Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Muhammad 1

Expand Messages
  • yongki iwan
    Ulasan Cahyahati42@yahoo.com kami umat islam memuliakan serta mencintai Nabi dan Rasul2 yang diturunkan Allah SWT, bukan dengan cara menjadikan ia sebagai
    Message 1 of 1 , Aug 28, 2009

      Ulasan Cahyahati42@...

       

      kami umat islam memuliakan serta mencintai Nabi dan Rasul2 yang diturunkan Allah SWT, bukan dengan cara menjadikan ia sebagai tuhan, anak tuhan atau apapun juga. setiap Nabi dan Rasul yang diutus, masing2 memiliki tugas dan mukzizat yang berbeda. kitab yang di bawanya pun memiliki batasan kapan ia dapat berlaku.
      ex: nabi musa diutus untuk membebaskan bani israil dari penindasan, kitab tauratnya pun berlaku hanya untuk masa beliau sampai dengan datangnya nabi / rasul baru dengan kitab yang baru. Nabi Isa pun di utus untuk kaum bani israil, alkitab yang menyertainya pun hanya berlaku sampai datangnya nabi pengganti serta membawa kitab pengganti. Nabi Muhammad SAW (yang merupakan nabi akhir zaman/penutup para nabi dan Rasul) di utus kepada seluruh umat manusia (bangsa bani israil, arab, dllllll) dengan membawa kitab Suci Alquran dan akan berlaku sampai dengan datangnya kiamat.

      analogi yang paling mudah, jika kita ibaratkan masa nabi2 tersebut seperti jadwal keberangkatan kereta tujuan jogya. maka kereta2 yang di ibaratkan masa nabi2 sebelum Rasululloh Muhammad sudah lebih dulu berangkat menuju jogja, karena sudah ada kereta berikutnya yang menuju jogja dan ini merupakan kereta terakhir yang diberangkatkan menuju jogja. otomatis tiket (diibaratkan kitab) untuk kereta2 sebelumnya sudah tidak berlaku lagi untuk kereta terakhir. untuk dapat sampai kejogja maka kita harus menggunakan tiket kereta terakhir tersebut, serta mengikuti kententuan kereta terakhir tersebut. dan kereta itu hanya akan berangkat jika sudah terdengar tiupan peluit untuk keberangkatan (hari kiamat). mudah2an anda dapat memahaminya.

      tetapi ada yang mengelitik hati saya, anda mengutip ayat yang menerangkan tentang Nabi  Isa AS (walaupun tidak secara lengakap dan benar pemahamannya). ini menunjukan anda mengakui kebenaran Allqur'an  sebagai wahyu Allah, dan seharusnya anda pun harus mengakui kebenaran bahwa  Nabi Isa AS tidak pernah di salib (karena ini ada dalam Al-Qur'an, silahkan buktikan), Allah SWT tidak pernah, dan TIDAK AKAN PERNAH memiliki anak, istri, ataupun sekutu (baca surah Al-Ikhlas). dan seharusnya juga anda mengakui bahwa Nabi Muhammad itu nabi penutup dan membawa ajaran yang benar serta meluruskan ajaran serta kitab yang sudah dirubah oleh tangan2 kotor manusia.

      yang jadi pertanyaan bagi saya mengapa tidak bisa menerima kondisi tersebut padahal anda mengakui beberapa ayat di dalam Al-Qur'an. atau kah ini yang memang anda lakukan selama ini terhadap alkitab yang anda yakini, menerima ayat2 yang menyenangkan bagi anda lalu menolak yang lain?

       

      Salam Sejahtera

       

      Terima kasih saudara Cahyahati atas ulasan saudara, namun saya akan menjelaskan berangkat dari iman saya, sesuai dengan yang saudara ulas.

       

      Dari alenea pertama diatas, saudara memberikan suatu gambaran bahwa kenabian berakhir dengan tugas-tugasnya dan dilanjutkan oleh nabi-nabi selanjutnya dengan kitab-kitabnya masing-masing.

      Saudara, pendapat  seperti yang saudara utarakan jelaslah sangatlah salah, kalau saudara katakana Musa, Isa untuk bani Israel apakah Muhammad bukan untuk bani Arab, yang saat itu penuh dengan kejahatan ?

      Alasan Saudara mengatakan Isa untuk bani Israel , silahkan saudara baca pada ayat ini :

      Mat 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

      Jelas apa yang saudara katakan Isa hnya untuk bangsa Israel adalah salah.

