Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [gbkp] allah islam=islam kristen

Expand Messages
  • Nuah P Tarigan
    Dear Haryanto, Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb (jadi
    Message 1 of 20 , Feb 1, 2007
    • 0 Attachment
      Dear Haryanto,

      Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb (jadi tidak dapat disimpulkan secara simplistik), lalu kita akan lihat korelasinya, pendekatan theologi juga perlu dengan seksama dilihat, Islam yang semakin jauh dari pusat nya akan semakin ekstrim, apalagi kalau dipegang oleh orang yang bernama Osama bin Laden.
      Judul diatas adalah suatu judul yang bukan menunjukkan konklusi atau kesimpulan.
      Tapi merupakan suatu proses analysis yang dapat mencerahkan dikalangan umat percaya, dan membuat kita semakin mengasihi sesama kita manusia bukan malah membencinya, amin.

      MJJ

      Nuah


      ----- Original Message -----
      From: haryanto bode
      To: gbkp@yahoogroups.com
      Sent: Thursday, February 01, 2007 7:52 AM
      Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen


      Mejuah2
      Pertanyaan saya Pak Nuah setuju ndak Allah (Tuhan) Kristen sama dengan Allah Islam? (kali judulnya salah ya)
      KOmentar saya, Kalau kita mengambil dari Alkitab bahwa TUHAN adalah ROH, dan bagai mana kita mengenal ROH itu, apakah ROH yang kita sembah itu ROH benar atau tidak, maka bisa ya dan bisa tidak. Apakah Abraham cukup mengenal Tuhan??, buktinya Abraham,........... dan ............., lalu untuk apa Yesus datang?

      Kalau kita mengacu kepada sejarah, ilmu yang sudah pasti terjadi tetapi belum tentu pasti benar terhadap perubahan waktu, maka Tuhan kita PERNAH SAMA. Tetapi apakah sekarang masih sama, hemm, perlu diuji, minimal dengan data empirik.

      Tuhan Yesus bilang AKULAH POKOK ANGUR DAN kita RAntingnya, diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa?
      Saya menyimpulkan diluar Yesus sulit untuk mengenal Tuhan itu siapa?

      Dan mengacu kepada pohon maka ada buahnya, dan apakah buahnya sama?

      Contoh, akidah berbeda, buah-buah rohnya berbeda, pandangan hidupnya berbeda, nilai kemanusiaan juga berbeda. Kristen bilang kamu berpisah dengan istri hanya oleh kematian, mereka ...........,. Kita bilang tampar pipikanan and berikan pipi kiri, mereka bilang angkat pedang, baru dua dan banyak lagi yang berbeda.

      Pertanyaanya mungkin apakah perbedaan itu dari sumber yang sama? wah ini agak sangat sulit membahasnya, tapi alkitab bilang lihat buahnya, lalu buahnya berbeda so gimana?

      Tapi kalau seperti yang pernah kam komentari, bahwa ini mungkin saja sebuah metoda dalam pelayanan yang lebih luas ya tidak mengapa? Cuma resikonya sangat berat.

      BHT, TW





      Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
      allah islam = allah kristen ?

      Saudara/i ykk,

      Banyak pertanyaan diajukan mengenai 'Apakah Allah Islam sama dengan Allah Kristen?' dan argumentasi yang banyak dikemukakan adalah bahwa 'Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen' alasannya 'Karena ajaran keduanya berbeda!'. Pandangan ini tercermin dalam buku Dr. Robert Morey yang beredar bahkan dianut belakangan ini di kalangan tertentu di Indonesia:

      "Islam claims that Allah is the same God who was revealed in the Bible. This logically implies in the positive sense that the concept of God set forth in the Quran will correspond in all points to the concept of God found in the Bible. This also implies in the negative sense that if the Bible and the Quran have differing views of God, then Islam's claim is false." (Islamic Invasion, Harvest House Publishers, 1992, h.57).

      Definisi Morley ini memiliki kelemahan dasar berfikir yang fatal yang menganggap masalah-masalah teologi (ilmu sosial) bersifat eksakta dan mencampur adukkan pengertian soal 'identitas' dan 'opini' (meta basis). Dari dasar berfikir atau asumsi ini, maka dihasilkan kesimpulan bahwa (1) Bila Allah Islam adalah Tuhan Kristen, maka secara positif konsep keduanya mengenai Tuhan harusnya sama dalam setiap butirnya, sebaliknya secara negatif disebut bahwa (2) Bila Al-Quran dan Alkitab memiliki pandangan berbeda mengenai Tuhan, maka klaim Islam adalah salah.

      Pandangan yang terlalu sederhana ini dengan mudah bisa digugurkan bila kita mengambil contoh soal 'Suharto' mantan presiden ORBA. Menurut definisi Morley, bila Suharto yang dimaksudkan oleh para pengikut ORBA sama dengan Suharto yang di demo mahasiswa, maka konsep keduanya mengenai Suharto akan sama dalam setiap butirnya. Faktanya sekalipun Suhartonya sama konsep keduanya berbeda. Bagi para pengikut ORBA, Suharto adalah bapak pembangunan yang membawa kesejahteraan dan mendatangkan kesatuan dan keamanan regional, padahal Suharto yang sama itu oleh para mahasiswa dianggap sebagai bapak pembangkrutan yang membawa kemiskinan karena KKN dan tiran yang membawa bangsa Indonesia kepada disintegrasi bangsa.

      Mengapa berbeda? Dan kalau berbeda apakah klaim mahasiswa mengenai Suharto salah? Di sini kita berhubungan dengan dua soal yang tidak bisa dicampur adukkan satu dengan lainnya, yaitu bahwa Suharto sebagai pribadi (oknum) dengan namanya dan konsep orang (ajaran atau aqidah) mengenai oknum yang sama itu.

      Soal yang sama terjadi dalam hubungan dengan pertanyaan mengenai apakah 'Allah Islam sama dengan Tuhan Kristen?'. Jawabannya perlu kita lihat dari Kitab Suci Islam (Al-Quran) maupun Kristen (Al-Kitab), dan juga sejarah bangsa dan bahasa Semit.

      EL SEMIT
      Faktanya, bila kita membandingkan agama Yahudi (Alkitab Perjanjian Lama), Kristen (Alkitab Perjanjian Lama dan Baru), dan Islam (Al-Quran), kita dapat melihat bahwa ada butir-butir yang sama, namun banyak butir-butir lainnya yang tidak sama (jadi bukan semua sama atau semua tidak sama).

      Bila kita melihat Alkitab PL, kita dapat mengetahui bahwa nama Tuhan 'El/Elohim' adalah pencipta langit dan bumi, manusia dan segala isinya. Dan ia juga Tuhan yang menyatakan dirinya kepada Adam, Nuh, Abraham, Ishak, dan Yakub. Agama Yahudi, Kristen dan Islam mempercayai itu semua, namun mereka berbeda dalam kepercayaan akan wahyu mana yang dari El yang sama itu yang dipercayai. Agama Yahudi mempercayai wahyu yang dibukukan menjadi Alkitab Perjanjian Lama, namun sekalipun agama Kristen menerima hal ini, agama Kristen juga mengakui penggenapan dalam Tuhan Yesus Kristus yang wahyunya dibukukan dalam Perjanjian Baru padahal Yahudi menolak.

      "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan (kitab) yang diturunkan kepada kami dan apa-apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Y'qub dan anak-anaknya, (begitu juga kepada kitab) yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang juga di antara mereka itu dan kami patuh kepada Allah" (Al-Quran, Al-Baqarah, 2:136, Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim).

      Agama Islam, sekalipun menerima kitab yang diterima Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa, namun lebih menerima kitab wahyu yang diterima Muhammad dari jalur Ismael, dan menerima kitab-kitab Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa sejauh diterima oleh Muhammad yang dipercayai sebagai nabi, dan sekalipun menerima kitab-kitab Yahudi dan Kristen, namun karena dianggap telah dipalsukan, maka kepercayaan kepada berita Al-Kitab terbatas hanya bila hal itu dikuatkan dalam Al-Quran.

      Jadi, dari terang Alkitab (PL+PB) dan Al-Quran jelas terlihat bahwa sebagai oknum dengan namanya, Allah Islam adalah Tuhan Yahudi dan Kristen. Namun karena wahyu yang dipercayai berbeda, dengan sendirinya banyak pengajaran (aqidah)nya yang berbeda.

      Agama Yahudi, kepercayaannya hanya bergantung kepada Perjanjian Lama, akibatnya mereka memandang Tuhan 'El' (yang sejak Musa diberi nama juga sebagai 'Yahweh' (Kel.6:1-2)) sebagai Tuhan monotheisme yang transenden dengan hukum Taurat sebagai pedoman, namun agama Kristen berbeda dan menerima kenyataan bahwa El Abraham itu juga telah menyatakan diri dalam oknum Yesus dalam ke-Tritunggalannya, dan hukum kasih/Injil menjadi pedomannya.

      Islam mengikuti jalur Abraham mempercayai Tuhan 'El' itu yang dalam dialek Arab disebut 'Allah' (dari al-ilah). Dalam bahasa Ibrani kata sandang 'the' ('al' dalam dialek Arab dan 'ha' dalam dialek Aram-Siria namun diletakkan di belakang menjadi 'alaha') tidak digunakan bila menyebut Tuhan.

      Dari sejarah kita mengetahui bahwa sejak awalnya 'El' bisa memiliki arti umum sebagai sebutan untuk 'Tuhan/Ketuhanan' dan 'Elohim' sering digunakan dalam arti kata jamak (politheistik) dan dipakai oleh suku-suku keturunan Sem (menjadi rumpun Semit) dan karena perkembangan zaman sering merosot sehingga dimengerti dalam berbagai-bagai ajaran aqidah, namun 'El/Il' juga digunakan untuk menyebut 'nama diri' Tuhan.

      "'Ilu, El' sebagai sebutan untuk ketuhanan. Istilah 'il mempunyai arti sebutan umum (generic appelative) untuk menunjuk pada 'tuhan' atau 'ketuhanan' pada tahap awal semua cabang utama rumpun bahasa Semit. Ini terlihat jelas di Semit Timur, Akadian kuno (ilu) dan dialek-dialek sesaudara dimulai zaman pra-Sargon (sebelum 2360 BC) dan berlanjut sampai akhir masa Babil. Penggunaan sebagai sebutan juga muncul di Semit Barat Laut, di Amrit ('ilu, 'ilum, 'ila), di Ugarit, di Ibrani, dan umum di dialek-dialek Arab Selatan kuno, di Arab Utara digantikan dengan nama 'ilah. 'Ilu, El juga digunakan sebagai Nama Diri (proper name). . Di Semit Timur ada bukti kuno yang menunjukkan bahwa 'Il' adalah nama diri tuhan . tuhan Il (kemudian El Semit) adalah kepala ketuhanan pada rumpun Semit Mesopotamia pada masa Pra-Sargon." (G. Johanes Botterwech, Theological Dictionary of the Old Testament, Vol.I, 242-244).

      Dari sejarah ini kita dapat melihat bahwa 'Allah' di kalangan bangsa dan bahasa Arab tidak lain menunjuk pada 'El' Semit' yang sama, ini dijelaskan dalam buku-buku teologi Kristen maupun Ensiklopedia Islam bahwa setidaknya bangsa Arab mewarisi tiga jalur nenek moyang yang semuanya mengenal 'El Abraham' yaitu sebagai keturunan Sem, Yoktan (keturunan Eber), dan Adnan (keturunan Ismael anak Abraham).

      Bahwa ajaran/konsep mengenai 'Allah' (El) itu kemudian merosot dan makin tidak mendekati hakekat yang di'nama'kan dan ditujukan kepada pribadi lain seperti yang terjadi pada jalur Ishak (Kel.32, Anak Lembu Emas disebut 'Elohim' dan 'Yahweh') maupun jalur Ismael (masa jahiliah, dewa berhala disebut 'Allah'), tentu tidak mengurangi hakekat nama itu sendiri sebagai menunjuk kepada 'El' semitik dan monotheisme Abraham. Namun, sekalipun diyakini bahwa 'Allah' Yahudi, Kristen dan Islam sama, tentu tidak disimpulkan bahwa Tuhan Semua Agama sama. Dalam pengertian 'Universalisme' (pluralisme agama) disebutkan bahwa semua agama itu menyembah Tuhan yang sama (universal) namun melalui jalan-jalan yang berbeda (partikular).

      Kita harus menyadari bahwa setidaknya ada 4 golongan agama, yaitu (1) 'Theisme' - Tuhan yang berpribadi (Yahudi, Kristen, Islam), (2) 'Monisme' - Tuhan kekuatan semesta (Hindu-Upanishad, Tao dan Kebatinan), (3) Non-Theis - Tuhan yang 'non-exist' (Buddhisme), dan (4) Demonisme - Tuhan Okultis (satanisme). Bisa juga dimasukkan 'politheisme' (Hindu-Veda) sebagai golongan ke-5.

      Sudah jelas ke-empat (atau ke-lima) bentuk Tuhan itu tidak sama, namun harus diakui bahwa Tuhan 'Theisme' (Yahudi, Kristen, Islam) adalah Tuhan Semitik agama samawi yang berpribadi, berfirman dan menurunkan wahyu kepada umatnya, jadi sekalipun kita menyebut Tuhan Theisme Yahudi, Kristen dan Islam menunjuk pada oknum yang sama namun sekalipun ada yang sama juga ada yang berbeda ajaran/aqidahnya, sedang Tuhan Theisme, Monisme, Non-Theisme, dan Demonisme jelas berbeda baik sebagai nama oknum maupun ajaran/aqidahnya.

      Tetapi bagaimana dengan definisi yang dicantumkan dalam kamus-kamus dalam bahasa Inggeris? Disana disebutkan bahwa "Allah . Muslim's name for God" (a.l. Oxford Dictionary & Grollier Ensyclopedia). Kita dapat membandingkan hal ini dengan definisi yang disebutkan dalam Enyclopaedia Britannica, yang sekalipun mengakui ke-khasan nama Allah dalam penggunaannya di kalangan agama Islam sebagai salah satu artinya, dalam arti yang lain jelas memberikan pengertian yang lebih ilmiah dan lebih mengandung kebenaran:

      "Allah (Arabic:"God"), the one and only God in the religion of Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as well as by Muslims."

      Definisi yang benar ini juga disebutkan dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia dimana disebutkan bahwa: "ALLAH adalah Tuhan, pencipta alam raya termasuk segala isinya". (Vol.I, h.270).

      Memang dalam literatur Barat termasuk dalam beberapa kamus, ada sentimen kuat anti Arab/Islam sehingga sering timbul ungkapan-ungkapan memojokkan yang tidak ilmiah seperti ucapan Morley di atas yang memberi stigmata seakan-akan nama 'Allah' itu nama dewa/i masa jahiliah Arab seperti Dewa Pengairan atau Dewa Bulan, namun banyak pula literatur Barat yang lebih bersifat netral dan ilmiah seperti Ensyclopaedia Britannica dan umumnya kamus-kamus teologia yang menyebut bahwa nama 'Allah' adalah nama dalam dialek/bahasa Arab untuk menunjuk pada 'El' Semitik, dan juga digunakan oleh orang Arab pra-Islam (terutama kaum Hanif yang tetap mempertahankan Allah monotheisme Abraham) maupun bangsa Arab yang menganut agama Yahudi dan Kristen:

      "Karena Islam memperbaiki agama yang dibawa Ibrahim, yakni agama fitrah, maka jahiliyah dipandang sebagai sebuah zaman sebelum kedatangan Islam, ibarat kegelapan sebelum terbit fajar. Pada zaman ini ajaran monotheisme Ibrahim telah musnah berganti dengan sitem paganisme, dan diwarnai dekadensi moral. Sejumlah berhala sesembahan didatangkan ke Makkah dari berbagai negeri di Timur Tengah. Namun tidak semua warga Arab pada saat itu menganut sistem keyakinan pagan, melainkan terdapat beberapa suku Arab memeluk agama Kristen dan Yahudi. Bahkan terdapat sejumlah pribadi yang menekuni dunia spiritual, mereka itu dinamakan 'hunafa' (tgl. hanif) yang mana mereka tidak memihak kepada satu di antara kedua agama tersebut, melainkan mereka bertahan pada ajaran monotheisme Ibrahim". (Cyrill Glasse, Ensiklopedia Islam, h.190, dibawah kata al-Jahiliah).

      Kenyataan ini juga diperkuat dengan ditemukannya peninggalan arkeologis beberapa abad sebelum masa Islam abad-VII (yang secara keliru disebut dalam buku Morley bahwa Alkitab dalam bahasa Arab baru ada pada abad-IX dan menggunakan nama Allah karena dipaksa orang Islam dan bandingkan dengan buku-buku yang bertema 'Asal bukan Allah' yang menganggap orang Islam tidak menyukai orang Kristen menggunakan nama 'Allah'). Suatu pengingkaran sejarah yang dihasilkan semangat Arab/Islam fobia, sebab jauh sebelum ada agama Islam nama Allah sudah digunakan bersama-sama oleh umat Yahudi Arab, Kristen Arab dan bangsa Arab pra-Islam.

      Namun, kalau 'El' (Ibrani) sama dengan 'Alaha' (Aram-Siria) dan 'Allah' (Arab), mengapa tidak memilih saja 'El/Elohim' yang merupakan bahasa aslinya?

      Tuhan dalam menyebarkan firmannya menggunakan kendaraan bahasa-bahasa. Pada zaman Ezra, Alkitab Ibrani sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Aram, dan sejak itu sampai abad ke-XIX bahasa Ibrani hanya digunakan dalam penulisan/penyalinan Kitab Suci saja. Ketika bahasa Yunani menguasai kawasan sekitar Laut Tengah, atas perintah imam besar di Yerusalem, Eliezer, Alkitab PL diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani (Septuaginta/LXX), inilah yang digunakan Yesus, para Rasul, umat Kristen dan dipakai juga di sinagoga-sinagoga. Demikian juga di hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri mengilhami para Rasul untuk mengkotbahkan firman (termasuk nama El/Theos) ke bahasa-bahasa pendengar, dalam arti kata penerjemahan nama Tuhan ke dalam bahasa-bahasa lokal didorong oleh Roh Tuhan/Kudus sendiri.

      Berbeda dengan 'El' yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani sebagai 'Theos' dan bahasa Barat sebagai 'God, Gott, Dieu', maka nama 'Allah' (Arab) sebenarnya bukan terjemahan melainkan perkembangan dialek dalam rumpun Semit sendiri untuk menyebut El (di samping a.l. Alaha dalam bahasa Aram-Siria).

      Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ke-XIII, Kristen Katolik baru masuk abad ke-XVI dan Protestan pada abad ke-XVII, ini berarti sudah tiga abad lebih dimana agama Islam dan bahasa Arab sudah merakyat di Indonesia, dan kemudian nama 'Allah' masuk menjadi kosa-kata bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam bahasa Indonesia, ada banyak kosa-kata yang berasal dari bahasa asing, yaitu bahasa Arab (1.495, termasuk kata 'Allah'), Inggeris (1.610), dan Belanda (3.280), maka adalah tepat bila kata yang sekarang menjadi kosa-kata Indonesia itu dipakai untuk menyebut El/Elohim Perjanjian Lama dan Theos Perjanjian Baru dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia, karena kata itu bukan saja dekat tetapi termasuk keluarga serumpun Semit dengan bahasa Ibrani.

      Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan jawab atas pertanyaan judul artikel ini, yaitu bahwa sebagai oknum dengan namanya "Allah Islam adalah Tuhan Kristen" atau "Allah Islam adalah Allah Kristen" pula, namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.

      Mereka yang membutuhkan informasi lebih lengkap silahkan membuka www.yabina.org dan membaca:
      Diskusi (Agustus & Oktober 1999 & Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), MSA-maya (Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), dan Renungan (September 2000: Kitab Suci 2000).

      Salam kasih dari Herlianto/YBA.

      [Non-text portions of this message have been removed]

      ---------------------------------
      Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
      always stay connected to friends.

      [Non-text portions of this message have been removed]





      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Inigo Tarigan
      Allah Islam = Allah Kristen = Allah Jahudi ?? Nabi Islam = Nabi Kristen = Nabi Jahudi ?? Malaikat Islam = Malaikat Kristen = Malaikat Jahudi ?? Kebenaran Islam
      Message 2 of 20 , Feb 2, 2007
      • 0 Attachment
        Allah Islam = Allah Kristen = Allah Jahudi ??
        Nabi Islam = Nabi Kristen = Nabi Jahudi ??
        Malaikat Islam = Malaikat Kristen = Malaikat Jahudi ??
        Kebenaran Islam = Kebenaran Kristen = Malaikat Jahudi ??
        Sorga Islam = Sorga Kristen = Sorga Jahudi ??
        Neraka Islam = Neraka Kristen = Neraka Jahudi ??
        Perdamaian Islam = Perdamaia Kristen = Perdamaian Jahudi ??
        dst......

        Bedanya : Islam, Kristen dan Jahudi
        Persamaannya : Allah, Nabi, Malaikat, Kebenaran, Sorga, Neraka, Perdamaian dst.




        ---------------------------------
        Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

        [Non-text portions of this message have been removed]
      • haryanto bode
        Bujur Pak Nuah Tarigan and Pak Kikin Tarigan, Walaupun saya menulis komentar agak tegas dan terbuka mengenai masalah ini, jangan dilihat dari sisi fanatik
        Message 3 of 20 , Feb 7, 2007
        • 0 Attachment
          Bujur Pak Nuah Tarigan and Pak Kikin Tarigan,

          Walaupun saya menulis komentar agak tegas dan terbuka mengenai masalah ini, jangan dilihat dari sisi fanatik atau ekstrim. Tolonglah dilihat dari sudut pandang yang sains nya tentu dengan latar belakang sumber yang berbeda tentunya. Karena kita bicara masalah prinsif jadi memang harus tegas, dan jelas.

