Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

ibackreview : Kuil Kek Lok Si - Penang

Expand Messages
  • Sonson Ns
    Dear ibacker ers Melanjuti postingan Kay tentang Kek Lok Si, berikut saya buat reviewnya. Seperti Kay, saya juga ingin memotret Kuil Kek Lok Si pada malam
    Message 1 of 3 , Nov 1, 2010
    • 0 Attachment
      Dear ibacker'ers

      Melanjuti postingan Kay tentang Kek Lok Si, berikut saya buat reviewnya. Seperti Kay, saya juga ingin memotret Kuil Kek Lok Si pada malam hari, ingin mengambil gambar suasana kuil pada malam hari.

      Ketinggalan bus di Kuil Kek Lok Si Penang

      Pergi ke Penang rasanya kurang lengkap tanpa mengunjungi Kuil Kek Lok Si. Kuil ini bisa di capai dari Komtar dengan durasi waktu kira-kira 40-60 menit. Pada kunjungan pertama ke Kek Lok Si gagal total karena saat itu keasikan ke bukit Penang (Penang Hill) jadi waktunya ga keburu (terlalu malam). Kunjungan ke 2 berhasil sampai di Kek Lok Si sore hari, jam 6an sebenarnya udah tutup, petugas di sana meminta para pengunjung keluar karena waktunya sudah berakhir untuk kunjungan para turis. Cuman, saya lihat ada beberapa orang yang masih di dalam untuk berdoa, jadi saya juga ikut2an bertahan.

      Berhubung saya muslim dan memang tidak berdoa kemudian saya meminta izin untuk berada di dalam kuil sampai kira2 pukul 8 karena ingin memotret, karena sudah sepi dan saya kelihatan tidak akan mengganggu maka si petugas memberi izin tapi hanya bisa memotret di luar karena ruangan dalam sudah tidak ada orang dan mau di tutup.

      Yah sudah sayapun keluar dan berencana memotret dari luar, setelah keluar jreeng hari sudah gelap tapi penerangan di kuil sangat minim, kamera saya tipe yang biasa saja jadinya tidak bisa meng capture aura kuil malam hari…. tentu saja saya kecewa, tapi yah apa boleh buat saya harus buru-buru turun karena bus terakhir ke Komtar berangkat pukul 19.30, kalau telat maka saya harus pakai taksi.

      Sampai di bawah ternyata benar saya tertinggal bus, selengkapnya baca disini



      pesan dari :

      :: Sonson Ns ::
      artsontravelpedia || www.artsons.wordpress.com



    • A.K
      Hi Son,   Thank you for your post.. sepertinya kuil ini cuman terang saat CNY, bulan feb-mar. Makanya saya tanya apakah ada yang pernah (sepertinya tidak ada)
      Message 2 of 3 , Nov 1, 2010
      • 0 Attachment
        Hi Son,
         
        Thank you for your post..
        sepertinya kuil ini cuman terang saat CNY, bulan feb-mar. Makanya saya tanya apakah ada yang pernah (sepertinya tidak ada) yang berhasil memotret Kuil kek Lok Si night view pada hari biasa.... :(
         
        Sambil numpang nanya,.,,
         
        Apa yang bisa kita lakukan di Penang Hill?
         
         
        Apakah Floating Mosque dan Toy Museum di Tanjong Bungah are worth to visit?
         
        Thanks

        --- On Tue, 2/11/10, Sonson Ns <artson_mail@...> wrote:

        From: Sonson Ns <artson_mail@...>
        Subject: [ibackpackerclub] ibackreview : Kuil Kek Lok Si - Penang
        To: "milis ibackpackerclub" <ibackpackerclub@yahoogroups.com>
        Date: Tuesday, 2 November, 2010, 11:11 AM

         
        Dear ibacker'ers

        Melanjuti postingan Kay tentang Kek Lok Si, berikut saya buat reviewnya. Seperti Kay, saya juga ingin memotret Kuil Kek Lok Si pada malam hari, ingin mengambil gambar suasana kuil pada malam hari.

        Ketinggalan bus di Kuil Kek Lok Si Penang

        Pergi ke Penang rasanya kurang lengkap tanpa mengunjungi Kuil Kek Lok Si. Kuil ini bisa di capai dari Komtar dengan durasi waktu kira-kira 40-60 menit. Pada kunjungan pertama ke Kek Lok Si gagal total karena saat itu keasikan ke bukit Penang (Penang Hill) jadi waktunya ga keburu (terlalu malam). Kunjungan ke 2 berhasil sampai di Kek Lok Si sore hari, jam 6an sebenarnya udah tutup, petugas di sana meminta para pengunjung keluar karena waktunya sudah berakhir untuk kunjungan para turis. Cuman, saya lihat ada beberapa orang yang masih di dalam untuk berdoa, jadi saya juga ikut2an bertahan.
        Berhubung saya muslim dan memang tidak berdoa kemudian saya meminta izin untuk berada di dalam kuil sampai kira2 pukul 8 karena ingin memotret, karena sudah sepi dan saya kelihatan tidak akan mengganggu maka si petugas memberi izin tapi hanya bisa memotret di luar karena ruangan dalam sudah tidak ada orang dan mau di tutup.
        Yah sudah sayapun keluar dan berencana memotret dari luar, setelah keluar jreeng hari sudah gelap tapi penerangan di kuil sangat minim, kamera saya tipe yang biasa saja jadinya tidak bisa meng capture aura kuil malam hari…. tentu saja saya kecewa, tapi yah apa boleh buat saya harus buru-buru turun karena bus terakhir ke Komtar berangkat pukul 19.30, kalau telat maka saya harus pakai taksi.
        Sampai di bawah ternyata benar saya tertinggal bus, selengkapnya baca disini



        pesan dari :

        :: Sonson Ns ::
        artsontravelpedia || www.artsons.wordpress.com




      • Sonson Ns
        Dear Kay dan ibacker s... Penang Hill, bukit tertinggi di Penang, dari sini kita bisa melihat kota Georgetown dan juga Penang Bridge dari kejauhan. Tidak ada
        Message 3 of 3 , Nov 2, 2010
        • 0 Attachment
          Dear Kay dan ibacker's...

