Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Balasan: [islam-kristen] Agama Kristen Bukan Ajaran Yesus

Expand Messages
  • Joko sembung
    Umat Kristen selalu mengklaim bahwa Kristen adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan
    Message 1 of 7 , Feb 5, 2006
    • 0 Attachment
       "Umat Kristen selalu mengklaim bahwa "Kristen" adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka."
       
      Tanggapan: Tentu saja, kata- kristen tidak diberikan oleh Yesus. Kata ini terbentuk dari kata Christ dan ankhiran an. Jadi itu sebuah kata sifat yang yang artinya memeliki sifat-sifat Crist. Jika di tanya siapa yangmempunyai sifat-sifat Christ, jawabannya adalah orang-orang mendengarkan dan melaksanakan ajaran Christ. Sama seperti kalau seseorang menjadi murid dari seorang guru yang terkenal dan mewarisi ilmunya guru itu lalu muncul istilah Jungian, Aristotelian, Rawlsian dsb. Jadi kata Kristen berarti orang-orang yang mempelajari ilmunya Kristus.
       

      "Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh siapapun, membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran Yesus! "
       
      Tanggapan:  tentu saja ada bebarapa hal yang bisa ditanggapi.
      Memang benar istilah kristen berasal dari para murid pasca Yesus. Ini tidak sulit untuk dimengerti. Sebutan Kristen berasal dari masa sesudah peristiwa paskah, yang aslinya berasal dari Christianos, bahaya yunani. Kata ini menunjuk pada kelompok gerakan religius yang baru yang menekuni ajaran-ajaran satu figur menomenal yang digelari Kristus, yakni Yesus orang nasareth, bangsa Yahudi.
       
      "1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada misi dan tugas yang diembannya."
      Tanggapan: Saya kira ini tidak perlu ditanggapi. 
       
      "2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk sembahyang (kebaktian) di "gereja"."
      Tanggapan: Tentu saja Yesus tidak pernah mengajarkan hal ini. AjaranNya dalam hal ini ialah soal: hendaknya para muridNya berjaga-jaga dengan cara berdoa agar tidak jatuh dalam godaan untuk berbuat dosa. Lain dari pada itu, kata "gereja", kata yang berasal dari kata latin ecclessia - kemudian dalam bahasa Spanyol menjadi iglesia dan dalam bahasa portugis igreja lalu menjadi kata Indonesia Gereja, aslinya berarti kelompok orang-orang yang dipanggil untuk berada di sekitar figur sang Guru bernama Yesus untuk mendengarkan ajranNya, mengerti makna ajaranNya. Tentu saja ini menjadi sebuah perbendaharaan kata yang teologis. Ada sangat banyak referensi tentang penjelasan dari kata ini. Jadi kalau berminat, bisa didalami dalam ecclesiology
       
      "3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta Semesta Alam"."
      Tanggapan: Istilah ini adalah istilah hasil refleksi. Digunakan dalam penggunaan liturgi Katolik. Kok bisa muncul istilah ini.... sekali lagi, ini adalah refleksi Gereja dalam upayanya untuk merenungkan siapa Yesus bagi dalam pandanganGereja Katolik. Saya tidak tahu apakah orang-orang kristen yang lain memakai istilah ini. Renungan mendalam tentang hal ini diberikan dalam Injil Yohanes, surat-suratnya Paulus, surat kepada orang Ibrani.
       
       "4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk menyembah dia."
      Tanggapan: Itulah keistimewaan Gurunya orang Kristen: tidak pernah memegahkan diri. Soal menyembah dia atau tidak adalah keputusan stiap pribadi yang mengalami Dia. Jadi kalau tidak mengenali Dia, tentu tidak akan mengalami Dia. Bagaimana bisa mengenali Dia kalau tidak  mempunyai kesempatan merefleksikan tentang Dia. Hanya orang yang bisa mengalami dia sebagi seorang pribadi konkret, orang akan tahu dari mana dia berasal. Dia adalah pribadi yang tidak ingin dipuja-puja. Dia adalah pribadi yang ingin supaya perkatanNya didengarkan, lalu ditimbang-timbang, lalu dilaksanakan.
       
      "5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini."
      Tanggapan: Istilah agama ini memang agak repot. Penulisan perjanjian baru selesai pada sekitar tahun 97. Kanonisasi yang definitive baru pada abad ke 4, tepatnya setelah diterjemahkan ke dalam bahasa latin oleh Hieronimus. Penetapan secara formal terjadi dengan konsili. Kristianisme tentu saja muncul semenjak para murid Yesus dan para pengikut Yeus menorganisir diri menjadi kelompok baru dalam masyarakat Yahudi. Ini tidak perlu menunggu sampai selesainya kanonisasi.
       