          Jika masalah pelaksanaan dilapangan, tentunya banyak faktor orang memandang agama, ada yang tak peduli, bahkan ada yang gila karena agama. Padahal agama mengajarkan keseimbangan. Ada faktor lingkungan, pendidikan dan lain2, tetapi kita bicara masalah akidah dan ini yang jadi sensitif.

          Disini NCKU, saya malah bersahabat dengan kawan2 dari PKS dan mereka tentunya dari yang berbeda agama dengan kita, mereka juga sangat baik dan toleran, bahkan juga kasih. Cuma kita kan sedang bicara prinsif jadi saya rasa harus to the poin dan akhirnya menjadi sensitif.

          Tapi walau bagaimanapun semua itu masih misteri, yang absolut hanya TUhan semata.

          BHT, TW



          Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
          Dear Haryanto,

          Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb (jadi tidak dapat disimpulkan secara simplistik), lalu kita akan lihat korelasinya, pendekatan theologi juga perlu dengan seksama dilihat, Islam yang semakin jauh dari pusat nya akan semakin ekstrim, apalagi kalau dipegang oleh orang yang bernama Osama bin Laden.
          Judul diatas adalah suatu judul yang bukan menunjukkan konklusi atau kesimpulan.
          Tapi merupakan suatu proses analysis yang dapat mencerahkan dikalangan umat percaya, dan membuat kita semakin mengasihi sesama kita manusia bukan malah membencinya, amin.

          MJJ

          Nuah

          ----- Original Message -----
          From: haryanto bode
          To: gbkp@yahoogroups.com
          Sent: Thursday, February 01, 2007 7:52 AM
          Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen

          Mejuah2
          Pertanyaan saya Pak Nuah setuju ndak Allah (Tuhan) Kristen sama dengan Allah Islam? (kali judulnya salah ya)
          KOmentar saya, Kalau kita mengambil dari Alkitab bahwa TUHAN adalah ROH, dan bagai mana kita mengenal ROH itu, apakah ROH yang kita sembah itu ROH benar atau tidak, maka bisa ya dan bisa tidak. Apakah Abraham cukup mengenal Tuhan??, buktinya Abraham,........... dan ............., lalu untuk apa Yesus datang?

          Kalau kita mengacu kepada sejarah, ilmu yang sudah pasti terjadi tetapi belum tentu pasti benar terhadap perubahan waktu, maka Tuhan kita PERNAH SAMA. Tetapi apakah sekarang masih sama, hemm, perlu diuji, minimal dengan data empirik.

          Tuhan Yesus bilang AKULAH POKOK ANGUR DAN kita RAntingnya, diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa?
          Saya menyimpulkan diluar Yesus sulit untuk mengenal Tuhan itu siapa?

          Dan mengacu kepada pohon maka ada buahnya, dan apakah buahnya sama?

          Contoh, akidah berbeda, buah-buah rohnya berbeda, pandangan hidupnya berbeda, nilai kemanusiaan juga berbeda. Kristen bilang kamu berpisah dengan istri hanya oleh kematian, mereka ...........,. Kita bilang tampar pipikanan and berikan pipi kiri, mereka bilang angkat pedang, baru dua dan banyak lagi yang berbeda.

          Pertanyaanya mungkin apakah perbedaan itu dari sumber yang sama? wah ini agak sangat sulit membahasnya, tapi alkitab bilang lihat buahnya, lalu buahnya berbeda so gimana?

          Tapi kalau seperti yang pernah kam komentari, bahwa ini mungkin saja sebuah metoda dalam pelayanan yang lebih luas ya tidak mengapa? Cuma resikonya sangat berat.

          BHT, TW

          Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
          allah islam = allah kristen ?

          Saudara/i ykk,

          Banyak pertanyaan diajukan mengenai 'Apakah Allah Islam sama dengan Allah Kristen?' dan argumentasi yang banyak dikemukakan adalah bahwa 'Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen' alasannya 'Karena ajaran keduanya berbeda!'. Pandangan ini tercermin dalam buku Dr. Robert Morey yang beredar bahkan dianut belakangan ini di kalangan tertentu di Indonesia:

          "Islam claims that Allah is the same God who was revealed in the Bible. This logically implies in the positive sense that the concept of God set forth in the Quran will correspond in all points to the concept of God found in the Bible. This also implies in the negative sense that if the Bible and the Quran have differing views of God, then Islam's claim is false." (Islamic Invasion, Harvest House Publishers, 1992, h.57).

          Definisi Morley ini memiliki kelemahan dasar berfikir yang fatal yang menganggap masalah-masalah teologi (ilmu sosial) bersifat eksakta dan mencampur adukkan pengertian soal 'identitas' dan 'opini' (meta basis). Dari dasar berfikir atau asumsi ini, maka dihasilkan kesimpulan bahwa (1) Bila Allah Islam adalah Tuhan Kristen, maka secara positif konsep keduanya mengenai Tuhan harusnya sama dalam setiap butirnya, sebaliknya secara negatif disebut bahwa (2) Bila Al-Quran dan Alkitab memiliki pandangan berbeda mengenai Tuhan, maka klaim Islam adalah salah.

          Pandangan yang terlalu sederhana ini dengan mudah bisa digugurkan bila kita mengambil contoh soal 'Suharto' mantan presiden ORBA. Menurut definisi Morley, bila Suharto yang dimaksudkan oleh para pengikut ORBA sama dengan Suharto yang di demo mahasiswa, maka konsep keduanya mengenai Suharto akan sama dalam setiap butirnya. Faktanya sekalipun Suhartonya sama konsep keduanya berbeda. Bagi para pengikut ORBA, Suharto adalah bapak pembangunan yang membawa kesejahteraan dan mendatangkan kesatuan dan keamanan regional, padahal Suharto yang sama itu oleh para mahasiswa dianggap sebagai bapak pembangkrutan yang membawa kemiskinan karena KKN dan tiran yang membawa bangsa Indonesia kepada disintegrasi bangsa.

          Mengapa berbeda? Dan kalau berbeda apakah klaim mahasiswa mengenai Suharto salah? Di sini kita berhubungan dengan dua soal yang tidak bisa dicampur adukkan satu dengan lainnya, yaitu bahwa Suharto sebagai pribadi (oknum) dengan namanya dan konsep orang (ajaran atau aqidah) mengenai oknum yang sama itu.

          Soal yang sama terjadi dalam hubungan dengan pertanyaan mengenai apakah 'Allah Islam sama dengan Tuhan Kristen?'. Jawabannya perlu kita lihat dari Kitab Suci Islam (Al-Quran) maupun Kristen (Al-Kitab), dan juga sejarah bangsa dan bahasa Semit.

          EL SEMIT
          Faktanya, bila kita membandingkan agama Yahudi (Alkitab Perjanjian Lama), Kristen (Alkitab Perjanjian Lama dan Baru), dan Islam (Al-Quran), kita dapat melihat bahwa ada butir-butir yang sama, namun banyak butir-butir lainnya yang tidak sama (jadi bukan semua sama atau semua tidak sama).

          Bila kita melihat Alkitab PL, kita dapat mengetahui bahwa nama Tuhan 'El/Elohim' adalah pencipta langit dan bumi, manusia dan segala isinya. Dan ia juga Tuhan yang menyatakan dirinya kepada Adam, Nuh, Abraham, Ishak, dan Yakub. Agama Yahudi, Kristen dan Islam mempercayai itu semua, namun mereka berbeda dalam kepercayaan akan wahyu mana yang dari El yang sama itu yang dipercayai. Agama Yahudi mempercayai wahyu yang dibukukan menjadi Alkitab Perjanjian Lama, namun sekalipun agama Kristen menerima hal ini, agama Kristen juga mengakui penggenapan dalam Tuhan Yesus Kristus yang wahyunya dibukukan dalam Perjanjian Baru padahal Yahudi menolak.

          "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan (kitab) yang diturunkan kepada kami dan apa-apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Y'qub dan anak-anaknya, (begitu juga kepada kitab) yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang juga di antara mereka itu dan kami patuh kepada Allah" (Al-Quran, Al-Baqarah, 2:136, Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim).

          Agama Islam, sekalipun menerima kitab yang diterima Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa, namun lebih menerima kitab wahyu yang diterima Muhammad dari jalur Ismael, dan menerima kitab-kitab Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa sejauh diterima oleh Muhammad yang dipercayai sebagai nabi, dan sekalipun menerima kitab-kitab Yahudi dan Kristen, namun karena dianggap telah dipalsukan, maka kepercayaan kepada berita Al-Kitab terbatas hanya bila hal itu dikuatkan dalam Al-Quran.

          Jadi, dari terang Alkitab (PL+PB) dan Al-Quran jelas terlihat bahwa sebagai oknum dengan namanya, Allah Islam adalah Tuhan Yahudi dan Kristen. Namun karena wahyu yang dipercayai berbeda, dengan sendirinya banyak pengajaran (aqidah)nya yang berbeda.

          Agama Yahudi, kepercayaannya hanya bergantung kepada Perjanjian Lama, akibatnya mereka memandang Tuhan 'El' (yang sejak Musa diberi nama juga sebagai 'Yahweh' (Kel.6:1-2)) sebagai Tuhan monotheisme yang transenden dengan hukum Taurat sebagai pedoman, namun agama Kristen berbeda dan menerima kenyataan bahwa El Abraham itu juga telah menyatakan diri dalam oknum Yesus dalam ke-Tritunggalannya, dan hukum kasih/Injil menjadi pedomannya.

          Islam mengikuti jalur Abraham mempercayai Tuhan 'El' itu yang dalam dialek Arab disebut 'Allah' (dari al-ilah). Dalam bahasa Ibrani kata sandang 'the' ('al' dalam dialek Arab dan 'ha' dalam dialek Aram-Siria namun diletakkan di belakang menjadi 'alaha') tidak digunakan bila menyebut Tuhan.

          Dari sejarah kita mengetahui bahwa sejak awalnya 'El' bisa memiliki arti umum sebagai sebutan untuk 'Tuhan/Ketuhanan' dan 'Elohim' sering digunakan dalam arti kata jamak (politheistik) dan dipakai oleh suku-suku keturunan Sem (menjadi rumpun Semit) dan karena perkembangan zaman sering merosot sehingga dimengerti dalam berbagai-bagai ajaran aqidah, namun 'El/Il' juga digunakan untuk menyebut 'nama diri' Tuhan.

          "'Ilu, El' sebagai sebutan untuk ketuhanan. Istilah 'il mempunyai arti sebutan umum (generic appelative) untuk menunjuk pada 'tuhan' atau 'ketuhanan' pada tahap awal semua cabang utama rumpun bahasa Semit. Ini terlihat jelas di Semit Timur, Akadian kuno (ilu) dan dialek-dialek sesaudara dimulai zaman pra-Sargon (sebelum 2360 BC) dan berlanjut sampai akhir masa Babil. Penggunaan sebagai sebutan juga muncul di Semit Barat Laut, di Amrit ('ilu, 'ilum, 'ila), di Ugarit, di Ibrani, dan umum di dialek-dialek Arab Selatan kuno, di Arab Utara digantikan dengan nama 'ilah. 'Ilu, El juga digunakan sebagai Nama Diri (proper name). . Di Semit Timur ada bukti kuno yang menunjukkan bahwa 'Il' adalah nama diri tuhan . tuhan Il (kemudian El Semit) adalah kepala ketuhanan pada rumpun Semit Mesopotamia pada masa Pra-Sargon." (G. Johanes Botterwech, Theological Dictionary of the Old Testament, Vol.I, 242-244).

          Dari sejarah ini kita dapat melihat bahwa 'Allah' di kalangan bangsa dan bahasa Arab tidak lain menunjuk pada 'El' Semit' yang sama, ini dijelaskan dalam buku-buku teologi Kristen maupun Ensiklopedia Islam bahwa setidaknya bangsa Arab mewarisi tiga jalur nenek moyang yang semuanya mengenal 'El Abraham' yaitu sebagai keturunan Sem, Yoktan (keturunan Eber), dan Adnan (keturunan Ismael anak Abraham).

          Bahwa ajaran/konsep mengenai 'Allah' (El) itu kemudian merosot dan makin tidak mendekati hakekat yang di'nama'kan dan ditujukan kepada pribadi lain seperti yang terjadi pada jalur Ishak (Kel.32, Anak Lembu Emas disebut 'Elohim' dan 'Yahweh') maupun jalur Ismael (masa jahiliah, dewa berhala disebut 'Allah'), tentu tidak mengurangi hakekat nama itu sendiri sebagai menunjuk kepada 'El' semitik dan monotheisme Abraham. Namun, sekalipun diyakini bahwa 'Allah' Yahudi, Kristen dan Islam sama, tentu tidak disimpulkan bahwa Tuhan Semua Agama sama. Dalam pengertian 'Universalisme' (pluralisme agama) disebutkan bahwa semua agama itu menyembah Tuhan yang sama (universal) namun melalui jalan-jalan yang berbeda (partikular).

          Kita harus menyadari bahwa setidaknya ada 4 golongan agama, yaitu (1) 'Theisme' - Tuhan yang berpribadi (Yahudi, Kristen, Islam), (2) 'Monisme' - Tuhan kekuatan semesta (Hindu-Upanishad, Tao dan Kebatinan), (3) Non-Theis - Tuhan yang 'non-exist' (Buddhisme), dan (4) Demonisme - Tuhan Okultis (satanisme). Bisa juga dimasukkan 'politheisme' (Hindu-Veda) sebagai golongan ke-5.

          Sudah jelas ke-empat (atau ke-lima) bentuk Tuhan itu tidak sama, namun harus diakui bahwa Tuhan 'Theisme' (Yahudi, Kristen, Islam) adalah Tuhan Semitik agama samawi yang berpribadi, berfirman dan menurunkan wahyu kepada umatnya, jadi sekalipun kita menyebut Tuhan Theisme Yahudi, Kristen dan Islam menunjuk pada oknum yang sama namun sekalipun ada yang sama juga ada yang berbeda ajaran/aqidahnya, sedang Tuhan Theisme, Monisme, Non-Theisme, dan Demonisme jelas berbeda baik sebagai nama oknum maupun ajaran/aqidahnya.

          Tetapi bagaimana dengan definisi yang dicantumkan dalam kamus-kamus dalam bahasa Inggeris? Disana disebutkan bahwa "Allah . Muslim's name for God" (a.l. Oxford Dictionary & Grollier Ensyclopedia). Kita dapat membandingkan hal ini dengan definisi yang disebutkan dalam Enyclopaedia Britannica, yang sekalipun mengakui ke-khasan nama Allah dalam penggunaannya di kalangan agama Islam sebagai salah satu artinya, dalam arti yang lain jelas memberikan pengertian yang lebih ilmiah dan lebih mengandung kebenaran:

          "Allah (Arabic:"God"), the one and only God in the religion of Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as well as by Muslims."

          Definisi yang benar ini juga disebutkan dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia dimana disebutkan bahwa: "ALLAH adalah Tuhan, pencipta alam raya termasuk segala isinya". (Vol.I, h.270).

          Memang dalam literatur Barat termasuk dalam beberapa kamus, ada sentimen kuat anti Arab/Islam sehingga sering timbul ungkapan-ungkapan memojokkan yang tidak ilmiah seperti ucapan Morley di atas yang memberi stigmata seakan-akan nama 'Allah' itu nama dewa/i masa jahiliah Arab seperti Dewa Pengairan atau Dewa Bulan, namun banyak pula literatur Barat yang lebih bersifat netral dan ilmiah seperti Ensyclopaedia Britannica dan umumnya kamus-kamus teologia yang menyebut bahwa nama 'Allah' adalah nama dalam dialek/bahasa Arab untuk menunjuk pada 'El' Semitik, dan juga digunakan oleh orang Arab pra-Islam (terutama kaum Hanif yang tetap mempertahankan Allah monotheisme Abraham) maupun bangsa Arab yang menganut agama Yahudi dan Kristen:

          "Karena Islam memperbaiki agama yang dibawa Ibrahim, yakni agama fitrah, maka jahiliyah dipandang sebagai sebuah zaman sebelum kedatangan Islam, ibarat kegelapan sebelum terbit fajar. Pada zaman ini ajaran monotheisme Ibrahim telah musnah berganti dengan sitem paganisme, dan diwarnai dekadensi moral. Sejumlah berhala sesembahan didatangkan ke Makkah dari berbagai negeri di Timur Tengah. Namun tidak semua warga Arab pada saat itu menganut sistem keyakinan pagan, melainkan terdapat beberapa suku Arab memeluk agama Kristen dan Yahudi. Bahkan terdapat sejumlah pribadi yang menekuni dunia spiritual, mereka itu dinamakan 'hunafa' (tgl. hanif) yang mana mereka tidak memihak kepada satu di antara kedua agama tersebut, melainkan mereka bertahan pada ajaran monotheisme Ibrahim". (Cyrill Glasse, Ensiklopedia Islam, h.190, dibawah kata al-Jahiliah).

          Kenyataan ini juga diperkuat dengan ditemukannya peninggalan arkeologis beberapa abad sebelum masa Islam abad-VII (yang secara keliru disebut dalam buku Morley bahwa Alkitab dalam bahasa Arab baru ada pada abad-IX dan menggunakan nama Allah karena dipaksa orang Islam dan bandingkan dengan buku-buku yang bertema 'Asal bukan Allah' yang menganggap orang Islam tidak menyukai orang Kristen menggunakan nama 'Allah'). Suatu pengingkaran sejarah yang dihasilkan semangat Arab/Islam fobia, sebab jauh sebelum ada agama Islam nama Allah sudah digunakan bersama-sama oleh umat Yahudi Arab, Kristen Arab dan bangsa Arab pra-Islam.

          Namun, kalau 'El' (Ibrani) sama dengan 'Alaha' (Aram-Siria) dan 'Allah' (Arab), mengapa tidak memilih saja 'El/Elohim' yang merupakan bahasa aslinya?

          Tuhan dalam menyebarkan firmannya menggunakan kendaraan bahasa-bahasa. Pada zaman Ezra, Alkitab Ibrani sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Aram, dan sejak itu sampai abad ke-XIX bahasa Ibrani hanya digunakan dalam penulisan/penyalinan Kitab Suci saja. Ketika bahasa Yunani menguasai kawasan sekitar Laut Tengah, atas perintah imam besar di Yerusalem, Eliezer, Alkitab PL diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani (Septuaginta/LXX), inilah yang digunakan Yesus, para Rasul, umat Kristen dan dipakai juga di sinagoga-sinagoga. Demikian juga di hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri mengilhami para Rasul untuk mengkotbahkan firman (termasuk nama El/Theos) ke bahasa-bahasa pendengar, dalam arti kata penerjemahan nama Tuhan ke dalam bahasa-bahasa lokal didorong oleh Roh Tuhan/Kudus sendiri.

          Berbeda dengan 'El' yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani sebagai 'Theos' dan bahasa Barat sebagai 'God, Gott, Dieu', maka nama 'Allah' (Arab) sebenarnya bukan terjemahan melainkan perkembangan dialek dalam rumpun Semit sendiri untuk menyebut El (di samping a.l. Alaha dalam bahasa Aram-Siria).

          Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ke-XIII, Kristen Katolik baru masuk abad ke-XVI dan Protestan pada abad ke-XVII, ini berarti sudah tiga abad lebih dimana agama Islam dan bahasa Arab sudah merakyat di Indonesia, dan kemudian nama 'Allah' masuk menjadi kosa-kata bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam bahasa Indonesia, ada banyak kosa-kata yang berasal dari bahasa asing, yaitu bahasa Arab (1.495, termasuk kata 'Allah'), Inggeris (1.610), dan Belanda (3.280), maka adalah tepat bila kata yang sekarang menjadi kosa-kata Indonesia itu dipakai untuk menyebut El/Elohim Perjanjian Lama dan Theos Perjanjian Baru dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia, karena kata itu bukan saja dekat tetapi termasuk keluarga serumpun Semit dengan bahasa Ibrani.

          Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan jawab atas pertanyaan judul artikel ini, yaitu bahwa sebagai oknum dengan namanya "Allah Islam adalah Tuhan Kristen" atau "Allah Islam adalah Allah Kristen" pula, namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.

          Mereka yang membutuhkan informasi lebih lengkap silahkan membuka www.yabina.org dan membaca:
          Diskusi (Agustus & Oktober 1999 & Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), MSA-maya (Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), dan Renungan (September 2000: Kitab Suci 2000).

          Salam kasih dari Herlianto/YBA.

          [Non-text portions of this message have been removed]

          ---------------------------------
          Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
          always stay connected to friends.

