terikat kepada setan tersebut.
         
        Wah perlu kita bikin topik yah mengenai setang, okultisme, dan pekerjaannya? hehe, tapi kayaknya lebih bagus dulu manegani malaikatya.
         
        regards
        edi
         
         
         


        --- On Mon, 9/28/09, Tommy <tommy_kds.upvc@ yahoo.com> wrote:

        From: Tommy <tommy_kds.upvc@ yahoo.com>
        Subject: [islam-kristen] Re: Persyaratan yang tak masuk akal
        To: islam-kristen@ yahoogroups. com
        Date: Monday, September 28, 2009, 9:27 AM

         
        maaf sebelumnya kalo saya ingin bertanya :
        jika alquran bukan berasal dr allah, knp ada beberapa kyai bisa mengusir setan dgn baca2an alquran ?

        mohon pencerahan, thanks

        --- In islam-kristen@ yahoogroups. com, yongki iwan <tosti10@... > wrote:
        >
        >
        >
        > Persyaratan yang tak
        > masuk Akal :
        > Gereja Boleh berdiri
        > di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
        > (edi_cassanop@ ...)
        >
        > Suatu
        > hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi
        > untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di
        > negara tersebut. Karena jelas tidak ada
        > sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan
        > orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya
        > didengar dari mulut Muhammad, namun
        > tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya,
        > seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa
        > Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran
        > yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah.
        > Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna
        > dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya
        > hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan
        > ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa
        > Almaseh.
        >
        > 1. “Dan
        > karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra
        > Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula
        > menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa
        > bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan)
        > Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah
        > mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti
        > persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah
        > Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS.
        > an-Nisa’: 157-158).
        > 2. “(Ingatlah),
        > ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada
        > akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari
        > orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)
        > 1. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
        > 2. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)
        >
        > Dari
        > beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat
        > pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa
        > kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah
        > “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan
        > mewafatkan Engkau”.
        >
        > Banyak
        > kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang
        > akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya
        > anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point
        > ke 4 surat tentang para nabi membantah pendapat
        > tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4.. Sehingga terlihat
        > sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang
        > dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada
        > point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.
        >
        > Dari
        > sedikit pertentangan ini, yang saya baca
        > dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga
        > dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah
        > tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang
        > nabi.
        >



      • yongki iwan
        Saudara Seno yang terhormat, Menanggapi email saudara tanggal 28 September 2009 atas tanggapan anda terhadap email saya tentang persyaratan yang tak masuk
        Message 3 of 29 , Oct 1, 2009
        • 0 Attachment

          Saudara Seno yang terhormat,

          Menanggapi email saudara tanggal 28 September 2009 atas tanggapan anda terhadap email saya tentang persyaratan yang tak masuk akal, pengartian ayat-perayat  seperti yang saudara katakan tidak bisa, semua ini bukan saya yang mengartikan. Tetapi dari Al Quran yang ada, dimana setiap ayat selalu ada pengartiannya/terjemahaannya dalam bahasa Indonesia (silahkan saudara lihat Al Quran terbitan Dep Agama. Seperti saudara katakan ada kaitannya, itu persepsi saudara karena yang saya ulas dalam tulisan saya bukan yang ada kaitannya tetapi justru yang saling bertentangan. Disamping itu ulasan yang saya tulis adalah suatu alasan atau respon terhadap persyaratan yang diajukan oleh pemerintah Arab dan ini bukan suatu perdebatan. Kalau memang sudara katakan saya jadi pecundang, itu  adalah hak saudara sepenuhnya dan terserah bagaimana saudara menganggap saya.

          Pokok bahsan saya adalah “Persyaratan untuk mengakui Muhammad sebagai nabi”. Saya rasa disini saya tidak akan berpanjang lebar karena sudah saya ulas dengan jelas, dan secara sederhana supaya saudara mengerti Seluruh umat islam menolak Mirza Ghulam Ahmad, mengapa ditolak? Jawaban ini sederhana hanya ada 2 pointer yang menyebabkan penolakannya :

          1. Islam sudah memiliki seorang nabi
          2. Dengan melihat dan mempelajari ajaran2 Mirza Ghulam Ahmad (Ahmadiyah), dengan tegas umat Islam menolak.

          Begitu juga dengan penolakan nabi-nabi lain dan ajaran2 nya yang muncul yang kemudian dianggap sesat. Jadi penolakan seseorang untuk mengakui seseorang sebagai nabi sangatlah perlu melihat dari ajaran-ajaran yang diajarkannya. Apakah itu sesuai dengan iman yang dianutnya atau tidak.

           

          Persoalan ibadah yang saudara ulas disini, perlu saudara ketahui untuk umat kristiani menghadap kemana saja tidaklah masalah yang penting hati dan roh orang tersebut terarah/tertuju kepada Allah. Saudara Seno perlu saudara sadari bahwa cara-cara ibadah itu bukan ukuran untuk masuk surga, mungkin saudara sering atau pernah mendengar seseorang meninggal dikamar hotel pada saat sedang bersama-sama dengan seorang PSK, dan ternyata embel2 didepan nama orang itu tercantum gelar haji, dan sering melakukan ibadah.

           

          Persoalan mujizat, saya tidak membatasi pandangan saya terhadap mujizat2 yang terjadi, tapi dari uraian saudara menunjukan saudara tidak mengerti akan apa yang namanya mujizat. Mujizat disini adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang/manusia, yang sebenarnya perbuatan-perbuatan itu tidak dapat dilakukan oleh orang lain dan disini perlu adanya legitimasi dari masyarakat (ada masyarakat yang menonton/jadi saksi), dan tidak bisa diteliti secara ilmiah (dengan ilmu pengetahuan) Seperti halnya Yesus/Isa membangkitkan orang mati. Tetapi dalam uraian saudara  “dengan melihat anak saya keluar melaluivagina istri saya saja itu juga merupakan mujzat” Dari uraian ini saya mengatakan saudara tidak mengerti apa itu mujizat. Persoalan melahirkan liwat vagina itu sudah merupakan kodrat manusia, bahkan dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan ilmiah kelahiran sudah bisa melalui perut (caesar). Liwat vagina itu bukanlah suatu mujizat, karena disamping bisa dilakukan wanita pada umumnya, vagina itu dapat merenggang /melar sesuai ukuran kepala bayi yang akan keluar. Jadi segala sesuatu yang telah digariskan Allah dan merupakan kodrat manusia itu bukan mujizat, apakah kambing melahirkan sampai 3 ekor itu mujizat? Coba saudara diskusikan dengan rekan saudara. Kecuali Limbad dilindas mesin giling sampai di punggung nggak papa.

           

          Persoalan nyari2  ayat Al Quran yang menurut saya tidak benar untuk dipublis disini seperti saudara katakan, sama sekali itu tidak benar. Selama ini diskusi yang saya lakukan berangkat dari Yahoo Mesengger di chat Group, saat itu saya hanya merespon pernyataan2 yang terlihat mendiskriditkan iman kristen. Dari situlah setelah Room itu tidak ada muncul Group Islam-Kristen. Selama ini saya hanya berusaha memaparkan bagaimana pandangan tentang iman kristen terhadap yang dipercayainya. Namun kalau saya memakai ayat2 dari injil jelas rekan2 umat Islam tidak mau menerima atau menolak, Jadi supaya lebih obyektif saya menggunakan  Al Quran yang saya anggap suatu tulisan sejarah, yang didalamnya terdapat beberapa ayat yang mendukung kebenaran Injil dan iman kriatiani.

          Saya berikan suatu perumpamaan kepada saudara: Contoh tentang kerajaan majapahit dimana banyak terdapat tulisan2 beberapa periode mulai dari masih berdirinya majapahit sampai pada masuknya zaman kolonial.

           

          Demikian tanggapan saya terhadap email saudara

          Tuhan Memberkati

           


        • Maxi Iroth
            Salam,   Ikut nimbrung, baca sejarah islam yang sesungguhnya. dahulu umat islam kalau sholat semua menghadap ke mesjid arah Jerusalem. Belakangan atas
          Message 4 of 29 , Oct 1, 2009
          • 0 Attachment
             
            Salam,
             
            Ikut nimbrung, baca sejarah islam yang sesungguhnya. dahulu umat islam kalau sholat semua menghadap ke mesjid arah Jerusalem. Belakangan atas perintah Raja Saudi semua Kiblat Sholat orang islam arah ke Mekka. Jadi ada perobahan tergantung mood dan tafsirnya. Bagi saya islam memang agak delema dalam menjalankan ke islamannya.
             
            salam,
            MI
             


            --- On Tue, 9/29/09, Seno Wahab <seno4milist@...> wrote:

            From: Seno Wahab <seno4milist@...>
            Subject: Re: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
            To: islam-kristen@yahoogroups.com
            Date: Tuesday, September 29, 2009, 6:34 AM

             
            Ga bisa Al Quran diartiin ayat per ayat Bos, semua ada kaitannya. Saya juga tidak paham untuk masalah tafsir, coba didiskusiin sama Quraish Shihab aja soal ayat di bawah (yaa kalo punya nyali..)

            Menurut saya kalo cuma buat jadi perdebatan disini, cuma bikin Anda menjadi seorang PECUNDANG.

            Saya muslim dan dengan muslim seluruh dunia yang lainnya memiliki kesamaan dalam hal beribadah (Sholat). Semua sama...
            - Menghadap kiblat yang sama (jangan lagi-lagi diartiin nyembah Ka'bah ya Bos).
            - Bacaan dengan "bahasa" yang sama dalam Sholat.
            - Tata cara Sholat juga sama (jangan juga ngambil contoh beberapa oknum yang mencoba sholat dengan cara mereka juga yaa)
            - Subuh 2 rakaat, Zuhur 4 rakaat, Ashar 4 rakaat, Maghrib 3 rakaat dan Isya 4 rakaat semua umat Islam sama.

            Bagaimana dengan ibadah Anda? Apakah ibadah agama Anda juga seragam seperti Ibadah Sholat Umat Islam?
            Apakah menurut Anda bukan Mukjizat keseragaman beribadah yang kami miliki? Menurut Anda siapa yang bisa mengatur keseragaman itu, jika bukan "kebenaran yang Haqiqi"?

            Anda tahu ada berapa Gereja yang ada di TOMOHON, Manado? Dengan berhadap-hadapan saja cara beribadahnya sudah berbeda masing-masingnya. Apalagi dengan Gereja beda kota, Propinsi, Negara... Wah ga tau deh harus mengikuti yang mana. Bahkan bisa jadi kalau saya tanya dasar-dasar Anda beribadah mengikuti siapa, saya jamin Anda tidak punya jawabannya.. ..

            Atau mungkin menurut Anda Mukjizat itu cuma sebatas tongkat jadi ular, menghidupkan orang mati, dibakar tidak mati dan hal-hal yang mistis saja ya?

            Dengan melihat anak saya waktu lahir keluar melalui Vagina istri saya saja itu juga merupakan bagian dari Mukjizat koq.

            Yaa sekarang kalau memang menurut Anda, Agama Anda paling benar, silahkan jalankan saja sesuai dengan apa yang Anda anut. Koq ya sempet-sempetnya nyari-nyari ayat Al Quran yang menurut Anda tidak benar lantas di publish disini... Perbanyak ibadah aja ya Bos...




            2009/9/25 yongki iwan <tosti10@yahoo. com>
             

            Persyaratan yang tak masuk Akal :
            Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
             

            Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di negara tersebut.  Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar  dari mulut Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam  Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa Almaseh.

             

            1.      “Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS. an-Nisa’: 157-158).

            2.      “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)

            1. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
            2. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)

             

            Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan mewafatkan Engkau”.

             

            Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point ke  4 surat tentang para nabi membantah pendapat tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.

             

            Dari sedikit pertentangan ini, yang saya  baca dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.






            --
            Matur Nuwun Sanget..

            Seno Wahab

          • Tommy
            aneh bin ajaib....yang dibahas adalah selalu yang itu itu juga...selalu dibahas masalah trinitas mulu...bosen gw bacanya pada gak mudeng, yg ditanya selalu itu
            Message 5 of 29 , Oct 1, 2009
            • 0 Attachment
              aneh bin ajaib....yang dibahas adalah selalu yang itu itu juga...selalu dibahas masalah trinitas mulu...bosen gw bacanya pada gak mudeng, yg ditanya selalu itu itu ajah pd hal udah dijelasin berkali kali. Anak kecil aja kalo di jelasin lebih dr 2 kali itu namanya IQ nya agak eror...apa lagi ini org dewasa...bosen!!! bener2 bosen gw....

              pd hal gw ikut milis ini buat wawasan tp yg ada malah pertanyaan yg diulang ulang dan jawaban yang sama (abis mau dijawab apa lagi???).

              salam bosen,
              Tommy
              (ini nama bener gw dan gw gak pake inisial2 segala krn tujuan gw utk nambah wawasan dan bukan debat)