      "6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan istilah bahasanya?"
      Tanggapan: saya kira penjelasan saya yang diwal-awal cukup berguna. 
      "7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke negeri lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin Tuhan hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada waktu itu cuma ada di negeri Israel?" 
      Tanggapan: Nah ini baru sangat berbobot. Pertanyaan ini didalami dalam Christology. Secara falsafati dapat ditanggapi:
      - apapun yang fisik akan terbatasi oleh ruang dan waktu. sebuah kehadiran yang real, adalah sebuah kehadiran yang melibatkan kehadiran fisik. Kalau Allah menjelma dalam wujud manusia Dia juga akan memakai hukum fisik tersebut.
      - apakah artinya 33 tahun dalam pandangan mata Allah. Kalau dalam Kitab suci ada disebutkan "dalam pandanganMu seribu tahun hanyalah satu giliran ronda malam" berarti ada relativitas dalam waktuNya Allah. 33 tahun itu ada dalam hitungan detik saja.
      - Tentu saja manusia waktu itu tidak hanya di Israel saja. Ada di mana-mana. Indonesia saja sudah dihuni banyak orang jauh sebelum tahun 0. Banyak kesulitan untuk mengerti keallahan Yesus kalau orang terpancang pada kemanusiaannya. Tetapi kalau orang semakin mengenal kemanusiaannya dengan baik, toh akan mengerti bahwa Dia sungguh Allah. Debat dalam topik ini sangat panjang. Banyak buku tentangnya juga. Secara singkat. Ia memang historis, dan kehadiranNya mempunyai protology.
       
      "8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus."
      Tanggapan: saya baru mengenal istilah propaganda Tarsus justru saat baca email ini. Paling tidak ada dua kali Paulus menceritakan perjumpaannya dengan Yesus. Tentu dia orang jujur karena ia mengatakan bahwa dialah satu-satunya orang yang diangkat menjadi rasul (apostolos) yang tidak pernah berjumpa Yesus secara fisik sebagaimana rasul-rasul yang lain. Satu hal yang dikatakannya ialah bahwa dalam perjalanannya ke Tarsus untuk menganiaya orang-orang kristen, tiba-tiba di tengan jalan muncul sinar terang yang sangat menyilaukan dia. Dia terjadtuh dan kemudian terdengar olehnya suara: Saulus, saulus, mengapa engkau menganiaya aku. Dan ketika saulus  bertanya, Siapakah engkau: suara itu menjawab: Aku adlah yesus orang Nasareth yang kamu aniaya. Setelah bertobat, nama saulus menjadi paulus. Apa yang bisa disimpulkan dari sisni adalah: Yesus sendiri "nyrandu" di dalam diri murid-muridNya.
       
      "9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat (sesuai ajaran Paulus)."
      Tanggapan: Paulus juga tidak mengajarkan bahwa orang harus sunat atau tidak harus sunat. Kalau ingin membaca debatnya, silahkan lihat di Kisah para Rasul 15.  Yesus juga tidak membahas tentang sunat. Tekanan paulus ialah agar janganlah orang itu mempersoalkan sunat sebagai identitas religiusitas. Itu tidak penting. sunat hati adalah identitas religiusitas.
       
      "10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus)."
      Tanggapan: walah, ini juga baru tahu. Dalam kitab suci, malah gak ada berita tentang Paulus yang dipacaki pakain kemantin saat meninggal. Paulus itu mati dipancung di Roma sebagai martir Soal pakaian yang dipakai untuk orang yang meninggal.... itu adalah adat kepantasan. Perlu dingiat, karena itu adat kepantasan, maka lain masyarakat, lain adat. Tidak perlu kok orang kristen niru-niru pakai pakaian mkematiannya orang Yahudi. Itu bukan tanda bahwa orang benar-benar menjadi muridnya Yesus.

      "Dari pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa "Kristen" bukan saja tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah "Kristen" sendiri baru muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban Yesus (Kisah Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi Perjanjian Baru."
      Tanggapan: Kesimpulan: Jadi, research Anda cukup baik, tidak mengandung masalah iman. Moga-moga tanggapan saya berguna
      Sedaqah 

      Sarwani <Ateh.Cost-ADM@...> menulis:



       



















      Wassalaam.


       

      __________________________________________________
      Apakah Anda Yahoo!?
      Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
      http://id.mail.yahoo.com

    • Hanamichi Sakuragi
      tanpa maksud menjelekkan, istilah Kristen, Christ itu baru ada setelah diangkatnya Paulus sebagai pemimpin tertinggi agama. 3 abad setelah Yesus diperkirakan
      Message 2 of 7 , Feb 5, 2006
      • 0 Attachment
        tanpa maksud menjelekkan, istilah Kristen, Christ itu baru ada setelah diangkatnya Paulus sebagai pemimpin tertinggi agama. 3 abad setelah Yesus diperkirakan  disalib!

        Sarwani <Ateh.Cost-ADM@...> wrote:
         Umat Kristen selalu mengklaim bahwa "Kristen" adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka. 

        Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh siapapun, membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran Yesus! 

        1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada
        misi dan tugas yang diembannya. 

        2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk sembahyang (kebaktian) di "gereja". 

        3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta Semesta Alam". 

        4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk menyembah dia. 

        5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah
        kanonisasi Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini. 

        6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata
        "Christos" yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan istilah bahasanya? 

        7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke negeri lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin Tuhan hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada waktu itu cuma ada di negeri Israel? 

        8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui
        propaganda Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus.

        9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat (sesuai ajaran Paulus). 

        10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus).


        Dari
        pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa "Kristen" bukan saja tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah "Kristen" sendiri baru muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban Yesus (Kisah Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi Perjanjian Baru.  