          [Non-text portions of this message have been removed]

          [Non-text portions of this message have been removed]






          ---------------------------------
          The fish are biting.
          Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

          [Non-text portions of this message have been removed]
        • dee_a83
          Allah Islam Kristen jika dilihat pernyataan diatas jelas bahwa ada 2 kategori yaitu Allah dan agama. Allah, Saya beriman dari Alkitab bahwa Allah yang
          Message 4 of 20 , Feb 7, 2007
          • 0 Attachment
            Allah Islam Kristen

            jika dilihat pernyataan diatas jelas bahwa ada 2 kategori yaitu
            Allah dan agama.
            Allah, Saya beriman dari Alkitab bahwa Allah yang menciptakan
            manusia dan Alam semesta adalah Allah Yang SATU dan ROH. Allah hanya
            satu ialah yang menciptakan langit dan bumi, manusia dan segalanya
            yang masih juga bekerja sampai saat ini. Allah yang menghendaki
            adanya keharmonisan pada setiap ciptaan. IA adalah kebenaran yang
            konstruktif. Tapi adanya roh yang destruktif ( ntah dari mana?
            manusia atau iblis) mengakibatkan terjadinya kekacauan pada ciptaan.
            manusia tidak hidup harmonis dengan manusia apalagi ligkungan.
            Kekecewaan dan kepekatan melihat realita dunia membuat manusia terus
            mencari kebenaran berusaha menangkap kehendak Allah.
            Saat Yesus hidup ada berbagai masam aliran agama atau metode orang
            menangkap kehendak/kebenaran Allah dan berusaha mengalahkan
            kejahatan.
            ada yang mengatakan bahwa kejahatan masyarakat harus dilawan dengan
            kekerasan (ketegasan) Perang! ( dalam masa Yesus adalah kaum zelot,
            menurut bung edo adalah islam)tapi ini mengakibatkan banyak menjadi
            korban.
            ada yang mengatakan kejahatan masyarakat harus dilawan dengan
            politik pemerintahan untuk menciptakan aturan di pemerintahan ( imam
            saduki ) ini juga membuat orang yang berniat membela masyarakat tapi
            akhirnya menjadi politikus busuk!
            Ada yang berkata kejahatan didunia dihentikan dengan menjauhinya.
            menciptakan dunia baru dan tidak bersentuhan dengan kegiatan
            duniawi (ini dilakukan kaum esseni dan mungkin kini ada aliran
            masih melakukannya) ya....selamat sendiri donk!
            Yesus datang dengan metode baru ( bagaimana metodenya? dalami saja
            profilenya ) dan ia mengakui itulah KEBENARAN. Lihat saja perbedaan
            dan hasilnya, Luar biasa bukan??? Yah memang kita bisa lihat buahnya
            adanya keharmonisan kembali dan sedikit jatuhnya korban ( Hanya
            Yesus dan Yudas yang mati )Bersyukur sekali bahwa sejarah yang
            ditoreh Yesus itu tertulis.

            Islam dan Kristen ada setelah masa Yesus, mungkinkah keduanya
            dipengaruhi oleh beberapa metode/aliran pendahulunya?
            Yesus sendiri adalah pemuda yang melek realita dan ia belajar dari
            keempat metode itu sehingga bukankah yesus masuk dalam perpolitikan,
            bersikap tegas, tetap memiliki waktu kehidupan spiritualnya.
            Muhammad sepengetahuan saya juga ada pengaruh dari agama kristen.
            Tapi sayangnya ia kecewa melihat tingkah laku orang kristen yang
            datang kedaerahnya dengan membawa konflik ( perang teologis antara
            RK dan Protestan )

            AGAMA, Saya kok tetap melihat bahwa Islam dan Kristen adalah Agama
            yang tercipta dengan kuasa spiritual untuk manusia agar mengenal
            kehendak Allah.

            Mana yang benar?
            Pernah saya berimajinasi misalkan saya mengetahui kebenaran tapi
            tidak melakukannyadalam perbuatan tapi ada yang tidak tahu
            kebenarannya tapi melakukan kebenaran itu dalam kehidupannya. Apa ia
            dihukum? So...kalau manusia juga tahu yang baik masa Tuhan tidak
            tahu yang baik untuk ciptaanNYa

            Maka Allah tetap satu, Dari awal penciptaan sampai akhir masa (
            Alpha-Omega)









            --- In gbkp@yahoogroups.com, haryanto bode <edobtrg@...> wrote:
            >
            > Bujur Pak Nuah Tarigan and Pak Kikin Tarigan,
            >
            > Walaupun saya menulis komentar agak tegas dan terbuka mengenai
            masalah ini, jangan dilihat dari sisi fanatik atau ekstrim.
            Tolonglah dilihat dari sudut pandang yang sains nya tentu dengan
            latar belakang sumber yang berbeda tentunya. Karena kita bicara
            masalah prinsif jadi memang harus tegas, dan jelas.
            >
            > Jika masalah pelaksanaan dilapangan, tentunya banyak faktor
            orang memandang agama, ada yang tak peduli, bahkan ada yang gila
            karena agama. Padahal agama mengajarkan keseimbangan. Ada faktor
            lingkungan, pendidikan dan lain2, tetapi kita bicara masalah akidah
            dan ini yang jadi sensitif.
            >
            > Disini NCKU, saya malah bersahabat dengan kawan2 dari PKS dan
            mereka tentunya dari yang berbeda agama dengan kita, mereka juga
            sangat baik dan toleran, bahkan juga kasih. Cuma kita kan sedang
            bicara prinsif jadi saya rasa harus to the poin dan akhirnya menjadi
            sensitif.
            >
            > Tapi walau bagaimanapun semua itu masih misteri, yang absolut
            hanya TUhan semata.
            >
            > BHT, TW
            >
            >
            >
            > Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
            > Dear Haryanto,
            >
            > Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan
            juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb
            (jadi tidak dapat disimpulkan secara simplistik), lalu kita akan
            lihat korelasinya, pendekatan theologi juga perlu dengan seksama
            dilihat, Islam yang semakin jauh dari pusat nya akan semakin
            ekstrim, apalagi kalau dipegang oleh orang yang bernama Osama bin
            Laden.
            > Judul diatas adalah suatu judul yang bukan menunjukkan konklusi
            atau kesimpulan.
            > Tapi merupakan suatu proses analysis yang dapat mencerahkan
            dikalangan umat percaya, dan membuat kita semakin mengasihi sesama
            kita manusia bukan malah membencinya, amin.
            >
            > MJJ
            >
            > Nuah
            >
            > ----- Original Message -----
            > From: haryanto bode
            > To: gbkp@yahoogroups.com
            > Sent: Thursday, February 01, 2007 7:52 AM
            > Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen
            >
            > Mejuah2
            > Pertanyaan saya Pak Nuah setuju ndak Allah (Tuhan) Kristen sama
            dengan Allah Islam? (kali judulnya salah ya)
            > KOmentar saya, Kalau kita mengambil dari Alkitab bahwa TUHAN
            adalah ROH, dan bagai mana kita mengenal ROH itu, apakah ROH yang
            kita sembah itu ROH benar atau tidak, maka bisa ya dan bisa tidak.
            Apakah Abraham cukup mengenal Tuhan??, buktinya Abraham,...........
            dan ............., lalu untuk apa Yesus datang?
            >
            > Kalau kita mengacu kepada sejarah, ilmu yang sudah pasti terjadi
            tetapi belum tentu pasti benar terhadap perubahan waktu, maka Tuhan
            kita PERNAH SAMA. Tetapi apakah sekarang masih sama, hemm, perlu
            diuji, minimal dengan data empirik.
            >
            > Tuhan Yesus bilang AKULAH POKOK ANGUR DAN kita RAntingnya, diluar
            Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa?
            > Saya menyimpulkan diluar Yesus sulit untuk mengenal Tuhan itu
            siapa?
            >
            > Dan mengacu kepada pohon maka ada buahnya, dan apakah buahnya sama?
            >
            > Contoh, akidah berbeda, buah-buah rohnya berbeda, pandangan
            hidupnya berbeda, nilai kemanusiaan juga berbeda. Kristen bilang
            kamu berpisah dengan istri hanya oleh kematian, mereka ...........,.
            Kita bilang tampar pipikanan and berikan pipi kiri, mereka bilang
            angkat pedang, baru dua dan banyak lagi yang berbeda.
            >
            > Pertanyaanya mungkin apakah perbedaan itu dari sumber yang sama?
            wah ini agak sangat sulit membahasnya, tapi alkitab bilang lihat
            buahnya, lalu buahnya berbeda so gimana?
            >
            > Tapi kalau seperti yang pernah kam komentari, bahwa ini mungkin
            saja sebuah metoda dalam pelayanan yang lebih luas ya tidak mengapa?
            Cuma resikonya sangat berat.
            >
            > BHT, TW
            >
            > Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
            > allah islam = allah kristen ?
            >
            > Saudara/i ykk,
            >
            > Banyak pertanyaan diajukan mengenai 'Apakah Allah Islam sama
            dengan Allah Kristen?' dan argumentasi yang banyak dikemukakan
            adalah bahwa 'Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen'
            alasannya 'Karena ajaran keduanya berbeda!'. Pandangan ini tercermin
            dalam buku Dr. Robert Morey yang beredar bahkan dianut belakangan
            ini di kalangan tertentu di Indonesia:
            >
            > "Islam claims that Allah is the same God who was revealed in the
            Bible. This logically implies in the positive sense that the concept
            of God set forth in the Quran will correspond in all points to the
            concept of God found in the Bible. This also implies in the negative
            sense that if the Bible and the Quran have differing views of God,
            then Islam's claim is false." (Islamic Invasion, Harvest House
            Publishers, 1992, h.57).
            >
            > Definisi Morley ini memiliki kelemahan dasar berfikir yang fatal
            yang menganggap masalah-masalah teologi (ilmu sosial) bersifat
            eksakta dan mencampur adukkan pengertian soal 'identitas'
            dan 'opini' (meta basis). Dari dasar berfikir atau asumsi ini, maka
            dihasilkan kesimpulan bahwa (1) Bila Allah Islam adalah Tuhan
            Kristen, maka secara positif konsep keduanya mengenai Tuhan harusnya
            sama dalam setiap butirnya, sebaliknya secara negatif disebut bahwa
            (2) Bila Al-Quran dan Alkitab memiliki pandangan berbeda mengenai
            Tuhan, maka klaim Islam adalah salah.
            >
            > Pandangan yang terlalu sederhana ini dengan mudah bisa digugurkan
            bila kita mengambil contoh soal 'Suharto' mantan presiden ORBA.
            Menurut definisi Morley, bila Suharto yang dimaksudkan oleh para
            pengikut ORBA sama dengan Suharto yang di demo mahasiswa, maka
            konsep keduanya mengenai Suharto akan sama dalam setiap butirnya.
            Faktanya sekalipun Suhartonya sama konsep keduanya berbeda. Bagi
            para pengikut ORBA, Suharto adalah bapak pembangunan yang membawa
            kesejahteraan dan mendatangkan kesatuan dan keamanan regional,
            padahal Suharto yang sama itu oleh para mahasiswa dianggap sebagai
            bapak pembangkrutan yang membawa kemiskinan karena KKN dan tiran
            yang membawa bangsa Indonesia kepada disintegrasi bangsa.
            >
            > Mengapa berbeda? Dan kalau berbeda apakah klaim mahasiswa mengenai
            Suharto salah? Di sini kita berhubungan dengan dua soal yang tidak
            bisa dicampur adukkan satu dengan lainnya, yaitu bahwa Suharto
            sebagai pribadi (oknum) dengan namanya dan konsep orang (ajaran atau
            aqidah) mengenai oknum yang sama itu.
            >
            > Soal yang sama terjadi dalam hubungan dengan pertanyaan mengenai
            apakah 'Allah Islam sama dengan Tuhan Kristen?'. Jawabannya perlu
            kita lihat dari Kitab Suci Islam (Al-Quran) maupun Kristen (Al-
            Kitab), dan juga sejarah bangsa dan bahasa Semit.
            >
            > EL SEMIT
            > Faktanya, bila kita membandingkan agama Yahudi (Alkitab Perjanjian
            Lama), Kristen (Alkitab Perjanjian Lama dan Baru), dan Islam (Al-
            Quran), kita dapat melihat bahwa ada butir-butir yang sama, namun
            banyak butir-butir lainnya yang tidak sama (jadi bukan semua sama
            atau semua tidak sama).
            >
            > Bila kita melihat Alkitab PL, kita dapat mengetahui bahwa nama
            Tuhan 'El/Elohim' adalah pencipta langit dan bumi, manusia dan
            segala isinya. Dan ia juga Tuhan yang menyatakan dirinya kepada
            Adam, Nuh, Abraham, Ishak, dan Yakub. Agama Yahudi, Kristen dan
            Islam mempercayai itu semua, namun mereka berbeda dalam kepercayaan
            akan wahyu mana yang dari El yang sama itu yang dipercayai. Agama
            Yahudi mempercayai wahyu yang dibukukan menjadi Alkitab Perjanjian
            Lama, namun sekalipun agama Kristen menerima hal ini, agama Kristen
            juga mengakui penggenapan dalam Tuhan Yesus Kristus yang wahyunya
            dibukukan dalam Perjanjian Baru padahal Yahudi menolak.
            >
            > "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan (kitab) yang
            diturunkan kepada kami dan apa-apa yang diturunkan kepada Ibrahim,
            Isma'il, Ishaq, Y'qub dan anak-anaknya, (begitu juga kepada kitab)
            yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan
            kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang
            juga di antara mereka itu dan kami patuh kepada Allah" (Al-Quran, Al-
            Baqarah, 2:136, Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim).
            >
            > Agama Islam, sekalipun menerima kitab yang diterima Ibrahim,
            Ishak, Yakub dan Isa, namun lebih menerima kitab wahyu yang diterima
            Muhammad dari jalur Ismael, dan menerima kitab-kitab Ibrahim, Ishak,
            Yakub dan Isa sejauh diterima oleh Muhammad yang dipercayai sebagai
            nabi, dan sekalipun menerima kitab-kitab Yahudi dan Kristen, namun
            karena dianggap telah dipalsukan, maka kepercayaan kepada berita Al-
            Kitab terbatas hanya bila hal itu dikuatkan dalam Al-Quran.
            >
            > Jadi, dari terang Alkitab (PL+PB) dan Al-Quran jelas terlihat
            bahwa sebagai oknum dengan namanya, Allah Islam adalah Tuhan Yahudi
            dan Kristen. Namun karena wahyu yang dipercayai berbeda, dengan
            sendirinya banyak pengajaran (aqidah)nya yang berbeda.
            >
            > Agama Yahudi, kepercayaannya hanya bergantung kepada Perjanjian
            Lama, akibatnya mereka memandang Tuhan 'El' (yang sejak Musa diberi
            nama juga sebagai 'Yahweh' (Kel.6:1-2)) sebagai Tuhan monotheisme
            yang transenden dengan hukum Taurat sebagai pedoman, namun agama
            Kristen berbeda dan menerima kenyataan bahwa El Abraham itu juga
            telah menyatakan diri dalam oknum Yesus dalam ke-Tritunggalannya,
            dan hukum kasih/Injil menjadi pedomannya.
            >
            > Islam mengikuti jalur Abraham mempercayai Tuhan 'El' itu yang
            dalam dialek Arab disebut 'Allah' (dari al-ilah). Dalam bahasa
            Ibrani kata sandang 'the' ('al' dalam dialek Arab dan 'ha' dalam
            dialek Aram-Siria namun diletakkan di belakang menjadi 'alaha')
            tidak digunakan bila menyebut Tuhan.
            >
            > Dari sejarah kita mengetahui bahwa sejak awalnya 'El' bisa
            memiliki arti umum sebagai sebutan untuk 'Tuhan/Ketuhanan'
            dan 'Elohim' sering digunakan dalam arti kata jamak (politheistik)
            dan dipakai oleh suku-suku keturunan Sem (menjadi rumpun Semit) dan
            karena perkembangan zaman sering merosot sehingga dimengerti dalam
            berbagai-bagai ajaran aqidah, namun 'El/Il' juga digunakan untuk
            menyebut 'nama diri' Tuhan.
            >
            > "'Ilu, El' sebagai sebutan untuk ketuhanan. Istilah 'il mempunyai
            arti sebutan umum (generic appelative) untuk menunjuk pada 'tuhan'
            atau 'ketuhanan' pada tahap awal semua cabang utama rumpun bahasa
            Semit. Ini terlihat jelas di Semit Timur, Akadian kuno (ilu) dan
            dialek-dialek sesaudara dimulai zaman pra-Sargon (sebelum 2360 BC)
            dan berlanjut sampai akhir masa Babil. Penggunaan sebagai sebutan
            juga muncul di Semit Barat Laut, di Amrit ('ilu, 'ilum, 'ila), di
            Ugarit, di Ibrani, dan umum di dialek-dialek Arab Selatan kuno, di
            Arab Utara digantikan dengan nama 'ilah. 'Ilu, El juga digunakan
            sebagai Nama Diri (proper name). . Di Semit Timur ada bukti kuno
            yang menunjukkan bahwa 'Il' adalah nama diri tuhan . tuhan Il
            (kemudian El Semit) adalah kepala ketuhanan pada rumpun Semit
            Mesopotamia pada masa Pra-Sargon." (G. Johanes Botterwech,
            Theological Dictionary of the Old Testament, Vol.I, 242-244).
            >
            > Dari sejarah ini kita dapat melihat bahwa 'Allah' di kalangan
            bangsa dan bahasa Arab tidak lain menunjuk pada 'El' Semit' yang
            sama, ini dijelaskan dalam buku-buku teologi Kristen maupun
            Ensiklopedia Islam bahwa setidaknya bangsa Arab mewarisi tiga jalur
            nenek moyang yang semuanya mengenal 'El Abraham' yaitu sebagai
            keturunan Sem, Yoktan (keturunan Eber), dan Adnan (keturunan Ismael
            anak Abraham).
            >
            > Bahwa ajaran/konsep mengenai 'Allah' (El) itu kemudian merosot dan
            makin tidak mendekati hakekat yang di'nama'kan dan ditujukan kepada
            pribadi lain seperti yang terjadi pada jalur Ishak (Kel.32, Anak
            Lembu Emas disebut 'Elohim' dan 'Yahweh') maupun jalur Ismael (masa
            jahiliah, dewa berhala disebut 'Allah'), tentu tidak mengurangi
            hakekat nama itu sendiri sebagai menunjuk kepada 'El' semitik dan
            monotheisme Abraham. Namun, sekalipun diyakini bahwa 'Allah' Yahudi,
            Kristen dan Islam sama, tentu tidak disimpulkan bahwa Tuhan Semua
            Agama sama. Dalam pengertian 'Universalisme' (pluralisme agama)
            disebutkan bahwa semua agama itu menyembah Tuhan yang sama
            (universal) namun melalui jalan-jalan yang berbeda (partikular).
            >
            > Kita harus menyadari bahwa setidaknya ada 4 golongan agama, yaitu
            (1) 'Theisme' - Tuhan yang berpribadi (Yahudi, Kristen, Islam),
            (2) 'Monisme' - Tuhan kekuatan semesta (Hindu-Upanishad, Tao dan
            Kebatinan), (3) Non-Theis - Tuhan yang 'non-exist' (Buddhisme), dan
            (4) Demonisme - Tuhan Okultis (satanisme). Bisa juga
            dimasukkan 'politheisme' (Hindu-Veda) sebagai golongan ke-5.
            >
            > Sudah jelas ke-empat (atau ke-lima) bentuk Tuhan itu tidak sama,
            namun harus diakui bahwa Tuhan 'Theisme' (Yahudi, Kristen, Islam)
            adalah Tuhan Semitik agama samawi yang berpribadi, berfirman dan
            menurunkan wahyu kepada umatnya, jadi sekalipun kita menyebut Tuhan
            Theisme Yahudi, Kristen dan Islam menunjuk pada oknum yang sama
            namun sekalipun ada yang sama juga ada yang berbeda
            ajaran/aqidahnya, sedang Tuhan Theisme, Monisme, Non-Theisme, dan
            Demonisme jelas berbeda baik sebagai nama oknum maupun
            ajaran/aqidahnya.
            >
            > Tetapi bagaimana dengan definisi yang dicantumkan dalam kamus-
            kamus dalam bahasa Inggeris? Disana disebutkan bahwa "Allah .
            Muslim's name for God" (a.l. Oxford Dictionary & Grollier
            Ensyclopedia). Kita dapat membandingkan hal ini dengan definisi yang
            disebutkan dalam Enyclopaedia Britannica, yang sekalipun mengakui ke-
            khasan nama Allah dalam penggunaannya di kalangan agama Islam
            sebagai salah satu artinya, dalam arti yang lain jelas memberikan
            pengertian yang lebih ilmiah dan lebih mengandung kebenaran:
            >
            > "Allah (Arabic:"God"), the one and only God in the religion of
            Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of
            the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back
            to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or
            El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is
            the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as
            well as by Muslims."
            >
            > Definisi yang benar ini juga disebutkan dalam Ensiklopedi Nasional
            Indonesia dimana disebutkan bahwa: "ALLAH adalah Tuhan, pencipta
            alam raya termasuk segala isinya". (Vol.I, h.270).
            >
            > Memang dalam literatur Barat termasuk dalam beberapa kamus, ada
            sentimen kuat anti Arab/Islam sehingga sering timbul ungkapan-
            ungkapan memojokkan yang tidak ilmiah seperti ucapan Morley di atas
            yang memberi stigmata seakan-akan nama 'Allah' itu nama dewa/i masa
            jahiliah Arab seperti Dewa Pengairan atau Dewa Bulan, namun banyak
            pula literatur Barat yang lebih bersifat netral dan ilmiah seperti
            Ensyclopaedia Britannica dan umumnya kamus-kamus teologia yang
            menyebut bahwa nama 'Allah' adalah nama dalam dialek/bahasa Arab
            untuk menunjuk pada 'El' Semitik, dan juga digunakan oleh orang Arab
            pra-Islam (terutama kaum Hanif yang tetap mempertahankan Allah
            monotheisme Abraham) maupun bangsa Arab yang menganut agama Yahudi
            dan Kristen:
            >
            > "Karena Islam memperbaiki agama yang dibawa Ibrahim, yakni agama
            fitrah, maka jahiliyah dipandang sebagai sebuah zaman sebelum
            kedatangan Islam, ibarat kegelapan sebelum terbit fajar. Pada zaman
            ini ajaran monotheisme Ibrahim telah musnah berganti dengan sitem
            paganisme, dan diwarnai dekadensi moral. Sejumlah berhala sesembahan
            didatangkan ke Makkah dari berbagai negeri di Timur Tengah. Namun
            tidak semua warga Arab pada saat itu menganut sistem keyakinan
            pagan, melainkan terdapat beberapa suku Arab memeluk agama Kristen
            dan Yahudi. Bahkan terdapat sejumlah pribadi yang menekuni dunia
            spiritual, mereka itu dinamakan 'hunafa' (tgl. hanif) yang mana
            mereka tidak memihak kepada satu di antara kedua agama tersebut,
            melainkan mereka bertahan pada ajaran monotheisme Ibrahim". (Cyrill
            Glasse, Ensiklopedia Islam, h.190, dibawah kata al-Jahiliah).
            >
            > Kenyataan ini juga diperkuat dengan ditemukannya peninggalan
            arkeologis beberapa abad sebelum masa Islam abad-VII (yang secara
            keliru disebut dalam buku Morley bahwa Alkitab dalam bahasa Arab
            baru ada pada abad-IX dan menggunakan nama Allah karena dipaksa
            orang Islam dan bandingkan dengan buku-buku yang bertema 'Asal bukan
            Allah' yang menganggap orang Islam tidak menyukai orang Kristen
            menggunakan nama 'Allah'). Suatu pengingkaran sejarah yang
            dihasilkan semangat Arab/Islam fobia, sebab jauh sebelum ada agama
            Islam nama Allah sudah digunakan bersama-sama oleh umat Yahudi Arab,
            Kristen Arab dan bangsa Arab pra-Islam.
            >
            > Namun, kalau 'El' (Ibrani) sama dengan 'Alaha' (Aram-Siria)
            dan 'Allah' (Arab), mengapa tidak memilih saja 'El/Elohim' yang
            merupakan bahasa aslinya?
            >
            > Tuhan dalam menyebarkan firmannya menggunakan kendaraan bahasa-
            bahasa. Pada zaman Ezra, Alkitab Ibrani sudah diterjemahkan ke dalam
            bahasa Aram, dan sejak itu sampai abad ke-XIX bahasa Ibrani hanya
            digunakan dalam penulisan/penyalinan Kitab Suci saja. Ketika bahasa
            Yunani menguasai kawasan sekitar Laut Tengah, atas perintah imam
            besar di Yerusalem, Eliezer, Alkitab PL diterjemahkan dari bahasa
            Ibrani ke bahasa Yunani (Septuaginta/LXX), inilah yang digunakan
            Yesus, para Rasul, umat Kristen dan dipakai juga di sinagoga-
            sinagoga. Demikian juga di hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri
            mengilhami para Rasul untuk mengkotbahkan firman (termasuk nama
            El/Theos) ke bahasa-bahasa pendengar, dalam arti kata penerjemahan
            nama Tuhan ke dalam bahasa-bahasa lokal didorong oleh Roh
            Tuhan/Kudus sendiri.
            >
            > Berbeda dengan 'El' yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani
            sebagai 'Theos' dan bahasa Barat sebagai 'God, Gott, Dieu', maka
            nama 'Allah' (Arab) sebenarnya bukan terjemahan melainkan
            perkembangan dialek dalam rumpun Semit sendiri untuk menyebut El (di
            samping a.l. Alaha dalam bahasa Aram-Siria).
            >
            > Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ke-XIII, Kristen Katolik
            baru masuk abad ke-XVI dan Protestan pada abad ke-XVII, ini berarti
            sudah tiga abad lebih dimana agama Islam dan bahasa Arab sudah
            merakyat di Indonesia, dan kemudian nama 'Allah' masuk menjadi kosa-
            kata bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam
            bahasa Indonesia, ada banyak kosa-kata yang berasal dari bahasa
            asing, yaitu bahasa Arab (1.495, termasuk kata 'Allah'), Inggeris
            (1.610), dan Belanda (3.280), maka adalah tepat bila kata yang
            sekarang menjadi kosa-kata Indonesia itu dipakai untuk menyebut
            El/Elohim Perjanjian Lama dan Theos Perjanjian Baru dalam Alkitab
            terjemahan bahasa Indonesia, karena kata itu bukan saja dekat tetapi
            termasuk keluarga serumpun Semit dengan bahasa Ibrani.
            >
            > Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan jawab atas pertanyaan
            judul artikel ini, yaitu bahwa sebagai oknum dengan namanya "Allah
            Islam adalah Tuhan Kristen" atau "Allah Islam adalah Allah Kristen"
            pula, namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai
            keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya,
            keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.
            >
            > Mereka yang membutuhkan informasi lebih lengkap silahkan membuka
            www.yabina.org dan membaca:
            > Diskusi (Agustus & Oktober 1999 & Februari 2000: Siapakah Yang
            Bernama Allah Itu?), MSA-maya (Februari 2000: Siapakah Yang Bernama
            Allah Itu?), dan Renungan (September 2000: Kitab Suci 2000).
            >
            > Salam kasih dari Herlianto/YBA.
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            > ---------------------------------
            > Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
            > always stay connected to friends.
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            > ---------------------------------
            > The fish are biting.
            > Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
          • phenomenal_wellness
            BIODISC... telah ditemukan teknologi kesehatan baru dr jerman, dg menggunakan teknologi resonansi nano (bagian terkecil dr atom) BIODISC ditemukan oleh dr.ian
            Message 5 of 20 , Feb 8, 2007
            • 0 Attachment
              BIODISC...