              --- In islam-kristen@yahoogroups.com, edi cassanop <edi_cassanop@...> wrote:
              >
              > Aneh juga anda ya, selalu anda paksakan pemikiran saudara ke Alkitab. Yah gak bakal yambung.
              >  
              > Tulisan Rasul Yohanes anda paksakan ke pemahaman saudara. Sudah jelaspun maknanya disana.
              >  
              > Anda katakan ditujukan ke paulus tulisan petrus. Rasul petrus malah mendukung semua ilham yg disampaiakn Tuhan lewat Rasul Paulus. Kalau mau bicara Alkitab yah jangan paksakan dong pemikiran quran. Sudah jelas bukan seperti yg anda tuduhkan kok mmasih berkutat.
              >  
              > Apa anda pikir bahwa paulus aja yg mengajrkan ketuhanan Kristus. Semua Rasul. Bahkan Rasul paulus belakangan dan bahkan ingin menghajar rasul-rasul ini dan semua org yg sudah menjadi pengikut yesus dan itulah awal titik balik paulus menjadi pengikut kristus dengan jabatan Rasul yg sama seperti rasul rasul terdahulu. Kenapa demikian, karena itulah yg Yesus katakan.
              >  
              > Neh baca bagaimana Rasul petrus menanggapi semua kitab yg diilhamkan Allah lewat rasul paulus. 2 petrus 3 : 14-16.
              >  
              > Lagipula, anda ini semua aneh, emang siapa yg gak mengajarkan tauhid. Emang siapa yg mengajarkan kekristenan sekarang tidak mentauhidkan atau mengesakan Tuhan.
              >  
              > Karena pemahaman keesaan dan ketauhidan Tuhan dalam konsep kekristenan yg berbeda dengan pemahaman anda, masakan anda mengatakan tidak tauhid.
              >  
              > apa anda pikir tritunggal menodai keesaan atau ketauhidan allah? kalau anda berpikir demikian sama seperti muslim lainnya, berarti anda tetap terikat dalam kebodohan mereka. Masih mau berkutat disini terus, masih ingin menundukkan makna keesaan dan ketahudian allah dibawah pemahamanmu? Ada banyak hal tetanng Allah yg tidak anda pahami seperti membalikan telapak tanganmu atau akalmu sebagai seorang ciptaan. Jangan kan tentang Allah, keesaanNya, ketauhdianNya, dalam hal didunia ini aza banyak yg tidak anda pahami.
              >  
              > Lagipula bodoh amat semua muslim jika beranggapan demikian. Uong sebelum agama yg anda ikuti lahir, kekristenan sudah lebih dahulu berjuang dalam mengahancurkan politeisme segala sesuatau yg mempertuhankan yg bukan Tuhan. Kekristenan sudah mengajarkan lebih dahulu keesaan tuhan setiap saat dalam doa dan hidupnya.
              >  
              > 1000 persen dan sejuta kalipun saudara berdiri diatas mimbar mengatakan bahwa kristen tidak mengajarkan tauhid dan keesaan Tuhan tetap dianggap seperti org gila dan sesat oleh org kristen karena tauhid dan keesaan tuhan dijunjung dalam kekrsitenan. Hanya pengertian tauhid dan keesaan Tuhan dalam konsep iman kekeristenan lebih luas dari penegrtian keesaan dan ketauhidan saudara. Karena pengertian yg anda bangun belum sampai kepada tibgkat pengertian keesaan allah yg ajaib dalam konsep kekristenan
              >  
              > Yg tidak bisa disangkal adalah bahwa dalam iman kristen semua yg anda ikuti palsu baik allahmu, tuhanmu, kitabmu dan nabimu dalam iman kristen semua adalah palsu. Mau apa lagi.
              >  
              > regrads
              > edi
              >
              >
              > --- On Mon, 9/28/09, Harpro <harpro31@...> wrote:
              >
              >
              > From: Harpro <harpro31@...>
              > Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              > To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>
              > Date: Monday, September 28, 2009, 3:24 AM
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              > Mari kita jabarkan,
              >  2 yoh 10 : 11-12,
              > Gak jelas kitabnya setahu saya 2 Yoh hanya ada satu pasal
              > 2Yoh 1: 10-12
              > Ajaran Yesus adalah tauhid, mengEsakan Allah SWT, jadi siapa yang datang tidak mengajarkan ke Esaan Allah SWT, berarti orang itu adalah Nabi palsu dan orang spt itu jangan diterima karena dapat menyesatkan seperti halnya Paulus.
              >  I Yoh 4 : 1-6,
              > 1.Setiap roh berasal dari Allah SWT, dan nabi palsu itu adalah Paulus yang telah mengubah ajaran tauhid menjadi ajaran polytheisme.
              > 2. Yesus Kristus artinya Yesus yang diurapi, diurapi sebagai apa??,  tentunya sebagai Nabi dan Nabi tentunya adalah manusia biasa dan beliau adalah satu satu dari para Nabi di dalam agama Islam.
              > 3. Sama dengan no.1
              > 4. Semua manusia adalah ciptaan Allah SWT
              > 5. Hal yang manusiawi
              > 6. Ini pernyataan yang lumrah.
              >  
              > Gal 1 : 6-9,
              > Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.
              > 2 Kor 11 : 14,
              > Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.
              > 2 Timoteus 4 : 3-4,
              > Ajaran palsu si Paulus, tidak sesuai untuk dibahas sebagai ajaran yang benar.
              > 2 petrus 2 : 1-2.
              > 1 dan 2 ditujukan kepada Paulus, karena Petrus tidak setuju dengan cara Paulus membajak ajaran Yesus untuk disampaikan kepada orang2 yang bukan Yahudi.
              >  
              > Tidak terlalu jelas bukan apa yang dikatakan kitab2 anda, kecuali ajaran2 palsu Paulus, yang perlu dikatakannya dengan jelas, agar orang lain dapat dipengaruhi untuk menjd sesat spt dirinya.
              > Alquran dengan jelas mengatakan siapa itu orang2 kafir dan bgmn perilaku mereka tdhp kitab2 mereka sendiri.
              >  
              > Hp
              >  
              >  
              >
              > From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
              > Sent: 28 September 2009 13:41
              > To: harpro31@...
              > Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              >  
              >
              >
              >
              >
              >
              > Sungguh banyak bung. Tapi semua buktipun anda tidak akan bisa menerimanya. Karena anda yg lebih baik malah menalukkan diri kepada seseorg yg tidak lebih baik dari anda. Itu aja dulu paling utama pikirkan. anda mengikuti alla dan nabi yg mengajari anda poigami, membunuh, dan lain - lain.
              >
              >  
              >
              > Saya sudah banyak juga membahas ini dengan saudara, saya udah pernah tulis mengenai muhammad, silahkan cek kembali. Saya juga sudah tulis 4 sesi mengenai alquran.
              >
              >  
              >
              > saya juga sudah serahkan kepada anda ayat-ayat termasuk matius 24 dan ajaran bahwa seorg nabi dikenal dari buahnya. Buah yg tidak baik tidak mungkin berasal dari buah yg tidak baik. Nabi yg berasal dari allah tidak mungkin memiliki tavbiat yg tidak baik. Tapi kalau mau lagi ayat yah silahkan baca aja contoh ini : 2 yoh 10 : 11-12, I Yoh 4 : 1-6, Gal 1 : 6-9, 2 Kor 11 : 14, 2 Timoteus 4 : 3-4, 2 petrus 2 : 1-2.
              >
              >  
              >
              > Dan masih banyak lagi. Namun nantis secara khusus pd topik Nabi palsu akan saya buat sistematis.
              >
              >  
              >
              > Sekarang saya masih fokus di artikel-artikel kecil tulisan saya mengenai Alquran. Dan baru selsai sesi IV. masih ada 3 sesi lagi menegnai quran.
              >
              >  
              >
              > regards
              >
              > ed
              >
              >  
              >
              >
              >
              > --- On Sun, 9/27/09, Harpro <harpro31@...> wrote:
              >
              >
              > From: Harpro <harpro31@...>
              > Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              > To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>
              > Date: Sunday, September 27, 2009, 10:56 PM
              >
              >
              > Mana buktinya di dalam Alkitab anda ada tertulis ajaran Islam spt yang anda sebut, jangan suka membajak kitab sendiri bung.
              >  
              > Hp
              >  
              >  
              >
              > From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
              > Sent: 28 September 2009 12:45
              > To: harpro31@...
              > Cc: edi_cassanop@...
              > Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              >  
              >
              >
              >
              >
              >
              > Ini bukan yg dikatakan Yesus tapi Muhammad. Ini bukan yg dikatakan kitab suci tapi kitab palsu. Ini bukan yg dikatakan Allah sejati tapi Allah palsu.
              >
              >  
              >
              > Sampai kapanpun umat islam dengan alasan-alasan pembelaannya bro, Alkitab tetap tegas mengatakan bahwa ajaran islam adalah ajaran setan. Gak bisa dipungkiri itu. Jadi gak bakal nyambung.
              >
              >  
              >
              > regards
              >
              > edi
              >
              > --- On Sun, 9/27/09, Harpro <harpro31@...> wrote:
              >
              >
              > From: Harpro <harpro31@...>
              > Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              > To: islam-kristen@yahoogroups.com, edi_cassanop@...
              > Date: Sunday, September 27, 2009, 10:20 PM
              >
              >
              > Peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi pada Rasululullah SAW bukan untuk memenuhi permintaan orang-orang kafir, tapi sebagai rahmat dan kemuliaan dari Allah bagi Rasul-Nya dan kaum Mukmin.
              > Dalam hal itu, misalnya peristiwa Isra' yang telah disebutkan dengan jelas dalam Al-Qur'an; dan Mi'raj yang diisyaratkan oleh Al-Qur'an dan disebutkan dalam hadis-hadis yang shahih. Turunnya para malaikat untuk mengukuhkan dan membela orang-orang yang beriman di Perang Badar, turunnya hujan untuk memberi minum dan membersihkan mereka, mengukuhkan kaki mereka pada saat hal itu tidak dialami oleh  kaum musyrikin, padahal mereka berada di dekat kaum Muslimin. Perlindungan Allah terhadap Rasul-Nya dan sahabatnya di dalam gua ketika hijrah, dan meskipun kaum musyrikin menemukan tempat itu, sehingga andaikata salah seorang dari mereka melihat ke bawah, tentulah Rasululullah SAW dan sahabat akan terlihat, spt yang tercantum dalam nash Al-Qur'an:
              >  
              > Firman Allah swt.:
              > "Maka Allah menurunkan ketenanganNya kepada (Muhammad) dan menolongnya dengan pasukan yang tidak dapat kamu lihat." (Q.s. At-Taubah: 40).
              >  
              > Mengenai QS 4:157-158 dan QS 3:55
              >  
              > Pada An-Nisaa 158 dijelaskan bhw Nabi Isa AS diangkat oleh Allah SWT ke langit, sedangkan pada Ali Imran 55 disebutkan Allah SWT akan menyampaikan ajal beliau, artinya adalah Nabi Isa AS belum wafat tapi ditidurkan dan kelak akan diwafatkan seperti manusia pada umumnya, jadi memang beliau tidak abadi, karena segala yang memiliki roh akan menemui ajalnya, sama spt manusia pada umumnya,  kita juga memilki roh yang ditiupkan Allah SWT kepada kita dan roh itulah yang menjadikan kita dapat hidup, sedangkan Allah SWT adalah dzat yang tidak memerlukan roh untuk hidup karena DIA adalah yang Maha Menghidupkan.
              >  
              > Diterangkan juga bhw pengikut Nabi Isa akan berada diatas orang-orang kafir, siapa itu orang kafir yang disebut di dalam Alquran?, mereka adalah:
              > 1. Yang berkata Nabi Isa AS adalah Tuhan
              > 2. Yang berkata Allah salah satu dari tiga.
              > 3. Ahli kitab dan orang musyrik
              >  
              > Kalau  anda termasuk dari yang tiga di atas , berarti anda bukan pengikut Nabi Isa AS, melainkan pengikutnya Paulus alias Paulinisme.
              > Kalau anda mengaku sebagai pengikutnya Nabi Isa AS, tentu anda akan melakukan apa-apa yang diperintahkan oleh beliau, seperti yang telah dikatakan dalam Alquran:
              >
              > QS 43:63-64
              > Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku".
              > Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.
              >
              > Kalau anda benar2 pengikut Nabi Isa AS yang setia tentu anda akan tetap menyembah Tuhan Yang Maha Esa/SATU TUHAN seperti telah diajarkan sejak dari kitab Taurat dan Injil yang asli, bukan menyembah manusia.
              >  
              > Hp
              >  
              >  
              >
              >
              > From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of yongki iwan
              > Sent: 25 September 2009 16:36
              > To: edi_cassanop@...; islam-kristen@yahoogroups.com
              > Cc: tosti10@...
              > Subject: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
              >  
              >  
              >
              >
              >
              >
              >
              >  
              > Persyaratan yang tak masuk Akal :
              > Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
              > (edi_cassanop@...)
              >  
              > Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di negara tersebut.  Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar  dari mulut Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam  Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan ayat
              > ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa Almaseh.
              >  
              > 1.      “Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS. an-Nisa’: 157-158).
              > 2.      “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)
              > 3.      Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
              > 4.      Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)
              >  
              > Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan mewafatkan Engkau”.
              >  
              > Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point ke  4 surat tentang para nabi membantah pendapat tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.
              >  
              > Dari sedikit pertentangan ini, yang saya  baca dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.
              >  
              >  
              >
              >
              >  
              >  
              >
            • Tommy
              salam bro, yup, yg saya lihat dan pahami adalah dgn ayat2 alquran bisa mengusir setan. mohon pencerahan, thanks
              Message 6 of 29 , Oct 1, 2009
              • 0 Attachment
                salam bro,

                yup, yg saya lihat dan pahami adalah dgn ayat2 alquran bisa mengusir setan.

                mohon pencerahan, thanks

                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, godam Ampuh <godamampuh@...> wrote:
                >
                > ikut nimbrung ya bung tommi
                >
                > sebenarnya pertanyaan anda tidak tepat kalau anda bertanya " jika alquran bukan berasal dr allah, knp ada beberapa kyai bisa mengusir setan dgn baca2an alquran ?" nah sebelum dijawab mungkin anda renungkan terlebih dahulu sebenarnya yang dapat mengusir setan Ayat Al Qur'an atau kuasa Allah ?.
                > Karena kalau anda baca lagi pertanyaan anda . berarti anda mengartikan bahwa dengan ayat Al Qur'an setan dapat di usir ? benarkah demikian ? bukankah yang dapat mengalahkan setan ada kekuatan ALLAH !.
                >
                >
                >
                >
                >
                > ________________________________
                > From: Tommy <tommy_kds.upvc@...>
                > To: islam-kristen@yahoogroups.com
                > Sent: Monday, September 28, 2009 11:27:38 PM
                > Subject: [islam-kristen] Re: Persyaratan yang tak masuk akal
                >
                >  
                > maaf sebelumnya kalo saya ingin bertanya :
                > jika alquran bukan berasal dr allah, knp ada beberapa kyai bisa mengusir setan dgn baca2an alquran ?
                >
                > mohon pencerahan, thanks
                >
                > --- In islam-kristen@ yahoogroups. com, yongki iwan <tosti10@ > wrote:
                > >
                > >
                > >
                > > Persyaratan yang tak
                > > masuk Akal :
                > > Gereja Boleh berdiri
                > > di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
                > > (edi_cassanop@ ...)
                > >
                > > Suatu
                > > hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi
                > > untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di
                > > negara tersebut. Karena jelas tidak ada
                > > sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan
                > > orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya
                > > didengar dari mulut Muhammad, namun
                > > tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya,
                > > seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa
                > > Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran
                > > yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah.
                > > Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna
                > > dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya
                > > hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan
                > > ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa
                > > Almaseh.
                > >
                > > 1. “Dan
                > > karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra
                > > Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula
                > > menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa
                > > bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan)
                > > Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah
                > > mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti
                > > persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah
                > > Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS.
                > > an-Nisa’: 157-158).
                > > 2. “(Ingatlah),
                > > ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada
                > > akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari
                > > orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)
                > > 1. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
                > > 2. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)
                > >
                > > Dari
                > > beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat
                > > pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa
                > > kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah
                > > “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan
                > > mewafatkan Engkau”.
                > >
                > > Banyak
                > > kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang
                > > akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya
                > > anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point
                > > ke 4 surat tentang para nabi membantah pendapat
                > > tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat
                > > sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang
                > > dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada
                > > point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.
                > >
                > > Dari
                > > sedikit pertentangan ini, yang saya baca
                > > dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga
                > > dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah
                > > tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang
                > > nabi.
                > >
                >
              • dedy
                The word Arabia is itself the abbreviation of a Sanskrit word. The original word is `Arabasthan . Since Prakrit `B is Sanskrit `V the original Sanskrit name
                Message 7 of 29 , Oct 1, 2009
                • 0 Attachment
                  The word Arabia is itself the abbreviation of a Sanskrit word. The original word is `Arabasthan'. Since Prakrit `B' is Sanskrit `V' the original Sanskrit name of the land is `Arvasthan'. `Arva' in Sanskrit means a horse. Arvasthan signifies a land of horses., and as well all know, Arabia is famous for its horses.

                  Ada masa di mana agama-agama hidup berdampingan, dan masa itu disebut zaman Jahiliyah.



                  --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Harpro" <harpro31@...> wrote:
                  >
                  > Sebaiknya anda jangan langsung percaya denagn alasan sentiment spt itu baca
                  > dulu berita yang sebenarnya baru kasih komentar.
                  >
                  >
                  >
                  > Menanggapi hal ini Pemerintah Saudi Arabia akhirnya berketapan hati menolak
                  > pendirian gereja di Mekkah. Dengan demikian, sampai kini di negara itu hanya
                  > boleh ada satu tempat beribadah, yaitu masjid. Gereja dan rumah ibadah lain
                  > tdak boleh didirikan.
                  >
                  > "Pendirian rumah ibadah lain selain Islam di Saudi akan jadi suatu hal yang
                  > sensitif," ujar Zaid Al-Hussein, Wakil Ketua Komisi Hak Asasi Manusia Saudi
                  > Arabia, kemarin.
                  >
                  >
                  >
                  > Saat ini di saudi mengacu pendapat Imam Hanbali yang menjadi acuan muslimin
                  > di Arab Saudi, yang melarang non-muslim masuk wilayah Hijaz yang meliputi
                  > Mekah, Madinah, Taif, dan Jeddah.
                  >
                  > Karena dalih fikih itu pula Arab Saudi berkali-kali menghukum pendatang
                  > non-muslim yang memasuki wilayah haramain (Mekah dan Madinah). Misalnya,
                  > menjelang musim haji baru lalu, sebuah koran Arab Saudi memberitakan seorang
                  > pengemudi asal Srilangka yang beragama Kristen harus dihukum karena memasuki
                  > wilayah haramain Madinah Al-Munawwarah.
                  >
                  > (Dakta.com)
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > Hp
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com]
                  > On Behalf Of maxl maxl
                  > Sent: 28 September 2009 19:40
                  > To: islam-kristen@yahoogroups.com
                  > Cc: edi_cassanop@...; tosti10@...
                  > Subject: Re: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > Pasti tak masuk akal sebab dibuat oleh yang tak mampu pakai akal (bahkan tak
                  > punya akal).
                  >
                  >
                  >
                  > 2009/9/25 yongki iwan <tosti10@...>
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > Persyaratan yang tak masuk Akal :
                  >
                  > Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
                  >
                  > (edi_cassanop@...)
                  >
                  >
                  >
                  > Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab
                  > Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan
                  > gereja di negara tersebut. Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda
                  > kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak.
                  > Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar dari mulut
                  > Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak
                  > pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari
                  > keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya
                  > penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana
                  > Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan
                  > oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat
                  > konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat
                  > yang menunjukan bahwa di dalam Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah,
                  > dan ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus
                  > Kristus/Isa Almaseh.
                  >
                  >
                  >
                  > 1. "Dan karena ucapan mereka: 'Sesungguhnya kami telah membunuh
                  > al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,' padahal mereka tidak membunuhnya
                  > dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang
                  > diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
                  > paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang
                  > dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh
                  > itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa
                  > yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah
                  > mengangkat Isa kepadanya." (QS. an-Nisa': 157-158).
                  >
                  > 2. "(Ingatlah), ketika Allah berfirman: 'Hai Isa, sesungguhnya Aku akan
                  > menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta
                  > membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. " (QS. Ali 'Imran: 55)
                  >
                  > 3. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan
                  > mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari
                  > orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka
                  > yang kafir hingga hari kiamat."
                  >
                  > 4. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum
                  > kamu (muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al
                  > Anbiyaa 34)
                  >
                  >
                  >
                  > Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat
                  > terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah
                  > mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya
                  > terdapat janji Allah "menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya" begitu juga
                  > dengan poin ke 3 "Aku akan mewafatkan Engkau".
                  >
                  >
                  >
                  > Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada
                  > saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal.
                  > Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama
                  > sekali, bahkan pada point ke 4 surat tentang para nabi membantah pendapat
                  > tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat
                  > sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten
                  > atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak
                  > mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun
                  > sebelum Muhammad hidup abadi.
                  >
                  >
                  >
                  > Dari sedikit pertentangan ini, yang saya baca dalam Al Quran saya tidak
                  > mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani
                  > lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar,
                  > bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.
                  >
                • silk_road_75
                  hehehe... udah biasa bung Harpro.... beberapa gelintir umat beragama yg over fanatik memang biasanya selalu begitu. segala sesuatu yg mengusiknya atau tdk
                  Message 8 of 29 , Oct 1, 2009
                  • 0 Attachment
                    hehehe... udah biasa bung Harpro....

                    beberapa gelintir umat beragama yg over fanatik memang biasanya selalu begitu. segala sesuatu yg mengusiknya atau tdk sesuai dg jalan pikirannya selalu dikait2 kan dg polemik keagamaan. Kadang memang ada yg murni curahan hati, ada yg murni salah paham, tapi yang lebih banyak memanfaatkannya / menunggangi moment itu utk tujuan2 tertentu. Saya sempat membaca tautan2 yg direkomendasikan mengenai topik ini.DAri 3 tautan yg direkomendasikan, cuma 1 yg menyampaikan bahwa "ijin gereja diberikan apabila Muhammad di akui sbg nabi." itupun situs yg headlinenya ada foto Paus Benedictus. Saya sendiri ragu akan kebenaran beritanya. yach, namanya juga media, paling enak dijadikan alat propaganda dan hasut. 2 situs selebihnya menyampaikan alasan pemerintah Arab SAudi yg sama dg postingan anda dibawah.

                    Namanya juga manusia, klo untuk kepentingan kelompoknya pasti gembar-gembor. tapi klo menyangkut kepentingan kelompok lain apalagi yg dianggap pesaing, bungkam. Pernahkah saudara2 Kristiani mengkritik Pemerintah Singapura yg melarang "Adzan" dikumandangkan? padahal Adzan itu adalah pengingat waktu dan sekaligus panggilan beribadah bagi umat muslim. Alasannya cuma, bising, mengganggu lingkungan. hehehe...pdhl Adzan itu nggak sampai 10 menit. dan cuma 5 kali dalam sehari. Alasan yg mengada-ngada.