        Wassalaam.


         


        Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

      • mursalaat
        Sedikit koreksi: Kristen memang bukan ajaran Yesus dan Umat Kristiani tidak pernah mengklaim bahwa Kristen adalah ajaran Yesus. Anjuran saya kepada mereka
        Message 3 of 7 , Feb 12, 2006
        • 0 Attachment
          Sedikit koreksi:

          Kristen memang bukan ajaran Yesus dan Umat Kristiani tidak pernah
          mengklaim bahwa "Kristen" adalah ajaran Yesus.

          Anjuran saya kepada mereka yang ingin menulis tentang Kristen
          sebaiknya memahami terlebih dahulu dengan benar apa itu "Kristen"
          dan apa itu "kekristenan" sehingga tidak terjadi kesalah kaprahan
          dalam berkomentar hanya sekedara akibat salah mengerti.
          Setelah mengerti (tanpa harus setuju/sepaham) silahkan sampaikan
          komentar dan apapun yang terkandung dalam benak dan hati anda.
          Apabila ada hal yang tidak dimengerti silahkan ditanyakan, maka
          banyak rekan yang dapat memberikan penjelasan.
          Mohon agar tetap menjaga sopan santun dalam bertutur kata karena
          kami pantau bahwa mereka yang tidak sopan biasanya akhirnya
          menghilang juga dari milis ini, sayangkan? padahal mereka ingin
          belajar tahu kebenaran.

          Tambahan: Belajar untuk mengetahui kebenaran iman orang lain adalah
          baik dan itu tidak berarti bahwa kita harus ikut meniliki iman yang
          sama, bukan?

          Mengenal kebenaran iman orang lain juga tidak perlu berarti bahwa
          bila menurut kita itu iman yang salah lalu kita berantas. Mari kita
          belajar saling menghargai, karena tidak ada manusia yang sempurna
          lahir bathin. Pilihan seseorang sudah pasti berdasarkan kemampuan
          maksimal orang tersebut untuk mengerti, menerima, mengahayati dan
          mengimani. Mari kita bangun Indonesia yang kuat melalui keberagaman
          dan jangan mau diadu domba oleh berbagai macam angin pengajaran.
          Ingat, kolonialisme berjaya selama kita bisa diadudomba dengan cara
          apapun.

          Mari bertukar pikiran dan pengetahaun sembil pada saat yang sama
          menghargai satu sama lain. Indonesia yang kuat menjamin tidaka da
          kekuatan aapapun yang bisa obok2 negeri ini.