              telah ditemukan teknologi kesehatan baru dr jerman, dg menggunakan
              teknologi resonansi nano (bagian terkecil dr atom)
              BIODISC ditemukan oleh dr.ian lyons, dg penelitian yg dilakukan
              selama 25 tahun sebelum memproduksi BIODISC, dr. ian sdh mencobakan
              alat ini ke anaknya yg terkena leukimia (kanker darah) dan kondisinya
              sembuh dg treatment dlm waktu 13 bulan

              BIODISC dpt mengeluarkan energi2 negatif pada tubuh anda, dgn
              menggunakan air putih yg sdh biasa kita minum sehari2 di treatment
              oleh BIODISC sbg media utk menyehatkan badan.
              BIODISC mengeluarkan racun/penyakit negatif yg ada pada tubuh anda dg
              hanya meminum air yg sdh di treatment oleh BIODISC
              krn air ber-energi yg membentuk struktur kristal yg bagus adalah
              salah satu therapy kesehatan yg paling baik (baca: the true power of
              water oleh prof. masaro emoto)

              sdh byk sekali kesaksian2 dr pengguna biodsic & air treatment nya
              (beberapa kesaksian bahkan menyebutkan air yg sdh di treatment oleh
              biodisc efeknya lbh bagus drpada air hexagonal yg marak ada di
              pasaran)
              bahkan efeknya akan sangat lsg dirasakan utk yg sakit asam urat,
              darah tinggi, gula, stroke, batu ginjal, maag, dll

              pembuatan biodisc:
              Mineral-mineral alami yang telah direkayasa teknis telah diikat
              terstruktur dalam gelas, pada tingkat molekular, dengan menggunakan
              beberapa metode fusi panas tinggi.(mechanic quantum)
              Kombinasi dari teknik-teknik ini menyebabkan sebuah konversi energi
              katalis yang menimbulkan resonansi Nano spesifik yang tahan lama

              Menyalurkan "Frekuensi Energisasi Nano" ke dalam atau melalui cairan
              mempengaruhi nano-nano di dalam cairan. Saat nano-nano mineral
              berinteraksi dengan frequensi tertentu, mereka bertindak sangat
              berbeda dengan atom aslinya. energi yg dihasilkan dpt memperbaharui
              struktur molekul yg terdapat dlm semua cairan

              Bagaimana membuat air berenergi menggunakan biodisc?
              utk efek energi yg instant alirkan air mengenai langsung ke biodisc
              ini
              Letakkan segelas air di atas Bio Disc selama setengah jam atau lebih
              dan minumlah. Anda pasti akan merasakan perbedaan dalam diri anda dan
              terisi dengan kebugaran
              Dengan meletakkan Bio Disc dalam kulkas, makanan dan minuman anda
              juga akan terasa lebih baik

              Keuntungan-keuntungan produk:
              -Meningkatkan rasa, kwalitas dari makanan dan minuman
              -Membantu memperbaiki tidur
              -Memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan "ying dan yang" dan
              menciptakan tenaga prana atau "energy CHI"
              Membuat air berenergi dengan meletakkannya diatas Bio Disc.
              Dengan minum air berenergi tadi, semua sel-sel tubuh akan dibersihan
              dan dihidrasi
              Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
              Mengurangi tingkat stress
              Meningkatkan penyerapan nutrisi
              Meningkatkan kandungan oksigen dalam darah
              Memiliki efek penenangan dari resonansi yang meningkatkan kestabilan
              mental
              DETOKSIFIKASI penyakit yg ada dlm tubuh anda, mengeluarkan zat2
              beracun dr dalam tubuh
              jika konsisten meminum airnya dlm wktu tertentu dpt:
              Memperbaharui sel-sel kulit mati (utk kecantikan)
              memperbaharui jaringan sel yg mati dlm tubuh

              Spesifikasi produk:
              Penampilan : Gelas bundar bening
              Ukuran : Diameter 9 cm, Ketebalan 10 mm
              Berat : 130 gram
              Negara asal : Jerman
              tahan terhadap suhu hingga 3000 derajat celcius
              bisa digunakan utk 50 tahun
              sdh diuji dg mesin prognos dan mendapatkan sertifikasi prognos,jerman
              prognos = badan sertifikasi penguji bahan2 material astronout NASA
              www.prognos.com

              utk keterangan lbh lanjut & berkonsultasi lsg silahkan hub kami
              di wisma metropolitan 2, gedung commonwealth, jl jend.sudirman
              (jembatan casablanca), jakarta
              utk jadwalnya hub kami di 08179839980
              appointment only

              juga bisa di cek lsg ke www.amezcua.com

              semoga informasi ini dpt membantu anda dan keluarga

              warm regards
              Ade Safitri.
              certified representative
            • Nuah P Tarigan
              Mejuah juah, Dialog yang sering muncul akhir akhir ini dengan mereka sering hanya dialog yang sifatnya menguasai dan juga mengajari, baik dari sisi kita maupun
              Message 6 of 20 , Feb 8, 2007
              • 0 Attachment
                Mejuah juah,

                Dialog yang sering muncul akhir akhir ini dengan mereka sering hanya dialog yang sifatnya menguasai dan juga mengajari, baik dari sisi kita maupun sisi saudara sepupu kita (beda dengan YESUS KRISTUS yang bukan hanya mengajari tapi mendidik), semuanya serba ngotot seperti misal seperti Irene Hudono dlsb, Dialog yang dibutuhkan menurut saya adalah dialog Iman maupun teologis, sama jugalah kalau kita sesama Kristen, kan sering juga ngotot ngototan ndak ilmiah sehingga sering terjadi konflik dalam gereja, tapi bukan sekedar ilmiah tanpa memahami pendekatan Theologis, Missiologi, dlsb, jadi bukan sekedar ilmu ilmu biasa yang variatif dari yang kwalitatif dan kwantitatif saja, nah ini yang kita belum ada.
                Hubungan dengan orang lain sih ndak ada masalah, memang dalam kita berdialog juga kita harus punya dasar Iman yang kuat bahwa Kristus itu adalah Juruselamat kita dan Tuhan kita, itu sih harus ada.

                Akan tetapi pemahaman kita terhadap sesama kita jangan lah membabi buta, kita sudah ngomong duluan akan tetapi kita sendiri ndak punya foundation atau dasar baik dari sisi kekristenan maupun kepercayaan dan agama yang lain, nah kalau begini bisa bisa dia akan menjadi orang sinkritis.
                Sehingga dibutuhkan ilmu dialog yang komunikatif dan tidak menyepelekan orang lain.

                Katanya Isi dan Metoda itu sama kuat dan perlunya, bukan hanya Isi yang akan akan menjadi ekstrim, tapi juga bukan hanya metoda yang akhirnya kita terjebak menjadi sinkritis.

                Bujur,

                Nuah Tarigan

                ----- Original Message -----
                From: haryanto bode
                To: gbkp@yahoogroups.com
                Sent: Thursday, February 08, 2007 6:21 AM
                Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen


                Bujur Pak Nuah Tarigan and Pak Kikin Tarigan,

                Walaupun saya menulis komentar agak tegas dan terbuka mengenai masalah ini, jangan dilihat dari sisi fanatik atau ekstrim. Tolonglah dilihat dari sudut pandang yang sains nya tentu dengan latar belakang sumber yang berbeda tentunya. Karena kita bicara masalah prinsif jadi memang harus tegas, dan jelas.

                Jika masalah pelaksanaan dilapangan, tentunya banyak faktor orang memandang agama, ada yang tak peduli, bahkan ada yang gila karena agama. Padahal agama mengajarkan keseimbangan. Ada faktor lingkungan, pendidikan dan lain2, tetapi kita bicara masalah akidah dan ini yang jadi sensitif.

                Disini NCKU, saya malah bersahabat dengan kawan2 dari PKS dan mereka tentunya dari yang berbeda agama dengan kita, mereka juga sangat baik dan toleran, bahkan juga kasih. Cuma kita kan sedang bicara prinsif jadi saya rasa harus to the poin dan akhirnya menjadi sensitif.

                Tapi walau bagaimanapun semua itu masih misteri, yang absolut hanya TUhan semata.

                BHT, TW



                Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
                Dear Haryanto,

                Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb (jadi tidak dapat disimpulkan secara simplistik), lalu kita akan lihat korelasinya, pendekatan theologi juga perlu dengan seksama dilihat, Islam yang semakin jauh dari pusat nya akan semakin ekstrim, apalagi kalau dipegang oleh orang yang bernama Osama bin Laden.
                Judul diatas adalah suatu judul yang bukan menunjukkan konklusi atau kesimpulan.
                Tapi merupakan suatu proses analysis yang dapat mencerahkan dikalangan umat percaya, dan membuat kita semakin mengasihi sesama kita manusia bukan malah membencinya, amin.

                MJJ

                Nuah

                ----- Original Message -----
                From: haryanto bode
                To: gbkp@yahoogroups.com
                Sent: Thursday, February 01, 2007 7:52 AM
                Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen

                Mejuah2
                Pertanyaan saya Pak Nuah setuju ndak Allah (Tuhan) Kristen sama dengan Allah Islam? (kali judulnya salah ya)
                KOmentar saya, Kalau kita mengambil dari Alkitab bahwa TUHAN adalah ROH, dan bagai mana kita mengenal ROH itu, apakah ROH yang kita sembah itu ROH benar atau tidak, maka bisa ya dan bisa tidak. Apakah Abraham cukup mengenal Tuhan??, buktinya Abraham,........... dan ............., lalu untuk apa Yesus datang?

                Kalau kita mengacu kepada sejarah, ilmu yang sudah pasti terjadi tetapi belum tentu pasti benar terhadap perubahan waktu, maka Tuhan kita PERNAH SAMA. Tetapi apakah sekarang masih sama, hemm, perlu diuji, minimal dengan data empirik.

                Tuhan Yesus bilang AKULAH POKOK ANGUR DAN kita RAntingnya, diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa?
                Saya menyimpulkan diluar Yesus sulit untuk mengenal Tuhan itu siapa?

                Dan mengacu kepada pohon maka ada buahnya, dan apakah buahnya sama?

                Contoh, akidah berbeda, buah-buah rohnya berbeda, pandangan hidupnya berbeda, nilai kemanusiaan juga berbeda. Kristen bilang kamu berpisah dengan istri hanya oleh kematian, mereka ...........,. Kita bilang tampar pipikanan and berikan pipi kiri, mereka bilang angkat pedang, baru dua dan banyak lagi yang berbeda.

                Pertanyaanya mungkin apakah perbedaan itu dari sumber yang sama? wah ini agak sangat sulit membahasnya, tapi alkitab bilang lihat buahnya, lalu buahnya berbeda so gimana?

                Tapi kalau seperti yang pernah kam komentari, bahwa ini mungkin saja sebuah metoda dalam pelayanan yang lebih luas ya tidak mengapa? Cuma resikonya sangat berat.

                BHT, TW

                Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
                allah islam = allah kristen ?

                Saudara/i ykk,

                Banyak pertanyaan diajukan mengenai 'Apakah Allah Islam sama dengan Allah Kristen?' dan argumentasi yang banyak dikemukakan adalah bahwa 'Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen' alasannya 'Karena ajaran keduanya berbeda!'. Pandangan ini tercermin dalam buku Dr. Robert Morey yang beredar bahkan dianut belakangan ini di kalangan tertentu di Indonesia:

                "Islam claims that Allah is the same God who was revealed in the Bible. This logically implies in the positive sense that the concept of God set forth in the Quran will correspond in all points to the concept of God found in the Bible. This also implies in the negative sense that if the Bible and the Quran have differing views of God, then Islam's claim is false." (Islamic Invasion, Harvest House Publishers, 1992, h.57).

                Definisi Morley ini memiliki kelemahan dasar berfikir yang fatal yang menganggap masalah-masalah teologi (ilmu sosial) bersifat eksakta dan mencampur adukkan pengertian soal 'identitas' dan 'opini' (meta basis). Dari dasar berfikir atau asumsi ini, maka dihasilkan kesimpulan bahwa (1) Bila Allah Islam adalah Tuhan Kristen, maka secara positif konsep keduanya mengenai Tuhan harusnya sama dalam setiap butirnya, sebaliknya secara negatif disebut bahwa (2) Bila Al-Quran dan Alkitab memiliki pandangan berbeda mengenai Tuhan, maka klaim Islam adalah salah.

                Pandangan yang terlalu sederhana ini dengan mudah bisa digugurkan bila kita mengambil contoh soal 'Suharto' mantan presiden ORBA. Menurut definisi Morley, bila Suharto yang dimaksudkan oleh para pengikut ORBA sama dengan Suharto yang di demo mahasiswa, maka konsep keduanya mengenai Suharto akan sama dalam setiap butirnya. Faktanya sekalipun Suhartonya sama konsep keduanya berbeda. Bagi para pengikut ORBA, Suharto adalah bapak pembangunan yang membawa kesejahteraan dan mendatangkan kesatuan dan keamanan regional, padahal Suharto yang sama itu oleh para mahasiswa dianggap sebagai bapak pembangkrutan yang membawa kemiskinan karena KKN dan tiran yang membawa bangsa Indonesia kepada disintegrasi bangsa.

                Mengapa berbeda? Dan kalau berbeda apakah klaim mahasiswa mengenai Suharto salah? Di sini kita berhubungan dengan dua soal yang tidak bisa dicampur adukkan satu dengan lainnya, yaitu bahwa Suharto sebagai pribadi (oknum) dengan namanya dan konsep orang (ajaran atau aqidah) mengenai oknum yang sama itu.

                Soal yang sama terjadi dalam hubungan dengan pertanyaan mengenai apakah 'Allah Islam sama dengan Tuhan Kristen?'. Jawabannya perlu kita lihat dari Kitab Suci Islam (Al-Quran) maupun Kristen (Al-Kitab), dan juga sejarah bangsa dan bahasa Semit.

                EL SEMIT
                Faktanya, bila kita membandingkan agama Yahudi (Alkitab Perjanjian Lama), Kristen (Alkitab Perjanjian Lama dan Baru), dan Islam (Al-Quran), kita dapat melihat bahwa ada butir-butir yang sama, namun banyak butir-butir lainnya yang tidak sama (jadi bukan semua sama atau semua tidak sama).

                Bila kita melihat Alkitab PL, kita dapat mengetahui bahwa nama Tuhan 'El/Elohim' adalah pencipta langit dan bumi, manusia dan segala isinya. Dan ia juga Tuhan yang menyatakan dirinya kepada Adam, Nuh, Abraham, Ishak, dan Yakub. Agama Yahudi, Kristen dan Islam mempercayai itu semua, namun mereka berbeda dalam kepercayaan akan wahyu mana yang dari El yang sama itu yang dipercayai. Agama Yahudi mempercayai wahyu yang dibukukan menjadi Alkitab Perjanjian Lama, namun sekalipun agama Kristen menerima hal ini, agama Kristen juga mengakui penggenapan dalam Tuhan Yesus Kristus yang wahyunya dibukukan dalam Perjanjian Baru padahal Yahudi menolak.

                "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan (kitab) yang diturunkan kepada kami dan apa-apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Y'qub dan anak-anaknya, (begitu juga kepada kitab) yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang juga di antara mereka itu dan kami patuh kepada Allah" (Al-Quran, Al-Baqarah, 2:136, Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim).

                Agama Islam, sekalipun menerima kitab yang diterima Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa, namun lebih menerima kitab wahyu yang diterima Muhammad dari jalur Ismael, dan menerima kitab-kitab Ibrahim, Ishak, Yakub dan Isa sejauh diterima oleh Muhammad yang dipercayai sebagai nabi, dan sekalipun menerima kitab-kitab Yahudi dan Kristen, namun karena dianggap telah dipalsukan, maka kepercayaan kepada berita Al-Kitab terbatas hanya bila hal itu dikuatkan dalam Al-Quran.

                Jadi, dari terang Alkitab (PL+PB) dan Al-Quran jelas terlihat bahwa sebagai oknum dengan namanya, Allah Islam adalah Tuhan Yahudi dan Kristen. Namun karena wahyu yang dipercayai berbeda, dengan sendirinya banyak pengajaran (aqidah)nya yang berbeda.

