Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Selain Ruby, apa lagi?

Expand Messages
  • Andry S Huzain
    Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya. 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai bahasa pemrograman utama ? 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman
    Message 1 of 16 , Nov 20, 2006
    • 0 Attachment
      Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.

      1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
      2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
      3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?

      Saya sendiri:
      1. Tidak. Ruby dan Rails hanya untuk pet project.
      2. Java 3 tahun. c# 2 tahun. PL/SQL 2 bulan hehe.
      3. Karena ada pet project yang kebetulan berupa aplikasi web.

      Yang poin 3 agak panjang ceritanya.
      Jika c#, maka harus ASP.NET, dan ASP.NET ini suck banget. Hostingnya mahal
      dan hasil generate tag control2nya tidak sama antara server control dan
      client control. Belum lagi, susah banget cara membuat halaman aspx bisa
      'clean' secara semantik XHTML / web standard.
      Dengan Java, yang saya tahu Struts dan Spring. Tapi keduanya overkill untuk
      kasus saya. Plus, saya bosen banget ngurusin XML config. Berbekal logika
      Struts (MVC), pilihan saya jatuh ke Rails.

      Ada yang punya cerita lain?
      Penasaran ingin tahu.

      --
      http://andryshuzain.com


      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Arie Kusuma Atmaja
      ... ya. saya pakai ruby, pak andry, sebagai programming lang yang paling utama. berarti pertanyaan kedua dan ketiga spesial buat pak arie gak usah dijawab ya
      Message 2 of 16 , Nov 20, 2006
      • 0 Attachment
        Andry S Huzain wrote:
        > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
        >
        > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
        > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
        > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
        >
        ya. saya pakai ruby, pak andry, sebagai programming lang yang paling utama.
        berarti pertanyaan kedua dan ketiga spesial buat pak arie gak usah
        dijawab ya :)
        > Saya sendiri:
        > 1. Tidak. Ruby dan Rails hanya untuk pet project.
        > 2. Java 3 tahun. c# 2 tahun. PL/SQL 2 bulan hehe.
        > 3. Karena ada pet project yang kebetulan berupa aplikasi web.
        >
        > Yang poin 3 agak panjang ceritanya.
        > Jika c#, maka harus ASP.NET, dan ASP.NET ini suck banget. Hostingnya mahal
        > dan hasil generate tag control2nya tidak sama antara server control dan
        > client control. Belum lagi, susah banget cara membuat halaman aspx bisa
        > 'clean' secara semantik XHTML / web standard.
        > Dengan Java, yang saya tahu Struts dan Spring. Tapi keduanya overkill untuk
        > kasus saya. Plus, saya bosen banget ngurusin XML config. Berbekal logika
        > Struts (MVC), pilihan saya jatuh ke Rails.
        >
        > Ada yang punya cerita lain?
        > Penasaran ingin tahu.
        >
        >


        --
        Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie / YM! = riyari3
        http://ariekusumaatmaja.wordpress.com
        http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
        http://groups-beta.google.com/group/id-jp # ayo praktek ngomong Jepang!
        http://groups-beta.google.com/group/id-fr # ayo praktek ngomong Prancis!
        ck ck ck ... Bruce Tate juga ketagihan Ruby!
      • Endy Muhardin
        ... Tidak. Rails hanya untuk pet project atau rapid prototyping. Ruby untuk scripting insidental (misal: backup script, migrasi, dsb) ... Pertama bisa coding
        Message 3 of 16 , Nov 21, 2006
        • 0 Attachment
          On Tuesday 21 November 2006 13:52, Andry S Huzain wrote:
          > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
          >
          > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
          Tidak.
          Rails hanya untuk pet project atau rapid prototyping.
          Ruby untuk scripting insidental (misal: backup script, migrasi, dsb)

          > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
          Pertama bisa coding pakai PHP (2000).
          Sekarang bahasa utama Java (2001 - now).

          > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
          - Biar ngerti metaprogramming, closure, continuation.
          - Biar gak ketinggalan trend
          - Biar tau dunia lain diluar Java dan PHP (both C-based syntax, jadi mau coba
          yang lain)
          - Biar keren :D

          > Dengan Java, yang saya tahu Struts dan Spring. Tapi keduanya overkill untuk
          > kasus saya. Plus, saya bosen banget ngurusin XML config. Berbekal logika
          > Struts (MVC), pilihan saya jatuh ke Rails.

          Mungkin bisa pakai Spring 2.0, sudah mendukung Configuration Over Convention.
          Masih ada XML, tapi sangat minim (web.xml dan xx-servlet.xml).
          http://my-server/myapp/test/hello akan mencari class TestController dan
          menginvoke method public ModelAndView hello(req, res)

          Sekarang sedang explore Ajax-based framework seperti GWT, Echo2, ZK.
          So far GWT paling 'rapid'

          Buat yang no. 2 bukan Ruby, saya tambah pertanyaan 4:
          4. Kenapa gak pakai Ruby/Rails untuk bahasa utama?

          Jawaban sendiri :
          - hosting yang bayar sulit ditemukan, apalagi yang gratis
          - sulit meyakinkan bos/manajemen/klien/customer/istri/pacar/you-name-it

          :D

          --
          Endy Muhardin
          http://endy.artivisi.com
          Y! : endymuhardin
          -- life learn contribute --
        • Zimmy Fernando
          1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai bahasa pemrograman utama ? Tidak. Rails masih mau coba2 nih jadi mau belajar ama senior di milis ini ... dl pernah
          Message 4 of 16 , Nov 21, 2006
          • 0 Attachment
            1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?

            Tidak.

            Rails masih mau coba2 nih jadi mau belajar ama senior di milis ini



            > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
            dl pernah pake PHP/ASP dari tahun 2001 - 2003
            pake ORACLE DEVELOPER (6i/10g) tahun 2004 - 2006
            bahasa pemrograman utama pake POWERBUILDER 2002 - sekarang


            > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
            - Biar tau dunia lain diluar PB/ORADEV/PHP/ASP



            ----- Original Message ----
            From: Endy Muhardin <endy.muhardin@...>
            To: id-ruby@yahoogroups.com
            Sent: Tuesday, November 21, 2006 4:10:21 PM
            Subject: Re: [id-ruby] Selain Ruby, apa lagi?













            On Tuesday 21 November 2006 13:52, Andry S Huzain wrote:

            > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.

            >

            > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?

            Tidak.

            Rails hanya untuk pet project atau rapid prototyping.

            Ruby untuk scripting insidental (misal: backup script, migrasi, dsb)



            > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?

            Pertama bisa coding pakai PHP (2000).

            Sekarang bahasa utama Java (2001 - now).



            > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?

            - Biar ngerti metaprogramming, closure, continuation.

            - Biar gak ketinggalan trend

            - Biar tau dunia lain diluar Java dan PHP (both C-based syntax, jadi mau coba

            yang lain)

            - Biar keren :D



            > Dengan Java, yang saya tahu Struts dan Spring. Tapi keduanya overkill untuk

            > kasus saya. Plus, saya bosen banget ngurusin XML config. Berbekal logika

            > Struts (MVC), pilihan saya jatuh ke Rails.



