Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [id-js] Lessons from Gmail: Using Timers Effectively

Expand Messages
  • Fadjar Nurswanto
    Terima kasih mas Ferdi. Bukan itu kok permasalahan saya, mas. Hanya berusaha memahami cara eksekusi pada script yang telah dicontohkan saja. Sudah terbantukan
    Message 1 of 7 , Jul 10, 2009
    • 0 Attachment
      Terima kasih mas Ferdi.

      Bukan itu kok permasalahan saya, mas.
      Hanya berusaha memahami cara eksekusi pada script yang telah dicontohkan
      saja. Sudah terbantukan oleh mas You.

      Dan lebih paham setelah mencoba sendiri untuk eksekusi proses-proses
      lainnya dengan rentang waktu yang berbeda-beda.

      Terima kasih,
      Fadjar Nurswanto
      http://blog.rindudendam.net

      herdian ferdianto wrote:
      > Dear Pak Fadjar
      >
      > Tergantung skrip anda sih,
      > cuman beda yang jelas adalah:
      > setTimeout -> hanya menjalankan sekali aja
      > setInterval -> akan dijalankan secara interval (berkali2)
      >
      > //ngeprint di firebug console sekali
      > setTimeout( function() { console.log( "run" ); }, 1000 );
      >
      > //ngeprint di firebug console berkali2 interval 1 detik
      > var handle = setInterval function() { console.log( "run" ); }, 1000 );
      >
      > //stop interval
      > clearInterval( handle );
      >
      >
      > 2009/7/9 Fadjar Nurswanto <mailinglist@...>
      >
      >>
      >> Barusan baca di ajaxian tentang subject diatas.
      >> http://ajaxian.com/archives/lessons-from-gmail-using-timers-effectively
      >>
      >> Singkatnya,
      >> bila penggunaan setTimeout/setInterval delay 1 detik atau lebih dibuat
      >> lebih dari 1 kali bahkan sampai 100 kali tidak mempengaruhi performance
      >> secara signifikan. Tetapi akan berbeda bila delay 100ms s.d. 200ms atau
      >> mereka sebut dengan "high frequency".
      >>
      >> Dan penulis membuat sample script-nya sebagai berikut:
      >>
      >> // The time, in ms, that must be "missed" before we
      >> // assume the app was put to sleep.
      >>
      >> var THRESHOLD = 10000;
      >> var lastTick_;
      >>
      >> detectWakeFromSleep_ = function() {
      >> var now = new Date().getTime();
      >> var delta = now - this.lastTick_;
      >> if (delta> THRESHOLD) {
      >> // The app probably just woke up after being asleep.
      >> fetchUpdatedData();
      >> }
      >> lastTick_ = now;
      >> };
      >>
      >> Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
      >> 1. Apakah penggunaannya dengan perintah
      >> setTimeout(detectWakeFromSleep,100) atau
      >> setInterval(detectWakeFromSleep,100)?
      >> 2. Dimana meletakkan proses lainnya ?
      >>
      >> Maaf kalau kepanjangan ...
      >>
      >> Terima kasih,
      >> Fadjar Nurswanto
      >> http://blog.rindudendam.net
      >>
    • Fadjar Nurswanto
      Terima kasih mas Ferdi. Bukan itu kok permasalahan saya, mas. Hanya berusaha memahami cara eksekusi pada script yang telah dicontohkan saja. Sudah terbantukan
      Message 2 of 7 , Jul 10, 2009
      • 0 Attachment
        Terima kasih mas Ferdi.

        Bukan itu kok permasalahan saya, mas.
        Hanya berusaha memahami cara eksekusi pada script yang telah dicontohkan
        saja. Sudah terbantukan oleh mas You.

        Dan lebih paham setelah mencoba sendiri untuk eksekusi proses-proses
        lainnya dengan rentang waktu yang berbeda-beda.

        Terima kasih,
        Fadjar Nurswanto
        http://blog.rindudendam.net

        herdian ferdianto wrote:
        > Dear Pak Fadjar
        >
        > Tergantung skrip anda sih,
        > cuman beda yang jelas adalah:
        > setTimeout -> hanya menjalankan sekali aja
        > setInterval -> akan dijalankan secara interval (berkali2)
        >
        > //ngeprint di firebug console sekali
        > setTimeout( function() { console.log( "run" ); }, 1000 );
        >
        > //ngeprint di firebug console berkali2 interval 1 detik
        > var handle = setInterval function() { console.log( "run" ); }, 1000 );
        >
        > //stop interval
        > clearInterval( handle );
        >
        >
        > 2009/7/9 Fadjar Nurswanto <mailinglist@...>
        >
        >>
        >> Barusan baca di ajaxian tentang subject diatas.
        >> http://ajaxian.com/archives/lessons-from-gmail-using-timers-effectively
        >>
        >> Singkatnya,
        >> bila penggunaan setTimeout/setInterval delay 1 detik atau lebih dibuat
        >> lebih dari 1 kali bahkan sampai 100 kali tidak mempengaruhi performance
        >> secara signifikan. Tetapi akan berbeda bila delay 100ms s.d. 200ms atau
        >> mereka sebut dengan "high frequency".
        >>
        >> Dan penulis membuat sample script-nya sebagai berikut:
        >>
        >> // The time, in ms, that must be "missed" before we
        >> // assume the app was put to sleep.
        >>
        >> var THRESHOLD = 10000;
        >> var lastTick_;
        >>
        >> detectWakeFromSleep_ = function() {
        >> var now = new Date().getTime();
        >> var delta = now - this.lastTick_;
        >> if (delta> THRESHOLD) {
        >> // The app probably just woke up after being asleep.
        >> fetchUpdatedData();
        >> }
        >> lastTick_ = now;
        >> };
        >>
        >> Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
        >> 1. Apakah penggunaannya dengan perintah
        >> setTimeout(detectWakeFromSleep,100) atau
        >> setInterval(detectWakeFromSleep,100)?
        >> 2. Dimana meletakkan proses lainnya ?
        >>
        >> Maaf kalau kepanjangan ...
        >>
        >> Terima kasih,
        >> Fadjar Nurswanto
        >> http://blog.rindudendam.net
        >>
        >>
        >>
        >
        >
        >
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.