Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Pentakosta

Expand Messages
  • haryanto bode
    Pentakosta   Turunya Roh Kudus, adalah sesuai dengan janji  Yesus sendiri, bahwa akan datang Roh penolong bagi kamu (Jesus go, Holy Spirit come). Roh Kudus
    Message 1 of 3 , Jun 1, 2009

      Pentakosta

       

      Turunya Roh Kudus, adalah sesuai dengan janji  Yesus sendiri, bahwa akan datang Roh penolong bagi kamu (Jesus go, Holy Spirit come). Roh Kudus itu membakar semangat orang percaya, jemaat/gereja mula-mula, dan telah mengubah banyak hal bagi jemaat mula-mula, diantara manifestasi itu adalah: Mengubah karakter jemaat, yang dapat merasakan secara otomatis kerja Roh dengan menunjukkan beberapa kemampuan yang mencengangkan dan mengherankan bangsa-bangsa yang hadir saat itu.Pergerakan dimulai secara Gereja, gereja sebagai pembawa kabar baik memproklamirkan Yesus Kristus.  Mengubah cara kerja dalam pengkabaran hal kabar baik dan keselamatan Tuhan di dalam Yesus ke seluruh dunia.

       

      Holy Spirit itu telah membuka pemahaman misteri akan hal DILAHIRKAN KEMBALI dalam Roh, yang pernah membingungkan Nekodemus. Roh itu yang selama ini seperti bualan belaka, seperti angin yang terasakan iya namun terlihatkan tidak, seperti cerita mistis akan adanya sebuah kekuatan yang luarbiasa, telah terbuktikan pada hari Pentakosta.

       

      Roh itu dengan kekuatanNya mempengaruhi jemaat mula-mula, mereka dapat berkata-kata dalam berbagai bahasa yang dimengerti oleh semua hadir dari berbagai bangsa. Apakah mereka mabuk? Mereka bukan mabuk tetapi sedang dipenuhi oleh kuasaNya. Roh Kudus adalah kuasa yang dapat mengendalikan manusia, yang penuh kuasa (almighty power). Roh Kudus tidak dapat dikendalikan oleh manusia. Roh Kudus bersifat universal, Roh Kudus kekuatan yang diluar dimensi manusia, tidak terbatas ruang dan waktu, oleh bangsa-bangsa dan kelompok, tidak dapat diklaim oleh seseorang atau sebuah gereja, karena Roh Kuduslah yang menjamin semua semua kehidupan orang percaya di dalam Yesus Kristus.

       

      Gereja tidak dapat mengontrol dan mengklaim Roh Kudus, mengontrol Roh Kudus adalah mengontrol Tuhan. Roh kudus adalah anugrah kepada umat manusia, khususnya di dalam Yesus. Gereja tidak dapat mengatakan datanglah kegereja kami jika anda ingin benar-benar diselamatkan oleh Yesus. Gereja dalam ministrinya seharusnya menguatkan setiap orang percaya didalam Yesus, dengan berbagai cara rohani untuk menambah pengalama rohani setiap jemaat di dalam jaminan Roh Kudus. Roh gereja adalah sama, diberikan secara universal yaitu Roh Kudus.

       

      Ada kecendrungan gereja mengontrol Roh Kudus:

      1. Roh Kudus yang diklaim secara sepihak dengan melihat perbedaan dalam berbagai cara penyembahan dan pujian (liturge).

      2. Teologia yang dianut oleh gereja yang secara sengaja atau tidak mengkontrol Roh Kudus, dengan pembatasan perjamuan kudus bagi anggota jemaat saja.

      3. Rationalisai Roh Kudus adalah termasuk pembatasan Roh Kudus, sebagai contoh dengan membayangkan Roh Kudus mengalir seperti aliran elektron pada sistem hantaran listrik.

      4.dll

       

      Roh Kudus adalah Tuhan sendiri yang diyakini melalui Iman kepada Yesus Kristus. Roh Kudus adalah apa adanya Roh Kudus yang memberikan jaminan dan kekuatan bagi orang percaya secara universal.

       

      Roh Kudus telah bekerja pada massanya terhadap gereja-gereja, misalnya pergerakan gereja reformasi, pentakosta, kharismatik di seluruh dunia memberi arti bahwa semakin banyak orang percaya mengalami pengalaman akan Roh Tuhan dan bersaksi memuliakan nama Tuhan di dalam pergerakannya.