            Mungkin bisa pakai Spring 2.0, sudah mendukung Configuration Over Convention.

            Masih ada XML, tapi sangat minim (web.xml dan xx-servlet.xml) .

            http://my-server/ myapp/test/ hello akan mencari class TestController dan

            menginvoke method public ModelAndView hello(req, res)



            Sekarang sedang explore Ajax-based framework seperti GWT, Echo2, ZK.

            So far GWT paling 'rapid'



            Buat yang no. 2 bukan Ruby, saya tambah pertanyaan 4:

            4. Kenapa gak pakai Ruby/Rails untuk bahasa utama?



            Jawaban sendiri :

            - hosting yang bayar sulit ditemukan, apalagi yang gratis

            - sulit meyakinkan bos/manajemen/ klien/customer/ istri/pacar/ you-name- it



            :D



            --

            Endy Muhardin

            http://endy. artivisi. com

            Y! : endymuhardin

            -- life learn contribute --












            <!--

            #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial,helvetica,clean,sans-serif;}
            #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
            #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial,helvetica,clean,sans-serif;}
            #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
            #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
            #ygrp-text{
            font-family:Georgia;
            }
            #ygrp-text p{
            margin:0 0 1em 0;
            }
            #ygrp-tpmsgs{
            font-family:Arial;
            clear:both;
            }
            #ygrp-vitnav{
            padding-top:10px;
            font-family:Verdana;
            font-size:77%;
            margin:0;
            }
            #ygrp-vitnav a{
            padding:0 1px;
            }
            #ygrp-actbar{
            clear:both;
            margin:25px 0;
            white-space:nowrap;
            color:#666;
            text-align:right;
            }
            #ygrp-actbar .left{
            float:left;
            white-space:nowrap;
            }
            .bld{font-weight:bold;}
            #ygrp-grft{
            font-family:Verdana;
            font-size:77%;
            padding:15px 0;
            }
            #ygrp-ft{
            font-family:verdana;
            font-size:77%;
            border-top:1px solid #666;
            padding:5px 0;
            }
            #ygrp-mlmsg #logo{
            padding-bottom:10px;
            }

            #ygrp-vital{
            background-color:#e0ecee;
            margin-bottom:20px;
            padding:2px 0 8px 8px;
            }
            #ygrp-vital #vithd{
            font-size:77%;
            font-family:Verdana;
            font-weight:bold;
            color:#333;
            text-transform:uppercase;
            }
            #ygrp-vital ul{
            padding:0;
            margin:2px 0;
            }
            #ygrp-vital ul li{
            list-style-type:none;
            clear:both;
            border:1px solid #e0ecee;
            }
            #ygrp-vital ul li .ct{
            font-weight:bold;
            color:#ff7900;
            float:right;
            width:2em;
            text-align:right;
            padding-right:.5em;
            }
            #ygrp-vital ul li .cat{
            font-weight:bold;
            }
            #ygrp-vital a {
            text-decoration:none;
            }

            #ygrp-vital a:hover{
            text-decoration:underline;
            }

            #ygrp-sponsor #hd{
            color:#999;
            font-size:77%;
            }
            #ygrp-sponsor #ov{
            padding:6px 13px;
            background-color:#e0ecee;
            margin-bottom:20px;
            }
            #ygrp-sponsor #ov ul{
            padding:0 0 0 8px;
            margin:0;
            }
            #ygrp-sponsor #ov li{
            list-style-type:square;
            padding:6px 0;
            font-size:77%;
            }
            #ygrp-sponsor #ov li a{
            text-decoration:none;
            font-size:130%;
            }
            #ygrp-sponsor #nc {
            background-color:#eee;
            margin-bottom:20px;
            padding:0 8px;
            }
            #ygrp-sponsor .ad{
            padding:8px 0;
            }
            #ygrp-sponsor .ad #hd1{
            font-family:Arial;
            font-weight:bold;
            color:#628c2a;
            font-size:100%;
            line-height:122%;
            }
            #ygrp-sponsor .ad a{
            text-decoration:none;
            }
            #ygrp-sponsor .ad a:hover{
            text-decoration:underline;
            }
            #ygrp-sponsor .ad p{
            margin:0;
            }
            o {font-size:0;}
            .MsoNormal {
            margin:0 0 0 0;
            }
            #ygrp-text tt{
            font-size:120%;
            }
            blockquote{margin:0 0 0 4px;}
            .replbq {margin:4;}
            -->









            ____________________________________________________________________________________
            Sponsored Link

            Online degrees - find the right program to advance your career.
            www.nextag.com

            [Non-text portions of this message have been removed]
          • Andry S Huzain
            ... Configuration Over Convention[1] atau Convention Over Configuration[2]? Mungkin karena ini Java, maka yang dipakai adalah [1] (Konfigurasi Menindas
            Message 5 of 16 , Nov 21, 2006
            • 0 Attachment
              On Tuesday 21 November 2006 13:52, Andry S Huzain wrote:

              > Dengan Java, yang saya tahu Struts dan Spring. Tapi keduanya overkill
              > untuk
              > > kasus saya. Plus, saya bosen banget ngurusin XML config. Berbekal logika
              > > Struts (MVC), pilihan saya jatuh ke Rails.
              >
              > Mungkin bisa pakai Spring 2.0, sudah mendukung Configuration Over
              > Convention.
              > Masih ada XML, tapi sangat minim (web.xml dan xx-servlet.xml).
              > http://my-server/myapp/test/hello akan mencari class TestController dan
              > menginvoke method public ModelAndView hello(req, res)
              >

              Configuration Over Convention[1] atau Convention Over Configuration[2]?
              Mungkin karena ini Java, maka yang dipakai adalah [1] (Konfigurasi Menindas
              Konvensi), semua yang bisa "diinject dari luar", ya dijadikan XML config.
              Jk :D


              Sekarang sedang explore Ajax-based framework seperti GWT, Echo2, ZK.
              > So far GWT paling 'rapid'


              Hm.. meski framework itu bagus, tapi saya sudah mulai *muak* dengan
              janji-janji "AJAX-ify your web app without JavaScript knowledge". Cepat atau
              lambat, kita pasti berjibaku dengan JavaScript.
              Dulu saya sempat terbuai 'janji surga' kayak itu. Dojo, Moo.fx, dan ZK. Lalu
              pakai ATLAS + ASP.NET + ComponentArt WebUI 2.0. Saat ada 'masalah serius'
              (security dan performance bottleneck karena saya akses webservice
              segajah-gajah dari legacy system), kita malah ga bisa debug javascript-nya
              karena semua code adalah hasil generate. Mampus gw dengan sukses waktu itu.
              Solusi yang saya lakukan, bongkar semua AJAX frameworks. Lalu pakai "tangan
              kosong" saja dengan AJAX libraries yang murni javascript. Oh ya, dibantu
              dengan buku Manning Ajax Pattern Libraries.

              Nah, ini tolong saya dikoreksi... menurut saya Rails masih masuk akal untuk
              dibongkar AJAX-nya. Tidak seperti framework lain yang seolah-olah
              tightly-coupled banget dengan AJAX toolsnya (contoh: anda pernah debug Java
              DWR? that's really such pain-in-the-ass framework :D).