                    Pemerintah Arab SAudi tdk melarang praktek ibadah Kristiani, hanya melarang pendirian gerejanya saja krn memang Arab SAudi adalah central image Islam. hal ini harusnya bisa dimaklumi.sejujurnya, klo menilik dari sejarah Kristiani, apakah Gereja adalah memang tempat ibadah yg dibangun dan digunakan YEsus dan murid2 nya? SAya yakin tidak. Sekarang bandingkan dg negara tetangga kita Singapore yg melarang muadzin 'memanggil umat muslim' utk beribadah. Bukankah itu bisa dianggap pelanggaran HAM ? tindakan mempersulit umat beragama menjalankan salah satu syariatnya? lalu mana suara2 orang2 ini. Hahahaha... sudahlah Bung Harpro, nggak usah ditanggapi. Biarkan saja. ditanggapi pun cuma bikin debat kusir tdk berujung. Buang-buang waktu utk topik yg tdk bermutu.:)

                    Wassalam



                    --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Harpro" <harpro31@...> wrote:
                    >
                    > Sebaiknya anda jangan langsung percaya denagn alasan sentiment spt itu baca
                    > dulu berita yang sebenarnya baru kasih komentar.
                    >
                    >
                    >
                    > Menanggapi hal ini Pemerintah Saudi Arabia akhirnya berketapan hati menolak
                    > pendirian gereja di Mekkah. Dengan demikian, sampai kini di negara itu hanya
                    > boleh ada satu tempat beribadah, yaitu masjid. Gereja dan rumah ibadah lain
                    > tdak boleh didirikan.
                    >
                    > "Pendirian rumah ibadah lain selain Islam di Saudi akan jadi suatu hal yang
                    > sensitif," ujar Zaid Al-Hussein, Wakil Ketua Komisi Hak Asasi Manusia Saudi
                    > Arabia, kemarin.
                    >
                    >
                    >
                    > Saat ini di saudi mengacu pendapat Imam Hanbali yang menjadi acuan muslimin
                    > di Arab Saudi, yang melarang non-muslim masuk wilayah Hijaz yang meliputi
                    > Mekah, Madinah, Taif, dan Jeddah.
                    >
                    > Karena dalih fikih itu pula Arab Saudi berkali-kali menghukum pendatang
                    > non-muslim yang memasuki wilayah haramain (Mekah dan Madinah). Misalnya,
                    > menjelang musim haji baru lalu, sebuah koran Arab Saudi memberitakan seorang
                    > pengemudi asal Srilangka yang beragama Kristen harus dihukum karena memasuki
                    > wilayah haramain Madinah Al-Munawwarah.
                    >
                    > (Dakta.com)
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > Hp
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com]
                    > On Behalf Of maxl maxl
                    > Sent: 28 September 2009 19:40
                    > To: islam-kristen@yahoogroups.com
                    > Cc: edi_cassanop@...; tosti10@...
                    > Subject: Re: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > Pasti tak masuk akal sebab dibuat oleh yang tak mampu pakai akal (bahkan tak
                    > punya akal).
                    >
                    >
                    >
                    > 2009/9/25 yongki iwan <tosti10@...>
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > Persyaratan yang tak masuk Akal :
                    >
                    > Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi
                    >
                    > (edi_cassanop@...)
                    >
                    >
                    >
                    > Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab
                    > Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan
                    > gereja di negara tersebut. Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda
                    > kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak.
                    > Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar dari mulut
                    > Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak
                    > pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari
                    > keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya
                    > penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana
                    > Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan
                    > oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat
                    > konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat
                    > yang menunjukan bahwa di dalam Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah,
                    > dan ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus
                    > Kristus/Isa Almaseh.
                    >
                    >
                    >
                    > 1. "Dan karena ucapan mereka: 'Sesungguhnya kami telah membunuh
                    > al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,' padahal mereka tidak membunuhnya
                    > dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang
                    > diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
                    > paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang
                    > dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh
                    > itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa
                    > yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah
                    > mengangkat Isa kepadanya." (QS. an-Nisa': 157-158).
                    >
                    > 2. "(Ingatlah), ketika Allah berfirman: 'Hai Isa, sesungguhnya Aku akan
                    > menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta
                    > membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. " (QS. Ali 'Imran: 55)
                    >
                    > 3. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan
                    > mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari
                    > orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka
                    > yang kafir hingga hari kiamat."
                    >
                    > 4. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum
                    > kamu (muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al
                    > Anbiyaa 34)
                    >
                    >
                    >
                    > Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat
                    > terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah
                    > mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya
                    > terdapat janji Allah "menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya" begitu juga
                    > dengan poin ke 3 "Aku akan mewafatkan Engkau".
                    >
                    >
                    >
                    > Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada
                    > saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal.
                    > Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama
                    > sekali, bahkan pada point ke 4 surat tentang para nabi membantah pendapat
                    > tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat
                    > sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten
                    > atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak
                    > mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun
                    > sebelum Muhammad hidup abadi.
                    >
                    >
                    >
                    > Dari sedikit pertentangan ini, yang saya baca dalam Al Quran saya tidak
                    > mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani
                    > lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar,
                    > bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.
                    >
                  • Harpro
                    Bung Edi, Hati2 bung kalau bicara ttg orang sesat, apa kategori orang sesat di dalam ajaran Yesus, apakah ada tertulis di dalam injil bhw Islam adalah sesat
                    Message 9 of 29 , Oct 2, 2009
                    • 0 Attachment

                      Bung Edi,

                       

                      Hati2 bung kalau bicara ttg orang sesat, apa kategori orang sesat di dalam ajaran Yesus, apakah ada tertulis di dalam injil bhw Islam adalah sesat dihadapan ajaran Yesus?

                      Islam percaya kepada Tuhan Penciptata Alam Semesta yaitu Allah SWT, yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNYA, percaya kepada kitab2 Allah SWT yaitu: Taurat, Zabur , Injil dan Alquran, percaya kepada para Nabi dan Rasul Allah SWT, yang salah satunya Nabi Isa AS yang anda sembah, masih menjalankan hukum2 yang yang ada sejak masa Nabi Ibrahim AS dengan syariat yang sesuai yang diterima Rasulullah SAW.

                      TTg konsep ketuhanan yang anda salah fahami, bagi Islam yang ada hanya SATU TUHAN, sedangkan Yesus adalah utusanNYA dan Roh Kudus adalah Malaikat Jibril, jadi yang mana diantara keyakinan anda yang umat Islam tidak percaya adanya, hanya cara pemahaman saja yang berbeda dan itu yang Islam katakan sesat pada ahli kitab.

                       

                      Tidak ada satu kategoripun pada umat Islam sehingga anda dapat katakan sesat, apa kata Injil anda ttg orang sesat?, apakah orang2 yang menyembah kepada Tuhan YME, Yang tiada sekutu bagiNya , yang masih menjalankan syariat para Nabi yang dikatakan sesat, ataukah orang2 yang menyembah manusia dan membuang semua syariat Nabi yang dikatakan bertauhid??

                       

                      Apakah benar Petrus mendukung ajaran Paulus?

                      Bahkan Paulus menentang pewaris da’wah Yesus, yaitu Petrus (Matius 16:18; Galatia 2:11), kemudian Paulus menyebut Barnabas sebagai orang yg mengikuti kemunafikan Yahudi (Galatia 2:13). Paulus melakukan pembunuhan karakter terhadap para penentangnya dengan penilaian subyektif terhadap perbuatan para penentangnya. Mirip sekali dengan tukang gosip yang suka membicarakan orang lain berdasarkan penilaiannya semata atas perbuatan orang yang ia gunjingkan.

                      Kalau Paulus memang memelihara hubungan baik dengan tiga soko guru, dia mestinya memberitakan injil yang sejalan dengan injil yang diberitakan para soko guru tsb, khususnya Yakobus, yakni injil yang mewajibkan orang Kristen non-Yahudi untuk mengamalkan Hukum Taurat, injil yang nomistik. Tetapi, kenyataannya Paulus memberitakan injil yang anti-nomistik, maka hubungan dekatnya dengan tiga soko guru tsb diragukan atau dipertanyakan, sangat tidak masuk diakal kalau tulisan dukungan untuk Paulus itu ditulis oleh Petrus.

                       

                      Saya sudah menemukan kebenaran di dalam agama Islam, suatu ajaran yang lengkap yang memiliki sebuah nama yang diberikan oleh Allah SWT, bukan ajaran yang namanya pun gak jelas.

                       

                      Sudah banyak bukti orang Kristen mengahalkan segala cara untuk merekrut orang2 agar menjadi Kristen, al Kaligrafi kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan pendidikan Kristen berkedok Sufi itu hanyalah sekelumit sampel untuk membuktikan bahwa Gerakan Kristenisasi berkedok Islam itu benar-benar realita, bukan isu.

                      Apakah cara2 ini tidak anda katakan sebagai mencari pengikut, apakh cara dibawh ini dapat anda katakan sebagai berjuang menegakkan kebenaran?

                      1. Pemurtadan dengan cara perkawinan.

                      2. Pemurtadan dengan cara diculik, dihamili dan dimurtadkan.

                      3. Pemurtadan dengan cara menjanjikan pekerjaan, kursus atau beasiswa.

                      4. Pemurtadan berkedok kemanusiaan di desa-desa terpencil/ bencana alam.

                      5. Pemurtadan dengan cara menerbitkan buku-buku Kristen tapi berkedok Islam.

                       

                      Anda tidak merasa bhw yang anda jalani bukan ajaran Yesus lagi, seharusnya anda lihat yang anda jalankan adalah ajaran yang berdasarkan ajaran2 Paulus, karena anda tidak merasa sudah disesatkan oleh Paulus.

                       

                      Orang2 Yahudi menjalankan perintah Taurat bukan sebagai adat-istiadat tapi itu adalah ajaran dari Allah SWT dan tertulis di dalam Taurat, spt hal yang dilakukan oleh Yesus thdp ajaran Taurat. Jadi itu bukan seperti anggapan anda yang mengakatakan persoalan adat-istiadat.

                       

                      Apa itu kitab Kisah Para Rasul?

                      Dalam naskah-naskah terdahulu, Kitab ini pernah dikenal dengan nama-nama seperti “Injil Roh Kudus”, “Injil Kebangkitan”,dll. (wikipedia.com). Sebenarnya judul “Kisah Para Rasul” kurang tepat diatributkan kepada kitab ini karena yang menjadi tokoh utama kitab ini hanyalah Paulus dan Petrus. Porsi yang didapatkan Petrus atau murid Yesus lainnya pun lebih sedikit daripada yang diberikan sang penulis terhadap Paulus. Penempatan kedua orang tersebut sebagai tokoh sentral masih dirasa kurang pas mengingat pada pasca kematian Yesus, orang terpenting dalam pengembangan agama Yahudi-Kristen adalah Yakobus, saudara Yesus, sekaligus pemimpin Gereja Jerusallem. Namun peranannya seakan-akan sengaja dilupakan oleh Gereja. Perjanjian Baru-pun hanya memuat satu surat yang dianggap ditulis olehnya, sisanya didominasi oleh tulisan-tulisan Paulus dan penulis anonim.

                       

                      Anda ingin mengambil kisah Paulus yang mengkhayal sebagai Rasul dan banyak kontradiksinya ini?

                      Kisah Rasul 9: 7:

                      Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.

                       

                      Kisah Rasul 22:9

                      Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.

                       

                      Bisa dilihat sekarang, di Kisah Rasul 22 Paul teman seperjalannya melihat cahaya, namun tidak mendengar suara apapun!, kemudian pada Kisah Rasul 9 Paul mengatakan temannya tidak melihat siapapun, namun mendengar suara! Ini jelas-jelas sebuah informasi yang kontradiktif, sulit sekali untuk mengatakan sebaliknya. Maka, informasi singkat telah menodai keseluruhan pengakuan Paulus, kontradiksi ini membawa kepada kesimpulan bahwa informasi Paulus pantas diragukan atau malah ditolak sama sekali, maka sudah cukup untuk bagi siapa pun mencapnya sebagai pembual.

                       

                      Bagi orang2 yang tidak mengetahui apa itu Tuhan dapt dengan mudah membuat aturan2 yang tidak bersifat keTuhanan, mana mungkin ada sesuatu yang mempunyai permulaan/ silsilah akan menjadi ilahi, kalau itu sampai terjadi hancur lah dunia ini, mungkin seharusnya Melkisedek yang anda jadikan Tuhan, karena berdasarkan Paulus, dia adalah orang yang tidak memilki awal dan akhir, saya jadi berfikir, sebenarnya tuhan anda itu ada berapa??

                       

                      Apakah Joh 8:56-58 membuktikan kalau Yesus adalah Tuhan?

                      Kenapa Yesus berkata `Aku' telah ada? Ingat lah Keluaran 3:13 :
                      Lalu Musa berkata kepada Allah, "Tetapi apabila aku mendapatkan orang  Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus  aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-
                      Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?" Firman Allah kepada  Musa, "AKU ADALAH AKU." Firman-Nya lagi, "Beginilah kau (Musa)  katakan kepada orang Israel (umatmu) itu: "AKULAH AKU" (yang) telah
                      mengutus aku kepadamu."

                      Jadi maksud Aku di dalam Joh 8:56-58 adalah Tuhan YME dan bukan sbg kata ganti diri Yesus, Yesus hanya mengulang firman Allah SWT kepadanya.

                       

                      Hp

                       

                       

                      ·         From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
                      Sent: 29 September 2009 21:26
                      To: harpro31@...; islam-kristen@yahoogroups.com
                      Cc: edi_cassanop@...
                      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

                       

                      Bung Harpo

                      Org sesat memang selalu akan menyalahgunakan berbagai ayat dalam alkitab seperti yg anda buat. Meskipun artinya jelas bukan seperti yg anda tulis, tetapi sipenyesat lebih memilih bertindak seolah-olah bodoh demi tujuannya daripada mengakui kebenaran. Ayat pada 2 petrus uong jelas banget artinya bahkan oleh anak TK sekalipun, kok malah anda buat petrus membuatnya supaya paulus berhenti ajaran palsunya. Andalah salah satu yg dimaksudkan dalam ayat itu. Baca baik-baik. ..." Sperti juga paulus, saudara kita yg kekkasih telah menulis kepadamu menurut HIKMAT YG DIKARUNIAKAN KEPADANYA. hal itu dibuatnya dalam SEMUA SURATNYA, apabila ia bicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yg sukar dipahami sehingga org-org yg tidak memhaminya dan yg tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri sama sperti yg mereka buat dengan TULISAN-TULISAN lain. Uong jelas maknanya disini kok, kok anda sepertinya anda paksakan supaya Paulus berhenti mengajar ajaran sesat.

                       

                      Kalau mau menemukan kebenaran anda harus siap dan jangan berbohong atau menipu meskipun itu menyakitkan bagimu.

                       

                      Org kristen tidak pernah berjuang untuk mencari pengikut dengan cara seperti yg anda katakan. Org kristen berjuang dalam mengakkan kebenaran meski dunia ini membencinya dan berusaha meruntuhkannya seperti yg sudah dinyatakan dalam sejarah. Org kristen lebih baik sedikit daripada memelihara org yg sesat. Dan itu dibuktikan sepanjang zaman jadi bukan seperti klaim anda demi menghindari perpecahan. Org kristen tidak pernah kompromi dengan kesesatan walau sekecil apapun.

                       

                      Konsili pertama di Yerusalem bukan karena perpecahan yg anda tuduhkan. tetapi karena ada sebagian org yahudi yg baru masuk kristen datang keantiokia dan mengatakan bahwa org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi. Kalau anda baca dikisah 15, betapa bijaksananya para jemaah antiokia agar Rasul paulus pergi keyerusalem untuk bertemu dengan rasul-rasul lain. Kejadian ini bukan mengenai doktrin tetapi adat yg ingin dimasukkan oleh org yhaudi yg baru kristen itu sebagai kewajiban kepada org kristen yg bukan yahudi. Karena persaudaraan antar kristen yahudi dan kristen non yahudi harus tetap dijaga, maka hal yg menyangkut adat istiadat inipun disidangkan dengan tujuan apakah org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi atau tidak. Disampin itu ajaran-ajaran sesat ini mulai memerpelemah pengorbanan kristus, mereka mengatakan bahwa disamping menjadi pengikut kristus, mereka harus memelihara adat-istiadat yahudi baru diselamtkan. Sekali lagi saya garisbawahi. "BUKAN DOKTRIN yg dipermaslahkan disini, tetap ADAT ISTIADAT YAHUDI ". 

                       

                      Yesus yg memnagngil Paulus menjadi Rasul (kis 9 1-19, dan yesus yg mengatakn kepad ananias bahwa Paulus adalah jg alat pilihan bagiNya sama seperti rasul-rasul lain kis 9 : 10-19, kis 13 : 2) dan yg kepadanya juga diberikan banyak dapat melakukan muzizat yg menguatkan kerasulannya sama seperti rasul yang lain) tidak akan mengijinkan dia tersesat. Bahkan ia juga bersama sama mengabarkan Injil bersama petrus hingga keroma (sejarah gereja) dan mati syahid bersama petrus disana. Satu hal yg anda pikirka mengenai Rasul Paulus, senadainya Rasul Paulus sesat dan palsu seperti tuduhan anda, maka Paulus akan menjadi sahabat karib bagi Romawi dan akan menjadi sahabat karib bagi yahudi karena Romawi dan Yahudi sama-sama benci dengan Nama Yesus yg diberitakan sebagai Tuhan yg menjadi manusia, firman allah yg menjadi manusia, mesias, raja yg akan datang sangat dibenci oleh romawi dan yahudi ketika itu. Maka dia tidak akan diburu habis-habisan sama kedua kelompok ini, tetapi karena apa yg diberitakan ternyata sama dengan yg diberitakan oleh rasul-rasul terdahulu itu maka Pauluspun turut serta menderita.

                       

                      Disamping itu anda juga harus berpikir, terlalu bodoh kalau anda berpikir seperti pendahulu-pendahulu anda, Yg memaksakan pemikiran quran kepada Alkitab.

                       

                      Yg mengangap itu masalah kan anda dan org-org yg tidak mempercayinya. Justru anda yg harus berpikir ulang, org kristen tidak akan mau mengalami perpecahan kalau tujuannya untuk mencari pengikut, tetapi karena kebenaran dan dktrin yg benar dibela maka lebih baik pecah dengan org-org atau pengajar-pengajar palsu.

                       

                      Kalau anda ikuti semua sejarah pengajar-pengajar palsu yg coba menyesatkan gereja andapun akan tahu doktrin apa yg mereka ajarkan.

                       

                      Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (tafsiran anda : “yang permulaannya”, artinya seorang yang disebut itu adalah manusia, karena ada permulaannya, sedangkan Yang Maha Esa tidak ada permulaan dan tidak ada akhir.

                      Kemudian orang yang memiliki permulaan inilah yang anda sembah sbg tuhan, mana unsur tauhid yang anda katakan itu??).

                       

                      Kalau tidak tahu makna ayat sebaiknya bertanya apa maknanya jangan menjadi penerus ahmad deedad. Mengikuti analogi anda, yang anda katakan bahwa itu manusia, emang siapa manusia yg permulaannya sudah sejak dahulu kala, sudah sejak purba kala? Emang siapa manusia seperti itu? Adanya manusia seperti yg anda maksud yg permulaannya sudah ada sejak dahulu kala dan sudah ada sejak purbakala yg lahir dari maria? Kalau anda mengatakan ada berarti anda, betapa pikiran anda semakin disesatkan.

