Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Keselamatan itu penting

Expand Messages
  • mursalaat
    Kasian? betul sekali. Itulah makanya harus kita ketahui bahwa akibat pelanggaran yang dilakukan Adam dan Hawa seluruh keturunannya harus menanggung akibatnya.
    Message 1 of 16 , Feb 22, 2009
    • 0 Attachment
      Kasian? betul sekali.
      Itulah makanya harus kita ketahui bahwa akibat pelanggaran yang
      dilakukan Adam dan Hawa seluruh keturunannya harus menanggung
      akibatnya.
      Allah adalah pengasih, penyayang dan pengampun, namun yang pasti
      bukan pemanja. Dia adalah Allah yang tegas dan adil. Dia juga penuh
      kuasa dan tiada yang dapat melawanNya.
      dalam sejarah umat manusia Allah begitu luar biasa kasihNYa terhadap
      Adam. Adam tidak kurang suatu apapun lahir dan bathin. Dia di
      percayai untuk mengelola Taman Eden dengan mandat penuh.
      Namun hanya satu hal kecil saja yang dilarang Allah, ternyata Ia
      tidak dapat tunduk dan taat, maka jatuhlah ia dan seluruh
      keturunanya. Kutuknya adalah Laki2 harus bersusah payah mencari
      nafkah wanit harus melahirkan dengan sakit.

      Bayi yang lahir dan meninggal:
      Coba perhatikan perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus dibawah ini

      Luk 12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang
      tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki
      tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
      Luk 12:48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan
      melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima
      sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari
      padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak
      dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

      1. Akal sehat yang diberikan oleh Allah kepada manusia juga
      mengetahui bahwa seorang bayi belum mengetahui kehendak Allah, jadi
      ia tidak akan dituntut.
      2. Oleh karena itu juga seorang bayi harus segera diserahkan kepada
      perlindungan Allah secepatnya.
      3. Berdoalah bahwa seorang bayi tidak lahir lalu wafat.
      Itulkahtanggung jawab kita.
      4. Jangan2 bayi yang lahir lalu wafat juga justru karena Allah
      melindungi bayi itu terhadap kesusahan duniawi bersyukurlah akan hal
      itu.
      5. Kalau kita tidak mau doakan bayi2 itu setidaknya doakan anda
      sendiri dan keturunan anda, dan orang2 disekitar anda (yang anda
      kasihi)
      6. Kalau anda malas (bagi sesama anda, apapun agamanya, sukunya dan
      rasnya) dan memilih agama apapun yang mengakomodir kemalasan anda
      itu adalah hak anda.
      7. Allah yang memberikan anugerah keselamatanNya melalui Yesus
      Kristus agar barang siapa percaya dibebaskan dari kutuk dosa Adam
      dan Hawa.

      Kekristenan bukanlah suatu pilihan, melainkan anugerah Allah. saya
      dan teman2 semua berharap agar anda dan semua non kristen
      sebagaimana kita semua disini menerima uluran anugerah Allah dalam
      kristus Yesus sebagai Kasih karunia, bukan karena amal, karena
      apabila karena amal, Adam saja sudah gagal apalagi yang lain.

      --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Agoes Manies <si.manies@...>
      wrote:
      >
      > Kasian dong ya bayi2 yang lahir..kalau mereka diwafatkan oleh
      Allah, mereka sdh dapat dipastikan langsung masuk neraka, padahal
      mereka blm bisa mengerti apa pun. Sama sekali belum bisa menilai
      mana yang terbaik untuk menggapai kehidupan setelah dunia ini
      kiamat. Allah memang sangat sangat sangat kejam. Padahal setau saya
      Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang loh...Setau saya juga
      bayi yang baru lahir itu fitrah alias suci. Walaupun mereka
      dilahirkan dari orang tua yang beragama Islam, Kristen, Musyrik,
      Kafir, bahkan Atheis...mereka akan tetap masuk surga bila meninggal
      sewaktu keadaan bayi, (kalau gak salah sih) sebelum usia baligh.
      Karena menurut iman saya Allah mengampuni dosa2 orang yg melakukan
      kesalahan secara tidak sengaja, orang2 yang bertobat, orang2 yang
      melakukan karena dipaksa (tidak sesuai dengan keinginan hatinya).
      Meninggalnya bayi sebelum usia baligh akan lgsg msk surga karena
      mereka blm ada dosa.
      > ,_._,___
      >
    • mursalaat
      Tambahan: Allah, sesuai dengan janjinya, mengampuni semua dosa kesuali: 1. Dosa yang tidak diakui. 2. Dosa penghujatan terhadap Roh l Qudus. Wa Salam ...
      Message 2 of 16 , Feb 22, 2009
      • 0 Attachment
        Tambahan:

        Allah, sesuai dengan janjinya, mengampuni semua dosa kesuali:
        1. Dosa yang tidak diakui.
        2. Dosa penghujatan terhadap Roh'l Qudus.

        Wa Salam

        --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Agoes Manies <si.manies@...>
        wrote:
        >
        > Kasian dong ya bayi2 yang lahir..kalau mereka diwafatkan oleh
        Allah, mereka sdh dapat dipastikan langsung masuk neraka, padahal
        mereka blm bisa mengerti apa pun. Sama sekali belum bisa menilai
        mana yang terbaik untuk menggapai kehidupan setelah dunia ini
        kiamat. Allah memang sangat sangat sangat kejam. Padahal setau saya
        Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang loh...Setau saya juga
        bayi yang baru lahir itu fitrah alias suci. Walaupun mereka
        dilahirkan dari orang tua yang beragama Islam, Kristen, Musyrik,
        Kafir, bahkan Atheis...mereka akan tetap masuk surga bila meninggal
        sewaktu keadaan bayi, (kalau gak salah sih) sebelum usia baligh.
        Karena menurut iman saya Allah mengampuni dosa2 orang yg melakukan
        kesalahan secara tidak sengaja, orang2 yang bertobat, orang2 yang
        melakukan karena dipaksa (tidak sesuai dengan keinginan hatinya).
        Meninggalnya bayi sebelum usia baligh akan lgsg msk surga karena
        mereka blm ada dosa.
        > ,_._,___
        >
      • jhonny_research
        Pak Zaky yang terhormat, Saya menghormati pendapat anda, memang percuma saja menjelaskan tentang agama Islam kepada orang Kristen, begitu juga menjelaskan
        Message 3 of 16 , Feb 26, 2009
        • 0 Attachment
          Pak Zaky yang terhormat,

          Saya menghormati pendapat anda, memang percuma saja menjelaskan
          tentang agama Islam kepada orang Kristen, begitu juga menjelaskan
          agama Kristen kepada orang Islam. Mereka tentu akan mempertahankan
          dogma agama mereka masing-masing. Dari harapan untuk menciptakan
          damai, malah menciptakan perselisihan tak kunjung selesai.

          Oleh karena itulah saya selalu ingin mengajak pembaca groups ini
          untuk membahas apa yang dilakukan oleh masing-masing umat yang
          mengaku agamanya paling benar. Seberapa mereka sudah memberikan
          sumbangan bagi kehidupan manusia, seberapa mereka bisa berpartisipasi
          dalam perdamaian dan ketentraman hidup manusia.

          Orang Islam di Indonesia selalu berteriak bahwa mereka didzolimi
          (dianiaya?) sedangkan nyatanya mereka yang selalu bertindak dalam
          kekerasan. Orang Islam di Indonesia juga selalu berteriak bahwa orang
          Kristen melakukan kristenisasi dengan membagikan makanan kepada orang
          miskin. Kalau orang Kristen tidak membagikan makanan kepada orang
          miskin (dan Islam) tersebut, saudara-saudara mereka yang sesama
          Muslim juga tidak membantu mereka kok. Orang Islam bangga ketika ada
          artis atau orang terkenal masuk Islam dan bantuan kepada artis dan
          orang terkenal tersebutpun datang bertubi-tubi, tapi mereka tidak
          peduli dengan orang miskin yang Islam sejak lahir, terbukti dengan
          begitu banyaknya orang menderita kekurangan gizi di negara Indonesia
          yang mayoritas Islam.

          Sejak berakhirnya rejim orde baru di Indonesia, semakin banyak
          pengusaha yang beragama Islam yang naik kepermukaan, hal tersebut
          tentunya tidak terlepas dengan kolaborasi pemerintah yang bekerja
          sama dengan pengusaha Islam tersebut. Tapi justru semakin banyak
          orang miskin dan kelaparan di Indonesia. Kalau para pengusaha Islam
          tersebut mau memberikan 10% dari total penghasilan mereka untuk
          rakyat miskin, maka tentunya tidak ada penduduk kelaparan di
          Indonesia itu. Tapi mana?

