Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: Tanggapan [islam-kristen] Muhammad Ada Dalam Ayat-Ayat Alkitab ???

Expand Messages
  • DAVID SERVETUS
    Apakah Yesus lahir dengan kelahiran yang sama dengan Musa? Apakah Yesus mempunyai pengikut yang banyak seperti Musa? Apakah Yesus berperang sebagaimana Musa?
    Message 1 of 12 , Sep 30 7:10 PM
      Apakah Yesus lahir dengan kelahiran yang sama dengan Musa?
       
      Apakah Yesus mempunyai pengikut yang banyak seperti Musa?
       
      Apakah Yesus berperang sebagaimana Musa?
       
      Apakah Yesus menikah sebagaimana Musa menikah?
       
      Apakah Yesus memimpin suatu pemerintahan sebagaimana Musa?
       
      Apakah Yesus membawa hukum baru sebagaimana Musa membawa hukum baru dari Tuhan?
       
      Apakah Yesus mati dengan cara yang wajar sebagaimana Musa mati dengan cara yang wajar?
       
      Apakah Yesus sama seperti Musa?

      blckbelt <blckbelt@...> wrote:
      Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di bawah ini yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat yang mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan baik-baik penjelasan saya di sini.
       
      Kata Umat Muslim:
       
      Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus (Muhammad ???)

      Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

      Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

      Ayat-ayat yang dimaksud
      umat muslim itu adalah :
       
      1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi. (Muhammad ???)
      Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
      Ulangan 18: 18-20:
      [ayat 18]: “seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” [ayat 19]: “Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.” [ayat 20]: “ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.”
      Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
      Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] “agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.” [21] “Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” [22] “Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu (“maksudnya: diantara orang-orang Israel ”), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” [23] “Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.” [24] “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.” Jadi, jangan “ge-er” dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang kawin itu.
       
       
      2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
      Habakuk 3:3:
      [ayat 3]: “Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.”
      Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
      Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang “Ucapan ilahi (Allah) dalam penglihatan nabi Habakuk itu.” Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa “nubuat-nubuat Habakuk” yang tertulis dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20 disebutkan, “TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus”, ayat ini artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan “besar kepala” dulu mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
      Ulangan 33: 1-3:
      [ayat 1]: “Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.” [ayat 2]: “Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” [ayat 3]: “ Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.”
      Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
      Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini adalah tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata “Ia” ditulis dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan “Ia” itu maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
      3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
      Yesaya 29: 12:
      [ayat 12]: “dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
      Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
      Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan Allah melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat dalam kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang tertulis dalam Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya berbunyi (tanda petik), “aku tidak dapat membaca,” maksudnya adalah orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, “tidak dapat membaca,” itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab, karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu kesimpulan maksudnya.
      4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad??? )
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
      Yesaya 41: 1-4:
      [ayat 1]: “Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!” [ayat 2]: “Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.” [ayat 3]: “Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.” [ayat 4]: “Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan , Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.”
      Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
      Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah “ge-er” dulu, asal ada kata “perang” langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA . Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
      5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
      Yesaya 42: 1-4:
      [ayat 1]: “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.” [ayat 2]: “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.” [ayat 3]: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.” [ayat 4]: “Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.”
      Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
      Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak pernah satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan “ge-er”, karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah “benih/keturunan” .  Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan “Hamba” dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata “Hamba” itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang dikasihi ‘orang pilihan.’ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim ‘ kan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai “hamba.” Yesaya 42:1-4 yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang “hamba”. Ini dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai tidak pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang “hamba/pelayan” . Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang “hamba.” Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN “menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis. Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang “hamba” tentu saja Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran. Pada saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus “Hamba” Allah yang terurap. Semua pengikut Kristus tidak akan pernah “pudar” atau “diremukkan” sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.
      6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
      Yeremia 28: 9:
      [ayat 9]: “Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
      Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
      Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem dan bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607 Seb Masehi.
      Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu, pertama sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15, “Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], “Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.” [15] “Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."
      Kemudian baca juga Yeremia 14:14, “Jawab TUHAN kepadaku (nabi Yeremia): " Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.”
      Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, “Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya.” Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], “yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai “damai sejahtera”, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
      Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu yaitu dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10 jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata “Damai sejahtera! Damai sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia.  Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan “damai sejahtera” yang diucapkan oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
      Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang berkata “damai sejahtera!” dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-copot sini ayat Alkitab.
      7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
      Kejadian 49: 1, 10:
      [ayat 1]: “Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari.” [ayat 10]: “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”
      Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
      Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan Abraham (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain Yakub adalah “ Israel .” Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan “benih” yang datang dari keturunan Yakub ( Israel ). Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka “pada hari-hari terakhir.” Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. ”Di sini ia menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ‘Silo’ (yang berarti “Dia Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya”) yaitu ‘Benih’ yang dijanjikan. Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan “hak milik” silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur “warisan” dari seorang yang mendapat “hak kesulungan” baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad tukang kawin itu.
      Matius 21: 42-43:
      [ayat 42]: “Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” [ayat 43]: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
      Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
      Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43 yang dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang “batu penjuru” itu adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu kesimpulan hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal sebelum pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai “batu yang dibuang.” Istilah “batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu penjuru...” dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang dia baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-23. Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab Perjanjian Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan “batu penjuru” itu.
      8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus. (Muhammad ???)
      Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
      Yohanes 1: 19-25:
      [ayat 19]: “Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: “Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: “Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: “Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: “Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: “Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.” [ayat 25]: “Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
      Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
      Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang “yang berseru-seru di padang gurun” yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang “berseru-seru di padang gurun.” (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh 1:23). Jadi, jangan “ge-er” dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi dan Parisi inilah yang sedang membaptis “yang berseru-seru di padang gurun” (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.
      9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang lain" dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur' dan 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
      Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15 ini:
      Yohanes 16: 7-15:
      [ayat 7]: “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” [ayat 8]: “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]: “akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” [ayat 12]: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” [ayat 13]: “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” [ayat 15]: “Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
      Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
      Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan “Roh Kebenaran” dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang disebut dengan “Ia”  yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut sebagai “Roh Kebenaran” itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan “Penghibur” yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital “P” dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan (ilahi), oleh karena itu “Penghibur” bukan “penghibur” yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
      Blckbelt.-
       
       


      Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel and lay it on us.

    • DAVID SERVETUS
      TELAH DATANG CAHAYA KEBENARAN YANG MEMBAWA PENGHIBURAN Dan katakanlah: Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap . Sesungguhnya yang batil itu
      Message 2 of 12 , Sep 30 8:23 PM
        TELAH DATANG CAHAYA KEBENARAN YANG MEMBAWA PENGHIBURAN
         
        Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil
        telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah
        sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Isra`: 81)
         
        Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul
        (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari
        Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik
        bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak
        merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang
        di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan
        adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS.
        An-Nisa`: 170)
         
        Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul
        Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang
        kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya.
        Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah,
        dan kitab yang menerangkan. (QS. Al-Maidah: 15)
         
        Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu
        Rasul Kami, menjelaskan (syari`at Kami) kepadamu ketika
        terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak
        mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang
        pembawa berita gembira maupun seorang pemberi
        peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa
        berita gembira (parakletos) dan pemberi peringatan.
        Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah:
        19)
         
        Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
        memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak
        akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala
        sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
        dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
        datang. (Yohanes 16:13)
         
        Jikalau Penghibur (Parakletos) itu datang, yaitu Roh
        Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi
        tentang aku. (Yohanes  15:26)


        blckbelt <blckbelt@...> wrote:
        Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di bawah ini yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat yang mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan baik-baik penjelasan saya di sini.
         
        Kata Umat Muslim:
         
        Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus (Muhammad ???)

        Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

        Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

        Ayat-ayat yang dimaksud
        umat muslim itu adalah :
         
        1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi. (Muhammad ???)
        Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
        Ulangan 18: 18-20:
        [ayat 18]: “seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” [ayat 19]: “Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.” [ayat 20]: “ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.”
        Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
        Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] “agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.” [21] “Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” [22] “Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu (“maksudnya: diantara orang-orang Israel ”), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” [23] “Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.” [24] “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.” Jadi, jangan “ge-er” dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang kawin itu.
         
         
        2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
        Habakuk 3:3:
        [ayat 3]: “Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.”
        Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
        Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang “Ucapan ilahi (Allah) dalam penglihatan nabi Habakuk itu.” Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa “nubuat-nubuat Habakuk” yang tertulis dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20 disebutkan, “TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus”, ayat ini artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan “besar kepala” dulu mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
        Ulangan 33: 1-3:
        [ayat 1]: “Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.” [ayat 2]: “Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” [ayat 3]: “ Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.”
        Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
        Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini adalah tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata “Ia” ditulis dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan “Ia” itu maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
        3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
        Yesaya 29: 12:
        [ayat 12]: “dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
        Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
        Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan Allah melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat dalam kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang tertulis dalam Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya berbunyi (tanda petik), “aku tidak dapat membaca,” maksudnya adalah orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, “tidak dapat membaca,” itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab, karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu kesimpulan maksudnya.
        4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad??? )
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
        Yesaya 41: 1-4:
        [ayat 1]: “Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!” [ayat 2]: “Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.” [ayat 3]: “Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.” [ayat 4]: “Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan , Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.”
        Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
        Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah “ge-er” dulu, asal ada kata “perang” langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA . Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
        5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
        Yesaya 42: 1-4:
        [ayat 1]: “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.” [ayat 2]: “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.” [ayat 3]: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.” [ayat 4]: “Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.”
        Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
        Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak pernah satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan “ge-er”, karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah “benih/keturunan” .  Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan “Hamba” dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata “Hamba” itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang dikasihi ‘orang pilihan.’ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim ‘ kan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai “hamba.” Yesaya 42:1-4 yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang “hamba”. Ini dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai tidak pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang “hamba/pelayan” . Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang “hamba.” Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN “menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis. Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang “hamba” tentu saja Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran. Pada saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus “Hamba” Allah yang terurap. Semua pengikut Kristus tidak akan pernah “pudar” atau “diremukkan” sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.
        6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
        Yeremia 28: 9:
        [ayat 9]: “Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
        Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
        Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem dan bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607 Seb Masehi.
        Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu, pertama sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15, “Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], “Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.” [15] “Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."
        Kemudian baca juga Yeremia 14:14, “Jawab TUHAN kepadaku (nabi Yeremia): " Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.”
        Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, “Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya.” Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], “yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai “damai sejahtera”, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
        Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu yaitu dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10 jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata “Damai sejahtera! Damai sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia.  Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan “damai sejahtera” yang diucapkan oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
        Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang berkata “damai sejahtera!” dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-copot sini ayat Alkitab.
        7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
        Kejadian 49: 1, 10:
        [ayat 1]: “Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari.” [ayat 10]: “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”
        Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
        Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan Abraham (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain Yakub adalah “ Israel .” Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan “benih” yang datang dari keturunan Yakub ( Israel ). Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka “pada hari-hari terakhir.” Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. ”Di sini ia menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ‘Silo’ (yang berarti “Dia Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya”) yaitu ‘Benih’ yang dijanjikan. Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan “hak milik” silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur “warisan” dari seorang yang mendapat “hak kesulungan” baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad tukang kawin itu.
        Matius 21: 42-43:
        [ayat 42]: “Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” [ayat 43]: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
        Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
        Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43 yang dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang “batu penjuru” itu adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu kesimpulan hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal sebelum pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai “batu yang dibuang.” Istilah “batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu penjuru...” dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang dia baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-23. Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab Perjanjian Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan “batu penjuru” itu.
        8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus. (Muhammad ???)
        Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
        Yohanes 1: 19-25:
        [ayat 19]: “Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: “Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: “Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: “Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: “Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: “Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.” [ayat 25]: “Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
        Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
        Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang “yang berseru-seru di padang gurun” yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang “berseru-seru di padang gurun.” (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh 1:23). Jadi, jangan “ge-er” dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi dan Parisi inilah yang sedang membaptis “yang berseru-seru di padang gurun” (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.
        9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang lain" dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur' dan 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
        Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15 ini:
        Yohanes 16: 7-15:
        [ayat 7]: “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” [ayat 8]: “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]: “akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” [ayat 12]: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” [ayat 13]: “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” [ayat 15]: “Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
        Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
        Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan “Roh Kebenaran” dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang disebut dengan “Ia”  yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut sebagai “Roh Kebenaran” itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan “Penghibur” yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital “P” dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan (ilahi), oleh karena itu “Penghibur” bukan “penghibur” yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
        Blckbelt.-
         
         


        Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
        Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.

      • Ganesha Tamzil
        Yang bikin heran.. ³Nabi palsu² ini sekarang punya pengikut hampir setengah penduduk bumi.. Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi ³ditipu² oleh ³nabi
        Message 3 of 12 , Sep 30 8:41 PM
          Re: Tanggapan [islam-kristen] Muhammad Ada Dalam Ayat-Ayat Alkitab ??? Yang bikin heran..
          “Nabi palsu” ini sekarang punya pengikut hampir setengah penduduk bumi..
          Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi “ditipu” oleh “nabi palsu” selama lebih dari 1400 tahun?!
          Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga ada yang bisa matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke konsep2nya..
          Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400 tahun lalu lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
          Heran gak sih?!


          -The

          On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@...> wrote:


           
           

          Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di bawah ini yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat yang mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan baik-baik penjelasan saya di sini.

          Kata Umat Muslim:

          Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus (Muhammad ???)

          Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

          Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

          Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :


          1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi. (Muhammad ???)

          Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
           
          Ulangan 18: 18-20:
          [ayat 18]:
          “seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” [ayat 19]: “Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.” [ayat 20]: “ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.”
           
          Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
          Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] “agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.” [21] “Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” [22] “Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu (“maksudnya: diantara orang-orang Israel”), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” [23] “Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.” [24] “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.” Jadi, jangan “ge-er” dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang kawin itu.

           
          2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
           
          Habakuk 3:3:
          [ayat 3]:
          “Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.”
           
          Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
          Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang “Ucapan ilahi (Allah) dalam penglihatan nabi Habakuk itu.” Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa “nubuat-nubuat Habakuk” yang tertulis dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20 disebutkan, “TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus”, ayat ini artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan “besar kepala” dulu mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.

          Ulangan 33: 1-3:
          [ayat 1]:
          “Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.” [ayat 2]: “Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” [ayat 3]: “Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.”
           
          Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
          Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini adalah tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata “Ia” ditulis dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan “Ia” itu maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
           
           
          3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
          (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
           
          Yesaya 29: 12:
          [ayat 12]: “
          dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
           
          Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
          Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan Allah melalui Mesias.
          Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat dalam kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang tertulis dalam Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya berbunyi (tanda petik), “aku tidak dapat membaca,” maksudnya adalah orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, “tidak dapat membaca,” itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab, karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu kesimpulan maksudnya.

           
          4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
          (Muhammad???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
           
          Yesaya 41: 1-4:
          [ayat 1]:
          “Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!” [ayat 2]: “Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.” [ayat 3]: “Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.” [ayat 4]: “Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.”
           
          Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
          Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah “ge-er” dulu, asal ada kata “perang” langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!


          5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
           
          Yesaya 42: 1-4:
          [ayat 1]:
          “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.” [ayat 2]: “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.” [ayat 3]: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.” [ayat 4]: “Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.”
           
          Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
          Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak pernah satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan “ge-er”, karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah “benih/keturunan”.  Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan “Hamba” dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata “Hamba” itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang dikasihi ‘orang pilihan.’ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim ‘kan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai “hamba.” Yesaya 42:1-4 yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang “hamba”. Ini dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai tidak pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang “hamba/pelayan”. Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang “hamba.” Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN “menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis. Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang “hamba” tentu saja Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran. Pada saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus “Hamba” Allah yang terurap. Semua pengikut Kristus tidak akan pernah “pudar” atau “diremukkan” sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.


          6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
          (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
           
          Yeremia 28: 9:
          [ayat 9]:
          “Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
           
          Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
          Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem dan bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607 Seb Masehi.
           
          Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu, pertama sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15, “Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], “Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.” [15] “Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."
           
          Kemudian baca juga Yeremia 14:14, “Jawab TUHAN kepadaku (nabi Yeremia): "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.”
           
          Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, “Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya.” Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], “yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai “damai sejahtera”, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
           
          Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu yaitu dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10 jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata “Damai sejahtera! Damai sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia.  Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan “damai sejahtera” yang diucapkan oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
           
          Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang berkata “damai sejahtera!” dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-copot sini ayat Alkitab.
           
           
          7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
          (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
           
          Kejadian 49: 1, 10:
          [ayat 1]:
          “Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari.” [ayat 10]: “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”

          Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
          Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan Abraham (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain Yakub adalah “Israel.” Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan “benih” yang datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka “pada hari-hari terakhir.” Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan.Di sini ia menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ‘Silo’ (yang berarti “Dia Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya”) yaitu ‘Benih’ yang dijanjikan. Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan “hak milik” silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur “warisan” dari seorang yang mendapat “hak kesulungan” baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad tukang kawin itu.

          Matius 21: 42-43:
          [ayat 42]:
          “Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” [ayat 43]: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
           
          Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
          Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43 yang dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang “batu penjuru” itu adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu kesimpulan hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal sebelum pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai “batu yang dibuang.” Istilah “batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu penjuru...” dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang dia baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-23. Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab Perjanjian Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan “batu penjuru” itu.


          8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus. (Muhammad ???)

          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
           
          Yohanes 1: 19-25:
          [ayat 19]: “
          Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: “Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: “Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: “Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: “Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: “Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.” [ayat 25]: “Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
           
          Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
          Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama.
          Jika tidak percaya silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang “yang berseru-seru di padang gurun” yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang “berseru-seru di padang gurun.” (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh 1:23). Jadi, jangan “ge-er” dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi dan Parisi inilah yang sedang membaptis “yang berseru-seru di padang gurun” (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.

           
          9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang lain" dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur' dan 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
          (Muhammad ???)

          Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15 ini:
           
          Yohanes 16: 7-15:
          [ayat 7]:
          “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” [ayat 8]: “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]: “akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” [ayat 12]: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” [ayat 13]: “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” [ayat 15]: “Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
           
          Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
          Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan “Roh Kebenaran” dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang disebut dengan “Ia”  yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut sebagai “Roh Kebenaran” itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan “Penghibur” yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital “P” dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan (ilahi), oleh karena itu “Penghibur” bukan “penghibur” yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
           
          Blckbelt.-
           

           
           
              

        • moderatingteam
          Betul sekali dik, Muhamad ada dalam Alkitab dan melakukan kehendak Allah seperti yang tertera dalam ajaran Yesus berikut ini: Yesus mengajarkan: Pokok Anggur
          Message 4 of 12 , Oct 1, 2007

            Betul sekali dik, Muhamad ada dalam Alkitab dan melakukan kehendak Allah seperti yang tertera dalam ajaran Yesus berikut ini:

             

            Yesus mengajarkan:

             

            Pokok Anggur Yang benar

             

            Joh 15:1  "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

            Joh 15:2  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

            Joh 15:3  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

            Joh 15:4  Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

            Joh 15:5  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

            Joh 15:6  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

            Joh 15:7  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

             

            Perintah Supaya saling mengasihi

            Joh 15:8  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

            Joh 15:9  "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

            Joh 15:10  Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

            Joh 15:11  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

            Joh 15:12  Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

            Joh 15:13  Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

            Joh 15:14  Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

            Joh 15:15  Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

            Joh 15:16  Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

            Joh 15:17  Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."

             

            Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya

            Joh 15:18  "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.

            Joh 15:19  Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

            Joh 15:20  Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

            Joh 15:21  Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.

            Joh 15:22  Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang mereka tidak mempunyai dalih bagi dosa mereka!

            Joh 15:23  Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku.

            Joh 15:24  Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.

            Joh 15:25  Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.

            Joh 15:26  Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

            Joh 15:27  Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

             

            Bila yang dimaksud dengan penghibur dalam Yohanes/Yahya/ 15:26 adalah Muhamad maka secara konsisten dan konsekwen semua yang percaya bahwa itu Muhamad, juga percaya akan kebenaran yang tertulis dalam seluruh Yohanes/Yahya pasal 15 tersebut . berarti percaya juga pada konteks (Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya) dimana ayat tersebut tertulis.

            Maka Muhamad juga bersaksi tentang Yesus

             

            Kisah Para Rasul 11:26  Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

             

            Maka konteksnya juga berarti :"Dunia membenci Yesus dan Kristen"

             

            Dalam ayat ke 27 Yesus mengatakan kepada murid-muridNya (Kristen) bahwa mereka juga harus bersaksi tentang Dia (Yesus).

             

            Jadi Muhamad (yang benar) besama-sama dengan Kristen (murid-murid Yesus) bersaksi tentang Yesus (!)

