Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Warta Berita - Radio Nederland, 12 Desember 2006

Expand Messages
  • John MacDougall
    WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland
    Message 1 of 1 , Dec 12, 2006
    • 0 Attachment
      WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
      Edisi: Bahasa Indonesia

      Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
      Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

      ---------------------------------------------------------------------

      Edisi ini diterbitkan pada:

      Selasa 12 Desember 2006 15:10 UTC



      ** SEBAGIAN WARGA CILE RAYAKAN TUTUP USIANYA PINOCHET

      ** MENLU AUSTRALIA PROTES PEMIMPIN FIJI

      ** KEBAKARAN HUTAN AUSTRALIA MELUAS

      ** TOPIK ULASAN PERS : ACEH SETELAH PILKADA

      ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : MENTERI EROPA BERSEPAKAT SOAL
      SANKSI TERHADAP TURKI

      ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : MERAGUKAN PEMUSNAHAN YAHUDI DAN
      POLITIK LUAR NEGERI IRAN

      ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : KEMENANGAN IRWANDI JUSUF - MUHAMAD
      NAZAR. KARENA KPA BERSIKAP NETRAL?



      * SEBAGIAN WARGA CILE RAYAKAN TUTUP USIANYA PINOCHET

      Di ibukota Cile, Santiago, kembali ratusan orang turun ke jalan,
      memperingati wafatnya mantan diktator Augusto Pinochet. Unjuk rasa
      kali ini berlangsung damai. Sebelumnya puluhan orang cedera akibat
      demonstrasi yang kelewat batas. Pinochet yang tutup usia Ahad lalu,
      akan diperabukan secara militer hari ini, tanpa upacara pemakaman
      kenegaraan. Diduga ribuan pendukungnya akan menghadiri upacara
      perabuan. Sejak kemarin, ribuan orang juga sudah memenuhi tempat dia
      disemayamkan, di sebuah akademi militer di Santiago.

      Hakim penyelidik Spanyol, Baltasar Garzon yang mengeluarkan perintah
      penahanan internasional atas Pinochet sewaktu dia berada di London
      tahun 1998, meminta seluruh proses peradilan atas Pinochet diteruskan.
      Menurut Garzon hanya dengan cara itu keadilan untuk para korban bisa
      dicapai. Juga Maria Isabel Allende Bussi, putri dari mantan presiden
      Chile yang dibunuh, Salvador Allende, menuntut agar sekitar 400 proses
      peradilan atas Pinochet diteruskan.


      * MENLU AUSTRALIA PROTES PEMIMPIN FIJI

      Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer mengkritik keras orang
      nomor satu Fiji yang baru, Voreque Bainimarama. Downer menyebut
      pimpinan militer tersebut seorang diktator dan mencoba mengintimidasi
      para penentangnya. Sang Menlu dan Bainimarama terlibat perang mulut
      sejak panglima tentara ini mengambilalih kekuasaan dengan melakukan
      kudeta minggu lalu. Downer mengimbau rakyat Fiji untuk secara pasif
      menolak pemerintahan militer ini. Bainimarama yang marah menjawab
      dengan sedikit ancaman, akan menggunakan kekerasan dalam menghadapi
      aksi protes.


      * KEBAKARAN HUTAN AUSTRALIA MELUAS

      Kebakaran hutan terus meluas hingga ke tiga negara bagian Australia.
      Api juga melahap rumah-rumah. Sejauh ini, daerah yang terbakar habis
      sudah mencapai lebih besar dari negara Luxemburg. Api membentuk garis
      memanjang hingga 250 kilometer. Di pulau Tasmania kebakaran terjadi di
      kota Scamander, sekitar 20 rumah di kota itu hangus terbakar. Di
      negara bagian Victoria, sekitar 300.000 hektar hutan dan semak belukar
      terbakar. Beberapa ribu anggota pemadam kebakaran dan tentara berjuang
      memadamkan api. Saat ini suhu yang rendah mempermudah pekerjaan
      tersebut. Tapi para ahli cuaca meramalkan suhu akan naik lagi minggu ini.