          Bencana Lumpur Lapindo yang disebabkan oleh Bakrie Group (yang adalah
          pengusaha Islam) malah mau dialihkan menjadi tanggung-jawab
          pemerintah Indonesia. Sementara si Bakrie masih asik menikmati
          kejayaannya di bisnis telekomunikasi sambil menyandang gelar
          terhormat si Pengusaha Pribumi Islam yang Sukses. Nyatanya si Bakri
          tersebut sebenarnya orang keturunan Arab yang tidak bisa disebut
          sebagai pribumi, tapi karena dia Islam maka langsung didaulat menjadi
          pribumi. Atau orang Arab memang dianggap pribumi di Indonesia?

          J.

          --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "zaky" <zakymuzakir@...> wrote:
          >
          > Menarik sekali.
          >
          > Terima kasih pak edi tanggapannya. Sebelumnya, saya mohon maaf bila
          > tulisan saya sebelumnya menyinggung perasaan kolektif anda sebagai
          > umat kristiani. Saya menerima feedback anda. Lain kali saya akan
          lebih
          > hati-hati.
          >
          > Dalam tulisan saya sebelumnya itu, sungguh saya tidak sekali pun
          > menulis kata "Kristen" saat mengkritik "agama lain" itu. Adalah anda
          > sendiri yang menanggapi hingga membawa-bawa Kristen.
          >
          > Memang tanggapan saya itu karena sebelumnya sering menemukan umat
          > kristiani di milis ini menganggap muslim celaka, tidak dijamin hidup
          > kekal, masuk neraka, dan seterusnya. itu benar. saya hanya mengajak
          > rekan muslim saya melihat masalah ini lebih jernih. Tidak kecil hati
          > walaupun benar kami tidak dijamin masuk surga. Lantas saya
          > mengingatkan bahwa dalam al quran tak pernah ada satu ibadah pun
          > dilakukan karena surga, hidup kekal, jaminan keselamatan dan
          > lain-lain. Betul sekali kata mereka, setiap muslim tidak dijamin.
          > Setiap muslim berpotensi masuk neraka. Tapi, dalam al quran kami
          > diajari untuk mencintai allah tanpa syarat. Mencintai Allah dengan
          > ikhlas. Karena itu, saat beribadah kami melakukannya dengan niat
          > lillahitaala. Ridla karena Tuhan semata. Tak ada niat lain. inilah
          > kepasrahan total umat muslim terhadap Tuhannya.
          >
          > Pun saya mengenal banyak teman dan saudara kristen yang menurut saya
          > "seiman" dalam hal berserah diri kepada Tuhan. Saya juga banyak
          > membaca kiprah para romo katolik yang sibuk mencintai Tuhan
          sepanjang
          > hidupnya dengan membantu sesama tanpa melihat suku, agama, ras, dan
          > identitas lain. Begitu juga dengan teman-teman lain pemeluk agama
          > hindu, dan buddha. Intinya, siapapun yang berniat mencintai Tuhan
          > tanpa pamrih, saya insya allah bersama mereka.
          >
          > Dan bukan hanya anda. Selalu bila saya mengungkapkan hal-hal ideal
          > yang universal, berikutnya adalah tanggapan umat kristen untuk
          > menyadarkan saudara semuslim saya. Kasarnya, "anda boleh saja
          berkata
          > demikian, tapi lihat kenyataan. saudara muslim anda masih berpikir
          > seperti ini itu, begini begitu, dst."
          >
          > Kenyataannya memang begitu pula yang saya temui. Banyak saudara
          muslim
          > saya yang berpaham (maaf) sempit dan eksklusif. Kalau saudara sudah
          > muak dengan kenyataan ini; bila pak edi gemas dengan sikap muslim
          itu,
          > yuk kita bersama-sama dekati mereka. Coba amati pemahaman mereka.
          > Sambil sesekali kita kejutkan mereka dengan paham kita :), tapi
          tentu
          > semua dilakukan tanpa nafsu. Seperti Yesus sering menganjurkan, mari
          > kita cintai sekalipun kepada musuh-musuh kita.
          >
          > Ajakan saya ini bukan kali pertama dilontarkan di milis Islam-
          Kristen.
          > Entah karena masih memendam benci kepada umat muslim; entah karena
          > malu; entah karena tak tahu cara menghubungi saya; tak pernah ada
          satu
          > orang kristen pun yang menyambut uluran tangan saya. Saya
          > mengungkapkan kenyataan ini bukannya berharap.
          >
          > Toh, siapa tahu secara sembunyi-sembunyi ada yang mulai mendekati
          > saudara muslimnya. Siapa tahu ada yang sudah lama melakukannya dan
          > hingga detik ini masih mengakrabi "musuh-musuh" muslimnya. Kalaupun
          > tidak ada, saya tidak merasa kecewa kepada mereka. Saya masih
          > mencintai mereka seperti biasa.
          >
          > Untuk komentar anda nomor lima;
          >
          > begini pak, kami (setidaknya sebagian dari kami) berdoa atau meminta
          > kepada Allah bukan untuk merengek-rengek dikabulkan sesuatu. Ini
          > adalah cara kami menjaga tetap rendah hati di hadapan-Nya. Ini
          adalah
          > cara kami menjaga kewarasan kami sehingga saat berhasil melakukan
          > sesuatu, tidaklah tergelincir melupakan Allah dan menepuk dada
          > sendiri. Pun begitu bila kami gagal. Dengan berdoa, insya allah
          > terhindar dari perasaan rendah diri.
          >
          > begitulah nabi muhammad mengajari saya. bahkan sekelas nabi pun
          masih
          > berdoa kepada tuhan. buat saya, itu justru luar biasa.
          >
          > Bila bapak edi menganggap doa-nya orang muslim untuk meminta sesuatu
          > karena semata-mata mengingingkan sesuatu, kami (atau setidaknya
          > sebagian dari kami) sudah berhenti berdoa UNTUK (bukan "kepada")
          Nabi
          > kami. Bila bapak edi dalam iman kristennya masih berdoa untuk
          > memohon-mohon kepada Tuhan, saya mengajak sebagai sesama makhluk
          tuhan
          > (bukan sebagai muslim) berdoa seperti kami menganggap fungsi doa
          untuk
          > menjaga kerendah-hatian sekaligus memelihara kepercayaan diri.
          >
          > Tapi sekali lagi, perlu saya tekankan, ini hanya ajakan ramah yang
          tak
          > memiliki konsekuensi apapun. kami (setidak sebagian dari kami) tetap
          > mencintai pak edi dan kawan-kawan, apapun reaksi anda setelah
          diajak.
          >
          > bagi saya pak, islam atau kristen sama-sama agama yang mengajarkan
          > mencintai Tuhan. Perbedaan-perbedaan detil lain, tidak menarik
          > perhatian saya untuk diperdebatkan.
          >
          > apakah bapak melihat kontradiksi antara pemahaman saya dengan
          > (pemahaman anda tentang) Al Quran? Yuk duduk lebih dekat bersama
          saya.
          > mari berteman lebih akrab.
          >
          > anda juga tidak akan saya larang untuk tetap menilai saya munafik
          atau
          > berdusta, baik secara tegas ataupun samar-samar. saya menerima semua
          > ungkapan cinta pak edi kepada saya.
          >
          > i love you too pak edi
          >
          > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi Marlon Manik"
          > <edi_cassanop@> wrote:
          > >
          > > Bro, apakah anda akan menambah deretan kaum muslim sepanjang
          zaman
          > > yang selalu mmbangun paradigma yang penuh kesalahan prsepsi,
          konsep
          > > dan pengertian seperti yang dibangun sejak zaman Nabi? Menambah
          > > deretan ulama ishak dari mesir, Hj Irene dari Indonesia, Ahmaad
          > > deedad india afrika, dan lain sebagainya?
          > >
          > > Aku harap tidak bro, kuharap bro bisa meluruskan kaum muslim yang
          > > mayoritas salh dalam berpikir dan kalau bisa anda berani
          mengkritisi
          > > alquran dan meluruskan alquran anda. Jujurlah banyak hal yang
          harus
          > > bro luruskan dari kita alquran yang anda cintai ini. Jangan
          > > berpikiran sempit, jika anda membuktikan bahwa anda adala sesuai
          > > tulisan anda, maka kritisi dan luruskanlah pertama quran anda
          maka
          > > umat islam, isya allah perlahan tetapi pasti (semoga) bisa
          menemukan
          > > kebenaran dan kebohongan bahkan termasuk anda sendiri.
          > >
          > > Oklah, tentang keselamatan, saya ma paparkan
          > > 1. Keselamatan kekal bukan hal utama buat kekristenan Yang utada
          > > adalah mencintai Allah dan mengenal Dia
          > >
          > > 2. Keselamatan adalah anugerah semata yang otomatis menjadi
          miliki
          > > pengikut kristus, jadi itu tidak pernh enjadi utama, tetapi hal
          itu
          > > hanyalah dasar (yang paling dasar.
          > >
          > > 3. sebagai dasar, untuk bisa mencintai allah dalam anugerahnya
          maka
          > > harus melalui dasar iman ini sehingga kita tahu bahwa kita tidak
          > > layak tetapi kita dikasihi.
          > >
          > > 4. Umat islam yang sebenarnya menyogok Allah dengan melakukan
          segala
          > > perbuatan amal dengan hitungan hitungan pahala-pahalaan. Mengharp
          > > imbalan dari Allh, umat kristen tidak pernah mengharap imbalan
          dari
          > > Allah karena semua kebajikan manusia adalah ibarat sampah jika
          > > dibandingkan dengan kasihNya
          > >
          > > 5. Oh ya, bagi umat Islam keselamata itu kecil?Tidak penting?
          Kalau
          > > anda berpendapat demikian maka inilah saran saya buat saudara :