            Ta' iyaa


            --- In islam-kristen@yahoogroups.com, DAVID SERVETUS <david_servetus@...> wrote:
            >
            > TELAH DATANG CAHAYA KEBENARAN YANG MEMBAWA PENGHIBURAN
            >
            > Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil
            > telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah
            > sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Isra`: 81)
            >
            > Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul
            > (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari
            > Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik
            > bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak
            > merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang
            > di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan
            > adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS.
            > An-Nisa`: 170)
            >
            > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul
            > Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang
            > kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya.
            > Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah,
            > dan kitab yang menerangkan. (QS. Al-Maidah: 15)
            >
            > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu
            > Rasul Kami, menjelaskan (syari`at Kami) kepadamu ketika
            > terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak
            > mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang
            > pembawa berita gembira maupun seorang pemberi
            > peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa
            > berita gembira (parakletos) dan pemberi peringatan.
            > Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah:
            > 19)
            >
            > Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
            > memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak
            > akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala
            > sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
            > dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
            > datang. (Yohanes 16:13)
            >
            > Jikalau Penghibur (Parakletos) itu datang, yaitu Roh
            > Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi
            > tentang aku. (Yohanes 15:26)
            >
            >
            > blckbelt blckbelt@... wrote:
            > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di bawah ini yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat yang mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan baik-baik penjelasan saya di sini.
            >
            > Kata Umat Muslim:
            >
            > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus (Muhammad ???)
            >
            > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.
            >
            > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.
            >
            > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
            >
            >
            > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi. (Muhammad ???)
            >
            > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
            >
            > Ulangan 18: 18-20:
            > [ayat 18]: "seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya." [ayat 19]: "Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban." [ayat 20]: " Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati."
            >
            > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
            > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] "agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus." [21] "Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu." [22] "Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu ("maksudnya: diantara orang-orang Israel"), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala
            > sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu." [23] "Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita." [24] "Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini." Jadi, jangan "ge-er" dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang kawin itu.
            >
            >
            > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
            >
            > Habakuk 3:3:
            > [ayat 3]: "Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya."
            >
            > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
            > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang "Ucapan ilahi (Allah) dalam penglihatan nabi Habakuk itu." Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa "nubuat-nubuat Habakuk" yang tertulis dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20 disebutkan, "TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus", ayat ini artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan "besar kepala" dulu mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang
            > Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
            >
            >
            > Ulangan 33: 1-3:
            > [ayat 1]: "Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati." [ayat 2]: "Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala." [ayat 3]: "Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu."
            >
            > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
            > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini adalah tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata "Ia" ditulis dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan "Ia" itu maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
            >
            >
            > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
            >
            > Yesaya 29: 12:
            > [ayat 12]: "dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
            >
            > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
            > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan Allah melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat dalam kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang tertulis dalam Yesaya
            > 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya berbunyi (tanda petik), "aku tidak dapat membaca," maksudnya adalah orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, "tidak dapat membaca," itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab, karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu kesimpulan maksudnya.
            >
            >
            > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
            >
            > Yesaya 41: 1-4:
            > [ayat 1]: "Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!" [ayat 2]: "Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup." [ayat 3]: "Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya." [ayat 4]: "Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga."
            >
            > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
            > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah "ge-er" dulu, asal ada kata "perang" langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
            >
            >
            > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
            >
            > Yesaya 42: 1-4:
            > [ayat 1]: "Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa." [ayat 2]: "Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan." [ayat 3]: "Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum." [ayat 4]: "Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya."
            >
            > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
            > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak pernah satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan "ge-er", karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah "benih/keturunan". Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan "Hamba" dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata "Hamba" itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang dikasihi `orang pilihan.' Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim `kan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai "hamba." Yesaya 42:1-4 yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang "hamba". Ini dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai tidak
            > pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang "hamba/pelayan". Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang "hamba." Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN "menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis. Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang "hamba" tentu saja Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran. Pada saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
            > berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus "Hamba" Allah yang terurap. Semua pengikut Kristus tidak akan pernah "pudar" atau "diremukkan" sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.
            >
            >
            > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
            >
            > Yeremia 28: 9:
            > [ayat 9]: "Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
            >
            > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
            > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem dan bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607 Seb Masehi.
            >
            > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu, pertama sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15, "Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], "Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera." [15] "Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."
            >
            > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, "Jawab TUHAN kepadaku (nabi Yeremia): "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri."
            >
            > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, "Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya." Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], "yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai "damai sejahtera", padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
            >
            > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu yaitu dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10 jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata "Damai sejahtera! Damai sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia. Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan "damai sejahtera" yang diucapkan oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
            >
            > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang berkata "damai sejahtera!" dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-copot sini ayat Alkitab.
            >
            >
            > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
            >
            > Kejadian 49: 1, 10:
            > [ayat 1]: "Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari." [ayat 10]: "Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa."
            >
            > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
            > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan Abraham (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain Yakub adalah "Israel." Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan "benih" yang datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka "pada hari-hari terakhir." Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. "Di sini ia menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan `Silo' (yang berarti "Dia Yang Berhak
            > Atasnya; Dia Yang Empunya") yaitu `Benih' yang dijanjikan. Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan "hak milik" silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur "warisan" dari seorang yang mendapat "hak kesulungan" baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad tukang kawin itu.
            >
            > Matius 21: 42-43:
            > [ayat 42]: "Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita." [ayat 43]: "Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu."
            >
            > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
            > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43 yang dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang "batu penjuru" itu adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu kesimpulan hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal sebelum pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH
            > DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai "batu yang dibuang." Istilah "batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu penjuru..." dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang dia baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-23. Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab Perjanjian Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan "batu penjuru" itu.
            >
            >
            > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus. (Muhammad ???)
            >
            > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
            >
            > Yohanes 1: 19-25:
            > [ayat 19]: "Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: "Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: "Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: "Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: "Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: "Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi." [ayat 25]: "Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
            >
            > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
            > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang "yang berseru-seru di padang gurun" yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang "berseru-seru di padang gurun." (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh 1:23). Jadi, jangan "ge-er" dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi
            > dan Parisi inilah yang sedang membaptis "yang berseru-seru di padang gurun" (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.
            >
            >
            > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang lain" dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar `penghibur' dan 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
            >
            > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15 ini:
            >
            > Yohanes 16: 7-15:
            > [ayat 7]: "Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." [ayat 8]: "Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: "akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]: "akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum." [ayat 12]: "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya." [ayat 13]: "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: "Ia akan
            > memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." [ayat 15]: "Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
            >
            > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
            > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan "Roh Kebenaran" dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang disebut dengan "Ia" yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut sebagai "Roh Kebenaran" itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan "Penghibur" yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital "P" dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan (ilahi), oleh karena itu "Penghibur" bukan "penghibur" yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
            >
            > Blckbelt.-
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            > ---------------------------------
            > Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
            > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.
            >

          • moderatingteam
            Ya tega ja dik, kan yang ditipu juga mau ditipu karena tidak mengasihi Allah ta iyaa. Namun Kasih Allah itu ndak cuma segituu, Dia juga memberi kesempatan
            Message 5 of 12 , Oct 1, 2007
              Ya tega ja dik, kan yang ditipu juga mau ditipu karena tidak
              mengasihi Allah ta'iyaa.
              Namun Kasih Allah itu ndak cuma segituu, Dia juga memberi kesempatan
              untuk bertaubat kepada mereka yang tertipuu itu.
              Skarang inii saatnya dik, untuk sampean dan orang-orang yang saat
              ini hiidup untuk menerima kasih Allah yang cuma-cuma karena sudah
              dibayar dengan Nyawa/ darah Yesus, anak (bukan dalam arti biologis)
              Allah yang tunggal, di kayu Salib. Maka engaku didamaikan dengan
              Allah dan terhindar dari tipuan nabi palsu itu.
              Nabi yang benerr kan bersaksi tentang Yesus ta' iyaa.

              --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Ganesha Tamzil <jendre@...>
              wrote:
              >
              > Yang bikin heran..
              > ³Nabi palsu² ini sekarang punya pengikut hampir setengah penduduk
              bumi..
              > Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi ³ditipu² oleh ³nabi palsu²
              selama
              > lebih dari 1400 tahun?!
              > Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga ada
              yang bisa
              > matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke
              > konsep2nya..
              > Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400 tahun
              lalu
              > lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
              > Heran gak sih?!
              >
              >
              > -The
              >
              > On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@...> wrote:
              >
              > >
              > >
              > >
              > >
              > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
              bawah ini yang
              > > disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
              yang mereka
              > > kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan
              baik-baik
              > > penjelasan saya di sini.
              > >
              > > Kata Umat Muslim:
              > >
              > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
              (Muhammad ???)
              > >
              > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang
              memberikan
              > > sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup
              keberadaan para
              > > nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini
              sangat penting
              > > artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka
              bumi.
              > >
              > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
              yang dapat
              > > dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang
              tinggi.
              > >
              > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
              > >
              > >
              > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-
              ciri: nabi
              > > seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
              (Muhammad
              > > ???)
              > >
              > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
              Alkitab. Belajar
              > > Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda harus banyak
              bertanya kepada umat
              > > Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab.
              Pertama anda
              > > harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan
              kemudian
              > > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-
              baik ayat yang
              > > anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
              > >
              > > Ulangan 18: 18-20:
              > > [ayat 18]: ³seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
              antara saudara
              > > mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam
              mulutnya, dan ia
              > > akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan
              kepadanya.² [ayat 19]:
              > > ³Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan
              diucapkan nabi itu
              > > demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.²
              [ayat 20]:
              > > ³ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan
              demi nama-Ku
              > > perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau
              yang berkata
              > > demi nama allah lain, nabi itu harus mati.²
              > >
              > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
              > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
              Perjanjian Lama itu
              > > adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
              Perjanjian Baru
              > > menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi
              yang lebih
              > > besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di
              Israel. [baca
              > > hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian
              Baru yang
              > > disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] ³Karena itu
              sadarlah dan
              > > bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] ³agar Tuhan
              mendatangkan waktu
              > > kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu
              sebagai
              > > Kristus.² [21] ³Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu
              pemulihan
              > > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan
              > > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.² [22] ³Bukankah telah
              dikatakan
              > > Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari
              antara
              > > saudara-saudaramu (³maksudnya: diantara orang-orang Israel²),
              sama seperti
              > > aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan
              dikatakannya kepadamu.²
              > > [23] ³Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak
              mendengarkan nabi itu,
              > > akan dibasmi dari umat kita.² [24] ³Dan semua nabi yang pernah
              berbicara,
              > > mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang
              zaman ini.² Jadi,
              > > jangan ³ge-er² dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu
              adalah
              > > Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang
              kawin itu.
              > >
              > >
              > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
              menegakkan
              > > syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan
              Ulangan 33:1-3
              > > ini:
              > >
              > > Habakuk 3:3:
              > > [ayat 3]: ³Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus
              dari pegunungan
              > > Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun
              penuh dengan
              > > pujian kepada-Nya.²
              > >
              > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
              > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
              ayat-ayatnya
              > > mengenai nubuatan tentang ³Ucapan ilahi (Allah) dalam
              penglihatan nabi Habakuk
              > > itu.² Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-
              kira tahun 628
              > > Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa ³nubuat-nubuat Habakuk²
              yang tertulis
              > > dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya
              menjelang tidak
              > > lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini
              dapat anda
              > > pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam
              Habakuk 2:20
              > > disebutkan, ³TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus², ayat ini
              artinya bahwa
              > > bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam
              Habakuk 3:3
              > > disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb
              Masehi). Jadi,
              > > umat muslim jangan ³besar kepala² dulu mengatakan Habakuk 3:3
              yang anda kutip
              > > itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan
              tukang kawin
              > > itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu
              tentang Allah
              > > bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
              > >
              > > Ulangan 33: 1-3:
              > > [ayat 1]: ³Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
              kepada orang
              > > Israel sebelum ia mati.² [ayat 2]: ³Berkatalah ia: "TUHAN datang
              dari Sinai
              > > dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari
              pegunungan Paran
              > > dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di
              sebelah
              > > kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.² [ayat 3]:
              ³Sungguh Ia
              > > mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus‹di dalam tangan-
              Mulah mereka,
              > > pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.²
              > >
              > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
              > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
              adalah tentang
              > > Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya
              itu, Musa
              > > sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata ³Ia² ditulis dengan huruf
              kapital
              > > (huruf besar) mengartikan ³Ia² itu maksudnya TUHAN, jadi bukan
              tentang seorang
              > > nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat
              tentang
              > > Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
              > >
              > >
              > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
              > >
              > > Yesaya 29: 12:
              > > [ayat 12]: ³dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang
              tidak dapat
              > > membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan
              menjawab: "Aku
              > > tidak dapat membaca."
              > >
              > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
              > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada
              Kerajaan Allah
              > > melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
              Masehi dan
              > > menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi
              pada zamannya.
              > > Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak
              oleh
              > > orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari
              Kerajaan dan
              > > menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang
              Yahudi pada
              > > zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak
              mau percaya.
              > > Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam
              pasal 29 itu.
              > > Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca
              Yesaya pasal 53.
              > > Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya
              yang tertulis di
              > > dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang
              tercatat dalam
              > > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah
              28:24-27;
              > > Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang
              tertulis dalam
              > > Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di
              dalamnya berbunyi
              > > (tanda petik), ³aku tidak dapat membaca,² maksudnya adalah orang-
              orang yang
              > > mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat
              muslim pakai
              > > ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah
              memang benar
              > > Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan
              tidak mau
              > > percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, ³tidak
              dapat membaca,²
              > > itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa
              maksud dari
              > > suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain
              dalam Alkitab,
              > > karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik
              suatu kesimpulan
              > > maksudnya.
              > >
              > >
              > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
              sudah lama
              > > ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan
              penyelamat
              > > dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4
              ini:
              > >
              > > Yesaya 41: 1-4:
              > > [ayat 1]: ³Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-
              pulau; hendaklah
              > > bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang
              mendekat, kemudian
              > > berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!²
              [ayat 2]:
              > > ³Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia
              yang mendapat
              > > kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa
              ke depannya
              > > dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu
              dan panahnya
              > > membuat mereka seperti jerami yang tertiup.² [ayat 3]: ³Ia
              mengejar mereka dan
              > > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak
              kakinya.² [ayat 4]:
              > > ³Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang
              dari dahulu
              > > memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang
              terdahulu, dan bagi
              > > mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.²
              > >
              > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
              > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan
              tentang
              > > kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan
              tentang akan
              > > hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah
              tergenap
              > > sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan
              seperti saat ini.
              > > Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan
              oleh nabi
              > > Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah ³ge-
              er² dulu, asal
              > > ada kata ³perang² langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang
              kawin itu.
              > > Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja
              keok dengan
              > > USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak
              usahlah sok
              > > bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam)
              saja simbol
              > > perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut
              dalam sejarah
              > > pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
              > >
              > >
              > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
              bangsa lain dan
              > > tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4
              ini:
              > >
              > > Yesaya 42: 1-4:
              > > [ayat 1]: ³Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku,
              yang kepadanya
              > > Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia
              menyatakan hukum
              > > kepada bangsa-bangsa.² [ayat 2]: ³Ia tidak akan berteriak atau
              menyaringkan
              > > suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.² [ayat 3]: ³Buluh
              yang patah
              > > terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya
              tidak akan
              > > dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.²
              [ayat 4]: ³Ia
              > > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai,
              sampai ia
              > > menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
              pengajarannya.²
              > >
              > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
              > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
              pernah satupun
              > > nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan ³ge-er²,
              karena sejak
              > > dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat
              terakhir dalam
              > > Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut
              dengan
              > > istilah ³benih/keturunan². Satu hal yang perlu umat muslim
              pahami siapa yang
              > > dimaksud dengan ³Hamba² dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu?
              Kata ³Hamba² itu
              > > dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab
              atius ini)
              > > dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang
              dikasihi
              > > Œorang pilihan.¹ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan
              semua umat muslim
              > > Œkan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai ³hamba.²
              Yesaya 42:1-4
              > > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad
              karena
              > > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang ³hamba². Ini
              dapat dilihat
              > > dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai
              tidak pernah mau
              > > mengalah dan merendah hati seperti seorang ³hamba/pelayan².
              Kasihan! Mau
              > > mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang ³hamba.² Kemudian
              selanjutnya pada
              > > Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN ³menaruh roh-Nya ke atas
              Yesus? Ini adalah
              > > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus
              dibaptis. Pelayanan
              > > Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
              membuktikan bahwa
              > > TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22;
              Luk 4:14-21;
              > > Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan
              bahwa Yesus
              > > tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan
              memperdengarkan suaranya
              > > dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang
              ³hamba² tentu saja
              > > Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang
              pada zamannya
              > > dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim
              sepanjang abad
              > > sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari
              ketenaran. Pada
              > > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus berkata
              pada pria itu
              > > agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus
              1:40-44).
              > > Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami
              sendiri berdasarkan
              > > bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus ³Hamba² Allah
              yang terurap.
              > > Semua pengikut Kristus tidak akan pernah ³pudar² atau
              ³diremukkan² sampai
              > > Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
              pembalasan kepada
              > > orang-orang yang mengingkarinya.
              > >
              > >
              > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
              > >
              > > Yeremia 28: 9:
              > > [ayat 9]: ³Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
              damai
              > > sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan,
              bahwa nabi
              > > itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
              > >
              > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
              > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem
              dan bait Allah
              > > di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh
              nabi Yeremia
              > > (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607
              Seb Masehi.
              > >
              > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
              pertama sebaiknya
              > > silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15,
              ³Sesungguhnya,
              > > dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya
              mengejar untung,
              > > baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], ³Mereka
              mengobati luka
              > > umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera!
              Damai
              > > sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.² [15] ³Seharusnya
              mereka merasa
              > > malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama
              sekali tidak merasa
              > > malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di
              antara
              > > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu
              Aku menghukum
              > > mereka, firman TUHAN."
              > >
              > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, ³Jawab TUHAN kepadaku (nabi
              Yeremia): "Para
              > > nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus
              mereka, tidak
              > > memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka
              menubuatkan
              > > kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan
              hatinya sendiri.²
              > >
              > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, ³Oleh karena, ya sungguh
              karena mereka
              > > menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal
              sama sekali
              > > tidak ada damai sejahtera‹mereka itu mendirikan tembok dan
              lihat, mereka
              > > mengapurnya.² Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas
              tembok itu dan
              > > kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu:
              Lenyap temboknya
              > > dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], ³yaitu nabi-nabi
              Israel yang
              > > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu
              penglihatan mengenai
              > > ³damai sejahtera², padahal sama sekali tidak ada damai
              sejahtera, demikianlah
              > > firman Tuhan ALLAH."
              > >
              > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
              yaitu dalam
              > > Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10
              jelas terlihat
              > > bahwa nabi palsu yang berkata ³Damai sejahtera! Damai sejahtera!
              Perkataan
              > > nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia. Nabi
              Yeremia lah sebagai
              > > nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan ³damai sejahtera²
              yang diucapkan
              > > oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun
              607 Seb Masehi
              > > itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
              > >
              > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang
              berkata
              > > ³damai sejahtera!² dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad
              salah satu
              > > nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-
              copot sini
              > > ayat Alkitab.
              > >
              > >
              > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
              keturunan nabi
              > > Ismail. (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1,
              10 dan Matius
              > > 21: 42-43 ini:
              > >
              > > Kejadian 49: 1, 10:
              > > [ayat 1]: ³Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan
              berkata: "Datanglah
              > > berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu
              alami di kemudian
              > > hari.² [ayat 10]: ³Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari
              Yehuda ataupun
              > > lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang
              berhak
              > > atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.²
              > >
              > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
              > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
              Abraham
              > > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama
              lain Yakub
              > > adalah ³Israel.² Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
              keturunan dari
              > > Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan
              ³benih² yang
              > > datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah
              raja bangsa
              > > Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49:
              1,10 yang
              > > dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang
              kawin itu
              > > sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika
              pada waktu ia
              > > mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12
              putranya sendiri
              > > untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka
              ³pada hari-hari
              > > terakhir.² Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci,
              yang semuanya itu
              > > digenapi secara menakjubkan. ²Di sini ia menubuatkan bahwa
              tongkat kerajaan
              > > AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ŒSilo¹ (yang
              berarti ³Dia
              > > Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya²) yaitu ŒBenih¹ yang
              dijanjikan. Sebagai
              > > referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab
              Yosua 14:1-21
              > > dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan ³hak milik² silahkan
              baca dalam kitab
              > > Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur ³warisan² dari
              seorang yang
              > > mendapat ³hak kesulungan² baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu
              jangan main
              > > copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan
              Muhammad
              > > tukang kawin itu.
              > >
              > > Matius 21: 42-43:
              > > [ayat 42]: ³Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca
              dalam Kitab
              > > Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah
              menjadi batu
              > > penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib
              di mata
              > > kita.² [ayat 43]: ³Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa
              Kerajaan Allah akan
              > > diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang
              akan
              > > menghasilkan buah Kerajaan itu.²
              > >
              > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
              > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
              yang dikutip
              > > oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam
              Mazmur
              > > 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-
              nubuat yang
              > > sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani
              (maksudnya dari
              > > kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan
              untuk menunjukkan
              > > penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus
              sedang mengutip
              > > nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang ³batu
              penjuru² itu
              > > adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak
              dapat disangkal
              > > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
              kesimpulan hanya
              > > berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
              sebelum pasal itu
              > > supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu
              anda sadari
              > > bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan
              pemuka-pemuka agama
              > > Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH
              DINUBUATKAN
              > > OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB
              NENEK MOYANGNYA
              > > DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa
              menerima diri
              > > Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi
              mereka
              > > sebelumnya sebagai ³batu yang dibuang.² Istilah ³batu yang
              dibuang ... yang
              > > telah menjadi batu penjuru...² dalam Matius 21:42 itu
              memaksudkan diri Yesus
              > > Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi
              nubuat yang dia
              > > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:
              22-23. Biar
              > > lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
              Perjanjian Baru dalam
              > > Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini
              jelas
              > > diberitahukan siapa yang dimaksud dengan ³batu penjuru² itu.
              > >
              > >
              > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
              (Muhammad ???)
              > >
              > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
              copot sana copot
              > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
              Qur¹an. Anda
              > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
              belajar memahami
              > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
              ayat sebelumnya
              > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
              itu. Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25
              ini:
              > >
              > > Yohanes 1: 19-25:
              > > [ayat 19]: ³Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi
              dari Yerusalem
              > > mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk
              menanyakan dia:
              > > "Siapakah engkau?" [ayat 20]: ³Ia mengaku dan tidak berdusta,
              katanya: "Aku
              > > bukan Mesias." [ayat 21]: ³Lalu mereka bertanya
              kepadanya: "Kalau begitu,
              > > siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah
              nabi yang akan
              > > datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: ³Maka kata mereka
              kepadanya:
              > > "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka
              yang mengutus
              > > kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]:
              ³Jawabnya: "Akulah
              > > suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan
              Tuhan!
              > > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: ³Dan di
              antara
              > > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.² [ayat
              25]: ³Mereka
              > > bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
              jikalau engkau
              > > bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
              > >
              > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
              > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
              dinubuatkan oleh nabi
              > > Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya silahkan
              baca kitab
              > > Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa
              Yohanes (Yahya)
              > > inilah orang ³yang berseru-seru di padang gurun² yang dimaksud
              dalam kitab
              > > Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil
              semuanya mengutip
              > > Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang
              ³berseru-seru di
              > > padang gurun.² (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk
              3:3-6; Yoh
              > > 1:23). Jadi, jangan ³ge-er² dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
              kalian (umat
              > > muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang
              kawin itu,
              > > cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu,
              orang Yahudi
              > > dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa
              dirinya, mereka
              > > itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab
              Perjanjian Lama dalam
              > > Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang
              Yahudi dan
              > > Parisi inilah yang sedang membaptis ³yang berseru-seru di padang
              gurun² (lihat
              > > tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3
              itu. Nabi Yesaya
              > > menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan
              akhirnya
              > > nubuatnya ini sudah tergenap.
              > >
              > >
              > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
              lain" dengan
              > > ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar Œpenghibur' dan 'al-
              amin/orang benar
              > > jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan
              memuliakan nabi
              > > Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
              > >
              > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
              ayat-ayat
              > > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda
              harus banyak
              > > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami
              ayat-ayat
              > > Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
              sebelumnya dan
              > > sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu.
              Coba
              > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15
              ini:
              > >
              > > Yohanes 16: 7-15:
              > > [ayat 7]: ³Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih
              berguna bagi
              > > kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur
              itu tidak akan
              > > datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia
              kepadamu.²
              > > [ayat 8]: ³Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan
              dosa,
              > > kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: ³akan dosa, karena mereka
              tetap tidak
              > > percaya kepada-Ku; [ayat 10]: ³akan kebenaran, karena Aku pergi
              kepada Bapa
              > > dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman,
              karena penguasa
              > > dunia ini telah dihukum.² [ayat 12]: ³Masih banyak hal yang
              harus Kukatakan
              > > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.² [ayat
              13]: ³Tetapi
              > > apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke
              dalam seluruh
              > > kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
              sendiri, tetapi
              > > segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
              dan Ia akan
              > > memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: ³Ia
              akan memuliakan
              > > Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
              dari pada-Ku.²
              > > [ayat 15]: ³Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya;
              sebab itu Aku
              > > berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari
              pada-Ku."
              > >
              > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
              > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan ³Roh
              Kebenaran² dalam
              > > ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang
              tukang kawin
              > > itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang
              disebut dengan
              > > ³Ia² yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf
              kapital itu
              > > yaitu yang disebut sebagai ³Roh Kebenaran² itu adalah Yesus
              Kristus. Yang
              > > dimaksud dengan ³Penghibur² yang ditulis sesudah tanda koma
              dalam huruh
              > > kapital ³P² dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat
              dimuliakan (ilahi),
              > > oleh karena itu ³Penghibur² bukan ³penghibur² yang dimaksud
              dalam Yohanes
              > > 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri
              dalam wujud
              > > sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan
              memaksudkan Muhammad
              > > tukang kawin itu.
              > >
              > > Blckbelt.-
              > >
              > >
              > >
              > >
              > >
              >
            • mursalaat
              Salamlekum Gus Mod, Trimakasih ntuk bantuannya mempostingkan brikut ini huebat tenaan, Salam Mursalaat ... Allah ... pengusahanya. ... dan ... banyak ...
              Message 6 of 12 , Oct 1, 2007
                Salamlekum Gus Mod,
                Trimakasih ntuk bantuannya mempostingkan brikut ini
                huebat tenaan,
                Salam
                Mursalaat