                       

                      Ayat itu dalam bahasa aslinya adalah " VE'ATA BEIT-LEKHEM EFRATA TSAIR LIHYOT BEALFEI YEHUDA MIMKHA LI YETSE LIHYOT MOSHEL BEYISRA'EL UMOTSAOTAV MIKEDEM MIMEI OLAM. Permulaannya yg anda kutif dalam bahasa ibraninya adalah " UMOTSAOTAV" artinya "keluarnya". Jadi yg keluarnya sudah sejak purbakala, sejak zaman dahulu kala.

                       

                      Ayat ini menggabrkan bahwa dia yg akan memerintah itu adalah yg Ilahi. Jadi dia yg akan lahir menjadi manusia itu adalah dia yg ilahi. Permulaan dalam kata ibrani juga sering menggunakan kata beresit yang artinya sebelum segala sesuatu ada. Tetapi tanpa dikutipn kata ibraninya anda seharunsya mengerti tentang makna permnulaan itu karena ada kata selanjutnya ..yakni " Sudah sejak dahulu kala" . Sudah sejak dahulu kala, sejak purbakala disini dalam bahas teologis memiliki makna yg tidak berawal dan tidak berakhir dan sering juga disebut sebagai alfa dan omega ketika melukiskan yg tidak berawal dan yg tidak berakhir itu (tuhan) dalam bahasa teologis.

                       

                      Dalam Yohanes 8 : 56-58 juga yesus mengatakan tentang keilahiannya. Ia berkata ......" Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abrahim jadi, Aku telah ada".Dan akibat perkataannya ini org yahudi menganggap Dia menhujat Allah karena hanya Allah yg bisa berkata demikian sementara mereka berpikir yesus itu hanya manusia bagaimana Ia yesus berani mengatakan demikian, karena penghujatan yg dilakukan oleh Yesus ini menurut yahudi, mereka ingin melemparinya dengan batu.

                       

                      Dalam bahasa yunani ayat itu adalah "  ειπεν αυτοις ο ιησους αμην αμην λεγω υμιν πριν αβρααμ γενεσθαι εγω ειμι "


                      Translit. interlinear, eipen {berkata} autois {kepada mereka} ho iêsous {Yesus} amên {sesungguhnya} amên {sesungguhnya} legô {Aku berkata} humin {kepadamu} prin {sebelum} abraam {Abraham} genesthai {ada/ menjadi/ eksis (lahir)} egô {Aku} eimi {Ada}.

                      Dalam kata ini Ego Eimi (aku ada) yg yesus katkan adalh timeless being, tidak terikat dengan waktu.

                       

                      Dalam bahasa ibrani ayat itu adalah " "Rebbe, Melech HaMoshiach said to them, 'Omein, omein, (I say to you), before Avraham came (into being), Ani hu.'"

                      Ani Hu אֲנִי־הוּא dalam bahasa ibrani (ego eimi/aku ada) adalah kata-kata yg selalu digunukan YHWH untuk merujuk keberadaannya yg Illahi yg tidak berawal dan tidak berakhir.

                       

                      Emang anda pikir org kristen mau mempertuhankan kristus kalau ia hanya manusia seperti klaim anda. Yg tidak pernah anda pikirkan adalah bahwa hanya karena KasihNya buat saudarlah makanya Ia rela menjadi manusia melalu bunda maria.

                       

                      Tidak perlu anda jelaskan tentang keesaan yg anda pahami, org kristen yg baru belajar kitabpun tahu kalau itu adalah sifat TUhan. Yang tidak anda tahu adalah bahwa keesaan Allah itu tidak hanya seperti yg anda ungkapkan.

                       

                      Masih memaksakan tafsir sesat lagi?

                       

                      regards

                      edi



                      --- On Tue, 9/29/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


                      From: Harpro <harpro31@...>
                      Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                      To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>, islam-kristen@yahoogroups.com
                      Date: Tuesday, Septembe

                      (Message over 64 KB, truncated)

                    • Harpro
                      Raja Saudi,….??? Keemiran dinasti Saud, berjalan sejak abad ke 14 M. Kekuasannya berpusat di kota kuno Dariyah (dekat Riyadh sekarang). Islam dengan syariat
                      Message 10 of 29 , Oct 2, 2009
                      • 0 Attachment

                        Raja Saudi,….???

                        Keemiran dinasti Saud, berjalan sejak abad ke 14 M. Kekuasannya berpusat di kota kuno Dariyah (dekat Riyadh sekarang).

                         

                        Islam dengan  syariat yang dibawa Rasulullah SAW sudah ada di Arab sejak abad ke 7, terus maksud anda raja Saudi yang mana???

                        Perpindahan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram terjadi pada tahun ke 2 H dan hali terjadi saat Rasulullah SAW berada di Madinah,sedangkan Mekkah baru ditaklukkan pada tahun ke 8 H

                         

                        Hp

                         

                         

                         

                         

                         

                        From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of Maxi Iroth
                        Sent: 01 Oktober 2009 19:54
                        To: islam-kristen@yahoogroups.com
                        Subject: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

                         

                         

                         

                        Salam,

                         

                        Ikut nimbrung, baca sejarah islam yang sesungguhnya. dahulu umat islam kalau sholat semua menghadap ke mesjid arah Jerusalem. Belakangan atas perintah Raja Saudi semua Kiblat Sholat orang islam arah ke Mekka. Jadi ada perobahan tergantung mood dan tafsirnya. Bagi saya islam memang agak delema dalam menjalankan ke islamannya.

                         

                        salam,

                        MI

                         



                        --- On Tue, 9/29/09, Seno Wahab <seno4milist@...> wrote:


                        From: Seno Wahab <seno4milist@...>
                        Subject: Re: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                        To: islam-kristen@yahoogroups.com
                        Date: Tuesday, September 29, 2009, 6:34 AM

                         

                        Ga bisa Al Quran diartiin ayat per ayat Bos, semua ada kaitannya. Saya juga tidak paham untuk masalah tafsir, coba didiskusiin sama Quraish Shihab aja soal ayat di bawah (yaa kalo punya nyali..)

                        Menurut saya kalo cuma buat jadi perdebatan disini, cuma bikin Anda menjadi seorang PECUNDANG.

                        Saya muslim dan dengan muslim seluruh dunia yang lainnya memiliki kesamaan dalam hal beribadah (Sholat). Semua sama...
                        - Menghadap kiblat yang sama (jangan lagi-lagi diartiin nyembah Ka'bah ya Bos).
                        - Bacaan dengan "bahasa" yang sama dalam Sholat.
                        - Tata cara Sholat juga sama (jangan juga ngambil contoh beberapa oknum yang mencoba sholat dengan cara mereka juga yaa)
                        - Subuh 2 rakaat, Zuhur 4 rakaat, Ashar 4 rakaat, Maghrib 3 rakaat dan Isya 4 rakaat semua umat Islam sama.

                        Bagaimana dengan ibadah Anda? Apakah ibadah agama Anda juga seragam seperti Ibadah Sholat Umat Islam?
                        Apakah menurut Anda bukan Mukjizat keseragaman beribadah yang kami miliki?
                        Menurut Anda siapa yang bisa mengatur keseragaman itu, jika bukan "kebenaran yang Haqiqi"?

                        Anda tahu ada berapa Gereja yang ada di TOMOHON, Manado? Dengan berhadap-hadapan saja cara beribadahnya sudah berbeda masing-masingnya. Apalagi dengan Gereja beda kota, Propinsi, Negara... Wah ga tau deh harus mengikuti yang mana. Bahkan bisa jadi kalau saya tanya dasar-dasar Anda beribadah mengikuti siapa, saya jamin Anda tidak punya jawabannya.. ..

                        Atau mungkin menurut Anda Mukjizat itu cuma sebatas tongkat jadi ular, menghidupkan orang mati, dibakar tidak mati dan hal-hal yang mistis saja ya?

                        Dengan melihat anak saya waktu lahir keluar melalui Vagina istri saya saja itu juga merupakan bagian dari Mukjizat koq.


                        Yaa sekarang kalau memang menurut Anda, Agama Anda paling benar, silahkan jalankan saja sesuai dengan apa yang Anda anut. Koq ya sempet-sempetnya nyari-nyari ayat Al Quran yang menurut Anda tidak benar lantas di publish disini... Perbanyak ibadah aja ya Bos...




                        2009/9/25 yongki iwan <tosti10@yahoo. com>

                         

                         

                        Persyaratan yang tak masuk Akal :

                        Gereja Boleh berdiri di Arab Saudi Jika Mengakui Muhammad sebagai Nabi

                         

                        Suatu hal yang mustahil untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Arab Saudi untuk mengakui Muhammad adalah seorang nabi, jika ingin mendirikan gereja di negara tersebut.  Karena jelas tidak ada sama sekali tanda-tanda kenabian yang dimiliki/ditunjukan oleh Muhammad didepan orang banyak. Hal-hal yang dikatakan muzijat yang ada semuanya hanya didengar  dari mulut Muhammad, namun tidak pernah disaksikan satu mujizatpun oleh orang banyak pada zamannya, seperti yang dilakukan oleh nabi-nabi yang berasal dari keturunan Ishak/Bangsa Yahudi. Jelas hal ini sangat meragukan, misalnya penyampaian ayat-ayat Alquran yang dikatakan sebagai suatu mujizat dimana Muhammad menerima dari Allah. Karena kita tau bahwa apa yang disampaikan oleh Allah adalah sangat sempurna dan menunjukan sifat Allah yang sangat konsisten. Sebagai umat kristiani saya hanya akan menyajikan beberapa ayat yang menunjukan bahwa di dalam  Al Quran bukanlah suatu wahyu dari Allah, dan ayat ini berhubungan dengan Iman kepercayaan saya terhadap Yesus Kristus/Isa Almaseh.

                         

                        1.      “Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah arang yang diserupakan dengan Isa bagi meeha. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidah mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepadanya.” (QS. an-Nisa’: 157-158).

                        2.      “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan karnu pada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir. ” (QS. Ali ‘Imran: 55)

                        1. Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
                        2. Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS Al Anbiyaa 34)

                         

                        Dari beberapa point diatas yang saya baca di Al Quran jelas antara ayat terdapat pertentangan yang sangata nyata. Point ke 1 mengatakan Allah mengangkat Isa kepada Nya bertentangan dengan point ke 2 yang didalamnya terdapat janji Allah “menyampaikan Isa pada akhir ajal Nya” begitu juga dengan poin ke 3 “Aku akan mewafatkan Engkau”.

                         

                        Banyak kalangan muslim mengatakan bahwa kematian Isa itu akan terjadi pada saat yang akan datang setelah Isa turun ke dunia dan mengalahkan Dajal. Pendapat ini saya anggap tidak benar karena tidak mempunyai dasar sama sekali, bahkan pada point ke  4 surat tentang para nabi membantah pendapat tersebut. Begitu juga dengan point ke 1 dan point ke 4. Sehingga terlihat sekali pada kedua surat ini menggambarkan sifat Allah yang tidak konsisten atau sifat bohong yang dimiliki Allah. Disini (pada point ke1 Allah tidak mewafaatkan Isa tetapi pada point ke 4 Allah menyatakan tidak seorangpun sebelum Muhammad hidup abadi.

                         

                        Dari sedikit pertentangan ini, yang saya  baca dalam Al Quran saya tidak mempercayai nya sama sekali, bahkan begitu juga dengan umat kristiani lainnya. Kalau kitab yang disampaikan oleh Muhammad sudah tidak benar, bagaimana umat kristiani bisa mengakui Muhammad sebagai seorang nabi.

                         




                        --
                        Matur Nuwun Sanget..

                        Seno Wahab

                         

                      • edi cassanop
                        Bung Harpro.   Tidak mungkin saya katakan ISlam tidak sesat kalau bukan sesat dan tidak mungkin pula saya mengikuti pemahanan anda tentang islam yg mengatakan
                        Message 11 of 29 , Oct 2, 2009
                        • 0 Attachment
                          Bung Harpro.
                           
                          Tidak mungkin saya katakan ISlam tidak sesat kalau bukan sesat dan tidak mungkin pula saya mengikuti pemahanan anda tentang islam yg mengatakan tidak sesat. Tentang pemahaman Tuhan yg maha esa, Setan Juga percaya kok kalau Tuhan itu Maha Esa, lalu apakah setan tidak kita katakan sesat? Bahkan setan lebih dahulu tahu kalau Tuhan itu maha esa karena sebelum mereka ingkar kepada Tuhan mereka sudah mengetahui hal itu dan bahkan sampai sekarangpun iblis dan setan-setannya tetap percaya kepada Allah yg Maha Esa.
                           
                          Tipe kesesatan islam, muhammad, jibril dan allah yg disembah islam kan sudah pernah saya jelaskan dalam tulisan-tulisan saya jadi tidak usah lagi berulang-ulang, kalau mau tahu silahkan simak kembali.
                           
                          Sementara mengenai anda yg mempertentangkan paulus, petrus dan yesus itu karna saudara banyak memhami kesalahan tentng kekristenan itu saja, jadi lumrah hal itu. Yang tidak lumrah adalah ketika anda mengatakan agar saya hat-hati mengatakan bahwa islam tidak sesat.
                           
                          karena anda percaya Allah yg maha esa maka saya tidak mengatakan sesat? seperti diatas saya sudah mengatakan setan juga percaya Allah Maha Esa. Tetapi juga perlu dianalisis siapa yg mereka sebut Nabi? Dari seorg Nabi yg akan dianalisis adalah perkataan-perkataannya, ajaran-ajarannya serta sumber dia siapa. Kitabnya juga mulai dari isinya, ajarannya, Allahnya siapa, maliakat yg mereka sebut penyampai wahyu siapa?
                           
                          hal-hal itu harus dinilai. Dan khusus tentang ini saya dah buat artikel kok secara beruntun dan bersambung. Topik pertama mengenai quran sudah selesai sesi V. Sesi terakhir atau sesi 6 membahas Quran sebagai Kitab Palsu yg menyesatkan.
                           
                          Sudah saya bilang bos, dalam kekristenan semua terang benderang mengenai tipuan-tipuan bisa dianalisa bukan dengan memaksakan pengertian quran menjadi alkitab tidak. Biarlah itu tabiat islam.
                           
                          Saya tahu secara pribadi mungkin anda tidak senang, tapi namanya kebenaran harus tetap disampaikan. Ayat-ayat diatas yg anda kutip sudah sering disampaikan.
                           
                          Regards
                          edi
                           

                          --- On Fri, 10/2/09, Harpro <harpro31@...> wrote:

                          From: Harpro <harpro31@...>
                          Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                          To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>, islam-kristen@yahoogroups.com
                          Date: Friday, October 2, 2009, 9:22 AM

                          Bung Edi,

                           

                          Hati2 bung kalau bicara ttg orang sesat, apa kategori orang sesat di dalam ajaran Yesus, apakah ada tertulis di dalam injil bhw Islam adalah sesat dihadapan ajaran Yesus?

                          Islam percaya kepada Tuhan Penciptata Alam Semesta yaitu Allah SWT, yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNYA, percaya kepada kitab2 Allah SWT yaitu: Taurat, Zabur , Injil dan Alquran, percaya kepada para Nabi dan Rasul Allah SWT, yang salah satunya Nabi Isa AS yang anda sembah, masih menjalankan hukum2 yang yang ada sejak masa Nabi Ibrahim AS dengan syariat yang sesuai yang diterima Rasulullah SAW.

                          TTg konsep ketuhanan yang anda salah fahami, bagi Islam yang ada hanya SATU TUHAN, sedangkan Yesus adalah utusanNYA dan Roh Kudus adalah Malaikat Jibril, jadi yang mana diantara keyakinan anda yang umat Islam tidak percaya adanya, hanya cara pemahaman saja yang berbeda dan itu yang Islam katakan sesat pada ahli kitab.

                           

                          Tidak ada satu kategoripun pada umat Islam sehingga anda dapat katakan sesat, apa kata Injil anda ttg orang sesat?, apakah orang2 yang menyembah kepada Tuhan YME, Yang tiada sekutu bagiNya , yang masih menjalankan syariat para Nabi yang dikatakan sesat, ataukah orang2 yang menyembah manusia dan membuang semua syariat Nabi yang dikatakan bertauhid??

                           

                          Apakah benar Petrus mendukung ajaran Paulus?

                          Bahkan Paulus menentang pewaris da’wah Yesus, yaitu Petrus (Matius 16:18; Galatia 2:11), kemudian Paulus menyebut Barnabas sebagai orang yg mengikuti kemunafikan Yahudi (Galatia 2:13). Paulus melakukan pembunuhan karakter terhadap para penentangnya dengan penilaian subyektif terhadap perbuatan para penentangnya. Mirip sekali dengan tukang gosip yang suka membicarakan orang lain berdasarkan penilaiannya semata atas perbuatan orang yang ia gunjingkan.

                          Kalau Paulus memang memelihara hubungan baik dengan tiga soko guru, dia mestinya memberitakan injil yang sejalan dengan injil yang diberitakan para soko guru tsb, khususnya Yakobus, yakni injil yang mewajibkan orang Kristen non-Yahudi untuk mengamalkan Hukum Taurat, injil yang nomistik. Tetapi, kenyataannya Paulus memberitakan injil yang anti-nomistik, maka hubungan dekatnya dengan tiga soko guru tsb diragukan atau dipertanyakan, sangat tidak masuk diakal kalau tulisan dukungan untuk Paulus itu ditulis oleh Petrus.

                           

                          Saya sudah menemukan kebenaran di dalam agama Islam, suatu ajaran yang lengkap yang memiliki sebuah nama yang diberikan oleh Allah SWT, bukan ajaran yang namanya pun gak jelas.

                           

                          Sudah banyak bukti orang Kristen mengahalkan segala cara untuk merekrut orang2 agar menjadi Kristen, al Kaligrafi kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan pendidikan Kristen berkedok Sufi itu hanyalah sekelumit sampel untuk membuktikan bahwa Gerakan Kristenisasi berkedok Islam itu benar-benar realita, bukan isu.

                          Apakah cara2 ini tidak anda katakan sebagai mencari pengikut, apakh cara dibawh ini dapat anda katakan sebagai berjuang menegakkan kebenaran?

                          1. Pemurtadan dengan cara perkawinan.

                          2. Pemurtadan dengan cara diculik, dihamili dan dimurtadkan.

                          3. Pemurtadan dengan cara menjanjikan pekerjaan, kursus atau beasiswa.

                          4. Pemurtadan berkedok kemanusiaan di desa-desa terpencil/ bencana alam.

                          5. Pemurtadan dengan cara menerbitkan buku-buku Kristen tapi berkedok Islam.

                           

                          Anda tidak merasa bhw yang anda jalani bukan ajaran Yesus lagi, seharusnya anda lihat yang anda jalankan adalah ajaran yang berdasarkan ajaran2 Paulus, karena anda tidak merasa sudah disesatkan oleh Paulus.

