Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo

Expand Messages
  • backpackseru
    Mohon dibantu karena ketika di klik linknya yg muncul tulisan this content currently unvailable Apakah harus dibuka melalui PC? Atau bisa via HP Trims Sent
    Message 1 of 32 , Oct 31 11:52 PM
      Mohon dibantu karena ketika di klik linknya yg muncul tulisan this content currently unvailable

      Apakah harus dibuka melalui PC? Atau bisa via HP

      Trims

      Sent from my BackpackBerry®

      Www.backpackseru.com

      -----Original Message-----
      From: Stefanus A Wartono <sta@...>
      Sender: ibackpackerclub@yahoogroups.com
      Date: Tue, 01 Nov 2011 13:28:54
      To: <ibackpackerclub@yahoogroups.com>
      Reply-To: ibackpackerclub@yahoogroups.com
      Subject: Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo

      Saya klik link-nya bisa tuh.
      Makanya .... kena "tipu" yang sophisticated ya ....

      On 01-Nop-2011 13:21, backpackseru wrote:
      >
      > Apakah ada kesalahan pemberian link, tidak bisa dibuka oleh kami disini
      >
      > Thanks
      > Backpackseru
      > Sent from my BackpackBerry®
      >
      > Www.backpackseru.com
      > ------------------------------------------------------------------------
      > *From: * Krisna Diantha Akassa <krisnadiantha@...>
      > *Sender: * ibackpackerclub@yahoogroups.com
      > *Date: *Tue, 1 Nov 2011 06:52:49 +0100
      > *To: *<ibackpackerclub@yahoogroups.com>
      > *ReplyTo: * ibackpackerclub@yahoogroups.com
      > *Subject: *Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo
      >
      > http://www.facebook.com/media/set/?set=a.46290972485.55593.655067485&type=3#!/photo.php?fbid=10150376548552486&set=a.46290972485.55593.655067485&type=1&theater
      > <http://www.facebook.com/media/set/?set=a.46290972485.55593.655067485&type=3#%21/photo.php?fbid=10150376548552486&set=a.46290972485.55593.655067485&type=1&theater>
      >
      > mereka resmi menempati gedung ini
      > tapi hanya satu ruangan
      >
      > saya sedang investigasi soal ini
      > lengkap akan muncul di harian sindo minggu depan
      >
      >
      > dubes ri di swiss djoko susilo juga meragukan lembaga ini
      >
      >
      > salam
      >
      > krisna
      > swiss
      >
      >


      ------------------------------------



      Post message:
      ibackpackerclub@yahoogroups.com
      Subscribe:
      ibackpackerclub-subscribe@yahoogroups.com
      Unsubscribe:
      ibackpackerclub-unsubscribe@yahoogroups.com
      List owner:
      ibackpackerclub-owner@yahoogroups.com
      Yahoo! Groups Links
    • Hari Jonathan
      Seperti yg sudah dijelaskan, bahwa: N7W, ujung-ujungnya adalah duit, bisnis!. Apa yg salah? Dan dengan apa yg dia lakukan adalah sah-sah saja ... justru saya
      Message 32 of 32 , Nov 4, 2011
        Seperti yg sudah dijelaskan, bahwa:
        N7W, ujung-ujungnya adalah duit, bisnis!. Apa yg salah?
        Dan dengan apa yg dia lakukan adalah sah-sah saja ... justru saya angkat topi atas daya kreatifitas dia.
        Minimal dia berhasil “mengelabui” Jero Wacik, kalau pun ingin menggunakan istilah “mengelabui”.
        Masa, seorang JW, bisa dikelabui???
         
        N7W sudah berhasil menjual, minimal ke Pemerintah RI. Itu sebabnya Jero Wacik sudah mendaftar.
        Belakangan dia menarik diri, karena biaya penyelenggaraan yg besar. Tentu, dimaklumi karena biaya yg besar, tentu dia akan cari aman.
        Salah-salah ambil keputusan, bahaya buat dia ... 
         
        Seperti yg sudah dijelaskan juga, bahwa:
        Dampak kehadiran turis tentu akan berpengaruh buruk (sy pernah tulis ini di Suara Pembaruan beberapa tahun yg lalu).
        Sekali lagi, itu satu soal, soal lain adalah bagaimana dengan perekonomian mereka yg selama ini tidak mendapat perhatian penguasa?
         
