Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

zakat pertambangan di Indonesia (?)

Expand Messages
  • Hanif
    salam, Ustadz Al Kattani (http://www.facebook.com/alkattani) mengungkapkan keganduhannya mengenai zakat pertambangan di Indonesia yg tidak terurusi dan malah
    Message 1 of 1 , Aug 31, 2011
    • 0 Attachment
      salam,

      Ustadz Al Kattani (http://www.facebook.com/alkattani) mengungkapkan keganduhannya mengenai zakat pertambangan di Indonesia yg tidak terurusi dan malah ummat sibuk mengenai kontroversi hisab-rukyat yg nggak jelas jeluntrungnya

      ===
      Setiap menjelang bulan Ramadhan dan bulan Syawal umat Islam di Indonesia sibuk dengan polemik penentuan awal bulan. Dari ulama, menteri, bapak2 dan ibu2 hingga anak2, sibuk dengan polemik ini. Tapi sayangnya tidak ada yang meributkan kemana larinya zakat barang-barang tambang yang dieksploitasi dari bumi Indonesia?

      Dalam aturan Syariat Islam, barang tambang seperti minyak, gas, emas, perak, bijih besi, batu bara, uranium, mangan, dan lainnya dikenakan pungutan zakat 20% atau khumus atau 1/5. Uang itu ditujukan untuk 8 kelompok penerima zakat. Diantaranya faqir dan miskin, masing-masing 1/8. Berarti kalangan faqir dan miskin mempunyai hak mendapatkan 5% dari seluruh barang tambang yang diekploitasi dari bumi Indonesia. 
      Bayangnya jika hasil barang tambang Indonesia Rp. 1000 trilyun pertahun, berarti hak faqir miskin yang harus diberikan tunai ke mereka setiap tahunnya adalah 50 trilyun. 
      Tapi kemana hak mereka itu menguap? Siapa yang bertanggungjawab atas penyia-nyiaan ini?

      ===

      Dlm fiqh zakat-nya Shk. Yusuf Qardhawy

      Beliau mengungkapkan khilafiyah di kalangan ulama'. Dan memang benar bahwa yg berpendapat 20% adalah madzhab hanafi dan inilah yg dipandang Shk. Qardhawy sbg pendapat yg paling rajih/kuat apalagi jika kita melihat realita saat ini

      di hal. 227
       Summing up, it appears that the only strong argument for the rate of twenty percent on minerals is that minerals are  rikaz and  rikaz is charged one-fifth. This is the view selected by the great scholar Abu 'Ubaid, who also reports from 'Ali bin Abi Talib a statement in its support.

      diskusi zakat mineral berada di halaman 222-232

      Utk masalah khilafiyah pada rate zakat mineral berada pada hal. 225-228

      Dan selain madzhab hanafi, ternyata syi'ah juga berpendapat khums (20% zakat) bisa dikenakan pada barang tambang


      In this verse, the word "ghanimtum" has been used which has been translated as "you acquire". As explained above, it means "certain items which a person acquires as wealth." What are these certain items? According to the ahadith of the Imams of Ahlu 'l-bayt, the items which are eligible for khums are seven:
      1. the profit or the surplus of the income.
      2. the legitimate wealth which is mixed with some illegitimate wealth.
      3. mines and minerals.
      4. the precious stones obtained from sea by diving.
      5. treasures.
      6. the land which a dhimmi kafir buys from a Muslim.
      7. the spoils of war.

      Kira2, adakah asatidz yg bisa memberi pandangan lain atau memperjelas masalah ini?


      Barakallahu fiikum


      hanif
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.