                           

                          Orang2 Yahudi menjalankan perintah Taurat bukan sebagai adat-istiadat tapi itu adalah ajaran dari Allah SWT dan tertulis di dalam Taurat, spt hal yang dilakukan oleh Yesus thdp ajaran Taurat. Jadi itu bukan seperti anggapan anda yang mengakatakan persoalan adat-istiadat.

                           

                          Apa itu kitab Kisah Para Rasul?

                          Dalam naskah-naskah terdahulu, Kitab ini pernah dikenal dengan nama-nama seperti “Injil Roh Kudus”, “Injil Kebangkitan”,dll. (wikipedia.com). Sebenarnya judul “Kisah Para Rasul” kurang tepat diatributkan kepada kitab ini karena yang menjadi tokoh utama kitab ini hanyalah Paulus dan Petrus. Porsi yang didapatkan Petrus atau murid Yesus lainnya pun lebih sedikit daripada yang diberikan sang penulis terhadap Paulus. Penempatan kedua orang tersebut sebagai tokoh sentral masih dirasa kurang pas mengingat pada pasca kematian Yesus, orang terpenting dalam pengembangan agama Yahudi-Kristen adalah Yakobus, saudara Yesus, sekaligus pemimpin Gereja Jerusallem. Namun peranannya seakan-akan sengaja dilupakan oleh Gereja. Perjanjian Baru-pun hanya memuat satu surat yang dianggap ditulis olehnya, sisanya didominasi oleh tulisan-tulisan Paulus dan penulis anonim.

                           

                          Anda ingin mengambil kisah Paulus yang mengkhayal sebagai Rasul dan banyak kontradiksinya ini?

                          Kisah Rasul 9: 7:

                          Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.

                           

                          Kisah Rasul 22:9

                          Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.

                           

                          Bisa dilihat sekarang, di Kisah Rasul 22 Paul teman seperjalannya melihat cahaya, namun tidak mendengar suara apapun!, kemudian pada Kisah Rasul 9 Paul mengatakan temannya tidak melihat siapapun, namun mendengar suara! Ini jelas-jelas sebuah informasi yang kontradiktif, sulit sekali untuk mengatakan sebaliknya. Maka, informasi singkat telah menodai keseluruhan pengakuan Paulus, kontradiksi ini membawa kepada kesimpulan bahwa informasi Paulus pantas diragukan atau malah ditolak sama sekali, maka sudah cukup untuk bagi siapa pun mencapnya sebagai pembual.

                           

                          Bagi orang2 yang tidak mengetahui apa itu Tuhan dapt dengan mudah membuat aturan2 yang tidak bersifat keTuhanan, mana mungkin ada sesuatu yang mempunyai permulaan/ silsilah akan menjadi ilahi, kalau itu sampai terjadi hancur lah dunia ini, mungkin seharusnya Melkisedek yang anda jadikan Tuhan, karena berdasarkan Paulus, dia adalah orang yang tidak memilki awal dan akhir, saya jadi berfikir, sebenarnya tuhan anda itu ada berapa??

                           

                          Apakah Joh 8:56-58 membuktikan kalau Yesus adalah Tuhan?

                          Kenapa Yesus berkata `Aku' telah ada? Ingat lah Keluaran 3:13 :
                          Lalu Musa berkata kepada Allah, "Tetapi apabila aku mendapatkan orang  Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus  aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-
                          Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?" Firman Allah kepada  Musa, "AKU ADALAH AKU." Firman-Nya lagi, "Beginilah kau (Musa)  katakan kepada orang Israel (umatmu) itu: "AKULAH AKU" (yang) telah
                          mengutus aku kepadamu."

                          Jadi maksud Aku di dalam Joh 8:56-58 adalah Tuhan YME dan bukan sbg kata ganti diri Yesus, Yesus hanya mengulang firman Allah SWT kepadanya.

                           

                          Hp

                           

                           

                          ·         From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
                          Sent: 29 September 2009 21:26
                          To: harpro31@...; islam-kristen@yahoogroups.com
                          Cc: edi_cassanop@...
                          Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

                           

                          Bung Harpo

                          Org sesat memang selalu akan menyalahgunakan berbagai ayat dalam alkitab seperti yg anda buat. Meskipun artinya jelas bukan seperti yg anda tulis, tetapi sipenyesat lebih memilih bertindak seolah-olah bodoh demi tujuannya daripada mengakui kebenaran. Ayat pada 2 petrus uong jelas banget artinya bahkan oleh anak TK sekalipun, kok malah anda buat petrus membuatnya supaya paulus berhenti ajaran palsunya. Andalah salah satu yg dimaksudkan dalam ayat itu. Baca baik-baik. ..." Sperti juga paulus, saudara kita yg kekkasih telah menulis kepadamu menurut HIKMAT YG DIKARUNIAKAN KEPADANYA. hal itu dibuatnya dalam SEMUA SURATNYA, apabila ia bicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yg sukar dipahami sehingga org-org yg tidak memhaminya dan yg tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri sama sperti yg mereka buat dengan TULISAN-TULISAN lain. Uong jelas maknanya disini kok, kok anda sepertinya anda paksakan supaya Paulus berhenti mengajar ajaran sesat.

                           

                          Kalau mau menemukan kebenaran anda harus siap dan jangan berbohong atau menipu meskipun itu menyakitkan bagimu.

                           

                          Org kristen tidak pernah berjuang untuk mencari pengikut dengan cara seperti yg anda katakan. Org kristen berjuang dalam mengakkan kebenaran meski dunia ini membencinya dan berusaha meruntuhkannya seperti yg sudah dinyatakan dalam sejarah. Org kristen lebih baik sedikit daripada memelihara org yg sesat. Dan itu dibuktikan sepanjang zaman jadi bukan seperti klaim anda demi menghindari perpecahan. Org kristen tidak pernah kompromi dengan kesesatan walau sekecil apapun.

                           

                          Konsili pertama di Yerusalem bukan karena perpecahan yg anda tuduhkan. tetapi karena ada sebagian org yahudi yg baru masuk kristen datang keantiokia dan mengatakan bahwa org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi. Kalau anda baca dikisah 15, betapa bijaksananya para jemaah antiokia agar Rasul paulus pergi keyerusalem untuk bertemu dengan rasul-rasul lain. Kejadian ini bukan mengenai doktrin tetapi adat yg ingin dimasukkan oleh org yhaudi yg baru kristen itu sebagai kewajiban kepada org kristen yg bukan yahudi. Karena persaudaraan antar kristen yahudi dan kristen non yahudi harus tetap dijaga, maka hal yg menyangkut adat istiadat inipun disidangkan dengan tujuan apakah org kristen non yahudi harus mengikuti adat istiadat yahudi atau tidak. Disampin itu ajaran-ajaran sesat ini mulai memerpelemah pengorbanan kristus, mereka mengatakan bahwa disamping menjadi pengikut kristus, mereka harus memelihara adat-istiadat yahudi baru diselamtkan. Sekali lagi saya garisbawahi. "BUKAN DOKTRIN yg dipermaslahkan disini, tetap ADAT ISTIADAT YAHUDI ". 

                           

                          Yesus yg memnagngil Paulus menjadi Rasul (kis 9 1-19, dan yesus yg mengatakn kepad ananias bahwa Paulus adalah jg alat pilihan bagiNya sama seperti rasul-rasul lain kis 9 : 10-19, kis 13 : 2) dan yg kepadanya juga diberikan banyak dapat melakukan muzizat yg menguatkan kerasulannya sama seperti rasul yang lain) tidak akan mengijinkan dia tersesat. Bahkan ia juga bersama sama mengabarkan Injil bersama petrus hingga keroma (sejarah gereja) dan mati syahid bersama petrus disana. Satu hal yg anda pikirka mengenai Rasul Paulus, senadainya Rasul Paulus sesat dan palsu seperti tuduhan anda, maka Paulus akan menjadi sahabat karib bagi Romawi dan akan menjadi sahabat karib bagi yahudi karena Romawi dan Yahudi sama-sama benci dengan Nama Yesus yg diberitakan sebagai Tuhan yg menjadi manusia, firman allah yg menjadi manusia, mesias, raja yg akan datang sangat dibenci oleh romawi dan yahudi ketika itu. Maka dia tidak akan diburu habis-habisan sama kedua kelompok ini, tetapi karena apa yg diberitakan ternyata sama dengan yg diberitakan oleh rasul-rasul terdahulu itu maka Pauluspun turut serta menderita.

                           

                          Disamping itu anda juga harus berpikir, terlalu bodoh kalau anda berpikir seperti pendahulu-pendahulu anda, Yg memaksakan pemikiran quran kepada Alkitab.

                           

                          Yg mengangap itu masalah kan anda dan org-org yg tidak mempercayinya. Justru anda yg harus berpikir ulang, org kristen tidak akan mau mengalami perpecahan kalau tujuannya untuk mencari pengikut, tetapi karena kebenaran dan dktrin yg benar dibela maka lebih baik pecah dengan org-org atau pengajar-pengajar palsu.

                           

                          Kalau anda ikuti semua sejarah pengajar-pengajar palsu yg coba menyesatkan gereja andapun akan tahu doktrin apa yg mereka ajarkan.

                           

                          Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (tafsiran anda : “yang permulaannya”, artinya seorang yang disebut itu adalah manusia, karena ada permulaannya, sedangkan Yang Maha Esa tidak ada permulaan dan tidak ada akhir.

                          Kemudian orang yang memiliki permulaan inilah yang anda sembah sbg tuhan, mana unsur tauhid yang anda katakan itu??).

                           

                          Kalau tidak tahu makna ayat sebaiknya bertanya apa maknanya jangan menjadi penerus ahmad deedad. Mengikuti analogi anda, yang anda katakan bahwa itu manusia, emang siapa manusia yg permulaannya sudah sejak dahulu kala, sudah sejak purba kala? Emang siapa manusia seperti itu? Adanya manusia seperti yg anda maksud yg permulaannya sudah ada sejak dahulu kala dan sudah ada sejak purbakala yg lahir dari maria? Kalau anda mengatakan ada berarti anda, betapa pikiran anda semakin disesatkan.

                           

                          Ayat itu dalam bahasa aslinya adalah " VE'ATA BEIT-LEKHEM EFRATA TSAIR LIHYOT BEALFEI YEHUDA MIMKHA LI YETSE LIHYOT MOSHEL BEYISRA'EL UMOTSAOTAV MIKEDEM MIMEI OLAM. Permulaannya yg anda kutif dalam bahasa ibraninya adalah " UMOTSAOTAV" artinya "keluarnya". Jadi yg keluarnya sudah sejak purbakala, sejak zaman dahulu kala.

                           

                          Ayat ini menggabrkan bahwa dia yg akan memerintah itu adalah yg Ilahi. Jadi dia yg akan lahir menjadi manusia itu adalah dia yg ilahi. Permulaan dalam kata ibrani juga sering menggunakan kata beresit yang artinya sebelum segala sesuatu ada. Tetapi tanpa dikutipn kata ibraninya anda seharunsya mengerti tentang makna permnulaan itu karena ada kata selanjutnya ..yakni " Sudah sejak dahulu kala" . Sudah sejak dahulu kala, sejak purbakala disini dalam bahas teologis memiliki makna yg tidak berawal dan tidak berakhir dan sering juga disebut sebagai alfa dan omega ketika melukiskan yg tidak berawal dan yg tidak berakhir itu (tuhan) dalam bahasa teologis.

                           

                          Dalam Yohanes 8 : 56-58 juga yesus mengatakan tentang keilahiannya. Ia berkata ......" Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abrahim jadi, Aku telah ada".Dan akibat perkataannya ini org yahudi menganggap Dia menhujat Allah karena hanya Allah yg bisa berkata demikian sementara mereka berpikir yesus itu hanya manusia bagaimana Ia yesus berani mengatakan demikian, karena penghujatan yg dilakukan oleh Yesus ini menurut yahudi, mereka ingin melemparinya dengan batu.

                           

                          Dalam bahasa yunani ayat itu adalah "  ειπεν αυτοις ο ιησους αμην αμην λεγω υμιν πριν αβρααμ γενεσθαι εγω ειμι "


                          Translit. interlinear, eipen {berkata} autois {kepada mereka} ho iêsous {Yesus} amên {sesungguhnya} amên {sesungguhnya} legô {Aku berkata} humin {kepadamu} prin {sebelum} abraam {Abraham} genesthai {ada/ menjadi/ eksis (lahir)} egô {Aku} eimi {Ada}.

                          Dalam kata ini Ego Eimi (aku ada) yg yesus katkan adalh timeless being, tidak terikat dengan waktu.

                           

                          Dalam bahasa ibrani ayat itu adalah " "Rebbe, Melech HaMoshiach said to them, 'Omein, omein, (I say to you), before Avraham came (into being), Ani hu.'"

                          Ani Hu אֲנִי־הוּא dalam bahasa ibrani (ego eimi/aku ada) adalah kata-kata yg selalu digunukan YHWH untuk merujuk keberadaannya yg Illahi yg tidak berawal dan tidak berakhir.

                           

                          Emang anda pikir org kristen mau mempertuhankan kristus kalau ia hanya manusia seperti klaim anda. Yg tidak pernah anda pikirkan adalah bahwa hanya karena KasihNya buat saudarlah makanya Ia rela menjadi manusia melalu bunda maria.

                           

                          Tidak perlu anda jelaskan tentang keesaan yg anda pahami, org kristen yg baru belajar kitabpun tahu kalau itu adalah sifat TUhan. Yang tidak anda tahu adalah bahwa keesaan Allah itu tidak hanya seperti yg anda ungkapkan.

                           

                          Masih memaksakan tafsir sesat lagi?

                           

                          regards

                          edi



                          --- On Tue, 9/29/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


                          From: Harpro <harpro31@...>
                          Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                          To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>, islam-kristen@yahoogroups.com
                          Date: Tuesday, September 29, 2009, 5:51 AM

                          Kalau Paulus adalah orang yang benar, kenapa ada terjadi perselisihan diantara dia  dengan murid2 Yesus, terutama dengan Petrus dan Yakobus, sehingga harus dibuat konsili  untuk mendamaikan yang mereka?

                          Kalau pun Pertus akhirnya mengalah, itu karena dia tidak mau ada perpecahan di dalam Kristen yang masih berjuang untuk mencari pengikut, tapi dia tetap membuat ayat2 untuk menjadi perhatian orang Kristen akan bahaya si Paulus.

                          Ttg 2 Petrus 3: 14-16, Petrus menulis ayat itu karena dia masih berharap agar Paulus menghentikan ajaran palsunya.

                           

                          Kalau Paulus itu benar2 Rasul, kenapa dia yang harus menyatakan dirinya sendiri sbg Rasul kepada orang2 di Galatia?. Rasul itu diutus oleh Tuhan, bukan berdasarkan pernyataan diri sendiri, apa ada nama dan nubuat Paulus di dalam Injil?

                           

                          Sedari awalnya Yesus mengajarkan tauhid, tapi  kemudian dibelokkan oleh sekelompok orang kepada hal2yang polytheisme dan kemudian terjd bentrok antara pengikut tauhid dan non-tauhid, yang akhirnya dimenangkan oleh kelompok non-tauhid dan ajaran itulah yang berkembang sampai sekarang dengan pokok ajaran Paulus.

                          Kalau tidak ada masalah dengan ketauhidan pastilah tidak akan ada bentrok yang sampai harus mengambil nyawa.

                          Tidak ada umat para Nabi, selain umat Nabi Isa AS yang berbunuh2an sesamanya karena alasan ketauhidan, apa yang terjadi??, karena ketauhidan yang asli dirombak menjadi ketauhidan palsu.

                           

                          Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

                           

                          Ayat ini juga yang menjd nubuat buat Nabi Isa AS, di ayat itu tertulis “yang permulaannya”, artinya seorang yang disebut itu adalah manusia, karena ada permulaannya, sedangkan Yang Maha Esa tidak ada permulaan dan tidak ada akhir.

                          Kemudian orang yang memiliki permulaan inilah yang anda sembah sbg tuhan, mana unsur tauhid yang anda katakan itu??

                           

                          Yang tidak faham ttg Allah SWT itu adalah anda, anda menduga kalau Allah SWT mempunyai unsur manusia, unsur roh, Allah SWT tidak perlu unsur roh untuk hidup, karena DIA adalah YANG MAHA HIDUP dan MAHA MENGHIDUPKAN dan DIA tidak butuh sekutu dalam KE-ESAANNYA.

                          Tingkat pengertian anda ttg ketuhanan itu lah yang  sesat dan bukan berarti tingkat itu belum dicapai oleh Islam, tapi bahkan sudah ditolak Islam dan pengertian yang anda miliki itu bukan yang diajarkan Nabi Isa AS.

                           

                          Yesus mengajarkan Taurat, Paulus menghapus Taurat, jadi jelas anda adalah pengikut Paulus, bukan Yesus.

                           

                          Hp

                           

                           

                           

                          From: edi cassanop [mailto:edi_cassanop@...]
                          Sent: 29 September 2009 11:30
                          To: harpro31@...; islam-kristen@yahoogroups.com
                          Cc: edi_cassanop@...
                          Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal

                           

                          Aneh juga anda ya, selalu anda paksakan pemikiran saudara ke Alkitab. Yah gak bakal yambung.

                           

                          Tulisan Rasul Yohanes anda paksakan ke pemahaman saudara. Sudah jelaspun maknanya disana.

                           

                          Anda katakan ditujukan ke paulus tulisan petrus. Rasul petrus malah mendukung semua ilham yg disampaiakn Tuhan lewat Rasul Paulus. Kalau mau bicara Alkitab yah jangan paksakan dong pemikiran quran. Sudah jelas bukan seperti yg anda tuduhkan kok mmasih berkutat.

                           

                          Apa anda pikir bahwa paulus aja yg mengajrkan ketuhanan Kristus. Semua Rasul. Bahkan Rasul paulus belakangan dan bahkan ingin menghajar rasul-rasul ini dan semua org yg sudah menjadi pengikut yesus dan itulah awal titik balik paulus menjadi pengikut kristus dengan jabatan Rasul yg sama seperti rasul rasul terdahulu. Kenapa demikian, karena itulah yg Yesus katakan.

                           

                          Neh baca bagaimana Rasul petrus menanggapi semua kitab yg diilhamkan Allah lewat rasul paulus. 2 petrus 3 : 14-16.