              Buat yang no. 2 bukan Ruby, saya tambah pertanyaan 4:
              > 4. Kenapa gak pakai Ruby/Rails untuk bahasa utama?
              >
              > Jawaban sendiri :
              > - hosting yang bayar sulit ditemukan, apalagi yang gratis
              > - sulit meyakinkan bos/manajemen/klien/customer/istri/pacar/you-name-it
              >

              Karena gw belum di posisi 'menentukan bahasa yang akan dipakai'. It's
              company policies thingy.
              Kalau ngeyakinin istri/pacar mah gampang :D



              http://andryshuzain.com


              [Non-text portions of this message have been removed]
            • pyrodize
              ... Tidak. Mungkin juga dimasa depan, kalo demand ada,,, tapi mungkin terbatas cuma rails saja,, ... Java, karena dari awal kuliah *sekitar 3 tahun yang lalu*
              Message 6 of 16 , Nov 21, 2006
              • 0 Attachment
                On 11/21/06, Andry S Huzain <andryshuzain@...> wrote:
                >
                > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
                >
                > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
                Tidak.
                Mungkin juga dimasa depan, kalo demand ada,,,
                tapi mungkin terbatas cuma rails saja,,
                > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
                Java, karena dari awal kuliah *sekitar 3 tahun yang lalu* selalu
                dicekokin java,,,
                zzzz,,,
                PHP juga boleh lah,,,
                > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
                Saya belajar railsnya aja deh,karena rubynya masih ngga ngerti,,
                karena keren sih MVC nya apalagi ActiveRecordnya,,,
                hehe,,
                sebenernya buat nambah ilmu saja,,,
                mumpung masih muda,,ntar kalo udah tambah tua
                belajar hal baru jadi makin susah,,
                :P
                untuk poin nomer 3 dikarenakan sebuah class assignment untuk membuat
                sebuah system
                kebetulan waktu itu ada temen yang ngomporin make rails dengan
                berbagai alasannya
                jadilah sejak saat itu belajar rails, bahkan sampe sekarang masih
                make,,*buat student project*
                tapi saya belum mau pindah agama,,,
                hati saya masih memilih java,,,hehehe,,,

                sekian
                >
                > Ada yang punya cerita lain?
                > Penasaran ingin tahu.
                >
                > --
                > http://andryshuzain.com


                --
                YM : adie_oranye
                Budak Paruh Waktu
              • Arie Kusuma Atmaja
                ... Ya, betul. Se friendly friendly AJAX apalagi RJS di Rails, mis. kalau sudah kepingin kustomisasi ya tetap aja harus ngerti Javascriptnya, tentu yg saya
                Message 7 of 16 , Nov 21, 2006
                • 0 Attachment
                  Andry S Huzain wrote:
                  > Hm.. meski framework itu bagus, tapi saya sudah mulai *muak* dengan
                  > janji-janji "AJAX-ify your web app without JavaScript knowledge". Cepat atau
                  > lambat, kita pasti berjibaku dengan JavaScript.
                  > Dulu saya sempat terbuai 'janji surga' kayak itu. Dojo, Moo.fx, dan ZK. Lalu
                  > pakai ATLAS + ASP.NET + ComponentArt WebUI 2.0. Saat ada 'masalah serius'
                  > (security dan performance bottleneck karena saya akses webservice
                  > segajah-gajah dari legacy system), kita malah ga bisa debug javascript-nya
                  > karena semua code adalah hasil generate. Mampus gw dengan sukses waktu itu.
                  > Solusi yang saya lakukan, bongkar semua AJAX frameworks. Lalu pakai "tangan
                  > kosong" saja dengan AJAX libraries yang murni javascript. Oh ya, dibantu
                  > dengan buku Manning Ajax Pattern Libraries.
                  >
                  > Nah, ini tolong saya dikoreksi... menurut saya Rails masih masuk akal untuk
                  > dibongkar AJAX-nya. Tidak seperti framework lain yang seolah-olah
                  > tightly-coupled banget dengan AJAX toolsnya (contoh: anda pernah debug Java
                  > DWR? that's really such pain-in-the-ass framework :D).
                  >
                  >
                  Ya, betul. Se friendly friendly AJAX apalagi RJS di Rails, mis. kalau
                  sudah kepingin kustomisasi ya tetap aja harus ngerti Javascriptnya,
                  tentu yg saya maksud javascript yang bersangkutan saja, jadi tidak
                  membikin javascript dari awal (sedikit point plus saja utk kebiasaan di
                  framework begini [mis scriptacoluous, prototype, VisualEffect, dll]
                  ketimbang bikin sendiri). Contohnya text_field_with_auto_complete yang
                  dikustomisasi misalkan.

                  Yang bagus adalah memanfaatkan kemampuan fleksibilitas Rails yang
                  didisain utk tidak mengulangi apa yang dialami pengalaman DHH di J2EE
                  (sori kalo yg ini saya cuma bisa ngomong, karna saya sendiri bukan orang
                  Java, cuman ngutip dari situs Pak DHH di Loudthinking / sori juga ga
                  kasi direct linknya.), jadi disini saya hanya bisa berbicara dalam
                  bahasa Ruby nya saja. Seperti bilamana sudah sering pakai dengan
                  kustomisasi CSS, AJAX, JS dan dukungan2 seperti RMagick, Atom/Feed, dan
                  servis2 sendiri tinggal dibikin saja plugin nya, sehingga bisa di
                  generate, atau kalau nggak mau menyamakan pendapat dengan filosofi yang
                  diusung DHH, alias maunya ngotot ya boleh juga lah bikin Engine sendiri,
                  IMHO daripada bikin segede Engine, mending bikin Plugin atau RubyGems
                  saja, output nya kecil dan reusable. Yang dibikin yg belum ada saja,
                  kalau saya pribadi sih kebanyakan sudah tinggal pakai, alias sudah ada
                  yg nyediakan dari komunitas Rails (untuk kasus plugin) dan dari
                  komunitas Ruby (untuk kasus RubyGems).

                  Diatas saya berbicara dengan penekanan *Ruby* nya, dan kenapa bukan
                  *Rails* nya. Karena saya hanya ingin mengingatkan, terutama untuk
                  introspeksi diri saya sendiri (dan dengan segala kerendahan hati/sembari
                  sedikit menundukkan kepala tanda menghormat) utk tidak mengandalkan
                  kehebatan Ruby pada fleksibilitas Rails. Kalau sekadar meningkatkan
                  Taraf NgeLmu Ruby dengan aplikasi nyata seperti Rails sih bagus bagus
                  saja. Tentu ujung2nya yang diharap adalah kuat di Ruby nya. Dengan
                  harapan, tidak akan ada istilah uneducated untuk rubyist seperti
                  biasanya oleh komunitas rubyist sering disebut2 php uneducated, quick
                  and dirty. (sedikit referensi bisa dilihat di
                  http://rubyhacker.com/ruby37.html #37 reasons why I Love Ruby )... FYI
                  kalau di dunia Luar (maksud saya di luar negri), contoh2 seperti Amy
                  Hoy dan Tobias Luetjke, beliaubeliau ini mengawali Ruby dari Rails,
                  tetapi sekarangsekarang gini (hari gini) kualitas beliau beliau ini juga
                  kuat Ruby nya. Kita bisa liat Typo, trus self-generate ruby yang dibuat
                  Tobi ini. Demikian juga seperti Technoweenie (Rick Olson), coba lihat
                  coding plugin nya beliau (bwih, ini orang biar umurnya masih muda / 25
                  tahun, tapi sudah jadi Rails Core Developer) dan memang kualitas codes
                  nya beliau ya memang bagus / Ruby, bisa dilihat project beast, kemudian
                  patch2 yang dipasang Pak Rick ini di Rails edge (lihat di svn nya
                  developer rails). Mungkin ini juga alasan kenapa untuk urusan session
                  menjadi hal yg remeh temeh buat mereka (para rails core developer) ya :)