          > > -berhetilah berdoa kepada Nabi anda
          > > - Gantikanlah kedudukan Nabi anda dihati kaum Muslim. Karena Sang
          > > Nabi sendiri tidak menganggap keselamatan itu kecil bahkan
          menajarkan
          > > berlomba-lomba melakukan amal baik untuk mendapat rido Allah dan
          > > keselamatan.
          > > - Nasehatilah Nabi Muhammad agar ia tidak khawatir akan
          > > keselamtannya, kalu bisa memohonlah kepada Tuhan supaya anda
          > > dipertemukan kepadana sehingga bisa share dengannya. Kenapa
          kukutakan
          > > demikian? Karena enjelang akhir hidupnya, Muhammad sangat
          khawatir
          > > akan keslamtannya dan ini direkan oleh Buhari dalam hadisnya "
          > > sesugguhanya walaupu aku Rasul Allah, aku tidak tahu apa yang
          akan
          > > dilakukan Allah kepadaku. (tentu setelah mati) Apalagi pembelaan
          anda
          > > terhdap hal ini?
          > >
          > > saudara zaky, rendah hatilah sedikit, mengakui secar terbuka
          meski
          > > dengan kalimat yang agak kasar sekalipun adalah lebih rendah hati
          > > dibanding dengan menutupi dengan kata-kata yang sepertinya bijak
          > > tetapi penuh dusta dan kemunafikan.
          > >
          > > Anda dengan tegas saya katakan munafik dan berdusta karena quran
          dan
          > > Nabi anda tidak mengajarkan demikian. Yah tulisan anda memang
          > > sepertinya enak dibaca tetapi orang yang pola pikirna tajam dalam
          > > menilai segala sesutu akan bisa menilai tulisan anda itu benar
          atau
          > > tidak.
          > >
          > > sekian
          > > edi
          > >
          > >
          > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "zaky" <zakymuzakir@> wrote:
          > > >
          > > > Waalaikumsalam,
          > > >
          > > > Hai manies. Anda kok jadi diktator? i have my own definition of
          > > > "paradise" kok. terserah situ setuju atau tidak.
          > > >
          > > > atau beginikah maksud perkataan Anda?
          > > > - Setiap manusia menginginkan hidup kekal di surga.
          > > > - Zaky tidak menginginkan hidup kekal di surga.
          > > > - Kesimpulan: Zaky bukan manusia.
          > > >
          > > > kalo iya, saya anggap pujian saja.
          > > >
          > > > saya pikir mencintai tuhan adalah yang terpenting dan satu-
          satunya.
          > > > Definisi keselamatan bagi saya: mencintai Allah. Titik. Gak ada
          lagi
          > > > yang lain.
          > > >
          > > > Kalau setelah taat pada aturan-Nya, menjauhi larangan-Nya, tapi
          di
          > > > akhirat saya dimasukkan ke neraka, ya saya insya allah menerima
          > > dengan
          > > > ikhlas. Semua kehendak Allah, adalah kebahagiaan buat saya.
          Segala
          > > > keputusan Allah adalah surga bagi saya.
          > > >
          > > > Itulah mengapa saya kebal ditawari pindah ke "agama" lain
          manapun.
          > > > Agama lain jualan surga dan hidup kekal, ya saya tidak
          tertarik.
          > > Agama
          > > > lain bilang umat islam tidak dijamin hidup kekal dan tidak
          dijamin
          > > > masuk surga oleh muhammad, ya buat saya itu ga penting. karena
          bagi
          > > > saya, muhammad menawarkan cara mencintai Allah. dan bagi saya
          itu
          > > cukup.
          > > >
          > > > bahkan saya tak peduli bila ada yang bilang muhammad pedofili,
          > > > penganut poligami, tak beradab, dll. saya percaya ucapan
          muhammad,
          > > > karena ucapan-nya benar.
          > > >
          > > > saya tidak beriman pada muhammad karena status muhammad itu
          nabi;
          > > atau
          > > > orang suci; atau mendapat wahyu langsung dari Siapa; atau punya
          > > sifat
          > > > ilahiah; atau keluar dari rahim perawan suci; atau mati dibunuh
          di
          > > > tiang; atau tidak menikah; atau keturunan kaum tertentu.
          > > >
          > > > dan karena sikap yang sama pula saya beriman kepada Yesus,
          apapun
          > > > status dia. Mau tukang mabok kek, mau anaknya maryam kek. kalo
          > > > ucapannya bener, ya bener.
          > > >
          > > > sikap yang sama pula saya mengamini injil. mau palsu kek, mau
          asli
          > > > kek, tulisan paulus kek, injil barnabas kek, matius kek,
          yohanes,
          > > dst.
          > > > kalo bener mah, ga bakal tertukar sama yang salah.
          > > >
          > > > buat saya, mengharap surga dan hidup kekal adalah seperti anak
          kecil
          > > > yang diiming-imingi hadiah. masak mencintai allah saja harus
          > > > diiming-imingi keselamatan? tak cukupkah nikmat dari Allah
          kepada
          > > kita
          > > > selama ini? Tak cukupkah nikmat dari allah kepada kita sejak
          kita
          > > > lahir? tak cukupkah semua itu hingga kita merasa pantas
          mengharap
          > > > surga di akhirat karena keimanan kita? emangnya keimanan kita
          > > penting
          > > > buat Allah hingga Allah wajib menempatkan orang beriman di
          surga?
          > > >
          > > > kalau quran menjanjikan surga kepada orang beriman, ya sudah
          diam
          > > > saja. jangan berisik. be elegant. jangan meniru umat agama lain
          yang
          > > > membanggakan diri mendapat jaminan masuk surga. jangan meniru
          agama
          > > > sebelah yang menuding umat agama lain gak dijamin surga. biarkan
          > > > mereka mengklaim surga dan hidup kekal. kepada mereka kita
          ucapkan
          > > > saja, amin ya rabbal alamin. semoga terkabul.
          > > >
          > > > karena buat kita surga itu kecil. hidup kekal itu kecil. bagi
          kita,
          > > > mencintai tuhan adalah segalanya. mencintai allah karena ingin
          > > > mendapat surga hanya akan mengotori keimanan kita. mengharap
          surga
          > > > hanya akan mengotori kecintaan kita terhadap Allah.
          > > >
          > > > understood ini teh ibu-ibu? teh Manies? apa akang Manies ini
          teh?
          > > > alhamdulilah. Aa mah senang mendengarnya.
          > > >
          > > > salam,
          > > >
          > > > zaky muzakir
          > > >
          > > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "si.manies" <si.manies@>
          > > wrote:
          > > > >
          > > > > Jangan pula terkecoh dengan tujuan kedua agama yang "sama":
          > > selamat di
          > > > > dunia dan di alam setelah kematian. Ternyata keduanya memiliki
          > > > > definisi keselamatan yang berbeda. Bagi kristiani, jaminan
          > > > > keselamatan, masuk surga, dan hidup kekal adalah tujuan utama
          > > (silakan
          > > > > koreksi). Tapi bagi saya, yang beragama Islam, jaminan
          > > keselamatan,
          > > > > surga, dan hidup kekal tidaklah penting.
          > > > >
          > > > >
          > > > > Ass.
          > > > > Hidup kekal di surga sangatlah penting bagi setiap manusia,
          > > apapun
          > > > > agama yang dianutnya, termasuk islam yang sangat mementingkan
          > > > > keselamatan di dunia dan di akhirat. Karena itu ditekankan
          bagi
          > > umat
          > > > > islam untuk beribadah kepada Allah SWT dan beramal kebaikan
          hanya
          > > > > untuk Allah. Itulah cara untuk mendapatkan keselamatan dunia
          > > akhirat.
          > > > > Hanya caranya saja yg berbeda dari tiap2 keyakinan.
          > > > > Umat islam dengan cara memperbanyak ibadah dan perbuatan baik
          du
          > > > > dunia.
          > > > > Umat kristen dengan cara percaya kepada Yesus sebagai juru
          > > selamat.
          > > > > Umat2 lain tentu punya cara2 tersendiri untuk menggapai
          kehidupan
          > > > > kekal si akhirat.
          > > > > Kitapun jangan saling menghardik umat lain dengan keyakinan
          yang
          > > kita
          > > > > punya. Tapi cukup dengan menyampaikan ajaran apa yang ada di
          > > > > keyakinan kita masing2. Hal ini sangat penting untuk
          harmonisasi
          > > > > kehidupan umat manusia di bumi ini.
          > > > > Biarlah Allah Yang Maha Esa yang menentukan di akhirat nanti
          > > agama
          > > > > apa yang benar.
          > > > > Karena kebenaran yang sesungguhnya hanyalah milik Allah.
          > > > > Wass.
          > > > >
          > > >
          > >
          >
        • Agoes Manies
          Menurut paham yg saya dapatkan seorang bayi yg baru lahir dan meninggal Maka dia mau masuk neraka atau surga khan tergantung dari Tuhan yg menentukannya Jadi
          Message 4 of 16 , Mar 2, 2009
          • 0 Attachment
            Menurut paham yg saya dapatkan seorang bayi yg baru lahir dan meninggal
            Maka dia mau masuk neraka atau surga khan tergantung dari Tuhan yg menentukannya
            Jadi kita tidak bisa menjamin seorang itu masuk surga atau neraka.
            Hak prerogatif Allah yg menentukannya.
            Demikian pula konsep bayi baru lahir itu suci memang betul
            Tapi begitu masuk bumi lalu terkena bakteri jadi tidak suci lagi
            Buktinya bisa mati ?