                           

                          Lagipula, anda ini semua aneh, emang siapa yg gak mengajarkan tauhid. Emang siapa yg mengajarkan kekristenan sekarang tidak mentauhidkan atau mengesakan Tuhan.

                           

                          Karena pemahaman keesaan dan ketauhidan Tuhan dalam konsep kekristenan yg berbeda dengan pemahaman anda, masakan anda mengatakan tidak tauhid.

                           

                          apa anda pikir tritunggal menodai keesaan atau ketauhidan allah? kalau anda berpikir demikian sama seperti muslim lainnya, berarti anda tetap terikat dalam kebodohan mereka. Masih mau berkutat disini terus, masih ingin menundukkan makna keesaan dan ketahudian allah dibawah pemahamanmu? Ada banyak hal tetanng Allah yg tidak anda pahami seperti membalikan telapak tanganmu atau akalmu sebagai seorang ciptaan. Jangan kan tentang Allah, keesaanNya, ketauhdianNya, dalam hal didunia ini aza banyak yg tidak anda pahami.

                           

                          Lagipula bodoh amat semua muslim jika beranggapan demikian. Uong sebelum agama yg anda ikuti lahir, kekristenan sudah lebih dahulu berjuang dalam mengahancurkan politeisme segala sesuatau yg mempertuhankan yg bukan Tuhan. Kekristenan sudah mengajarkan lebih dahulu keesaan tuhan setiap saat dalam doa dan hidupnya.

                           

                          1000 persen dan sejuta kalipun saudara berdiri diatas mimbar mengatakan bahwa kristen tidak mengajarkan tauhid dan keesaan Tuhan tetap dianggap seperti org gila dan sesat oleh org kristen karena tauhid dan keesaan tuhan dijunjung dalam kekrsitenan. Hanya pengertian tauhid dan keesaan Tuhan dalam konsep iman kekeristenan lebih luas dari penegrtian keesaan dan ketauhidan saudara. Karena pengertian yg anda bangun belum sampai kepada tibgkat pengertian keesaan allah yg ajaib dalam konsep kekristenan

                           

                          Yg tidak bisa disangkal adalah bahwa dalam iman kristen semua yg anda ikuti palsu baik allahmu, tuhanmu, kitabmu dan nabimu dalam iman kristen semua adalah palsu. Mau apa lagi.

                           

                          regrads

                          edi



                          --- On Mon, 9/28/09, Harpro <harpro31@...> wrote:


                          From: Harpro <harpro31@...>
                          Subject: RE: [islam-kristen] Persyaratan yang tak masuk akal
                          To: "'edi cassanop'" <edi_cassanop@...>
                          Date: Monday, September 28, 2009, 3

                          (Message over 64 KB, truncated)

                        • Harpro
                          Setan dan Iblis itu berbeda, setan adalah sifat makhluk yang ingkar kepada Allah SWT,sedangkan Iblis adalah jenis makhluk. Iblis dikatakan sesat karena dia
                          Message 12 of 29 , Oct 3, 2009
                          • 0 Attachment
                          • Harpro
                            Bung Yongky, Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat
                            Message 13 of 29 , Oct 20, 2009
                            • 0 Attachment

                              Bung Yongky,

                               

                              Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat). Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                               

                              Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                              Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                              Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                               

                              Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                              mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                              Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                              Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                              :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadikan kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                              Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                               

                              Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                               

                              Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                              Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                               

                              Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                               

                              Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                              Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                               

                              Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                              Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                              Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                              Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                               

                              Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                              Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                               

                              1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                               

                              2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                               Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                              Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                              "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                               

                              3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                               

                              Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                              Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                              Hakim bagi siapa?

                              Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                               

                              Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                              Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                               

                              Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                              Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                              Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                               

                              Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                               

                              Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                               

                              Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                              Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                              1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                              2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                              3. Kitab suci al-Qur'an

                              4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                               

                              QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                               

                              Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                               

                              Siapa ahli kitab?

                              Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                               

                              Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                               

                              Hp

                               

                               

                              From: yongki iwan [mailto:tosti10@...]
                              Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                              To: Harpro
                              Cc: isalam-kristen@...
                              Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                               

                              Sdr Harpro yth

                              Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                              Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                              Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian .

                              Sdr Harpro menuliskan

                              Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                              Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyataan tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                               

                              Saudara Harpro menuliskan ?

                              Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                              Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                              Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                              Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                               

                              Tosti10

                              Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                              Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                              Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                               Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                              Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                              Sdr Hp menuliskan:

                               Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                              Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.



                              Tosti10

                              Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                              Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                              Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                              Sdr Hrp menuliskan

                              Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.



                              Tosti10

                              Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                              Sdr Hp menuliskan

                              As-Sajdah 7-9:  

                              Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                              Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                              Tosti10

                              Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.



                              Sdr Hp bertanya :

                              Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                               

                              Tosti10

                              Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                              Sdr Hp menuliskan

                              Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                              “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                              Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".



                              Tosti10

                              Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                              91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                              Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh



                              Sdr Hp Menuliskan

                              Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                              Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                               

                              Tosti10

                              ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                              Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                              Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                              Sekian uraian saya

                              Tuhan memberkati

                               

                            • Simon Kefas
                              salam, sauara harpro penjelasanmu Sehingga kata wafat tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna tidur atau diangkat
                              Message 14 of 29 , Oct 22, 2009
                              • 0 Attachment
                                salam,
                                sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                 
                                forum dialog Islam - Kristen
                                http://dialog-iman.blogspot.com/

                                 at

                                From: Harpro <harpro31@...>
                                To: yongki iwan <tosti10@...>
                                Cc: Is-Kr <islam-kristen@yahoogroups.com>
                                Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                 

                                Bung Yongky,

                                 

                                Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                 

                                Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                 

                                Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                 

                                Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                 

                                Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                 

                                Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                 

                                Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                 

                                Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                 

                                Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                 

                                1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                 

                                2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                 Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                 

                                3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                 

                                Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                Hakim bagi siapa?

                                Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                 

                                Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                 

                                Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                 

                                Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                 

                                Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                 

                                Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                3. Kitab suci al-Qur'an

                                4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                 

                                QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                 

                                Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                 

                                Siapa ahli kitab?

                                Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                 

                                Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                 

                                Hp

                                 

                                 

                                From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                To: Harpro
                                Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                 

                                Sdr Harpro yth

                                Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian .

                                Sdr Harpro menuliskan

                                Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                 

                                Saudara Harpro menuliskan ?

                                Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                 

                                Tosti10

                                Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                 Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                Sdr Hp menuliskan:

                                 Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.



                                Tosti10

                                Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                Sdr Hrp menuliskan

                                Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.



                                Tosti10

                                Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                Sdr Hp menuliskan

                                As-Sajdah 7-9:  

                                Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                Tosti10

                                Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.



                                Sdr Hp bertanya :

                                Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                 

                                Tosti10

                                Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                Sdr Hp menuliskan

                                Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".



                                Tosti10

                                Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh



                                Sdr Hp Menuliskan

                                Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                 

                                Tosti10

                                ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                Sekian uraian saya

                                Tuhan memberkati

                                 


                              • rene riza
                                Bung Simon Kefas……….. Jawaban atas pertanyaan anda dibawah, jika anda memiliki Al Qur’an terjemahan dsb silahkan anda buka pada Surat Az Zumar (39)
                                Message 15 of 29 , Nov 4, 2009
                                • 0 Attachment

                                  Bung Simon Kefas………..

                                   

                                  Jawaban atas pertanyaan anda dibawah, jika anda memiliki Al Qur’an terjemahan dsb silahkan anda buka pada Surat Az Zumar (39) ayat 42 sbb :

                                   

                                  اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَ‌ٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾

                                   

                                  (42) Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan . Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

                                   

                                  Anda perhatikan kalimat awal : اللَّهُ يَتَوَفَّى  teks latinnya berbunyi : Allahu YATAWAFFA,  senada dgn Mutawaffika dalam Surat Al Imran (3) : 55 yang berarti mewafatkan.

                                  Wafat : yg Jiwanya ditahan tidak dikembalikan disebut MATI, Al Qur’an memakai kata khusus :MAUTA, AMUTU, MAMATI, seperti kata Mautiha pada ayat diatas.

                                   

                                  Sedangkan  Wafat yang Jiwanya ditahan kemudian dikembalikan kepada yg empunya sampai waktu yang ditentukan disebut TIDUR.

                                   

                                  Sedangkan mutawaffika pada surat Al Imran(3) :55 mengacu kepada kata TIDUR, sebab ada sebuah HADIST Rasulullah SAW yg berasal dari Al Hasan Basri bahwa Rasulullah SAW pernah mengatakan kepada Orang-orang Yahudi : “ Sesungguhnya Isa itu belum MATI, dan sesungguhnya dia akan kembali kepada kalian sebelum hari kiamat”.

                                   

                                  Kira-kira cukup jelas, ya….jadi tidak ada kontradiksi di Al Qur’an, justru anda bisa menemukan KONTRADIKSI itu di Alkitab, mau bukti???.............

                                   

                                   

                                  Cak_semprul

                                   

                                   

                                  From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                  Sent: Friday, October 23, 2009 11:32 AM
                                  To: islam-kristen@yahoogroups.com
                                  Subject: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                   

                                   

                                  salam,
                                  sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                  metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                  wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                  umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                  bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                  kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                  saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                   

                                  forum dialog Islam - Kristen
                                  http://dialog-iman.blogspot.com/

                                   

                                   at


                                  From: Harpro <harpro31@...>
                                  To: yongki iwan <tosti10@...>
                                  Cc: Is-Kr <islam-kristen@yahoogroups.com>
                                  Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                  Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                   

                                  Bung Yongky,

                                   

                                  Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                   

                                  Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                  Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                  Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                   

                                  Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                  mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                  Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                  Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                  :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                  Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                   

                                  Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                   

                                  Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                  Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                   

                                  Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                   

                                  Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                  Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                   

                                  Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                  Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                  Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                  Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                   

                                  Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                  Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                   

                                  1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                   

                                  2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                   Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                  Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                  "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                   

                                  3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                   

                                  Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                  Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                  Hakim bagi siapa?

                                  Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                   

                                  Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                  Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                   

                                  Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                  Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                  Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                   

                                  Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                   

                                  Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                   

                                  Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                  Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                  1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                  2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                  3. Kitab suci al-Qur'an

                                  4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                   

                                  QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                   

                                  Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                   

                                  Siapa ahli kitab?

                                  Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                   

                                  Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                   

                                  Hp

                                   

                                   

                                  From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                  Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                  To: Harpro
                                  Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                  Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                   

                                  Sdr Harpro yth

                                  Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                  Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                  Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian ..

                                  Sdr Harpro menuliskan

                                  Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                  Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                   

                                  Saudara Harpro menuliskan ?

                                  Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                  Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                  Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                  Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                   

                                  Tosti10

                                  Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                  Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                  Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                   Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                  Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                  Sdr Hp menuliskan:

                                   Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                  Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                   

                                  Tosti10

                                  Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                  Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                  Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                  Sdr Hrp menuliskan

                                  Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.

                                   

                                  Tosti10

                                  Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                  Sdr Hp menuliskan

                                  As-Sajdah 7-9:  

                                  Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                  Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                  Tosti10

                                  Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.

                                   

                                  Sdr Hp bertanya :

                                  Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                   

                                  Tosti10

                                  Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                  Sdr Hp menuliskan

                                  Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                  “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                  Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".

                                   

                                  Tosti10

                                  Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                  91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                  Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh

                                   

                                  Sdr Hp Menuliskan

                                  Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                  Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                   

                                  Tosti10

                                  ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                  Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                  Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                  Sekian uraian saya

                                  Tuhan memberkati

                                   

                                   

                                  No virus found in this incoming message.
                                  Checked by AVG - www.avg.com
                                  Version: 9.0.698 / Virus Database: 270.14.45/2476 - Release Date: 11/02/09 14:51:00

                                • Simon Kefas
                                  salam saudara rene, sebelum saya berkomentar saya mau saudara menjawab dnegan jujur pertanyaan berikut: 1. apakah anda pernah mengambil kuliah atau pelajaran
                                  Message 16 of 29 , Nov 6, 2009
                                  • 0 Attachment
                                    salam
                                    saudara rene, sebelum saya berkomentar saya mau saudara menjawab dnegan jujur pertanyaan berikut:
                                    1. apakah anda pernah mengambil kuliah atau pelajaran bahasa arab baik secara forman ataupun informal?
                                    2.apakah anda memahami quran dengan membaca bahasa arabnya atau terjemahan?
                                    3.apakah anda mempunyai kualifikasi membahasa semantik kata dalam bahasa arab?
                                    4. seberapa kerapkah penggunaan bahasa arab adalam kehidupan, karir, dan aktifitasmu?

                                    selanjutnya inilah komentar saya.

                                    kata yang senada, tidak berarti otomatis menjadi searti. maka kata  YATAWAFFA,  yang senada  Mutawaffika jelas tidak sama arti.

                                    saya mau melihat kualifikasi anda dalam menjelaskan persamaan dan permbedaan kata yatawaffa dan mutawaffika. mohon anda memberikan penjelasan.

                                    ketepatan saya belajar bahasa arab, maka penjelasa anda akan memperkaya wawasan tata bahasa arabku.

                                    penjelasamu di bawah ini sama sekali tidak menjawab apa apa dari postinganku.

                                    dengan mengutip ayat quran berikut; "(42) Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan . Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir."

                                    anda menggiring pembaca anda untuk menyama ratakan kata yatawaffa dan mutawaffika.

                                    mari saya sederhanakan kutipan quranmu sebagai berikut;
                                    1. Allah memegang jiwa orang ketika matinya. artinya orang mati jiwanya dipegang Allah.
                                    2. Allah memegang jiwa orang yang belum mati di waktu tidurnya: artinya Allah pun memegang jiwa orang  (yang tidur) yang belum mati. jadi jiwa orang mati dan jiwa orang tidur dipegang Allah.
                                    3. Allah menahan jiwa orang yang Dia tetapkan kematiannya. artinya orang ditetapkan mati jiwabanya ditahan Allah lihat poin 1
                                    4. Allah melepaskan jiwa orang yang lain sampai waktu yang ditentukannya. jiwa orang lain dilepaskan sampai waktu yang ditetapkan
                                     
                                    bagi orang cerdas, sangat gampang mengambil kesimpulan berhubugnan dengan yatawaffa dan mutawaffika. bahwa mati adalah mati, dan hidup adalah hidup.

                                    seblum anda mengomentari pendapat saya ini, saya berharap anda menjawab dulu keempat pertanyaan saya sebelumnya yang ada di atas. agar debate kita benar benar kredible dan bertanggung jawab. dan saling memperkaya.

                                    demikian teirmakasih

                                     
                                    forum dialog Islam - Kristen
                                    http://dialog-iman.blogspot.com/



                                    From: rene riza <abangrene@...>
                                    To: islam-kristen@yahoogroups.com; hakekatku@yahoogroups.com
                                    Sent: Wed, November 4, 2009 10:29:31 PM
                                    Subject: RE: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                     

                                    Bung Simon Kefas………..

                                     

                                    Jawaban atas pertanyaan anda dibawah, jika anda memiliki Al Qur’an terjemahan dsb silahkan anda buka pada Surat Az Zumar (39) ayat 42 sbb :

                                     

                                    اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَ‌ٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾

                                     

                                    (42) Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan . Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

                                     

                                    Anda perhatikan kalimat awal : اللَّهُ يَتَوَفَّى  teks latinnya berbunyi : Allahu YATAWAFFA,  senada dgn Mutawaffika dalam Surat Al Imran (3) : 55 yang berarti mewafatkan.

                                    Wafat : yg Jiwanya ditahan tidak dikembalikan disebut MATI, Al Qur’an memakai kata khusus :MAUTA, AMUTU, MAMATI, seperti kata Mautiha pada ayat diatas.

                                     

                                    Sedangkan  Wafat yang Jiwanya ditahan kemudian dikembalikan kepada yg empunya sampai waktu yang ditentukan disebut TIDUR.

                                     

                                    Sedangkan mutawaffika pada surat Al Imran(3) :55 mengacu kepada kata TIDUR, sebab ada sebuah HADIST Rasulullah SAW yg berasal dari Al Hasan Basri bahwa Rasulullah SAW pernah mengatakan kepada Orang-orang Yahudi : “ Sesungguhnya Isa itu belum MATI, dan sesungguhnya dia akan kembali kepada kalian sebelum hari kiamat”.

                                     

                                    Kira-kira cukup jelas, ya….jadi tidak ada kontradiksi di Al Qur’an, justru anda bisa menemukan KONTRADIKSI itu di Alkitab, mau bukti???.... .........

                                     

                                     

                                    Cak_semprul

                                     

                                     

                                    From: islam-kristen@ yahoogroups. com [mailto:islam- kristen@yahoogro ups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                    Sent: Friday, October 23, 2009 11:32 AM
                                    To: islam-kristen@ yahoogroups. com
                                    Subject: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                     

                                     

                                    salam,
                                    sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                    metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                    wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                    umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                    bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                    kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                    saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                     

                                    forum dialog Islam - Kristen
                                    http://dialog- iman.blogspot. com/

                                     

                                     at


                                    From: Harpro <harpro31@hotmail. com>
                                    To: yongki iwan <tosti10@yahoo. com>
                                    Cc: Is-Kr <islam-kristen@ yahoogroups. com>
                                    Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                    Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                     

                                    Bung Yongky,

                                     

                                    Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                     

                                    Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                    Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                    Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                     

                                    Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                    mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                    Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                    Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                    :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                    Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                     

                                    Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                     

                                    Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                    Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                     

                                    Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                     

                                    Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                    Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                     

                                    Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                    Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                    Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                    Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                     

                                    Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                    Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                     

                                    1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                     

                                    2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                     Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                    Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                     

                                    3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                     

                                    Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                    Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                    Hakim bagi siapa?

                                    Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                     

                                    Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                    Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                     

                                    Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                    Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                    Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                     

                                    Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                     

                                    Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                     

                                    Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                    Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                    1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                    2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                    3. Kitab suci al-Qur'an

                                    4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                     

                                    QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                     

                                    Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                     

                                    Siapa ahli kitab?

                                    Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                     

                                    Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                     

                                    Hp

                                     

                                     

                                    From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                    Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                    To: Harpro
                                    Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                    Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                     

                                    Sdr Harpro yth

                                    Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                    Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                    Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian ..

                                    Sdr Harpro menuliskan

                                    Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                    Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                     

                                    Saudara Harpro menuliskan ?

                                    Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                    Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                    Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                    Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                     

                                    Tosti10

                                    Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                    Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                    Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                     Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                    Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                    Sdr Hp menuliskan:

                                     Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                    Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                     

                                    Tosti10

                                    Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                    Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                    Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                    Sdr Hrp menuliskan

                                    Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.

                                     

                                    Tosti10

                                    Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                    Sdr Hp menuliskan

                                    As-Sajdah 7-9:  

                                    Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                    Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                    Tosti10

                                    Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.

                                     

                                    Sdr Hp bertanya :

                                    Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                     

                                    Tosti10

                                    Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                    Sdr Hp menuliskan

                                    Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                    “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                    Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".

