Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

PUSPA IPTEK Bandung Akan Berdiri

Expand Messages
  • Ristek Online
    PUSPA IPTEK Bandung Akan Berdiri di Kota Baru Parahyangan Warga Bandung tak lama lagi akan memiliki Gedung PUSPA IPTEK (Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan
    Message 1 of 1 , Mar 30, 2001
      PUSPA IPTEK Bandung Akan Berdiri di Kota Baru Parahyangan

      Warga Bandung tak lama lagi akan memiliki Gedung PUSPA IPTEK (Pusat Peragaan
      Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) yang selama ini hanya ada di Taman Mini
      Indonesia Indah, Jakarta. Gedung yang luasnya 7.850 m2 ini akan berdiri di
      kawasan pintu gerbang Kota Baru Parahyangan, Padalarang Bandung. Menteri
      Negara Riset dan Teknologi, DR. Mohammad AS Hikam, MA menyatakan:
      "Keberadaan Puspa Iptek Bandung akan menjadi pilot project untuk pembangunan
      gedung serupa di kota-kota daerah lain." Menurut Hikam, pembangunan Puspa
      Iptek di daerah amat penting untuk menumbuhkan dan mengembangkan konsep
      serta fenomena ilmu pengetahuan dan teknologi secara efektif dan terarah.
      "Semua orang, tidak hanya pelajar atau mahasiswa, bisa belajar secara
      praktek tidak hanya dari buku," katanya. Di tambahkannya pula upaya ini
      merupakan salah satu cara untuk melakukan pembudayaan iptek kepada
      masyarakat dalam rangka pembentukan masyarakat berbasis IPTEK, yaitu
      menjadikan IPTEK sebagai salah satu pertimbangan dalam pola pikir, pola
      sikap dan pola bertindak, sehingga masyarakat dapat mengambil manfaat baik
      secara langsung maupun tidak langsung untuk kenyamanan dan kesejahteraan
      dirinya.

      Gedung Puspa Iptek Bandung menurut rencana akan diisi oleh 20 alat peraga
      Iptek yang dibuat dalam negeri sesuai dengan MOU antara KMNRT dengan Bumi
      Parahyangan pada tanggal 18 Agustus 2000. Kegiatan pembangunan Puspa Iptek
      Daerah di koordinasikan oleh Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan
      Pemasyarakatan Iptek. Gedung ini juga dilengkapi dengan sebuah jam matahari
      (sundial) terbesar di dunia untuk kategori jam matahari horizontal dan vertikal.

      Saat ini Gedung Puspa Iptek di salah satu bagian Taman Mini Indonesia Indah
      menjadi salah satu tujuan studi wisata favorit baik bagi pelajar maupun
      masyarakat umum. Mereka datang tidak hanya dari Jakarta saja, tapi juga dari
      berbagai daerah.

      Kota Berwawasan Pendidikan

      Kota Baru Parahyangan sendiri adalah sebuah kota mandiri pertama di Bandung
      yang dikerjakan oleh PT. Belaputera Intiland (salah satu anak perusahaan
      Lyman Group). Saat kota ini dalam proses pembangunan tahap awal. Pembangunan
      Gedung Puspa Iptek di Kota Baru Parahyangan sesuai dengan moto ' Kota
      Berwawasan Pendidikan' yang digunakan kota ini.

      Selain itu, Padalarang juga merupakan satu mata rantai dari rencana
      pengembangan koridor Bandung High Tech Valley (BHTV). Koridor ini menurut
      rencana akan berawal di Cilegon, kemudian Jakarta, Cikarang, Purwakarta,
      Padalarang dan bermuara di Bandung (Koridor Cipularang).

      Di sepanjang koridor Cipularang ini diharapkan muncul industri-industri
      elektronik baik besar, menengah maupun kecil. Pada gilirannya industri ini
      diharapkan menyumbangkan devisa non-migas untuk Indonesia.

      Kota ini juga membangun sebuah kawasan yang dinamakan BALEPARE (Rumah Padi).
      Kawasan ini merupakan realisasi dari konsep Cyber Valley di Kota Baru
      Parahyangan. Di dalamnya akan dibangun area perkantoran berteknologi tinggi
      yang dilengkapi juga dengan hotel dan pusat-pusat belanja.

      "Secara umum pembangunan tahap awal Kota Baru Parahyangan ini banyak
      melibatkan unsur ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Direktur Utama PT.
      Belaputera Intiland, Sanusi Tanawi. (kmnrt)
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.