                Agama Yahudi, kepercayaannya hanya bergantung kepada Perjanjian Lama, akibatnya mereka memandang Tuhan 'El' (yang sejak Musa diberi nama juga sebagai 'Yahweh' (Kel.6:1-2)) sebagai Tuhan monotheisme yang transenden dengan hukum Taurat sebagai pedoman, namun agama Kristen berbeda dan menerima kenyataan bahwa El Abraham itu juga telah menyatakan diri dalam oknum Yesus dalam ke-Tritunggalannya, dan hukum kasih/Injil menjadi pedomannya.

                Islam mengikuti jalur Abraham mempercayai Tuhan 'El' itu yang dalam dialek Arab disebut 'Allah' (dari al-ilah). Dalam bahasa Ibrani kata sandang 'the' ('al' dalam dialek Arab dan 'ha' dalam dialek Aram-Siria namun diletakkan di belakang menjadi 'alaha') tidak digunakan bila menyebut Tuhan.

                Dari sejarah kita mengetahui bahwa sejak awalnya 'El' bisa memiliki arti umum sebagai sebutan untuk 'Tuhan/Ketuhanan' dan 'Elohim' sering digunakan dalam arti kata jamak (politheistik) dan dipakai oleh suku-suku keturunan Sem (menjadi rumpun Semit) dan karena perkembangan zaman sering merosot sehingga dimengerti dalam berbagai-bagai ajaran aqidah, namun 'El/Il' juga digunakan untuk menyebut 'nama diri' Tuhan.

                "'Ilu, El' sebagai sebutan untuk ketuhanan. Istilah 'il mempunyai arti sebutan umum (generic appelative) untuk menunjuk pada 'tuhan' atau 'ketuhanan' pada tahap awal semua cabang utama rumpun bahasa Semit. Ini terlihat jelas di Semit Timur, Akadian kuno (ilu) dan dialek-dialek sesaudara dimulai zaman pra-Sargon (sebelum 2360 BC) dan berlanjut sampai akhir masa Babil. Penggunaan sebagai sebutan juga muncul di Semit Barat Laut, di Amrit ('ilu, 'ilum, 'ila), di Ugarit, di Ibrani, dan umum di dialek-dialek Arab Selatan kuno, di Arab Utara digantikan dengan nama 'ilah. 'Ilu, El juga digunakan sebagai Nama Diri (proper name). . Di Semit Timur ada bukti kuno yang menunjukkan bahwa 'Il' adalah nama diri tuhan . tuhan Il (kemudian El Semit) adalah kepala ketuhanan pada rumpun Semit Mesopotamia pada masa Pra-Sargon." (G. Johanes Botterwech, Theological Dictionary of the Old Testament, Vol.I, 242-244).

                Dari sejarah ini kita dapat melihat bahwa 'Allah' di kalangan bangsa dan bahasa Arab tidak lain menunjuk pada 'El' Semit' yang sama, ini dijelaskan dalam buku-buku teologi Kristen maupun Ensiklopedia Islam bahwa setidaknya bangsa Arab mewarisi tiga jalur nenek moyang yang semuanya mengenal 'El Abraham' yaitu sebagai keturunan Sem, Yoktan (keturunan Eber), dan Adnan (keturunan Ismael anak Abraham).

                Bahwa ajaran/konsep mengenai 'Allah' (El) itu kemudian merosot dan makin tidak mendekati hakekat yang di'nama'kan dan ditujukan kepada pribadi lain seperti yang terjadi pada jalur Ishak (Kel.32, Anak Lembu Emas disebut 'Elohim' dan 'Yahweh') maupun jalur Ismael (masa jahiliah, dewa berhala disebut 'Allah'), tentu tidak mengurangi hakekat nama itu sendiri sebagai menunjuk kepada 'El' semitik dan monotheisme Abraham. Namun, sekalipun diyakini bahwa 'Allah' Yahudi, Kristen dan Islam sama, tentu tidak disimpulkan bahwa Tuhan Semua Agama sama. Dalam pengertian 'Universalisme' (pluralisme agama) disebutkan bahwa semua agama itu menyembah Tuhan yang sama (universal) namun melalui jalan-jalan yang berbeda (partikular).

                Kita harus menyadari bahwa setidaknya ada 4 golongan agama, yaitu (1) 'Theisme' - Tuhan yang berpribadi (Yahudi, Kristen, Islam), (2) 'Monisme' - Tuhan kekuatan semesta (Hindu-Upanishad, Tao dan Kebatinan), (3) Non-Theis - Tuhan yang 'non-exist' (Buddhisme), dan (4) Demonisme - Tuhan Okultis (satanisme). Bisa juga dimasukkan 'politheisme' (Hindu-Veda) sebagai golongan ke-5.

                Sudah jelas ke-empat (atau ke-lima) bentuk Tuhan itu tidak sama, namun harus diakui bahwa Tuhan 'Theisme' (Yahudi, Kristen, Islam) adalah Tuhan Semitik agama samawi yang berpribadi, berfirman dan menurunkan wahyu kepada umatnya, jadi sekalipun kita menyebut Tuhan Theisme Yahudi, Kristen dan Islam menunjuk pada oknum yang sama namun sekalipun ada yang sama juga ada yang berbeda ajaran/aqidahnya, sedang Tuhan Theisme, Monisme, Non-Theisme, dan Demonisme jelas berbeda baik sebagai nama oknum maupun ajaran/aqidahnya.

                Tetapi bagaimana dengan definisi yang dicantumkan dalam kamus-kamus dalam bahasa Inggeris? Disana disebutkan bahwa "Allah . Muslim's name for God" (a.l. Oxford Dictionary & Grollier Ensyclopedia). Kita dapat membandingkan hal ini dengan definisi yang disebutkan dalam Enyclopaedia Britannica, yang sekalipun mengakui ke-khasan nama Allah dalam penggunaannya di kalangan agama Islam sebagai salah satu artinya, dalam arti yang lain jelas memberikan pengertian yang lebih ilmiah dan lebih mengandung kebenaran:

                "Allah (Arabic:"God"), the one and only God in the religion of Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as well as by Muslims."

                Definisi yang benar ini juga disebutkan dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia dimana disebutkan bahwa: "ALLAH adalah Tuhan, pencipta alam raya termasuk segala isinya". (Vol.I, h.270).

                Memang dalam literatur Barat termasuk dalam beberapa kamus, ada sentimen kuat anti Arab/Islam sehingga sering timbul ungkapan-ungkapan memojokkan yang tidak ilmiah seperti ucapan Morley di atas yang memberi stigmata seakan-akan nama 'Allah' itu nama dewa/i masa jahiliah Arab seperti Dewa Pengairan atau Dewa Bulan, namun banyak pula literatur Barat yang lebih bersifat netral dan ilmiah seperti Ensyclopaedia Britannica dan umumnya kamus-kamus teologia yang menyebut bahwa nama 'Allah' adalah nama dalam dialek/bahasa Arab untuk menunjuk pada 'El' Semitik, dan juga digunakan oleh orang Arab pra-Islam (terutama kaum Hanif yang tetap mempertahankan Allah monotheisme Abraham) maupun bangsa Arab yang menganut agama Yahudi dan Kristen:

                "Karena Islam memperbaiki agama yang dibawa Ibrahim, yakni agama fitrah, maka jahiliyah dipandang sebagai sebuah zaman sebelum kedatangan Islam, ibarat kegelapan sebelum terbit fajar. Pada zaman ini ajaran monotheisme Ibrahim telah musnah berganti dengan sitem paganisme, dan diwarnai dekadensi moral. Sejumlah berhala sesembahan didatangkan ke Makkah dari berbagai negeri di Timur Tengah. Namun tidak semua warga Arab pada saat itu menganut sistem keyakinan pagan, melainkan terdapat beberapa suku Arab memeluk agama Kristen dan Yahudi. Bahkan terdapat sejumlah pribadi yang menekuni dunia spiritual, mereka itu dinamakan 'hunafa' (tgl. hanif) yang mana mereka tidak memihak kepada satu di antara kedua agama tersebut, melainkan mereka bertahan pada ajaran monotheisme Ibrahim". (Cyrill Glasse, Ensiklopedia Islam, h.190, dibawah kata al-Jahiliah).

                Kenyataan ini juga diperkuat dengan ditemukannya peninggalan arkeologis beberapa abad sebelum masa Islam abad-VII (yang secara keliru disebut dalam buku Morley bahwa Alkitab dalam bahasa Arab baru ada pada abad-IX dan menggunakan nama Allah karena dipaksa orang Islam dan bandingkan dengan buku-buku yang bertema 'Asal bukan Allah' yang menganggap orang Islam tidak menyukai orang Kristen menggunakan nama 'Allah'). Suatu pengingkaran sejarah yang dihasilkan semangat Arab/Islam fobia, sebab jauh sebelum ada agama Islam nama Allah sudah digunakan bersama-sama oleh umat Yahudi Arab, Kristen Arab dan bangsa Arab pra-Islam.

                Namun, kalau 'El' (Ibrani) sama dengan 'Alaha' (Aram-Siria) dan 'Allah' (Arab), mengapa tidak memilih saja 'El/Elohim' yang merupakan bahasa aslinya?

                Tuhan dalam menyebarkan firmannya menggunakan kendaraan bahasa-bahasa. Pada zaman Ezra, Alkitab Ibrani sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Aram, dan sejak itu sampai abad ke-XIX bahasa Ibrani hanya digunakan dalam penulisan/penyalinan Kitab Suci saja. Ketika bahasa Yunani menguasai kawasan sekitar Laut Tengah, atas perintah imam besar di Yerusalem, Eliezer, Alkitab PL diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani (Septuaginta/LXX), inilah yang digunakan Yesus, para Rasul, umat Kristen dan dipakai juga di sinagoga-sinagoga. Demikian juga di hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri mengilhami para Rasul untuk mengkotbahkan firman (termasuk nama El/Theos) ke bahasa-bahasa pendengar, dalam arti kata penerjemahan nama Tuhan ke dalam bahasa-bahasa lokal didorong oleh Roh Tuhan/Kudus sendiri.

                Berbeda dengan 'El' yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani sebagai 'Theos' dan bahasa Barat sebagai 'God, Gott, Dieu', maka nama 'Allah' (Arab) sebenarnya bukan terjemahan melainkan perkembangan dialek dalam rumpun Semit sendiri untuk menyebut El (di samping a.l. Alaha dalam bahasa Aram-Siria).

                Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ke-XIII, Kristen Katolik baru masuk abad ke-XVI dan Protestan pada abad ke-XVII, ini berarti sudah tiga abad lebih dimana agama Islam dan bahasa Arab sudah merakyat di Indonesia, dan kemudian nama 'Allah' masuk menjadi kosa-kata bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam bahasa Indonesia, ada banyak kosa-kata yang berasal dari bahasa asing, yaitu bahasa Arab (1.495, termasuk kata 'Allah'), Inggeris (1.610), dan Belanda (3.280), maka adalah tepat bila kata yang sekarang menjadi kosa-kata Indonesia itu dipakai untuk menyebut El/Elohim Perjanjian Lama dan Theos Perjanjian Baru dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia, karena kata itu bukan saja dekat tetapi termasuk keluarga serumpun Semit dengan bahasa Ibrani.

                Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan jawab atas pertanyaan judul artikel ini, yaitu bahwa sebagai oknum dengan namanya "Allah Islam adalah Tuhan Kristen" atau "Allah Islam adalah Allah Kristen" pula, namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.

                Mereka yang membutuhkan informasi lebih lengkap silahkan membuka www.yabina.org dan membaca:
                Diskusi (Agustus & Oktober 1999 & Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), MSA-maya (Februari 2000: Siapakah Yang Bernama Allah Itu?), dan Renungan (September 2000: Kitab Suci 2000).

                Salam kasih dari Herlianto/YBA.

                [Non-text portions of this message have been removed]

                ---------------------------------
                Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
                always stay connected to friends.

                [Non-text portions of this message have been removed]

                [Non-text portions of this message have been removed]

                ---------------------------------
                The fish are biting.
                Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

                [Non-text portions of this message have been removed]





                [Non-text portions of this message have been removed]
              • Nuah P Tarigan
                Kata kata ALLAH, ELLOAH,YHWH, dan kalau kita mengacu pada Imannya Nabi Abraham atau Ibrahim maka akan terbentuk suatu alur pemikiran, Bahasa Arab sendiri
                Message 7 of 20 , Feb 8, 2007
                • 0 Attachment
                  Kata kata ALLAH, ELLOAH,YHWH, dan kalau kita mengacu pada Imannya Nabi Abraham atau Ibrahim maka akan terbentuk suatu alur pemikiran, Bahasa Arab sendiri mempunyai akar bahasa ARAMIK (Aram) yang dipakai sehari hari dalam percakapan bahasa Indonesia kita sekarang ini, karena memang bahasa Aram adalah bahasa rakyat, beda dengan bahasa Ibrani dan Yunani. Bisa dilihat pada film MEL GIBSON - The PASSION, semuanya pakai bahasa Aram.
                  Kalau dipelajari anda akan melihat persamaan yang sangat banyak antara bahasa Aram dan Arab Kuno, Inilah yang luar biasa. Kekristenan secara 'agama' muncul setelah salah satu murid Yesus-Yakobus di Yerusalem dan Yerusalem mengalami kebakaran yang luar biasa, dan itu bukan katholik, sedangkan Islam muncul sekitar tahun 600 an sesudah masehi, jadi jaraknya sangat jauh sekali dengan Kekristenan, bandingkan saja antara tahun 2007 dengan 1407, jauh sekali dong........

                  Bujur, Mejuah juah.
                  Nuah Tarigan

                  ----- Original Message -----
                  From: dee_a83
                  To: gbkp@yahoogroups.com
                  Sent: Thursday, February 08, 2007 7:32 AM
                  Subject: [gbkp] Re: allah islam=islam kristen



                  Allah Islam Kristen

                  jika dilihat pernyataan diatas jelas bahwa ada 2 kategori yaitu
                  Allah dan agama.
                  Allah, Saya beriman dari Alkitab bahwa Allah yang menciptakan
                  manusia dan Alam semesta adalah Allah Yang SATU dan ROH. Allah hanya
                  satu ialah yang menciptakan langit dan bumi, manusia dan segalanya
                  yang masih juga bekerja sampai saat ini. Allah yang menghendaki
                  adanya keharmonisan pada setiap ciptaan. IA adalah kebenaran yang
                  konstruktif. Tapi adanya roh yang destruktif ( ntah dari mana?
                  manusia atau iblis) mengakibatkan terjadinya kekacauan pada ciptaan.
                  manusia tidak hidup harmonis dengan manusia apalagi ligkungan.
                  Kekecewaan dan kepekatan melihat realita dunia membuat manusia terus
                  mencari kebenaran berusaha menangkap kehendak Allah.
                  Saat Yesus hidup ada berbagai masam aliran agama atau metode orang
                  menangkap kehendak/kebenaran Allah dan berusaha mengalahkan
                  kejahatan.
                  ada yang mengatakan bahwa kejahatan masyarakat harus dilawan dengan
                  kekerasan (ketegasan) Perang! ( dalam masa Yesus adalah kaum zelot,
                  menurut bung edo adalah islam)tapi ini mengakibatkan banyak menjadi
                  korban.
                  ada yang mengatakan kejahatan masyarakat harus dilawan dengan
                  politik pemerintahan untuk menciptakan aturan di pemerintahan ( imam
                  saduki ) ini juga membuat orang yang berniat membela masyarakat tapi
                  akhirnya menjadi politikus busuk!
                  Ada yang berkata kejahatan didunia dihentikan dengan menjauhinya.
                  menciptakan dunia baru dan tidak bersentuhan dengan kegiatan
                  duniawi (ini dilakukan kaum esseni dan mungkin kini ada aliran
                  masih melakukannya) ya....selamat sendiri donk!
                  Yesus datang dengan metode baru ( bagaimana metodenya? dalami saja
                  profilenya ) dan ia mengakui itulah KEBENARAN. Lihat saja perbedaan
                  dan hasilnya, Luar biasa bukan??? Yah memang kita bisa lihat buahnya
                  adanya keharmonisan kembali dan sedikit jatuhnya korban ( Hanya
                  Yesus dan Yudas yang mati )Bersyukur sekali bahwa sejarah yang
                  ditoreh Yesus itu tertulis.

                  Islam dan Kristen ada setelah masa Yesus, mungkinkah keduanya
                  dipengaruhi oleh beberapa metode/aliran pendahulunya?
                  Yesus sendiri adalah pemuda yang melek realita dan ia belajar dari
                  keempat metode itu sehingga bukankah yesus masuk dalam perpolitikan,
                  bersikap tegas, tetap memiliki waktu kehidupan spiritualnya.
                  Muhammad sepengetahuan saya juga ada pengaruh dari agama kristen.
                  Tapi sayangnya ia kecewa melihat tingkah laku orang kristen yang
                  datang kedaerahnya dengan membawa konflik ( perang teologis antara
                  RK dan Protestan )

                  AGAMA, Saya kok tetap melihat bahwa Islam dan Kristen adalah Agama
                  yang tercipta dengan kuasa spiritual untuk manusia agar mengenal
                  kehendak Allah.

                  Mana yang benar?
                  Pernah saya berimajinasi misalkan saya mengetahui kebenaran tapi
                  tidak melakukannyadalam perbuatan tapi ada yang tidak tahu
                  kebenarannya tapi melakukan kebenaran itu dalam kehidupannya. Apa ia
                  dihukum? So...kalau manusia juga tahu yang baik masa Tuhan tidak
                  tahu yang baik untuk ciptaanNYa

                  Maka Allah tetap satu, Dari awal penciptaan sampai akhir masa (
                  Alpha-Omega)