      * BOM MOBIL DI IRAK

      50 orang tewas akibat dua bom mobil di pusat ibukota Irak, Baghdad.
      Lebih dari 140 lainnya cedera. Seorang pembom bunuh diri mengendarai
      mobil bermuatan bom menuju sebuah lapangan ramai. Pada saat yang sama
      sebuah bom lain meledak dari mobil yang sedang parkir. Kebanyakan
      korban adalah buruh yang sedang berkumpul menunggu pekerjaan.


      * INGGRIS CEMASKAN PEMBUNUH BERANTAI
      Kepolisian Inggris resah akan munculnya seorang pembunuh berantai yang
      mengincar para pekerja seks komersial (PSK). Dalam sembilan hari
      terakhir, mayat telanjang tiga PSK ditemukan di sekitar kota pelabuhan
      Ipswich di Inggris Timur. Dua perempuan lain, juga pekerja seks,
      dilaporkan hilang. Sejarah Inggris mengenal beberapa pembunuh yang
      mengincar para PSK. Yang paling terkenal adalah pembunuh di abad 19,
      ia dijuluki Jack the Ripper. Dia dituduh bersalah membunuh lima PSK di
      daerah East End di London tahun 1888, tapi tidak pernah ditangkap.
      Yang juga menggemparkan adalah Peter Sutcliffe alias the Yorkshire
      Ripper. Dia membunuh 13 perempuan pada tahun 1975 hingga 1980,
      kebanyakan PSK, di Inggris Utara.


      * MEKSIKO BERANTAS OBAT BIUS

      Meksiko berencana menggunakan kekuatan militer untuk menangani
      perdagangan obat bius di negara tersebut. Presiden Felipe Calderon
      telah mengirim ribuan tentara ke negara bagian Michoacan. Sekitar 500
      orang tewas tahun ini akibat transaksi yang berhubungan dengan obat
      bius. Sebagian besar wilayah barat Meksiko dikuasai sepenuhnya oleh
      gerombolan penyelundup obat bius ke Amerika. Calderon bertekad
      memberantas sepenuhnya peredaran obat bius di Meksiko. Keberhasilannya
      masih diragukan. Presiden sebelumnya, Vicente Fox juga sudah
      mengerahkan tentara melawan kartel obat bius. Ini hanya mempertinggi
      tingkat kekerasan di negara itu.


      * BENARKAN SANKSI UNTUK IRAN SEGERA DIJATUHKAN?

      Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat optimis PBB akan segera
      menjatuhkan sanksi pada Iran. Para penyusun rancangan resolusi yaitu
      Jerman; Inggris dan Prancis; berharap keputusan sudah turun sebelum
      Natal. Mereka telah membacakan rancangan resolusi di hadapan para
      anggota Dewan Keamanan PBB, dan menurut mereka tanggapannya positif.
      Duta Besar Jerman untuk PBB, Thomas Matussek mengatakan pintu
      perundingan dengan Iran sebenarnya masih terbuka. Sanksi ini akan
      diterapkan untuk memaksa Iran menghentikan proses pengayaan uranium.
      Negara-negara barat khawatir Teheran membangun senjata nuklir.


      * ES KUTUB UTARA LENYAP DI 2040
      Para peneliti Amerika dan Kanada mengemukakan, menurut penelitian
      mereka, pemanasan global bisa membuat lapisan es Kutub Utara mencair
      dan lenyap seluruhnya pada musim panas tahun 2040. Menurut mereka,
      dalam 20 tahun ini es di Laut Es Utara mencair dengan sangat cepat.
      Tiga bulan yang lalu, para ahli Badan Antariksa Amerika, NASA
      mengumumkan puncak es di Kutub Utara menyusut secara drastis sejak
      tahun 2004, bahkan mencair pada musim dingin.