            Suci yang saya maksud bukan dalam hal kesehatan (terkena bakteri), tapi suci dari dosa. Setiap yang hidup di dunia pasti akan mati, baik itu manusia, hewan, ataupun tumbuhan. Hewan dan tumbuhan juga bisa mati, tapi apakah kematiannya itu akibat dosa?

            Segala amal perbuatan baik dan jahat manusia akan dicatat oleh malaikat, kecuali 3 hal:
            Sabda Nabi Muhammad dalam hadist:
            “Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Pena diangkat atas tiga golongan: dari orang yang sedang tidur hingga dia bangun, dari anak kecil hingga dia dewasa (baligh), dan dari orang gila hingga dia waras (berakal).” (Hadits shahih; Shahih Ibnu Majah (3513), Sunan Abu Daud (12/78/4380)).


          • M.Thaib Athin
            Kang Jupri Yth, Yang dimaksud Bayi baru lahir itu suci, kemudian menginggal dunia(Bayi itu Suci, adalah rohnya)bukan fisik/badannya. ... Dari: japri sutiana
            Message 5 of 16 , Mar 7, 2009
            • 0 Attachment
              Kang Jupri Yth, Yang dimaksud Bayi baru lahir itu suci, kemudian menginggal dunia(Bayi itu Suci, adalah rohnya)bukan fisik/badannya.

              --- Pada Sen, 23/2/09, japri sutiana <japri1234@...> menulis:

              Dari: japri sutiana <japri1234@...>
              Topik: Re: [islam-kristen] Re: Re: Keselamatan itu penting
              Kepada: islam-kristen@yahoogroups.com
              Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 5:08 AM

              Menurut paham yg saya dapatkan seorang bayi yg baru lahir dan meninggal
              Maka dia mau masuk neraka atau surga khan tergantung dari Tuhan yg menentukannya
              Jadi kita tidak bisa menjamin seorang itu masuk surga atau neraka.
              Hak prerogatif Allah yg menentukannya.
              Demikian pula konsep bayi baru lahir itu suci memang betul
              Tapi begitu masuk bumi lalu terkena bakteri jadi tidak suci lagi
              Buktinya bisa mati ?


              --- On Wed, 2/18/09, Agoes Manies <si.manies@yahoo. com> wrote:
              From: Agoes Manies <si.manies@yahoo. com>
              Subject: [islam-kristen] Re: Re: Keselamatan itu penting
              To: islam-kristen@ yahoogroups. com
              Cc: mursalaat@yahoo. com
              Date: Wednesday, February 18, 2009, 1:44 AM

              Kasian dong ya bayi2 yang lahir..kalau mereka diwafatkan oleh Allah, mereka sdh dapat dipastikan langsung masuk neraka, padahal mereka blm bisa mengerti apa pun. Sama sekali belum bisa menilai mana yang terbaik untuk menggapai kehidupan setelah dunia ini kiamat. Allah memang sangat sangat sangat kejam. Padahal setau saya Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang loh...Setau saya juga bayi yang baru lahir itu fitrah alias suci. Walaupun mereka dilahirkan dari orang tua yang beragama Islam, Kristen, Musyrik, Kafir, bahkan Atheis...mereka akan tetap masuk surga bila meninggal sewaktu keadaan bayi, (kalau gak salah sih) sebelum usia baligh. Karena menurut iman saya Allah mengampuni dosa2 orang yg melakukan kesalahan secara tidak sengaja, orang2 yang bertobat, orang2 yang melakukan karena dipaksa (tidak sesuai dengan keinginan hatinya). Meninggalnya bayi sebelum usia baligh akan lgsg msk surga karena mereka blm ada dosa.
              ,_._,___




              Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
              Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
            • zaky
              Pak Jhonny yang terkasih, Terima kasih atas penghormatan pak Jhonny. Saya juga insya allah selalu dan akan selalu menghormati pendapat pak Jhonny. Membahas apa
              Message 6 of 16 , Mar 9, 2009
              • 0 Attachment
                Pak Jhonny yang terkasih,

                Terima kasih atas penghormatan pak Jhonny. Saya juga insya allah selalu dan akan selalu menghormati pendapat pak Jhonny.

                Membahas apa yang dilakukan masing-masing umat, saya setuju, hanya dalam konteks menginspirasi kita semua. Bukan dalam konteks membanding-bandingkan.

                Setelah membahas apa yang sudah dilakukan, saya harap kesimpulannya adalah semacam: "Begitulah yang sudah umat A lakukan dalam menebar kebaikan, sebaiknya kita sebagai umat B menirunya dan menyempurnakan metodenya."

                Setelah membahas apa yang sudah dilakukan, saya tidak berharap muncul kesimpulan: "Begitulah yang sudah umat A lakukan dalam menebar kebaikan, karena agama A adalah agama paling benar."

                Maaf, untuk pernyataan anda bahwa orang islam di indonesia "selalu" berteriak dizalimi, sedangkan nyatanya mereka yang "selalu" bertindak dalam kekerasan, saya menilai anda tidak adil. It is not fair for us. Karena tidak semua muslim berteriak merasa dizalimi, dan tidak setiap muslim bertindak kekerasan. Saya menilai pernyataan anda tidak valid. mohon pak jhonny klarifikasi pernyataan tersebut.

                Walau demikian, saya menerima semangat yang anda bawa. Saya juga menerima pernyataan anda yang tidak valid itu sebagai ungkapan kekecewaan terhadap umat islam. saya, sebagai bagian dari komunitas muslim, menyatakan permohonan maaf atas perbuatan tidak menyenangkan kepada anda dan seluruh umat non-muslim lain yang merasa terzalimi.

                however, saya tidak mampu berjanji untuk menjamin perbuatan serupa tidak akan terulang oleh umat muslim di masa mendatang. please dont get me wrong. saya bukan siapa-siapa. saya bukan ulama, bukan tetua muslim, bukan pemerintah, dan bukan pemegang otoritas agama yang memiliki kapasitas memberikan perintah atau fatwa. tapi saya berjanji demi allah memberi masukan ke sebanyak-banyaknya umat muslim yang saya temui untuk bersikap lebih hati-hati dalam berhubungan dengan umat lain.

                wassalam.