                  Well just as a reminder, buat pakai Ruby ini makin diasah makin tajam,
                  bisa juga sambil lihat2 selain (source code) rails, seperti ruby for
                  symbian, nitro (barusan di update *banget* ), dRb dan yg ada di
                  raa.ruby-lang.org, oh yg di rubyquiz juga

                  > Buat yang no. 2 bukan Ruby, saya tambah pertanyaan 4:
                  >
                  >
                  >> 4. Kenapa gak pakai Ruby/Rails untuk bahasa utama?
                  >>
                  >> Jawaban sendiri :
                  >> - hosting yang bayar sulit ditemukan, apalagi yang gratis
                  >> - sulit meyakinkan bos/manajemen/klien/customer/istri/pacar/you-name-it
                  >>
                  >>
                  >
                  > Karena gw belum di posisi 'menentukan bahasa yang akan dipakai'. It's
                  > company policies thingy.
                  > Kalau ngeyakinin istri/pacar mah gampang :D
                  >
                  >
                  Tentang nomer 4, terutama *Rails* saja dulu penekanannya . supaya tidak
                  rancu sehingga newbie2 menyamakan ruby == rails.
                  (bahaya nanti, kalau ruby dianggep rails, analogi orang konglomerat dan
                  serba wah wah dianggap miskin)
                  ini senada dengan struggle uh perjuangannya teman2 Rails diluar sana di
                  tahun 2005-an dulu ya.. pernah baca situs orang jepang (tapi pake bahasa
                  inggris loh! bukan jepang) judulnya answer to those who are still
                  sceptical about rails.. trus sama satunya lagi yang ada gambar
                  kartun2nya itu dimana ya... sudah lama banget soalnya. ummmm.. ada juga
                  arsip milis rails yang baagus banget untuk menjawab nomer 4 ini, kalo
                  nggak salah bahkan sampai ditaroh di wikinya rails karna banyak
                  dijadikan rujukan buat mereka mereka yang banyak pada sukses bermigrasi
                  ke rails di luar negri sana.
                  Kalau untuk hosting saya no-comment / bukan bos hosting

                  --
                  Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie / YM! = riyari3
                  http://ariekusumaatmaja.wordpress.com
                  http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
                  http://groups-beta.google.com/group/id-jp # nihongo o benkyoshimashou
                  http://groups-beta.google.com/group/id-fr # parlons francais
                  ck ck ck ... Bruce Tate juga ketagihan Ruby!
                • diki@diki.or.id
                  ... Belum ... PHP ... - Kesambet MVC - Mulai butuh framework web soalnya kerjaan makin numpuk dan deadline sempit, awalnya bergulat di framework MVC php ala
                  Message 8 of 16 , Nov 21, 2006
                  • 0 Attachment
                    > On Tuesday 21 November 2006 13:52, Andry S Huzain wrote:
                    > > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
                    > > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?

                    Belum

                    > > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?

                    PHP

                    > > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?

                    - Kesambet MVC
                    - Mulai butuh framework web soalnya kerjaan makin numpuk dan deadline
                    sempit, awalnya bergulat di framework MVC php ala CakePHP, symphony
                    dll. tapi ternyata setelah nyoba Rails kok lebih enak dan rapi,
                    learning curvenya lebih cepet (imho)
                    - Living on the edge / trend / ngoprek barang baru
                    - Jadi startnya sih dari Rails, dan belakangan pelan-pelan mulai ke Ruby nya

                    Karena di beberapa project ujicoba ternyata speed produksi bisa
                    dipercepat pake rails akhirnya sebagai manajemen mulai ambil
                    kebijakan: programmer2 junior mulai "dirubykan" & server hostingan
                    juga dibikin support rails.

                    Regards,
                    Niwatori
                    www.diki.or.id
                  • Arie Kusuma Atmaja
                    ... bisa di-share/diceritakan suka dan duka pergulatannya di MVC PHP ala CAKEPHP, Pak ? saya koq ya sering juga dengar-dengar dari anak-anak yang dengan bangga
                    Message 9 of 16 , Nov 21, 2006
                    • 0 Attachment
                      diki@... wrote:
                      >
                      > sempit, awalnya bergulat di framework MVC php ala CakePHP, symphony
                      > dll. tapi ternyata setelah nyoba Rails kok lebih enak dan rapi,
                      > learning curvenya lebih cepet (imho)
                      >
                      bisa di-share/diceritakan suka dan duka pergulatannya di MVC PHP ala
                      CAKEPHP, Pak ?
                      saya koq ya sering juga dengar-dengar dari anak-anak yang dengan bangga
                      berkiblat php menyebut2 cakephp ini...

                      ini saya ada link, tapi django vs rails.
                      http://docs.google.com/View?docid=dcn8282p_1hg4sr9
                      svn co http://3columns.net/habitual/

                      --
                      Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie / YM! = riyari3
                      http://ariekusumaatmaja.wordpress.com
                      http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby

                      http://groups-beta.google.com/group/id-jp # nihongo o benkyoshimashou
                      http://groups-beta.google.com/group/id-fr # parlons francais
                      ck ck ck ... Bruce Tate juga ketagihan Ruby!
                    • diki@diki.or.id
                      ... Sebenernya pernyataan saya di atas ( lebih enak dan rapi.. ) salah juga sih (maaf maaf..., jadi keingetan isu sensitif gini setelah baca kata kiblat dan
                      Message 10 of 16 , Nov 22, 2006
                      • 0 Attachment
                        On 11/22/06, Arie Kusuma Atmaja <ariekusumaatmaja@...> wrote:
                        > diki@... wrote:
                        > > sempit, awalnya bergulat di framework MVC php ala CakePHP, symphony
                        > > dll. tapi ternyata setelah nyoba Rails kok lebih enak dan rapi,
                        > > learning curvenya lebih cepet (imho)
                        > >
                        > bisa di-share/diceritakan suka dan duka pergulatannya di MVC PHP ala
                        > CAKEPHP, Pak ?
                        > saya koq ya sering juga dengar-dengar dari anak-anak yang dengan bangga
                        > berkiblat php menyebut2 cakephp ini...