                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "moderatingteam"
                <moderatingteam@...> wrote:
                >
                >
                > Betul sekali dik, Muhamad ada dalam Alkitab dan melakukan kehendak
                Allah
                > seperti yang tertera dalam ajaran Yesus berikut ini:
                >
                >
                >
                > Yesus mengajarkan:
                >
                >
                >
                > Pokok Anggur Yang benar
                >
                >
                >
                > Joh 15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah
                pengusahanya.
                >
                > Joh 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya
                dan
                > setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih
                banyak
                > berbuah.
                >
                > Joh 15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah
                Kukatakan
                > kepadamu.
                >
                > Joh 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama
                seperti
                > ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak
                tinggal
                > pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu
                tidak
                > tinggal di dalam Aku.
                >
                > Joh 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
                > Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah
                > banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
                >
                > Joh 15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke
                luar
                > seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan
                > dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
                >
                > Joh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal
                di
                > dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan
                > menerimanya.
                >
                >
                >
                > Perintah Supaya saling mengasihi
                >
                > Joh 15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu
                > berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
                >
                > Joh 15:9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku
                telah
                > mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
                >
                > Joh 15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di
                dalam
                > kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di
                dalam
                > kasih-Nya.
                >
                > Joh 15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada
                di
                > dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
                >
                > Joh 15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
                > seperti Aku telah mengasihi kamu.
                >
                > Joh 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih
                seorang yang
                > memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
                >
                > Joh 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang
                > Kuperintahkan kepadamu.
                >
                > Joh 15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak
                tahu,
                > apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
                > karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang
                telah
                > Kudengar dari Bapa-Ku.
                >
                > Joh 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih
                kamu.
                > Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan
                buah
                > dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam
                > nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
                >
                > Joh 15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang
                > lain."
                >
                >
                >
                > Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya
                >
                > Joh 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah
                lebih
                > dahulu membenci Aku dari pada kamu.
                >
                > Joh 15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu
                > sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan
                Aku
                > telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
                >
                > Joh 15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang
                hamba
                > tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah
                menganiaya
                > Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah
                menuruti
                > firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
                >
                > Joh 15:21 Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu
                karena
                > nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.
                >
                > Joh 15:22 Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada
                > mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang mereka tidak
                > mempunyai dalih bagi dosa mereka!
                >
                > Joh 15:23 Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku.
                >
                > Joh 15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah
                > mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu
                > tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat
                semuanya
                > itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.
                >
                > Joh 15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat
                mereka
                > harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
                >
                > Joh 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
                yaitu
                > Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
                >
                > Joh 15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula
                > bersama-sama dengan Aku.
                >
                >
                >
                > Bila yang dimaksud dengan penghibur dalam Yohanes/Yahya/ 15:26
                adalah
                > Muhamad maka secara konsisten dan konsekwen semua yang percaya
                bahwa itu
                > Muhamad, juga percaya akan kebenaran yang tertulis dalam seluruh
                > Yohanes/Yahya pasal 15 tersebut . berarti percaya juga pada konteks
                > (Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya) dimana ayat tersebut
                tertulis.
                >
                > Maka Muhamad juga bersaksi tentang Yesus
                >
                >
                >
                > Kisah Para Rasul 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat
                itu
                > satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah
                > murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
                >
                >
                >
                > Maka konteksnya juga berarti :"Dunia membenci Yesus dan Kristen"
                >
                >
                >
                > Dalam ayat ke 27 Yesus mengatakan kepada murid-muridNya (Kristen)
                bahwa
                > mereka juga harus bersaksi tentang Dia (Yesus).
                >
                >
                >
                > Jadi Muhamad (yang benar) besama-sama dengan Kristen (murid-murid
                Yesus)
                > bersaksi tentang Yesus (!)
                >
                >
                > Ta' iyaa
                >
                >
                > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, DAVID SERVETUS
                > <david_servetus@> wrote:
                > >
                > > TELAH DATANG CAHAYA KEBENARAN YANG MEMBAWA PENGHIBURAN
                > >
                > > Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil
                > > telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah
                > > sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Isra`: 81)
                > >
                > > Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul
                > > (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari
                > > Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik
                > > bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak
                > > merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang
                > > di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan
                > > adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS.
                > > An-Nisa`: 170)
                > >
                > > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul
                > > Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang
                > > kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya.
                > > Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah,
                > > dan kitab yang menerangkan. (QS. Al-Maidah: 15)
                > >
                > > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu
                > > Rasul Kami, menjelaskan (syari`at Kami) kepadamu ketika
                > > terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak
                > > mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang
                > > pembawa berita gembira maupun seorang pemberi
                > > peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa
                > > berita gembira (parakletos) dan pemberi peringatan.
                > > Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah:
                > > 19)
                > >
                > > Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
                > > memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak
                > > akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala
                > > sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
                > > dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
                > > datang. (Yohanes 16:13)
                > >
                > > Jikalau Penghibur (Parakletos) itu datang, yaitu Roh
                > > Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi
                > > tentang aku. (Yohanes 15:26)
                > >
                > >
                > > blckbelt blckbelt@ wrote:
                > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
                bawah ini
                > yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
                yang
                > mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad.
                Simpan
                > baik-baik penjelasan saya di sini.
                > >
                > > Kata Umat Muslim:
                > >
                > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
                (Muhammad ???)
                > >
                > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang
                > memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang
                menutup
                > keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang
                pamungkas
                > ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada
                > manusia di muka bumi.
                > >
                > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
                yang
                > dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal
                yang
                > tinggi.
                > >
                > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
                > >
                > >
                > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-
                ciri:
                > nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya
                terjadi.
                > (Muhammad ???)
                > >
                > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
                Alkitab.
                > Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak
                > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami
                > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                > sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah
                peristiwanya
                > saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam
                Ulangan
                > 18: 18-20 ini:
                > >
                > > Ulangan 18: 18-20:
                > > [ayat 18]: "seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
                antara
                > saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku
                dalam
                > mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang
                Kuperintahkan
                > kepadanya." [ayat 19]: "Orang yang tidak mendengarkan segala
                > firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya
                akan
                > Kutuntut pertanggungjawaban." [ayat 20]: " Tetapi seorang nabi,
                > yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang
                tidak
                > Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama
                allah
                > lain, nabi itu harus mati."
                > >
                > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
                Perjanjian
                > Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
                > Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah
                Kristus
                > dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan
                > dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat
                > dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam
                > Kisah 3: [19] "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu
                > dihapuskan, [20] "agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan
                > mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai
                Kristus."
                > [21] "Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan
                > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan
                > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu." [22] "Bukankah telah
                > dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi
                dari
                > antara saudara-saudaramu ("maksudnya: diantara orang-orang
                > Israel"), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala
                > > sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu." [23] "Dan akan
                > terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan
                > dibasmi dari umat kita." [24] "Dan semua nabi yang pernah
                > berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat
                tentang
                > zaman ini." Jadi, jangan "ge-er" dulu dengan menunjuk ayat
                > dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan
                > percaya tahyul serta tukang kawin itu.
                > >
                > >
                > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
                > menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
                > >
                > > Habakuk 3:3:
                > > [ayat 3]: "Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari
                > pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan
                > bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya."
                > >
                > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
                > ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang "Ucapan ilahi (Allah) dalam
                > penglihatan nabi Habakuk itu." Anda harus mengenal dulu bahwa kitab
                > Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa?
                Artinya
                > bahwa "nubuat-nubuat Habakuk" yang tertulis dalam kitab Habakuk
                > ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama
                SEBELUM
                > kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda
                pahami
                > jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20
                > disebutkan, "TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus", ayat ini
                > artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya
                dalam
                > Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada
                tahun 607
                > Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan "besar kepala" dulu
                > mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad
                yang
                > pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca
                > baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang
                > > Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin
                itu.
                > >
                > >
                > > Ulangan 33: 1-3:
                > > [ayat 1]: "Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
                > kepada orang Israel sebelum ia mati." [ayat 2]: "Berkatalah ia:
                > "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia
                tampak
                > bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah
                puluhan
                > ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka
                api
                > yang menyala." [ayat 3]: "Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua
                > orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah
                > mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu."
                > >
                > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
                adalah
                > tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-
                ayatnya
                > itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata "Ia" ditulis
                > dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan "Ia" itu
                > maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda
                mengira
                > bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang
                kawin
                > itu, tidak nyambung.
                > >
                > >
                > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
                > >
                > > Yesaya 29: 12:
                > > [ayat 12]: "dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang
                > tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia
                akan
                > menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
                > >
                > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan
                > Allah melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
                > Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang
                > Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap
                pengajarannya
                > selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar
                > kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus
                yang
                > ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap
                maknanya
                > karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan
                > penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi
                tentang
                > Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi
                Yesaya
                > dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam
                > kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat
                dalam
                > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah
                > 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat
                Yesaya
                > yang tertulis dalam Yesaya
                > > 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya
                berbunyi
                > (tanda petik), "aku tidak dapat membaca," maksudnya adalah
                > orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau
                percaya.
                > Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk
                menunjukkan
                > bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah
                seorang
                > yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan
                sesuai
                > ungkapan nabi Yesaya, "tidak dapat membaca," itu. Makanya, lain
                > kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu
                ayat
                > Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab,
                karena
                > ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu
                kesimpulan
                > maksudnya.
                > >
                > >
                > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
                sudah
                > lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas
                dan
                > penyelamat dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
                > >
                > > Yesaya 41: 1-4:
                > > [ayat 1]: "Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau;
                > hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka
                datang
                > mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama
                untuk
                > berperkara!" [ayat 2]: "Siapakah yang menggerakkan dia dari
                > timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap
                langkahnya,
                > yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-
                raja?
                > Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka
                > seperti jerami yang tertiup." [ayat 3]: "Ia mengejar mereka dan
                > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya."
                > [ayat 4]: "Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu?
                Dia
                > yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku,
                TUHAN, yang
                > terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga."
                > >
                > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan
                > tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang
                menubuatkan
                > tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi.
                Dan
                > sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa
                depan
                > seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah
                seperti
                > dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat
                muslim
                > janganlah "ge-er" dulu, asal ada kata "perang" langsung
                > dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar
                gila
                > perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA. Umat
                Israel
                > sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga
                soal
                > pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol
                perang tapi
                > Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah
                pun juga
                > bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
                > >
                > >
                > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
                bangsa lain
                > dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
                > >
                > > Yesaya 42: 1-4:
                > > [ayat 1]: "Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku,
                > yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya,
                supaya
                > ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa." [ayat 2]: "Ia tidak
                > akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan
                suaranya di
                > jalan." [ayat 3]: "Buluh yang patah terkulai tidak akan
                > diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan
                dipadamkannya,
                > tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum." [ayat 4]: "Ia
                > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai,
                sampai
                > ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
                > pengajarannya."
                > >
                > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
                pernah
                > satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan
                > "ge-er", karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab
                > Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus
                kepada
                > diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah "benih/keturunan".
                > Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan
                > "Hamba" dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata
                > "Hamba" itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca
                > dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus.
                Yesus
                > adalah hamba yang dikasihi `orang pilihan.' Jadi, bukanlah
                > Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim `kan pengennya
                > dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai "hamba." Yesaya 42:1-4
                > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena
                > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang "hamba". Ini
                > dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang
                > berperangai tidak
                > > pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang
                > "hamba/pelayan". Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi
                > untuk seorang "hamba." Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat
                > 1 itu, kapan TUHAN "menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah
                > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis.
                > Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
                > membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam
                Lukas
                > 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2
                juga
                > menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan
                tidak
                > akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang
                yang
                > berpredikat seorang "hamba" tentu saja Yesus tidak ingin
                > menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan
                bahkan
                > seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad
                sampai
                > dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran.
                Pada
                > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
                > > berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada
                > siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin
                agar
                > semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat
                bahwa ia
                > adalah sang Kristus "Hamba" Allah yang terurap. Semua pengikut
                > Kristus tidak akan pernah "pudar" atau "diremukkan"
                > sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
                > pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.
                > >
                > >
                > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
                > >
                > > Yeremia 28: 9:
                > > [ayat 9]: "Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
                > damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah
                ketahuan,
                > bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                > >
                > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem
                dan
                > bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan
                oleh
                > nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada
                tahun
                > 607 Seb Masehi.
                > >
                > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
                pertama
                > sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia
                6:13-15,
                > "Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka,
                > semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan
                tipu.
                > [14], "Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan,
                > katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai
                > sejahtera." [15] "Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka
                > melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu
                dan
                > tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara
                > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku
                > menghukum mereka, firman TUHAN."
                > >
                > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, "Jawab TUHAN kepadaku (nabi
                > Yeremia): "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak
                > mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman
                kepada
                > mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan
                kosong
                > dan tipu rekaan hatinya sendiri."
                > >
                > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, "Oleh karena, ya sungguh
                > karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai
                sejahtera!,
                > padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan
                > tembok dan lihat, mereka mengapurnya." Begitulah Aku akan
                > melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang
                > mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan
                lenyap
                > orang-orang yang mengapurnya, [16], "yaitu nabi-nabi Israel yang
                > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan
                > mengenai "damai sejahtera", padahal sama sekali tidak ada damai
                > sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
                > >
                > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
                yaitu
                > dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel
                13:10
                > jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata "Damai sejahtera!
                Damai
                > sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi
                > Yeremia. Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah
                > menyingkapkan "damai sejahtera" yang diucapkan oleh nabi palsu
                > pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu
                > seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                > >
                > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang
                > berkata "damai sejahtera!" dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti
                > Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya
                jangan main
                > copot sana-copot sini ayat Alkitab.
                > >
                > >
                > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
                keturunan
                > nabi Ismail. (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
                > >
                > > Kejadian 49: 1, 10:
                > > [ayat 1]: "Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata:
                > "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan
                kamu
                > alami di kemudian hari." [ayat 10]: "Tongkat kerajaan tidak akan
                > beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara
                kakinya,
                > sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk
                > bangsa-bangsa."
                > >
                > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
                Abraham
                > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain
                Yakub
                > adalah "Israel." Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
                > keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10
                > menjelaskan "benih" yang datang dari keturunan Yakub (Israel).
                > Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir.
                Pasal
                > dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang
                > dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah
                nubuat
                > yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir
                > kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk
                > memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka "pada
                > hari-hari terakhir." Yakub memberikan serangkaian nubuat yang
                > terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. "Di sini ia
                > menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda
                > sampai kedatangan `Silo' (yang berarti "Dia Yang Berhak
                > > Atasnya; Dia Yang Empunya") yaitu `Benih' yang dijanjikan.
                > Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam
                kitab
                > Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan "hak
                > milik" silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang
                > mengatur "warisan" dari seorang yang mendapat "hak
                > kesulungan" baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot
                > sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad
                > tukang kawin itu.
                > >
                > > Matius 21: 42-43:
                > > [ayat 42]: "Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca
                > dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
                telah
                > menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu
                perbuatan
                > ajaib di mata kita." [ayat 43]: "Sebab itu, Aku berkata
                > kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan
                > diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan
                > itu."
                > >
                > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
                yang
                > dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama
                dalam
                > Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan
                > nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari
                > Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian
                Lama)
                > yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-
                nubuat
                > dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang
                tertulis
                > dalam kitab Perjanjian Lama tentang "batu penjuru" itu adalah
                > tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat
                disangkal
                > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
                kesimpulan
                > hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
                sebelum
                > pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu.
                > Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi
                > ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA
                DIRINYA
                > SEBAGAI MESIAS YANG TELAH
                > > DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM
                > KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA).
                Orang
                > Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus)
                sehingga
                > benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai "batu yang
                > dibuang." Istilah "batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu
                > penjuru..." dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus
                > sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang
                dia
                > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-
                23.
                > Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
                Perjanjian
                > Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang
                dikutip
                > ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan "batu
                > penjuru" itu.
                > >
                > >
                > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
                > (Muhammad ???)
                > >
                > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                copot sana
                > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                Al
                > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                ayat
                > yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
                > >
                > > Yohanes 1: 19-25:
                > > [ayat 19]: "Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari
                > Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya
                untuk
                > menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: "Ia mengaku dan tidak
                > berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: "Lalu mereka
                > bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia
                > menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia
                menjawab:
                > "Bukan!" [ayat 22]: "Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau?
                > Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami.
                Apakah
                > katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: "Jawabnya: "Akulah suara
                > orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan!
                > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: "Dan di
                antara
                > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi." [ayat 25]:
                > "Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
                > jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan
                > datang?"
                > >
                > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
                dinubuatkan
                > oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya
                > silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini
                menunjukan
                > bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang "yang berseru-seru di padang
                > gurun" yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian
                > Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk
                > menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang "berseru-seru di padang
                > gurun." (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh
                > 1:23). Jadi, jangan "ge-er" dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
                > kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang
                > tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di
                Yohanes
                > 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada
                > Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu
                bahwa
                > nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah
                > menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi
                > > dan Parisi inilah yang sedang membaptis "yang berseru-seru di
                > padang gurun" (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya
                > pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu
                pada
                > tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.
                > >
                > >
                > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
                lain"
                > dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar `penghibur' dan
                > 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari
                dirinya
                > sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
                > >
                > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
                ayat-ayat
                > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus
                > banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar
                memahami
                > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                > sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah
                peristiwanya
                > saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam
                Yohanes
                > 16: 7-15 ini:
                > >
                > > Yohanes 16: 7-15:
                > > [ayat 7]: "Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih
                > berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi,
                > Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku
                pergi, Aku
                > akan mengutus Dia kepadamu." [ayat 8]: "Dan kalau Ia datang, Ia
                > akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
                [ayat 9]:
                > "akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]:
                > "akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak
                melihat
                > Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini
                telah
                > dihukum." [ayat 12]: "Masih banyak hal yang harus Kukatakan
                > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya." [ayat
                > 13]: "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
                > memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan
                > berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang
                > didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan
                memberitakan
                > kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: "Ia akan
                > > memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang
                > diterimanya dari pada-Ku." [ayat 15]: "Segala sesuatu yang Bapa
                > punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan
                memberitakan
                > kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
                > >
                > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan "Roh
                > Kebenaran" dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh.
                > Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan
                makhluk
                > roh. Jadi, yang disebut dengan "Ia" yang ditulis dalam Alkitab
                > dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut
                sebagai
                > "Roh Kebenaran" itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan
                > "Penghibur" yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital
                > "P" dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan
                > (ilahi), oleh karena itu "Penghibur" bukan "penghibur"
                > yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri
                Yesus
                > Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia
                naik
                > kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
                > >
                > > Blckbelt.-
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > > ---------------------------------
                > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
                > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at
                > Yahoo! Games.
                > >
                >
              • mursalaat
                Salamlekum lagii Gus Mod, Trimakasih lagii ntuk bantuannya mempostingkan brikut ini bat-huebat tenaan, wasalam Gus, Mursalaat ... kesempatan ... biologis) ...
                Message 7 of 12 , Oct 1, 2007
                  Salamlekum lagii Gus Mod,
                  Trimakasih lagii ntuk bantuannya mempostingkan brikut ini
                  bat-huebat tenaan,
                  wasalam Gus,
                  Mursalaat