          --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Joko sembung <sedaqah2006@...>
          wrote:
          >
          > "Umat Kristen selalu mengklaim bahwa "Kristen" adalah ajaran
          Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali
          selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka."
          >
          > Tanggapan: Tentu saja, kata- kristen tidak diberikan oleh Yesus.
          Kata ini terbentuk dari kata Christ dan ankhiran an. Jadi itu sebuah
          kata sifat yang yang artinya memeliki sifat-sifat Crist. Jika di
          tanya siapa yangmempunyai sifat-sifat Christ, jawabannya adalah
          orang-orang mendengarkan dan melaksanakan ajaran Christ. Sama
          seperti kalau seseorang menjadi murid dari seorang guru yang
          terkenal dan mewarisi ilmunya guru itu lalu muncul istilah Jungian,
          Aristotelian, Rawlsian dsb. Jadi kata Kristen berarti orang-orang
          yang mempelajari ilmunya Kristus.
          >
          >
          > "Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh
          siapapun, membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran
          Yesus! "
          >
          > Tanggapan: tentu saja ada bebarapa hal yang bisa ditanggapi.
          > Memang benar istilah kristen berasal dari para murid pasca
          Yesus. Ini tidak sulit untuk dimengerti. Sebutan Kristen berasal
          dari masa sesudah peristiwa paskah, yang aslinya berasal dari
          Christianos, bahaya yunani. Kata ini menunjuk pada kelompok gerakan
          religius yang baru yang menekuni ajaran-ajaran satu figur menomenal
          yang digelari Kristus, yakni Yesus orang nasareth, bangsa Yahudi.
          >
          > "1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen"
          pada misi dan tugas yang diembannya."
          > Tanggapan: Saya kira ini tidak perlu ditanggapi.
          >
          > "2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk
          sembahyang (kebaktian) di "gereja"."
          > Tanggapan: Tentu saja Yesus tidak pernah mengajarkan hal ini.
          AjaranNya dalam hal ini ialah soal: hendaknya para muridNya berjaga-
          jaga dengan cara berdoa agar tidak jatuh dalam godaan untuk berbuat
          dosa. Lain dari pada itu, kata "gereja", kata yang berasal dari kata
          latin ecclessia - kemudian dalam bahasa Spanyol menjadi iglesia dan
          dalam bahasa portugis igreja lalu menjadi kata Indonesia Gereja,
          aslinya berarti kelompok orang-orang yang dipanggil untuk berada di
          sekitar figur sang Guru bernama Yesus untuk mendengarkan ajranNya,
          mengerti makna ajaranNya. Tentu saja ini menjadi sebuah
          perbendaharaan kata yang teologis. Ada sangat banyak referensi
          tentang penjelasan dari kata ini. Jadi kalau berminat, bisa didalami
          dalam ecclesiology
          >
          > "3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan
          Pencipta Semesta Alam"."
          > Tanggapan: Istilah ini adalah istilah hasil refleksi. Digunakan
          dalam penggunaan liturgi Katolik. Kok bisa muncul istilah ini....
          sekali lagi, ini adalah refleksi Gereja dalam upayanya untuk
          merenungkan siapa Yesus bagi dalam pandanganGereja Katolik. Saya
          tidak tahu apakah orang-orang kristen yang lain memakai istilah ini.
          Renungan mendalam tentang hal ini diberikan dalam Injil Yohanes,
          surat-suratnya Paulus, surat kepada orang Ibrani.
          >
          > "4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel)
          untuk menyembah dia."
          > Tanggapan: Itulah keistimewaan Gurunya orang Kristen: tidak
          pernah memegahkan diri. Soal menyembah dia atau tidak adalah
          keputusan stiap pribadi yang mengalami Dia. Jadi kalau tidak
          mengenali Dia, tentu tidak akan mengalami Dia. Bagaimana bisa
          mengenali Dia kalau tidak mempunyai kesempatan merefleksikan
          tentang Dia. Hanya orang yang bisa mengalami dia sebagi seorang
          pribadi konkret, orang akan tahu dari mana dia berasal. Dia adalah
          pribadi yang tidak ingin dipuja-puja. Dia adalah pribadi yang ingin
          supaya perkatanNya didengarkan, lalu ditimbang-timbang, lalu
          dilaksanakan.
          >
          > "5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi
          Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka
          bumi ini."
          > Tanggapan: Istilah agama ini memang agak repot. Penulisan
          perjanjian baru selesai pada sekitar tahun 97. Kanonisasi yang
          definitive baru pada abad ke 4, tepatnya setelah diterjemahkan ke
          dalam bahasa latin oleh Hieronimus. Penetapan secara formal terjadi
          dengan konsili. Kristianisme tentu saja muncul semenjak para murid
          Yesus dan para pengikut Yeus menorganisir diri menjadi kelompok baru
          dalam masyarakat Yahudi. Ini tidak perlu menunggu sampai selesainya
          kanonisasi.
          >
          > "6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang
          merupakan terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang
          diurapi" atau "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang
          Israel yang berbahasa Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus
          mengajarkan "Kristen" yang notabene bukan istilah bahasanya?"
          > Tanggapan: saya kira penjelasan saya yang diwal-awal cukup
          berguna.
          >
          > "7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke
          negeri lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana
          mungkin Tuhan hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya
          manusia pada waktu itu cuma ada di negeri Israel?"
          >
          > Tanggapan: Nah ini baru sangat berbobot. Pertanyaan ini didalami
          dalam Christology. Secara falsafati dapat ditanggapi:
          > - apapun yang fisik akan terbatasi oleh ruang dan waktu. sebuah
          kehadiran yang real, adalah sebuah kehadiran yang melibatkan
          kehadiran fisik. Kalau Allah menjelma dalam wujud manusia Dia juga
          akan memakai hukum fisik tersebut.
          > - apakah artinya 33 tahun dalam pandangan mata Allah. Kalau
          dalam Kitab suci ada disebutkan "dalam pandanganMu seribu tahun
          hanyalah satu giliran ronda malam" berarti ada relativitas dalam
          waktuNya Allah. 33 tahun itu ada dalam hitungan detik saja.
          > - Tentu saja manusia waktu itu tidak hanya di Israel saja. Ada
          di mana-mana. Indonesia saja sudah dihuni banyak orang jauh sebelum
          tahun 0. Banyak kesulitan untuk mengerti keallahan Yesus kalau orang
          terpancang pada kemanusiaannya. Tetapi kalau orang semakin mengenal
          kemanusiaannya dengan baik, toh akan mengerti bahwa Dia sungguh
          Allah. Debat dalam topik ini sangat panjang. Banyak buku tentangnya
          juga. Secara singkat. Ia memang historis, dan kehadiranNya mempunyai
          protology.
          >
          > "8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda
          Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal,
          tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah
          berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus."
          > Tanggapan: saya baru mengenal istilah propaganda Tarsus justru
          saat baca email ini. Paling tidak ada dua kali Paulus menceritakan
          perjumpaannya dengan Yesus. Tentu dia orang jujur karena ia
          mengatakan bahwa dialah satu-satunya orang yang diangkat menjadi
          rasul (apostolos) yang tidak pernah berjumpa Yesus secara fisik
          sebagaimana rasul-rasul yang lain. Satu hal yang dikatakannya ialah
          bahwa dalam perjalanannya ke Tarsus untuk menganiaya orang-orang
          kristen, tiba-tiba di tengan jalan muncul sinar terang yang sangat
          menyilaukan dia. Dia terjadtuh dan kemudian terdengar olehnya suara:
          Saulus, saulus, mengapa engkau menganiaya aku. Dan ketika saulus
          bertanya, Siapakah engkau: suara itu menjawab: Aku adlah yesus orang
          Nasareth yang kamu aniaya. Setelah bertobat, nama saulus menjadi
          paulus. Apa yang bisa disimpulkan dari sisni adalah: Yesus
          sendiri "nyrandu" di dalam diri murid-muridNya.
          >
          > "9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat
          (sesuai ajaran Paulus)."
          > Tanggapan: Paulus juga tidak mengajarkan bahwa orang harus sunat
          atau tidak harus sunat. Kalau ingin membaca debatnya, silahkan lihat
          di Kisah para Rasul 15. Yesus juga tidak membahas tentang sunat.
          Tekanan paulus ialah agar janganlah orang itu mempersoalkan sunat
          sebagai identitas religiusitas. Itu tidak penting. sunat hati adalah
          identitas religiusitas.
          >
          > "10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen
          meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus)."
          > Tanggapan: walah, ini juga baru tahu. Dalam kitab suci, malah
          gak ada berita tentang Paulus yang dipacaki pakain kemantin saat
          meninggal. Paulus itu mati dipancung di Roma sebagai martir Soal
          pakaian yang dipakai untuk orang yang meninggal.... itu adalah adat
          kepantasan. Perlu dingiat, karena itu adat kepantasan, maka lain
          masyarakat, lain adat. Tidak perlu kok orang kristen niru-niru pakai
          pakaian mkematiannya orang Yahudi. Itu bukan tanda bahwa orang benar-
          benar menjadi muridnya Yesus.
          >
          > "Dari pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa "Kristen" bukan
          saja tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah "Kristen"
          sendiri baru muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban
          Yesus (Kisah Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi
          Perjanjian Baru."
          > Tanggapan: Kesimpulan: Jadi, research Anda cukup baik, tidak
          mengandung masalah iman. Moga-moga tanggapan saya berguna
          > Sedaqah
          >
          >
          > Sarwani <Ateh.Cost-ADM@...> menulis:
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          > Wassalaam.
          >
          >
          >
          >
          >
          > ---------------------------------
          > YAHOO! GROUPS LINKS
          >
          >
          > Visit your group "islam-kristen" on the web.
          >
          > To unsubscribe from this group, send an email to:
          > islam-kristen-unsubscribe@yahoogroups.com
          >
          > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
          Service.
          >
          >
          > ---------------------------------
          >
          >
          >
          >
          > __________________________________________________
          > Apakah Anda Yahoo!?
          > Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik
          terhadap spam
          > http://id.mail.yahoo.com
          >
        • mursalaat
          Sedikit Koreksi: Kata Christ (Inggris) = Kristus = Mesias = Mesiah = Al Masih = Yang diurapi artinya Yang penuh dengan keillahian Sepanjang sejarah alam
          Message 4 of 7 , Feb 13, 2006
          • 0 Attachment
            Sedikit Koreksi:

            Kata Christ (Inggris) = Kristus = Mesias = Mesiah = Al Masih = Yang
            diurapi artinya "Yang penuh dengan keillahian"

            Sepanjang sejarah alam semesta tidak ada seorangpun yang resmi diakui
            sebagai Almasih, Kristus selain Yesus.

            Pertama kali di akui oleh Petrus, murid Isa Almasih semasa hidup beliau.

            kristen pertamakali dijulukkan kepada murid-murid Isa Alamasih di Suriah
            (kita Antiokia) pada tahun 37 sebagai ejekan, pelecehan oleh kaum kafir.

            Yesus memang tidak membawa atau mendirikan agama melainkan menegakan
            serta memulihakn hubungan pribadi setiap individu dengan sang Khalik
            Allah SWT yang maha Esa.

            KeillahianNya serta karya penyelematan itulah yang menyebakan baliau
            layak bergelar "Tuhan" (Adonai=Kurios) dan bukan "TUHAN"=YHWH.

            Agama Kristen hanya ada di Indonesia

            kekristenan bukan agama melainkan hubungan pribadi setiap individu
            dengan Allah YME sesuai dengan pengakuan iman kristen dalam bahasa Arab:
            La Illaha Ilalah! jauh sebelum Islam.




            --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Hanamichi Sakuragi
            <thejusuph_isindahouse@...> wrote:
            >
            > tanpa maksud menjelekkan, istilah Kristen, Christ itu baru ada setelah
            diangkatnya Paulus sebagai pemimpin tertinggi agama. 3 abad setelah
            Yesus diperkirakan disalib!
            >
            > Sarwani Ateh.Cost-ADM@... wrote: Umat Kristen selalu mengklaim bahwa
            "Kristen" adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki
            dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka.
            >
            > Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh siapapun,
            membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran Yesus!
            >
            > 1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen" pada
            misi dan tugas yang diembannya.
            >
            > 2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk
            sembahyang (kebaktian) di "gereja".
            >
            > 3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta
            Semesta Alam".
            >
            > 4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk
            menyembah dia.
            >
            > 5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian
            Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini.
            >
            > 6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang merupakan
            terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi" atau
            "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa
            Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang
            notabene bukan istilah bahasanya?
            >
            > 7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke negeri
            lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin Tuhan
            hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada waktu
            itu cuma ada di negeri Israel?
            >
            > 8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus
            Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah
            melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan
            manusia yang bernama Paulus dari Tarsus.
            >
            > 9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat (sesuai
            ajaran Paulus).
            >
            > 10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen
            meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus).
            >
            >
            > Dari pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa "Kristen" bukan saja
            tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah "Kristen" sendiri baru
            muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban Yesus (Kisah
            Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi Perjanjian Baru.
            >
            >
            >
            >
            > Wassalaam.
            >
            >
            >
            >
            >
            > ---------------------------------
            > YAHOO! GROUPS LINKS
            >
            >
            > Visit your group "islam-kristen" on the web.
            >
            > To unsubscribe from this group, send an email to:
            > islam-kristen-unsubscribe@yahoogroups.com
            >
            > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
            >
            >
            > ---------------------------------
            >
            >
            >
            >
            >
            > ---------------------------------
            > Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.
            >
          • Joko sembung
            Untuk Hanamichi. Sepanjang saya mempelajari berbagai buku sumber dan sejarah gereja, tidak pernah ada yang namanya Paulus (perlu klarifikasi: yang dimaksudkan
            Message 5 of 7 , Feb 13, 2006
            • 0 Attachment
              Untuk Hanamichi.
              Sepanjang saya mempelajari berbagai buku sumber dan sejarah gereja, tidak pernah ada yang namanya Paulus (perlu klarifikasi: yang dimaksudkan itu Paulus yang semula bernama Saulus dan bertobat menjadi kristen atau Paulus paus-paus?) menjadi pemimpin tertinggi agama. Apalagi 3 abad setelah Yesus diperkirakan disalib, ttidak ada nama Paulus sebagi pemimpin tertinggi. Untuk mengecek: Anda bisa baca buku Sejarah Gereja Katolik, tulisannya Adolf Heuken, dalam bahasa Indonesia.
              Lagi pula, kata Christ justru sudah ada di bagian Kisah para Rasul, sumber tertua kristianitas yang dimiliki Gereja. Nah kisah para rasul atau buku pertama daalam Perjanjian baru yang diletakkan setelah bagian Injil, itu selesai ditulis sekitar tahun 60-70. Tulisan yang termuda justru Injil Yohanes, selesai sekitar tahun 96. Jadi, statement Hanamichi tidak cukup memeberikan keterangan.

              Hanamichi Sakuragi <thejusuph_isindahouse@...> menulis:
              tanpa maksud menjelekkan, istilah Kristen, Christ itu baru ada setelah diangkatnya Paulus sebagai pemimpin tertinggi agama. 3 abad setelah Yesus diperkirakan  disalib!

              Sarwani <Ateh.Cost-ADM@...> wrote:
               

              __________________________________________________
              Apakah Anda Yahoo!?
              Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
              http://id.mail.yahoo.com

            • matrixman_id88
              Kiranya masing-masing individu dan pihak dapat mengontrol diri supaya tidak melontarkan suatu pendapat yang bersifat provokatif dan didasari semangat
              Message 6 of 7 , Feb 15, 2006
              • 0 Attachment
                Kiranya masing-masing individu dan pihak dapat mengontrol diri
                supaya tidak melontarkan suatu pendapat yang bersifat provokatif dan
                didasari semangat menjatuhkan atau menjelekkan.

                Juga supaya tidak melontarkan jawaban atau menggulirkan topik yang
                tidak dikuasai, sehingga tidak menyebabkan timbulnya suatu
                kekonyolan dan dusta atas fakta sejarah seperti yang dilakukan oleh
                Saudara Hanamichi Sakuragi [entah sengaja atau tidak sengaja - hanya
                dia dan Tuhan yang tahu].

                Sedangkan untuk Sdr Sarwani Ateh, seyogyanya lebih mencermati,
                supaya tidak dengan berbekal pengetahuan yang tidak mendalam atas
                suatu keyakinan yang berbeda dan dengan semangat permusuhan
                menggulirkan suatu topik.

                - Pada dasarnya Yesus Kristus tidak pernah mendirikan suatu agama,
                karena sama sekali tidak perlu. Dia menyampaikan dan menggenapi
                apa yang menjadi kehendak Yang Mahakuasa.

                - "Messiah" atau "Mesias" atau "Kristus" atau "Christos" atau "Al
                Masih" atau "Ha Massiach" adalah suatu gelar, dan dalam gelar itu
                ada kewajiban yang diembanNya - sehingga tidak ada korelasinya
                bagi Yesus Kristus untuk memasukkan "Kristen" dalam
                pengajaranNya.

                - Apa yang terjadi sekarang, adalah sama dengan "agama
                Yahudi", "agama Hindu", "agama Buddha", dan beberapa yang
                diistilahkan sebagai "agama", tidak ada yang mendirikannya,
                istilah itu dipakai untuk mengidentifikasi suatu kelompok dan
                orang-orang yang mengikuti kepercayaan di dalamnya.