                  --- In gbkp@yahoogroups.com, haryanto bode <edobtrg@...> wrote:
                  >
                  > Bujur Pak Nuah Tarigan and Pak Kikin Tarigan,
                  >
                  > Walaupun saya menulis komentar agak tegas dan terbuka mengenai
                  masalah ini, jangan dilihat dari sisi fanatik atau ekstrim.
                  Tolonglah dilihat dari sudut pandang yang sains nya tentu dengan
                  latar belakang sumber yang berbeda tentunya. Karena kita bicara
                  masalah prinsif jadi memang harus tegas, dan jelas.
                  >
                  > Jika masalah pelaksanaan dilapangan, tentunya banyak faktor
                  orang memandang agama, ada yang tak peduli, bahkan ada yang gila
                  karena agama. Padahal agama mengajarkan keseimbangan. Ada faktor
                  lingkungan, pendidikan dan lain2, tetapi kita bicara masalah akidah
                  dan ini yang jadi sensitif.
                  >
                  > Disini NCKU, saya malah bersahabat dengan kawan2 dari PKS dan
                  mereka tentunya dari yang berbeda agama dengan kita, mereka juga
                  sangat baik dan toleran, bahkan juga kasih. Cuma kita kan sedang
                  bicara prinsif jadi saya rasa harus to the poin dan akhirnya menjadi
                  sensitif.
                  >
                  > Tapi walau bagaimanapun semua itu masih misteri, yang absolut
                  hanya TUhan semata.
                  >
                  > BHT, TW
                  >
                  >
                  >
                  > Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
                  > Dear Haryanto,
                  >
                  > Mejuah juah, tentunya kita harus belajar sejarah gereja dahulu dan
                  juga islam + theologi perjanjian lama+kristologi, pnematologi, dlsb
                  (jadi tidak dapat disimpulkan secara simplistik), lalu kita akan
                  lihat korelasinya, pendekatan theologi juga perlu dengan seksama
                  dilihat, Islam yang semakin jauh dari pusat nya akan semakin
                  ekstrim, apalagi kalau dipegang oleh orang yang bernama Osama bin
                  Laden.
                  > Judul diatas adalah suatu judul yang bukan menunjukkan konklusi
                  atau kesimpulan.
                  > Tapi merupakan suatu proses analysis yang dapat mencerahkan
                  dikalangan umat percaya, dan membuat kita semakin mengasihi sesama
                  kita manusia bukan malah membencinya, amin.
                  >
                  > MJJ
                  >
                  > Nuah
                  >
                  > ----- Original Message -----
                  > From: haryanto bode
                  > To: gbkp@yahoogroups.com
                  > Sent: Thursday, February 01, 2007 7:52 AM
                  > Subject: Re: [gbkp] allah islam=islam kristen
                  >
                  > Mejuah2
                  > Pertanyaan saya Pak Nuah setuju ndak Allah (Tuhan) Kristen sama
                  dengan Allah Islam? (kali judulnya salah ya)
                  > KOmentar saya, Kalau kita mengambil dari Alkitab bahwa TUHAN
                  adalah ROH, dan bagai mana kita mengenal ROH itu, apakah ROH yang
                  kita sembah itu ROH benar atau tidak, maka bisa ya dan bisa tidak.
                  Apakah Abraham cukup mengenal Tuhan??, buktinya Abraham,...........
                  dan ............., lalu untuk apa Yesus datang?
                  >
                  > Kalau kita mengacu kepada sejarah, ilmu yang sudah pasti terjadi
                  tetapi belum tentu pasti benar terhadap perubahan waktu, maka Tuhan
                  kita PERNAH SAMA. Tetapi apakah sekarang masih sama, hemm, perlu
                  diuji, minimal dengan data empirik.
                  >
                  > Tuhan Yesus bilang AKULAH POKOK ANGUR DAN kita RAntingnya, diluar
                  Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa?
                  > Saya menyimpulkan diluar Yesus sulit untuk mengenal Tuhan itu
                  siapa?
                  >
                  > Dan mengacu kepada pohon maka ada buahnya, dan apakah buahnya sama?
                  >
                  > Contoh, akidah berbeda, buah-buah rohnya berbeda, pandangan
                  hidupnya berbeda, nilai kemanusiaan juga berbeda. Kristen bilang
                  kamu berpisah dengan istri hanya oleh kematian, mereka ...........,.
                  Kita bilang tampar pipikanan and berikan pipi kiri, mereka bilang
                  angkat pedang, baru dua dan banyak lagi yang berbeda.
                  >
                  > Pertanyaanya mungkin apakah perbedaan itu dari sumber yang sama?
                  wah ini agak sangat sulit membahasnya, tapi alkitab bilang lihat
                  buahnya, lalu buahnya berbeda so gimana?
                  >
                  > Tapi kalau seperti yang pernah kam komentari, bahwa ini mungkin
                  saja sebuah metoda dalam pelayanan yang lebih luas ya tidak mengapa?
                  Cuma resikonya sangat berat.
                  >
                  > BHT, TW
                  >
                  > Nuah P Tarigan <nuah.tarigan@...> wrote:
                  > allah islam = allah kristen ?
                  >
                  > Saudara/i ykk,
                  >
                  > Banyak pertanyaan diajukan mengenai 'Apakah Allah Islam sama
                  dengan Allah Kristen?' dan argumentasi yang banyak dikemukakan
                  adalah bahwa 'Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen'
                  alasannya 'Karena ajaran keduanya berbeda!'. Pandangan ini tercermin
                  dalam buku Dr. Robert Morey yang beredar bahkan dianut belakangan
                  ini di kalangan tertentu di Indonesia:
                  >
                  > "Islam claims that Allah is the same God who was revealed in the
                  Bible. This logically implies in the positive sense that the concept
                  of God set forth in the Quran will correspond in all points to the
                  concept of God found in the Bible. This also implies in the negative
                  sense that if the Bible and the Quran have differing views of God,
                  then Islam's claim is false." (Islamic Invasion, Harvest House
                  Publishers, 1992, h.57).
                  >
                  > Definisi Morley ini memiliki kelemahan dasar berfikir yang fatal
                  yang menganggap masalah-masalah teologi (ilmu sosial) bersifat
                  eksakta dan mencampur adukkan pengertian soal 'identitas'
                  dan 'opini' (meta basis). Dari dasar berfikir atau asumsi ini, maka
                  dihasilkan kesimpulan bahwa (1) Bila Allah Islam adalah Tuhan
                  Kristen, maka secara positif konsep keduanya mengenai Tuhan harusnya
                  sama dalam setiap butirnya, sebaliknya secara negatif disebut bahwa
                  (2) Bila Al-Quran dan Alkitab memiliki pandangan berbeda mengenai
                  Tuhan, maka klaim Islam adalah salah.
                  >
                  > Pandangan yang terlalu sederhana ini dengan mudah bisa digugurkan
                  bila kita mengambil contoh soal 'Suharto' mantan presiden ORBA.
                  Menurut definisi Morley, bila Suharto yang dimaksudkan oleh para
                  pengikut ORBA sama dengan Suharto yang di demo mahasiswa, maka
                  konsep keduanya mengenai Suharto akan sama dalam setiap butirnya.
                  Faktanya sekalipun Suhartonya sama konsep keduanya berbeda. Bagi
                  para pengikut ORBA, Suharto adalah bapak pembangunan yang membawa
                  kesejahteraan dan mendatangkan kesatuan dan keamanan regional,
                  padahal Suharto yang sama itu oleh para mahasiswa dianggap sebagai
                  bapak pembangkrutan yang membawa kemiskinan karena KKN dan tiran
                  yang membawa bangsa Indonesia kepada disintegrasi bangsa.
                  >
                  > Mengapa berbeda? Dan kalau berbeda apakah klaim mahasiswa mengenai
                  Suharto salah? Di sini kita berhubungan dengan dua soal yang tidak
                  bisa dicampur adukkan satu dengan lainnya, yaitu bahwa Suharto
                  sebagai pribadi (oknum) dengan namanya dan konsep orang (ajaran atau
                  aqidah) mengenai oknum yang sama itu.
                  >
                  > Soal yang sama terjadi dalam hubungan dengan pertanyaan mengenai
                  apakah 'Allah Islam sama dengan Tuhan Kristen?'. Jawabannya perlu
                  kita lihat dari Kitab Suci Islam (Al-Quran) maupun Kristen (Al-
                  Kitab), dan juga sejarah bangsa dan bahasa Semit.
                  >
                  > EL SEMIT
                  > Faktanya, bila kita membandingkan agama Yahudi (Alkitab Perjanjian
                  Lama), Kristen (Alkitab Perjanjian Lama dan Baru), dan Islam (Al-
                  Quran), kita dapat melihat bahwa ada butir-butir yang sama, namun
                  banyak butir-butir lainnya yang tidak sama (jadi bukan semua sama
                  atau semua tidak sama).
                  >
                  > Bila kita melihat Alkitab PL, kita dapat mengetahui bahwa nama
                  Tuhan 'El/Elohim' adalah pencipta langit dan bumi, manusia dan
                  segala isinya. Dan ia juga Tuhan yang menyatakan dirinya kepada
                  Adam, Nuh, Abraham, Ishak, dan Yakub. Agama Yahudi, Kristen dan
                  Islam mempercayai itu semua, namun mereka berbeda dalam kepercayaan
                  akan wahyu mana yang dari El yang sama itu yang dipercayai. Agama
                  Yahudi mempercayai wahyu yang dibukukan menjadi Alkitab Perjanjian
                  Lama, namun sekalipun agama Kristen menerima hal ini, agama Kristen
                  juga mengakui penggenapan dalam Tuhan Yesus Kristus yang wahyunya
                  dibukukan dalam Perjanjian Baru padahal Yahudi menolak.
                  >
                  > "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan (kitab) yang
                  diturunkan kepada kami dan apa-apa yang diturunkan kepada Ibrahim,
                  Isma'il, Ishaq, Y'qub dan anak-anaknya, (begitu juga kepada kitab)
                  yang diturunkan kepada Musa dan 'Isa, dan apa-apa yang diturunkan
                  kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka, tiadalah kami perbedakan seorang
                  juga di antara mereka itu dan kami patuh kepada Allah" (Al-Quran, Al-
                  Baqarah, 2:136, Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim).
                  >
                  > Agama Islam, sekalipun menerima kitab yang diterima Ibrahim,
                  Ishak, Yakub dan Isa, namun lebih menerima kitab wahyu yang diterima
                  Muhammad dari jalur Ismael, dan menerima kitab-kitab Ibrahim, Ishak,
                  Yakub dan Isa sejauh diterima oleh Muhammad yang dipercayai sebagai
                  nabi, dan sekalipun menerima kitab-kitab Yahudi dan Kristen, namun
                  karena dianggap telah dipalsukan, maka kepercayaan kepada berita Al-
                  Kitab terbatas hanya bila hal itu dikuatkan dalam Al-Quran.
                  >
                  > Jadi, dari terang Alkitab (PL+PB) dan Al-Quran jelas terlihat
                  bahwa sebagai oknum dengan namanya, Allah Islam adalah Tuhan Yahudi
                  dan Kristen. Namun karena wahyu yang dipercayai berbeda, dengan
                  sendirinya banyak pengajaran (aqidah)nya yang berbeda.
                  >
                  > Agama Yahudi, kepercayaannya hanya bergantung kepada Perjanjian
                  Lama, akibatnya mereka memandang Tuhan 'El' (yang sejak Musa diberi
                  nama juga sebagai 'Yahweh' (Kel.6:1-2)) sebagai Tuhan monotheisme
                  yang transenden dengan hukum Taurat sebagai pedoman, namun agama
                  Kristen berbeda dan menerima kenyataan bahwa El Abraham itu juga
                  telah menyatakan diri dalam oknum Yesus dalam ke-Tritunggalannya,
                  dan hukum kasih/Injil menjadi pedomannya.
                  >
                  > Islam mengikuti jalur Abraham mempercayai Tuhan 'El' itu yang
                  dalam dialek Arab disebut 'Allah' (dari al-ilah). Dalam bahasa
                  Ibrani kata sandang 'the' ('al' dalam dialek Arab dan 'ha' dalam
                  dialek Aram-Siria namun diletakkan di belakang menjadi 'alaha')
                  tidak digunakan bila menyebut Tuhan.
                  >
                  > Dari sejarah kita mengetahui bahwa sejak awalnya 'El' bisa
                  memiliki arti umum sebagai sebutan untuk 'Tuhan/Ketuhanan'
                  dan 'Elohim' sering digunakan dalam arti kata jamak (politheistik)
                  dan dipakai oleh suku-suku keturunan Sem (menjadi rumpun Semit) dan
                  karena perkembangan zaman sering merosot sehingga dimengerti dalam
                  berbagai-bagai ajaran aqidah, namun 'El/Il' juga digunakan untuk
                  menyebut 'nama diri' Tuhan.
                  >
                  > "'Ilu, El' sebagai sebutan untuk ketuhanan. Istilah 'il mempunyai
                  arti sebutan umum (generic appelative) untuk menunjuk pada 'tuhan'
                  atau 'ketuhanan' pada tahap awal semua cabang utama rumpun bahasa
                  Semit. Ini terlihat jelas di Semit Timur, Akadian kuno (ilu) dan
                  dialek-dialek sesaudara dimulai zaman pra-Sargon (sebelum 2360 BC)
                  dan berlanjut sampai akhir masa Babil. Penggunaan sebagai sebutan
                  juga muncul di Semit Barat Laut, di Amrit ('ilu, 'ilum, 'ila), di
                  Ugarit, di Ibrani, dan umum di dialek-dialek Arab Selatan kuno, di
                  Arab Utara digantikan dengan nama 'ilah. 'Ilu, El juga digunakan
                  sebagai Nama Diri (proper name). . Di Semit Timur ada bukti kuno
                  yang menunjukkan bahwa 'Il' adalah nama diri tuhan . tuhan Il
                  (kemudian El Semit) adalah kepala ketuhanan pada rumpun Semit
                  Mesopotamia pada masa Pra-Sargon." (G. Johanes Botterwech,
                  Theological Dictionary of the Old Testament, Vol.I, 242-244).
                  >
                  > Dari sejarah ini kita dapat melihat bahwa 'Allah' di kalangan
                  bangsa dan bahasa Arab tidak lain menunjuk pada 'El' Semit' yang
                  sama, ini dijelaskan dalam buku-buku teologi Kristen maupun
                  Ensiklopedia Islam bahwa setidaknya bangsa Arab mewarisi tiga jalur
                  nenek moyang yang semuanya mengenal 'El Abraham' yaitu sebagai
                  keturunan Sem, Yoktan (keturunan Eber), dan Adnan (keturunan Ismael
                  anak Abraham).
                  >
                  > Bahwa ajaran/konsep mengenai 'Allah' (El) itu kemudian merosot dan
                  makin tidak mendekati hakekat yang di'nama'kan dan ditujukan kepada
                  pribadi lain seperti yang terjadi pada jalur Ishak (Kel.32, Anak
                  Lembu Emas disebut 'Elohim' dan 'Yahweh') maupun jalur Ismael (masa
                  jahiliah, dewa berhala disebut 'Allah'), tentu tidak mengurangi
                  hakekat nama itu sendiri sebagai menunjuk kepada 'El' semitik dan
                  monotheisme Abraham. Namun, sekalipun diyakini bahwa 'Allah' Yahudi,
                  Kristen dan Islam sama, tentu tidak disimpulkan bahwa Tuhan Semua
                  Agama sama. Dalam pengertian 'Universalisme' (pluralisme agama)
                  disebutkan bahwa semua agama itu menyembah Tuhan yang sama
                  (universal) namun melalui jalan-jalan yang berbeda (partikular).
                  >
                  > Kita harus menyadari bahwa setidaknya ada 4 golongan agama, yaitu
                  (1) 'Theisme' - Tuhan yang berpribadi (Yahudi, Kristen, Islam),
                  (2) 'Monisme' - Tuhan kekuatan semesta (Hindu-Upanishad, Tao dan
                  Kebatinan), (3) Non-Theis - Tuhan yang 'non-exist' (Buddhisme), dan
                  (4) Demonisme - Tuhan Okultis (satanisme). Bisa juga
                  dimasukkan 'politheisme' (Hindu-Veda) sebagai golongan ke-5.
                  >
                  > Sudah jelas ke-empat (atau ke-lima) bentuk Tuhan itu tidak sama,
                  namun harus diakui bahwa Tuhan 'Theisme' (Yahudi, Kristen, Islam)
                  adalah Tuhan Semitik agama samawi yang berpribadi, berfirman dan
                  menurunkan wahyu kepada umatnya, jadi sekalipun kita menyebut Tuhan
                  Theisme Yahudi, Kristen dan Islam menunjuk pada oknum yang sama
                  namun sekalipun ada yang sama juga ada yang berbeda
                  ajaran/aqidahnya, sedang Tuhan Theisme, Monisme, Non-Theisme, dan
                  Demonisme jelas berbeda baik sebagai nama oknum maupun
                  ajaran/aqidahnya.
                  >
                  > Tetapi bagaimana dengan definisi yang dicantumkan dalam kamus-
                  kamus dalam bahasa Inggeris? Disana disebutkan bahwa "Allah .
                  Muslim's name for God" (a.l. Oxford Dictionary & Grollier
                  Ensyclopedia). Kita dapat membandingkan hal ini dengan definisi yang
                  disebutkan dalam Enyclopaedia Britannica, yang sekalipun mengakui ke-
                  khasan nama Allah dalam penggunaannya di kalangan agama Islam
                  sebagai salah satu artinya, dalam arti yang lain jelas memberikan
                  pengertian yang lebih ilmiah dan lebih mengandung kebenaran:
                  >
                  > "Allah (Arabic:"God"), the one and only God in the religion of
                  Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of
                  the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back
                  to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or
                  El, the latter being an Old Testament synonim for Yahweh. Allah is
                  the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as
                  well as by Muslims."
                  >
                  > Definisi yang benar ini juga disebutkan dalam Ensiklopedi Nasional
                  Indonesia dimana disebutkan bahwa: "ALLAH adalah Tuhan, pencipta
                  alam raya termasuk segala isinya". (Vol.I, h.270).
                  >
                  > Memang dalam literatur Barat termasuk dalam beberapa kamus, ada
                  sentimen kuat anti Arab/Islam sehingga sering timbul ungkapan-
                  ungkapan memojokkan yang tidak ilmiah seperti ucapan Morley di atas
                  yang memberi stigmata seakan-akan nama 'Allah' itu nama dewa/i masa
                  jahiliah Arab seperti Dewa Pengairan atau Dewa Bulan, namun banyak
                  pula literatur Barat yang lebih bersifat netral dan ilmiah seperti
                  Ensyclopaedia Britannica dan umumnya kamus-kamus teologia yang
                  menyebut bahwa nama 'Allah' adalah nama dalam dialek/bahasa Arab
                  untuk menunjuk pada 'El' Semitik, dan juga digunakan oleh orang Arab
                  pra-Islam (terutama kaum Hanif yang tetap mempertahankan Allah
                  monotheisme Abraham) maupun bangsa Arab yang menganut agama Yahudi
                  dan Kristen:
                  >
                  > "Karena Islam memperbaiki agama yang dibawa Ibrahim, yakni agama
                  fitrah, maka jahiliyah dipandang sebagai sebuah zaman sebelum
                  kedatangan Islam, ibarat kegelapan sebelum terbit fajar. Pada zaman
                  ini ajaran monotheisme Ibrahim telah musnah berganti dengan sitem
                  paganisme, dan diwarnai dekadensi moral. Sejumlah berhala sesembahan
                  didatangkan ke Makkah dari berbagai negeri di Timur Tengah. Namun
                  tidak semua warga Arab pada saat itu menganut sistem keyakinan
                  pagan, melainkan terdapat beberapa suku Arab memeluk agama Kristen
                  dan Yahudi. Bahkan terdapat sejumlah pribadi yang menekuni dunia
                  spiritual, mereka itu dinamakan 'hunafa' (tgl. hanif) yang mana
                  mereka tidak memihak kepada satu di antara kedua agama tersebut,
                  melainkan mereka bertahan pada ajaran monotheisme Ibrahim". (Cyrill
                  Glasse, Ensiklopedia Islam, h.190, dibawah kata al-Jahiliah).
                  >
                  > Kenyataan ini juga diperkuat dengan ditemukannya peninggalan
                  arkeologis beberapa abad sebelum masa Islam abad-VII (yang secara
                  keliru disebut dalam buku Morley bahwa Alkitab dalam bahasa Arab
                  baru ada pada abad-IX dan menggunakan nama Allah karena dipaksa
                  orang Islam dan bandingkan dengan buku-buku yang bertema 'Asal bukan
                  Allah' yang menganggap orang Islam tidak menyukai orang Kristen
                  menggunakan nama 'Allah'). Suatu pengingkaran sejarah yang
                  dihasilkan semangat Arab/Islam fobia, sebab jauh sebelum ada agama
                  Islam nama Allah sudah digunakan bersama-sama oleh umat Yahudi Arab,
                  Kristen Arab dan bangsa Arab pra-Islam.
                  >
                  > Namun, kalau 'El' (Ibrani) sama dengan 'Alaha' (Aram-Siria)
                  dan 'Allah' (Arab), mengapa tidak memilih saja 'El/Elohim' yang
                  merupakan bahasa aslinya?
                  >
                  > Tuhan dalam menyebarkan firmannya menggunakan kendaraan bahasa-
                  bahasa. Pada zaman Ezra, Alkitab Ibrani sudah diterjemahkan ke dalam
                  bahasa Aram, dan sejak itu sampai abad ke-XIX bahasa Ibrani hanya
                  digunakan dalam penulisan/penyalinan Kitab Suci saja. Ketika bahasa
                  Yunani menguasai kawasan sekitar Laut Tengah, atas perintah imam
                  besar di Yerusalem, Eliezer, Alkitab PL diterjemahkan dari bahasa
                  Ibrani ke bahasa Yunani (Septuaginta/LXX), inilah yang digunakan
                  Yesus, para Rasul, umat Kristen dan dipakai juga di sinagoga-
                  sinagoga. Demikian juga di hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri
                  mengilhami para Rasul untuk mengkotbahkan firman (termasuk nama
                  El/Theos) ke bahasa-bahasa pendengar, dalam arti kata penerjemahan
                  nama Tuhan ke dalam bahasa-bahasa lokal didorong oleh Roh
                  Tuhan/Kudus sendiri.
                  >
                  > Berbeda dengan 'El' yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani
                  sebagai 'Theos' dan bahasa Barat sebagai 'God, Gott, Dieu', maka
                  nama 'Allah' (Arab) sebenarnya bukan terjemahan melainkan
                  perkembangan dialek dalam rumpun Semit sendiri untuk menyebut El (di
                  samping a.l. Alaha dalam bahasa Aram-Siria).
                  >
                  > Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ke-XIII, Kristen Katolik
                  baru masuk abad ke-XVI dan Protestan pada abad ke-XVII, ini berarti
                  sudah tiga abad lebih dimana agama Islam dan bahasa Arab sudah
                  merakyat di Indonesia, dan kemudian nama 'Allah' masuk menjadi kosa-
                  kata bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dalam
                  bahasa Indonesia, ada banyak kosa-kata yang berasal dari bahasa
                  asing, yaitu bahasa Arab (1.495, termasuk kata 'Allah'), Inggeris
                  (1.610), dan Belanda (3.280), maka adalah tepat bila kata yang
                  sekarang menjadi kosa-kata Indonesia itu dipakai untuk menyebut
                  El/Elohim Perjanjian Lama dan Theos Perjanjian Baru dalam Alkitab
                  terjemahan bahasa Indonesia, karena kata itu bukan saja dekat tetapi
                  termasuk keluarga serumpun Semit dengan bahasa Ibrani.
                  >
                  > Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan jawab atas pertanyaan
                  judul artikel ini, yaitu bahwa sebagai oknum dengan namanya "Allah
                  Islam adalah Tuhan Kristen" atau "Allah Islam adalah Allah Kristen"
                  pula, namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai
                  keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya,
                  keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.
                  >
                  > Mereka yang membutuhkan informasi lebih lengkap silahkan membuka
                  www.yabina.org dan membaca:
                  > Diskusi (Agustus & Oktober 1999 & Februari 2000: Siapakah Yang
                  Bernama Allah Itu?), MSA-maya (Februari 2000: Siapakah Yang Bernama
                  Allah Itu?), dan Renungan (September 2000: Kitab Suci 2000).
                  >
                  > Salam kasih dari Herlianto/YBA.
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]
                  >
                  > ---------------------------------
                  > Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
                  > always stay connected to friends.
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > ---------------------------------
                  > The fish are biting.
                  > Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]
                  >





                  [Non-text portions of this message have been removed]
                • Jimmi
                  Menarik, Apakah Allah Kristen = Allah Islam? kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? Sebelum dijawab, mungkin ada
                  Message 8 of 20 , Feb 11, 2007
                  • 0 Attachment
                    Menarik,
                    "Apakah Allah Kristen = Allah Islam?"
                    kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi "Apakah Allah Kristen = Allah
                    Yahudi?"

                    Sebelum dijawab, mungkin ada baeknya kita perjelas dulu pertanyaannya. Allah
                    Kristen maksudnya apa?
                    -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang disembah orang
                    kristen? atau
                    -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang ada di kitab suci
                    orang kristen?
                    (Kelihatannya sama, tapi kalau kata kristennya kita ganti jadi yahudi, baru
                    kelihatan bedanya.)
                    -------------------------------

                    *) Allah Kristen
                    Yang mana kah Allah/Tuhan mu orang2 kristen? sebagian akan menjawab Yang
                    menciptakan semesta ini, sebagian akan menjawab Yang disembah abraham, ishak
                    dan yakub, sebagian lagi akan menjawab Yang kita kenal dalam Yesus Kristus,
                    sebagian akan menjawab Yang namanya Jahwe dan mungkin ada beberapa jawaban
                    yang berbeda lainnya. Pengenalan kita akan Allah/Tuhan kita yang jadi dasar
                    untuk kita memberi jawaban atas pertanyaan "Apakah Allah Kristen = Allah
                    Islam?"