      * BERITA BURSA

      Bursa Amsterdam tidak banyak bergolak hari ini. Para investor masih
      menunggu hasil keputusan bunga dari Bank Sentral Amerika. Tidak lama
      setelah pembukaan indeks AEX berada sedikit lebih rendah dari waktu
      penutupan Senin kemarin, yaitu pada 479 poin. Juga indeks bursa di
      Frankfurt, Paris dan London, kebanyakan tidak beranjak banyak. Bursa
      Tokyo ditutup dengan laba. Indeks Nikkei diperkuat kurs penutup Wall
      Street pada 16.637,79. Ini berarti kenaikan sebesar 0,7%.

      1 euro tercatat sama dengan 1,3234 dolar.


      * ACEH SETELAH PILKADA

      Dua tahun setelah tsunami yang menewaskan lebih 200.000 penduduk dan
      satu setengah tahun setelah perjanjian damai ditandatangani di
      Helsinki, Aceh menggelar pemilihan daerah independen pertamanya.
      Pemilihan untuk menentukan gubernur, wakil gubernur dan kepala daerah
      ini berlangsung tertib kemarin dan tanpa intimidasi pemerintah.
      Demikian dilaporkan harian Belanda de Volkskrant.

      Harian Trouw melaporkan hasil polling menunjukkan dukungan pada GAM
      masih sangat kuat. Setelah perjanjian damai disetujui Agustus tahun
      lalu, keadaan di Aceh relatif tenang. Namun di lain pihak, banyak
      tentara GAM yang sekarang menganggur, tidak bekerja. Mereka inilah
      yang kemudian memilih duo Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar yang
      merupakan salah satu calon GAM. Memang dalam perjanjian damai
      terdapat proyek integrasi yang antara lain menjanjikan pendidikan dan
      modal untuk para mantan prajurit GAM. Tapi baru sedikit yang menerima
      bantuan tersebut. Demikian harian Trouw.

      The Straits Times melaporkan, walaupun bukan partai politik, GAM bisa
      ikut pilkada karena pemerintah mengijinkan calon-calonnya tampil
      secara independen. Irwandi Yusuf sendiri adalah mantan juru runding
      GAM yang dipenjara tahun 2003 dengan tuduhan memberontak, dan
      melarikan diri tahun 2004 ketika terjadi tsunami.

      Menurut de Volkskrant, Irwandi Yusuf menjadi calon terkuat juga karena
      janjinya menerapkan hasil perjanjian damai sampai ke titik dan
      komanya. Di antaranya adalah menjadikan Aceh benar-benar mandiri dari
      Jakarta. Banyak rakyat Aceh tampaknya sudah muak terus-terusan berada
      di bawah pemerintah pusat. Tapi Aceh tidak akan melepaskan diri dari
      Indonesia, karena pada perjanjian di Helsinki, GAM berjanji untuk
      tidak lagi menuntut hal tersebut. Pemerintah Indonesia sendiri
      menjanjikan Aceh berhak atas 70% hasil mineral daerah tersebut.
      Diharapkan anomali yang ada sekarang bisa dihilangkan. Aceh yang kaya
      minyak dan gas adalah propinsi terkaya ketiga di Indonesia dari segi
      pendapatan, tapi propinsi termiskin keempat dari segi pendapatan
      rakyatnya. Demikian de Volkskrant seperti diamini the Straits Times.

      Tapi siapapun pemenangnya, pemimpin Aceh yang baru harus menangani
      beberapa hal pelik. Demikian harian sore Belanda NRC Handelsblad. Di
      antaranya, seberapa mandiri pemerintahan yang baru ini dari Jakarta,
      terutama dalam hal perundang-undangan. Walaupun diberi otonomi,
      pemerintah Indonesia mengisyaratkan wajib konsultasi untuk
      undang-undang baru. Demikian NRC Handelsblad lagi. Pemberlakuan hukum
      syari'ah di daerah tersebut juga perlu perhatian khusus. Seperti yang
      dikatakan Irwandi, syari'ah yang sekarang hanya menangkapi kaum yang
      lemah, bukannya para manusia korup yang sebenarnya menjadi target
      sesungguhnya. Nasib para tentara pemerintah Indonesia yang masih
      berada di Aceh juga harus dipertimbangkan. Sampai sekarang belum jelas
      apakah TNI akan ditarik mundur atau dibiarkan di sana.