       

      Saudara mengatakan tiap nabi dengan kitab baru,  hal ini  menunjukan ketidak mampuan Allah dalam menurunkan aturan-aturan untuk umat manusia. Mungkin dalam hal ini akan terjadi keberpihakan diantara kita untuk berpegang pada kitab masig-masing. Namun ada sesuatu yang kita harus buka disini :

      Kitab-kitab Yang dipegang oleh bangsa Yahudi/Israel adalah kitab taurat yang memiliki semua sejarah tentang kenabian sebelum zaman Isa. Di kenal dengan sekarang yang dipegang oleh umat kristiani disebut perjanjian lama. Didalam perkembangan Al Quran sendiri kita tau hampir semua tentang nabi yg dibicarakan, namun tidak lengkap seperti kitab aslinya (Kitab Orang Yahudi). Jadi terlihat adanya kisah yang hanya sepotong-sepotong dari setiap nabi.

       

      Saudara Cahyahati, saudara menganalogkan zaman  kenabian itu seperti lokomotif yang berangkat satu-satu, namun bukan demikian untuk Isa. Hal ini saya buktikan dengan pernyataan –pernyataan Allah yang ada :

       

      1. Hadits Shahih Muslim 127 dan Shahih Bukhari 1090

       

      "Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah saw. Bersabda: "Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi bersedia menerima pemberian." (HR. Muslim No. 127).

       

      "Dari Abu Hurairah r.a, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Demi Allah yang diriku dalam genggaman-Nya. Sesungguhnya akan turun kepadamu Ibnu Maryam (Isa Almasih) menjadi hakim yang adil. Maka dipecahnya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan harta kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang jua pun yang menerima." (HR. Bukhari No. 1090).

       

      2. Surat 43 Az-Zukruf ayat 61:

       

      'Dan sesungguhnya dia (Isa Almasih) adalah suatu tanda bagi kiamat, maka janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutlah Aku, inilah jalan yang lurus".

       

      3. Surat 4 An Nisaa ayat 159:

       

      "Dan tidak ada seorang pun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa Almasih sebelum matinya, dan pada hari kiamat dia menjadi saksi terhadap mereka".

       

      Saudara Cahayati, dari ayat-yat ini jelas bahwa peranan Isa akan terus berlanjut sampai akhir zaman/hari kiamat. Hal ini dapat dilihat bahwa pada akhir zaman, Isa akan memegang peranannya sebagai hakim yang ditunjuk/diberi  oleh Allah.. Dan satu hal bahwa didalam Al Quran tidak disebutkan Isa itu untuk umat Islam/Kristen, tetapi untuk semua umat manusia tanpa batasan. Karena tidak ada satu ayatpun dalam Al Quran yang menyatakan bahwa terdapat manusia lain selain Isa yang memiliki wewenang pada hari kiamat

       

      Kembali kepada pernyataan saudara, kalau saudara katakan bahwa zaman kenabian itu telah selesai pada waktunya dan diganti nabi lain, jelas membaca pernyataan dari hadis dan surat di Al Quran itu adalah salah.

       

      Dan ayat untuk lebih mempertegas silahkan saudara renungi:

       

      3. Surat 4 An Nisaa ayat 159:

       

      "Dan tidak ada seorang pun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa Almasih sebelum matinya, dan pada hari kiamat dia menjadi saksi terhadap mereka".

      Disini bukan dikatakan beriman kepada Muhammad.

       

      Kemudian saudara mengatakan hal yang menggelitik perasaan saudara tentang penggunaan ayat, sampai saudara mengatakan tentang pengakuan kebenaran Al Quran.

       

      Saudara Cahyahati yang terhormat, disini saudara telah salah mengira tentang pandangan saya terhadap Al Quran, yang saya maksud dengan penggunaan ayat-ayat pada Alquran adalah dimana di dalam Al Quran itu sendiri membenarkan tentang keberadaan Yesus/Isa di kitab Injil. Kalau boleh saya berikan gambaran. “500 tahun sebelum kelahiran Muhammad kitab  Injil sudah ada, kemudian 500 tahun berikutnya munculah kiab yang namanya Al Quran yang isinya membenarkan tentang keberadaa Yesus/Isa walaupun hanay sepotong-sepotong karena tidak lengkap. Hal ini menimbulkan pertanyaan dalam hati saya, “Kalau benar Al Quran ditulis Allah mengapa isi tentang Yesus/Isa hanya sepotong-sepotong, tentang mujizatnya tidak lengkap, saat Yesus disunatpun tidak ada, maaf dengan tidak mengurangi rasa hormat akhirnya saya menganggapAl Quran adalah hasil plagiat Muhammad dari kitab kitab yang sudah ada waktu itu. Karena kalau memang Allah yang mewahyukan jelas tidak akan kurang/berbeda dengan kenyataan yang terjadi.