                zaky muzakir
                semoga semua makhluk berbahagia

                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "jhonny_research" <jhonny_research@...> wrote:
                >
                > Pak Zaky yang terhormat,
                >
                > Saya menghormati pendapat anda, memang percuma saja menjelaskan
                > tentang agama Islam kepada orang Kristen, begitu juga menjelaskan
                > agama Kristen kepada orang Islam. Mereka tentu akan mempertahankan
                > dogma agama mereka masing-masing. Dari harapan untuk menciptakan
                > damai, malah menciptakan perselisihan tak kunjung selesai.
                >
                > Oleh karena itulah saya selalu ingin mengajak pembaca groups ini
                > untuk membahas apa yang dilakukan oleh masing-masing umat yang
                > mengaku agamanya paling benar. Seberapa mereka sudah memberikan
                > sumbangan bagi kehidupan manusia, seberapa mereka bisa berpartisipasi
                > dalam perdamaian dan ketentraman hidup manusia.
                >
                > Orang Islam di Indonesia selalu berteriak bahwa mereka didzolimi
                > (dianiaya?) sedangkan nyatanya mereka yang selalu bertindak dalam
                > kekerasan. Orang Islam di Indonesia juga selalu berteriak bahwa orang
                > Kristen melakukan kristenisasi dengan membagikan makanan kepada orang
                > miskin. Kalau orang Kristen tidak membagikan makanan kepada orang
                > miskin (dan Islam) tersebut, saudara-saudara mereka yang sesama
                > Muslim juga tidak membantu mereka kok. Orang Islam bangga ketika ada
                > artis atau orang terkenal masuk Islam dan bantuan kepada artis dan
                > orang terkenal tersebutpun datang bertubi-tubi, tapi mereka tidak
                > peduli dengan orang miskin yang Islam sejak lahir, terbukti dengan
                > begitu banyaknya orang menderita kekurangan gizi di negara Indonesia
                > yang mayoritas Islam.
                >
                > Sejak berakhirnya rejim orde baru di Indonesia, semakin banyak
                > pengusaha yang beragama Islam yang naik kepermukaan, hal tersebut
                > tentunya tidak terlepas dengan kolaborasi pemerintah yang bekerja
                > sama dengan pengusaha Islam tersebut. Tapi justru semakin banyak
                > orang miskin dan kelaparan di Indonesia. Kalau para pengusaha Islam
                > tersebut mau memberikan 10% dari total penghasilan mereka untuk
                > rakyat miskin, maka tentunya tidak ada penduduk kelaparan di
                > Indonesia itu. Tapi mana?
                >
                > Bencana Lumpur Lapindo yang disebabkan oleh Bakrie Group (yang adalah
                > pengusaha Islam) malah mau dialihkan menjadi tanggung-jawab
                > pemerintah Indonesia. Sementara si Bakrie masih asik menikmati
                > kejayaannya di bisnis telekomunikasi sambil menyandang gelar
                > terhormat si Pengusaha Pribumi Islam yang Sukses. Nyatanya si Bakri
                > tersebut sebenarnya orang keturunan Arab yang tidak bisa disebut
                > sebagai pribumi, tapi karena dia Islam maka langsung didaulat menjadi
                > pribumi. Atau orang Arab memang dianggap pribumi di Indonesia?
                >
                > J.
                >
                > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "zaky" <zakymuzakir@> wrote:
                > >
                > > Menarik sekali.
                > >
                > > Terima kasih pak edi tanggapannya. Sebelumnya, saya mohon maaf bila
                > > tulisan saya sebelumnya menyinggung perasaan kolektif anda sebagai
                > > umat kristiani. Saya menerima feedback anda. Lain kali saya akan
                > lebih
                > > hati-hati.
                > >
                > > Dalam tulisan saya sebelumnya itu, sungguh saya tidak sekali pun
                > > menulis kata "Kristen" saat mengkritik "agama lain" itu. Adalah anda
                > > sendiri yang menanggapi hingga membawa-bawa Kristen.
                > >
                > > Memang tanggapan saya itu karena sebelumnya sering menemukan umat
                > > kristiani di milis ini menganggap muslim celaka, tidak dijamin hidup
                > > kekal, masuk neraka, dan seterusnya. itu benar. saya hanya mengajak
                > > rekan muslim saya melihat masalah ini lebih jernih. Tidak kecil hati
                > > walaupun benar kami tidak dijamin masuk surga. Lantas saya
                > > mengingatkan bahwa dalam al quran tak pernah ada satu ibadah pun
                > > dilakukan karena surga, hidup kekal, jaminan keselamatan dan
                > > lain-lain. Betul sekali kata mereka, setiap muslim tidak dijamin.
                > > Setiap muslim berpotensi masuk neraka. Tapi, dalam al quran kami
                > > diajari untuk mencintai allah tanpa syarat. Mencintai Allah dengan
                > > ikhlas. Karena itu, saat beribadah kami melakukannya dengan niat
                > > lillahitaala. Ridla karena Tuhan semata. Tak ada niat lain. inilah
                > > kepasrahan total umat muslim terhadap Tuhannya.
                > >
                > > Pun saya mengenal banyak teman dan saudara kristen yang menurut saya
                > > "seiman" dalam hal berserah diri kepada Tuhan. Saya juga banyak
                > > membaca kiprah para romo katolik yang sibuk mencintai Tuhan
                > sepanjang
                > > hidupnya dengan membantu sesama tanpa melihat suku, agama, ras, dan
                > > identitas lain. Begitu juga dengan teman-teman lain pemeluk agama
                > > hindu, dan buddha. Intinya, siapapun yang berniat mencintai Tuhan
                > > tanpa pamrih, saya insya allah bersama mereka.
                > >
                > > Dan bukan hanya anda. Selalu bila saya mengungkapkan hal-hal ideal
                > > yang universal, berikutnya adalah tanggapan umat kristen untuk
                > > menyadarkan saudara semuslim saya. Kasarnya, "anda boleh saja
                > berkata
                > > demikian, tapi lihat kenyataan. saudara muslim anda masih berpikir
                > > seperti ini itu, begini begitu, dst."
                > >
                > > Kenyataannya memang begitu pula yang saya temui. Banyak saudara
                > muslim
                > > saya yang berpaham (maaf) sempit dan eksklusif. Kalau saudara sudah
                > > muak dengan kenyataan ini; bila pak edi gemas dengan sikap muslim
                > itu,
                > > yuk kita bersama-sama dekati mereka. Coba amati pemahaman mereka.
                > > Sambil sesekali kita kejutkan mereka dengan paham kita :), tapi
                > tentu
                > > semua dilakukan tanpa nafsu. Seperti Yesus sering menganjurkan, mari
                > > kita cintai sekalipun kepada musuh-musuh kita.
                > >
                > > Ajakan saya ini bukan kali pertama dilontarkan di milis Islam-
                > Kristen.
                > > Entah karena masih memendam benci kepada umat muslim; entah karena
                > > malu; entah karena tak tahu cara menghubungi saya; tak pernah ada
                > satu
                > > orang kristen pun yang menyambut uluran tangan saya. Saya
                > > mengungkapkan kenyataan ini bukannya berharap.
                > >
                > > Toh, siapa tahu secara sembunyi-sembunyi ada yang mulai mendekati
                > > saudara muslimnya. Siapa tahu ada yang sudah lama melakukannya dan
                > > hingga detik ini masih mengakrabi "musuh-musuh" muslimnya. Kalaupun
                > > tidak ada, saya tidak merasa kecewa kepada mereka. Saya masih
                > > mencintai mereka seperti biasa.
                > >
                > > Untuk komentar anda nomor lima;
                > >
                > > begini pak, kami (setidaknya sebagian dari kami) berdoa atau meminta
                > > kepada Allah bukan untuk merengek-rengek dikabulkan sesuatu. Ini
                > > adalah cara kami menjaga tetap rendah hati di hadapan-Nya. Ini
                > adalah
                > > cara kami menjaga kewarasan kami sehingga saat berhasil melakukan
                > > sesuatu, tidaklah tergelincir melupakan Allah dan menepuk dada
                > > sendiri. Pun begitu bila kami gagal. Dengan berdoa, insya allah
                > > terhindar dari perasaan rendah diri.
                > >
                > > begitulah nabi muhammad mengajari saya. bahkan sekelas nabi pun
                > masih
                > > berdoa kepada tuhan. buat saya, itu justru luar biasa.
                > >
                > > Bila bapak edi menganggap doa-nya orang muslim untuk meminta sesuatu
                > > karena semata-mata mengingingkan sesuatu, kami (atau setidaknya
                > > sebagian dari kami) sudah berhenti berdoa UNTUK (bukan "kepada")
                > Nabi
                > > kami. Bila bapak edi dalam iman kristennya masih berdoa untuk
                > > memohon-mohon kepada Tuhan, saya mengajak sebagai sesama makhluk
                > tuhan
                > > (bukan sebagai muslim) berdoa seperti kami menganggap fungsi doa
                > untuk
                > > menjaga kerendah-hatian sekaligus memelihara kepercayaan diri.
                > >
                > > Tapi sekali lagi, perlu saya tekankan, ini hanya ajakan ramah yang
                > tak
                > > memiliki konsekuensi apapun. kami (setidak sebagian dari kami) tetap
                > > mencintai pak edi dan kawan-kawan, apapun reaksi anda setelah
                > diajak.
                > >
                > > bagi saya pak, islam atau kristen sama-sama agama yang mengajarkan
                > > mencintai Tuhan. Perbedaan-perbedaan detil lain, tidak menarik