                  --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "moderatingteam"
                  <moderatingteam@...> wrote:
                  >
                  > Ya tega ja dik, kan yang ditipu juga mau ditipu karena tidak
                  > mengasihi Allah ta'iyaa.
                  > Namun Kasih Allah itu ndak cuma segituu, Dia juga memberi
                  kesempatan
                  > untuk bertaubat kepada mereka yang tertipuu itu.
                  > Skarang inii saatnya dik, untuk sampean dan orang-orang yang saat
                  > ini hiidup untuk menerima kasih Allah yang cuma-cuma karena sudah
                  > dibayar dengan Nyawa/ darah Yesus, anak (bukan dalam arti
                  biologis)
                  > Allah yang tunggal, di kayu Salib. Maka engaku didamaikan dengan
                  > Allah dan terhindar dari tipuan nabi palsu itu.
                  > Nabi yang benerr kan bersaksi tentang Yesus ta' iyaa.
                  >
                  > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Ganesha Tamzil <jendre@>
                  > wrote:
                  > >
                  > > Yang bikin heran..
                  > > ³Nabi palsu² ini sekarang punya pengikut hampir setengah
                  penduduk
                  > bumi..
                  > > Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi ³ditipu² oleh ³nabi
                  palsu²
                  > selama
                  > > lebih dari 1400 tahun?!
                  > > Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga
                  ada
                  > yang bisa
                  > > matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke
                  > > konsep2nya..
                  > > Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400
                  tahun
                  > lalu
                  > > lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
                  > > Heran gak sih?!
                  > >
                  > >
                  > > -The
                  > >
                  > > On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@> wrote:
                  > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
                  > bawah ini yang
                  > > > disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
                  > yang mereka
                  > > > kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan
                  > baik-baik
                  > > > penjelasan saya di sini.
                  > > >
                  > > > Kata Umat Muslim:
                  > > >
                  > > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
                  > (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi
                  yang
                  > memberikan
                  > > > sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup
                  > keberadaan para
                  > > > nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini
                  > sangat penting
                  > > > artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka
                  > bumi.
                  > > >
                  > > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
                  > yang dapat
                  > > > dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal
                  yang
                  > tinggi.
                  > > >
                  > > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
                  > > >
                  > > >
                  > > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan
                  ciri-
                  > ciri: nabi
                  > > > seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya
                  terjadi.
                  > (Muhammad
                  > > > ???)
                  > > >
                  > > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
                  > Alkitab. Belajar
                  > > > Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda harus banyak
                  > bertanya kepada umat
                  > > > Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab.
                  > Pertama anda
                  > > > harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya
                  dan
                  > kemudian
                  > > > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-
                  > baik ayat yang
                  > > > anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
                  > > >
                  > > > Ulangan 18: 18-20:
                  > > > [ayat 18]: ³seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
                  > antara saudara
                  > > > mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam
                  > mulutnya, dan ia
                  > > > akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan
                  > kepadanya.² [ayat 19]:
                  > > > ³Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan
                  > diucapkan nabi itu
                  > > > demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.²
                  > [ayat 20]:
                  > > > ³ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan
                  > demi nama-Ku
                  > > > perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya,
                  atau
                  > yang berkata
                  > > > demi nama allah lain, nabi itu harus mati.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                  > > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
                  > Perjanjian Lama itu
                  > > > adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
                  > Perjanjian Baru
                  > > > menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan
                  Nabi
                  > yang lebih
                  > > > besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan
                  di
                  > Israel. [baca
                  > > > hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian
                  > Baru yang
                  > > > disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] ³Karena itu
                  > sadarlah dan
                  > > > bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] ³agar Tuhan
                  > mendatangkan waktu
                  > > > kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan
                  bagimu
                  > sebagai
                  > > > Kristus.² [21] ³Kristus itu harus tinggal di sorga sampai
                  waktu
                  > pemulihan
                  > > > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan
                  perantaraan
                  > > > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.² [22] ³Bukankah
                  telah
                  > dikatakan
                  > > > Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari
                  > antara
                  > > > saudara-saudaramu (³maksudnya: diantara orang-orang Israel²),
                  > sama seperti
                  > > > aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan
                  > dikatakannya kepadamu.²
                  > > > [23] ³Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak
                  > mendengarkan nabi itu,
                  > > > akan dibasmi dari umat kita.² [24] ³Dan semua nabi yang pernah
                  > berbicara,
                  > > > mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang
                  > zaman ini.² Jadi,
                  > > > jangan ³ge-er² dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan
                  itu
                  > adalah
                  > > > Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang
                  > kawin itu.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
                  > menegakkan
                  > > > syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3
                  dan
                  > Ulangan 33:1-3
                  > > > ini:
                  > > >
                  > > > Habakuk 3:3:
                  > > > [ayat 3]: ³Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus
                  > dari pegunungan
                  > > > Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan
                  bumipun
                  > penuh dengan
                  > > > pujian kepada-Nya.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                  > > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
                  > ayat-ayatnya
                  > > > mengenai nubuatan tentang ³Ucapan ilahi (Allah) dalam
                  > penglihatan nabi Habakuk
                  > > > itu.² Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis
                  kira-
                  > kira tahun 628
                  > > > Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa ³nubuat-nubuat Habakuk²
                  > yang tertulis
                  > > > dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya
                  > menjelang tidak
                  > > > lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi.
                  Ini
                  > dapat anda
                  > > > pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam
                  > Habakuk 2:20
                  > > > disebutkan, ³TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus², ayat ini
                  > artinya bahwa
                  > > > bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam
                  > Habakuk 3:3
                  > > > disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607
                  Seb
                  > Masehi). Jadi,
                  > > > umat muslim jangan ³besar kepala² dulu mengatakan Habakuk 3:3
                  > yang anda kutip
                  > > > itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul
                  dan
                  > tukang kawin
                  > > > itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu
                  > tentang Allah
                  > > > bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
                  > > >
                  > > > Ulangan 33: 1-3:
                  > > > [ayat 1]: ³Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
                  > kepada orang
                  > > > Israel sebelum ia mati.² [ayat 2]: ³Berkatalah ia: "TUHAN
                  datang
                  > dari Sinai
                  > > > dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari
                  > pegunungan Paran
                  > > > dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus;
                  di
                  > sebelah
                  > > > kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.² [ayat 3]:
                  > ³Sungguh Ia
                  > > > mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus‹di dalam tangan-
                  > Mulah mereka,
                  > > > pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-
                  Mu.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                  > > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
                  > adalah tentang
                  > > > Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya
                  > itu, Musa
                  > > > sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata ³Ia² ditulis dengan
                  huruf
                  > kapital
                  > > > (huruf besar) mengartikan ³Ia² itu maksudnya TUHAN, jadi bukan
                  > tentang seorang
                  > > > nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas
                  nubuat
                  > tentang
                  > > > Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12
                  ini:
                  > > >
                  > > > Yesaya 29: 12:
                  > > > [ayat 12]: ³dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang
                  yang
                  > tidak dapat
                  > > > membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan
                  > menjawab: "Aku
                  > > > tidak dapat membaca."
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                  > > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada
                  > Kerajaan Allah
                  > > > melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
                  > Masehi dan
                  > > > menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang
                  Yahudi
                  > pada zamannya.
                  > > > Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak
                  > oleh
                  > > > orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari
                  > Kerajaan dan
                  > > > menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang
                  > Yahudi pada
                  > > > zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak
                  > mau percaya.
                  > > > Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam
                  > pasal 29 itu.
                  > > > Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca
                  > Yesaya pasal 53.
                  > > > Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya
                  > yang tertulis di
                  > > > dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang
                  > tercatat dalam
                  > > > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40;
                  Kisah
                  > 28:24-27;
                  > > > Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya
                  yang
                  > tertulis dalam
                  > > > Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di
                  > dalamnya berbunyi
                  > > > (tanda petik), ³aku tidak dapat membaca,² maksudnya adalah
                  orang-
                  > orang yang
                  > > > mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika
                  umat
                  > muslim pakai
                  > > > ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah
                  > memang benar
                  > > > Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati
                  dan
                  > tidak mau
                  > > > percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, ³tidak
                  > dapat membaca,²
                  > > > itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang
                  apa
                  > maksud dari
                  > > > suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain
                  > dalam Alkitab,
                  > > > karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik
                  > suatu kesimpulan
                  > > > maksudnya.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
                  > sudah lama
                  > > > ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas
                  dan
                  > penyelamat
                  > > > dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4
                  > ini:
                  > > >
                  > > > Yesaya 41: 1-4:
                  > > > [ayat 1]: ³Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-
                  > pulau; hendaklah
                  > > > bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang
                  > mendekat, kemudian
                  > > > berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!²
                  > [ayat 2]:
                  > > > ³Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia
                  > yang mendapat
                  > > > kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-
                  bangsa
                  > ke depannya
                  > > > dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti
                  debu
                  > dan panahnya
                  > > > membuat mereka seperti jerami yang tertiup.² [ayat 3]: ³Ia
                  > mengejar mereka dan
                  > > > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak
                  > kakinya.² [ayat 4]:
                  > > > ³Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia
                  yang
                  > dari dahulu
                  > > > memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang
                  > terdahulu, dan bagi
                  > > > mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                  > > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang
                  menggambarkan
                  > tentang
                  > > > kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan
                  > tentang akan
                  > > > hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah
                  > tergenap
                  > > > sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan
                  > seperti saat ini.
                  > > > Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti
                  dinubuatkan
                  > oleh nabi
                  > > > Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah ³ge-
                  > er² dulu, asal
                  > > > ada kata ³perang² langsung dikaitkan kepada diri Muhammad
                  tukang
                  > kawin itu.
                  > > > Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap
                  aja
                  > keok dengan
                  > > > USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi
                  tak
                  > usahlah sok
                  > > > bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam)
                  > saja simbol
                  > > > perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut
                  > dalam sejarah
                  > > > pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
                  > > >
                  > > >
                  > > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
                  > bangsa lain dan
                  > > > tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4
                  > ini:
                  > > >
                  > > > Yesaya 42: 1-4:
                  > > > [ayat 1]: ³Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-
                  Ku,
                  > yang kepadanya
                  > > > Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia
                  > menyatakan hukum
                  > > > kepada bangsa-bangsa.² [ayat 2]: ³Ia tidak akan berteriak atau
                  > menyaringkan
                  > > > suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.² [ayat 3]:
                  ³Buluh
                  > yang patah
                  > > > terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar
                  nyalanya
                  > tidak akan
                  > > > dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.²
                  > [ayat 4]: ³Ia
                  > > > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah
                  terkulai,
                  > sampai ia
                  > > > menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
                  > pengajarannya.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                  > > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
                  > pernah satupun
                  > > > nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan ³ge-
                  er²,
                  > karena sejak
                  > > > dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat
                  > terakhir dalam
                  > > > Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang
                  disebut
                  > dengan
                  > > > istilah ³benih/keturunan². Satu hal yang perlu umat muslim
                  > pahami siapa yang
                  > > > dimaksud dengan ³Hamba² dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu?
                  > Kata ³Hamba² itu
                  > > > dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam
                  kitab
                  > atius ini)
                  > > > dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba
                  yang
                  > dikasihi
                  > > > Œorang pilihan.¹ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan
                  > semua umat muslim
                  > > > Œkan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai
                  ³hamba.²
                  > Yesaya 42:1-4
                  > > > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad
                  > karena
                  > > > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang ³hamba².
                  Ini
                  > dapat dilihat
                  > > > dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai
                  > tidak pernah mau
                  > > > mengalah dan merendah hati seperti seorang ³hamba/pelayan².
                  > Kasihan! Mau
                  > > > mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang ³hamba.² Kemudian
                  > selanjutnya pada
                  > > > Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN ³menaruh roh-Nya ke atas
                  > Yesus? Ini adalah
                  > > > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus
                  > dibaptis. Pelayanan
                  > > > Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
                  > membuktikan bahwa
                  > > > TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22;
                  > Luk 4:14-21;
                  > > > Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan
                  > bahwa Yesus
                  > > > tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan
                  > memperdengarkan suaranya
                  > > > dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang
                  > ³hamba² tentu saja
                  > > > Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang
                  > pada zamannya
                  > > > dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim
                  > sepanjang abad
                  > > > sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari
                  > ketenaran. Pada
                  > > > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
                  berkata
                  > pada pria itu
                  > > > agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca
                  Markus
                  > 1:40-44).
                  > > > Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami
                  > sendiri berdasarkan
                  > > > bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus ³Hamba²
                  Allah
                  > yang terurap.
                  > > > Semua pengikut Kristus tidak akan pernah ³pudar² atau
                  > ³diremukkan² sampai
                  > > > Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
                  > pembalasan kepada
                  > > > orang-orang yang mengingkarinya.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
                  (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9
                  ini:
                  > > >
                  > > > Yeremia 28: 9:
                  > > > [ayat 9]: ³Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
                  > damai
                  > > > sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah
                  ketahuan,
                  > bahwa nabi
                  > > > itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                  > > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota
                  Yerusalem
                  > dan bait Allah
                  > > > di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh
                  > nabi Yeremia
                  > > > (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607
                  > Seb Masehi.
                  > > >
                  > > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
                  > pertama sebaiknya
                  > > > silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15,
                  > ³Sesungguhnya,
                  > > > dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya
                  > mengejar untung,
                  > > > baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], ³Mereka
                  > mengobati luka
                  > > > umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera!
                  > Damai
                  > > > sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.² [15]
                  ³Seharusnya
                  > mereka merasa
                  > > > malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama
                  > sekali tidak merasa
                  > > > malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah
                  di
                  > antara
                  > > > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada
                  waktu
                  > Aku menghukum
                  > > > mereka, firman TUHAN."
                  > > >
                  > > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, ³Jawab TUHAN kepadaku (nabi
                  > Yeremia): "Para
                  > > > nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus
                  > mereka, tidak
                  > > > memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka
                  > menubuatkan
                  > > > kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan
                  > hatinya sendiri.²
                  > > >
                  > > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, ³Oleh karena, ya sungguh
                  > karena mereka
                  > > > menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!,
                  padahal
                  > sama sekali
                  > > > tidak ada damai sejahtera‹mereka itu mendirikan tembok dan
                  > lihat, mereka
                  > > > mengapurnya.² Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas
                  > tembok itu dan
                  > > > kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu:
                  > Lenyap temboknya
                  > > > dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], ³yaitu nabi-
                  nabi
                  > Israel yang
                  > > > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu
                  > penglihatan mengenai
                  > > > ³damai sejahtera², padahal sama sekali tidak ada damai
                  > sejahtera, demikianlah
                  > > > firman Tuhan ALLAH."
                  > > >
                  > > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
                  > yaitu dalam
                  > > > Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel
                  13:10
                  > jelas terlihat
                  > > > bahwa nabi palsu yang berkata ³Damai sejahtera! Damai
                  sejahtera!
                  > Perkataan
                  > > > nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia. Nabi
                  > Yeremia lah sebagai
                  > > > nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan ³damai sejahtera²
                  > yang diucapkan
                  > > > oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun
                  > 607 Seb Masehi
                  > > > itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                  > > >
                  > > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah
                  yang
                  > berkata
                  > > > ³damai sejahtera!² dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti
                  Muhammad
                  > salah satu
                  > > > nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot
                  sana-
                  > copot sini
                  > > > ayat Alkitab.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
                  > keturunan nabi
                  > > > Ismail. (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49:
                  1,
                  > 10 dan Matius
                  > > > 21: 42-43 ini:
                  > > >
                  > > > Kejadian 49: 1, 10:
                  > > > [ayat 1]: ³Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan
                  > berkata: "Datanglah
                  > > > berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu
                  > alami di kemudian
                  > > > hari.² [ayat 10]: ³Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari
                  > Yehuda ataupun
                  > > > lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang
                  yang
                  > berhak
                  > > > atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                  > > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
                  > Abraham
                  > > > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama
                  > lain Yakub
                  > > > adalah ³Israel.² Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
                  > keturunan dari
                  > > > Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan
                  > ³benih² yang
                  > > > datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah
                  > raja bangsa
                  > > > Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49:
                  > 1,10 yang
                  > > > dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad
                  tukang
                  > kawin itu
                  > > > sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika
                  > pada waktu ia
                  > > > mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12
                  > putranya sendiri
                  > > > untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka
                  > ³pada hari-hari
                  > > > terakhir.² Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci,
                  > yang semuanya itu
                  > > > digenapi secara menakjubkan. ²Di sini ia menubuatkan bahwa
                  > tongkat kerajaan
                  > > > AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ŒSilo¹ (yang
                  > berarti ³Dia
                  > > > Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya²) yaitu ŒBenih¹ yang
                  > dijanjikan. Sebagai
                  > > > referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam
                  kitab
                  > Yosua 14:1-21
                  > > > dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan ³hak milik² silahkan
                  > baca dalam kitab
                  > > > Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur ³warisan² dari
                  > seorang yang
                  > > > mendapat ³hak kesulungan² baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu
                  > jangan main
                  > > > copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok
                  dengan
                  > Muhammad
                  > > > tukang kawin itu.
                  > > >
                  > > > Matius 21: 42-43:
                  > > > [ayat 42]: ³Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu
                  baca
                  > dalam Kitab
                  > > > Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah
                  > menjadi batu
                  > > > penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan
                  ajaib
                  > di mata
                  > > > kita.² [ayat 43]: ³Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa
                  > Kerajaan Allah akan
                  > > > diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa
                  yang
                  > akan
                  > > > menghasilkan buah Kerajaan itu.²
                  > > >
                  > > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                  > > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
                  > yang dikutip
                  > > > oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama
                  dalam
                  > Mazmur
                  > > > 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-
                  > nubuat yang
                  > > > sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani
                  > (maksudnya dari
                  > > > kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan
                  > untuk menunjukkan
                  > > > penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus
                  > sedang mengutip
                  > > > nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang ³batu
                  > penjuru² itu
                  > > > adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak
                  > dapat disangkal
                  > > > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
                  > kesimpulan hanya
                  > > > berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
                  > sebelum pasal itu
                  > > > supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu.
                  Perlu
                  > anda sadari
                  > > > bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan
                  > pemuka-pemuka agama
                  > > > Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG
                  TELAH
                  > DINUBUATKAN
                  > > > OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB
                  > NENEK MOYANGNYA
                  > > > DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa
                  > menerima diri
                  > > > Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-
                  nabi
                  > mereka
                  > > > sebelumnya sebagai ³batu yang dibuang.² Istilah ³batu yang
                  > dibuang ... yang
                  > > > telah menjadi batu penjuru...² dalam Matius 21:42 itu
                  > memaksudkan diri Yesus
                  > > > Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi
                  > nubuat yang dia
                  > > > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:
                  > 22-23. Biar
                  > > > lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
                  > Perjanjian Baru dalam
                  > > > Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini
                  > jelas
                  > > > diberitahukan siapa yang dimaksud dengan ³batu penjuru² itu.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
                  > (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                  > copot sana copot
                  > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                  > Qur¹an. Anda
                  > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                  > belajar memahami
                  > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                  > ayat sebelumnya
                  > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                  saat
                  > itu. Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-
                  25
                  > ini:
                  > > >
                  > > > Yohanes 1: 19-25:
                  > > > [ayat 19]: ³Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi
                  > dari Yerusalem
                  > > > mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk
                  > menanyakan dia:
                  > > > "Siapakah engkau?" [ayat 20]: ³Ia mengaku dan tidak berdusta,
                  > katanya: "Aku
                  > > > bukan Mesias." [ayat 21]: ³Lalu mereka bertanya
                  > kepadanya: "Kalau begitu,
                  > > > siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah
                  > nabi yang akan
                  > > > datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: ³Maka kata
                  mereka
                  > kepadanya:
                  > > > "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka
                  > yang mengutus
                  > > > kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]:
                  > ³Jawabnya: "Akulah
                  > > > suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah
                  jalan
                  > Tuhan!
                  > > > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: ³Dan di
                  > antara
                  > > > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.² [ayat
                  > 25]: ³Mereka
                  > > > bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
                  > jikalau engkau
                  > > > bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                  > > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
                  > dinubuatkan oleh nabi
                  > > > Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya
                  silahkan
                  > baca kitab
                  > > > Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa
                  > Yohanes (Yahya)
                  > > > inilah orang ³yang berseru-seru di padang gurun² yang dimaksud
                  > dalam kitab
                  > > > Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil
                  > semuanya mengutip
                  > > > Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang
                  > ³berseru-seru di
                  > > > padang gurun.² (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk
                  > 3:3-6; Yoh
                  > > > 1:23). Jadi, jangan ³ge-er² dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
                  > kalian (umat
                  > > > muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang
                  > kawin itu,
                  > > > cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25
                  itu,
                  > orang Yahudi
                  > > > dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa
                  > dirinya, mereka
                  > > > itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab
                  > Perjanjian Lama dalam
                  > > > Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai
                  orang
                  > Yahudi dan
                  > > > Parisi inilah yang sedang membaptis ³yang berseru-seru di
                  padang
                  > gurun² (lihat
                  > > > tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3
                  > itu. Nabi Yesaya
                  > > > menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi
                  dan
                  > akhirnya
                  > > > nubuatnya ini sudah tergenap.
                  > > >
                  > > >
                  > > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
                  > lain" dengan
                  > > > ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar Œpenghibur' dan 'al-
                  > amin/orang benar
                  > > > jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan
                  > memuliakan nabi
                  > > > Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
                  > > >
                  > > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
                  > ayat-ayat
                  > > > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda
                  > harus banyak
                  > > > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar
                  memahami
                  > ayat-ayat
                  > > > Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                  > sebelumnya dan
                  > > > sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
                  itu.
                  > Coba
                  > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-
                  15
                  > ini:
                  > > >
                  > > > Yohanes 16: 7-15:
                  > > > [ayat 7]: ³Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah
                  lebih
                  > berguna bagi
                  > > > kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur
                  > itu tidak akan
                  > > > datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus
                  Dia
                  > kepadamu.²
                  > > > [ayat 8]: ³Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia
                  akan
                  > dosa,
                  > > > kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: ³akan dosa, karena mereka
                  > tetap tidak
                  > > > percaya kepada-Ku; [ayat 10]: ³akan kebenaran, karena Aku
                  pergi
                  > kepada Bapa
                  > > > dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman,
                  > karena penguasa
                  > > > dunia ini telah dihukum.² [ayat 12]: ³Masih banyak hal yang
                  > harus Kukatakan
                  > > > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.²
                  [ayat
                  > 13]: ³Tetapi
                  > > > apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu
                  ke
                  > dalam seluruh
                  > > > kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
                  > sendiri, tetapi
                  > > > segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-
                  Nya
                  > dan Ia akan
                  > > > memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: ³Ia
                  > akan memuliakan
                  > > > Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                  > dari pada-Ku.²
                  > > > [ayat 15]: ³Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya;
                  > sebab itu Aku
                  > > > berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                  dari
                  > pada-Ku."
                  > > >
                  > > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                  > > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan ³Roh
                  > Kebenaran² dalam
                  > > > ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad
                  yang
                  > tukang kawin
                  > > > itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang
                  > disebut dengan
                  > > > ³Ia² yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf
                  > kapital itu
                  > > > yaitu yang disebut sebagai ³Roh Kebenaran² itu adalah Yesus
                  > Kristus. Yang
                  > > > dimaksud dengan ³Penghibur² yang ditulis sesudah tanda koma
                  > dalam huruh
                  > > > kapital ³P² dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat
                  > dimuliakan (ilahi),
                  > > > oleh karena itu ³Penghibur² bukan ³penghibur² yang dimaksud
                  > dalam Yohanes
                  > > > 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu
                  sendiri
                  > dalam wujud
                  > > > sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan
                  > memaksudkan Muhammad
                  > > > tukang kawin itu.
                  > > >
                  > > > Blckbelt.-
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > > >
                  > >
                  >
                • mursalaat
                  ... Allah ... pengusahanya. ... dan ... banyak ... Kukatakan ... seperti ... tinggal ... tidak ... luar ... di ... telah ... dalam ... dalam ... di ... seorang
                  Message 8 of 12 , Oct 2, 2007
                    >
                    >
                    > Betul sekali dik, Muhamad ada dalam Alkitab dan melakukan kehendak
                    Allah
                    > seperti yang tertera dalam ajaran Yesus berikut ini:
                    >
                    >
                    >
                    > Yesus mengajarkan:
                    >
                    >
                    >
                    > Pokok Anggur Yang benar
                    >
                    >
                    >
                    > Joh 15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah
                    pengusahanya.
                    >
                    > Joh 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya
                    dan
                    > setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih
                    banyak
                    > berbuah.
                    >
                    > Joh 15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah
                    Kukatakan
                    > kepadamu.
                    >
                    > Joh 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama
                    seperti
                    > ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak
                    tinggal
                    > pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu
                    tidak
                    > tinggal di dalam Aku.
                    >
                    > Joh 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
                    > Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah
                    > banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
                    >
                    > Joh 15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke
                    luar
                    > seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan
                    > dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
                    >
                    > Joh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal
                    di
                    > dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan
                    > menerimanya.
                    >
                    >
                    >
                    > Perintah Supaya saling mengasihi
                    >
                    > Joh 15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu
                    > berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
                    >
                    > Joh 15:9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku
                    telah
                    > mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
                    >
                    > Joh 15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di
                    dalam
                    > kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di