                        Sebenernya pernyataan saya di atas ("lebih enak dan rapi..") salah
                        juga sih (maaf maaf..., jadi keingetan isu sensitif gini setelah baca
                        kata kiblat dan bangga di reply mas arie), conditional dan subyektif
                        soalnya. Dan ngebanding2in 2 platform yg berbeda bisa berbuntut debat
                        panjang ala java-ruby-python, linux-m$ dll. di web. Jadi betul kata
                        mas arie, mungkin sharing pengalaman pas menggunakan mvc frameworknya
                        saja:

                        - karena lama pakai php, kadang aturan kode/tag/rules frameworknya
                        sendiri malah sering dilewat, kalau lagi kebelet atau ngga sadar yang
                        ada malah diakalin atau hardcore coding lagi, dan kadang
                        kecampur-campur "eh ini teh class.. eh controller.. eh.. arraynya
                        model? dst... "

                        - tapi poin di atas kadang jadi advantage juga, kalau si frameworknya
                        udah ngga mengakomodir fungsi tertentu ya di kepala langsung siap plan
                        A, plan B dengan fungsi2 php lain, di rails masih terkadang mentok
                        cari strategi dan padanannya (ruby nya masih newbie soalnya ^_^)

                        - sistemnya masih copy2 directory (kecuali framework php mvc yg sudah
                        nyiapin juga skrip konsolnya sperti codeigniter atau symfony non
                        sandbox), di rails skrip2 generator di konsolnya sangat membantu dalam
                        membuat mvc lebih cepat dan efisien

                        - bingung saat memilih php mvc framework yang akan dipakai:
                        http://www.phpwact.org/php/mvc_frameworks , ngga ada waktu buat
                        mencoba satu2, lebih mengandalkan referensi orang lain "cakephp aja,
                        paling mirip rails..." , dan setelah dipikir2 di link tersebut rata2
                        "modeled after rails", jadi akhirnya kepikiran ya udah knp ngga rails
                        aja sekalian

                        Gitu aja mungkin sharing dari mvc newbienya ^_^

                        Regards,
                        Niwatori
                        www.diki.or.id
                      • Arie Kusuma Atmaja
                        ... ngomong2 AJAX, Buat pengidola/fans-nya (Yang Saya Hormati) Dan Webb (RJS minus R) : http://www.danwebb.net/2006/11/17/rjs-minus-r/ buat pengidola/fans-nya
                        Message 11 of 16 , Nov 22, 2006
                        • 0 Attachment
                          Arie Kusuma Atmaja wrote:
                          > Andry S Huzain wrote:
                          >> Nah, ini tolong saya dikoreksi... menurut saya Rails masih masuk akal
                          >> untuk
                          >> dibongkar AJAX-nya. Tidak seperti framework lain yang seolah-olah
                          >> tightly-coupled banget dengan AJAX toolsnya (contoh: anda pernah debug
                          >> Java
                          >> DWR? that's really such pain-in-the-ass framework :D).
                          >>
                          >>

                          ngomong2 AJAX,

                          Buat pengidola/fans-nya (Yang Saya Hormati) Dan Webb (RJS minus R) :
                          http://www.danwebb.net/2006/11/17/rjs-minus-r/

                          buat pengidola/fans-nya (Yang Saya Hormati) Audrey Tang (idenya dari
                          Ruby Quiz):
                          http://www.haskell.org/haskellwiki/Haskell_Quiz

                          > Ya, betul. Se friendly friendly AJAX apalagi RJS di Rails, mis. kalau

                          --
                          Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie / YM! = riyari3
                          http://ariekusumaatmaja.wordpress.com http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
                          http://groups-beta.google.com/group/id-jp # nihongo o benkyoshimashou
                          http://groups-beta.google.com/group/id-fr # parlons francais
                        • Edwin Pratomo
                          ... jika ada, maka itu bukanlah saya ... Yg utama Perl, kira2 8 tahun aktif dipakai, buat bikin aplikasi, almost-daily scripting, one-liner :-) C dan C++ masih
                          Message 12 of 16 , Nov 22, 2006
                          • 0 Attachment
                            --- Andry S Huzain <andryshuzain@...> menulis:
                            > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
                            >
                            > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?

                            jika ada, maka itu bukanlah saya

                            > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?

                            Yg utama Perl, kira2 8 tahun aktif dipakai, buat bikin aplikasi, almost-daily
                            scripting, one-liner :-)
                            C dan C++ masih aktif dipake juga tapi tidak begitu intensif, kira2 11 tahun.
                            Java jarang, jika pake pun dicampur Perl pake Inline::Java :-)
                            PHP masih dipakai dalam rangka maintenance legacy code bakmi campur nasi
                            (bahasa londonya: magelangan).

                            > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?

                            pertamanya cuma karena curiosity dan style-nya yang relatif bebas mirip2 di
                            perl. Kalo sampeyan suka lihat2 diskusi di komunitas Perl pasti tahu banyak yg
                            suntuk nungguin perl6 lalu pelampiasannya nyoba2 ruby.

                            tapi lalu saya perlu mencari bahasa pemrograman untuk menggantikan pemakaian
                            PHP di tempat saya. kelihtannya ruby dng Rails ini cukup sexy utk itu, dan
                            syntax-nya bersih tidak memberi kesan sulit seperti Perl.
                            dan yg cukup penting juga: ada banyak orang pintar di komunitas ruby.
                            mudah2an pilihan saya ini tepat. kendalanya adalah masih terbatasnya programmer
                            dng skill ruby di indonesia, khususnya di jakarta dan sekitarnya.

                            rgds,
                            Edwin.





                            ________________________________________________________
                            Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
                            http://id.yahoo.com/
                          • Arie Kusuma Atmaja
                            ... pas terlihat direktori simpenan saya liat harta karun ini saya copy paste kesini saja soalnya lupa dulu thread ini yg di direct link yg mana dan ini bukan
                            Message 13 of 16 , Nov 30, 2006
                            • 0 Attachment
                              Arie Kusuma Atmaja wrote:
                              > Tentang nomer 4, terutama *Rails* saja dulu penekanannya . supaya tidak
                              > rancu sehingga newbie2 menyamakan ruby == rails.
                              > (bahaya nanti, kalau ruby dianggep rails, analogi orang konglomerat dan
                              > serba wah wah dianggap miskin)
                              > ini senada dengan struggle uh perjuangannya teman2 Rails diluar sana di
                              > tahun 2005-an dulu ya.. pernah baca situs orang jepang (tapi pake bahasa
                              > inggris loh! bukan jepang) judulnya answer to those who are still
                              > sceptical about rails.. trus sama satunya lagi yang ada gambar
                              > kartun2nya itu dimana ya... sudah lama banget soalnya. ummmm.. ada juga
                              > arsip milis rails yang baagus banget untuk menjawab nomer 4 ini, kalo
                              > nggak salah bahkan sampai ditaroh di wikinya rails karna banyak
                              > dijadikan rujukan buat mereka mereka yang banyak pada sukses bermigrasi
                              > ke rails di luar negri sana.

                              pas terlihat direktori simpenan saya liat harta karun ini saya copy
                              paste kesini saja soalnya lupa dulu thread ini yg di direct link yg mana
                              dan ini bukan yang ada gambar kartunnya itu. maap, cuman satu pak dan
                              cuma rails. / tapi mnurut saya kalo utk ruby sih kalo geek sudah gak
                              akan ragu-ragu lagi.