                - Jadi tidak ada salahnya jika kelompok yang meyakini ajaran dan
                teladan yang disampaikan oleh Yesus Kristus, diidentifikasi
                dengan istilah "Kristen", yang dapat diartikan sebagai "pengikut
                Kristus" - atau oleh beberapa pihak diidentifikasi sebagai
                umat "Nasrani" bersumber atas sebutan yang diberikan kepada Yesus
                Kristus yaitu orang "Nazareth", yang kemudian diadopsi oleh umat
                Muslim sebagai sebutan orang-orang yang mengikuti ajaran Yesus
                Kristus, yang disebut sebagai Isa Al Masih.
                Memang istilah "Kristen" awalnya diberikan kepada kelompok yang
                mengikuti pengajaran Yesus Kristus oleh kalangan yang tidak
                menyukai para pengikut Kristus, sebagai ejekan karena mereka
                tidak mempercayai "Kristus" atau "Messiah" yang mereka anggap
                konyol dan menggelikan, sehingga gelar yang agung itu bagi
                mereka adalah "gelar yang menggelikan", sehingga
                istilah "Kristen" pada awalnya diberikan sebagai ejekan.
                Namun istilah itu seperti bermata dua, karena bagi orang yang
                tidak mempercayai adanya "Kristus" atau "Mesias", berarti
                kekonyolan, namun bagi yang mempercayai Kristus, istilah itu
                tidak ada masalahnya sama sekali, walaupun diberikan oleh bangsa
                dan dalam bahasa selain bahasa Ibrani.
                Umat Muslim sendiri oleh beberapa kalangan disebut "Mohammedan"
                yang maksudnya diartikan "pengikut Muhammad"

                - Yesus disunat, memang benar dinyatakan demikian dalam kitab suci.
                Sunat merupakan tanda perjanjian Tuhan yang diberikan kepada
                Araham [Ibrahim]dan keturunannya [Kej 17 : 9-14] - itulah yang
                membuat umat Yahudi menjadi semacam kaum eksklusif untuk hal
                ajaran kepercayaan mereka dan tidak aktif menyiarkan ajaran
                agamanya ke bangsa-bangsa lain.

                - Yesus Kristus memang hanya menyampaikan ajaranNya kepada umat
                Israel, hal ini bukan berarti manusia hanya ada di negeri Israel
                saja. Pernyataan yang sangat konyol, yang sama saja dengan
                mempertanyakan mengapa Tuhan hanya bersabda melalui nabi-nabi
                yang sebagian besar adalah dari kalangan bangsa Israel,
                yang juga semasa hidup mereka tidak pernah mondar-mandir ke
                negeri-negeri yang asing bagi mereka, untuk mewartakan kehendak
                dan firman/sabda yang diterima dari Tuhan. Pengutusan kepada
                para muridNya untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia, merupakan
                bukti bahwa Tuhan tidak melupakan bangsa lain? Hal ini terbukti
                efektif, bayangkan jika Yesus Kristus harus mondar-mandir ke
                seluruh bagian dunia, mewartakan Injil Kerajaan Allah kepada
                setiap kaum dan bangsa, berapa lama Dia harus melakukannya, dan
                mengulang setiap pengajaran yang telah diberikan kepada suatu
                bangsa kepada bangsa yang berikutnya. Tuhan tahu apa yang
                terbaik, adakah orang yang lebih pintar dari Tuhan sehingga
                mempertanyakan atau mencela rancanganNya?

                Poin-poin yang yang disampaikan oleh Sdr Sarwani Ateh dan pembuktian
                yang dilakukannya hanya berdasar pada pemikiran yang sempit, yang
                muncul dari pengetahuan yang pas-pasan atas ajaran yang hendak
                diserangnya, sehingga banyak terjadi salah persepsi, yang jika
                dijelaskan dalam milis ini tidak akan mencukupi karena merupakan
                bahasan agama yang tidak akan dapat dikuasai sepenuhnya oleh orang
                yang ber IQ sangat tinggi sekalipun, karena Tuhan melampaui akal,
                logika dan pengetahuan manusia - dan manusia sudah terbukti beberapa
                kali menjadi korban dari akal dan logika mereka. -[Namun semangat
                permusuhan dan gaya bahasa yang ditunjukkannya, terus terang patut
                diacungi jempol]-

                Sangat ironis jika banyak kalangan berlomba mempopulerkan ajaran
                agama yang mereka yakini sebagai agama yang "masuk akal" - Tuhan,
                karyaNya dan firman/sabdaNya tidak akan "masuk akal" karena jauh
                lebih besar dari akal. Untuk menutupi kekurangan "akal" yang tentu
                saja tidak mampu menampung karya dan firman Tuhan, kalangan ini
                istilah yang diberikan untuk hal-hal yang di "luar akal"
                adalah "ajaib", "mujizat", "Illahi" dsb, dan mengusahakan untuk
                memberikan penjelasan "yang selogis-logisnya" atas hal itu

                Saran saya, jangan bermain kata dan logika manusiawi dengan hal-hal
                yang Illahi, karena jika salah menyampaikan, sehingga meyesatkan dan
                membuat dusta walau tidak sengaja, dosa yang harus ditanggung tidak
                terbayangkan.