                                     

                                    Tosti10

                                    Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                    91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                    Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh

                                     

                                    Sdr Hp Menuliskan

                                    Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                    Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                     

                                    Tosti10

                                    ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                    Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                    Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                    Sekian uraian saya

                                    Tuhan memberkati

                                     

                                     

                                    No virus found in this incoming message.
                                    Checked by AVG - www.avg.com
                                    Version: 9.0.698 / Virus Database: 270.14.45/2476 - Release Date: 11/02/09 14:51:00


                                  • Harpro
                                    Nabi Isa AS belum wafat, karena beliau akan datang lagi dan itu sesuai dengan hadist ini, Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran
                                    Message 17 of 29 , Nov 12, 2009
                                    • 0 Attachment

                                      Nabi Isa AS belum wafat, karena beliau akan datang lagi dan  itu sesuai dengan hadist ini,

                                       

                                      Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

                                       

                                      Hp

                                       

                                       

                                       

                                       

                                      From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                      Sent: 23 Oktober 2009 11:32
                                      To: islam-kristen@yahoogroups.com
                                      Subject: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                       

                                       

                                      salam,
                                      sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                      metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                      wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                      umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                      bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                      kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                      saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                       

                                      forum dialog Islam - Kristen
                                      http://dialog-iman.blogspot.com/

                                       

                                       at


                                      From: Harpro <harpro31@...>
                                      To: yongki iwan <tosti10@...>
                                      Cc: Is-Kr <islam-kristen@yahoogroups.com>
                                      Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                      Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                       

                                      Bung Yongky,

                                       

                                      Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                       

                                      Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                      Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                      Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                       

                                      Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                      mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                      Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                      Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                      :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                      Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                       

                                      Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                       

                                      Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                      Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                       

                                      Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                       

                                      Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                      Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                       

                                      Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                      Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                      Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                      Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                       

                                      Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                      Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                       

                                      1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                       

                                      2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                       Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                      Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                      "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                       

                                      3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                       

                                      Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                      Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                      Hakim bagi siapa?

                                      Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                       

                                      Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                      Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                       

                                      Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                      Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                      Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                       

                                      Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                       

                                      Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                       

                                      Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                      Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                      1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                      2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                      3. Kitab suci al-Qur'an

                                      4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                       

                                      QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                       

                                      Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                       

                                      Siapa ahli kitab?

                                      Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                       

                                      Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                       

                                      Hp

                                       

                                       

                                      From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                      Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                      To: Harpro
                                      Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                      Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                       

                                      Sdr Harpro yth

                                      Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                      Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                      Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian .

                                      Sdr Harpro menuliskan

                                      Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                      Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                       

                                      Saudara Harpro menuliskan ?

                                      Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                      Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                      Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                      Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                       

                                      Tosti10

                                      Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                      Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                      Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                       Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                      Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                      Sdr Hp menuliskan:

                                       Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                      Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                       

                                      Tosti10

                                      Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                      Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                      Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                      Sdr Hrp menuliskan

                                      Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.

                                       

                                      Tosti10

                                      Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                      Sdr Hp menuliskan

                                      As-Sajdah 7-9:  

                                      Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                      Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                      Tosti10

                                      Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.

                                       

                                      Sdr Hp bertanya :

                                      Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                       

                                      Tosti10

                                      Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                      Sdr Hp menuliskan

                                      Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                      “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                      Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".

                                       

                                      Tosti10

                                      Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                      91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                      Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh

                                       

                                      Sdr Hp Menuliskan

                                      Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                      Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                       

                                      Tosti10

                                      ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                      Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                      Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                      Sekian uraian saya

                                      Tuhan memberkati

                                       

                                       

                                    • Simon Kefas
                                      yesus itu memang hidup dan akan kembali. dia tidak wafat ataupun tidur. Dia ada dalam kerajaanNya dan akan datang untuk merajai orang orang hidup dan mati.
                                      Message 18 of 29 , Nov 16, 2009
                                      • 0 Attachment
                                        yesus itu memang hidup dan akan kembali. dia tidak wafat ataupun tidur. Dia ada dalam kerajaanNya dan akan datang untuk merajai orang orang hidup dan mati.

                                        hadistmu yang terkutip ini tidak dapat dipercaya karena tidak merupakan sumber yang valid untuk berbicara tentang Isa sang almasih.

                                        hadist ini ditulis oleh orang islam yang tak punya hubungan atau koneksi dengan isa alamasih baik secara langsung maupun tidak langsung.

                                        maka kembali ke topik di atas, WAFAT TIDAK SAMA DENGAN TIDUR. TIDUR YA TIDUR, DAN WAFAT ADALAH WAFAT.

                                         
                                        forum dialog Islam - Kristen
                                        http://dialog-iman.blogspot.com/



                                        From: Harpro <harpro31@...>
                                        To: islam-kristen@yahoogroups.com
                                        Sent: Thu, November 12, 2009 11:45:14 PM
                                        Subject: RE: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                         

                                        Nabi Isa AS belum wafat, karena beliau akan datang lagi dan  itu sesuai dengan hadist ini,

                                         

                                        Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

                                         

                                        Hp

                                         

                                         

                                         

                                         

                                        From: islam-kristen@ yahoogroups. com [mailto:islam- kristen@yahoogro ups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                        Sent: 23 Oktober 2009 11:32
                                        To: islam-kristen@ yahoogroups. com
                                        Subject: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                         

                                         

                                        salam,
                                        sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                        metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                        wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                        umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                        bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                        kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                        saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                         

                                        forum dialog Islam - Kristen
                                        http://dialog- iman.blogspot. com/

                                         

                                         at


                                        From: Harpro <harpro31@hotmail. com>
                                        To: yongki iwan <tosti10@yahoo. com>
                                        Cc: Is-Kr <islam-kristen@ yahoogroups. com>
                                        Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                        Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                         

                                        Bung Yongky,

                                         

                                        Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                         

                                        Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                        Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                        Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                         

                                        Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                        mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                        Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                        Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                        :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                        Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                         

                                        Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                         

                                        Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                        Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                         

                                        Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                         

                                        Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                        Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                         

                                        Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                        Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                        Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                        Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                         

                                        Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                        Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                         

                                        1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                         

                                        2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                         Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                        Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                        "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                         

                                        3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                         

                                        Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                        Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                        Hakim bagi siapa?

                                        Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                         

                                        Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                        Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                         

                                        Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                        Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                        Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                         

                                        Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                         

                                        Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                         

                                        Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                        Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                        1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                        2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                        3. Kitab suci al-Qur'an

                                        4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                         

                                        QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                         

                                        Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                         

                                        Siapa ahli kitab?

                                        Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                         

                                        Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                         

                                        Hp

                                         

                                         

                                        From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                        Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                        To: Harpro
                                        Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                        Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                         

                                        Sdr Harpro yth

                                        Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                        Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                        Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian .

                                        Sdr Harpro menuliskan

                                        Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                        Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                         

                                        Saudara Harpro menuliskan ?

                                        Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                        Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                        Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                        Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                         

                                        Tosti10

                                        Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                        Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                        Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                         Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                        Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                        Sdr Hp menuliskan:

                                         Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                        Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                         

                                        Tosti10

                                        Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                        Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                        Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                        Sdr Hrp menuliskan

                                        Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.

                                         

                                        Tosti10

                                        Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                        Sdr Hp menuliskan

                                        As-Sajdah 7-9:  

                                        Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                        Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                        Tosti10

                                        Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.

                                         

                                        Sdr Hp bertanya :

                                        Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                         

                                        Tosti10

                                        Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                        Sdr Hp menuliskan

                                        Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                        “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                        Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".

                                         

                                        Tosti10

                                        Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                        91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                        Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh

                                         

                                        Sdr Hp Menuliskan

                                        Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                        Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                         

                                        Tosti10

                                        ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                        Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                        Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                        Sekian uraian saya

                                        Tuhan memberkati

                                         

                                         


                                      • Harpro
                                        Anda fikir anda siapa??, sehingga dapat menentukan suatu hadist valid atau tidak bagi umat Islam???, pemahaman ttg tuhan saja anda tidak mampu, bgmn lagi mau
                                        Message 19 of 29 , Nov 17, 2009
                                        • 0 Attachment

                                          Anda fikir anda siapa??, sehingga dapat menentukan suatu hadist valid atau tidak bagi umat Islam???, pemahaman ttg tuhan saja anda tidak mampu, bgmn lagi mau membuat keputusan ttg hadist???

                                           

                                          Berkata Shiddiq Hasan Khan: “Hadits-hadits tentang turunnya Isa عليه السلام sangat banyak. Telah disebutkan oleh Imam Asy-Syaukani, di antaranya ada 29 hadits antara shahih, hasan dan hadits lemah yang terdukung. Di antaranya ada yang disebut bersama kisah Dajjal, ada pula yang disebut bersama hadits-hadits tentang Imam Mahdi, ditambah lagi atsar-atsar yang diriwayatkan oleh para shahabat yang tentunya memiliki hukum marfu’ (sampai kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم), karena perkara Dajjal bukanlah masalah ijtihad”. Kemudian beliau menyebutkan semua hadits tentang Dajjal. Setelah itu beliau رحمه الله berkata: “Seluruh apa yang kami nukilkan ini telah mencapai derajat mutawatir sebagaimana dipahami oleh orang-orang yang memiliki ilmu” (Al-Idza’ah, hal. 160, melalui nukilan Yusuf al-Waabil dalam Asyratu as-Sa’ah)

                                           

                                          Hp

                                           

                                           

                                           

                                           

                                          From: islam-kristen@yahoogroups.com [mailto:islam-kristen@yahoogroups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                          Sent: 16 Nopember 2009 15:35
                                          To: islam-kristen@yahoogroups.com
                                          Subject: Re: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                           

                                           

                                          yesus itu memang hidup dan akan kembali. dia tidak wafat ataupun tidur. Dia ada dalam kerajaanNya dan akan datang untuk merajai orang orang hidup dan mati.

                                          hadistmu yang terkutip ini tidak dapat dipercaya karena tidak merupakan sumber yang valid untuk berbicara tentang Isa sang almasih.

                                          hadist ini ditulis oleh orang islam yang tak punya hubungan atau koneksi dengan isa alamasih baik secara langsung maupun tidak langsung.

                                          maka kembali ke topik di atas, WAFAT TIDAK SAMA DENGAN TIDUR. TIDUR YA TIDUR, DAN WAFAT ADALAH WAFAT.

                                           

                                          forum dialog Islam - Kristen
                                          http://dialog-iman.blogspot.com/

                                           

                                           


                                          From: Harpro <harpro31@...>
                                          To: islam-kristen@yahoogroups.com
                                          Sent: Thu, November 12, 2009 11:45:14 PM
                                          Subject: RE: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                           

                                          Nabi Isa AS belum wafat, karena beliau akan datang lagi dan  itu sesuai dengan hadist ini,

                                           

                                          Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

                                           

                                          Hp

                                           

                                           

                                           

                                           

                                          From: islam-kristen@ yahoogroups. com [mailto:islam- kristen@yahoogro ups.com] On Behalf Of Simon Kefas
                                          Sent: 23 Oktober 2009 11:32
                                          To: islam-kristen@ yahoogroups. com
                                          Subject: [islam-kristen] pendekatan harpro yang tak masuk akal: wafat = tidur atau mati

                                           

                                           

                                          salam,
                                          sauara harpro penjelasanmu "Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan." sangat dipaksakan.

                                          metode jawaban ini disebut metode cari selamat. dalam kamus, satu kata bisa berarti lebih dari satu. dan arti yang utama selalu diberi nomor 1 lalu menyusul arti alternatip lainnya.

                                          wafat dalam arti leksimal yang utama adlaah mati atau dead. atau morto. tidur ya tidur, dan mati adalah mati. itu dua hal yang sangat jelas berbedaannya.

                                          umat islam memang harus berusaha mendamaikan kontradiksi dalam quran dengan melakukan pendekatan pendekatan mengutak atik makna kata leksikal. tapi bila anda cerdas, metode ini jelas sekali bohong bohongnya.

                                          bila wafat adalah mati dan juga bisa berarti tidur. lalu mengapa anda condong mengambil arti tidur kalau mati adalah arti yang lebih lajim dan umum??

                                          kemudian, quran harus memberi penjelasan yang lebih detial karena ini menyangkut hal besar. isa itu apakah tidur atau mati? kalau tidur, tidur dimana dan bagaimana??

                                          saya piikir islam sangat kewalahan menjelaskan ini. kecuali akhirnya anda berputar putar kepada permainan kata kata leksimal saja. suatu permainan kata kata yang tak pernah menyentuh esensi pebicaraan utama.

                                           

                                          forum dialog Islam - Kristen
                                          http://dialog- iman.blogspot. com/

                                           

                                           at


                                          From: Harpro <harpro31@hotmail. com>
                                          To: yongki iwan <tosti10@yahoo. com>
                                          Cc: Is-Kr <islam-kristen@ yahoogroups. com>
                                          Sent: Wed, October 21, 2009 11:29:00 AM
                                          Subject: [islam-kristen] RE: Persyaratan yang tak masuk akal

                                           

                                          Bung Yongky,

                                           

                                          Mutawaffiika (mewafatkanmu) sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 55, tidak harus di terjemahkan secara tersurat, tetapi harus dilihat juga secara menyeluruh; mengingat ada kaitannya dengan kata rafi'uka (mengangkat) . Sehingga kata "wafat" tidak selamanya diterjemahkan dengan mati, melainkan dapat pula diberikan makna 'tidur atau diangkat' atau disempurnakan.

                                           

                                          Ahli Takwil berbeda pendapat dalam hal kalimat "Al wafat".  Ada yang mengatakan wafat disini bermakna Annaum=tidur". Dalilnya adalah :

                                          Dari rabi' ia berkata, maksud dari firman Allah Ta'ala "Inniy mutawaffiika"(Aku mewafatkan kamu), adalah wafaatu fil manaam(wafat dalam tidur).

                                          Dari Hasan, Rasulullah berkata pada kaum Yahudi :"Sesungguhnya Isa, tidak mati(lam yamut), tetapi beliau akan datang kepada kamu kelak sebelum tiba hari kiamat)

                                           

                                          Ada juga pendapat yang lain mengatakan :"Inni mutawaffiika", adalah mematikannya. Namun, riwayatnya sangat sedikit sekali, boleh dikatakan hanya satu perawi saja.Dari  Imam Ali,Ibnu Abbas.(Inni mutawaffika, ya'ni inniy

                                          mumiituka)(Aku mewafatkan engkau, yakni mematikan Engkau).

                                          Riwayat ini terdapat dalam tafsir Attabbary hal 1808, namun, dalam foot notenya disebutkan dari tafsir Ibnu Abi Hatim 2:661).

                                          Kemudian Abu Ja'far Imam Attabbariy memberikan pendapat yang rajah(kuat) adalah pendapat yang pertama, sebab makna ayat al wafat didukung oleh ayat yang lain, mengatakan, bahwa kata wafat bukan hanya mati, namun wafatpun bisa dipakai untuk orang yang sedang tidur. Dalilnya adalah dalam firman Allah Ta'ala

                                          :"Huwalladzii yatawaffakum billaili"(Dialah yang mewafatkan(menjadik an kamu tidur), pada malam hari)(Q.S Al Anaam 65

                                          Dan dalil wafat artinya menggenggam juga, pada Q.S Azzumar 42:"Allahlah yang menggenggam jiwa ketika matinya, dan juga yang tidak mati dalam keadaan tidurnya".

                                           

                                          Jadi saya fikir masalah mutawaffiika ini sudah cukup jelas dan bukan saya ingin memaksakan kehendak, tetapi banyak dalil2 pendukungnya.

                                           

                                          Ttg surat An-Anbiyaa 34, saya melihat bhw anda menerangkan isi ayat ini berdasarkan tafsir anda sendiri dan itu berdasarkan apa???

                                          Tafsir ayat ini adalah : karena adanya keinginan kaum musyrikin agar Nabi Muhammad SAW segera meninggal dunia, maka dalam ayat ini Allah SWT. menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai manusia adalah sama halnya dengan manusia lainnya, yaitu bahwa beliau tidak akan kekal hidup di dunia ini. Dan memang Allah SWT. tidak  pernah memberikan kehidupan duniawi yang kekal kepada siapapun sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW. Walaupun beliau adalah Nabi dan Rasul-Nya, namun beliau pasti akan meninggalkan dunia fana ini apabila ajalnya sudah datang. Dan merekapun demikian pula, tidak akan kekal di dunia ini selama-lamanya. Inilah salah satu segi dari keadilan Allah SWT. terhadap semua makhluk-Nya, dan merupakan Sunah-Nya yang berlaku sepanjang masa.

                                           

                                          Jadi ayat diatas bukan pembahasan khusus ttg Nabi Isa AS ataupun para Nabi yang lain, tapi ttg manusia pada umumnya dan sekali saya nyatakan bhw saya tidak pernah mengatakan bhw Nabi Isa AS adalah manusia yang kekal, hanya pada saat ini beliau masih belum wafat dan sedang ditidurkan olehNya, karena ajal beliau belum datang dan ayat An-Anbiyaa 34 itu tidak ada mengharuskan bhw orang2 sebelum Rasulullah SAW harus sudah wafat, sudah ada contoh manusia2 yang ditidurkan olehNya di dunia ini, spt orang2 penghuni gua Kahfi dan Ezra.

                                           

                                          Saya membahas Lukas 23:46 bukan ayat yang lain, ttg bgmn penulis Injil ini tahu bhw pada saat ayat ini di tulis lah Yesus menghembuskan nafas terakhir, apa para penulis tsb melihat ada sesuatu yang keluar dari tubuh Yesus???

                                          Anda mengatakan Yesus dikafani dengan kain lenan, kenapa umat Kristen yang katanya adalah pengikut ajaran Yesus, jika wafat tidak dikafani??

                                           

                                          Ttg kesaksian kebangkitannya pun para penulis Injil tidak sefaham dalam menuliskannya.

                                          Dalam Lukas 24:9  sangat jelas terbukti bhw Injil setelah Yesus adalah Injil yang dihasilkan dari cerita orang2 dan bukan hasil kesaksian para murid Yesus.

                                          Bisa jadi ada orang yang disalibkan pada wkt itu di depan ribuan orang, tapi apakah orang2 itu benar2 tahu bhw yang disalib adalah Yesus?? Apakah maksud anda orang yang lari telanjang pada Mrk14:51 itu adalah saksi yang sahih, ataukah Petrus yang hanya melihat dari kejauhan??

                                          Bgmn ayat2 pada Mrk 14:51 s/d 72 dapat dituliskan, sedangkan semua murd2 sudah melarikan diri, atau Petrus mempunyai telinga dan mata bionic sehingga dia dapat mendengar dan tahu apa yang terjadi, atau para penulis beranggapan bhw mahkamah itu berlangsung di halaman, juga Petrus menyangkal mengenal Yesus karena Petrus tahu bhw yang ditangkap memang bukan Yesus, jadi jelas sekali bhw yang ditangkap dan disalib bukan Yesus.