        Intinya, ada 2 soal,
        soal pertama, bagaimana kita menang menurut versi N7W, lepas dari bonafit atau gk.
        soal kedua, biarkan mereka (pemda dan rakyat disana) yg akan memikirkan kembali setelah menang. Itu pun kalau menang.
        Walaupun menang pun, belum tentu laku ... ingat kisah pemenang Indonesia Idol? Gk laku juga.
         
        HJ
        Pilihlah, tidak memilih pun adalah pilihan.
        Dan, saya pun mendukung!
         
        Sent: Saturday, November 05, 2011 4:48 AM
        Subject: Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo
         
         


        Teman2 semua,

        Setuju atau tidak setuju adalah hak masing2.

        N7W jelas bisnis, ini memang bukan perusahaan bonafid, tidak ada kantor, tidak ada program yg jelas. Coba baca isi website mereka apa jelas tertera program apa yg akan mereka lakukan utk melakukan promosi terhadap pemenang? Tidak ada konsep yg jelas. Tampilan dan isi website pun sangat standard, anak yg sedang belajar web design juga bisa membuatnya. Ini berarti tidak dikelola profesional sekali

        Jualan ide? Iya. Jenius? Saya pikir tidak, bedakan antara jenius dengan upaya mengelabui orang banyak.

        Jangan juga dibandingkan dengan voting lomba Idol2an, walaupun sama2 bisnis dan hasilnya tidak murni 'jujur' tapi yg dipertandingkan kriterianya jelas, metode penilaian lebih transparan, dan ada yg kita nikmati setiap minggunya.

        Jangan pula melulu melihat dari segi ekonomi, peningkatan ekonomi, peningkatan pengunjung bla bla bla.
        Yang harus diperhatikan adalah bahwa satwa ini langka dan sensitif terhadap perubahan iklim dan perlakuan manusia. Apabila mereka didatangi terlalu banyak manusia, sangat mungkin mereka terganggu, stress dan berakibat kematian. Lalu, kalau itu terjadi mau bilang apa tentang peningkatan ekonomi?

        Masyarakat disana senang? Pasti. Tapi mereka harus dididik untuk mengerti hal diatas krn mungkin tidak menyadarinya.

        Bukan uang rakyat ini? Siapapun sponsor yg membayar, kalau orang indonesia ya tetap rakyat indonesia. Mereka mau membayar, memang keputusan mereka tapi kok ya agak miris kalo melihat anak bangsa dikelabui organisasi2 seperti ini

        Apapun, mari lihat dari berbagai sisi sehingga jelas lebih banyak mana keuntungan atau kerugiannya.

        Moderator sepertinya harus ada batasan waktu agar tidak terus menerus berkutat mengenai ini pembahasannya

        Salam
        Backpackseru

        Sent from my BackpackBerry®

        Www.backpackseru.com

        From: Sukmaraga <sukmaa@...>
        Sender: ibackpackerclub@yahoogroups.com
        Date: Sat, 5 Nov 2011 01:17:17 +0700
        To: <ibackpackerclub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: ibackpackerclub@yahoogroups.com
        Subject: Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo
         
         

        saya setuju, ini kayaknya memang gegap gempita yg di buat N7W. N7W mungkin bukan organisasi raksasa yg mempunyai gedung2 fisik besar, dan istilahnya -hanya berbekal ide u membuat event yg banyak di perbincangkan, membuat event yg melibatkan seluruh penduduk dunia secara emosional. Dan saya pribadi tidak perduli ini tidak didukung UNESCO, karna saya sendiri sudah tidak percaya lagi integritas PBB secara umum -walopun mereka ada gedung tinggi dan alamat jelas.

        menurutku N7W jenius, ditambah kemampuan PR mereka u bisa mengajak negara2 u mendaftar, menarik minat sponsor swasta u bahkan mensposori kegiatan mereka !!, yah spt Facebook lah, kita tak suka dgn facebook. tp setiap hari bukak FB, itu jenius.