                > > perhatian saya untuk diperdebatkan.
                > >
                > > apakah bapak melihat kontradiksi antara pemahaman saya dengan
                > > (pemahaman anda tentang) Al Quran? Yuk duduk lebih dekat bersama
                > saya.
                > > mari berteman lebih akrab.
                > >
                > > anda juga tidak akan saya larang untuk tetap menilai saya munafik
                > atau
                > > berdusta, baik secara tegas ataupun samar-samar. saya menerima semua
                > > ungkapan cinta pak edi kepada saya.
                > >
                > > i love you too pak edi
                > >
                > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "Edi Marlon Manik"
                > > <edi_cassanop@> wrote:
                > > >
                > > > Bro, apakah anda akan menambah deretan kaum muslim sepanjang
                > zaman
                > > > yang selalu mmbangun paradigma yang penuh kesalahan prsepsi,
                > konsep
                > > > dan pengertian seperti yang dibangun sejak zaman Nabi? Menambah
                > > > deretan ulama ishak dari mesir, Hj Irene dari Indonesia, Ahmaad
                > > > deedad india afrika, dan lain sebagainya?
                > > >
                > > > Aku harap tidak bro, kuharap bro bisa meluruskan kaum muslim yang
                > > > mayoritas salh dalam berpikir dan kalau bisa anda berani
                > mengkritisi
                > > > alquran dan meluruskan alquran anda. Jujurlah banyak hal yang
                > harus
                > > > bro luruskan dari kita alquran yang anda cintai ini. Jangan
                > > > berpikiran sempit, jika anda membuktikan bahwa anda adala sesuai
                > > > tulisan anda, maka kritisi dan luruskanlah pertama quran anda
                > maka
                > > > umat islam, isya allah perlahan tetapi pasti (semoga) bisa
                > menemukan
                > > > kebenaran dan kebohongan bahkan termasuk anda sendiri.
                > > >
                > > > Oklah, tentang keselamatan, saya ma paparkan
                > > > 1. Keselamatan kekal bukan hal utama buat kekristenan Yang utada
                > > > adalah mencintai Allah dan mengenal Dia
                > > >
                > > > 2. Keselamatan adalah anugerah semata yang otomatis menjadi
                > miliki
                > > > pengikut kristus, jadi itu tidak pernh enjadi utama, tetapi hal
                > itu
                > > > hanyalah dasar (yang paling dasar.
                > > >
                > > > 3. sebagai dasar, untuk bisa mencintai allah dalam anugerahnya
                > maka
                > > > harus melalui dasar iman ini sehingga kita tahu bahwa kita tidak
                > > > layak tetapi kita dikasihi.
                > > >
                > > > 4. Umat islam yang sebenarnya menyogok Allah dengan melakukan
                > segala
                > > > perbuatan amal dengan hitungan hitungan pahala-pahalaan. Mengharp
                > > > imbalan dari Allh, umat kristen tidak pernah mengharap imbalan
                > dari
                > > > Allah karena semua kebajikan manusia adalah ibarat sampah jika
                > > > dibandingkan dengan kasihNya
                > > >
                > > > 5. Oh ya, bagi umat Islam keselamata itu kecil?Tidak penting?
                > Kalau
                > > > anda berpendapat demikian maka inilah saran saya buat saudara :
                > > > -berhetilah berdoa kepada Nabi anda
                > > > - Gantikanlah kedudukan Nabi anda dihati kaum Muslim. Karena Sang
                > > > Nabi sendiri tidak menganggap keselamatan itu kecil bahkan
                > menajarkan
                > > > berlomba-lomba melakukan amal baik untuk mendapat rido Allah dan
                > > > keselamatan.
                > > > - Nasehatilah Nabi Muhammad agar ia tidak khawatir akan
                > > > keselamtannya, kalu bisa memohonlah kepada Tuhan supaya anda
                > > > dipertemukan kepadana sehingga bisa share dengannya. Kenapa
                > kukutakan
                > > > demikian? Karena enjelang akhir hidupnya, Muhammad sangat
                > khawatir
                > > > akan keslamtannya dan ini direkan oleh Buhari dalam hadisnya "
                > > > sesugguhanya walaupu aku Rasul Allah, aku tidak tahu apa yang
                > akan
                > > > dilakukan Allah kepadaku. (tentu setelah mati) Apalagi pembelaan
                > anda
                > > > terhdap hal ini?
                > > >
                > > > saudara zaky, rendah hatilah sedikit, mengakui secar terbuka
                > meski
                > > > dengan kalimat yang agak kasar sekalipun adalah lebih rendah hati
                > > > dibanding dengan menutupi dengan kata-kata yang sepertinya bijak
                > > > tetapi penuh dusta dan kemunafikan.
                > > >
                > > > Anda dengan tegas saya katakan munafik dan berdusta karena quran
                > dan
                > > > Nabi anda tidak mengajarkan demikian. Yah tulisan anda memang
                > > > sepertinya enak dibaca tetapi orang yang pola pikirna tajam dalam
                > > > menilai segala sesutu akan bisa menilai tulisan anda itu benar
                > atau
                > > > tidak.
                > > >
                > > > sekian
                > > > edi
                > > >
                > > >
                > > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "zaky" <zakymuzakir@> wrote:
                > > > >
                > > > > Waalaikumsalam,
                > > > >
                > > > > Hai manies. Anda kok jadi diktator? i have my own definition of
                > > > > "paradise" kok. terserah situ setuju atau tidak.
                > > > >
                > > > > atau beginikah maksud perkataan Anda?
                > > > > - Setiap manusia menginginkan hidup kekal di surga.
                > > > > - Zaky tidak menginginkan hidup kekal di surga.
                > > > > - Kesimpulan: Zaky bukan manusia.
                > > > >
                > > > > kalo iya, saya anggap pujian saja.
                > > > >
                > > > > saya pikir mencintai tuhan adalah yang terpenting dan satu-
                > satunya.
                > > > > Definisi keselamatan bagi saya: mencintai Allah. Titik. Gak ada
                > lagi
                > > > > yang lain.
                > > > >
                > > > > Kalau setelah taat pada aturan-Nya, menjauhi larangan-Nya, tapi
                > di
                > > > > akhirat saya dimasukkan ke neraka, ya saya insya allah menerima
                > > > dengan
                > > > > ikhlas. Semua kehendak Allah, adalah kebahagiaan buat saya.
                > Segala
                > > > > keputusan Allah adalah surga bagi saya.
                > > > >
                > > > > Itulah mengapa saya kebal ditawari pindah ke "agama" lain
                > manapun.
                > > > > Agama lain jualan surga dan hidup kekal, ya saya tidak
                > tertarik.
                > > > Agama
                > > > > lain bilang umat islam tidak dijamin hidup kekal dan tidak
                > dijamin
                > > > > masuk surga oleh muhammad, ya buat saya itu ga penting. karena
                > bagi
                > > > > saya, muhammad menawarkan cara mencintai Allah. dan bagi saya
                > itu
                > > > cukup.
                > > > >
                > > > > bahkan saya tak peduli bila ada yang bilang muhammad pedofili,
                > > > > penganut poligami, tak beradab, dll. saya percaya ucapan
                > muhammad,
                > > > > karena ucapan-nya benar.
                > > > >
                > > > > saya tidak beriman pada muhammad karena status muhammad itu
                > nabi;
                > > > atau
                > > > > orang suci; atau mendapat wahyu langsung dari Siapa; atau punya
                > > > sifat
                > > > > ilahiah; atau keluar dari rahim perawan suci; atau mati dibunuh
                > di
                > > > > tiang; atau tidak menikah; atau keturunan kaum tertentu.
                > > > >
                > > > > dan karena sikap yang sama pula saya beriman kepada Yesus,
                > apapun
                > > > > status dia. Mau tukang mabok kek, mau anaknya maryam kek. kalo
                > > > > ucapannya bener, ya bener.
                > > > >
                > > > > sikap yang sama pula saya mengamini injil. mau palsu kek, mau
                > asli
                > > > > kek, tulisan paulus kek, injil barnabas kek, matius kek,
                > yohanes,
                > > > dst.
                > > > > kalo bener mah, ga bakal tertukar sama yang salah.
                > > > >
                > > > > buat saya, mengharap surga dan hidup kekal adalah seperti anak
                > kecil
                > > > > yang diiming-imingi hadiah. masak mencintai allah saja harus
                > > > > diiming-imingi keselamatan? tak cukupkah nikmat dari Allah
                > kepada
                > > > kita
                > > > > selama ini? Tak cukupkah nikmat dari allah kepada kita sejak
                > kita
                > > > > lahir? tak cukupkah semua itu hingga kita merasa pantas
                > mengharap
                > > > > surga di akhirat karena keimanan kita? emangnya keimanan kita
                > > > penting
                > > > > buat Allah hingga Allah wajib menempatkan orang beriman di
                > surga?
                > > > >
                > > > > kalau quran menjanjikan surga kepada orang beriman, ya sudah
                > diam
                > > > > saja. jangan berisik. be elegant. jangan meniru umat agama lain
                > yang