       

      Namun apakah mereka melakukan semua itu demi Kemuliaan Tuhan atau kemuliaan gereja-gereja? Seperti kata Yesus: Apakah engkau melakukan semua itu demi namaKU atau demi namumu? Karena sesunguhnya jika di dalam nama Yesus maka semua itu untuk suatu kesatuan (union/unity) bukan pemisahan (devision).

       

      Kesalahan gereja dalam mengenal Tuhan di dalam Roh Kudus, dengan klaim adanya  bahasa lidah yang sulit menuai arti. Dengan terjadinya beberapa kali klaim akan kedatangan Yesus kedua kalinya, membuat gereja harus sadar dan bertobat akan keterbatasan manuisa-gereja dalam mengenal rencana Tuhan. Kesalahan gereja ada yang bersifat universal namun juga bersifat terbatas, yang menciptakan kotak-kotak tersendiri antara manusia dengan Tuhan, juga manusia dengan manusia. 

       

      Roh Kudus telah disebutkan sedari awal pada kitab kejadian, kekuatannya dikenal namun tidak dapat didefenisikan pada awalnya. Dengan kekuatan Roh Kudus tulang-tulang kering itu menjadi hidup kembali menjadi suatu bangsa (Ezekiel 37: 1-14) yang dikenal sebagai kekuatan Tuhan yang tidak masuk akal. Roh Kudus membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

       

      Roh Kudus yang menjamin hubungan manusia dengan Tuhan adalah hubungan yang mulia dan kudus. Hubungan ini memampukan kita melihat kuasa Tuhan dari alam sekitar (lingkungan kita), tempat kita bekerja, dan permasalahan di dalamnya, dan menjaga kita tetap mulia di hadapan Tuhan.

       

      Pesan Rev. Dr Augustine kepada alumni mahasiswa MTh di Tainan Seminari yang akan segera selesai bahwa belajar menjadi MTh adalah penting, tetapi yang lebih penting lagi proses dimana dari prose belajar dan berpikir dilanjukan dengan proses melakukan apa yang dipelajari dan mendapatkan pengalaman rohani akan firman Tuhan yang telah dipelajari adalah yang paling penting.  

       

       

      Seperti yang ditulis pada John 14:15-17+26, Roh Kudus membuat kita menjadi anak-anak Tuhan yang hidup dalam kebenaran, menjadikan kita terintegrasi dengan Tuhan, membuat kita memiliki pengalaman rohani akan hubungan kita dengan Tuhan, mengingatkan kita akan hal-hal yang benar dan yang salah, mengembalikan nilai kebenaran yang sesunguhnya (bukan kondisional),  memberikan kita kemampuan mengendalikan diri kita dan buah buahnya seperti tertulis pada Gal 5; memberikan kemerdekaan.............hingga pengendalian diri. Roh Kudus mengendalikan hidup kita agar berkenan kepada Tuhan.

       

      Dicatat kembali dari kotbah Rev. Agustine di TICC, namun isi adalah tanggung jawab penulis.

      BHT, TW.


    • Dalton Pelawi
      Bujur man Bang Haryanto untuk sharenya, Pernah satu waktu ada program oikumene dari Jakarta ke Medan untuk melakukan penyegaran rohani. Pada saat membahas
      Message 2 of 3 , Jun 1, 2009
        Bujur man Bang Haryanto untuk sharenya,

        Pernah satu waktu ada program oikumene dari Jakarta ke
        Medan untuk melakukan penyegaran rohani. Pada saat
        membahas materi-materi untuk membangun iman semua berjalan
        dengan baik. Sampai pada satu pertanyaan dari peserta
        tentang babtisan. Secara spontan team penginjil menjadi
        terbagi menjadi 2.
        1. Pro babtis selam (harus selam)
        2. Pro babtis percik (babtis hanya tanda)

        Pernah juga saya pergi ke satu gereja, yang pertama kali
        datang diberi formulir. Dan saya bingung mengisi tanggal
        "Dibabtis Rohkudus"

        Apakah saya sudah menerima babtisan Roh Kudus?
        Yang jelas saya sudah dibabtis dalam nama Bapa, Anak dan
        Rohkudus.
        Apa sebenarnya yg dimasudkan dengan babtisan Roh Kudus?
        Bang Haryanto dan yang lain mungkin bisa memberi
        pencerahan.