                    dalam
                    > kasih-Nya.
                    >
                    > Joh 15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada
                    di
                    > dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
                    >
                    > Joh 15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
                    > seperti Aku telah mengasihi kamu.
                    >
                    > Joh 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih
                    seorang yang
                    > memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
                    >
                    > Joh 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang
                    > Kuperintahkan kepadamu.
                    >
                    > Joh 15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak
                    tahu,
                    > apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
                    > karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang
                    telah
                    > Kudengar dari Bapa-Ku.
                    >
                    > Joh 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih
                    kamu.
                    > Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan
                    buah
                    > dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam
                    > nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
                    >
                    > Joh 15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang
                    > lain."
                    >
                    >
                    >
                    > Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya
                    >
                    > Joh 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah
                    lebih
                    > dahulu membenci Aku dari pada kamu.
                    >
                    > Joh 15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu
                    > sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan
                    Aku
                    > telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
                    >
                    > Joh 15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang
                    hamba
                    > tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah
                    menganiaya
                    > Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah
                    menuruti
                    > firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
                    >
                    > Joh 15:21 Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu
                    karena
                    > nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.
                    >
                    > Joh 15:22 Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada
                    > mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang mereka tidak
                    > mempunyai dalih bagi dosa mereka!
                    >
                    > Joh 15:23 Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku.
                    >
                    > Joh 15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah
                    > mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu
                    > tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat
                    semuanya
                    > itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.
                    >
                    > Joh 15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat
                    mereka
                    > harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
                    >
                    > Joh 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
                    yaitu
                    > Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
                    >
                    > Joh 15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula
                    > bersama-sama dengan Aku.
                    >
                    >
                    >
                    > Bila yang dimaksud dengan penghibur dalam Yohanes/Yahya/ 15:26
                    adalah
                    > Muhamad maka secara konsisten dan konsekwen semua yang percaya
                    bahwa itu
                    > Muhamad, juga percaya akan kebenaran yang tertulis dalam seluruh
                    > Yohanes/Yahya pasal 15 tersebut . berarti percaya juga pada konteks
                    > (Dunia membenci Yesus dan murid-muridnya) dimana ayat tersebut
                    tertulis.
                    >
                    > Maka Muhamad juga bersaksi tentang Yesus
                    >
                    >
                    >
                    > Kisah Para Rasul 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat
                    itu
                    > satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah
                    > murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
                    >
                    >
                    >
                    > Maka konteksnya juga berarti :"Dunia membenci Yesus dan Kristen"
                    >
                    >
                    >
                    > Dalam ayat ke 27 Yesus mengatakan kepada murid-muridNya (Kristen)
                    bahwa
                    > mereka juga harus bersaksi tentang Dia (Yesus).
                    >
                    >
                    >
                    > Jadi Muhamad (yang benar) besama-sama dengan Kristen (murid-murid
                    Yesus)
                    > bersaksi tentang Yesus (!)
                    >
                    >
                    > Ta' iyaa
                    >
                    >
                    > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, DAVID SERVETUS
                    > <david_servetus@> wrote:
                    > >
                    > > TELAH DATANG CAHAYA KEBENARAN YANG MEMBAWA PENGHIBURAN
                    > >
                    > > Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil
                    > > telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah
                    > > sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Isra`: 81)
                    > >
                    > > Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul
                    > > (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari
                    > > Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik
                    > > bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak
                    > > merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang
                    > > di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan
                    > > adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS.
                    > > An-Nisa`: 170)
                    > >
                    > > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul
                    > > Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang
                    > > kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya.
                    > > Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah,
                    > > dan kitab yang menerangkan. (QS. Al-Maidah: 15)
                    > >
                    > > Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu
                    > > Rasul Kami, menjelaskan (syari`at Kami) kepadamu ketika
                    > > terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak
                    > > mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang
                    > > pembawa berita gembira maupun seorang pemberi
                    > > peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa
                    > > berita gembira (parakletos) dan pemberi peringatan.
                    > > Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Maidah:
                    > > 19)
                    > >
                    > > Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
                    > > memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak
                    > > akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala
                    > > sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
                    > > dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
                    > > datang. (Yohanes 16:13)
                    > >
                    > > Jikalau Penghibur (Parakletos) itu datang, yaitu Roh
                    > > Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi
                    > > tentang aku. (Yohanes 15:26)
                    > >
                    > >
                    > > blckbelt blckbelt@ wrote:
                    > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
                    bawah ini
                    > yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
                    yang
                    > mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad.
                    Simpan
                    > baik-baik penjelasan saya di sini.
                    > >
                    > > Kata Umat Muslim:
                    > >
                    > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
                    (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang
                    > memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang
                    menutup
                    > keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang
                    pamungkas
                    > ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada
                    > manusia di muka bumi.
                    > >
                    > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
                    yang
                    > dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal
                    yang
                    > tinggi.
                    > >
                    > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
                    > >
                    > >
                    > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-
                    ciri:
                    > nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya
                    terjadi.
                    > (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
                    Alkitab.
                    > Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus banyak
                    > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami
                    > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                    > sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah
                    peristiwanya
                    > saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam
                    Ulangan
                    > 18: 18-20 ini:
                    > >
                    > > Ulangan 18: 18-20:
                    > > [ayat 18]: "seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
                    antara
                    > saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku
                    dalam
                    > mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang
                    Kuperintahkan
                    > kepadanya." [ayat 19]: "Orang yang tidak mendengarkan segala
                    > firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya
                    akan
                    > Kutuntut pertanggungjawaban." [ayat 20]: " Tetapi seorang nabi,
                    > yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang
                    tidak
                    > Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama
                    allah
                    > lain, nabi itu harus mati."
                    > >
                    > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                    > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
                    Perjanjian
                    > Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
                    > Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah
                    Kristus
                    > dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan
                    > dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat
                    > dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam
                    > Kisah 3: [19] "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu
                    > dihapuskan, [20] "agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan
                    > mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai
                    Kristus."
                    > [21] "Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan
                    > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan
                    > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu." [22] "Bukankah telah
                    > dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi
                    dari
                    > antara saudara-saudaramu ("maksudnya: diantara orang-orang
                    > Israel"), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala
                    > > sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu." [23] "Dan akan
                    > terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan
                    > dibasmi dari umat kita." [24] "Dan semua nabi yang pernah
                    > berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat
                    tentang
                    > zaman ini." Jadi, jangan "ge-er" dulu dengan menunjuk ayat
                    > dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan
                    > percaya tahyul serta tukang kawin itu.
                    > >
                    > >
                    > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
                    > menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
                    > >
                    > > Habakuk 3:3:
                    > > [ayat 3]: "Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari
                    > pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan
                    > bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya."
                    > >
                    > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                    > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
                    > ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang "Ucapan ilahi (Allah) dalam
                    > penglihatan nabi Habakuk itu." Anda harus mengenal dulu bahwa kitab
                    > Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa?
                    Artinya
                    > bahwa "nubuat-nubuat Habakuk" yang tertulis dalam kitab Habakuk
                    > ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama
                    SEBELUM
                    > kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda
                    pahami
                    > jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20
                    > disebutkan, "TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus", ayat ini
                    > artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya
                    dalam
                    > Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada
                    tahun 607
                    > Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan "besar kepala" dulu
                    > mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad
                    yang
                    > pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca
                    > baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang
                    > > Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin
                    itu.
                    > >
                    > >
                    > > Ulangan 33: 1-3:
                    > > [ayat 1]: "Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
                    > kepada orang Israel sebelum ia mati." [ayat 2]: "Berkatalah ia:
                    > "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia
                    tampak
                    > bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah
                    puluhan
                    > ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka
                    api
                    > yang menyala." [ayat 3]: "Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua
                    > orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah
                    > mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu."
                    > >
                    > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                    > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
                    adalah
                    > tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-
                    ayatnya
                    > itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata "Ia" ditulis
                    > dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan "Ia" itu
                    > maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda
                    mengira
                    > bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang
                    kawin
                    > itu, tidak nyambung.
                    > >
                    > >
                    > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
                    > >
                    > > Yesaya 29: 12:
                    > > [ayat 12]: "dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang
                    > tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia
                    akan
                    > menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
                    > >
                    > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                    > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan
                    > Allah melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
                    > Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang
                    > Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap
                    pengajarannya
                    > selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar
                    > kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus
                    yang
                    > ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap
                    maknanya
                    > karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan
                    > penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi
                    tentang
                    > Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi
                    Yesaya
                    > dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam
                    > kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat
                    dalam
                    > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah
                    > 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat
                    Yesaya
                    > yang tertulis dalam Yesaya
                    > > 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya
                    berbunyi
                    > (tanda petik), "aku tidak dapat membaca," maksudnya adalah
                    > orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau
                    percaya.
                    > Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk
                    menunjukkan
                    > bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah
                    seorang
                    > yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan
                    sesuai
                    > ungkapan nabi Yesaya, "tidak dapat membaca," itu. Makanya, lain
                    > kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu
                    ayat
                    > Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab,
                    karena
                    > ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu
                    kesimpulan
                    > maksudnya.
                    > >
                    > >
                    > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
                    sudah
                    > lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas
                    dan
                    > penyelamat dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
                    > >
                    > > Yesaya 41: 1-4:
                    > > [ayat 1]: "Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau;
                    > hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka
                    datang
                    > mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama
                    untuk
                    > berperkara!" [ayat 2]: "Siapakah yang menggerakkan dia dari
                    > timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap
                    langkahnya,
                    > yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-
                    raja?
                    > Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka
                    > seperti jerami yang tertiup." [ayat 3]: "Ia mengejar mereka dan
                    > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya."
                    > [ayat 4]: "Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu?
                    Dia
                    > yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku,
                    TUHAN, yang
                    > terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga."
                    > >
                    > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                    > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan
                    > tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang
                    menubuatkan
                    > tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi.
                    Dan
                    > sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa
                    depan
                    > seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah
                    seperti
                    > dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat
                    muslim
                    > janganlah "ge-er" dulu, asal ada kata "perang" langsung
                    > dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar
                    gila
                    > perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA. Umat
                    Israel
                    > sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga
                    soal
                    > pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol
                    perang tapi
                    > Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah
                    pun juga
                    > bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
                    > >
                    > >
                    > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
                    bangsa lain
                    > dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
                    > >
                    > > Yesaya 42: 1-4:
                    > > [ayat 1]: "Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku,
                    > yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya,
                    supaya
                    > ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa." [ayat 2]: "Ia tidak
                    > akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan
                    suaranya di
                    > jalan." [ayat 3]: "Buluh yang patah terkulai tidak akan
                    > diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan
                    dipadamkannya,
                    > tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum." [ayat 4]: "Ia
                    > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai,
                    sampai
                    > ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
                    > pengajarannya."
                    > >
                    > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                    > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
                    pernah
                    > satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan
                    > "ge-er", karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab
                    > Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus
                    kepada
                    > diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah "benih/keturunan".
                    > Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan
                    > "Hamba" dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata
                    > "Hamba" itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca
                    > dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus.
                    Yesus
                    > adalah hamba yang dikasihi `orang pilihan.' Jadi, bukanlah
                    > Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim `kan pengennya
                    > dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai "hamba." Yesaya 42:1-4
                    > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena
                    > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang "hamba". Ini
                    > dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang
                    > berperangai tidak
                    > > pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang
                    > "hamba/pelayan". Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi
                    > untuk seorang "hamba." Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat
                    > 1 itu, kapan TUHAN "menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah
                    > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis.
                    > Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
                    > membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam
                    Lukas
                    > 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2
                    juga
                    > menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan
                    tidak
                    > akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang
                    yang
                    > berpredikat seorang "hamba" tentu saja Yesus tidak ingin
                    > menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan
                    bahkan
                    > seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad
                    sampai
                    > dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran.
                    Pada
                    > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
                    > > berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada
                    > siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin
                    agar
                    > semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat
                    bahwa ia
                    > adalah sang Kristus "Hamba" Allah yang terurap. Semua pengikut
                    > Kristus tidak akan pernah "pudar" atau "diremukkan"
                    > sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
                    > pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.
                    > >
                    > >
                    > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
                    > >
                    > > Yeremia 28: 9:
                    > > [ayat 9]: "Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
                    > damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah
                    ketahuan,
                    > bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                    > >
                    > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                    > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem
                    dan
                    > bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan
                    oleh
                    > nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada
                    tahun
                    > 607 Seb Masehi.
                    > >
                    > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
                    pertama
                    > sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia
                    6:13-15,
                    > "Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka,
                    > semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan
                    tipu.
                    > [14], "Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan,
                    > katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai
                    > sejahtera." [15] "Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka
                    > melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu
                    dan
                    > tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara
                    > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku
                    > menghukum mereka, firman TUHAN."
                    > >
                    > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, "Jawab TUHAN kepadaku (nabi
                    > Yeremia): "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak
                    > mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman
                    kepada
                    > mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan
                    kosong
                    > dan tipu rekaan hatinya sendiri."
                    > >
                    > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, "Oleh karena, ya sungguh
                    > karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai
                    sejahtera!,
                    > padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan
                    > tembok dan lihat, mereka mengapurnya." Begitulah Aku akan
                    > melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang
                    > mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan
                    lenyap
                    > orang-orang yang mengapurnya, [16], "yaitu nabi-nabi Israel yang
                    > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan
                    > mengenai "damai sejahtera", padahal sama sekali tidak ada damai
                    > sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
                    > >
                    > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
                    yaitu
                    > dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel
                    13:10
                    > jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata "Damai sejahtera!
                    Damai
                    > sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi
                    > Yeremia. Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah
                    > menyingkapkan "damai sejahtera" yang diucapkan oleh nabi palsu
                    > pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu
                    > seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                    > >
                    > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang
                    > berkata "damai sejahtera!" dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti
                    > Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya
                    jangan main
                    > copot sana-copot sini ayat Alkitab.
                    > >
                    > >
                    > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
                    keturunan
                    > nabi Ismail. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
                    > >
                    > > Kejadian 49: 1, 10:
                    > > [ayat 1]: "Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata:
                    > "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan
                    kamu
                    > alami di kemudian hari." [ayat 10]: "Tongkat kerajaan tidak akan
                    > beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara
                    kakinya,
                    > sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk
                    > bangsa-bangsa."
                    > >
                    > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                    > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
                    Abraham
                    > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain
                    Yakub
                    > adalah "Israel." Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
                    > keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10
                    > menjelaskan "benih" yang datang dari keturunan Yakub (Israel).
                    > Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir.
                    Pasal
                    > dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang
                    > dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah
                    nubuat
                    > yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir
                    > kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk
                    > memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka "pada
                    > hari-hari terakhir." Yakub memberikan serangkaian nubuat yang
                    > terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. "Di sini ia
                    > menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda
                    > sampai kedatangan `Silo' (yang berarti "Dia Yang Berhak
                    > > Atasnya; Dia Yang Empunya") yaitu `Benih' yang dijanjikan.
                    > Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam
                    kitab
                    > Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan "hak
                    > milik" silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang
                    > mengatur "warisan" dari seorang yang mendapat "hak
                    > kesulungan" baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot
                    > sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad
                    > tukang kawin itu.
                    > >
                    > > Matius 21: 42-43:
                    > > [ayat 42]: "Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca
                    > dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
                    telah
                    > menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu
                    perbuatan
                    > ajaib di mata kita." [ayat 43]: "Sebab itu, Aku berkata
                    > kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan
                    > diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan
                    > itu."
                    > >
                    > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                    > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
                    yang
                    > dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama
                    dalam
                    > Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan
                    > nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari
                    > Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian
                    Lama)
                    > yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-
                    nubuat
                    > dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang
                    tertulis
                    > dalam kitab Perjanjian Lama tentang "batu penjuru" itu adalah
                    > tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat
                    disangkal
                    > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
                    kesimpulan
                    > hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
                    sebelum
                    > pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu.
                    > Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi
                    > ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA
                    DIRINYA
                    > SEBAGAI MESIAS YANG TELAH
                    > > DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM
                    > KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA).
                    Orang
                    > Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus)
                    sehingga
                    > benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai "batu yang
                    > dibuang." Istilah "batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu
                    > penjuru..." dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus
                    > sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang
                    dia
                    > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-
                    23.
                    > Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
                    Perjanjian
                    > Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang
                    dikutip
                    > ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan "batu
                    > penjuru" itu.
                    > >
                    > >
                    > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
                    > (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                    copot sana
                    > copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara
                    Al
                    > Qur'an. Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana
                    > caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus
                    > perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian
                    > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik
                    ayat
                    > yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
                    > >
                    > > Yohanes 1: 19-25:
                    > > [ayat 19]: "Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari
                    > Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya
                    untuk
                    > menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: "Ia mengaku dan tidak
                    > berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: "Lalu mereka
                    > bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia
                    > menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia
                    menjawab:
                    > "Bukan!" [ayat 22]: "Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau?
                    > Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami.
                    Apakah
                    > katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: "Jawabnya: "Akulah suara
                    > orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan!
                    > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: "Dan di
                    antara
                    > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi." [ayat 25]:
                    > "Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
                    > jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan
                    > datang?"
                    > >
                    > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                    > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
                    dinubuatkan
                    > oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya
                    > silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini
                    menunjukan
                    > bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang "yang berseru-seru di padang
                    > gurun" yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian
                    > Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk
                    > menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang "berseru-seru di padang
                    > gurun." (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh
                    > 1:23). Jadi, jangan "ge-er" dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
                    > kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang
                    > tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di
                    Yohanes
                    > 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada
                    > Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu
                    bahwa
                    > nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah
                    > menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi
                    > > dan Parisi inilah yang sedang membaptis "yang berseru-seru di
                    > padang gurun" (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya
                    > pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu
                    pada
                    > tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.
                    > >
                    > >
                    > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
                    lain"
                    > dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar `penghibur' dan
                    > 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari
                    dirinya
                    > sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
                    > >
                    > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
                    ayat-ayat
                    > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur'an. Anda harus
                    > banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar
                    memahami
                    > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                    > sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah
                    peristiwanya
                    > saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam
                    Yohanes
                    > 16: 7-15 ini:
                    > >
                    > > Yohanes 16: 7-15:
                    > > [ayat 7]: "Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih
                    > berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi,
                    > Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku
                    pergi, Aku
                    > akan mengutus Dia kepadamu." [ayat 8]: "Dan kalau Ia datang, Ia
                    > akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
                    [ayat 9]:
                    > "akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]:
                    > "akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak
                    melihat
                    > Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini
                    telah
                    > dihukum." [ayat 12]: "Masih banyak hal yang harus Kukatakan
                    > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya." [ayat
                    > 13]: "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
                    > memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan
                    > berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang
                    > didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan
                    memberitakan
                    > kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: "Ia akan
                    > > memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang
                    > diterimanya dari pada-Ku." [ayat 15]: "Segala sesuatu yang Bapa
                    > punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan
                    memberitakan
                    > kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
                    > >
                    > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                    > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan "Roh
                    > Kebenaran" dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh.
                    > Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan
                    makhluk
                    > roh. Jadi, yang disebut dengan "Ia" yang ditulis dalam Alkitab
                    > dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut
                    sebagai
                    > "Roh Kebenaran" itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan
                    > "Penghibur" yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital
                    > "P" dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan
                    > (ilahi), oleh karena itu "Penghibur" bukan "penghibur"
                    > yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri
                    Yesus
                    > Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia
                    naik
                    > kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
                    > >
                    > > Blckbelt.-
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > >
                    > > ---------------------------------
                    > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha!
                    > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at
                    > Yahoo! Games.
                    > >
                    >
                  • mursalaat
                    ... kesempatan ... biologis) ... penduduk ... palsu² ... ada ... tahun ... yang ... yang ... ciri- ... terjadi. ... dan ... atau ... Nabi ... di ... bagimu
                    Message 9 of 12 , Oct 2, 2007
                      :
                      >
                      > Ya tega ja dik, kan yang ditipu juga mau ditipu karena tidak
                      > mengasihi Allah ta'iyaa.
                      > Namun Kasih Allah itu ndak cuma segituu, Dia juga memberi
                      kesempatan
                      > untuk bertaubat kepada mereka yang tertipuu itu.