        Soal kemampuannya meningkatkan jumlah kunjungan ? hasil dari pemenang kontest ini -ato hanya nominasinya akan dibaca oleh orang2 didunia. Mungkin banyak orang yg baca, mungkin sedikit. Bebrpa voter dr negara2 lain pasti juga lihat2 nominator dari negara2 lain, dan mungkin beberapa dr mereka baru pertama kali membaca "TAMAN NASIONAL KOMODO" !! -sebuah tempat yg unik, dan muncul keinginan traveling kesana (walopun dia akhirnya nge-vote punya negaranya sendiri)

        saya ikut Voting, karna mungkin awareness Komodo bisa naek (entah banyak ato sedikit), tidak harus menang memang, tp jagn terlalu dibawah jg rangkingnya, -karna bisa menimbulkan sugesti negatif. Karna susah u dinalar pemenang kontest ini akan membuat kunjungan ke komodo menurun, kemungkinan naek banyak, mungkin sedikit, mungkin nggak ada efeknya sama sekali. Tp kayaknya nggak munkin membuat turun. lagipula disponsori pihak swasta, jd gak pake uang rakyat (kecuali yg 199usd itu).

        Yah kayak pemenang Idonesia Idol, nggak ada yg jamin setelah itu dia bakal dapet banyak order nyanyi.
        tp more likely

        imho,
        Sukmaraga


        2011/11/2 Hari Jonathan <hari_jonathan@...>
        Hari ini pun, Koran Tempo, menulis, "Pemerintah akan menggugat N7W"
        Menurut saya ini lucu,

        Yayasan N7W, menurut saya memang tidak bonafit, lah ... kenapa daftar.
        Walaupun tidak bonafit, kan sah-sah saja menyelenggarakan kegiatan ini?. Ini
        jaman Internet, untuk vote pun hanya butuh internet. Shg tidak dibutuhkan
        gedung fisik yg mentereng, kalau memang ukuran kebonafitan itu diukur
        dengan bangunan fisik.

        Kalau memang pemerintah kemudian tidak diajak lagi untuk menjadi "panitia"
        karena tidak bersedia membayar ... kenapa complain ya?
        Serahkan saja ke mereka yg memang mau bersedia memperjuangkan masalah ini,
        tanpa harus merasa dilecehkan.
        Walaupun tidak diakui UNESCO kan tidak masalah ...
        Anggap saja ini pemilihan menurut versinya  N7W.

        Ini kan sama dengan versinya On the spot ...
        Seperti contoh kemarin, 7 binatang terlangka ...  tentu yg mengerti ini akan
        mencak-mencak, karena tidak ada Badak Jawa, yg cuma tinggal 50 ekor, kenapa
        tidak dimasukan?
        Sekali lagi ini adalah versi On The Spot, jadi dilarang complain.

        Kalaupun nantinya Taman Nasional Komodo, dimasukan ke dalam N7W, tentu ini
        bisa dikatagorikan versinya N7W.
        Jadi, siapapun gk masalah, bikin seperti itu.
        Atau kalau diantara anggota milis ada yg mau bikin semacam N7W dengan nama
        yg berbeda, menurut saya gk masalah juga ...
        Kan nanti tinggal pembelinya, mau beli/daftar apa gk?

        Lah pada kasus ini kan pemerintah kita daftar, walaupun cuma US$ 190.
        Kenapa juga daftar???

        Saya pikir sekarang pemerintah tidak perlu merasa kebakaran jenggot, merasa
        kehilangan muka.
        Serahkan saja kepada yg bersedia.
        Toh masyarakat yg punya (tinggal di sekitar) Taman Nasional Komodo saja
        bersemangat untuk itu.

        Karena mereka berharap dengan ditetapkannya Taman Nasional Komodo sebagai
        N7W, akan lebih banyak turis yg datang.
        Dan meningkatkan taraf hidup mereka. Sah-sah aja kan mereka memperjuangkan
        nasib mereka dg cara spt itu??

        Walaupun dari hati kecil saya, tentu ini akan berpotensi juga merusak
        kondisi habitat di sana, dengan kedatangan turis2.
        Tetapi saya pikir ini satu soal, soal lain, tentu kita berharap TN Komodo
        ini akan tetap diakui sebagai ... walaupun menurut versi N7W, kan gk
        masalah?

        Bagaimana pun juga dg N7W ataupun tidak, menurut saya tidak ngaruh juga,
        karena di seluruh dunia, habitat komodo hanya ada di situ.
        Jadi, seluruh dunia itu tahu, tidak perlu diragukan lagi, percayalah.

        Apa yg dilakukan oleh N7W, menurut saya ini adalah ide kreatif yg
        ujung-ujungnya untuk menghasilkan uang.
        Memanfaatkan emosi suatu bangsa, dan dia berhasil ... bahkan berhasil
        membuat hiruk pikuk negeri ini, bahkan milis ini.
        Sama dengan keberhasilan RCTI bikin Indonesian Idol ...