        Bujur melala,

        Dalton



        On Mon, 1 Jun 2009 08:54:30 -0700 (PDT)
        haryanto bode <edobtrg@...> wrote:
        > Pentakosta
        >
        > Turunya Roh Kudus, adalah sesuai dengan janji Yesus
        >sendiri, bahwa akan datang Roh penolong bagi kamu (Jesus
        >go, Holy Spirit come). Roh Kudus itu membakar
        >semangat orang percaya, jemaat/gereja mula-mula,
        >dan telah mengubah banyak hal bagi jemaat mula-mula,
        >diantara manifestasi itu adalah: Mengubah karakter
        >jemaat, yang dapat merasakan secara otomatis kerja Roh
        >dengan menunjukkan beberapa kemampuan yang mencengangkan
        >dan mengherankan bangsa-bangsa yang hadir saat
        >itu.Pergerakan dimulai secara Gereja, gereja sebagai
        >pembawa kabar baik memproklamirkan Yesus Kristus.
        >Mengubah cara kerja dalam pengkabaran hal kabar baik dan
        >keselamatan Tuhan di dalam Yesus ke seluruh dunia.
        >
        > Holy Spirit itu telah membuka pemahaman misteri akan hal
        >DILAHIRKAN KEMBALI dalam Roh, yang pernah membingungkan
        >Nekodemus. Roh itu yang selama ini seperti bualan belaka,
        >seperti angin yang terasakan iya namun terlihatkan tidak,
        >seperti cerita mistis akan adanya sebuah kekuatan yang
        >luarbiasa, telah terbuktikan pada hari Pentakosta.
        >
        > Roh itu dengan kekuatanNya mempengaruhi jemaat
        >mula-mula, mereka dapat berkata-kata dalam berbagai
        >bahasa yang dimengerti oleh semua hadir dari berbagai
        >bangsa. Apakah mereka mabuk? Mereka bukan mabuk tetapi
        >sedang dipenuhi oleh kuasaNya. Roh Kudus adalah kuasa
        >yang dapat mengendalikan manusia, yang penuh kuasa
        >(almighty power). Roh Kudus tidak dapat dikendalikan oleh
        >manusia. Roh Kudus bersifat universal, Roh Kudus kekuatan
        >yang diluar dimensi manusia, tidak terbatas ruang dan
        >waktu, oleh bangsa-bangsa dan kelompok, tidak dapat
        >diklaim oleh seseorang atau sebuah gereja, karena Roh
        >Kuduslah yang menjamin semua semua kehidupan orang
        >percaya di dalam Yesus Kristus.
        >
        > Gereja tidak dapat mengontrol dan mengklaim Roh Kudus,
        >mengontrol Roh Kudus adalah mengontrol Tuhan. Roh kudus
        >adalah anugrah kepada umat manusia, khususnya di dalam
        >Yesus. Gereja tidak dapat mengatakan datanglah kegereja
        >kami jika anda ingin benar-benar diselamatkan oleh Yesus.
        >Gereja dalam ministrinya seharusnya menguatkan setiap
        >orang percaya didalam Yesus, dengan berbagai cara rohani
        >untuk menambah pengalama rohani setiap jemaat di dalam
        >jaminan Roh Kudus. Roh gereja adalah sama, diberikan
        >secara universal yaitu Roh Kudus.
        >
        > Ada kecendrungan gereja mengontrol Roh Kudus:
        > 1. Roh Kudus yang diklaim secara sepihak dengan melihat
        >perbedaan dalam berbagai cara penyembahan dan pujian
        >(liturge).
        > 2. Teologia yang dianut oleh gereja yang secara sengaja
        >atau tidak mengkontrol Roh Kudus, dengan pembatasan
        >perjamuan kudus bagi anggota jemaat saja.
        > 3. Rationalisai Roh Kudus adalah termasuk pembatasan Roh
        >Kudus, sebagai contoh dengan membayangkan Roh Kudus
        >mengalir seperti aliran elektron pada sistem hantaran
        >listrik.
        > 4.dll
        >
        > Roh Kudus adalah Tuhan sendiri yang diyakini melalui