       

      Saudara Cahyahati, saudara mengatakan sebenarnya saya juga harus mengakui kebenaran tentang Nabi Isa tidak pernah disalib.(di dalam Al Quran ada)

      Mungkin setelah saya uraikan jawaban saya ini saudara akan lebih tau mengenai Al Quran

      Didalam Quran pembahasan tentang Yesus/Isa tidak mati

      “dan karena ucapan mereka: “sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih….” Padahala mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka….” (4:157).
      “Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepadaNya” (4:158).
      “Dan mereka itu membuat tipu daya, Allah membalas tipu daya mereka, dari Allah sebaik-baiknya tipu daya” (3:54).

       

      Didalam Quran pembahasan tentang Yesus/Isa mati

      Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali."

      (Maryam, 19:33)

      Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."

      (Al Imran, 3:55)

      Dari Isi Alquran diatas yang saling bertentangan, jelas menimbulkan perbantahan dan penafsiran dalam menafsirkan 2 ayat yang saling bertentang itu. Pada satu ayat dengan tegas Allah menyatakan  Yesus/Isa tidak mati, namun pada ayat lain Allah menyatakan Yesus/Isa mati. Dari hasil semua perdebatan yang ada, saya melihat bahwa umat Islam mengartikan  Surat Maryam dan Surat Ali Imran untuk saat yang akan datang. Padahal kalau memeng jelas itu wahyu Allah pasti Allah menurunkan dengan sempurna yaitu bahwa harus ada tertulis saat itu akan terjadi pada saat yang akan datang namun tidak ada baik hadits maupun surat dalam Al quran yang menyatakan demikian.

       

      Namun ternyata, dalam Al Quran sendiri yang menyatakan bahwa Yesus/Isa itu mati ini dapat dilihat pada surat yang berbicara tentang para nabi, yaitu surat An Biyaa

       

      ”Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); Maka Jikalau kamu mati, Apakah mereka akan kekal? tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. ……….(Al-Anbiya : 34-35).

       

      Dari surat ini jelas bahwa, bahwa tidak ada seorangpun akan hidup abadi sebelum Muhammad. Yesus/Isa saat itu ada sebelum Muhammad. Dan Surat ini jelas merupakan pernyataan Allah yang menyatakan Yesus mati sama seperti pada surat Maryam dan surat Al Imran.

       

      Lalu bagaimanakah dengan surat-surat yang menyatakan Yesus/Isa tidak mati ? dan bagaimana dengan Al Quran sendiri yang diyakini sebagai wahyu Allah tetapi saling  saling bertentangan, silahkan saudara renungi dengan jernih, dan diskusikan dengan nurani saudara.

       

      Masalah Saudara mengatakan Allah tidak pernah memiliki anak istri dan sekutu, saya ingin memberikan analog seperti saudara memberikan analog tentang kereta apai diatas.

      Saudara Cahayati, saya yakin saudara akan sependapat dengan saya “Jika suatu zat (bisa laki sebagai zat padat, mahluk dsb) atau lebih tegasnya seorang manusia menyebabkan seorang wanita hamil apakah saudara tidak akan mengatakan bahwa anak dalam kandungan itu anak dari manusia yang menghamilinya ? Jelas saudara akan mengatakan bahwa anak itu adalah anak dari yang menyebabkan wanita itu hamil. Sama halnya seperti saudara dikatakan anak ayah karena ayah saudaralah yang menyebabkan ibu anda hamil. Begitu juga dengan Allah, Ia yang menyebabkan Maryam hamil/mengandung seorang anak, jelas yang bertanggung jawab menjadi bapaknya adalah Allah, makanya Yesus/Isa disebut sebagai anak Allah. Sama seperti saudara dikatakan anak bapak saudara.

      Inilah sebabnya sampai sekarang mengapa Yesus /Isa di jadikan yang terkemuka didunia dan diakherat, yang selama ini tidak pernah dipikirkan oleh umat Islam mengapa justru Jesus/Isa yang dinyatakan terkemuka didunia dan di akherat, bukannya Muhammad.

       

      Begitu juga tulisan saya waktu lalu tentang ketermukaannya Isa, yang belum saudara berikan tanggapan dalam penulisan email saudara.

       

      Saudara Cahayati sekian dulu ulasan, dan terima kasih atas tanggapan saudara

      Tuhan memberkati


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.