        Jadi, kita ikut vote atau gk, gk masalah.
        Yg bertengkar di atas (pemerintah), lanjutkan bertengkar, karena merasa
        harga diri dilecehkan (Ud gk mau bayar, ngotot harus jadi panitia).
        Yg  mau urus gawean ini, Emmy Hafild, silahkan lanjutkan, saya dukung.
        Yg tidak ikutan vote, saya pun dukung.

        Lah ... ini koq keterusan nulis ...
        Sorry ya kalau ada yg gk sependapat dg sy.

        Salam,
        HJ
        Saya bukan siapa2, apalagi urusan dukung mendukung,
        kalau gk percaya, baca aja blog saya  :-)



        -----Original Message-----
        From: alipdayat@...
        Sent: Tuesday, November 01, 2011 5:24 PM
        To: ibackpackerclub@yahoogroups.com
        Subject: Re: [ibackpackerclub] Tentang Vote Komodo

        Berikut ini saya copy dari liputan6.com, kronologis N7W.

        Kalo menurut saya, lebih baik indonesia gak menang, sehingga uang yg
        disiapkan untu mendaftar/membeli lisensi bisa digunakan untu mengembangkan
        infrastruktur di daerah sana.

        Salam
        -alip

        --------------------------------------------------
        Liputan6.com, Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss,
        membeberkan misteri Yayasan New7Wonders, penyelenggara tujuh keajaiban dunia
        yang di antaranya menomisasikan Taman Nasional Komodo. Bahkan, Duta Besar RI
        di Swiss Djoko Susilo menegaskan bahwa pihaknya meragukan Yayasan
        New7Wonders

        "Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss, merasa perlu untuk
        memberikan penjelasan sebagai berikut," kata Djoko dalam surat elektronik
        bertanggal 31 Oktober 2011. Dan inilah kronologi yang dimaksud Djoko.

        1. Desember 2007, N7W mengumumkan peresmian kampanye. Pada tahap awal
        terpilih tiga destinasi wisata Indonesia dan yang masuk nominasi adalah
        Taman Nasional Komodo, Danau Toba, dan Anak Gunung Krakatau, bersama dengan
        440 nominasi dari 220 Negara.

        2. Agustus 2008, Indonesia mendaftar sebagai OSC dan membayar biaya
        administrasi masing-masing destinasi USD 199.

        3. Pada 21 Juli 2009, Taman Nasional Komodo menjadi Indonesia National
        Nominees dan menjadi salah satu dari 28 nominasi finalis.

        4. Februari 2010, pihak N7W menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah
        deklarasi N7W yang akan dilaksanakan pada 11 November 2010.

        5. Setelah menjajaki dan beberapa kali mengadakan pertemuan, pada 25
        November 2010 Indonesia menyatakan berminat menjadi tuan rumah.

        6. Pada 6 Desember, pihak N7W menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah dengan
        liscense fee sebesar 10 juta dolar AS.

        7. Pada 29 Desember 2010, N7W  mengeluarkan ancaman melalui Kepala
        Komunikasi N7W Eamon Fitzgerald yang memberikan batas waktu sampai 31
        Januari 2011 kepada pemerintah Indonesia, untuk menyatakan kesediaannya
        menjadi tuan rumah. Jika sampai batas waktu itu tidak ada ketegasan, maka
        N7W akan menangguhkan status Taman Nasional Komodo sebagai finalis N7W.

        8. Todung Mulya Lubis, kuasa hukum Kementerian Pariwisata dan Ekonomi
        Kreatif (dahulu Kembudpar) RI, pada 2 Februari 2011 melayangkan surat
        elektronik kepada N7W dan memprotes rencana eliminasi TNK sebagai finalis.
        Lima hari kemudian, surat itu ditanggapi pengacara N7W yang beralamat di
        London. Isinya, TNK tidak tereliminasi, melainkan Kementerian Pariwisata dan
        Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) tak lagi bisa menjadi

        official supporting committee (OSC).

        9. Pada 11 Februari 2011, Todung Mulya Lubis mengirim surat via

        e-mail lagi dan meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
        (Kemenbudpar) untuk kembali menjadi OSC. Surat kedua itu tidak dijawab.