                    Beberapa bulan yang lalu, seorang bapak pendeta bertanya kepada jemaatnya,
                    "Siapa nama Allah kita?" dalam hati saya menjawab Jahwe. Tapi kemudian
                    beliau jawab "Namanya Yesus". Hm... dengar nama Tuhan adalah Yesus, pikiran
                    saya langsung protes. Konsep2 tri tunggal yang tiba2 muncul dipikiran saya
                    makin buat bingung. Apakah benar nama Tuhan adalah Yesus?.... khotbah
                    selesai, kebaktian selesai tapi saya masih belum bisa terima pernyataan nama
                    Tuhan kita adalah Yesus.
                    Butuh 3 bulan baru saya mampu untuk menerima dan mengamininya!

                    Kok nama Tuhan kita Yesus?
                    Sederhana, mari kita jawab secara jujur dan sesuai iman kita: siapakah
                    Yesus?
                    Apakah bagi kita Yesus adalah guru? nabi? nabi besar? manusia? atau juru
                    selamat/mesias? atau Tuhan?
                    "Yesus adalah Tuhan"... Dia bukan manusia, Dia bukan nabi dan Dia bukan
                    hanya sebatas mesias, tapi Dia adalah Tuhan. Dia lah yang menciptakan
                    semesta dan semua isinya ini. Yohanes 1:3 mengatakan: Segala sesuatu
                    dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari
                    segala yang telah dijadikan.

                    Yesus adalah Tuhan? aminnnnn... saya percaya kita semua setuju.
                    Tuhan adalah Yesus?........
                    Tuhan yang kita sembah adalah Yesus?............. susah ngejawabnya yah?

                    Karena kita beriman Yesus adalah Tuhan, maka kita juga harus mengimani Tuhan
                    adalah Yesus.
                    Buat yang ragu-ragu.... tenang saja, murid Tuhan Yesus yang setiap hari
                    bersama-sama dengan Dia juga ragu-ragu kok.
                    (Yohanes 14:8
                    Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu
                    sudah cukup bagi kami.")

                    Saya percaya Filipus tau bahwa Yesus berasal dari Allah, dan karena konsep
                    Anak Allah maka Filipus bertanya, yang mana Bapa itu Tuhan?
                    Tapi apa jawab Tuhan Yesus:

                    (Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama
                    kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat
                    Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu
                    kepada kami.
                    Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di
                    dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku
                    sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan
                    pekerjaan-Nya.)

                    Jadi kesimpulannya, kalau kita masih bertanya yang manakah Bapa /Tuhan itu?
                    artinya kita masih belum mengenal Yesus. Karena Tuhan Yesus bilang, barang
                    siapa telah melihat Dia, ia telah melihat Bapa. Bapa dan Anak adalah satu,
                    dan karena nama Anak adalah Yesus, maka kita harus berani mengimani nama
                    Bapa juga adalah Yesus. Atau dengan kata lain, Tuhan yang disembah orang
                    kristen adalah Yesus.

                    --------------------------------

                    Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan apakah Allah Kristen = Allah Islam?
                    TIDAK!
                    Allah orang kristen adalah Yesus, Allah orang islam? nggak tau siapa, tapi
                    yang pasti bukan Tuhan Yesus.

                    Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? TIDAK!
                    Allah orang kristen adalah Yesus, orang2 beragama yahudi tidak mengakui
                    Yesus adalah Tuhan, artinya Allah yang disembah orang kristen dan Allah
                    yang disembah orang yahudi saat ini berbeda.

                    Tapi bukannya bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan? kalau gitu Allah
                    orang kristen beda dengan Allah bangsa israel jaman abraham, musa, daud dll
                    dll? SAMA!

                    Sama seperti jaman dulu bangsa israel sering meninggalkan Tuhannya, dan
                    beralih menyembah dewa-dewa baal, saya percaya saat ini juga seperti itu.
                    Bangsa israel, orang-orang yahudi telah meninggalkan Tuhan, saat ini mereka
                    memang masih bersembahyang dan memuja allah, tapi itu bukan Allah yang
                    benar, mereka sebenarnya sedang menyembah allah lain.

                    Allah yang menciptakan semesta dan seluruh isinya ini, Allah yang empunya
                    kemuliaan, kuasa, dan sorga... adalah Tuhan Yesus.

                    Siapapun yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Tuhan adalah Yesus, dan
                    hanya dalam Yesus ada keselamatan melalui kasih karunia dan bukan
                    perbuatan... berarti Allah kita sama. Apapun agamamu, apapun suku bangsamu,
                    apapun gerejamu, bagaimanapun caramu sembahyang, kita memuja Allah yang
                    sama.

                    Sekali lagi....
                    Siapa nama Tuhan kita saudara?....


                    [Non-text portions of this message have been removed]
                  • haryanto bode
                    Ada sebuah stiker di sebuah mobil kalimatnya begini: YESUS ITU TUHAN DIDALAM KEBANGKITAN-NYA. Dari firman, menjadi manusia, dari manusia mati menjadi manusia
                    Message 9 of 20 , Feb 11, 2007
                    • 0 Attachment
                      Ada sebuah stiker di sebuah mobil kalimatnya begini:

                      YESUS ITU TUHAN DIDALAM KEBANGKITAN-NYA.

                      Dari firman, menjadi manusia, dari manusia mati menjadi manusia roh (spirit body, 1 kor 15, 44) dan dari spirit body kembali naik kesurga.

                      Persoalannya adalah ternyata ada perpotongan kurva aktifitas rohani antara ISLAM JAHUDI dan KRISTEN.
                      dan tentunya kita mau melihat perpotongan itu, berdasarkan apa? sejarahkah, rohanikah, dll.

                      Kalau kita katakan terima saja, hemm mungkin mereka akan tertawa.

                      BHT, TW






                      Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:
                      Menarik,
                      "Apakah Allah Kristen = Allah Islam?"
                      kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi "Apakah Allah Kristen = Allah
                      Yahudi?"

                      Sebelum dijawab, mungkin ada baeknya kita perjelas dulu pertanyaannya. Allah
                      Kristen maksudnya apa?
                      -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang disembah orang
                      kristen? atau
                      -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang ada di kitab suci
                      orang kristen?
                      (Kelihatannya sama, tapi kalau kata kristennya kita ganti jadi yahudi, baru
                      kelihatan bedanya.)
                      -------------------------------

                      *) Allah Kristen
                      Yang mana kah Allah/Tuhan mu orang2 kristen? sebagian akan menjawab Yang
                      menciptakan semesta ini, sebagian akan menjawab Yang disembah abraham, ishak
                      dan yakub, sebagian lagi akan menjawab Yang kita kenal dalam Yesus Kristus,
                      sebagian akan menjawab Yang namanya Jahwe dan mungkin ada beberapa jawaban
                      yang berbeda lainnya. Pengenalan kita akan Allah/Tuhan kita yang jadi dasar
                      untuk kita memberi jawaban atas pertanyaan "Apakah Allah Kristen = Allah
                      Islam?"

                      Beberapa bulan yang lalu, seorang bapak pendeta bertanya kepada jemaatnya,
                      "Siapa nama Allah kita?" dalam hati saya menjawab Jahwe. Tapi kemudian
                      beliau jawab "Namanya Yesus". Hm... dengar nama Tuhan adalah Yesus, pikiran
                      saya langsung protes. Konsep2 tri tunggal yang tiba2 muncul dipikiran saya
                      makin buat bingung. Apakah benar nama Tuhan adalah Yesus?.... khotbah
                      selesai, kebaktian selesai tapi saya masih belum bisa terima pernyataan nama
                      Tuhan kita adalah Yesus.
                      Butuh 3 bulan baru saya mampu untuk menerima dan mengamininya!

                      Kok nama Tuhan kita Yesus?
                      Sederhana, mari kita jawab secara jujur dan sesuai iman kita: siapakah
                      Yesus?
                      Apakah bagi kita Yesus adalah guru? nabi? nabi besar? manusia? atau juru
                      selamat/mesias? atau Tuhan?
                      "Yesus adalah Tuhan"... Dia bukan manusia, Dia bukan nabi dan Dia bukan
                      hanya sebatas mesias, tapi Dia adalah Tuhan. Dia lah yang menciptakan
                      semesta dan semua isinya ini. Yohanes 1:3 mengatakan: Segala sesuatu
                      dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari
                      segala yang telah dijadikan.

                      Yesus adalah Tuhan? aminnnnn... saya percaya kita semua setuju.
                      Tuhan adalah Yesus?........
                      Tuhan yang kita sembah adalah Yesus?............. susah ngejawabnya yah?

                      Karena kita beriman Yesus adalah Tuhan, maka kita juga harus mengimani Tuhan
                      adalah Yesus.
                      Buat yang ragu-ragu.... tenang saja, murid Tuhan Yesus yang setiap hari
                      bersama-sama dengan Dia juga ragu-ragu kok.
                      (Yohanes 14:8
                      Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu
                      sudah cukup bagi kami.")

                      Saya percaya Filipus tau bahwa Yesus berasal dari Allah, dan karena konsep
                      Anak Allah maka Filipus bertanya, yang mana Bapa itu Tuhan?
                      Tapi apa jawab Tuhan Yesus:

                      (Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama
                      kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat
                      Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu
                      kepada kami.
                      Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di
                      dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku
                      sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan
                      pekerjaan-Nya.)

                      Jadi kesimpulannya, kalau kita masih bertanya yang manakah Bapa /Tuhan itu?
                      artinya kita masih belum mengenal Yesus. Karena Tuhan Yesus bilang, barang
                      siapa telah melihat Dia, ia telah melihat Bapa. Bapa dan Anak adalah satu,
                      dan karena nama Anak adalah Yesus, maka kita harus berani mengimani nama
                      Bapa juga adalah Yesus. Atau dengan kata lain, Tuhan yang disembah orang
                      kristen adalah Yesus.

                      --------------------------------

                      Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan apakah Allah Kristen = Allah Islam?
                      TIDAK!
                      Allah orang kristen adalah Yesus, Allah orang islam? nggak tau siapa, tapi
                      yang pasti bukan Tuhan Yesus.

                      Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? TIDAK!
                      Allah orang kristen adalah Yesus, orang2 beragama yahudi tidak mengakui
                      Yesus adalah Tuhan, artinya Allah yang disembah orang kristen dan Allah
                      yang disembah orang yahudi saat ini berbeda.

                      Tapi bukannya bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan? kalau gitu Allah
                      orang kristen beda dengan Allah bangsa israel jaman abraham, musa, daud dll
                      dll? SAMA!

                      Sama seperti jaman dulu bangsa israel sering meninggalkan Tuhannya, dan
                      beralih menyembah dewa-dewa baal, saya percaya saat ini juga seperti itu.
                      Bangsa israel, orang-orang yahudi telah meninggalkan Tuhan, saat ini mereka
                      memang masih bersembahyang dan memuja allah, tapi itu bukan Allah yang
                      benar, mereka sebenarnya sedang menyembah allah lain.

                      Allah yang menciptakan semesta dan seluruh isinya ini, Allah yang empunya
                      kemuliaan, kuasa, dan sorga... adalah Tuhan Yesus.

                      Siapapun yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Tuhan adalah Yesus, dan
                      hanya dalam Yesus ada keselamatan melalui kasih karunia dan bukan
                      perbuatan... berarti Allah kita sama. Apapun agamamu, apapun suku bangsamu,
                      apapun gerejamu, bagaimanapun caramu sembahyang, kita memuja Allah yang
                      sama.

                      Sekali lagi....
                      Siapa nama Tuhan kita saudara?....

                      [Non-text portions of this message have been removed]






                      ---------------------------------
                      TV dinner still cooling?
                      Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.

                      [Non-text portions of this message have been removed]
                    • dee_a83
                      ... Buat saudara jimmy....Yesus itu Allah atau Tuhan? kalau Yesus itu Allah mengapa menyebut dirinya Anak? siapa yang disebut Bapa? saya kok tahunya Yesus itu
                      Message 10 of 20 , Feb 12, 2007
                      • 0 Attachment
                        --- In gbkp@yahoogroups.com, Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:

                        Buat saudara jimmy....Yesus itu Allah atau Tuhan?
                        kalau Yesus itu Allah mengapa menyebut dirinya Anak?
                        siapa yang disebut Bapa?
                        saya kok tahunya Yesus itu adalah ANAK ALLAH yang menjalankan
                        kehendak Bapanya, itu ALLah.
                        saya mau tanya nih...saudara jimmy pernah berpendapat tidak?
                        pendapat saudara jimmy itu adalah saudara atau pendapat. Jika disebut
                        pendapat jimmy berarti ada 2 yang berbeda yaitu pendapat dan saudara,
                        tapi pendapat saudara satu dengan saudara tidak bisa terpisah.
                        sebelum menjadi pendapat, ia adalah jimmy. tapi karena sudah keluar
                        dari mulut saudara ia menjadi pendapat saudara jimmy.

                        demikianlah Yesus, bandingkan Kejadian 1 dengan injil Yohanes,
                        temukan rahasia keajaiban iman Kristen disana.
                        Kalau sudah di baca, beri pendapat dan kita akan diskusikan lagi
                        tentang Tuhan Yesus. bedanya ia dengan tuhan-tuhan yang lain

                        Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?


                        oya..nama saya deva alvina br sebayang, saya senang jika kita terus
                        berdiskusi. sehingga kita bisa bergumul dengan iman kita. Tidak hanya
                        mendengar kata orang tapi benar-benar mencari siapa TUHAN.




                        > Menarik,
                        > "Apakah Allah Kristen = Allah Islam?"
                        > kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi "Apakah Allah Kristen =
                        Allah
                        > Yahudi?"
                        >
                        > Sebelum dijawab, mungkin ada baeknya kita perjelas dulu
                        pertanyaannya. Allah
                        > Kristen maksudnya apa?
                        > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang disembah
                        orang
                        > kristen? atau
                        > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang ada di
                        kitab suci
                        > orang kristen?
                        > (Kelihatannya sama, tapi kalau kata kristennya kita ganti jadi
                        yahudi, baru
                        > kelihatan bedanya.)
                        > -------------------------------
                        >
                        > *) Allah Kristen
                        > Yang mana kah Allah/Tuhan mu orang2 kristen? sebagian akan menjawab
                        Yang
                        > menciptakan semesta ini, sebagian akan menjawab Yang disembah
                        abraham, ishak
                        > dan yakub, sebagian lagi akan menjawab Yang kita kenal dalam Yesus
                        Kristus,
                        > sebagian akan menjawab Yang namanya Jahwe dan mungkin ada beberapa
                        jawaban
                        > yang berbeda lainnya. Pengenalan kita akan Allah/Tuhan kita yang
                        jadi dasar
                        > untuk kita memberi jawaban atas pertanyaan "Apakah Allah Kristen =
                        Allah
                        > Islam?"
                        >
                        > Beberapa bulan yang lalu, seorang bapak pendeta bertanya kepada
                        jemaatnya,
                        > "Siapa nama Allah kita?" dalam hati saya menjawab Jahwe. Tapi
                        kemudian
                        > beliau jawab "Namanya Yesus". Hm... dengar nama Tuhan adalah Yesus,
                        pikiran
                        > saya langsung protes. Konsep2 tri tunggal yang tiba2 muncul
                        dipikiran saya
                        > makin buat bingung. Apakah benar nama Tuhan adalah Yesus?....
                        khotbah
                        > selesai, kebaktian selesai tapi saya masih belum bisa terima
                        pernyataan nama
                        > Tuhan kita adalah Yesus.
                        > Butuh 3 bulan baru saya mampu untuk menerima dan mengamininya!
                        >
                        > Kok nama Tuhan kita Yesus?
                        > Sederhana, mari kita jawab secara jujur dan sesuai iman kita:
                        siapakah
                        > Yesus?
                        > Apakah bagi kita Yesus adalah guru? nabi? nabi besar? manusia? atau
                        juru
                        > selamat/mesias? atau Tuhan?
                        > "Yesus adalah Tuhan"... Dia bukan manusia, Dia bukan nabi dan Dia
                        bukan
                        > hanya sebatas mesias, tapi Dia adalah Tuhan. Dia lah yang
                        menciptakan
                        > semesta dan semua isinya ini. Yohanes 1:3 mengatakan: Segala sesuatu
                        > dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi
                        dari
                        > segala yang telah dijadikan.
                        >
                        > Yesus adalah Tuhan? aminnnnn... saya percaya kita semua setuju.
                        > Tuhan adalah Yesus?........
                        > Tuhan yang kita sembah adalah Yesus?............. susah ngejawabnya
                        yah?
                        >
                        > Karena kita beriman Yesus adalah Tuhan, maka kita juga harus
                        mengimani Tuhan
                        > adalah Yesus.
                        > Buat yang ragu-ragu.... tenang saja, murid Tuhan Yesus yang setiap
                        hari
                        > bersama-sama dengan Dia juga ragu-ragu kok.
                        > (Yohanes 14:8
                        > Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami,
                        itu
                        > sudah cukup bagi kami.")
                        >
                        > Saya percaya Filipus tau bahwa Yesus berasal dari Allah, dan karena
                        konsep
                        > Anak Allah maka Filipus bertanya, yang mana Bapa itu Tuhan?
                        > Tapi apa jawab Tuhan Yesus:
                        >
                        > (Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-
                        sama
                        > kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah
                        melihat
                        > Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah
                        Bapa itu
                        > kepada kami.
                        > Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan
                        Bapa di
                        > dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari
                        diri-Ku
                        > sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan
                        > pekerjaan-Nya.)
                        >
                        > Jadi kesimpulannya, kalau kita masih bertanya yang manakah
                        Bapa /Tuhan itu?
                        > artinya kita masih belum mengenal Yesus. Karena Tuhan Yesus bilang,
                        barang
                        > siapa telah melihat Dia, ia telah melihat Bapa. Bapa dan Anak
                        adalah satu,
                        > dan karena nama Anak adalah Yesus, maka kita harus berani mengimani
                        nama
                        > Bapa juga adalah Yesus. Atau dengan kata lain, Tuhan yang disembah
                        orang
                        > kristen adalah Yesus.
                        >
                        > --------------------------------
                        >
                        > Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan apakah Allah Kristen = Allah
                        Islam?
                        > TIDAK!
                        > Allah orang kristen adalah Yesus, Allah orang islam? nggak tau
                        siapa, tapi
                        > yang pasti bukan Tuhan Yesus.
                        >
                        > Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? TIDAK!
                        > Allah orang kristen adalah Yesus, orang2 beragama yahudi tidak
                        mengakui
                        > Yesus adalah Tuhan, artinya Allah yang disembah orang kristen dan
                        Allah
                        > yang disembah orang yahudi saat ini berbeda.
                        >
                        > Tapi bukannya bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan? kalau gitu
                        Allah
                        > orang kristen beda dengan Allah bangsa israel jaman abraham, musa,
                        daud dll
                        > dll? SAMA!
                        >
                        > Sama seperti jaman dulu bangsa israel sering meninggalkan Tuhannya,
                        dan
                        > beralih menyembah dewa-dewa baal, saya percaya saat ini juga
                        seperti itu.
                        > Bangsa israel, orang-orang yahudi telah meninggalkan Tuhan, saat
                        ini mereka
                        > memang masih bersembahyang dan memuja allah, tapi itu bukan Allah
                        yang
                        > benar, mereka sebenarnya sedang menyembah allah lain.
                        >
                        > Allah yang menciptakan semesta dan seluruh isinya ini, Allah yang
                        empunya
                        > kemuliaan, kuasa, dan sorga... adalah Tuhan Yesus.
                        >
                        > Siapapun yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Tuhan adalah Yesus,
                        dan
                        > hanya dalam Yesus ada keselamatan melalui kasih karunia dan bukan
                        > perbuatan... berarti Allah kita sama. Apapun agamamu, apapun suku
                        bangsamu,
                        > apapun gerejamu, bagaimanapun caramu sembahyang, kita memuja Allah
                        yang
                        > sama.
                        >
                        > Sekali lagi....
                        > Siapa nama Tuhan kita saudara?....
                        >
                        >
                        > [Non-text portions of this message have been removed]
                        >
                      • Nuah P Tarigan
                        Dikalangan Muslim juga ada yang tidak setuju akan Allah yang sama diantara kaum nasrani, yahudi dan islam, mereka termasuk orang orang Islam Sunni dan Syiah
                        Message 11 of 20 , Feb 13, 2007
                        • 0 Attachment
                          Dikalangan Muslim juga ada yang tidak setuju akan Allah yang sama diantara kaum nasrani, yahudi dan islam, mereka termasuk orang orang Islam Sunni dan Syiah juga yang lebih keras lagi adalah dari Wahabi, salafiah, dan aliran yang keras dan hurufiah seperti kaum kanan yang banyak percaya tentang JIHAD mati pemboman seperti Indonesia.
                          Kaum Kristen juga punya pengertian yang hampir sama, ada yang sangat liberal, moderat, fundamentalis, injili, dlsb, yang warnanya sangat bermacam macam, GBKP memang kadang kadang sering serba ambigu tentang hal ini, tapi GBKP bukan fundamentalis dan mungkin bukan injili.
                          Jadi pemahaman tentang Teologi Religiumnya juga sangat berbeda beda, demikian masukan sitik ibas aku nari.
                          Bujur,

                          NT

                          ----- Original Message -----
                          From: dee_a83
                          To: gbkp@yahoogroups.com
                          Sent: Monday, February 12, 2007 10:46 AM
                          Subject: [gbkp] Re: allah islam=islam kristen


                          --- In gbkp@yahoogroups.com, Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:

                          Buat saudara jimmy....Yesus itu Allah atau Tuhan?
                          kalau Yesus itu Allah mengapa menyebut dirinya Anak?
                          siapa yang disebut Bapa?
                          saya kok tahunya Yesus itu adalah ANAK ALLAH yang menjalankan
                          kehendak Bapanya, itu ALLah.
                          saya mau tanya nih...saudara jimmy pernah berpendapat tidak?
                          pendapat saudara jimmy itu adalah saudara atau pendapat. Jika disebut
                          pendapat jimmy berarti ada 2 yang berbeda yaitu pendapat dan saudara,
                          tapi pendapat saudara satu dengan saudara tidak bisa terpisah.
                          sebelum menjadi pendapat, ia adalah jimmy. tapi karena sudah keluar
                          dari mulut saudara ia menjadi pendapat saudara jimmy.