      Seperti dikatakan salah seorang pemilih, Aceh sudah menghadapi begitu
      banyak tantangan, sekarang waktunya untuk bangkit. Sekarang damai
      sudah di tangan, kami ingin kesejahteraan di Aceh.

      Demikian the Straits Times, demikian pula ulasan pers kali ini.


      * MENTERI EROPA BERSEPAKAT SOAL SANKSI TERHADAP TURKI

      Perundingan dengan Turki mengenai keanggotaaan Uni Eropa dihentikan
      sebagian. Para menteri luar negeri Eropa memutuskan untuk menghentikan
      perundingan dengan Turki pada delapan butir. Maklum Turki menolak
      mengijinkan kapal dan pesawat Siprus masuk wilayahnya. Padahal itu
      adalah tuntutan keras Uni Eropa. Dari Brussel berikut laporan
      koresponden Matthijs Nieuwenhuis.

      Perundingan keanggotaan Turki dalam Uni Eropa mengalami keterlambatan
      besar. Semua pembicaraan soal perdagangan dengan Siprus dihentikan
      total. Ini misalnya meliputi perdagangan bebas barang, hasil
      pertanian, jasa-jasa perhubungan dan keuangan. Isyarat Uni Eropa soal
      ini keras dan jelas. Turki harus memenuhi tuntutan Eropa dan menerima
      kapal dan pesawat Siprus dalam wilayahnya, maklum Siprus itu anggota
      Uni Eropa. Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Bot menyatakannya
      sebagai berikut.

      Ben Bot "Isyaratnya keras dan tak terbantahkan. Kenyataan bahwa kepada
      sebuah negara dikatakan, kita akan menghentikan perundingan, itu belum
      pernah terjadi dalam sejarah Uni Eropa. Yang dilakukan sekarang
      seperti menarik sebuah garis serta mengatakan kita tidak akan melewati
      garis ini."

      Sampai saat-saat terakhir memang terus menegangkan untuk melihat
      apakah 25 negara Uni Eropa bisa mencapai kesepakatan. Uni Eropa
      terpecah dalam cara menangani Turki. Britania Raya dan Italia ingin
      sanksi ringan, karena Turki merupakan mitra strategis penting, yang
      tidak harus ditakut-takuti dengan sanksi. Di pihak lain ada Belanda,
      Yunani dan Austria yang justru ingin terhadap Turki diterapkan sanksi
      keras. Ketua bergilir Finlandia lega topik ini terselesaikan, berikut
      menteri luar negeri Finlandia Erkki Tuomioja.

      Erkki Tuomioja: "Kita unanim soal cara melanjutkan perundingan dan
      tidak perlu membicarakan masalah ini lagi di Dewan Eropa pemimpin
      pemerintah."

      Kendatipun demikian Belanda tetap ingin tindakan lebih keras terhadap
      Turki, namun usulan ini kurang didukung. Akibatnya Menlu Ben Bot
      kurang puas.

      Ben Bot: "Saya lebih senang jika tindakan terhadap Turki lebih keras,
      namun saya tidak akan mengucilkan diri sendiri. Keputusan ini harus
      diambil dengan konsensus bersama, namun sanksi yang diterapkan sudah
      jauh dan mendekati hasil yang kami ingin."

      Komisi Eropa setiap tahun akan memutuskan apakah Turki telah memenuhi
      tuntutan Eropa. Evaluasi tahunan ini harus merupakan desakan sebanyak
      mungkin terhadap Turki. Komisaris Olli Rehn dari bidang pemekaran.

      Quote Rehn: "Ini merupakan isyarat pada Turki bahwa jika gagal
      memenuhi kewajiban, maka akan ada konsekuensinya."

      Masih diragukan apakah masalah ini tidak dibicarakan lagi. Setiap
      negara anggota Eropa tetap bisa kembali membekukan setiap langkah
      perundingan. Walau demikian juga masih belum pasti Turki tidak akan
      mengajukan usulan terakhir. Turki memang terkenal dengan taktik mereka
      yang memberi kejutan pada saat-saat terakhir. Kalau memang begitu maka
      ketidaktenangan akan kembali dimulai lagi.