          Penang Hill, bukit tertinggi di Penang, dari sini kita bisa melihat kota Georgetown dan juga Penang Bridge dari kejauhan. Tidak ada yang istimewa ketika kita sudah di atas....Mungkin yang menarik adalah naik tram dari bawah ke atas. Kalau pernah ke Hongkong kira-kira samalah tramnya dengan tram di The Peak Hongkong. Tiba di atas selain ada area tempat untuk melihat pemandangan, ada juga restauran, terus semacam taman kecil, ada juga balkon untuk beristirahat, ada teropong berbayar koin.

          Floating Mosque?? hmmm masih indah mesjid kubah emas di Depok, tapi kalau suka arsitektur yah boleh lah ke tempat ini. Museum Toy seru juga buat pengemar boneka, mainan action figure dan banyak lagi tokoh2 film yang di buat jadi mainan... saya kesini bulan maret kemarin, janjian ketemu dan jalan bareng dengan member milis ini yaitu Kang Anton si cepot yang punya misi memperkenalkan tokoh si cepot di Penang.. tempat ini cocok buat yang gemar dengan film sekaligus suka dengan berbagai figure action...cuman tiket masuknya lebih mahal dari harga tiket pesawat promo Jakarta - KL :P

          pesan dari :

          :: Sonson Ns ::
          artsontravelpedia || www.artsons.wordpress.com




          --- Pada Sel, 2/11/10, A.K <kay_3884@...> menulis:

          Dari: A.K <kay_3884@...>
          Judul: Re: [ibackpackerclub] ibackreview : Kuil Kek Lok Si - Penang
          Kepada: ibackpackerclub@yahoogroups.com
          Tanggal: Selasa, 2 November, 2010, 12:48 PM







           










          Hi Son,
           
          Thank you for your post..
          sepertinya kuil ini cuman terang saat CNY, bulan feb-mar. Makanya saya tanya apakah ada yang pernah (sepertinya tidak ada) yang berhasil memotret Kuil kek Lok Si night view pada hari biasa.... :(
           
          Sambil numpang nanya,.,,
           
          Apa yang bisa kita lakukan di Penang Hill?
           
           
          Apakah Floating Mosque dan Toy Museum di Tanjong Bungah are worth to visit?
           
          Thanks

          --- On Tue, 2/11/10, Sonson Ns <artson_mail@...> wrote:


          From: Sonson Ns <artson_mail@...>
          Subject: [ibackpackerclub] ibackreview : Kuil Kek Lok Si - Penang
          To: "milis ibackpackerclub" <ibackpackerclub@yahoogroups.com>
          Date: Tuesday, 2 November, 2010, 11:11 AM


           





          Dear ibacker'ers

          Melanjuti postingan Kay tentang Kek Lok Si, berikut saya buat reviewnya. Seperti Kay, saya juga ingin memotret Kuil Kek Lok Si pada malam hari, ingin mengambil gambar suasana kuil pada malam hari.


          Ketinggalan bus di Kuil Kek Lok Si Penang

          Pergi ke Penang rasanya kurang lengkap tanpa mengunjungi Kuil Kek Lok Si. Kuil ini bisa di capai dari Komtar dengan durasi waktu kira-kira 40-60 menit. Pada kunjungan pertama ke Kek Lok Si gagal total karena saat itu keasikan ke bukit Penang (Penang Hill) jadi waktunya ga keburu (terlalu malam). Kunjungan ke 2 berhasil sampai di Kek Lok Si sore hari, jam 6an sebenarnya udah tutup, petugas di sana meminta para pengunjung keluar karena waktunya sudah berakhir untuk kunjungan para turis. Cuman, saya lihat ada beberapa orang yang masih di dalam untuk berdoa, jadi saya juga ikut2an bertahan.
          Berhubung saya muslim dan memang tidak berdoa kemudian saya meminta izin untuk berada di dalam kuil sampai kira2 pukul 8 karena ingin memotret, karena sudah sepi dan saya kelihatan tidak akan mengganggu maka si petugas memberi izin tapi hanya bisa memotret di luar karena ruangan dalam sudah tidak ada orang dan mau di tutup.
          Yah sudah sayapun keluar dan berencana memotret dari luar, setelah keluar jreeng hari sudah gelap tapi penerangan di kuil sangat minim, kamera saya tipe yang biasa saja jadinya tidak bisa meng capture aura kuil malam hari…. tentu saja saya kecewa, tapi yah apa boleh buat saya harus buru-buru turun karena bus terakhir ke Komtar berangkat pukul 19.30, kalau telat maka saya harus pakai taksi.Sampai di bawah ternyata benar saya tertinggal bus, selengkapnya baca disini



          pesan dari :

          :: Sonson Ns ::
          artsontravelpedia || www.artsons.wordpress.com
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.