        >Iman kepada Yesus Kristus. Roh Kudus adalah apa adanya
        >Roh Kudus yang memberikan jaminan dan kekuatan bagi orang
        >percaya secara universal.
        >
        > Roh Kudus telah bekerja pada massanya terhadap
        >gereja-gereja, misalnya pergerakan gereja reformasi,
        >pentakosta, kharismatik di seluruh dunia memberi arti
        >bahwa semakin banyak orang percaya mengalami pengalaman
        >akan Roh Tuhan dan bersaksi memuliakan nama Tuhan di
        >dalam pergerakannya.
        >
        > Namun apakah mereka melakukan semua itu demi Kemuliaan
        >Tuhan atau kemuliaan gereja-gereja? Seperti kata Yesus:
        >Apakah engkau melakukan semua itu demi namaKU atau demi
        >namumu? Karena sesunguhnya jika di dalam nama Yesus maka
        >semua itu untuk suatu kesatuan (union/unity) bukan
        >pemisahan (devision).
        >
        > Kesalahan gereja dalam mengenal Tuhan di dalam Roh
        >Kudus, dengan klaim adanya bahasa lidah yang sulit
        >menuai arti. Dengan terjadinya beberapa kali klaim akan
        >kedatangan Yesus kedua kalinya, membuat gereja
        >harus sadar dan bertobat akan keterbatasan manuisa-gereja
        >dalam mengenal rencana Tuhan. Kesalahan gereja ada yang
        >bersifat universal namun juga bersifat terbatas, yang
        >menciptakan kotak-kotak tersendiri antara manusia dengan
        >Tuhan, juga manusia dengan manusia.
        >
        > Roh Kudus telah disebutkan sedari awal pada kitab
        >kejadian, kekuatannya dikenal namun tidak dapat
        >didefenisikan pada awalnya. Dengan kekuatan Roh Kudus
        >tulang-tulang kering itu menjadi hidup kembali menjadi
        >suatu bangsa (Ezekiel 37: 1-14) yang dikenal sebagai
        >kekuatan Tuhan yang tidak masuk akal. Roh Kudus membuat
        >yang tidak mungkin menjadi mungkin.
        >
        > Roh Kudus yang menjamin hubungan manusia dengan Tuhan
        >adalah hubungan yang mulia dan kudus. Hubungan ini
        >memampukan kita melihat kuasa Tuhan dari alam sekitar
        >(lingkungan kita), tempat kita bekerja, dan permasalahan
        >di dalamnya, dan menjaga kita tetap mulia di hadapan
        >Tuhan.
        >
        > Pesan Rev. Dr Augustine kepada alumni mahasiswa MTh
        >di Tainan Seminari yang akan segera selesai bahwa belajar
        >menjadi MTh adalah penting, tetapi yang lebih penting
        >lagi proses dimana dari prose belajar dan berpikir
        >dilanjukan dengan proses melakukan apa yang dipelajari
        >dan mendapatkan pengalaman rohani akan firman Tuhan
        >yang telah dipelajari adalah yang paling penting.
        >
        >
        > Seperti yang ditulis pada John 14:15-17+26, Roh
        >Kudus membuat kita menjadi anak-anak Tuhan yang hidup
        >dalam kebenaran, menjadikan kita terintegrasi dengan
        >Tuhan, membuat kita memiliki pengalaman rohani akan
        >hubungan kita dengan Tuhan, mengingatkan kita akan
        >hal-hal yang benar dan yang salah, mengembalikan nilai
        >kebenaran yang sesunguhnya (bukan kondisional),
        >memberikan kita kemampuan mengendalikan diri kita dan
        >buah buahnya seperti tertulis pada Gal 5; memberikan
        >kemerdekaan.............hingga pengendalian diri. Roh
        >Kudus mengendalikan hidup kita agar berkenan kepada
        >Tuhan.
        >
        > Dicatat kembali dari kotbah Rev. Agustine di TICC, namun
        >isi adalah tanggung jawab penulis.
        > BHT, TW.
        >
        >
        >

        ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        Untuk melengkapi hidup Anda, kini telah hadirProtector Postpaid untuk Pelanggan Speedy hanya dengan Rp 8000/bulan,
        layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet, melindungi Anda dari Virus kapan saja
        dan di mana saja.

        Info lebih lanjut hubung 147 atau http://protector.telkomspeedy.com

        ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        ”Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas ke Yogja”

        ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        Layanan Plasa Groups telah aktif kembali.
        Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups.plasa.com

        ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di http://lomba.blog.telkomspeedy.com/

        ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      • haryanto bode
        Mungkin ada yang lebih pantas untuk menjawab pertanyaan kam, namun mungkin semua pada sibuk. God is God, dan kita dengan mudah mengenal siapa Tuhan itu
        Message 3 of 3 , Jun 11, 2009
          Mungkin ada yang lebih pantas untuk menjawab pertanyaan kam, namun mungkin semua pada sibuk.
           
          God is God, dan kita dengan mudah mengenal siapa Tuhan itu (God/Yahweh/Bapa) itu ternyata hanya didalam Yesus Kristus yang Maha Sempurna. Didalam Yesus bahkan kita dimungkinkan untuk mengenal Roh Kudus bahkan Roh Kudus itu tinggal di dalam kita (ini sesuai kata alkitab).
           
          Yesus mengharapkan agar kita hidup di dalam Roh agar kita tetap layak dihadapannya dan berbuah menghasilan buah-buah roh. Orang seperti ini disebut orang percaya, kamum kudus, kata perjanjian baru.
           
          Baptisan adalah suatu pemberian tanda milik/pemateraian saja, dalam arti kita dibabptis mati bersama Yesus dan dibangkitkan sebagai manuisa kristen yang rohani, namun apakah itu terjadi? Ini jawabnya sangat relatif. Pelaksanaan Baptisan itu sendiri adalah hanya sebuah seremonial belaka, yang menjadi persoalan adalah apakah sesorang itu telah benar-benar percaya dan dibaptis. Apakah kita sudah benar-benar percaya untuk mati bersama kristus didalam dosa kita dan dilahirkan kembali dan hidup didalam kehidupan rohani.
           
          Kalau menurut pengalaman saya, gereja tidak memiliki pemahaman yang sama akan sebuah baptisan. Baptisannya atau proses sehingga layak dibaptis. Mengacu kepada Percaya dan dibaptis maka  yang penting adalah proses membuat orang menjadi benar-benar percaya. Gereja seharusnya menjadi pusat bagi proses penghidupan rohani (menghidupkan roh). Ini harus dimulai dari sejak awal lagi (KA/KR).  Jangan sampai gereja hanaya mengajarkan hanya kulitnya bukan intinya.
            
          Walaupun ini tidak semudah mempraktekannya, namun itulah yang terjadi, sesungguhnya tidak ada yang tahu apakah kita telah benar-benar terbaptiskan secara rohani, karena apakah  roh kita (roh manusia) telah benar-benar hidup sehingga saat kita dibaptiskan itu kita sudah berada didalam sistem Tuhan. Tuhan yang hidup adalah untuk manusia yang rohnya hidup?
           
          Baptisan itu hanya kulitnya, mau diselam, mau percik, dll, tapi yang penting adalah benarkah roh kita telah hidup dan menerima Yesus sepenuh hati kita? Itulah tugas gereja yang sebenarnya.
           
          Karena ketika roh kudus ada tinggal didalam hati kita maka kita otomatis akan berbuah roh, yaitu damai sukacita dst. 
           
          Ini menurut pengalaman rohani saya, Tuhan yang menolong.
          Bode Haryanto Tarigan, Tw
           

          From: Dalton Pelawi <daltonpelawi@...>
          To: gbkp@yahoogroups.com
          Sent: Tuesday, June 2, 2009 12:18:04 PM
          Subject: Re: [gbkp] Pentakosta

          Bujur man Bang Haryanto untuk sharenya,

          Pernah satu waktu ada program oikumene dari Jakarta ke
          Medan untuk melakukan penyegaran rohani. Pada saat
          membahas materi-materi untuk membangun iman semua berjalan
          dengan baik. Sampai pada satu pertanyaan dari peserta
          tentang babtisan. Secara spontan team penginjil menjadi
          terbagi menjadi 2.
          1. Pro babtis selam (harus selam)
          2. Pro babtis percik (babtis hanya tanda)

          Pernah juga saya pergi ke satu gereja, yang pertama kali
          datang diberi formulir. Dan saya bingung mengisi tanggal
          "Dibabtis Rohkudus"

          Apakah saya sudah menerima babtisan Roh Kudus?
          Yang jelas saya sudah dibabtis dalam nama Bapa, Anak dan
          Rohkudus.
          Apa sebenarnya yg dimasudkan dengan babtisan Roh Kudus?
          Bang Haryanto dan yang lain mungkin bisa memberi
          pencerahan.