      * MERAGUKAN PEMUSNAHAN YAHUDI DAN POLITIK LUAR NEGERI IRAN

      Sebuah kelompok berbeda-beda terdiri dari para penyangkal dan
      pengkritik holocaust, yaitu pembunuhan massal enam juta bangsa Yahudi
      pada masa Perang Dunia Kedua, berkumpul di Teheran hari-hari ini.
      Kemarin dimulai 'konferensi untuk meninjau kembali pemusnahan Yahudi'
      di Teheran. Laporan koresponden Thomas Erdbrink dari Teheran.

      Pertemuan ini diselenggarakan oleh lembaga penelitian Kementerian Luar
      Negeri Iran. "Kepada para peneliti kami ingin menawarkan mimbar bebas,
      yang tidak mereka peroleh di Eropa", demikian menlu Iran Manoucherhar
      Mottaki saat berpidato pada pembukaan konferensi. Sekitar 100 orang
      diundang, duapertiganya berasal dari negara-negara seperti Indonesia,
      Belgia, Jerman, Prancis dan Amerika Serikat.

      Ada hadirin yang sempat ditahan pihak berwajib Jerman di bandar udara
      Jerman, demikian beberapa orang Iran. Pidato mereka tidak diarahkan
      pada bangsa Yahudi, melainkan terhadap kaum 'zionis', demikian
      diputuskan penyelenggara. Di Iran hidup sekitar 30.000 orang Yahudi.
      Setelah Israel, itu adalah masyarakat Yahudi terbesar di Timur Tengah.
      Menurut wakil Yahudi di parlemen Iran Morris Motamed, "menyangkal
      pemusnahan Yahudi adalah penghinaan besar."

      Menurut salah satu penyelenggara, pertemuan itu adalah dampak masuk
      akal terhadap pertanyaan yang diajukan presiden Iran Mahmoud
      Ahmadinejad secara terbuka tahun ini. "Bayangkan jika holocaust itu
      mitos belaka, mengapa warga Palestinalah hasus menderita akibatnya?
      Itulah yang ingin diketahui Presiden Ahmadinejad. Iran tidak mengakui
      negara Israel.

      Banyak hadirin sependapat. Hadir juga rabi Yahudi ortodox anti zionis,
      yang memakai kaca mata dari tanduk, keriting kotrek dan topi hitam
      serta duduk di barisan terdepan. Menurut anggota gerakan Yahudi
      'Neturei Karta,' Israel adalah negara ilegal. Pemimpin mereka Rabi
      Cohen mengatakan bangsa Yahudi dibuang Tuhan ke seluruh penjuru dunia.
      "Di bawah sumpah kami dilarang membangun negara sendiri di Palestina,"
      kata Rabi Cohen dalam pidatonya.

      Hadirin lain adalah Alfred Hoff, pria Jerman yang melakukan studi
      sendiri tentang pengejaran orang-orang Yahudi. "Saya baru berusia
      sembilan tahun ketika orang tua saya tewas dalam Perang Dunia II. Saya
      harus melakukan semuanya sendiri. Setelah bertahun-tahun
      mempelajarinya, saya berhasil membuktikan bahwa holocaust tidak pernah
      terjadi," ujar Hoff. Hoff cemas kepulangannya, karena kritik terhadap
      holocaust dilarang di Jerman. "Mereka mungkin akan menangkap saya,
      saya tidak tahu." Alfred Hoff menggengam buku karyanya mengenai
      holocaust, berjudul Cermin Kebohongan.

      Seluruhnya sebanyak 67 warga asing dari 30 negara diundang pemerintah
      Iran untuk menjadi pembicara.