                > > > > membanggakan diri mendapat jaminan masuk surga. jangan meniru
                > agama
                > > > > sebelah yang menuding umat agama lain gak dijamin surga. biarkan
                > > > > mereka mengklaim surga dan hidup kekal. kepada mereka kita
                > ucapkan
                > > > > saja, amin ya rabbal alamin. semoga terkabul.
                > > > >
                > > > > karena buat kita surga itu kecil. hidup kekal itu kecil. bagi
                > kita,
                > > > > mencintai tuhan adalah segalanya. mencintai allah karena ingin
                > > > > mendapat surga hanya akan mengotori keimanan kita. mengharap
                > surga
                > > > > hanya akan mengotori kecintaan kita terhadap Allah.
                > > > >
                > > > > understood ini teh ibu-ibu? teh Manies? apa akang Manies ini
                > teh?
                > > > > alhamdulilah. Aa mah senang mendengarnya.
                > > > >
                > > > > salam,
                > > > >
                > > > > zaky muzakir
                > > > >
                > > > > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "si.manies" <si.manies@>
                > > > wrote:
                > > > > >
                > > > > > Jangan pula terkecoh dengan tujuan kedua agama yang "sama":
                > > > selamat di
                > > > > > dunia dan di alam setelah kematian. Ternyata keduanya memiliki
                > > > > > definisi keselamatan yang berbeda. Bagi kristiani, jaminan
                > > > > > keselamatan, masuk surga, dan hidup kekal adalah tujuan utama
                > > > (silakan
                > > > > > koreksi). Tapi bagi saya, yang beragama Islam, jaminan
                > > > keselamatan,
                > > > > > surga, dan hidup kekal tidaklah penting.
                > > > > >
                > > > > >
                > > > > > Ass.
                > > > > > Hidup kekal di surga sangatlah penting bagi setiap manusia,
                > > > apapun
                > > > > > agama yang dianutnya, termasuk islam yang sangat mementingkan
                > > > > > keselamatan di dunia dan di akhirat. Karena itu ditekankan
                > bagi
                > > > umat
                > > > > > islam untuk beribadah kepada Allah SWT dan beramal kebaikan
                > hanya
                > > > > > untuk Allah. Itulah cara untuk mendapatkan keselamatan dunia
                > > > akhirat.
                > > > > > Hanya caranya saja yg berbeda dari tiap2 keyakinan.
                > > > > > Umat islam dengan cara memperbanyak ibadah dan perbuatan baik
                > du
                > > > > > dunia.
                > > > > > Umat kristen dengan cara percaya kepada Yesus sebagai juru
                > > > selamat.
                > > > > > Umat2 lain tentu punya cara2 tersendiri untuk menggapai
                > kehidupan
                > > > > > kekal si akhirat.
                > > > > > Kitapun jangan saling menghardik umat lain dengan keyakinan
                > yang
                > > > kita
                > > > > > punya. Tapi cukup dengan menyampaikan ajaran apa yang ada di
                > > > > > keyakinan kita masing2. Hal ini sangat penting untuk
                > harmonisasi
                > > > > > kehidupan umat manusia di bumi ini.
                > > > > > Biarlah Allah Yang Maha Esa yang menentukan di akhirat nanti
                > > > agama
                > > > > > apa yang benar.
                > > > > > Karena kebenaran yang sesungguhnya hanyalah milik Allah.
                > > > > > Wass.
                > > > > >
                > > > >
                > > >
                > >
                >
              • mursalaat
                Message 7 of 16 , Jan 25, 2010
                • 0 Attachment
                  --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "mursalaat" <mursalaat@...> wrote:
                  >
                  > anda blajar dari mana dik? koq salaahh begituu?
                  >
                  > Bagi seorang kristen yang terpenting adalah melakukan kehendak Allah
                  > (yang dikenal di dalam Yesus). Hal2 hal lain (masuk surga , hidup
                  > kekal dlsb) adalah anugerah Allah yang tidak tergantung dari amal
                  > (perbuatan atau usaha) manusia jadi memang sebagai pengetahuan namun
                  > bukan tujuan untuk mendapatkannya.
                  > Bagi seorang kristen sejati ia bahkan tidak pernah memikirkan untuk
                  > hidup kekal atau masuk surga, apalagi berkeinginan soalnya itu sudah
                  > inclusif ketika ia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
                  >
                  > Keselamatan bukan tujuan orang kristen akan tetapi penggenapan
                  > rencana Allah bagi umat manusia dan hanya diberikan kepada mereka
                  > yang mau menerimanya.
                  >
                  > Pengertian "keselamatan" Anda mungkin juga perlu di koreksi:
                  >
                  > Dasarnya adalah hukum illahi "Upah dosa adalah maut"
                  > Sedangkan semua manusia telah kehilangan kemulianNya (tanpa kecuali)
                  > oleh akrena pelanggaran Adam dan Hawa. Artinya semua manusia berada
                  > dalam alam perbudakan oleh dosa tanpa kecuali.
                  > Pengertian "perbudakan" agak sulit dimengerti karena di jaman
                  > sekarang hampir tidak ada contoh kongrit.
                  > Namun saya gambarkan sbb.:
                  > seorang budak tidak memiliki hak apapun dan ia hanya melakukan
                  > apapun kehendak pemiliknya. ia tidak menerima upah dan hanya
                  > menerima apapun yang diberikan oleh pemiliknya. Karena ia tidak
                  > memiliki hak maka ia tidak dapat meminta atau apalagi menuntut
                  > apapun dari pemiliknya. Ia dapat diperjual belikan oleh pemiliknya.
                  > Ia di beri tanda yang tidak dpt dihapus pada tubuhnya (tatoo) yang
                  > menunjukkan siapa pemiliknya. Bila ia lari dari pemiliknya maka yang
                  > menemukan pasti akan mengembalikannya kepada pemiliknya, kadangkala
                  > dengan imbalan. Jadi hidup mati seroang budak sepenuhnya ditangan
                  > pemiliknya. Bila ia dibunuh oelh pemiliknya sekalipun tidak ada yang
                  > dapat akan menuntut kematiannya. Namun bial ia dibunuh oleh orang
                  > luar maka pemiliknya akan menutut sipembunuh untuk memberikan ganti
                  > rugi.
                  >
                  > Jadi seorang budak dosa dimilki oleh dosa, dosa adalah pemilik
                  > dirinya, jadi dosa itulah yang menentukan hidup matinya dst seperti
                  > gambaran diatas sedangkan "upah dosa adalah maut" jadi seorang budak
                  > dosa tidak punya harapan apapun selain berujung kepada maut. ia
                  > tidak dapat menyelamatakan dirinya dari perbudakan oleh dosa itu.
                  >
                  > Nah sebagaimana seorang budak dapat diperjual belikan oleh
                  > pemiliknya maka dimungkinkan lah bahwa ada pihak lain yang menebus
                  > budak itu dari pemiliknya. Namun karena upah dosa adalah maut maka
                  > harga penebusanya adalah kematian. Bila budak tersebut menebus
                  > dengan kematiannya maka tamatlah riwayatnya, dan tidak ada yang
                  > berubah, ujungnya tetap saja maut/kematian. Perbuatan apapun dari si
                  > budak tersebut tidak dapat menebus dirinya, sekalipun perbuatan
                  > baiknya.
                  >
                  > Jadi bagaimana seorang yang berada dalam perbudakan oleh dosa
                  > dapat "diselamatkan" dari maut? Ada jalan keluar yaitu dengan korban
                  > kematian seorang yang bukan budak sebagai tebusan. Maka ia menjadi
                  > milik dari yang telah menebusnya. dan ia bebas dari kutukan maut, ia
                  > mendapat hidup kekal.
                  > Disinilah makna "keselamatan" menurut iman kristen.
                  >
                  > kalau pengertian islam tentang dosa dan keselamatan sama dengan yang
                  > digambarkan diatas maka saya yakin bahwa setiap individu islam juga
                  > menghendaki keselamatan.
                  > Namun mungkin pengertiannya berbeda jadi ya silahkan menyimak saja
                  > dan belajar menambah ilmu tentang kekristenan.
                  >
                  > mengapa manusia berada dalam perbudakan oleh dosa? kehilangan
                  > kemuliaan Allah sebagaimana ketika Ia menciptakan Adam? jawabnya:
                  > Adam telah melanggar larangan Allah dan itu disebut juga
                  > pemberontakan terhadap wibawa Allah. dan oleh karenanya adam telah
                  > mendatangkan kutuk atas dirinya yaitu terpisah dari Allah, jatuh
                  > untuk hidup dalam alam perbudakan oleh dosa.
                  >
                  > Seorang anak yang lahir dari orang tua yang adalah budak dengan
                  > sendirinya menjadi budak dari pemilik orang tuanya. Oleha karena itu
                  > seorang bayi yang baru lahir itu sudah merupakan budak dari dosa,
                  > walaupun belum pernah melakukan dosa (istilahnya: sial benget tuh
                  > bayii) dan tentunya bertumbuh menjadi besar dan dewasa dalam alam
                  > perbudakan oleh dosa sampai ada yang menebusnya dengan kematian
                  > seseorang yang bukan budak atau sampai maut menjemputnya.
                  > Jadi seluruh keturunan Adam dan Hawa tanpa kecuali hidup dalam alam
                  > perbudakan oleh dosa sampai ada yang menyelamtakn mereka yaitu Allah
                  > sendiri.
                  >
                  > Manusia keturunan Adam dan Hawa banyak yang mencari jalan kelaur dna