          Bujur melala,

          Dalton

          On Mon, 1 Jun 2009 08:54:30 -0700 (PDT)
          haryanto bode <edobtrg@yahoo. com> wrote:

          > Pentakosta
          >
          > Turunya Roh Kudus, adalah sesuai dengan janji Yesus
          >sendiri, bahwa akan datang Roh penolong bagi kamu (Jesus
          >go, Holy Spirit come). Roh Kudus itu membakar
          >semangat orang percaya, jemaat/gereja mula-mula,
          >dan telah mengubah banyak hal bagi jemaat mula-mula,
          >diantara manifestasi itu adalah: Mengubah karakter
          >jemaat, yang dapat merasakan secara otomatis kerja Roh
          >dengan menunjukkan beberapa kemampuan yang mencengangkan
          >dan mengherankan bangsa-bangsa yang hadir saat
          >itu.Pergerakan dimulai secara Gereja, gereja sebagai
          >pembawa kabar baik memproklamirkan Yesus Kristus.
          >Mengubah cara kerja dalam pengkabaran hal kabar baik dan
          >keselamatan Tuhan di dalam Yesus ke seluruh dunia.
          >
          > Holy
          Spirit itu telah membuka pemahaman misteri akan hal
          >DILAHIRKAN KEMBALI dalam Roh, yang pernah membingungkan
          >Nekodemus. Roh itu yang selama ini seperti bualan belaka,
          >seperti angin yang terasakan iya namun terlihatkan tidak,
          >seperti cerita mistis akan adanya sebuah kekuatan yang
          >luarbiasa, telah terbuktikan pada hari Pentakosta.
          >
          > Roh itu dengan kekuatanNya mempengaruhi jemaat
          >mula-mula, mereka dapat berkata-kata dalam berbagai
          >bahasa yang dimengerti oleh semua hadir dari berbagai
          >bangsa. Apakah mereka mabuk? Mereka bukan mabuk tetapi
          >sedang dipenuhi oleh kuasaNya. Roh Kudus adalah kuasa
          >yang dapat mengendalikan manusia, yang penuh kuasa
          >(almighty power). Roh Kudus tidak dapat dikendalikan oleh
          >manusia. Roh Kudus bersifat universal, Roh Kudus kekuatan
          >yang diluar dimensi manusia, tidak terbatas ruang dan
          >waktu, oleh bangsa-bangsa
          dan kelompok, tidak dapat
          >diklaim oleh seseorang atau sebuah gereja, karena Roh
          >Kuduslah yang menjamin semua semua kehidupan orang
          >percaya di dalam Yesus Kristus.
          >
          > Gereja tidak dapat mengontrol dan mengklaim Roh Kudus,
          >mengontrol Roh Kudus adalah mengontrol Tuhan. Roh kudus
          >adalah anugrah kepada umat manusia, khususnya di dalam
          >Yesus. Gereja tidak dapat mengatakan datanglah kegereja
          >kami jika anda ingin benar-benar diselamatkan oleh Yesus.
          >Gereja dalam ministrinya seharusnya menguatkan setiap
          >orang percaya didalam Yesus, dengan berbagai cara rohani
          >untuk menambah pengalama rohani setiap jemaat di dalam
          >jaminan Roh Kudus. Roh gereja adalah sama, diberikan
          >secara universal yaitu Roh Kudus.
          >
          > Ada kecendrungan gereja mengontrol Roh Kudus:
          > 1. Roh Kudus yang diklaim secara sepihak dengan melihat
          >perbedaan dalam
          berbagai cara penyembahan dan pujian
          >(liturge).
          > 2. Teologia yang dianut oleh gereja yang secara sengaja
          >atau tidak mengkontrol Roh Kudus, dengan pembatasan
          >perjamuan kudus bagi anggota jemaat saja.
          > 3. Rationalisai Roh Kudus adalah termasuk pembatasan Roh
          >Kudus, sebagai contoh dengan membayangkan Roh Kudus
          >mengalir seperti aliran elektron pada sistem hantaran
          >listrik.
          > 4.dll
          >
          > Roh Kudus adalah Tuhan sendiri yang diyakini melalui
          >Iman kepada Yesus Kristus. Roh Kudus adalah apa adanya
          >Roh Kudus yang memberikan jaminan dan kekuatan bagi orang
          >percaya secara universal.
          >
          > Roh Kudus telah bekerja pada massanya terhadap
          >gereja-gereja, misalnya pergerakan gereja reformasi,
          >pentakosta, kharismatik di seluruh dunia memberi arti
          >bahwa semakin banyak orang percaya mengalami pengalaman
          >akan Roh Tuhan dan bersaksi
          memuliakan nama Tuhan di
          >dalam pergerakannya.