                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Joko sembung <sedaqah2006@...>
                wrote:
                >
                > Untuk Hanamichi.
                > Sepanjang saya mempelajari berbagai buku sumber dan sejarah
                gereja, tidak pernah ada yang namanya Paulus (perlu klarifikasi:
                yang dimaksudkan itu Paulus yang semula bernama Saulus dan bertobat
                menjadi kristen atau Paulus paus-paus?) menjadi pemimpin tertinggi
                agama. Apalagi 3 abad setelah Yesus diperkirakan disalib, ttidak ada
                nama Paulus sebagi pemimpin tertinggi. Untuk mengecek: Anda bisa
                baca buku Sejarah Gereja Katolik, tulisannya Adolf Heuken, dalam
                bahasa Indonesia.
                > Lagi pula, kata Christ justru sudah ada di bagian Kisah para
                Rasul, sumber tertua kristianitas yang dimiliki Gereja. Nah kisah
                para rasul atau buku pertama daalam Perjanjian baru yang diletakkan
                setelah bagian Injil, itu selesai ditulis sekitar tahun 60-70.
                Tulisan yang termuda justru Injil Yohanes, selesai sekitar tahun 96.
                Jadi, statement Hanamichi tidak cukup memeberikan keterangan.


                --- In islam-kristen@yahoogroups.com, "mursalaat" <mursalaat@...>
                wrote:
                >
                >
                > Sedikit Koreksi:
                >
                > Kata Christ (Inggris) = Kristus = Mesias = Mesiah = Al Masih = Yang
                > diurapi artinya "Yang penuh dengan keillahian"
                >
                > Sepanjang sejarah alam semesta tidak ada seorangpun yang resmi
                diakui
                > sebagai Almasih, Kristus selain Yesus.
                >
                > Pertama kali di akui oleh Petrus, murid Isa Almasih semasa hidup
                beliau.
                >
                > kristen pertamakali dijulukkan kepada murid-murid Isa Alamasih di
                Suriah
                > (kita Antiokia) pada tahun 37 sebagai ejekan, pelecehan oleh kaum
                kafir.
                >
                > Yesus memang tidak membawa atau mendirikan agama melainkan
                menegakan
                > serta memulihakn hubungan pribadi setiap individu dengan sang
                Khalik
                > Allah SWT yang maha Esa.
                >
                > KeillahianNya serta karya penyelematan itulah yang menyebakan
                baliau
                > layak bergelar "Tuhan" (Adonai=Kurios) dan bukan "TUHAN"=YHWH.
                >
                > Agama Kristen hanya ada di Indonesia
                >
                > kekristenan bukan agama melainkan hubungan pribadi setiap individu
                > dengan Allah YME sesuai dengan pengakuan iman kristen dalam bahasa
                Arab:
                > La Illaha Ilalah! jauh sebelum Islam.
                >
                >
                >
                >
                > --- In islam-kristen@yahoogroups.com, Hanamichi Sakuragi
                > <thejusuph_isindahouse@> wrote:
                > >
                > > tanpa maksud menjelekkan, istilah Kristen, Christ itu baru ada
                setelah
                > diangkatnya Paulus sebagai pemimpin tertinggi agama. 3 abad setelah
                > Yesus diperkirakan disalib!
                > >
                > > Sarwani Ateh.Cost-ADM@ wrote: Umat Kristen selalu mengklaim bahwa
                > "Kristen" adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak
                memiliki
                > dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka.
                > >
                > > Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh
                siapapun,
                > membuktikan bahwa "Kristen" sama sekali bukan ajaran Yesus!
                > >
                > > 1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama "Kristen"
                pada
                > misi dan tugas yang diembannya.
                > >
                > > 2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk
                > sembahyang (kebaktian) di "gereja".
                > >
                > > 3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai "Tuhan Pencipta
                > Semesta Alam".
                > >
                > > 4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk
                > menyembah dia.
                > >
                > > 5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi
                Perjanjian
                > Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini.
                > >
                > > 6. "Kristen" adalah istilah Yunani dari kata "Christos" yang
                merupakan
                > terjemahan dari kata Ibrani "Mesiah" yang berarti "yang diurapi"
                atau
                > "yang ditahbiskan". Sementara Yesus adalah seorang Israel yang
                berbahasa
                > Ibrani. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan "Kristen" yang
                > notabene bukan istilah bahasanya?
                > >
                > > 7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke
                negeri
                > lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin
                Tuhan
                > hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada
                waktu
                > itu cuma ada di negeri Israel?
                > >
                > > 8. "Kristen" menemukan identitas dirinya melalui propaganda
                Paulus
                > Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak
                pernah
                > melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan
                > manusia yang bernama Paulus dari Tarsus.
                > >
                > > 9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat
                (sesuai
                > ajaran Paulus).
                > >
                > > 10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen
                > meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus).
                > >
                > >
                > > Dari pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa "Kristen" bukan
                saja
                > tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah "Kristen"
                sendiri baru
                > muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban Yesus
                (Kisah
                > Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi Perjanjian
                Baru.
                > >
                > >
                > >
                > >
                > > Wassalaam.
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > > ---------------------------------
                > > YAHOO! GROUPS LINKS
                > >
                > >
                > > Visit your group "islam-kristen" on the web.
                > >
                > > To unsubscribe from this group, send an email to:
                > > islam-kristen-unsubscribe@yahoogroups.com
                > >
                > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
                Service.
                > >
                > >
                > > ---------------------------------
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                > > ---------------------------------
                > > Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.
                > >
                >
              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.