                      > Skarang inii saatnya dik, untuk sampean dan orang-orang yang saat
                      > ini hiidup untuk menerima kasih Allah yang cuma-cuma karena sudah
                      > dibayar dengan Nyawa/ darah Yesus, anak (bukan dalam arti
                      biologis)
                      > Allah yang tunggal, di kayu Salib. Maka engaku didamaikan dengan
                      > Allah dan terhindar dari tipuan nabi palsu itu.
                      > Nabi yang benerr kan bersaksi tentang Yesus ta' iyaa.
                      >
                      > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Ganesha Tamzil <jendre@>
                      > wrote:
                      > >
                      > > Yang bikin heran..
                      > > ³Nabi palsu² ini sekarang punya pengikut hampir setengah
                      penduduk
                      > bumi..
                      > > Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi ³ditipu² oleh ³nabi
                      palsu²
                      > selama
                      > > lebih dari 1400 tahun?!
                      > > Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga
                      ada
                      > yang bisa
                      > > matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke
                      > > konsep2nya..
                      > > Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400
                      tahun
                      > lalu
                      > > lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
                      > > Heran gak sih?!
                      > >
                      > >
                      > > -The
                      > >
                      > > On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@> wrote:
                      > >
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
                      > bawah ini yang
                      > > > disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
                      > yang mereka
                      > > > kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan
                      > baik-baik
                      > > > penjelasan saya di sini.
                      > > >
                      > > > Kata Umat Muslim:
                      > > >
                      > > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
                      > (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi
                      yang
                      > memberikan
                      > > > sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup
                      > keberadaan para
                      > > > nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini
                      > sangat penting
                      > > > artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka
                      > bumi.
                      > > >
                      > > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
                      > yang dapat
                      > > > dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal
                      yang
                      > tinggi.
                      > > >
                      > > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
                      > > >
                      > > >
                      > > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan
                      ciri-
                      > ciri: nabi
                      > > > seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya
                      terjadi.
                      > (Muhammad
                      > > > ???)
                      > > >
                      > > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
                      > Alkitab. Belajar
                      > > > Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda harus banyak
                      > bertanya kepada umat
                      > > > Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab.
                      > Pertama anda
                      > > > harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya
                      dan
                      > kemudian
                      > > > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-
                      > baik ayat yang
                      > > > anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
                      > > >
                      > > > Ulangan 18: 18-20:
                      > > > [ayat 18]: ³seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
                      > antara saudara
                      > > > mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam
                      > mulutnya, dan ia
                      > > > akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan
                      > kepadanya.² [ayat 19]:
                      > > > ³Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan
                      > diucapkan nabi itu
                      > > > demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.²
                      > [ayat 20]:
                      > > > ³ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan
                      > demi nama-Ku
                      > > > perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya,
                      atau
                      > yang berkata
                      > > > demi nama allah lain, nabi itu harus mati.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                      > > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
                      > Perjanjian Lama itu
                      > > > adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
                      > Perjanjian Baru
                      > > > menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan
                      Nabi
                      > yang lebih
                      > > > besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan
                      di
                      > Israel. [baca
                      > > > hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian
                      > Baru yang
                      > > > disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] ³Karena itu
                      > sadarlah dan
                      > > > bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] ³agar Tuhan
                      > mendatangkan waktu
                      > > > kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan
                      bagimu
                      > sebagai
                      > > > Kristus.² [21] ³Kristus itu harus tinggal di sorga sampai
                      waktu
                      > pemulihan
                      > > > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan
                      perantaraan
                      > > > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.² [22] ³Bukankah
                      telah
                      > dikatakan
                      > > > Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari
                      > antara
                      > > > saudara-saudaramu (³maksudnya: diantara orang-orang Israel²),
                      > sama seperti
                      > > > aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan
                      > dikatakannya kepadamu.²
                      > > > [23] ³Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak
                      > mendengarkan nabi itu,
                      > > > akan dibasmi dari umat kita.² [24] ³Dan semua nabi yang pernah
                      > berbicara,
                      > > > mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang
                      > zaman ini.² Jadi,
                      > > > jangan ³ge-er² dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan
                      itu
                      > adalah
                      > > > Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang
                      > kawin itu.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
                      > menegakkan
                      > > > syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3
                      dan
                      > Ulangan 33:1-3
                      > > > ini:
                      > > >
                      > > > Habakuk 3:3:
                      > > > [ayat 3]: ³Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus
                      > dari pegunungan
                      > > > Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan
                      bumipun
                      > penuh dengan
                      > > > pujian kepada-Nya.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                      > > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
                      > ayat-ayatnya
                      > > > mengenai nubuatan tentang ³Ucapan ilahi (Allah) dalam
                      > penglihatan nabi Habakuk
                      > > > itu.² Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis
                      kira-
                      > kira tahun 628
                      > > > Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa ³nubuat-nubuat Habakuk²
                      > yang tertulis
                      > > > dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya
                      > menjelang tidak
                      > > > lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi.
                      Ini
                      > dapat anda
                      > > > pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam
                      > Habakuk 2:20
                      > > > disebutkan, ³TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus², ayat ini
                      > artinya bahwa
                      > > > bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam
                      > Habakuk 3:3
                      > > > disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607
                      Seb
                      > Masehi). Jadi,
                      > > > umat muslim jangan ³besar kepala² dulu mengatakan Habakuk 3:3
                      > yang anda kutip
                      > > > itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul
                      dan
                      > tukang kawin
                      > > > itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu
                      > tentang Allah
                      > > > bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
                      > > >
                      > > > Ulangan 33: 1-3:
                      > > > [ayat 1]: ³Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
                      > kepada orang
                      > > > Israel sebelum ia mati.² [ayat 2]: ³Berkatalah ia: "TUHAN
                      datang
                      > dari Sinai
                      > > > dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari
                      > pegunungan Paran
                      > > > dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus;
                      di
                      > sebelah
                      > > > kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.² [ayat 3]:
                      > ³Sungguh Ia
                      > > > mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus‹di dalam tangan-
                      > Mulah mereka,
                      > > > pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-
                      Mu.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                      > > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
                      > adalah tentang
                      > > > Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya
                      > itu, Musa
                      > > > sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata ³Ia² ditulis dengan
                      huruf
                      > kapital
                      > > > (huruf besar) mengartikan ³Ia² itu maksudnya TUHAN, jadi bukan
                      > tentang seorang
                      > > > nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas
                      nubuat
                      > tentang
                      > > > Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12
                      ini:
                      > > >
                      > > > Yesaya 29: 12:
                      > > > [ayat 12]: ³dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang
                      yang
                      > tidak dapat
                      > > > membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan
                      > menjawab: "Aku
                      > > > tidak dapat membaca."
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                      > > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada
                      > Kerajaan Allah
                      > > > melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
                      > Masehi dan
                      > > > menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang
                      Yahudi
                      > pada zamannya.
                      > > > Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak
                      > oleh
                      > > > orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari
                      > Kerajaan dan
                      > > > menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang
                      > Yahudi pada
                      > > > zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak
                      > mau percaya.
                      > > > Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam
                      > pasal 29 itu.
                      > > > Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca
                      > Yesaya pasal 53.
                      > > > Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya
                      > yang tertulis di
                      > > > dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang
                      > tercatat dalam
                      > > > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40;
                      Kisah
                      > 28:24-27;
                      > > > Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya
                      yang
                      > tertulis dalam
                      > > > Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di
                      > dalamnya berbunyi
                      > > > (tanda petik), ³aku tidak dapat membaca,² maksudnya adalah
                      orang-
                      > orang yang
                      > > > mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika
                      umat
                      > muslim pakai
                      > > > ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah
                      > memang benar
                      > > > Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati
                      dan
                      > tidak mau
                      > > > percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, ³tidak
                      > dapat membaca,²
                      > > > itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang
                      apa
                      > maksud dari
                      > > > suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain
                      > dalam Alkitab,
                      > > > karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik
                      > suatu kesimpulan
                      > > > maksudnya.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
                      > sudah lama
                      > > > ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas
                      dan
                      > penyelamat
                      > > > dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4
                      > ini:
                      > > >
                      > > > Yesaya 41: 1-4:
                      > > > [ayat 1]: ³Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-
                      > pulau; hendaklah
                      > > > bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang
                      > mendekat, kemudian
                      > > > berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!²
                      > [ayat 2]:
                      > > > ³Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia
                      > yang mendapat
                      > > > kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-
                      bangsa
                      > ke depannya
                      > > > dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti
                      debu
                      > dan panahnya
                      > > > membuat mereka seperti jerami yang tertiup.² [ayat 3]: ³Ia
                      > mengejar mereka dan
                      > > > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak
                      > kakinya.² [ayat 4]:
                      > > > ³Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia
                      yang
                      > dari dahulu
                      > > > memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang
                      > terdahulu, dan bagi
                      > > > mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                      > > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang
                      menggambarkan
                      > tentang
                      > > > kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan
                      > tentang akan
                      > > > hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah
                      > tergenap
                      > > > sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan
                      > seperti saat ini.
                      > > > Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti
                      dinubuatkan
                      > oleh nabi
                      > > > Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah ³ge-
                      > er² dulu, asal
                      > > > ada kata ³perang² langsung dikaitkan kepada diri Muhammad
                      tukang
                      > kawin itu.
                      > > > Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap
                      aja
                      > keok dengan
                      > > > USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi
                      tak
                      > usahlah sok
                      > > > bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam)
                      > saja simbol
                      > > > perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut
                      > dalam sejarah
                      > > > pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
                      > > >
                      > > >
                      > > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
                      > bangsa lain dan
                      > > > tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4
                      > ini:
                      > > >
                      > > > Yesaya 42: 1-4:
                      > > > [ayat 1]: ³Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-
                      Ku,
                      > yang kepadanya
                      > > > Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia
                      > menyatakan hukum
                      > > > kepada bangsa-bangsa.² [ayat 2]: ³Ia tidak akan berteriak atau
                      > menyaringkan
                      > > > suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.² [ayat 3]:
                      ³Buluh
                      > yang patah
                      > > > terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar
                      nyalanya
                      > tidak akan
                      > > > dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.²
                      > [ayat 4]: ³Ia
                      > > > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah
                      terkulai,
                      > sampai ia
                      > > > menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
                      > pengajarannya.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                      > > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
                      > pernah satupun
                      > > > nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan ³ge-
                      er²,
                      > karena sejak
                      > > > dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat
                      > terakhir dalam
                      > > > Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang
                      disebut
                      > dengan
                      > > > istilah ³benih/keturunan². Satu hal yang perlu umat muslim
                      > pahami siapa yang
                      > > > dimaksud dengan ³Hamba² dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu?
                      > Kata ³Hamba² itu
                      > > > dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam
                      kitab
                      > atius ini)
                      > > > dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba
                      yang
                      > dikasihi
                      > > > Œorang pilihan.¹ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan
                      > semua umat muslim
                      > > > Œkan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai
                      ³hamba.²
                      > Yesaya 42:1-4
                      > > > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad
                      > karena
                      > > > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang ³hamba².
                      Ini
                      > dapat dilihat
                      > > > dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai
                      > tidak pernah mau
                      > > > mengalah dan merendah hati seperti seorang ³hamba/pelayan².
                      > Kasihan! Mau
                      > > > mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang ³hamba.² Kemudian
                      > selanjutnya pada
                      > > > Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN ³menaruh roh-Nya ke atas
                      > Yesus? Ini adalah
                      > > > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus
                      > dibaptis. Pelayanan
                      > > > Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
                      > membuktikan bahwa
                      > > > TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22;
                      > Luk 4:14-21;
                      > > > Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan
                      > bahwa Yesus
                      > > > tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan
                      > memperdengarkan suaranya
                      > > > dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang
                      > ³hamba² tentu saja
                      > > > Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang
                      > pada zamannya
                      > > > dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim
                      > sepanjang abad
                      > > > sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari
                      > ketenaran. Pada
                      > > > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
                      berkata
                      > pada pria itu
                      > > > agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca
                      Markus
                      > 1:40-44).
                      > > > Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami
                      > sendiri berdasarkan
                      > > > bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus ³Hamba²
                      Allah
                      > yang terurap.
                      > > > Semua pengikut Kristus tidak akan pernah ³pudar² atau
                      > ³diremukkan² sampai
                      > > > Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
                      > pembalasan kepada
                      > > > orang-orang yang mengingkarinya.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
                      (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9
                      ini:
                      > > >
                      > > > Yeremia 28: 9:
                      > > > [ayat 9]: ³Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
                      > damai
                      > > > sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah
                      ketahuan,
                      > bahwa nabi
                      > > > itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                      > > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota
                      Yerusalem
                      > dan bait Allah
                      > > > di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh
                      > nabi Yeremia
                      > > > (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607
                      > Seb Masehi.
                      > > >
                      > > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
                      > pertama sebaiknya
                      > > > silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15,
                      > ³Sesungguhnya,
                      > > > dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya
                      > mengejar untung,
                      > > > baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], ³Mereka
                      > mengobati luka
                      > > > umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera!
                      > Damai
                      > > > sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.² [15]
                      ³Seharusnya
                      > mereka merasa
                      > > > malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama
                      > sekali tidak merasa
                      > > > malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah
                      di
                      > antara
                      > > > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada
                      waktu
                      > Aku menghukum
                      > > > mereka, firman TUHAN."
                      > > >
                      > > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, ³Jawab TUHAN kepadaku (nabi
                      > Yeremia): "Para
                      > > > nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus
                      > mereka, tidak
                      > > > memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka
                      > menubuatkan
                      > > > kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan
                      > hatinya sendiri.²
                      > > >
                      > > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, ³Oleh karena, ya sungguh
                      > karena mereka
                      > > > menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!,
                      padahal
                      > sama sekali
                      > > > tidak ada damai sejahtera‹mereka itu mendirikan tembok dan
                      > lihat, mereka
                      > > > mengapurnya.² Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas
                      > tembok itu dan
                      > > > kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu:
                      > Lenyap temboknya
                      > > > dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], ³yaitu nabi-
                      nabi
                      > Israel yang
                      > > > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu
                      > penglihatan mengenai
                      > > > ³damai sejahtera², padahal sama sekali tidak ada damai
                      > sejahtera, demikianlah
                      > > > firman Tuhan ALLAH."
                      > > >
                      > > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
                      > yaitu dalam
                      > > > Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel
                      13:10
                      > jelas terlihat
                      > > > bahwa nabi palsu yang berkata ³Damai sejahtera! Damai
                      sejahtera!
                      > Perkataan
                      > > > nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia. Nabi
                      > Yeremia lah sebagai
                      > > > nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan ³damai sejahtera²
                      > yang diucapkan
                      > > > oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun
                      > 607 Seb Masehi
                      > > > itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                      > > >
                      > > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah
                      yang
                      > berkata
                      > > > ³damai sejahtera!² dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti
                      Muhammad
                      > salah satu
                      > > > nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot
                      sana-
                      > copot sini
                      > > > ayat Alkitab.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
                      > keturunan nabi
                      > > > Ismail. (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49:
                      1,
                      > 10 dan Matius
                      > > > 21: 42-43 ini:
                      > > >
                      > > > Kejadian 49: 1, 10:
                      > > > [ayat 1]: ³Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan
                      > berkata: "Datanglah
                      > > > berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu
                      > alami di kemudian
                      > > > hari.² [ayat 10]: ³Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari
                      > Yehuda ataupun
                      > > > lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang
                      yang
                      > berhak
                      > > > atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                      > > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
                      > Abraham
                      > > > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama
                      > lain Yakub
                      > > > adalah ³Israel.² Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
                      > keturunan dari
                      > > > Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan
                      > ³benih² yang
                      > > > datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah
                      > raja bangsa
                      > > > Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49:
                      > 1,10 yang
                      > > > dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad
                      tukang
                      > kawin itu
                      > > > sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika
                      > pada waktu ia
                      > > > mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12
                      > putranya sendiri
                      > > > untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka
                      > ³pada hari-hari
                      > > > terakhir.² Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci,
                      > yang semuanya itu
                      > > > digenapi secara menakjubkan. ²Di sini ia menubuatkan bahwa
                      > tongkat kerajaan
                      > > > AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ŒSilo¹ (yang
                      > berarti ³Dia
                      > > > Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya²) yaitu ŒBenih¹ yang
                      > dijanjikan. Sebagai
                      > > > referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam
                      kitab
                      > Yosua 14:1-21
                      > > > dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan ³hak milik² silahkan
                      > baca dalam kitab
                      > > > Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur ³warisan² dari
                      > seorang yang
                      > > > mendapat ³hak kesulungan² baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu
                      > jangan main
                      > > > copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok
                      dengan
                      > Muhammad
                      > > > tukang kawin itu.
                      > > >
                      > > > Matius 21: 42-43:
                      > > > [ayat 42]: ³Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu
                      baca
                      > dalam Kitab
                      > > > Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah
                      > menjadi batu
                      > > > penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan
                      ajaib
                      > di mata
                      > > > kita.² [ayat 43]: ³Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa
                      > Kerajaan Allah akan
                      > > > diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa
                      yang
                      > akan
                      > > > menghasilkan buah Kerajaan itu.²
                      > > >
                      > > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                      > > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
                      > yang dikutip
                      > > > oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama
                      dalam
                      > Mazmur
                      > > > 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-
                      > nubuat yang
                      > > > sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani
                      > (maksudnya dari
                      > > > kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan
                      > untuk menunjukkan
                      > > > penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus
                      > sedang mengutip
                      > > > nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang ³batu
                      > penjuru² itu
                      > > > adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak
                      > dapat disangkal
                      > > > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
                      > kesimpulan hanya
                      > > > berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
                      > sebelum pasal itu
                      > > > supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu.
                      Perlu
                      > anda sadari
                      > > > bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan
                      > pemuka-pemuka agama
                      > > > Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG
                      TELAH
                      > DINUBUATKAN
                      > > > OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB
                      > NENEK MOYANGNYA
                      > > > DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa
                      > menerima diri
                      > > > Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-
                      nabi
                      > mereka
                      > > > sebelumnya sebagai ³batu yang dibuang.² Istilah ³batu yang
                      > dibuang ... yang
                      > > > telah menjadi batu penjuru...² dalam Matius 21:42 itu
                      > memaksudkan diri Yesus
                      > > > Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi
                      > nubuat yang dia
                      > > > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:
                      > 22-23. Biar
                      > > > lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
                      > Perjanjian Baru dalam
                      > > > Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini
                      > jelas
                      > > > diberitahukan siapa yang dimaksud dengan ³batu penjuru² itu.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
                      > (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                      > copot sana copot
                      > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                      > Qur¹an. Anda
                      > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                      > belajar memahami
                      > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                      > ayat sebelumnya
                      > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                      saat
                      > itu. Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-
                      25
                      > ini:
                      > > >
                      > > > Yohanes 1: 19-25:
                      > > > [ayat 19]: ³Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi
                      > dari Yerusalem
                      > > > mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk
                      > menanyakan dia:
                      > > > "Siapakah engkau?" [ayat 20]: ³Ia mengaku dan tidak berdusta,
                      > katanya: "Aku
                      > > > bukan Mesias." [ayat 21]: ³Lalu mereka bertanya
                      > kepadanya: "Kalau begitu,
                      > > > siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah
                      > nabi yang akan
                      > > > datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: ³Maka kata
                      mereka
                      > kepadanya:
                      > > > "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka
                      > yang mengutus
                      > > > kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]:
                      > ³Jawabnya: "Akulah
                      > > > suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah
                      jalan
                      > Tuhan!
                      > > > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: ³Dan di
                      > antara
                      > > > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.² [ayat
                      > 25]: ³Mereka
                      > > > bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
                      > jikalau engkau
                      > > > bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                      > > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
                      > dinubuatkan oleh nabi
                      > > > Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya
                      silahkan
                      > baca kitab
                      > > > Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa
                      > Yohanes (Yahya)
                      > > > inilah orang ³yang berseru-seru di padang gurun² yang dimaksud
                      > dalam kitab
                      > > > Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil
                      > semuanya mengutip
                      > > > Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang
                      > ³berseru-seru di
                      > > > padang gurun.² (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk
                      > 3:3-6; Yoh
                      > > > 1:23). Jadi, jangan ³ge-er² dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
                      > kalian (umat
                      > > > muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang
                      > kawin itu,
                      > > > cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25
                      itu,
                      > orang Yahudi
                      > > > dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa
                      > dirinya, mereka
                      > > > itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab
                      > Perjanjian Lama dalam
                      > > > Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai
                      orang
                      > Yahudi dan
                      > > > Parisi inilah yang sedang membaptis ³yang berseru-seru di
                      padang
                      > gurun² (lihat
                      > > > tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3
                      > itu. Nabi Yesaya
                      > > > menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi
                      dan
                      > akhirnya
                      > > > nubuatnya ini sudah tergenap.
                      > > >
                      > > >
                      > > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
                      > lain" dengan
                      > > > ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar Œpenghibur' dan 'al-
                      > amin/orang benar
                      > > > jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan
                      > memuliakan nabi
                      > > > Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
                      > > >
                      > > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
                      > ayat-ayat
                      > > > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda
                      > harus banyak
                      > > > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar
                      memahami
                      > ayat-ayat
                      > > > Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                      > sebelumnya dan
                      > > > sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
                      itu.
                      > Coba
                      > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-
                      15
                      > ini:
                      > > >
                      > > > Yohanes 16: 7-15:
                      > > > [ayat 7]: ³Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah
                      lebih
                      > berguna bagi
                      > > > kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur
                      > itu tidak akan
                      > > > datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus
                      Dia
                      > kepadamu.²
                      > > > [ayat 8]: ³Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia
                      akan
                      > dosa,
                      > > > kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: ³akan dosa, karena mereka
                      > tetap tidak
                      > > > percaya kepada-Ku; [ayat 10]: ³akan kebenaran, karena Aku
                      pergi
                      > kepada Bapa
                      > > > dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman,
                      > karena penguasa
                      > > > dunia ini telah dihukum.² [ayat 12]: ³Masih banyak hal yang
                      > harus Kukatakan
                      > > > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.²
                      [ayat
                      > 13]: ³Tetapi
                      > > > apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu
                      ke
                      > dalam seluruh
                      > > > kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
                      > sendiri, tetapi
                      > > > segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-
                      Nya
                      > dan Ia akan
                      > > > memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: ³Ia
                      > akan memuliakan
                      > > > Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                      > dari pada-Ku.²
                      > > > [ayat 15]: ³Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya;
                      > sebab itu Aku
                      > > > berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                      dari
                      > pada-Ku."
                      > > >
                      > > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                      > > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan ³Roh
                      > Kebenaran² dalam
                      > > > ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad
                      yang
                      > tukang kawin
                      > > > itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang
                      > disebut dengan
                      > > > ³Ia² yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf
                      > kapital itu
                      > > > yaitu yang disebut sebagai ³Roh Kebenaran² itu adalah Yesus
                      > Kristus. Yang
                      > > > dimaksud dengan ³Penghibur² yang ditulis sesudah tanda koma
                      > dalam huruh
                      > > > kapital ³P² dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat
                      > dimuliakan (ilahi),
                      > > > oleh karena itu ³Penghibur² bukan ³penghibur² yang dimaksud
                      > dalam Yohanes
                      > > > 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu
                      sendiri
                      > dalam wujud
                      > > > sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan
                      > memaksudkan Muhammad
                      > > > tukang kawin itu.
                      > > >
                      > > > Blckbelt.-
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > >
                      >
                    • Yan Pee
                      Assalamu alaikum wr.wb. Saya tadinya juga heran...... tapi setelah saya baca2dalam Alquran akhirnya saya bisa memahami alasan pokoknya: Habis ENAK sih ...
                      Message 10 of 12 , Oct 4, 2007
                        Assalamu 'alaikum wr.wb.
                         