      Kabarnya pendukung maupun penentang teori holocaust tampil bicara.
      Tapi hadirin yang percaya holocaust hanya segelintir saja. Seorang
      warga Arab-Israel, yang ingin membela holocaust, ditolak visanya oleh
      pemerintah Iran. Alasannya ia berpaspor Israel yang tidak diakui Iran.
      Hanya Rabbi Cohen mengatakan bahwa pengejaran bangsa Yahudi
      benar-benar terjadi. "Kami tidak bisa menyangkalnya. Itu akan sangat
      memalukan."

      Di bagian lain gedung konperensi, digelar pameran holocaust.
      Dipampangkan foto dan buku pada dinding-dinding yang meragukan
      holocaust. Tapi ada juga buku-buku yang justru membuktikan terjadinya
      holocaust. Para mahasiswa penyelenggara pameran belum pernah ke kamp
      pemusnahan Auschwitz, Jerman atau Eropa. Tapi tidak menghalangi mereka
      untuk melakukan penelitian mengenai holocaust. "Kami telah membaca
      ratusan buku," ujar Hossein Maddani, 28 tahun.

      Para mahasiswa tidak heran bahwa justru Iranlah yang menyelenggarakan
      pertemuan ini. Iran ingin adanya perhatian bagi Palestina. Di wilayah
      itu pun terjadi holocaust, ujar para mahasiswa. Iran tidak mengakui
      Israel. "Kini ternyata Israel itu dibangun di atas kebohongan," tandas
      salah satu mahasiswa. Tapi mereka belum ingin menarik kesimpulan
      definitif: "Kami masih harus melakukan lebih banyak penelitian lagi."

      Di samping itu, Iran sudah merupakan negara kuat, artinya politik luar
      negerinya juga harus aktif. "Lihat saja Amerika Serikat. Di mana-mana
      negeri ini berusaha menyebarkan pengaruhnya," tutur Maddani. Di
      Libanon dan negara-negara Arab lain, Amerika mendukung pemerintaha pro
      Barat. "Semasa rezim mantan presiden pro reformasi Khatami, kami
      berupaya bergabung dengan negara-negara Barat. Tapi gagal," tandas
      seorang mahasiswa. "Secara politik kami kini bersikap menyerang.
      Mungkin itulah pertahanan terbaik dalam perang budaya ini."


      * KEMENANGAN IRWANDI JUSUF - MUHAMAD NAZAR. KARENA KPA BERSIKAP NETRAL?

      Penghitungan suara sementara menunjukkan pasangan Irwandi
      Jusuf-Muhamad Nazar sebagai pemenang pilkada Aceh. Sekretaris Jenderal
      PBB Kofi Annan maupun Uni Eropa menyebut pilkada Aceh, yang berjalan
      damai dan transparan, sebuah peristiwa bersejarah. Annan mengimbau
      semua pihak menghormati hasil pilkada sehingga proses perdamaian, yang
      bertujuan untuk membangun Aceh yang aman dan makmur dalam NKRI. Tapi,
      apakah kemenangan Irwandi Jusuf-Muhamad Nazar karena KPA, Komite
      Peralihan Aceh, sebelumnya sudah menyatakan tidak mendukung calon mana
      pun? Ikuti keterangan Muksalmina, panglima wilayah Aceh Besar kepada
      Radio Nederland Wereldomroep.

      Muksalmina: "Kalau saya melihat proses kemenangan Irwandi Jusuf, itu
      proses yang memang diharapkan oleh masyarakat Aceh. Kan daripada pihak
      KPA sendiri itu kebanyakan tidak memperoleh hak pilihnya."

      Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "GAM kok kelihatannya tidak
      mendukung salah satu calon?"

      Muksalmina: "Memang pesan pimpinan kami tetap netral."

      RNW: "Ya, kok KPA bisa jadi netral begini Pak?"

      Muksalmina: "Itu tertera daripada keputusan rakyat. Jadi pihak KPA itu
      tidak bisa mengurus ataupun memaksa salah satu pihak untuk mendukung
      kandidat tertentu."

      RNW: "Melihat unggulnya Irwandi Jusuf dan Muhamad Nazar, apakah ini
      berarti warga Aceh sebenarnya selama ini mendukung GAM?"