                              Nicolas,

                              Sounds like you were in exactly the same position as I was with our
                              first Rails app. In my situation our boss asked what we could use to
                              replace VB and MS Access applications that were going the way of the
                              Dodo Bird soon. In my case it wasn't that hard of a sell since I
                              proposed we spend one month doing a pilot project to see how much we
                              could get done. Turned out we did the entire project's functionality in
                              about 2.5 weeks so it turned into a big win for us.

                              The general strategy I proposed to the head honchos is that we use Rails
                              for small quick agile applications with a small number of users and then
                              leave the established Java stuff to the big applications. This is a
                              total farce though as Rails can handle all the same stuff if not more
                              than Java (and I've proven this time and again with consistent
                              statistically based performance metrics).

                              The big things I can recommend you hit in your presentation are the
                              following:

                              1. Seriously propose a range of alternatives--including continuing with
                              the current platform--and present the pros/cons of each. They can smell
                              when you're "stuffing the ballot" so be honest. For example, have you
                              considered just pointing Brio, Cognos, or similar tool at your data?
                              2. Plan to handle the following questions:
                              * "What about security?"
                              * "How well does it scale?"
                              * "What's the performance (see below) like?"
                              * "How many users can it handle?"
                              * "How would we deploy it?"
                              * "Do we have the hardware to support it?"
                              * "How does it fit into our current deployment setup?"
                              * "What happens if we have to reboot the server?"
                              * "Is it robust enough to handle our complex business needs?"
                              3. Give some anecdotes from other sources about the efficiency of Ruby
                              on Rails, and also present the alternative rebutals from similar sources.
                              4. Demonstrate the #1 thing that Rails has over nearly every other
                              framework: Native Ajax support. I'd take the time to whip up a simple
                              "Ajax Demo" that showed off the cool stuff you can do with Ajax. Other
                              platform advocates will have a hard time competing with that, especially
                              if you show how most Ajax in Rails involves about 10 lines of code (if
                              that).
                              5. If you're not good at making cheeze charts (powerpoint to biz people)
                              then get ahold of a friend from marketing to help you out. Buy him/her
                              lunch and they'll probably kick in some assistance. Especially if they
                              can put their name on the proposal and win some cool points. Just be
                              careful they don't stab you in the back and try to take credit for the
                              idea (depends on where you work).

                              Finally, here's some common answers to the questions I gave above:

                              * "What about security?" -- Rails, being a web application framework is
                              just as secure as every other framework. It provides all the normal
                              features for AAA (Authentication, Authorization, Auditing) such as LDAP,
                              logging, etc. and has the same weaknesses if used by uneducated
                              developers. (It helps if you can find a piece of previously written
                              vulnerable or bad code from the other frameworks).

                              * "How well does it scale?" -- First, get them to define scalability.
                              If they say, "You know, how many users can it handle?" Then be prepared
                              to educate them that scalability is about being able to start small, and
                              expand later, not about how many users a given system can handle.
                              *That* is performance. Once you've nailed that down, tell them Rails
                              adopts the "share nothing" idea so you can easily scale it out by adding
                              more hardware and running more Rails. This is in contrast to complex
                              Java App server deployments which require MQ systems, NFS, complex
                              session shuffling, and lots of software just to scale.

                              * "What's the performance like?" -- Tell them it performs just about
                              the same as other platforms, sometimes better, sometimes worse. The
                              advantage that Rails has over many other architectures is that it's
                              simplicity makes it easier to tune and (drumroll) scale to meet
                              performance needs. In addition, say that if they can come up with solid
                              performance requirements, then it'll be possible to kill the project
                              early if Rails can't meet the needs. The nice thing about this last
                              strategy is that they are now on the hook to develop a set of metrics
                              which you can then verify against existing systems.
                              For example, they say, "It needs to handle 500 connections/second."
                              Don't let them say "users", "users" means nothing. Then you go test
                              their current WizBangOMatic and find it only handles 10 conn/second.
                              You can then come to them and say that Rails can't do 500 conn/second,
                              but it can do better than the WizBangOMatic which only has 10
                              conn/second performance. It's evil, but it puts the performance harpies
                              at rest.

                              * "How many users can it handle?" -- See performance. In addition,
                              "users" is a very vague term you can't measure. You can measure
                              requests, connections, bytes transfered, simultaneous connected clients,
                              but not users.

                              * "How would we deploy it?" -- Explain the software needed, platforms it
                              runs on, how well it runs on them, etc.

                              * "Do we have the hardware to support it?" -- Yes, it runs on nearly
                              everything, and more than Java.

                              * "How does it fit into our current deployment setup?" -- This one is up
                              to you. Figure it out because they'll ask.

                              * "What happens if we have to reboot the server?" -- Reboot it. You can
                              configure Rails to start up on reboot just like any other piece of
                              software on the planet.

                              * "Is it robust enough to handle our complex business needs?" -- Explain
                              that several businesses are basing their lives on Rails, and that it
                              seems to be as robust as every other software system.

                              Good luck.

                              On Sun, 21 Aug 2005 20:53:17 +0200
                              Nicolas Buet <nicolas.buet@...> wrote:


                              >> Hi,
                              >> I understand that this might be off topic, but it's still rails
                              related. I
                              >> have a meeting tomorrow with a manager about a database front end
                              project.
                              >> He want to use jdbc, but for a change I would like to use rails.
                              What do you
                              >> think could convince him that Rails is a viable choice?
                              >> (I don't know much about the project, but it is small: 5 weeks from
                              design
                              >> to delivery, 3 users or less, no authentification... this will
                              replace a "ms
                              >> access" tool)
                              >> Regards,
                              >> Nicolas
                              >>

                              _______________________________________________
                              Rails mailing list
                              Rails@...
                              http://lists.rubyonrails.org/mailman/listinfo/rails




                              --
                              Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie A.K.A ariekeren / YM! = riyari3
                              http://ariekusumaatmaja.wordpress.com http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
                              http://groups-beta.google.com/group/id-jp # ayo praktek ngomong jepang!
                              http://groups-beta.google.com/group/id-fr # ayo praktek ngomong prancis!
                            • Andry S Huzain
                              Jrit. Panjang banget Rie. Lu kayak programmer __selain ruby__ aja posting imel forward panjang-panjang dan susah dimengerti :D jk. Gw lagi baca buku From
                              Message 14 of 16 , Nov 30, 2006
                              • 0 Attachment
                                'Jrit.
                                Panjang banget 'Rie. Lu kayak programmer __selain ruby__ aja posting imel
                                forward panjang-panjang dan susah dimengerti :D

                                jk.

                                Gw lagi baca buku From Java to Ruby (Pragmatic Programmer). Asyik nih buku..


                                Bab 4: Cara propaganda Ruby:
                                4.a Pake pilot project.
                                4.b Pake trojan horse, bikin project kecil2an secara diam2 dulu.
                                4.c Race. Untuk satu problem, bikin solusi pake Ruby (saya sudah 2 kali pake
                                pola ini)
                                4.d Taruhan. "Gertak sambal" kalo pake Ruby bisa improve business value.
                                Buktikan saja kalo sambalnya bener2 pedes.
                                4.e Aksi penyelamatan. Gunakan Ruby saat project sudah kepepet waktu.