                        Saya tadinya juga heran...... tapi setelah saya baca2dalam Alquran akhirnya saya bisa memahami alasan pokoknya: "Habis ENAK sih"... memang menjadi muslim sangat "dienakkan" karena sebagai laki2 diberi "kebebasan" dengan ayat2 ini (selain isteri lebih dari satu masih plus-plus enaknya):
                         
                        Al Mu'minuun 5-6: dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
                         
                         
                        Al Ma'arij 29-30 Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,
                        kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
                         
                        Maaf saya tidak mengada ada lho...silakan cek sendiri ayatnya.
                         
                        Wassalam.
                         
                        Yan.


                        mursalaat <mursalaat@...> wrote:
                        Salamlekum lagii Gus Mod,
                        Trimakasih lagii ntuk bantuannya mempostingkan brikut ini
                        bat-huebat tenaan,
                        wasalam Gus,
                        Mursalaat

                        --- In islam-kristen@ yahoogroups. com, "moderatingteam"
                        <moderatingteam@ ...> wrote:
                        >
                        > Ya tega ja dik, kan yang ditipu juga mau ditipu karena tidak
                        > mengasihi Allah ta'iyaa.
                        > Namun Kasih Allah itu ndak cuma segituu, Dia juga memberi
                        kesempatan
                        > untuk bertaubat kepada mereka yang tertipuu itu.
                        > Skarang inii saatnya dik, untuk sampean dan orang-orang yang saat
                        > ini hiidup untuk menerima kasih Allah yang cuma-cuma karena sudah
                        > dibayar dengan Nyawa/ darah Yesus, anak (bukan dalam arti
                        biologis)
                        > Allah yang tunggal, di kayu Salib. Maka engaku didamaikan dengan
                        > Allah dan terhindar dari tipuan nabi palsu itu.
                        > Nabi yang benerr kan bersaksi tentang Yesus ta' iyaa.
                        >
                        > --- In islam-kristen@ yahoogroups. com, Ganesha Tamzil <jendre@>
                        > wrote:
                        > >
                        > > Yang bikin heran..
                        > > ³Nabi palsu² ini sekarang punya pengikut hampir setengah
                        penduduk
                        > bumi..
                        > > Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi ³ditipu² oleh ³nabi
                        palsu²
                        > selama
                        > > lebih dari 1400 tahun?!
                        > > Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga
                        ada
                        > yang bisa
                        > > matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke
                        > > konsep2nya..
                        > > Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400
                        tahun
                        > lalu
                        > > lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
                        > > Heran gak sih?!
                        > >
                        > >
                        > > -The
                        > >
                        > > On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@> wrote:
                        > >
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > > > Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di
                        > bawah ini yang
                        > > > disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat
                        > yang mereka
                        > > > kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan
                        > baik-baik
                        > > > penjelasan saya di sini.
                        > > >
                        > > > Kata Umat Muslim:
                        > > >
                        > > > Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
                        > (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi
                        yang
                        > memberikan
                        > > > sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup
                        > keberadaan para
                        > > > nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini
                        > sangat penting
                        > > > artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka
                        > bumi.
                        > > >
                        > > > Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa
                        > yang dapat
                        > > > dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal
                        yang
                        > tinggi.
                        > > >
                        > > > Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :
                        > > >
                        > > >
                        > > > 1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan
                        ciri-
                        > ciri: nabi
                        > > > seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya
                        terjadi.
                        > (Muhammad
                        > > > ???)
                        > > >
                        > > > Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat
                        > Alkitab. Belajar
                        > > > Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda harus banyak
                        > bertanya kepada umat
                        > > > Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab.
                        > Pertama anda
                        > > > harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya
                        dan
                        > kemudian
                        > > > pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-
                        > baik ayat yang
                        > > > anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
                        > > >
                        > > > Ulangan 18: 18-20:
                        > > > [ayat 18]: ³seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari
                        > antara saudara
                        > > > mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam
                        > mulutnya, dan ia
                        > > > akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan
                        > kepadanya.² [ayat 19]:
                        > > > ³Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan
                        > diucapkan nabi itu
                        > > > demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.²
                        > [ayat 20]:
                        > > > ³ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan
                        > demi nama-Ku
                        > > > perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya,
                        atau
                        > yang berkata
                        > > > demi nama allah lain, nabi itu harus mati.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                        > > > Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam
                        > Perjanjian Lama itu
                        > > > adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab
                        > Perjanjian Baru
                        > > > menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan
                        Nabi
                        > yang lebih
                        > > > besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan
                        di
                        > Israel. [baca
                        > > > hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian
                        > Baru yang
                        > > > disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] ³Karena itu
                        > sadarlah dan
                        > > > bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] ³agar Tuhan
                        > mendatangkan waktu
                        > > > kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan
                        bagimu
                        > sebagai
                        > > > Kristus.² [21] ³Kristus itu harus tinggal di sorga sampai
                        waktu
                        > pemulihan
                        > > > segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan
                        perantaraan
                        > > > nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.² [22] ³Bukankah
                        telah
                        > dikatakan
                        > > > Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari
                        > antara
                        > > > saudara-saudaramu (³maksudnya: diantara orang-orang Israel²),
                        > sama seperti
                        > > > aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan
                        > dikatakannya kepadamu.²
                        > > > [23] ³Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak
                        > mendengarkan nabi itu,
                        > > > akan dibasmi dari umat kita.² [24] ³Dan semua nabi yang pernah
                        > berbicara,
                        > > > mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang
                        > zaman ini.² Jadi,
                        > > > jangan ³ge-er² dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan
                        itu
                        > adalah
                        > > > Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang
                        > kawin itu.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil
                        > menegakkan
                        > > > syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3
                        dan
                        > Ulangan 33:1-3
                        > > > ini:
                        > > >
                        > > > Habakuk 3:3:
                        > > > [ayat 3]: ³Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus
                        > dari pegunungan
                        > > > Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan
                        bumipun
                        > penuh dengan
                        > > > pujian kepada-Nya.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                        > > > Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan
                        > ayat-ayatnya
                        > > > mengenai nubuatan tentang ³Ucapan ilahi (Allah) dalam
                        > penglihatan nabi Habakuk
                        > > > itu.² Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis
                        kira-
                        > kira tahun 628
                        > > > Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa ³nubuat-nubuat Habakuk²
                        > yang tertulis
                        > > > dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya
                        > menjelang tidak
                        > > > lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi.
                        Ini
                        > dapat anda
                        > > > pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam
                        > Habakuk 2:20
                        > > > disebutkan, ³TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus², ayat ini
                        > artinya bahwa
                        > > > bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam
                        > Habakuk 3:3
                        > > > disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607
                        Seb
                        > Masehi). Jadi,
                        > > > umat muslim jangan ³besar kepala² dulu mengatakan Habakuk 3:3
                        > yang anda kutip
                        > > > itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul
                        dan
                        > tukang kawin
                        > > > itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu
                        > tentang Allah
                        > > > bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.
                        > > >
                        > > > Ulangan 33: 1-3:
                        > > > [ayat 1]: ³Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
                        > kepada orang
                        > > > Israel sebelum ia mati.² [ayat 2]: ³Berkatalah ia: "TUHAN
                        datang
                        > dari Sinai
                        > > > dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari
                        > pegunungan Paran
                        > > > dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus;
                        di
                        > sebelah
                        > > > kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.² [ayat 3]:
                        > ³Sungguh Ia
                        > > > mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus‹di dalam tangan-
                        > Mulah mereka,
                        > > > pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-
                        Mu.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                        > > > Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini
                        > adalah tentang
                        > > > Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya
                        > itu, Musa
                        > > > sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata ³Ia² ditulis dengan
                        huruf
                        > kapital
                        > > > (huruf besar) mengartikan ³Ia² itu maksudnya TUHAN, jadi bukan
                        > tentang seorang
                        > > > nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas
                        nubuat
                        > tentang
                        > > > Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca. (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12
                        ini:
                        > > >
                        > > > Yesaya 29: 12:
                        > > > [ayat 12]: ³dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang
                        yang
                        > tidak dapat
                        > > > membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan
                        > menjawab: "Aku
                        > > > tidak dapat membaca."
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                        > > > Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada
                        > Kerajaan Allah
                        > > > melalui Mesias. Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb
                        > Masehi dan
                        > > > menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang
                        Yahudi
                        > pada zamannya.
                        > > > Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak
                        > oleh
                        > > > orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari
                        > Kerajaan dan
                        > > > menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang
                        > Yahudi pada
                        > > > zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak
                        > mau percaya.
                        > > > Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam
                        > pasal 29 itu.
                        > > > Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca
                        > Yesaya pasal 53.
                        > > > Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya
                        > yang tertulis di
                        > > > dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang
                        > tercatat dalam
                        > > > kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40;
                        Kisah
                        > 28:24-27;
                        > > > Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya
                        yang
                        > tertulis dalam
                        > > > Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di
                        > dalamnya berbunyi
                        > > > (tanda petik), ³aku tidak dapat membaca,² maksudnya adalah
                        orang-
                        > orang yang
                        > > > mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika
                        umat
                        > muslim pakai
                        > > > ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah
                        > memang benar
                        > > > Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati
                        dan
                        > tidak mau
                        > > > percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, ³tidak
                        > dapat membaca,²
                        > > > itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang
                        apa
                        > maksud dari
                        > > > suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain
                        > dalam Alkitab,
                        > > > karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik
                        > suatu kesimpulan
                        > > > maksudnya.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan
                        > sudah lama
                        > > > ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas
                        dan
                        > penyelamat
                        > > > dari penindasan kaum yang zalim. (Muhammad??? )
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4
                        > ini:
                        > > >
                        > > > Yesaya 41: 1-4:
                        > > > [ayat 1]: ³Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-
                        > pulau; hendaklah
                        > > > bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang
                        > mendekat, kemudian
                        > > > berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!²
                        > [ayat 2]:
                        > > > ³Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia
                        > yang mendapat
                        > > > kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-
                        bangsa
                        > ke depannya
                        > > > dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti
                        debu
                        > dan panahnya
                        > > > membuat mereka seperti jerami yang tertiup.² [ayat 3]: ³Ia
                        > mengejar mereka dan
                        > > > dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak
                        > kakinya.² [ayat 4]:
                        > > > ³Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia
                        yang
                        > dari dahulu
                        > > > memanggil bangkit keturunan-keturunan , Aku, TUHAN, yang
                        > terdahulu, dan bagi
                        > > > mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                        > > > Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang
                        menggambarkan
                        > tentang
                        > > > kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan
                        > tentang akan
                        > > > hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah
                        > tergenap
                        > > > sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan
                        > seperti saat ini.
                        > > > Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti
                        dinubuatkan
                        > oleh nabi
                        > > > Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah ³ge-
                        > er² dulu, asal
                        > > > ada kata ³perang² langsung dikaitkan kepada diri Muhammad
                        tukang
                        > kawin itu.
                        > > > Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap
                        aja
                        > keok dengan
                        > > > USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi
                        tak
                        > usahlah sok
                        > > > bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam)
                        > saja simbol
                        > > > perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut
                        > dalam sejarah
                        > > > pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!
                        > > >
                        > > >
                        > > > 5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-
                        > bangsa lain dan
                        > > > tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4
                        > ini:
                        > > >
                        > > > Yesaya 42: 1-4:
                        > > > [ayat 1]: ³Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-
                        Ku,
                        > yang kepadanya
                        > > > Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia
                        > menyatakan hukum
                        > > > kepada bangsa-bangsa.² [ayat 2]: ³Ia tidak akan berteriak atau
                        > menyaringkan
                        > > > suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.² [ayat 3]:
                        ³Buluh
                        > yang patah
                        > > > terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar
                        nyalanya
                        > tidak akan
                        > > > dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.²
                        > [ayat 4]: ³Ia
                        > > > sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah
                        terkulai,
                        > sampai ia
                        > > > menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan
                        > pengajarannya.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                        > > > Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak
                        > pernah satupun
                        > > > nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan ³ge-
                        er²,
                        > karena sejak
                        > > > dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat
                        > terakhir dalam
                        > > > Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang
                        disebut
                        > dengan
                        > > > istilah ³benih/keturunan² . Satu hal yang perlu umat muslim
                        > pahami siapa yang
                        > > > dimaksud dengan ³Hamba² dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu?
                        > Kata ³Hamba² itu
                        > > > dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam
                        kitab
                        > atius ini)
                        > > > dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba
                        yang
                        > dikasihi
                        > > > Œorang pilihan.¹ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan
                        > semua umat muslim
                        > > > Œkan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai
                        ³hamba.²
                        > Yesaya 42:1-4
                        > > > yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad
                        > karena
                        > > > perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang ³hamba².
                        Ini
                        > dapat dilihat
                        > > > dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai
                        > tidak pernah mau
                        > > > mengalah dan merendah hati seperti seorang ³hamba/pelayan² .
                        > Kasihan! Mau
                        > > > mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang ³hamba.² Kemudian
                        > selanjutnya pada
                        > > > Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN ³menaruh roh-Nya ke atas
                        > Yesus? Ini adalah
                        > > > tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus
                        > dibaptis. Pelayanan
                        > > > Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan
                        > membuktikan bahwa
                        > > > TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22;
                        > Luk 4:14-21;
                        > > > Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan
                        > bahwa Yesus
                        > > > tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan
                        > memperdengarkan suaranya
                        > > > dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang
                        > ³hamba² tentu saja
                        > > > Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang
                        > pada zamannya
                        > > > dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim
                        > sepanjang abad
                        > > > sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari
                        > ketenaran. Pada
                        > > > saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus
                        berkata
                        > pada pria itu
                        > > > agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca
                        Markus
                        > 1:40-44).
                        > > > Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami
                        > sendiri berdasarkan
                        > > > bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus ³Hamba²
                        Allah
                        > yang terurap.
                        > > > Semua pengikut Kristus tidak akan pernah ³pudar² atau
                        > ³diremukkan² sampai
                        > > > Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan
                        > pembalasan kepada
                        > > > orang-orang yang mengingkarinya.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
                        (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9
                        ini:
                        > > >
                        > > > Yeremia 28: 9:
                        > > > [ayat 9]: ³Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang
                        > damai
                        > > > sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah
                        ketahuan,
                        > bahwa nabi
                        > > > itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                        > > > Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota
                        Yerusalem
                        > dan bait Allah
                        > > > di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh
                        > nabi Yeremia
                        > > > (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607
                        > Seb Masehi.
                        > > >
                        > > > Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu,
                        > pertama sebaiknya
                        > > > silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15,
                        > ³Sesungguhnya,
                        > > > dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya
                        > mengejar untung,
                        > > > baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], ³Mereka
                        > mengobati luka
                        > > > umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera!
                        > Damai
                        > > > sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.² [15]
                        ³Seharusnya
                        > mereka merasa
                        > > > malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama
                        > sekali tidak merasa
                        > > > malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah
                        di
                        > antara
                        > > > orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada
                        waktu
                        > Aku menghukum
                        > > > mereka, firman TUHAN."
                        > > >
                        > > > Kemudian baca juga Yeremia 14:14, ³Jawab TUHAN kepadaku (nabi
                        > Yeremia): "Para
                        > > > nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus
                        > mereka, tidak
                        > > > memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka
                        > menubuatkan
                        > > > kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan
                        > hatinya sendiri.²
                        > > >
                        > > > Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, ³Oleh karena, ya sungguh
                        > karena mereka
                        > > > menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!,
                        padahal
                        > sama sekali
                        > > > tidak ada damai sejahtera‹mereka itu mendirikan tembok dan
                        > lihat, mereka
                        > > > mengapurnya.² Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas
                        > tembok itu dan
                        > > > kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu:
                        > Lenyap temboknya
                        > > > dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], ³yaitu nabi-
                        nabi
                        > Israel yang
                        > > > bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu
                        > penglihatan mengenai
                        > > > ³damai sejahtera², padahal sama sekali tidak ada damai
                        > sejahtera, demikianlah
                        > > > firman Tuhan ALLAH."
                        > > >
                        > > > Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu
                        > yaitu dalam
                        > > > Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel
                        13:10
                        > jelas terlihat
                        > > > bahwa nabi palsu yang berkata ³Damai sejahtera! Damai
                        sejahtera!
                        > Perkataan
                        > > > nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia. Nabi
                        > Yeremia lah sebagai
                        > > > nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan ³damai sejahtera²
                        > yang diucapkan
                        > > > oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun
                        > 607 Seb Masehi
                        > > > itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                        > > >
                        > > > Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah
                        yang
                        > berkata
                        > > > ³damai sejahtera!² dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti
                        Muhammad
                        > salah satu
                        > > > nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot
                        sana-
                        > copot sini
                        > > > ayat Alkitab.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut
                        > keturunan nabi
                        > > > Ismail. (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49:
                        1,
                        > 10 dan Matius
                        > > > 21: 42-43 ini:
                        > > >
                        > > > Kejadian 49: 1, 10:
                        > > > [ayat 1]: ³Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan
                        > berkata: "Datanglah
                        > > > berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu
                        > alami di kemudian
                        > > > hari.² [ayat 10]: ³Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari
                        > Yehuda ataupun
                        > > > lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang
                        yang
                        > berhak
                        > > > atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                        > > > Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan
                        > Abraham
                        > > > (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama
                        > lain Yakub
                        > > > adalah ³Israel.² Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan
                        > keturunan dari
                        > > > Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan
                        > ³benih² yang
                        > > > datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah
                        > raja bangsa
                        > > > Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49:
                        > 1,10 yang
                        > > > dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad
                        tukang
                        > kawin itu
                        > > > sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika
                        > pada waktu ia
                        > > > mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12
                        > putranya sendiri
                        > > > untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka
                        > ³pada hari-hari
                        > > > terakhir.² Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci,
                        > yang semuanya itu
                        > > > digenapi secara menakjubkan. ²Di sini ia menubuatkan bahwa
                        > tongkat kerajaan
                        > > > AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ŒSilo¹ (yang
                        > berarti ³Dia
                        > > > Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya²) yaitu ŒBenih¹ yang
                        > dijanjikan. Sebagai
                        > > > referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam
                        kitab
                        > Yosua 14:1-21
                        > > > dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan ³hak milik² silahkan
                        > baca dalam kitab
                        > > > Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur ³warisan² dari
                        > seorang yang
                        > > > mendapat ³hak kesulungan² baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu
                        > jangan main
                        > > > copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok
                        dengan
                        > Muhammad
                        > > > tukang kawin itu.
                        > > >
                        > > > Matius 21: 42-43:
                        > > > [ayat 42]: ³Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu
                        baca
                        > dalam Kitab
                        > > > Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah
                        > menjadi batu
                        > > > penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan
                        ajaib
                        > di mata
                        > > > kita.² [ayat 43]: ³Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa
                        > Kerajaan Allah akan
                        > > > diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa
                        yang
                        > akan
                        > > > menghasilkan buah Kerajaan itu.²
                        > > >
                        > > > Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                        > > > Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43
                        > yang dikutip
                        > > > oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama
                        dalam
                        > Mazmur
                        > > > 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-
                        > nubuat yang
                        > > > sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani
                        > (maksudnya dari
                        > > > kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan
                        > untuk menunjukkan
                        > > > penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus
                        > sedang mengutip
                        > > > nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang ³batu
                        > penjuru² itu
                        > > > adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak
                        > dapat disangkal
                        > > > bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu
                        > kesimpulan hanya
                        > > > berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal
                        > sebelum pasal itu
                        > > > supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu.
                        Perlu
                        > anda sadari
                        > > > bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan
                        > pemuka-pemuka agama
                        > > > Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG
                        TELAH
                        > DINUBUATKAN
                        > > > OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB
                        > NENEK MOYANGNYA
                        > > > DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa
                        > menerima diri
                        > > > Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-
                        nabi
                        > mereka
                        > > > sebelumnya sebagai ³batu yang dibuang.² Istilah ³batu yang
                        > dibuang ... yang
                        > > > telah menjadi batu penjuru...² dalam Matius 21:42 itu
                        > memaksudkan diri Yesus
                        > > > Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi
                        > nubuat yang dia
                        > > > baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:
                        > 22-23. Biar
                        > > > lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab
                        > Perjanjian Baru dalam
                        > > > Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini
                        > jelas
                        > > > diberitahukan siapa yang dimaksud dengan ³batu penjuru² itu.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
                        > (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main
                        > copot sana copot
                        > > > sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al
                        > Qur¹an. Anda
                        > > > harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya
                        > belajar memahami
                        > > > ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-
                        > ayat sebelumnya
                        > > > dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya
                        saat
                        > itu. Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-
                        25
                        > ini:
                        > > >
                        > > > Yohanes 1: 19-25:
                        > > > [ayat 19]: ³Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi
                        > dari Yerusalem
                        > > > mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk
                        > menanyakan dia:
                        > > > "Siapakah engkau?" [ayat 20]: ³Ia mengaku dan tidak berdusta,
                        > katanya: "Aku
                        > > > bukan Mesias." [ayat 21]: ³Lalu mereka bertanya
                        > kepadanya: "Kalau begitu,
                        > > > siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah
                        > nabi yang akan
                        > > > datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: ³Maka kata
                        mereka
                        > kepadanya:
                        > > > "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka
                        > yang mengutus
                        > > > kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]:
                        > ³Jawabnya: "Akulah
                        > > > suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah
                        jalan
                        > Tuhan!
                        > > > seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: ³Dan di
                        > antara
                        > > > orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.² [ayat
                        > 25]: ³Mereka
                        > > > bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis,
                        > jikalau engkau
                        > > > bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                        > > > Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah
                        > dinubuatkan oleh nabi
                        > > > Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama. Jika tidak percaya
                        silahkan
                        > baca kitab
                        > > > Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa
                        > Yohanes (Yahya)
                        > > > inilah orang ³yang berseru-seru di padang gurun² yang dimaksud
                        > dalam kitab
                        > > > Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil
                        > semuanya mengutip
                        > > > Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang
                        > ³berseru-seru di
                        > > > padang gurun.² (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk
                        > 3:3-6; Yoh
                        > > > 1:23). Jadi, jangan ³ge-er² dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang
                        > kalian (umat
                        > > > muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang
                        > kawin itu,
                        > > > cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25
                        itu,
                        > orang Yahudi
                        > > > dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa
                        > dirinya, mereka
                        > > > itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab
                        > Perjanjian Lama dalam
                        > > > Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai
                        orang
                        > Yahudi dan
                        > > > Parisi inilah yang sedang membaptis ³yang berseru-seru di
                        padang
                        > gurun² (lihat
                        > > > tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3
                        > itu. Nabi Yesaya
                        > > > menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi
                        dan
                        > akhirnya
                        > > > nubuatnya ini sudah tergenap.
                        > > >
                        > > >
                        > > > 9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang
                        > lain" dengan
                        > > > ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar Œpenghibur' dan 'al-
                        > amin/orang benar
                        > > > jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan
                        > memuliakan nabi
                        > > > Isa dengan alaihisalam. (Muhammad ???)
                        > > >
                        > > > Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini
                        > ayat-ayat
                        > > > Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur¹an. Anda
                        > harus banyak
                        > > > bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar
                        memahami
                        > ayat-ayat
                        > > > Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat
                        > sebelumnya dan
                        > > > sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat
                        itu.
                        > Coba
                        > > > perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-
                        15
                        > ini:
                        > > >
                        > > > Yohanes 16: 7-15:
                        > > > [ayat 7]: ³Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah
                        lebih
                        > berguna bagi
                        > > > kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur
                        > itu tidak akan
                        > > > datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus
                        Dia
                        > kepadamu.²
                        > > > [ayat 8]: ³Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia
                        akan
                        > dosa,
                        > > > kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: ³akan dosa, karena mereka
                        > tetap tidak
                        > > > percaya kepada-Ku; [ayat 10]: ³akan kebenaran, karena Aku
                        pergi
                        > kepada Bapa
                        > > > dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman,
                        > karena penguasa
                        > > > dunia ini telah dihukum.² [ayat 12]: ³Masih banyak hal yang
                        > harus Kukatakan
                        > > > kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.²
                        [ayat
                        > 13]: ³Tetapi
                        > > > apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu
                        ke
                        > dalam seluruh
                        > > > kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
                        > sendiri, tetapi
                        > > > segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-
                        Nya
                        > dan Ia akan
                        > > > memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: ³Ia
                        > akan memuliakan
                        > > > Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                        > dari pada-Ku.²
                        > > > [ayat 15]: ³Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya;
                        > sebab itu Aku
                        > > > berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya
                        dari
                        > pada-Ku."
                        > > >
                        > > > Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                        > > > Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan ³Roh
                        > Kebenaran² dalam
                        > > > ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad
                        yang
                        > tukang kawin
                        > > > itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang
                        > disebut dengan
                        > > > ³Ia² yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf
                        > kapital itu
                        > > > yaitu yang disebut sebagai ³Roh Kebenaran² itu adalah Yesus
                        > Kristus. Yang
                        > > > dimaksud dengan ³Penghibur² yang ditulis sesudah tanda koma
                        > dalam huruh
                        > > > kapital ³P² dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat
                        > dimuliakan (ilahi),
                        > > > oleh karena itu ³Penghibur² bukan ³penghibur² yang dimaksud
                        > dalam Yohanes
                        > > > 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu
                        sendiri
                        > dalam wujud
                        > > > sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan
                        > memaksudkan Muhammad
                        > > > tukang kawin itu.
                        > > >
                        > > > Blckbelt.-
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > >
                        >


                        Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

                      • Yan Pee
                        Assalamu alaikum wr. wb. Saya juga pernah heran sama dengan bung The ini...koq gak ada yang bisa mematahkan ya (???). Sebenarnya sudah banyak yang dipatahkan
                        Message 11 of 12 , Oct 23, 2007
                          Assalamu 'alaikum wr. wb.
                           