      Muksalmina: "Ya, seperti dengan wakil terpilihnya Irwandi sebagai
      pemimpin Aceh ke depan."

      RNW: "Menurut anda unggulnya Irwandi dan Muhamad Nazar juga bukti
      bahwa pilkada Aceh berjalan demokratis?"

      Muksalmina: "Masalah proses pilkada kali ini. Kalau kita bilang memang
      sudah benar-benar demokratis itu juga belum. Kebanyakan masyarakat
      apalagi kombatan itu yang tidak memperoleh hak pilih mereka sebagai
      masyarakat di Aceh. Dan juga masalah hari H kemarin itu juga terjadi
      penyimpangan."

      RNW: "Sekarang Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan sebelumnya juga
      Ketua AMM Pieter Feith, mereka mendesak supaya GAM sebaiknya mengubah
      nama. Bagaimana ini menurut Anda?"

      Muksalmina: "Mengenai masalah pembubaran GAM, itu adalah tidak
      tercantum dalam MoU. Karena juga proses dari MoU itu, belum jalan
      100%. Salah satu bukti saya bilang mengenai masalah amnesti terhadap
      anggota GAM. Itu masih ada anggota GAM di dalam tahanan. Dan juga
      mengenai masalah reintegrasi, itu juga tidak jalan.

      RNW: "Apakah Aceh di masa depan masih perlu militer TNA?"

      Muksalmina: "Untuk proses Aceh ke depan, implementasi ataupun
      pelaksanaan MoU sendiri tidak ada lagi perang. Jadi para pihak itu
      harus melaksanakan apa yang sudah disepakati. Baik pihak Aceh maupun
      pihak Indonesia sendiri."

      RNW: "Dan anda sendiri bagaimana? Apakah siap menjadi birokrat?"

      Muksalmina: "Ya, kami selalu siap."


      Demikian Muksalmina. Namun ada juga kekhawatiran bahwa dengan
      kemenangan Irwandi Jusuf-Muhamad Nazar, isu separatisme akan muncul
      kembali. Kami tanyakan kepada eks panglima GAM, Sofyan Dawood apakah
      kecemasan ini wajar? Ikuti keterangannya kepada Radio Nederland
      Wereldomroep di situs web kami:
      http://www.ranesi.nl/spesial/pilkada_aceh2006/kpa_netral_gam_menang061212.


      * Normal;heading 1;
      GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : GAM-IRWANDI MENANG, JAKARTA SEMPAT PANIK

      GAM-IRWANDI MENANG, JAKARTA SEMPAT PANIK

      Meski pun secara retorik kalangan pemerintah pusat menanggapi hasil
      sementara Pilkada Aceh dengan positif, namun sempat tampak kepanikan
      di Jakarta menyusul unggulnya pasangan GAM Irwandi-Nazar. Panglima TNI
      Marsekal Suyanto menilai itu bukan kemenangan GAM. Untuk kedua kalinya
      setelah Timor Timur tahun 1999, sebuah konflik menemukan solusinya di
      kotak suara, dengan hasil yang pahit bagi Jakarta. Sementara itu,
      kandidat unsur GAM tampaknya menang di lima kabupaten, termasuk
      Singkil dan daerah traumatik Bener Meriah, Aceh Tengah. Laporan
      Aboeprijadi Santoso dari Banda Aceh.

      Keunggulan pasangan asal GAM Irwandi-Yusuf dan Muhammad Nazar memang
      belum resmi, tapi warga Aceh merasa seperti sudah memiliki gubernur
      dan wagub baru. Sebaliknya, reaksi-reaksi di Jakarta bukan euforia,
      melainkan menutup-nutupi kepanikan dengan retorika yang positif dan
      menyambut hasil pesta demokreasi Aceh. Sementara publik pengamat dan
      media dunia menyaksikan malam euforia kalangan GAM, Senin malam di
      Swiss Belhotel di Banda Aceh, pada saat yang sama Presiden Susilo
      Bambang Yudhoyono mengikuti pilkada Aceh dari televisi dari jam ke
      jam. Menyusul hasil penghitungan cepat beberapa lembaga swasta yang
      menunjukkan keunggulan Irwandi-Nazar, Presiden SBY memanggil rapat
      terbatas menteri bidang polkam. Tak ada pernyataan resmi, kecuali
      jurubicara Andi Malaranggeng menyatakan kita menghormati demokrasi di
      Aceh. Presiden SBY menyatakan bergembira atas pilkada yang sukses, dan
      menyampaikan selamat kepada warga Aceh, tapi tak menyebut keunggulan
      Irwandi-Nazar.