                                           

                                          Setahu saya Lukas hanya sampai 24 bukan 26 atau anda memiliki  Injil yang lain?. Saya sedang mengajukan Lukas 20 dan bukan 26 dan menurut Mat 28:7 Yesus telah bangkit dari antara orang mati, jelas ditulis “orang mati” bukan anak tuhan yang mati, dan menurut Yoh 1:14 bhw firman itu telah menjadi manusia, dan manusia jika wafat akan spt malaikat dan bukan bangkit sbg manusia lagi dan itu sesuai dengan Luk 20:36

                                          Di dalam PL, Tuhan juga menyebut anak untuk umatnya, spt anak-Ku sebutan kepada Israel dan anak sulung Ku sebutan kepada Efraim, apakah ketika mereka wafat, mereka tetap menjadi manusia???

                                           

                                          1. Almasih:  Tidak ada penjelasan tentang asal-usul istilah Almasih dalam Al Qur'an, dan para pakar memberi beberapa penjelasan. Yang paling sering diberikan adalah istilah Bahasa Ibrani, mashiah, yang dipakai untuk raja, kepala suku nenek moyang, dan penyelamat. Namun demikian, artinya yang diurapi dan maksudnya 'Isa disebut Almasih karena ia diurapi tengan tujuan tertentu sebagai nabi terakhir negara Yahudi, bukan sebagai Tuhan atau anak Tuhan ataupun salah satu dari Tuhan.

                                           

                                          2. Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat (=wajihan) :

                                           Kata "wajihan" juga dipakai pada nabi-nabi yang lain karena para nabi adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah SWT, contohnya penyebuatan Nabi Musa juga memakai kata "Wajihan", yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 69 :

                                          Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana 'indallaahi WAJIHAN

                                          "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah."

                                           

                                          3. Sebagai hakim pada akhir zaman.??

                                           

                                          Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

                                          Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissalam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak) , dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.”

                                          Hakim bagi siapa?

                                          Isa akan memberikan kesaksian kepada manusia tentang apa yang mereka perselisihkan di antara mereka sepeninggalnya. Pada saat itu beliau akan memberikan kesaksian bahwa agama yang benar di sisi Allah adalah Islam (Qs. Aali 'Imraan 19).

                                           

                                          Hakim akhir zaman adalah Allah SWT, karena DIA adalah hakim yang seadil-adilnya (QS 95 :8) dan YANG menguasai hari pembalasan (Qs. Al Faatihah 4), jadi hakim akhir zaman bukan Nabi Isa AS.

                                          Agar jelas bagi anda bhw Alquran tidak pernah menyebut Nabi Isa AS sebagai hakim, apalagi sbg hakim akhir zaman, tapi Nabi Isa AS akan menjadi saksi bagi pengikut ajarannya.

                                           

                                          Sperma hidup sesuai sifatnya seperti halnya kehidupan sel ataupun bakteri, bukan berarti sperma itu memiliki roh, jika menurut anda segala sesuatu yang hidup memiliki ruh, maka ada berapa ribu ruh di dalam setiap manusia?

                                          Manusia terdiri dari jasad dan roh, jadi jantung bayi yang telah berdetak pada hari ke 30  bukan berarti dia telah memiliki roh.

                                          Kesempurnaan yang dibahas di dalam surat As-Sajdah 9 adalah nilai keutamaan seseorang dihadapan Allah bukan bukan dilihat dari dimensi fisik namun lebih pada dimensi spiritual (iman) dan fungsi sosial (amal shaleh) seseorang dalam masyarakat. Sehingga secara jelas dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan seorang manusia terletak pada kemampuan dan komitmen untuk menjalankan dua fungsi utamanya yaitu iman dan amal shaleh dengan baik.

                                           

                                          Anda tidak dapat mengatakan status Yesus thdp Allah, karena anda mempersamakan kedudukan manusia dengan Tuhannya, tapi bagi saya hal itu sangat mudah, karena Nabi Isa AS adalah hambaNya.

                                           

                                          Mengenai arti LAA ILAAHA ILLALLAH, saya sudah terangkan yang sebenarnya dan kenapa anda harus tergantung pada arti azan di TV??

                                           

                                          Saya sudah pernah jelaskan arti ruh,coba anda baca lagi,

                                          Dalam al-Qur'an, ruh juga digunakan bukan hanya satu arti. Term-term yang digunakan al-Qur'an dalam penyebutan ruh, bermacam-macam:

                                          1. Malaikat Jibril, atau malaikat lain.

                                          2. Rakhmat Allah kepada kaum mukminin.

                                          3. Kitab suci al-Qur'an

                                          4. Zat yang menjadikan seseorang tetap hidup.

                                           

                                          QS 4: 159. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

                                           

                                          Saya sudah menjelaskan tafsir ayat di atas kepada anda, tapi anda sepertinya belum ngerti juga, mungkin lebih mudah untuk diuraikan saja,

                                           

                                          Siapa ahli kitab?

                                          Adalah sebutan di dalam Al-Qur'an untuk kaum Nasrani (Kristen) dan Yahudi. Dinamakan demikian karena pada keduanya menurut ajaran Islam, Allah menurunkan Kitab  Taurat melalui Nabi Musa AS dan Injil melalui Nabi Isa AS. Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Quran, ahli kitab ini ada yang menerima dan ada yang menolak kerasulan Muhammad SAW maupun kebenaran Al-Quran dari Allah.

                                           

                                          Semua ahli kitab  akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum meninggalnya, artinya sebelum ahli Kitab itu meninggal di waktu ia melihat malaikat maut, tetapi keimanannya itu sudah tidak berguna lagi. Atau sebelum wafatnya Isa, yakni ketika beliau turun dekat datangnya hari kiamat sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis, dan pada hari kiamat itu, Nabi Isa AS akan menjadi saksi terhadap mereka (ahli kitab) mengenai apa yang mereka lakukan sewaktu ia diutus kepada mereka dahulu.

                                           

                                          Hp

                                           

                                           

                                          From: yongki iwan [mailto:tosti10@ yahoo.com]
                                          Sent: 14 Oktober 2009 18:35
                                          To: Harpro
                                          Cc: isalam-kristen@ yahoogroup. com
                                          Subject: Persyaratan yang tak masuk akal

                                           

                                          Sdr Harpro yth

                                          Saya heran dengan pendapat saudara, sdr mengatakan “Saya juga tahu kalau surat Al-An’aam tidak berhubungan dengan Nabi Isa AS yang saya jelaskan adalah kata mutawaffiika pada surat Ali Imran mempunyai arti yang sama dengan yatawaffakum pada surat Al-An’am yaitu diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.

                                          Didlm surat QS 3: 55 jelas-jelas arti mutawaffika yaitu  akhir ajal, yang berarti mati.Dan ini kita tahu bahwa yang mengartikan Al Quran kedlm bahasa Indonesia adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bahasa arab

                                          Dan di QS 6 : 60 arti  yatawaffakum yaitu menidurkan . Kalau saudara katakan sama, saya melihat saudara memaksakan kehendak saudara untuk mempertahankan pendapat yang sama sekali tidak benar. Kalau saudara katakan mempunyai arti yang sama mengapa tidak diterjemahkan pula dalam arti yang sama pada surat QS 3 : 55 dan QS 6 : 60. Bahkan terjemahannya sangat berlawanan, yang satu akhir ajal dan satunya menidurkan. Apalagi pernyatan saudara pada kalimat terakhir diatas “diambil nyawanya spt pada wkt manusia tidur, jadi bukan wafat yang sesungguhnya.” Saudara sendirikan tahu kalau manusia diambil nyawanya, tidak ada tanda-tanda seperti detak jantung, tidak ada gerakan didada yang menunjukan bernafas, suhu badan tidak lagi panas. Sedangkan pada saat tidur jelas ciri2nya bertentangan dengan seperti diatas. Dan mungkin saudara lupa dalam menyajikan argumentasi ini karena manusia saat nyawanya diambil tidak seperti pada waktu manusia itu tidur. Silahkan saudara adakan penelitian .

                                          Sdr Harpro menuliskan

                                          Surat Al-Anbiyaa 34 sudah jelas ayatnya, buat apa dibahas lagi, Nabi Isa As bukan tidak akan wafat, tapi beliau akan wafat setelah beliau datang untuk yang ke 2 kalinya ke dunia ini.

                                          Jelas pernyataan saudara bertentangan dengan isi surat Al Anbiyaa 34 itu sendiri, Isi dari Al Anbiyaa adalah “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Silahkan simak ayat ini, jangan saudara mengambil dengan memotong-motong ayat tersebut. Dalam penyajian saudara, saudara tidak membahas kata sebelum kamu (muhammad), jadi dari kalimat pertama “Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu  (muhammad),  Selain arti terjemahan di QS 3 : 55 disampaikan akhir ajalnya, disini juga ditegaskan bahwa sebelum muhammad semua manusia sudah mati. Selain itu pernyataan-pernyata an tentang seluruh nabi, dan tentang kenabian jelas akan tertulis kalau memang suatu kitab merupakan wahyu Allah. Yesus /Isa memang akan datang sebagai hakim dan juruslamat, itu ada tertulis. Tapi tidak ada dikitab manapun juga yang menyatakan Yesus / Isa akan mati/wafat setelah datang yang kedua kalinya. Mengapa manusia mengada-ngada dengan menambah-nambahi wahyu Allah?, bukankan ini suatu kejahatan rohani?

                                           

                                          Saudara Harpro menuliskan ?

                                          Luk 23 : 46, dari mana anda tahu bhw Yesus menghembuskan napas terakhir. Injil adalah tulisan ttg Yesus dari pihak ketiga, bgmn penulisnya tahu pada wkt itu Yesus sudah menghembuskan nafas terakhir, sedangkan penulisnya pun  tidak menyaksikan kejadian tsb?!

                                          Ttg Nabi Isa AS disalib siapa muridnya yang jadi saksi?, tidak seorangpun muridnya yang jadi saksi dan semua ayat2 ttg itu hanya dugaan2 saja. (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.)

                                          Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. )

                                          Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                           

                                          Tosti10

                                          Saya tahu Yesus/Isa menghembuskan nafas terakhir jelas dari Injil, dimana didalam Lukas dapat dilihat :

                                          Luk 23 : 50) Adalah seorang yang bernama Yusuf. Ia anggota Majelis Besar, dan seorang yang baik lagi benar; 51) Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu. Ia berasal dari Arimatea, sebuah kota Yahudi dan ia menanti-nantikan Kerajaan Allah ; 52) Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus; 53) Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. 54) Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai; 55) Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.

                                          Luk 24 : 1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2) Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3) dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus 4) Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5) Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6) Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,7) yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."8) Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.9) Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

                                           Dari beberapa ayat yang saya ajukan ini saudara sudah mengerti jawaban saya, dan perlu saudara ketahui, pada saat penyaliban Yesus/Isa yang melihat itu ada ribuan orang, dan tentu saja murid-murid Yesus berada diantara ribuan orang tersebut. Selain itu perempuan2 yang mengikutinya juga menceritakan hal yang terjadi

                                          Tentang : (Mrk 14:50  Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.). Pada ayat ini, silahkan saudara membaca keseluruhannya, jangan saudara hanya mengambil ayat-perayat lalu anda berikan penilaian sendiri seperti anda menggunakan ayat QS 6 : 60, untuk membahas topic yang lain. Di kitab Mrk disana dijelaskan bahwa semua murid lari meninggalkan Yesus saat Ia ditangkap, bukan pada saat Ia disalib. (silahkan saudara baca Injil lebih jauh)

                                          Sdr Hp menuliskan:

                                           Bgmn mungkin Yesus bangkit lagi dalam bentuk manusia, sedangkan di dalam Injil dikatakan, jika seseorang sudah mati dia tidak akan jadi manusia lagi. ( Luk 20:36  Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat –malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.)

                                          Artinya bedasarkan Injil pada kejadian penyaliban hanya ada 2 kemungkinan,  pertama, bukan Yesus yang disalib dan kedua, Yesus tidak mati pada wkt disalib.

                                           

                                          Tosti10

                                          Saudara Hrp, saya rasa saudara tidak mengerti kalimat ini, krn saudara jelas membaca dan mengambil ayat ini ayat per ayat sebagai bahan untuk menolak kebangkitan Yesus. Luk 26 : 36 jelas adalah pernyataan Yesus. Pengertian ayat ini adalah untuk mereka yang telah dibangkitkan Allah dan tinggal dalam kerajaan surga, perhatikan tulisan saudara yang saya tebalkan.. Beda dengan Yesus, sebelum dia mati, dan dibangkitkan Dia memang sudah menjadi anak Allah (Luk 3 : 21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit; 22) dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

                                          Kalimat “kepada Mulah Aku berkenan”, dalam artian 1) Sebagai Al Masih, 2)Sebagai yg terkemuka didunia dan akherat, 3) Sebagai hakim pada akhir zaman. Saya rasa ini juga ada dalam Al Quran.

                                          Jadi kalau sdr simak baik2 ayat luk 20 : 36 diatas adalah pernyataan bagi mereka yang telah dibangkitkan.

                                          Sdr Hrp menuliskan

                                          Perbedaan kejadian Nabi Isa dengan manusia biasa adalah terletak pada awal pernciptaannya saja yang tanpa ayah, melainkan karena rekayasa genetik yang dilakukan olehNya thdp Maryam, soal rohnya adalah sama saja.

                                           

                                          Tosti10

                                          Hal-hal yang bersifat ilahhi tidak ada istilah rekayasa genetic, semua berasal dari kuasa Allah yang tidak satu manusiapun sama sekali  mengetahui proses penciptaan oleh Allah

                                          Sdr Hp menuliskan

                                          As-Sajdah 7-9:  

                                          Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

                                          Tidak semua yang hidup memiliki roh, sperma tidak memiliki roh, tapi hanya berupa jenis kehidupan secara biologis, dan manusia pun mendapatkan roh dari Allah SWT setelah janin berada didalam kandungan selama 40 hari.

                                          Tosti10

                                          Kembali saya diherankan oleh pernyataan saudara, saudara mengatakan  seperti diatas, baru sekali ini saya mendengar statement saudara. Seorang kyai/ustad pun dalam pernyataannya pada khotbah subuh di tv2 swasta mengatakan segala sesuatu yang hidup memiliki roh . Manusia diciptakan jelas dalam satu paket, memiliki sperma yng hidup, memiliki bakteri dalam tubuhnya yang mengurai sisa-sisa makanan menjadi tinja. Dengan surat  As Sajdah diatas yang saudara ajukan jelas terlihat surat tidak benar sama sekali, dan surat ini menunjukan kembali keberadaan Al Quran bukan sebagai wahyu Allah. Alasan saya mengatakan demikian antara lain, Janin dibawah usia 30 hari sudah menunjukan kehidupan, karena dia sudah bergerak dan proses menjadi bayi seperti proses kecebong menjadi katak, mulai dari segumpal darah sampai menjadi manusia, Itu yang pertama . Dan yang kedua, ketidak benaran ayat diatas adalah (silahkan saudara simak “. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh dari Nya ( min ruuhihi ) dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Ternyata banyak bayi yang lahir dengan tidak sempurna, buta, tuli, cacat dan lain sebagainya. Jelas kalau memang ditiupkan roh dari Nya, tidak akan ada bayi yang cacat. Ayat diatas tidak dapat dipertahankan kebenarannya.

                                           

                                          Sdr Hp bertanya :

                                          Yesus anda sebut yang berkuasa /terkemuka didunia dan akherat berwujud manusia, sedangkan Allah yang berkuasa dibumi dan diakherat berwujud zat yang maha tinggi, apakah artinya Yesus lebih rendah statusnya dibandingkan Allah?

                                           

                                          Tosti10

                                          Kalau  saudara bertanya itu kepada saya “berkuasa/terkemuka dibumi dan akherat, saya tambahkan, sebagai Al Maseh dan Hakim yang adil” sebaiknya anda bertanya dahulu kepada kitab saudara, karena di Al Quran tercantum  ketiganya. Persolan status tinggi rendahnya saya tidak pernah mengatakan siapa lebih tinggi atau lebih rendah, dan saya tidak pernah mengatakan sama. Itu nanti kita lihat setelah kita hidup diakherat

                                          Sdr Hp menuliskan

                                          Kalimat syahadat, kalau ditinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.

                                          “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (=sembahan) selain Allah”

                                          Arti Ilah adalah "segala sesuatu yang diabdi, ditaati atau disembah" ilah bisa berupa manusia , barang , kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan, jadi arti Ilah tidak bisa disamakan dengan "tuhan".

                                           

                                          Tosti10

                                          Jadi mana yang benar, dalam azan sore sering kita baca terjemahannya Tiada Tuhan selain Allah, kalau saudara katakana tidak bisa disamakan jadi siap yang benar saudara atau para ahli Al Quran ?

                                          91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

                                          Dalam surat ini jelas tidak disebut kalau ruh dari kami, kalau sdr katakana jibril jelas itu salah, karena jibril sendiri itu adalah suatu mahluk ciptaan Allah yang berwujud roh

                                           

                                          Sdr Hp Menuliskan

                                          Maksud dari surat An Nisa 159 adalah setiap orang Yahudi dan Nasrani ( yang masih hidup tentunya, karena Alquran untuk dibaca orang hidup ) akan beriman kepada Nabi Isa AS sebelum beliau wafat, yaitu setelah kedatangan beliau untuk yang ke 2 dan mereka semua beriman bahwa dia adalah Rasulullah dan bukan anak Allah dan bukan merupakan satu dari yang tiga.

                                          Jadi tegasnya semua manusia akan menjadi beragama Islam dan setelah itu terjadi, barulah kemudian Nabi Isa AS wafat dan bukan ditidurkan lagi.

                                           

                                          Tosti10

                                          ·         Sdr Hp, mari kita amati surat An Nisa tersebut diatas, pada kitab Al Quran ditulis demikian ““Tidak ada seorang pun di antara ahli kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari kiamat, dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.” (An-Nisa`: 159)

                                          Perhatikan kata nya disini, ini bukan berart Nya untuk Isa, tetapi nya untuk kata ganti para ahli kitab, apakah kesalahan cetak kemudian sdr pelintir untuk pembenaran, yang akhirnya merubah arti ? Silahkan saudara buka kembali Kitab Al Quran yang sdr miliki.

                                          Jadi ayat ini dlm Al Quran seperti saya jelaskan dari awal sama sekali tidak terbukti

                                          Sekian uraian saya

                                          Tuhan memberkati


                                          (Message over 64 KB, truncated)

                                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.