                          Saya juga pernah heran sama dengan bung The ini...koq gak ada yang bisa mematahkan ya (???). Sebenarnya sudah banyak yang dipatahkan dari berbagai segi, bahkan oleh orang2 muslim sendiri, diantaranya yg bergabung dalam "ex-muslims" dari Irak. Dari Timur Tengah, Malaysia, Pakistan (walau sembunyi2), dan dari Indonesia sudah banyak yang meninggalkan ajaran bin Abdullah ini dan menerima ibnu Maryam (Yesus). Dilain pihak di benua Eropa dan Amerika pertumbuhan pengikut bin Abdullah cukup pesat. Hal ini sudah dikatakan 2000 tahun y.l. oleh Isa bnu Maryam dalam  Mat. 19:30:
                          "Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
                           
                          Saya tidak ingin seperti  hampir separo penduduk dunia itu.. Saya tidak mau HANYA percaya mentah2 dengan apa yang dikatakan ulama, ustadz, da'i, mubaligh, atau apalah namanya.  Saya ingin berpikiran merdeka...tidak mau dibohongi...atau tergantung sama mereka... tetapi mau mencari tahu, membaca sendiri, mencari sumbernya sendiri...
                          - Kenapa harus mengikuti orang yang tega mengawini (bekas) menantu sendiri? (apapun alasannya... dari segi moral manusia biasa yang waras saja hal tsb termasuk nggak wajar...kok dilakukan oleh orang yang dianggap suci?) --> Al Ahzab 37 dan Hadits.
                          - Kenapa harus mengikuti orang yang sudah diperintahkan Tuhannya agar beristeri max.4 tapi malah ndablek dan melawan Tuhannya sampai 11 isteri? -> An-Nisaa 3.
                          - Kenapa harus ikut orang yang dalam usia kakek2 masih mau mengawini anak umur 9 tahun yang masih bau kencur (Aisyah)? (apapun alasannya tetap tidak wajar. Andaikata dipaksapun, seorang yang terhormat akan menolaknya) --> Hadits
                          - Kenapa harus ikut susah2 sholat 5 waktu, wajib puasa 30 hari, nggak makan babi, tapi akhirnya masuk neraka juga (dikatakan pasti lagi) --> S.Maryam 70-71.
                          - Kenapa harus mengikuti ajaran orang yang mengharamkan babi tetapi manghalalkan bubu (budak-budak) untuk dizinahi? --> Al-Mu'minuun 5-6, Al Ma'arij 29-30.
                           
                          Wassalam.
                           
                          Yan.


                          Ganesha Tamzil <jendre@...> wrote:
                          Yang bikin heran..
                          “Nabi palsu” ini sekarang punya pengikut hampir setengah penduduk bumi..
                          Tuhan kok tega amat ya membiarkan bumi “ditipu” oleh “nabi palsu” selama lebih dari 1400 tahun?!
                          Kalo emang palsu, bodoh, buta huruf, nyontek2, dllsb.. Kok ga ada yang bisa matahin konsep2nya?! Malah tiap hari ada aja yg nambah percaya ke konsep2nya..
                          Padahal doi orang bego, buta huruf, dllsb dan hidupnya 1400 tahun lalu lagi.. Gak ada yg bisa matahin konsep palsunya..
                          Heran gak sih?!


                          -The

                          On 9/29/07 1:05 AM, "blckbelt" <blckbelt@indosat. net.id> wrote:


                           
                           

                          Saya menjawab semua sembilan (9) argumentasi umat muslim di bawah ini yang disampaikan oleh han_lik dan jokoputer yang katanya ayat-ayat yang mereka kutip dari dalam Alkitab ini adalah mengenai Muhammad. Simpan baik-baik penjelasan saya di sini.

                          Kata Umat Muslim:

                          Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus (Muhammad ???)

                          Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

                          Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

                          Ayat-ayat yang dimaksud umat muslim itu adalah :


                          1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi. (Muhammad ???)

                          Anda umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Ulangan 18: 18-20 ini:
                           
                          Ulangan 18: 18-20:
                          [ayat 18]:
                          “seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” [ayat 19]: “Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.” [ayat 20]: “ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.”
                           
                          Maksudnya Ulangan 18: 18-20 itu:
                          Perlu anda camkan bahwa yang menulis kitab Ulangan dalam Perjanjian Lama itu adalah nabi Musa. Rasul Petrus murid Yesus dalam kitab Perjanjian Baru menerangkan maksud ayat ini bahwa Yesus adalah Kristus dan Nabi yang lebih besar dari Musa, yang telah Allah janjikan akan dibangkitkan di Israel. [baca hubungan ayat Ulangan ini dengan ayat dalam kitab Perjanjian Baru yang disebutkan rasul Petrus ini, dalam Kisah 3: [19] “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, [20] “agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.” [21] “Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.” [22] “Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu (“maksudnya: diantara orang-orang Israel”), sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” [23] “Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari umat kita.” [24] “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini.” Jadi, jangan “ge-er” dulu dengan menunjuk ayat dalam kitab Ulangan itu adalah Muhammad yang seorang pembunuh dan percaya tahyul serta tukang kawin itu.

                           
                          2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab. (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Habakuk 3:3 dan Ulangan 33:1-3 ini:
                           
                          Habakuk 3:3:
                          [ayat 3]:
                          “Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.”
                           
                          Maksudnya Habakuk 3:3 itu:
                          Camkanlah ini. Habakuk dalam kitabnya ini secara keseluruhan ayat-ayatnya mengenai nubuatan tentang “Ucapan ilahi (Allah) dalam penglihatan nabi Habakuk itu.” Anda harus mengenal dulu bahwa kitab Habakuk ditulis kira-kira tahun 628 Seb Masehi. Artinya apa? Artinya bahwa “nubuat-nubuat Habakuk” yang tertulis dalam kitab Habakuk ini adalah nubuatan yang disampaikannya menjelang tidak lama SEBELUM kehancuran Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Ini dapat anda pahami jika anda baca ayat-ayat sebelumnya khususnya dalam Habakuk 2:20 disebutkan, “TUHAN ada di dalam baitNya yang kudus”, ayat ini artinya bahwa bait di Yerusalem masih berdiri sehingga nubuatannya dalam Habakuk 3:3 disampaikannya SEBELUM kehancuran Yerusalem (pada tahun 607 Seb Masehi). Jadi, umat muslim jangan “besar kepala” dulu mengatakan Habakuk 3:3 yang anda kutip itu seolah adalah Muhammad yang pembunuh dan percaya tahyul dan tukang kawin itu. Lagipula baca baik-baik bahwa Habakuk 3:3 bahwa ayat itu tentang Allah bukan tentang nabi apalagi tentang Muhammad tukang kawin itu.

                          Ulangan 33: 1-3:
                          [ayat 1]:
                          “Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.” [ayat 2]: “Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” [ayat 3]: “Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus—di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu.”
                           
                          Maksudnya Ulangan 33: 1-3 itu:
                          Ayat-ayat dalam kitab Ulangan yang digambarkan oleh Musa ini adalah tentang Allah bukan tentang seorang nabi. Coba perhatikan ayat-ayatnya itu, Musa sedang menjelaskan tentang TUHAN. Kata “Ia” ditulis dengan huruf kapital (huruf besar) mengartikan “Ia” itu maksudnya TUHAN, jadi bukan tentang seorang nabi apalagi anda mengira bahwa nabi Musa sedang membahas nubuat tentang Muhammad tukang kawin itu, tidak nyambung.
                           
                           
                          3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
                          (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 29:12 ini:
                           
                          Yesaya 29: 12:
                          [ayat 12]: “
                          dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
                           
                          Maksudnya Yesaya 29:12 itu:
                          Camkanlah! Kitab Yesaya nubuatnya terutama berpusat pada Kerajaan Allah melalui Mesias.
                          Kitab Yesaya ditulis sekitar tahun 700-an Seb Masehi dan menubuatkan tentang Mesias yang ditolak oleh orang-orang Yahudi pada zamannya. Yesus sebagai Mesias dalam setiap pengajarannya selalu ditolak oleh orang-orang Yahudi. Meskipun mendengarkan kabar kesuakaan dari Kerajaan dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang ajaib, orang-orang Yahudi pada zamannya itu tidak menangkap maknanya karena hati mereka idak mau percaya. Peristiwa ini selaras dengan penggenapan nubuatan Yesaya dalam pasal 29 itu. Mau jelas lagi tentang Yesaya pasal 29 itu anda harus baca Yesaya pasal 53. Nubuat nabi Yesaya dalam kitabnya itu terbukti bahwa kisahnya yang tertulis di dalam kitabnya itu adalah tentang Yesus sebagai Mesias yang tercatat dalam kitab Perjanjian Baru dalam Matius 13:14,15; Yoh 12:38-40; Kisah 28:24-27; Roma 10:16; Mat 15:7-9; Markus 7:6-7). Jadi, nubuat Yesaya yang tertulis dalam Yesaya 29:12 yang umat muslim kutip itu maksud perkataan di dalamnya berbunyi (tanda petik), “aku tidak dapat membaca,” maksudnya adalah orang-orang yang mengeraskan hatinya sehinga tidak pernah mau percaya. Jika umat muslim pakai ayat kitab Yesaya 29:12 ini untuk menunjukkan bahwa itu adalah memang benar Muhammad adalah termasuk salah seorang yang mengeraskan hati dan tidak mau percaya seperti dikatakan sesuai ungkapan nabi Yesaya, “tidak dapat membaca,” itu. Makanya, lain kali tanyakan kepada umat Kristen tentang apa maksud dari suatu ayat Alkitab dan konteksnya dengan ayat-ayat yang lain dalam Alkitab, karena ayat Alkitab tidak bisa berdiri sendiri untuk menarik suatu kesimpulan maksudnya.

                           
                          4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
                          (Muhammad??? )

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 41:1-4 ini:
                           
                          Yesaya 41: 1-4:
                          [ayat 1]:
                          “Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!” [ayat 2]: “Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.” [ayat 3]: “Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.” [ayat 4]: “Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan , Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.”
                           
                          Maksudnya Yesaya 41: 1-4 itu:
                          Ayat-ayat ini ditulis oleh nabi Yesaya yang sedang menggambarkan tentang kebesaran diri TUHAN. Yesaya pada waktu itu sedang menubuatkan tentang akan hancurnya kota Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi. Dan sudah tergenap sehingga dapat menjadi pelajaran bagi orang di masa depan seperti saat ini. Kehancuran yang dilakukan oleh TUHAN adalah seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya pada Yesaya 41:1-4 ini. Jadi, umat muslim janganlah “ge-er” dulu, asal ada kata “perang” langsung dikaitkan kepada diri Muhammad tukang kawin itu. Kalian ini dasar gila perang seolah sudah jagoan tapi tetap aja keok dengan USA. Umat Israel sudah lama berpengalaman soal perang, jadi tak usahlah sok bangga soal pengalaman berperang dan bukan Cuma Arab (Islam) saja simbol perang tapi Israel dan bangsa-bangsa yang tidak harus sisebut dalam sejarah pun juga bangsa perang. Tidak perlu dibanggakan!


                          5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring. (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yesaya 42:1-4 ini:
                           
                          Yesaya 42: 1-4:
                          [ayat 1]:
                          “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.” [ayat 2]: “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.” [ayat 3]: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.” [ayat 4]: “Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.”
                           
                          Maksudnya Yesaya 42: 1-4 itu:
                          Ayat ini bukan tentang Muhammad. Camkanlah ini, bahwa tidak pernah satupun nubuatan Alkitab mengarah kepada Muhammad. Jadi, jangan “ge-er”, karena sejak dari kitab Kejadian 1:1 sampai pada kitab Wahyu pasal dan ayat terakhir dalam Alkitab, semuanya menjurus kepada diri Yesus Mesias yang disebut dengan istilah “benih/keturunan”.  Satu hal yang perlu umat muslim pahami siapa yang dimaksud dengan “Hamba” dalam ayat 1 dalam Yesaya 42:1-4 itu? Kata “Hamba” itu dikutip dalam injil Matius 12:15-21 (anda perlu baca dalam kitab atius ini) dan ditetapkan pada diri Yesus Kristus. Yesus adalah hamba yang dikasihi ‘orang pilihan.’ Jadi, bukanlah Muhammad karena Muhammad dan semua umat muslim ‘kan pengennya dirinya itu jadi pahlawan bukan sebagai “hamba.” Yesaya 42:1-4 yang dikutip oleh umat muslim ini tidak cocok untuk Muhammad karena perilakunya tidak memenuhi kriteria sebagai seorang “hamba”. Ini dapat dilihat dari perangai Muhammad dan semua umat muslim yang berperangai tidak pernah mau mengalah dan merendah hati seperti seorang “hamba/pelayan”. Kasihan! Mau mengklaim tapi tidak memenuhi untuk seorang “hamba.” Kemudian selanjutnya pada Yesaya 42 ayat 1 itu, kapan TUHAN “menaruh roh-Nya ke atas Yesus? Ini adalah tentang nubuat. Jadi, pada tahun 29 Masehi, sewaktu Yesus dibaptis. Pelayanan Yesus selanjutnya dan mukjizat-mukjizat yang ia lakukan membuktikan bahwa TUHAN memang ada padanya. (Anda bisa baca dalam Lukas 3:21,22; Luk 4:14-21; Matius 3:16,17). Kemuadian esaya 42 ayat 2 juga menggambarkan bahwa Yesus tidak akan berteriak atau berseru, dan tidak akan memperdengarkan suaranya dijalan, mengapa? Sebagai seorang yang berpredikat seorang “hamba” tentu saja Yesus tidak ingin menonjolkan diri seperti banyak orang-orang pada zamannya dan bahkan seperti Muhammad sekalipun dan semua umat muslim sepanjang abad sampai dewasa ini. (baca Matius 6:5). Yesus tidak mau mencari ketenaran. Pada saat Yesus menyembuhkan seorang berpenyakit kusta, Yesus berkata pada pria itu agar tidak memberitahukan apa-apa kepada siapapun. (baca Markus 1:40-44). Jadi, Yesus sebagai Mesias ingin agar semua orang memahami sendiri berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa ia adalah sang Kristus “Hamba” Allah yang terurap. Semua pengikut Kristus tidak akan pernah “pudar” atau “diremukkan” sampai Yesus Kristus menegakkan keadilan di bumi dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengingkarinya.


                          6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
                          (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yeremia 28:9 ini:
                           
                          Yeremia 28: 9:
                          [ayat 9]:
                          “Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN."
                           
                          Maksudnya Yeremia 28:9 itu:
                          Nabi Yeremia sedang bernubuat tentang kehancuran kota Yerusalem dan bait Allah di kota itu. Keruntuhan kota Yerusalem yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia (juga dinubuatkan oleh nabi Yesaya) itu terjadi pada tahun 607 Seb Masehi.
                           
                          Untuk memahami pasal 28 ayat 9 yang dikutip umat muslim itu, pertama sebaiknya silahkan baca dulu dalam pasal sebelumnya di Yeremia 6:13-15, “Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. [14], “Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.” [15] “Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."
                           
                          Kemudian baca juga Yeremia 14:14, “Jawab TUHAN kepadaku (nabi Yeremia): "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.”
                           
                          Kemudian baca juga Yehezkiel 13:10, “Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera—mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya.” Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya, [16], “yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai “damai sejahtera”, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
                           
                          Nah dari beberapa ayat yang berhubungan dengan peristiwa itu yaitu dalam Yeremia 6:13-15; Yeremia 14:14; dan dalam kitab Yehezkiel 13:10 jelas terlihat bahwa nabi palsu yang berkata “Damai sejahtera! Damai sejahtera! Perkataan nabi palsu itu telah disingkapkan oleh nabi Yeremia.  Nabi Yeremia lah sebagai nabi yang diutus TUHAN telah menyingkapkan “damai sejahtera” yang diucapkan oleh nabi palsu pada waktu akan runtuhnya Yerusalem pada tahun 607 Seb Masehi itu seperti tertulis dalam Yeremia 28:9 itu.
                           
                          Jadi, jika umat muslim masih ingin ngotot bahwa Muhammadlah yang berkata “damai sejahtera!” dalam kitab Yeremia 28:9 itu berarti Muhammad salah satu nabi palsu! Kena batunya bukan?! Makanya jangan main copot sana-copot sini ayat Alkitab.
                           
                           
                          7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
                          (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43 ini:
                           
                          Kejadian 49: 1, 10:
                          [ayat 1]:
                          “Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: "Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan kamu alami di kemudian hari.” [ayat 10]: “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”

                          Maksudnya Kejadian 49: 1, 10 itu:
                          Pasal ini tidak ada hubungannya dengan Ismail karena keturunan Abraham (Ibrahim) adalah Ishak dan keturunan Ishak adalah Yakub. Nama lain Yakub adalah “Israel.” Yakub adalah keturunan dari Ishak bukan keturunan dari Ismail. Oleh karena itu kitab Kejadian 49:1, 10 menjelaskan “benih” yang datang dari keturunan Yakub (Israel). Lagipula Yehuda adalah raja bangsa Israel bukan bangsa Arab/Mesir. Pasal dalam kitab Kejadian 49: 1,10 yang dikutip oleh umat muslim yang dikiranya tentang Muhammad tukang kawin itu sesungguhnya adalah nubuat yang disampaikan oleh Yakub ketika pada waktu ia mendekati akhir kehidupannya, ketika itu ia memanggil ke-12 putranya sendiri untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi atas mereka “pada hari-hari terakhir.” Yakub memberikan serangkaian nubuat yang terinci, yang semuanya itu digenapi secara menakjubkan. ”Di sini ia menubuatkan bahwa tongkat kerajaan AKAN TETAP ADA pada suku Yehuda sampai kedatangan ‘Silo’ (yang berarti “Dia Yang Berhak Atasnya; Dia Yang Empunya”) yaitu ‘Benih’ yang dijanjikan. Sebagai referensi dari kitab Kejadian 49:1-28 silahkan baca dalam kitab Yosua 14:1-21 dan Yosua pasal 45). Dan cara pemindahan “hak milik” silahkan baca dalam kitab Kejadian 23:3-18. Serta hukum yang mengatur “warisan” dari seorang yang mendapat “hak kesulungan” baca Kejadian 48:22. Oleh karena itu jangan main copot sana-copot sini, gothak-gathuk sana-sini agar cocok dengan Muhammad tukang kawin itu.

                          Matius 21: 42-43:
                          [ayat 42]:
                          “Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” [ayat 43]: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
                           
                          Maksudnya Matius 21: 42-43 itu:
                          Umat muslim jika ingin tahu maksud dari kitab Matius 21:42-43 yang dikutip oleh umat muslim ini sebaiknya baca kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118:22.23 karena apa? Karena injil Matius penuh dengan nubuat-nubuat yang sudah tergenap. Dan banyak kutipannya dari Kitab-Kitab Ibrani (maksudnya dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama) yang terilham dimaksudkan untuk menunjukkan penggenapan nubuat-nubuat dalam kitab Injil Matius ini. Yesus sedang mengutip nubuat yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama tentang “batu penjuru” itu adalah tentang dirinya. Semuanya merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Yesus adalah Mesias itu. Lagi pula jangan menarik suatu kesimpulan hanya berdasarkan pada suatu penggalan ayat, bacalah pasal-pasal sebelum pasal itu supaya mengerti maksud yang sebenarnya daripada ayat itu. Perlu anda sadari bahwa Yesus pada waktu itu sedang menghadapi ejekan-ejekan pemuka-pemuka agama Yahudi yang TIDAK MAU MENERIMA DIRINYA SEBAGAI MESIAS YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH NABI-NABI BANGSA YAHUDI YANG TERTULIS DALAM KITAB-KITAB NENEK MOYANGNYA DALAM KITAB IBRANI (PERJANJIAN LAMA). Orang Yahudi tidak bisa menerima diri Yesus sebagai Mesias (Kristus) sehingga benar nubuatan nabi-nabi mereka sebelumnya sebagai “batu yang dibuang.” Istilah “batu yang dibuang ... yang telah menjadi batu penjuru...” dalam Matius 21:42 itu memaksudkan diri Yesus Kristus sendiri. Karena Yesus sedang membacakan dan menggenapi nubuat yang dia baca dari nubuat dalam kitab Perjanjian Lama dalam Mazmur 118: 22-23. Biar lebih paham, silahkan umat muslim baca juga dalam kitab Perjanjian Baru dalam Kisah 4:11; Efesus 2:20; dll. Dalam ayat-ayat yang dikutip ini jelas diberitahukan siapa yang dimaksud dengan “batu penjuru” itu.


                          8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus. (Muhammad ???)

                          Demikian pula dengan ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 1: 19-25 ini:
                           
                          Yohanes 1: 19-25:
                          [ayat 19]: “
                          Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" [ayat 20]: “Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." [ayat 21]: “Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" [ayat 22]: “Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" [ayat 23]: “Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." [ayat 24]: “Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.” [ayat 25]: “Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
                           
                          Maksudnya Yohanes 1: 19-25 itu:
                          Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan yang pernah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama.
                          Jika tidak percaya silahkan baca kitab Yesaya 40:3 karena ayat dalam Yesaya ini menunjukan bahwa Yohanes (Yahya) inilah orang “yang berseru-seru di padang gurun” yang dimaksud dalam kitab Yohanes 1:19-25 dalam Perjanjian Baru. Keempat kitab Injil semuanya mengutip Yesaya 40:3 untuk menunjukkan bahwa Yohanes inilah orang yang “berseru-seru di padang gurun.” (Silahkan buka kitab Mat 3:1-3; Mrk 1:2-4; Luk 3:3-6; Yoh 1:23). Jadi, jangan “ge-er” dulu seolah Yohanes 1:19-25 yang kalian (umat muslim) kutip itu seolah menunjuk kepada Muhammad yang tukang kawin itu, cobalah perhatikan ayat yang anda kutip di Yohanes 1:19-25 itu, orang Yahudi dan orang Farisi itu kan bertanya kepada Yohanes tentang siapa dirinya, mereka itu sudah pikun tidak tahu bahwa nabi Yesaya dalam kitab Perjanjian Lama dalam Yesaya 40:3 telah menubuatkan bahwa Yohanes yang ditanyai orang Yahudi dan Parisi inilah yang sedang membaptis “yang berseru-seru di padang gurun” (lihat tanda petik) yang dimaksud oleh nabi Yesaya pada Yesaya 40:3 itu. Nabi Yesaya menubuatkan tentang Yohanes itu pada tahun 730-an Seb Masehi dan akhirnya nubuatnya ini sudah tergenap.

                           
                          9. Yohanes 16:7-15, nabi yang mendapat julukan "Penolong yang lain" dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur' dan 'al-amin/orang benar jujur terpercaya', tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
                          (Muhammad ???)

                          Ayat-ayat ini, umat muslim jangan main copot sana copot sini ayat-ayat Alkitab. Belajar Alkitab berbeda dengan cara Al Qur’an.  Anda harus banyak bertanya kepada umat Kristen bagaimana caranya belajar memahami ayat-ayat Alkitab. Pertama anda harus perhatikan konteks ayat-ayat sebelumnya dan sesudahnya dan kemudian pahami pula kisah peristiwanya saat itu. Coba perhatikan baik-baik ayat yang anda kutip dalam Yohanes 16: 7-15 ini:
                           
                          Yohanes 16: 7-15:
                          [ayat 7]:
                          “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” [ayat 8]: “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; [ayat 9]: “akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; [ayat 10]: “akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; [ayat 11]: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” [ayat 12]: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” [ayat 13]: “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [ayat 14]: “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” [ayat 15]: “Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
                           
                          Maksudnya Yohanes 16: 7-15 itu:
                          Umat muslim harus sadar bahwa yang dimaksudkan dengan “Roh Kebenaran” dalam ayat 13 itu adalah bukan manusia tapi makhluk roh. Muhammad yang tukang kawin itu adalah seorang manusia dan bukan makhluk roh. Jadi, yang disebut dengan “Ia”  yang ditulis dalam Alkitab dalam ayat ke-13 dengan huruf kapital itu yaitu yang disebut sebagai “Roh Kebenaran” itu adalah Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan “Penghibur” yang ditulis sesudah tanda koma dalam huruh kapital “P” dalam ayat ke-7 itu memaksudkan yang bersifat dimuliakan (ilahi), oleh karena itu “Penghibur” bukan “penghibur” yang dimaksud dalam Yohanes 16:7-15 itu adalah merujuk kepada diri Yesus Kristus itu sendiri dalam wujud sebagai makhluk roh setelah dia naik kesorga. Jadi, bukan memaksudkan Muhammad tukang kawin itu.
                           
                          Blckbelt.-
                           

                           
                           
                              


                          Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.