      Esoknya, Selasa kemarin, Wapres Jusuf Kalla menyatakan hasil Pilkada
      harus dihormati, dan Menhan Juwono Sudarsono juga senada, namun
      Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan, "yang menang bukan
      GAM, yang menang adalah rakyat Aceh". Marsekal Udara ini menyebut
      Irwandi "bekas GAM", meskipun sebenarnya GAM masih ada. Pernyataan
      ini seperti mengelak suatu kenyataan. Setiap pemilu jika jurdil tentu
      saja merupakan kemenangan rakyat, jadi, mengapa sulit untuk mengakui
      suatu kemenangan sementara Irwandi-Nazar? Komentar Wapres Jusuf Kalla
      barangkali memberi jawab atas sikap mengelak sang panglima. Jusuf
      Kalla, perintis perdamaian Helsinki itu, mengakui dengan gamblang
      kemenangan Irwandi-Nazar dan menekankan keharusan pemerintah untuk
      mengakuinya. Kalla menambahkan, Irwandi adalah warga Indonesia, kita
      tak perlu khawatir kemenangan GAM.

      Dengan kata lain, sekalipun GAM telah meninggalkan cita-cita
      kemerdekaan dan perdamaian telah berlangsung 1� tahun, agaknya GAM
      saja masih dipandang dengan was was, sebagai unsur asing karena
      dicurigai masih bercita-cita merdeka. Kepanikan tersembunyi semacam
      ini dan perhatian serius Jakarta pada hasil Pilkada juga tampak dari
      kehadiran Kepala Badan Intelejen Negara BIN Syamsir Siregar di Banda
      Aceh, yang kemudian segera kembali ke Jakarta dan menghadiri rapat
      terbatas polkam Senin malam. Ini disusul rapat terbatas interen
      Mendagri Maaruf Selasa pagi. Kepala berita yang bernada tak perlu
      takut separatisme juga mencerminkan masih adanya paranoid publik di
      Jakarta terhadap perkembangan Aceh.


      Maklum inilah untuk kedua kalinya Indonesia harus menghadapi kenyataan
      bahwa konflik yang mengguncang negara akhirnya menemukan solusi di
      kotak suara. Yang pertama, hasil pahit bagi Jakarta dari referendum
      Timor Timur 30 Agustus 1999 yang disusul amok tentara yang
      mempermalukan Indonesia di mata dunia. Nah, sekarang, lagi lagi solusi
      konflik ditemukan di kotak suara, tapi kali ini Indonesia berperan
      lebih kuat dan bermartabat yaitu lewat perundingan, perdamaian dan
      sekarang pesta demokrasi. Kali ini solusi itu difasilitasi oleh
      Indonesia yang demokratis dan dimungkinkan oleh suara rakyat Aceh,
      tanpa amuk tentara. Jadi ini suatu kemajuan, sekali pun keunggulan
      Irwandi-Nazar ini pada hakekatnya semacam kemenangan GAM apabila
      pilkada ini merupakan suatu referendum. Jadi pelajaran yang baik bagi
      Jakarta adalah sia-sia menjaga negara kesatuan dengan pendekatan
      militer. Pilkada Aceh membawa pesan: tak ada jalan lain untuk menjaga
      demokrasi kecuali dengan cara menghormati hasil demokrasi itu sendiri.


      ---------------------------------------------------------------------
      Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
      http://www.ranesi.nl/
      http://www.rnw.nl/

      Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
      peroleh melalui
      ranesi@...
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.