                  > mencari Allah (sang Khalik) namun seringkali disesatkan karena merka
                  > tidk tahu Allah itu siapa dan bagaimana. Kasih Allah mengirim
                  > utusan2, nabi2 dan (rasul2), pemimpin-pemimpin2, hakim2, raja2
                  > dengan segala aturan2, hukum dan agama, untuk memberikan kelegaan
                  > dalam hidup mereka agar mereka boleh mengenal siapa dan bagaimana
                  > Allah dan oleh karenanya mendapatkan pengharapan. Namun mereka tetap
                  > terpisah dari Allah dan hidup dalam alam perbudakan oleh dosa dengan
                  > segala akibatnya sampai maut menjemput mereka. Seringkali mereka
                  > sudah tunduk dan pasrah akan keadaan tersebut karena tidak tahu
                  > jalan keluarnya. Agama2 juag mengajarkan untuk tunduk dan pasrajh
                  > kepada keadaan tersebut namaun denga ajaran2 agama dan dengan
                  > memenuhi hukum2 anjuran2 syariat2, melakukan amal maka, mnudah2an,
                  > semoga, mereka berharap dibebasakan dari perbudakan oleh alam maut.
                  > namun semua agama hanya memberikan harapan semu, hanya penghiburan
                  > yang tidak pernah menjadi kenyataan (termasuk agama Kristen).
                  > Karena tidak ada manusia yang berada diluar alam perbudakan tersebut.
                  >
                  > Allah, sang khalik langit dan bumi, lah satu2nya yang dapat
                  > menyelamatkan manusia dari alam perbudakan oleh dosa. Ialah yang
                  > merencanakan penyelamatan manusia ciptaanNya yang amat sangat ia
                  > kasihi. Ia memberikan gambaran-gambaran tentang keselamatan (dalam
                  > seluruh perjanjian Lama Alkitab); al. dengan prinsip kurban
                  > penebusan dosa (penyembelihan binatang jantan sulung tak bercacat
                  > dan darah penyucian terhadap dosa)
                  > Juga tentang putra sulung ibrahim yang tidak jadi dikurbankan namun
                  > Allah yang menyediakan kurban berupa hewan jantan menggantikan anak
                  > sulung Ibrahim (dlm forum ini nggak jadi soal ishak atau ismail) tak
                  > bercacat setelah mengetahui iman Ibrahim.
                  > Semua menggambarkan bahwa hanya Allahlah yang dapat memberikan
                  > kurban penebusan yang sempurna: Anak Sulung (pria) tak bercacat yang
                  > juag disebut sebagai anak domba (kurban) Allah< kesempurnaannya
                  > bukan secara jasmani tetapi secara rohani anak tersebut sangat
                  > dikasihi Allah, sangat berkenan kepada Allah, melakukan kehendak
                  > Allah selama hidup.
                  >
                  > Yesus/Isa/Isho/Yashua anak perawan Maria/Mariam dilahirkan bukan
                  > oleh kehendak manusia/laki2, dilahirkan di luar alam perbudakan oleh
                  > dosa, merupaka buah Roh'l Qudus meminjam tubuh Mariam. Ia lahir
                  > sebagaiu sepenuhnya manusia namun karena Ia adalah ilham Roh'l Qudus
                  > hidupnya tidak memiliki kecenderungan dosa didalam diriNya, Ia tidak
                  > diperbudak oleh dosa. Ialah manusia satu2nya setelah Adam yang lahir
                  > tanpa dosa dan diluar alam perbudakan oleh dosa.
                  > Ia bertumbuh menjadi pria dewasa tanpa daya tarik duniawi sama
                  > sekali, namun memilki wibawa illahi yang luar biasa oleh
                  > kekudusanNya. ia belajar sebagaimana anak2 Yahudi belajar, melalui
                  > beth midrash (ingat madrasah) , beth shamaz dan beth talmud, bukan
                  > di kelas sperti jaman sekarang namun di rumah ibadah (synagoge)
                  > dengan membaca (mentilawatkan) mempelajari dan merenungkan (mengaji)
                  > kitab2 taurat.
                  > Dan akhirnya Ia sendiri menjadi guru (Rabbi). Disamping itu ia
                  > membiayai hidup dengan bekerja sebagai pengrajin kayu diaman
                  > pelanggannnya adalah pemerintah, tajam, dan istana.
                  > Guru atau Rabbi lain biasanya didatangi oleh pemuda2 lulusan beth
                  > shamaz unytuk menjadi murid, dan Rabbi menseleksi dari antara yang
                  > datang itu. Namun Yesus justru melakukan sesuatu yang tidak lazim
                  > dengan mendatangi orang2 yang menurtNya layak dan mampu untuk
                  > menjadi penerus proses penyelamatan setlah nanti proses "penebusan"
                  > itu terjadi. maka terpilih 12 orang muridnya. (angka 12 ini bukan
                  > kebetulan melainkan sudah di rancang oleh allah sendiri ketika
                  > Israel (Yakub bin Ishak) memiliki 12 anak laki2 yang menjadi 12 suku
                  > Israel (salah satu sukunya adalah Yuda => Yahudi).
                  >
                  > Setelah Yesus mempersiapkan ke12 muridNya dengan segala pengajaran
                  > dan contoh praktek Kasih Allah dan mujizat2 (kesembuhan, kebangkitan
                  > orang mati dlsb) maka ia telah memberikan seluruh proses proses
                  > penyelamatan oleh Allah dan proses keselamatan umat manusia maka
                  > iapun menggenapinya dengan mati di kayu salib sementara ia bebas
                  > dari dosa. Ia telah menjadi korban yang sempurna (sebab Ia tidak
                  > berada dalam perbudakan oleh dosa) bagi penebusan seluruh umat
                  > manusia oleh Allah. Pada hari yang ketiga Ia bangkit dari antara
                  > orang mati (tubuh manusianya mati oleh dosa manusia yang Ia tanggung
                  > dan Ia bangkit dengan tubuh kemuliaan) sebagai bukti bahwa Ia telah
                  > mengalahkan alam maut. Dialah satu2nya manusia yang telah
                  > mengalahkan maut. Lalu stelah Ia membina pembnetukan Tubuh Kristus
                  > (jaringan yang terdiri dari setiap orang yang percaya bahwa Ialah
                  > Kristus) maka ia terangkat ke surga untuk duduk disebelah kanan
                  > Allah, sampai Allah menjadikan musuh2 Yesus menjadi tumpuan kaki
                  > Yesus. Dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang
                  > hidup dan mati ( ingat musuh2Nya sudah menjadi tumpuan kakiNya jadi
                  > tidak dihakimi lagi, yang dihakimi adalah orang2 percaya bukan untuk
                  > menghukum mereka namun untuk meneguhkan anugerah kemurahanNya)
                  >
                  > Nah, itulah sekilas rencana Allah yang relevan untuk saat ini.
                  >
                  > Imam2 Israel dan Tentara Romawi (penjajah/Penguasa dari Barat)
                  > justru melakukan segala upaya untuk mensamarkan peristiwa
                  > penyelamatan oleh Allah itu. dan mengatkan bahwa Yesu tidak mati
                  > disalib dan tidak bangkit dari antara orang mati. Upaya itu terus
                  > berlanjut sampai hari ini dan diteruskan oleh yang percaya kepada
                  > mereka.
                  >
                  > Mungkin memang banyak orang yang disesatkan namun hukuman yang
                  > terberat adalah bagi mereka yang mengetahui kebenaran namun sengaja
                  > menruskan penyesatan akan reancangan Allah akan keselamtan umanusia
                  > ciptaanNya yang amat sangat Ia kasihi.
                  >
                  > Nah Anda masuk bagian ayang mana? cepat2lah ambil keputusan sebab
                  > sebagian besar nubuat yang tertera dalam alkitab sudah digenapi dan
                  > tinggal sedikit lagi.
                  >
                  > Salam
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "si.manies" <si.manies@>
                  > wrote:
                  > >
                  > > Jangan pula terkecoh dengan tujuan kedua agama yang "sama":
                  > selamat di
                  > > dunia dan di alam setelah kematian. Ternyata keduanya memiliki
                  > > definisi keselamatan yang berbeda. Bagi kristiani, jaminan
                  > > keselamatan, masuk surga, dan hidup kekal adalah tujuan utama
                  > (silakan
                  > > koreksi). Tapi bagi saya, yang beragama Islam, jaminan keselamatan,
                  > > surga, dan hidup kekal tidaklah penting.
                  > >
                  > >
                  > > Ass.
                  > > Hidup kekal di surga sangatlah penting bagi setiap manusia, apapun
                  > > agama yang dianutnya, termasuk islam yang sangat mementingkan
                  > > keselamatan di dunia dan di akhirat. Karena itu ditekankan bagi
                  > umat
                  > > islam untuk beribadah kepada Allah SWT dan beramal kebaikan hanya
                  > > untuk Allah. Itulah cara untuk mendapatkan keselamatan dunia
                  > akhirat.
                  > > Hanya caranya saja yg berbeda dari tiap2 keyakinan.
                  > > Umat islam dengan cara memperbanyak ibadah dan perbuatan baik du
                  > > dunia.
                  > > Umat kristen dengan cara percaya kepada Yesus sebagai juru selamat.
                  > > Umat2 lain tentu punya cara2 tersendiri untuk menggapai kehidupan
                  > > kekal si akhirat.
                  > > Kitapun jangan saling menghardik umat lain dengan keyakinan yang
                  > kita
                  > > punya. Tapi cukup dengan menyampaikan ajaran apa yang ada di
                  > > keyakinan kita masing2. Hal ini sangat penting untuk harmonisasi
                  > > kehidupan umat manusia di bumi ini.
                  > > Biarlah Allah Yang Maha Esa yang menentukan di akhirat nanti agama
                  > > apa yang benar.
                  > > Karena kebenaran yang sesungguhnya hanyalah milik Allah.
                  > > Wass.
                  > >
                  >
                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.