                                Bab 5. Menempis pandangan miring dan meremehkan Ruby secara dia scripting.
                                Bikin project yang ga "semestinya" bisa dilakukan scripting:
                                * Enterprise integration --> messaging, webservice
                                * LDAP (yang ini udah pernah gw lakuin. Gw bikin interface LDAP untuk manage
                                user, tapi aplikasi utamanya sendiri pake Struts. Yah gimana lagi, JNDI
                                terlalu ribet mbulet suket)

                                Banyak lagi sih samplenya, seperti persistence (ActiveRecord vs
                                Hibernate/iBatis) dll. Tapi menurut gw yg paling sexy ya middleware LDAP
                                itu.

                                Bab 6. Infiltrasi pelan2
                                6.a Migrasi (Java ke Ruby)
                                6.b Integrasi (Java dan Ruby)
                                6.c Adaptasi (JRuby, RJB, YAJB, RJNI, RJAVA)
                                6.d SOA. Selalu pake paradigma SOA (SOAP dan REST) dalam aplikasi Java
                                ataupun Ruby. Biar kedua spesies ini jadi gampang "ngobrol"nya.


                                Hehehehe....


                                On 11/30/06, Arie Kusuma Atmaja <ariekusumaatmaja@...> wrote:
                                >
                                > Arie Kusuma Atmaja wrote:
                                > > Tentang nomer 4, terutama *Rails* saja dulu penekanannya . supaya tidak
                                > > rancu sehingga newbie2 menyamakan ruby == rails.
                                > > (bahaya nanti, kalau ruby dianggep rails, analogi orang konglomerat dan
                                > > serba wah wah dianggap miskin)
                                > > ini senada dengan struggle uh perjuangannya teman2 Rails diluar sana di
                                > > tahun 2005-an dulu ya.. pernah baca situs orang jepang (tapi pake bahasa
                                >
                                > > inggris loh! bukan jepang) judulnya answer to those who are still
                                > > sceptical about rails.. trus sama satunya lagi yang ada gambar
                                > > kartun2nya itu dimana ya... sudah lama banget soalnya. ummmm.. ada juga
                                > > arsip milis rails yang baagus banget untuk menjawab nomer 4 ini, kalo
                                > > nggak salah bahkan sampai ditaroh di wikinya rails karna banyak
                                > > dijadikan rujukan buat mereka mereka yang banyak pada sukses bermigrasi
                                > > ke rails di luar negri sana.
                                >
                                > pas terlihat direktori simpenan saya liat harta karun ini saya copy
                                > paste kesini saja soalnya lupa dulu thread ini yg di direct link yg mana
                                > dan ini bukan yang ada gambar kartunnya itu. maap, cuman satu pak dan
                                > cuma rails. / tapi mnurut saya kalo utk ruby sih kalo geek sudah gak
                                > akan ragu-ragu lagi.
                                >
                                > Nicolas,
                                >
                                > Sounds like you were in exactly the same position as I was with our
                                > first Rails app. In my situation our boss asked what we could use to
                                > replace VB and MS Access applications that were going the way of the
                                > Dodo Bird soon. In my case it wasn't that hard of a sell since I
                                > proposed we spend one month doing a pilot project to see how much we
                                > could get done. Turned out we did the entire project's functionality in
                                > about 2.5 weeks so it turned into a big win for us.
                                >
                                > The general strategy I proposed to the head honchos is that we use Rails
                                > for small quick agile applications with a small number of users and then
                                > leave the established Java stuff to the big applications. This is a
                                > total farce though as Rails can handle all the same stuff if not more
                                > than Java (and I've proven this time and again with consistent
                                > statistically based performance metrics).
                                >
                                > The big things I can recommend you hit in your presentation are the
                                > following:
                                >
                                > 1. Seriously propose a range of alternatives--including continuing with
                                > the current platform--and present the pros/cons of each. They can smell
                                > when you're "stuffing the ballot" so be honest. For example, have you
                                > considered just pointing Brio, Cognos, or similar tool at your data?
                                > 2. Plan to handle the following questions:
                                > * "What about security?"
                                > * "How well does it scale?"
                                > * "What's the performance (see below) like?"
                                > * "How many users can it handle?"
                                > * "How would we deploy it?"
                                > * "Do we have the hardware to support it?"
                                > * "How does it fit into our current deployment setup?"
                                > * "What happens if we have to reboot the server?"
                                > * "Is it robust enough to handle our complex business needs?"
                                > 3. Give some anecdotes from other sources about the efficiency of Ruby
                                > on Rails, and also present the alternative rebutals from similar sources.
                                > 4. Demonstrate the #1 thing that Rails has over nearly every other
                                > framework: Native Ajax support. I'd take the time to whip up a simple
                                > "Ajax Demo" that showed off the cool stuff you can do with Ajax. Other
                                > platform advocates will have a hard time competing with that, especially
                                > if you show how most Ajax in Rails involves about 10 lines of code (if
                                > that).
                                > 5. If you're not good at making cheeze charts (powerpoint to biz people)
                                > then get ahold of a friend from marketing to help you out. Buy him/her
                                > lunch and they'll probably kick in some assistance. Especially if they
                                > can put their name on the proposal and win some cool points. Just be
                                > careful they don't stab you in the back and try to take credit for the
                                > idea (depends on where you work).
                                >
                                > Finally, here's some common answers to the questions I gave above:
                                >
                                > * "What about security?" -- Rails, being a web application framework is
                                > just as secure as every other framework. It provides all the normal
                                > features for AAA (Authentication, Authorization, Auditing) such as LDAP,
                                > logging, etc. and has the same weaknesses if used by uneducated
                                > developers. (It helps if you can find a piece of previously written
                                > vulnerable or bad code from the other frameworks).
                                >
                                > * "How well does it scale?" -- First, get them to define scalability.
                                > If they say, "You know, how many users can it handle?" Then be prepared
                                > to educate them that scalability is about being able to start small, and
                                > expand later, not about how many users a given system can handle.
                                > *That* is performance. Once you've nailed that down, tell them Rails
                                > adopts the "share nothing" idea so you can easily scale it out by adding
                                > more hardware and running more Rails. This is in contrast to complex
                                > Java App server deployments which require MQ systems, NFS, complex
                                > session shuffling, and lots of software just to scale.
                                >
                                > * "What's the performance like?" -- Tell them it performs just about
                                > the same as other platforms, sometimes better, sometimes worse. The
                                > advantage that Rails has over many other architectures is that it's
                                > simplicity makes it easier to tune and (drumroll) scale to meet
                                > performance needs. In addition, say that if they can come up with solid
                                > performance requirements, then it'll be possible to kill the project
                                > early if Rails can't meet the needs. The nice thing about this last
                                > strategy is that they are now on the hook to develop a set of metrics
                                > which you can then verify against existing systems.
                                > For example, they say, "It needs to handle 500 connections/second."
                                > Don't let them say "users", "users" means nothing. Then you go test
                                > their current WizBangOMatic and find it only handles 10 conn/second.
                                > You can then come to them and say that Rails can't do 500 conn/second,
                                > but it can do better than the WizBangOMatic which only has 10
                                > conn/second performance. It's evil, but it puts the performance harpies
                                > at rest.
                                >
                                > * "How many users can it handle?" -- See performance. In addition,
                                > "users" is a very vague term you can't measure. You can measure
                                > requests, connections, bytes transfered, simultaneous connected clients,
                                > but not users.
                                >
                                > * "How would we deploy it?" -- Explain the software needed, platforms it
                                > runs on, how well it runs on them, etc.
                                >
                                > * "Do we have the hardware to support it?" -- Yes, it runs on nearly
                                > everything, and more than Java.
                                >
                                > * "How does it fit into our current deployment setup?" -- This one is up
                                > to you. Figure it out because they'll ask.
                                >
                                > * "What happens if we have to reboot the server?" -- Reboot it. You can
                                > configure Rails to start up on reboot just like any other piece of
                                > software on the planet.
                                >
                                > * "Is it robust enough to handle our complex business needs?" -- Explain
                                > that several businesses are basing their lives on Rails, and that it
                                > seems to be as robust as every other software system.
                                >
                                > Good luck.
                                >
                                > On Sun, 21 Aug 2005 20:53:17 +0200
                                > Nicolas Buet <nicolas.buet@... <nicolas.buet%40gmail.com>> wrote:
                                >
                                > >> Hi,
                                > >> I understand that this might be off topic, but it's still rails
                                > related. I
                                > >> have a meeting tomorrow with a manager about a database front end
                                > project.
                                > >> He want to use jdbc, but for a change I would like to use rails.
                                > What do you
                                > >> think could convince him that Rails is a viable choice?
                                > >> (I don't know much about the project, but it is small: 5 weeks from
                                > design
                                > >> to delivery, 3 users or less, no authentification... this will
                                > replace a "ms
                                > >> access" tool)
                                > >> Regards,
                                > >> Nicolas
                                > >>
                                >
                                > _______________________________________________
                                > Rails mailing list
                                > Rails@... <Rails%40lists.rubyonrails.org>
                                > http://lists.rubyonrails.org/mailman/listinfo/rails
                                >
                                > --
                                > Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie A.K.A ariekeren / YM! = riyari3
                                > http://ariekusumaatmaja.wordpress.com
                                > http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
                                > http://groups-beta.google.com/group/id-jp # ayo praktek ngomong jepang!
                                > http://groups-beta.google.com/group/id-fr # ayo praktek ngomong prancis!
                                >
                                >
                                >



