Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kejari Bangkinang Proses Dua Kasus Korupsi

Expand Messages
  • cepot_oey
    Kejari Bangkinang Proses Dua Kasus Korupsi Tersangka Merasa Difitnah Oleh redaksi Riau post, Sabtu, 05-Juni-2004, 00:23:43 1 klik BANGKINANG (RP)- Kejaksaan
    Message 1 of 1 , Jun 6, 2004
    • 0 Attachment
      Kejari Bangkinang Proses Dua Kasus Korupsi
      Tersangka Merasa Difitnah
      Oleh redaksi

      Riau post, Sabtu, 05-Juni-2004, 00:23:43 1 klik
      BANGKINANG (RP)- Kejaksaan Negeri Bangkinang saat ini menangani dua kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Kampar. Kedua kasus tersebut yakni menyangkut proyek pembangunan kebun karet di lima kecamatan yang dikelola Dinas Perkebunan serta kasus pembangunan kelapa sawit di Kamparkiri yang mempergunakan dana bergulir.

      Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkinang Tugas Utoto SH menjawab Riau Pos di ruang kerjanya, Jumat (4/5), mengatakan kasus korupsi pembangunan kebun karet di lima kecamatan di Kabupaten Kampar itu sudah ada tersangkanya, yakni berinisial IG yang bertindak sebagai pimpinan proyek.

      Saat ini penanganan kasusnya sudah masuk ke penyidikan (dik). Sedang untuk kasus pembangunan kelapa sawit di Kecamatan Kamparkiri baru pada tahap penyelidikan (lid), dan belum ada tersangkanya.

      Oleh sebab itu dalam menangani kedua kasus korupsi itu, Kejari Bangkinang sudah bekerja sama dengan BPKP, untuk melakukan audit seberapa kerugian negara yang diakibatkan dari kedua kasus tersebut.

      Tugas mengakui, terhadap kasus IG yang meski sudah cukup lama ditangani oleh tim Kejari (sebelum Tugas Utoto menjadi Kejari Bangkinang), namun belum pernah dilakukan audit. Makanya, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya meminta tenaga dari BPKP untuk mengaudit seberapa kerugian yang diakibatkanoleh tersangka IG. ''Tenaga tim BPKP ini kita harapkan bisa melakukan audit terhadap kedua kasus ini. Target kita selama 20 hari, tim BPKP sudah bisa merampungkan tugasnya,'' sebut Kajari yang dulu juga menangani kasus Mantan Bupati Kepri Huzrin Hood.

      Terkait dengan hal itu, sejak beberapa waktu lalu pihak-pihak terkait sudah diperiksa secara maraton. Setelah semua data terkumpul, nantinya akan dilakukan ekspos di Kejari, seberapa nilai nominal angka kerugian dari kasus tindak korupsi tersebut.

      Sementara itu, tersangka IG yang kemarin terlihat berada di Kejari Bangkinang menjawab Riau Pos secara terpisah menyatakan, justeru bersyukur dengan turunnya tenaga dari BPKP yang melakukan audit seputar kasusnya tersebut. Pasalnya menurut dia, bahwa dirinya merasa tidak bersalah. Oleh sebab itu ia mengatakan akan dirinya akan patuh kepada proses hukum.

      ''Jika nantinya saya bersalah, tentu saya di hukum. Tapi jika tidak terbukti bersalah, tentu saya bebas. Tapi saya yakin, saya memang tidak bersalah. Dan saya merasa bahwa saya difitnah,'' ungkapnya.
      Kemarin IG tidak mau berkomentar banyak.

      Tapi dari raut wajahnya, ia tampak cukup puas setelah Kejari Bangkinang melibatkan tim BPKP untuk melakukan Audit. ''Ya, untuk lebih jelasnya tanya pengacara sayalah, Boy Gunawan SH. Mungkin dia bisa memberikan keterangan yang lebih rinci,'' sarannya. (rie)

      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.