        10. Tetap masuknya TNK sebagai finalis tanpa keikutsertaan Kementerian
        Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) sebagai OSC itu membuat harga
        diri bangsa dilecehkan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang
        mewakili Pemerintah Indonesia tak boleh ikut mempromosikannya.

        11. Pekan lalu, Maldives (Maladewa), satu dari 28 finalis, menarik diri dari
        kompetisi yang diselenggarakan N7W itu. Negara kepulauan kecil dekat Sri
        Lanka itu menarik diri karena urusan finansial yang dibebankan N7W.

        12. Pada 28 April 2011, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kratif mengutus
        satu delegasi beranggotakan delapan orang yang terdiri dari pejabat
        kementerian, seorang pengacara dari Kantor Pengacara Lubis, Santosa &
        Maulana, dan beberapa wartawan nasional untuk menyelidiki keberadaan N7W.

        13. Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein,
        membantu delegasi dari Jakarta untuk penyelidikan itu. Duta Besar Djoko
        Susilo sejak pertama kali datang di Swiss telah berhubungan dengan pemimpin
        redaksi harian nasional Swiss dan selalu mempertanyakan kredibilitas Yayasan
        N7W.  Sangat diherankan para pemimpin redaksi harian nasional Swiss tidak
        mengenal keberadaan Yayasan N7W.

        14. Tim dari Jakarta yang dibantu staf KBRI Bern mengadakan kunjungan ke
        alamat yang tertulis sebagai kantor Yayasan N7W: Hoschgasse 8, PO Box 1212,
        8034 Zurich.  Ternyata kode pos dari alamat yang diberikan tidak sesuai.
        Seharusnya alamat itu adalah: Hoschgasse 8, PO Box 1212, 8008 Zurich, di
        mana terdapat Museum Heidi Weber yang diarsiteki Le Corbusier dan selesai
        dibangun pada 1967. Museum itu hanya buka pada musim panas (Juni, Juli,
        Agustus) dari jam 14.00-17.00.

        15. Tim dari Jakarta juga mendatangani kantor Pengacara Patrick Sommer dari
        Kantor Pengacara CMS von Erlach Henrici Ltd, untuk mendapatkan bantuan.

        16. Sebagai yayasan, keberadaan N7W cukup unik. Yayasan ini tak jelas
        alamatnya, kecuali alamat

        e-mail-nya, hanya tertulis N7W berdiri di Panama, berbadan hukum Swiss, dan
        pengacaranya berada di Inggris.

        17. Masyarakat Swiss sendiri tidak mengenal Yayasan N7W, dan yayasan ini
        bukan bagian dari UNESCO.

        18. Sebagaimana diketahui, pada 1991, Taman Nasional Komodo bersama Taman
        Nasional Ujungkulon, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan, oleh UNESCO
        dimasukkan sebagai warisan dunia. Karena reputasi UNESCO sebagai badan
        khusus PBB yang didirikan pada 1945 itu jauh melampaui N7W, ada baiknya kita
        tidak terpancing oleh aturan main N7W. (Ant/SHA)
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        ------------------------------------



        Post message:
        ibackpackerclub@yahoogroups.com
        Subscribe:
        ibackpackerclub-subscribe@yahoogroups.com
        Unsubscribe:
        ibackpackerclub-unsubscribe@yahoogroups.com
        List owner:
        ibackpackerclub-owner@yahoogroups.com
        Yahoo! Groups Links






        ------------------------------------



        Post message:
        ibackpackerclub@yahoogroups.com
        Subscribe:
        ibackpackerclub-subscribe@yahoogroups.com
        Unsubscribe:
        ibackpackerclub-unsubscribe@yahoogroups.com
        List owner:
        ibackpackerclub-owner@yahoogroups.com
        Yahoo! Groups Links

        <*> To visit your group on the web, go to:
           http://groups.yahoo.com/group/ibackpackerclub/

        <*> Your email settings:
           Individual Email | Traditional

        <*> To change settings online go to:
           http://groups.yahoo.com/group/ibackpackerclub/join
           (Yahoo! ID required)

        <*> To change settings via email:
           ibackpackerclub-digest@yahoogroups.com
           ibackpackerclub-fullfeatured@yahoogroups.com

        <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
           ibackpackerclub-unsubscribe@yahoogroups.com

        <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
           http://docs.yahoo.com/info/terms/

         
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.