                                --
                                http://andryshuzain.com


                                [Non-text portions of this message have been removed]
                              • aditya_jamop
                                ... 1. entahlah, aku kesulitan mendefinisikan apa itu bhs pemrograman utama , yg jelas 3 bulan terakhir ini, daku dipaksa perusahaan tuk ngubek2 Ruby 2.
                                Message 15 of 16 , Jan 1, 2007
                                • 0 Attachment
                                  --- In id-ruby@yahoogroups.com, "Andry S Huzain" <andryshuzain@...> wrote:
                                  >
                                  > Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
                                  >
                                  > 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
                                  > 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
                                  > 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
                                  >

                                  1. entahlah, aku kesulitan mendefinisikan apa itu 'bhs pemrograman
                                  utama', yg jelas 3 bulan terakhir ini, daku 'dipaksa' perusahaan tuk
                                  ngubek2 Ruby

                                  2. sebelum tenggelam dalam dunia Ruby, dah 2 tahun daku kalo
                                  ngedevelop web pakek PHP

                                  3.
                                  1.karena perush membutuhkan programmer ruby, sementara kalo nyari SDM
                                  ruby di luaran sana konon kabarnya msh jarang, jadilah daku disuruh
                                  tenggelam dalam dunia ruby ini

                                  2.setelah sedikit tenggelam, ternyata ruby menarik, terutama Railsnya
                                  yg membuat pengalaman ngedevelop jadi asyik, apalagi menurutku rails
                                  lebih efisien ketimbang PHP

                                  3.suatu saat nanti pengen banget kerja di jepang, konon kabarnya ruby
                                  sangat populer di sana, so mudah2an dgn belajar ruby bisa membawaku ke
                                  sana aamiin
                                • Arie Kusuma Atmaja
                                  ... diasumsikan bahasa pemrograman utama = bahasa yang paaaling familiar dipakai aja. ... sementara kebanyakan perusahaan ketakutan pakai ruby karena khawatir
                                  Message 16 of 16 , Jan 1, 2007
                                  • 0 Attachment
                                    aditya_jamop wrote:
                                    > --- In id-ruby@yahoogroups.com, "Andry S Huzain" <andryshuzain@...> wrote:
                                    >> Ini pertanyaan iseng saja. Meski juga ada seriusnya.
                                    >>
                                    >> 1. Disini ada yang memakai Ruby sebagai 'bahasa pemrograman utama'?
                                    >> 2. Kalau tidak, bahasa pemrograman utama anda apa? Perl? C++? Java? PHP?
                                    >> 3. Kenapa belajar Ruby (ya ya ya, Rails juga boleh deh)?
                                    >>
                                    >
                                    > 1. entahlah, aku kesulitan mendefinisikan apa itu 'bhs pemrograman
                                    > utama', yg jelas 3 bulan terakhir ini, daku 'dipaksa' perusahaan tuk
                                    > ngubek2 Ruby

                                    diasumsikan bahasa pemrograman utama = bahasa yang paaaling familiar
                                    dipakai aja.

                                    >
                                    > 2. sebelum tenggelam dalam dunia Ruby, dah 2 tahun daku kalo
                                    > ngedevelop web pakek PHP
                                    >
                                    > 3.
                                    > 1.karena perush membutuhkan programmer ruby, sementara kalo nyari SDM
                                    > ruby di luaran sana konon kabarnya msh jarang, jadilah daku disuruh
                                    > tenggelam dalam dunia ruby ini
                                    >
                                    > 2.setelah sedikit tenggelam, ternyata ruby menarik, terutama Railsnya
                                    > yg membuat pengalaman ngedevelop jadi asyik, apalagi menurutku rails
                                    > lebih efisien ketimbang PHP


                                    sementara kebanyakan perusahaan ketakutan pakai ruby karena khawatir
                                    programmer ruby yg masih disebut makhluk langka itu nanti akan cabut, di
                                    tempat adit terbalik, malah sampai dipaksa paksa pakai Ruby, ni berarti
                                    memang perusahaan punya kesadaran sendiri ya :)

                                    >
                                    > 3.suatu saat nanti pengen banget kerja di jepang, konon kabarnya ruby
                                    > sangat populer di sana, so mudah2an dgn belajar ruby bisa membawaku ke
                                    > sana aamiin
                                    >

                                    yup. amiin. nanti biar gw kalau ada langkah, jalan-jalan ke Kyoto bisa
                                    ada tempat singgah ke tempat teman sendiri ya :)
                                    # ini kalau sama sama senangnya sama Tokyo sih, kalau maunya di Tokyo
                                    # shikata ga nai ne.

                                    --
                                    Arie Kusuma Atmaja A.K.A Arie A.K.A ariekeren / YM! = riyari3
                                    http://ariekusumaatmaja.wordpress.com http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby
                                    http://groups-beta.google.com/group/id-jp # nihongo o benkyoshimashou
                                    http://groups-beta.google.com/group/id-fr # parlons francais
                                  Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.