          >
          > Namun apakah mereka melakukan semua itu demi Kemuliaan
          >Tuhan atau kemuliaan gereja-gereja? Seperti kata Yesus:
          >Apakah engkau melakukan semua itu demi namaKU atau demi
          >namumu? Karena sesunguhnya jika di dalam nama Yesus maka
          >semua itu untuk suatu kesatuan (union/unity) bukan
          >pemisahan (devision).
          >
          > Kesalahan gereja dalam mengenal Tuhan di dalam Roh
          >Kudus, dengan klaim adanya bahasa lidah yang sulit
          >menuai arti. Dengan terjadinya beberapa kali klaim akan
          >kedatangan Yesus kedua kalinya, membuat gereja
          >harus sadar dan bertobat akan keterbatasan manuisa-gereja
          >dalam mengenal rencana Tuhan. Kesalahan gereja ada yang
          >bersifat universal namun juga bersifat terbatas, yang
          >menciptakan kotak-kotak tersendiri antara manusia dengan
          >Tuhan, juga manusia dengan manusia.
          >
          > Roh Kudus telah disebutkan sedari awal pada kitab
          >kejadian, kekuatannya dikenal namun tidak dapat
          >didefenisikan pada awalnya. Dengan kekuatan Roh Kudus
          >tulang-tulang kering itu menjadi hidup kembali menjadi
          >suatu bangsa (Ezekiel 37: 1-14) yang dikenal sebagai
          >kekuatan Tuhan yang tidak masuk akal. Roh Kudus membuat
          >yang tidak mungkin menjadi mungkin.
          >
          > Roh Kudus yang menjamin hubungan manusia dengan Tuhan
          >adalah hubungan yang mulia dan kudus. Hubungan ini
          >memampukan kita melihat kuasa Tuhan dari alam sekitar
          >(lingkungan kita), tempat kita bekerja, dan permasalahan
          >di dalamnya, dan menjaga kita tetap mulia di hadapan
          >Tuhan.
          >
          > Pesan Rev. Dr Augustine kepada alumni mahasiswa MTh
          >di Tainan Seminari yang akan segera selesai bahwa belajar
          >menjadi MTh adalah penting, tetapi yang lebih penting
          >lagi proses dimana
          dari prose belajar dan berpikir
          >dilanjukan dengan proses melakukan apa yang dipelajari
          >dan mendapatkan pengalaman rohani akan firman Tuhan
          >yang telah dipelajari adalah yang paling penting.
          >
          >
          > Seperti yang ditulis pada John 14:15-17+26, Roh
          >Kudus membuat kita menjadi anak-anak Tuhan yang hidup
          >dalam kebenaran, menjadikan kita terintegrasi dengan
          >Tuhan, membuat kita memiliki pengalaman rohani akan
          >hubungan kita dengan Tuhan, mengingatkan kita akan
          >hal-hal yang benar dan yang salah, mengembalikan nilai
          >kebenaran yang sesunguhnya (bukan kondisional) ,
          >memberikan kita kemampuan mengendalikan diri kita dan
          >buah buahnya seperti tertulis pada Gal 5; memberikan
          >kemerdekaan. ......... ...hingga pengendalian diri. Roh
          >Kudus mengendalikan hidup kita agar berkenan kepada
          >Tuhan.
          >
          > Dicatat kembali dari kotbah Rev.
          Agustine di TICC, namun
          >isi adalah tanggung jawab penulis.
          > BHT, TW.
          >
          >
          >

          ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

          Untuk melengkapi hidup Anda, kini telah hadirProtector Postpaid untuk Pelanggan Speedy hanya dengan Rp 8000/bulan,
          layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet, melindungi Anda dari Virus kapan saja
          dan di mana saja.

          Info lebih lanjut hubung 147 atau http://protector. telkomspeedy. com

          ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

          ”Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas ke Yogja”

          ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

          Layanan Plasa Groups telah aktif kembali.
          Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups. plasa.com.

          ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

          Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di http://lomba. blog.telkomspeed y.com/

          ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -


        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.