                          demikianlah Yesus, bandingkan Kejadian 1 dengan injil Yohanes,
                          temukan rahasia keajaiban iman Kristen disana.
                          Kalau sudah di baca, beri pendapat dan kita akan diskusikan lagi
                          tentang Tuhan Yesus. bedanya ia dengan tuhan-tuhan yang lain

                          Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?

                          oya..nama saya deva alvina br sebayang, saya senang jika kita terus
                          berdiskusi. sehingga kita bisa bergumul dengan iman kita. Tidak hanya
                          mendengar kata orang tapi benar-benar mencari siapa TUHAN.

                          > Menarik,
                          > "Apakah Allah Kristen = Allah Islam?"
                          > kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi "Apakah Allah Kristen =
                          Allah
                          > Yahudi?"
                          >
                          > Sebelum dijawab, mungkin ada baeknya kita perjelas dulu
                          pertanyaannya. Allah
                          > Kristen maksudnya apa?
                          > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang disembah
                          orang
                          > kristen? atau
                          > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang ada di
                          kitab suci
                          > orang kristen?
                          > (Kelihatannya sama, tapi kalau kata kristennya kita ganti jadi
                          yahudi, baru
                          > kelihatan bedanya.)
                          > -------------------------------
                          >
                          > *) Allah Kristen
                          > Yang mana kah Allah/Tuhan mu orang2 kristen? sebagian akan menjawab
                          Yang
                          > menciptakan semesta ini, sebagian akan menjawab Yang disembah
                          abraham, ishak
                          > dan yakub, sebagian lagi akan menjawab Yang kita kenal dalam Yesus
                          Kristus,
                          > sebagian akan menjawab Yang namanya Jahwe dan mungkin ada beberapa
                          jawaban
                          > yang berbeda lainnya. Pengenalan kita akan Allah/Tuhan kita yang
                          jadi dasar
                          > untuk kita memberi jawaban atas pertanyaan "Apakah Allah Kristen =
                          Allah
                          > Islam?"
                          >
                          > Beberapa bulan yang lalu, seorang bapak pendeta bertanya kepada
                          jemaatnya,
                          > "Siapa nama Allah kita?" dalam hati saya menjawab Jahwe. Tapi
                          kemudian
                          > beliau jawab "Namanya Yesus". Hm... dengar nama Tuhan adalah Yesus,
                          pikiran
                          > saya langsung protes. Konsep2 tri tunggal yang tiba2 muncul
                          dipikiran saya
                          > makin buat bingung. Apakah benar nama Tuhan adalah Yesus?....
                          khotbah
                          > selesai, kebaktian selesai tapi saya masih belum bisa terima
                          pernyataan nama
                          > Tuhan kita adalah Yesus.
                          > Butuh 3 bulan baru saya mampu untuk menerima dan mengamininya!
                          >
                          > Kok nama Tuhan kita Yesus?
                          > Sederhana, mari kita jawab secara jujur dan sesuai iman kita:
                          siapakah
                          > Yesus?
                          > Apakah bagi kita Yesus adalah guru? nabi? nabi besar? manusia? atau
                          juru
                          > selamat/mesias? atau Tuhan?
                          > "Yesus adalah Tuhan"... Dia bukan manusia, Dia bukan nabi dan Dia
                          bukan
                          > hanya sebatas mesias, tapi Dia adalah Tuhan. Dia lah yang
                          menciptakan
                          > semesta dan semua isinya ini. Yohanes 1:3 mengatakan: Segala sesuatu
                          > dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi
                          dari
                          > segala yang telah dijadikan.
                          >
                          > Yesus adalah Tuhan? aminnnnn... saya percaya kita semua setuju.
                          > Tuhan adalah Yesus?........
                          > Tuhan yang kita sembah adalah Yesus?............. susah ngejawabnya
                          yah?
                          >
                          > Karena kita beriman Yesus adalah Tuhan, maka kita juga harus
                          mengimani Tuhan
                          > adalah Yesus.
                          > Buat yang ragu-ragu.... tenang saja, murid Tuhan Yesus yang setiap
                          hari
                          > bersama-sama dengan Dia juga ragu-ragu kok.
                          > (Yohanes 14:8
                          > Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami,
                          itu
                          > sudah cukup bagi kami.")
                          >
                          > Saya percaya Filipus tau bahwa Yesus berasal dari Allah, dan karena
                          konsep
                          > Anak Allah maka Filipus bertanya, yang mana Bapa itu Tuhan?
                          > Tapi apa jawab Tuhan Yesus:
                          >
                          > (Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-
                          sama
                          > kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah
                          melihat
                          > Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah
                          Bapa itu
                          > kepada kami.
                          > Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan
                          Bapa di
                          > dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari
                          diri-Ku
                          > sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan
                          > pekerjaan-Nya.)
                          >
                          > Jadi kesimpulannya, kalau kita masih bertanya yang manakah
                          Bapa /Tuhan itu?
                          > artinya kita masih belum mengenal Yesus. Karena Tuhan Yesus bilang,
                          barang
                          > siapa telah melihat Dia, ia telah melihat Bapa. Bapa dan Anak
                          adalah satu,
                          > dan karena nama Anak adalah Yesus, maka kita harus berani mengimani
                          nama
                          > Bapa juga adalah Yesus. Atau dengan kata lain, Tuhan yang disembah
                          orang
                          > kristen adalah Yesus.
                          >
                          > --------------------------------
                          >
                          > Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan apakah Allah Kristen = Allah
                          Islam?
                          > TIDAK!
                          > Allah orang kristen adalah Yesus, Allah orang islam? nggak tau
                          siapa, tapi
                          > yang pasti bukan Tuhan Yesus.
                          >
                          > Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? TIDAK!
                          > Allah orang kristen adalah Yesus, orang2 beragama yahudi tidak
                          mengakui
                          > Yesus adalah Tuhan, artinya Allah yang disembah orang kristen dan
                          Allah
                          > yang disembah orang yahudi saat ini berbeda.
                          >
                          > Tapi bukannya bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan? kalau gitu
                          Allah
                          > orang kristen beda dengan Allah bangsa israel jaman abraham, musa,
                          daud dll
                          > dll? SAMA!
                          >
                          > Sama seperti jaman dulu bangsa israel sering meninggalkan Tuhannya,
                          dan
                          > beralih menyembah dewa-dewa baal, saya percaya saat ini juga
                          seperti itu.
                          > Bangsa israel, orang-orang yahudi telah meninggalkan Tuhan, saat
                          ini mereka
                          > memang masih bersembahyang dan memuja allah, tapi itu bukan Allah
                          yang
                          > benar, mereka sebenarnya sedang menyembah allah lain.
                          >
                          > Allah yang menciptakan semesta dan seluruh isinya ini, Allah yang
                          empunya
                          > kemuliaan, kuasa, dan sorga... adalah Tuhan Yesus.
                          >
                          > Siapapun yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Tuhan adalah Yesus,
                          dan
                          > hanya dalam Yesus ada keselamatan melalui kasih karunia dan bukan
                          > perbuatan... berarti Allah kita sama. Apapun agamamu, apapun suku
                          bangsamu,
                          > apapun gerejamu, bagaimanapun caramu sembahyang, kita memuja Allah
                          yang
                          > sama.
                          >
                          > Sekali lagi....
                          > Siapa nama Tuhan kita saudara?....
                          >
                          >
                          > [Non-text portions of this message have been removed]
                          >





                          [Non-text portions of this message have been removed]
                        • Nuah P Tarigan
                          Maaff maksudnya Teologi Religioinum atau agama agama, thanks. GB NT ... From: Nuah P Tarigan To: gbkp@yahoogroups.com Sent: Tuesday, February 13, 2007 11:17 AM
                          Message 12 of 20 , Feb 13, 2007
                          • 0 Attachment
                            Maaff maksudnya Teologi Religioinum atau agama agama, thanks.

                            GB
                            NT
                            ----- Original Message -----
                            From: Nuah P Tarigan
                            To: gbkp@yahoogroups.com
                            Sent: Tuesday, February 13, 2007 11:17 AM
                            Subject: Re: [gbkp] Re: allah islam=islam kristen


                            Dikalangan Muslim juga ada yang tidak setuju akan Allah yang sama diantara kaum nasrani, yahudi dan islam, mereka termasuk orang orang Islam Sunni dan Syiah juga yang lebih keras lagi adalah dari Wahabi, salafiah, dan aliran yang keras dan hurufiah seperti kaum kanan yang banyak percaya tentang JIHAD mati pemboman seperti Indonesia.
                            Kaum Kristen juga punya pengertian yang hampir sama, ada yang sangat liberal, moderat, fundamentalis, injili, dlsb, yang warnanya sangat bermacam macam, GBKP memang kadang kadang sering serba ambigu tentang hal ini, tapi GBKP bukan fundamentalis dan mungkin bukan injili.
                            Jadi pemahaman tentang Teologi Religiumnya juga sangat berbeda beda, demikian masukan sitik ibas aku nari.
                            Bujur,

                            NT

                            ----- Original Message -----
                            From: dee_a83
                            To: gbkp@yahoogroups.com
                            Sent: Monday, February 12, 2007 10:46 AM
                            Subject: [gbkp] Re: allah islam=islam kristen

                            --- In gbkp@yahoogroups.com, Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:

                            Buat saudara jimmy....Yesus itu Allah atau Tuhan?
                            kalau Yesus itu Allah mengapa menyebut dirinya Anak?
                            siapa yang disebut Bapa?
                            saya kok tahunya Yesus itu adalah ANAK ALLAH yang menjalankan
                            kehendak Bapanya, itu ALLah.
                            saya mau tanya nih...saudara jimmy pernah berpendapat tidak?
                            pendapat saudara jimmy itu adalah saudara atau pendapat. Jika disebut
                            pendapat jimmy berarti ada 2 yang berbeda yaitu pendapat dan saudara,
                            tapi pendapat saudara satu dengan saudara tidak bisa terpisah.
                            sebelum menjadi pendapat, ia adalah jimmy. tapi karena sudah keluar
                            dari mulut saudara ia menjadi pendapat saudara jimmy.

                            demikianlah Yesus, bandingkan Kejadian 1 dengan injil Yohanes,
                            temukan rahasia keajaiban iman Kristen disana.
                            Kalau sudah di baca, beri pendapat dan kita akan diskusikan lagi
                            tentang Tuhan Yesus. bedanya ia dengan tuhan-tuhan yang lain

                            Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?

                            oya..nama saya deva alvina br sebayang, saya senang jika kita terus
                            berdiskusi. sehingga kita bisa bergumul dengan iman kita. Tidak hanya
                            mendengar kata orang tapi benar-benar mencari siapa TUHAN.

                            > Menarik,
                            > "Apakah Allah Kristen = Allah Islam?"
                            > kalau kita ekstrapolasi dikit bisa menjadi "Apakah Allah Kristen =
                            Allah
                            > Yahudi?"
                            >
                            > Sebelum dijawab, mungkin ada baeknya kita perjelas dulu
                            pertanyaannya. Allah
                            > Kristen maksudnya apa?
                            > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang disembah
                            orang
                            > kristen? atau
                            > -> Apakah Allah Kristen yang dimaksud adalah Allah yang ada di
                            kitab suci
                            > orang kristen?
                            > (Kelihatannya sama, tapi kalau kata kristennya kita ganti jadi
                            yahudi, baru
                            > kelihatan bedanya.)
                            > -------------------------------
                            >
                            > *) Allah Kristen
                            > Yang mana kah Allah/Tuhan mu orang2 kristen? sebagian akan menjawab
                            Yang
                            > menciptakan semesta ini, sebagian akan menjawab Yang disembah
                            abraham, ishak
                            > dan yakub, sebagian lagi akan menjawab Yang kita kenal dalam Yesus
                            Kristus,
                            > sebagian akan menjawab Yang namanya Jahwe dan mungkin ada beberapa
                            jawaban
                            > yang berbeda lainnya. Pengenalan kita akan Allah/Tuhan kita yang
                            jadi dasar
                            > untuk kita memberi jawaban atas pertanyaan "Apakah Allah Kristen =
                            Allah
                            > Islam?"
                            >
                            > Beberapa bulan yang lalu, seorang bapak pendeta bertanya kepada
                            jemaatnya,
                            > "Siapa nama Allah kita?" dalam hati saya menjawab Jahwe. Tapi
                            kemudian
                            > beliau jawab "Namanya Yesus". Hm... dengar nama Tuhan adalah Yesus,
                            pikiran
                            > saya langsung protes. Konsep2 tri tunggal yang tiba2 muncul
                            dipikiran saya
                            > makin buat bingung. Apakah benar nama Tuhan adalah Yesus?....
                            khotbah
                            > selesai, kebaktian selesai tapi saya masih belum bisa terima
                            pernyataan nama
                            > Tuhan kita adalah Yesus.
                            > Butuh 3 bulan baru saya mampu untuk menerima dan mengamininya!
                            >
                            > Kok nama Tuhan kita Yesus?
                            > Sederhana, mari kita jawab secara jujur dan sesuai iman kita:
                            siapakah
                            > Yesus?
                            > Apakah bagi kita Yesus adalah guru? nabi? nabi besar? manusia? atau
                            juru
                            > selamat/mesias? atau Tuhan?
                            > "Yesus adalah Tuhan"... Dia bukan manusia, Dia bukan nabi dan Dia
                            bukan
                            > hanya sebatas mesias, tapi Dia adalah Tuhan. Dia lah yang
                            menciptakan
                            > semesta dan semua isinya ini. Yohanes 1:3 mengatakan: Segala sesuatu
                            > dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi
                            dari
                            > segala yang telah dijadikan.
                            >
                            > Yesus adalah Tuhan? aminnnnn... saya percaya kita semua setuju.
                            > Tuhan adalah Yesus?........
                            > Tuhan yang kita sembah adalah Yesus?............. susah ngejawabnya
                            yah?
                            >
                            > Karena kita beriman Yesus adalah Tuhan, maka kita juga harus
                            mengimani Tuhan
                            > adalah Yesus.
                            > Buat yang ragu-ragu.... tenang saja, murid Tuhan Yesus yang setiap
                            hari
                            > bersama-sama dengan Dia juga ragu-ragu kok.
                            > (Yohanes 14:8
                            > Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami,
                            itu
                            > sudah cukup bagi kami.")
                            >
                            > Saya percaya Filipus tau bahwa Yesus berasal dari Allah, dan karena
                            konsep
                            > Anak Allah maka Filipus bertanya, yang mana Bapa itu Tuhan?
                            > Tapi apa jawab Tuhan Yesus:
                            >
                            > (Yohanes 14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-
                            sama
                            > kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah
                            melihat
                            > Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah
                            Bapa itu
                            > kepada kami.
                            > Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan
                            Bapa di
                            > dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari
                            diri-Ku
                            > sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan
                            > pekerjaan-Nya.)
                            >
                            > Jadi kesimpulannya, kalau kita masih bertanya yang manakah
                            Bapa /Tuhan itu?
                            > artinya kita masih belum mengenal Yesus. Karena Tuhan Yesus bilang,
                            barang
                            > siapa telah melihat Dia, ia telah melihat Bapa. Bapa dan Anak
                            adalah satu,
                            > dan karena nama Anak adalah Yesus, maka kita harus berani mengimani
                            nama
                            > Bapa juga adalah Yesus. Atau dengan kata lain, Tuhan yang disembah
                            orang
                            > kristen adalah Yesus.
                            >
                            > --------------------------------
                            >
                            > Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan apakah Allah Kristen = Allah
                            Islam?
                            > TIDAK!
                            > Allah orang kristen adalah Yesus, Allah orang islam? nggak tau
                            siapa, tapi
                            > yang pasti bukan Tuhan Yesus.
                            >
                            > Apakah Allah Kristen = Allah Yahudi? TIDAK!
                            > Allah orang kristen adalah Yesus, orang2 beragama yahudi tidak
                            mengakui
                            > Yesus adalah Tuhan, artinya Allah yang disembah orang kristen dan
                            Allah
                            > yang disembah orang yahudi saat ini berbeda.
                            >
                            > Tapi bukannya bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan? kalau gitu
                            Allah
                            > orang kristen beda dengan Allah bangsa israel jaman abraham, musa,
                            daud dll
                            > dll? SAMA!
                            >
                            > Sama seperti jaman dulu bangsa israel sering meninggalkan Tuhannya,
                            dan
                            > beralih menyembah dewa-dewa baal, saya percaya saat ini juga
                            seperti itu.
                            > Bangsa israel, orang-orang yahudi telah meninggalkan Tuhan, saat
                            ini mereka
                            > memang masih bersembahyang dan memuja allah, tapi itu bukan Allah
                            yang
                            > benar, mereka sebenarnya sedang menyembah allah lain.
                            >
                            > Allah yang menciptakan semesta dan seluruh isinya ini, Allah yang
                            empunya
                            > kemuliaan, kuasa, dan sorga... adalah Tuhan Yesus.
                            >
                            > Siapapun yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Tuhan adalah Yesus,
                            dan
                            > hanya dalam Yesus ada keselamatan melalui kasih karunia dan bukan
                            > perbuatan... berarti Allah kita sama. Apapun agamamu, apapun suku
                            bangsamu,
                            > apapun gerejamu, bagaimanapun caramu sembahyang, kita memuja Allah
                            yang
                            > sama.
                            >
                            > Sekali lagi....
                            > Siapa nama Tuhan kita saudara?....
                            >
                            >
                            > [Non-text portions of this message have been removed]
                            >

                            [Non-text portions of this message have been removed]





                            [Non-text portions of this message have been removed]
                          • Jimmi
                            ... Walaupun dunia bilang tidak, aku akan tetap bilang Yesus adalah Tuhan, Yesus adalah Allah :) [Non-text portions of this message have been removed]
                            Message 13 of 20 , Feb 13, 2007
                            • 0 Attachment
                              > Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?

                              Walaupun dunia bilang tidak, aku akan tetap bilang Yesus adalah Tuhan, Yesus
                              adalah Allah :)


                              [Non-text portions of this message have been removed]
                            • haryanto bode
                              I kor 14:9, Yesus Tuhan bagi yang hidup dan yang mati. Ayat lain, Bapa dan Aku adalah satu kata Tuhan Yesus. Yang kita bahas selama ini sudah sangat luas, jadi
                              Message 14 of 20 , Feb 16, 2007
                              • 0 Attachment
                                I kor 14:9, Yesus Tuhan bagi yang hidup dan yang mati.
                                Ayat lain, Bapa dan Aku adalah satu kata Tuhan Yesus.

                                Yang kita bahas selama ini sudah sangat luas, jadi kam coba baca lagi dari kiriman2 sebelumnya, bujur.

                                BHT, TW

                                Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:
                                > Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?

                                Walaupun dunia bilang tidak, aku akan tetap bilang Yesus adalah Tuhan, Yesus
                                adalah Allah :)

                                [Non-text portions of this message have been removed]






                                ---------------------------------
                                No need to miss a message. Get email on-the-go
                                with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                [Non-text portions of this message have been removed]
                              • haryanto bode
                                Salam dalam nama Tuhan, Pemberitahuan mengenai rencana, seminar Peluang Sekolah di Taiwan. Hingga saat ini saya belum mendapat jadwal acara yang telah
                                Message 15 of 20 , Feb 16, 2007
                                • 0 Attachment
                                  Salam dalam nama Tuhan,

                                  Pemberitahuan mengenai rencana, seminar Peluang Sekolah di Taiwan. Hingga saat ini saya belum mendapat jadwal acara yang telah dipersiapkan permata Pusat atau Klasis. Saya saat ini sedang berada di Kuala Lumpur dan akan ke Medan tgl 27 Peb hingga 21 Maret 2007. Sekedar Informasi mengenai kegiatan yang saya siapkan dan usulkan adalah sebagai berikut.

                                  1. Memperkenalkan 10 dari 35 universitas negeri di TW.
                                  2. Mengambil 2 sampel Universitas dan potensinya, a.l mengenai jurusan dan
                                  beasiswanya.
                                  3. Kesaksian (video) oleh mahasiswa dari India, Vietnam, Kamboja dan INdonesia.
                                  4. Persyaratan menjadi calon mahsiswa.
                                  5.Cara melakukan applikasi ke universitas sasaran (di praktekan pengisian form, dan
                                  bahan2 yang perlu disiapkan)(jika memungkinkan, mengundang professor yang dapat
                                  memberi rekomendasi).
                                  6.Masalah yang timbul selama seminar (pertanyaan dari peserta seminar).
                                  7. dll

                                  Demikianlah rencana yang sedang saya siapkan, dan untuk acara seminar ini, semoga mendapat masukkan dari rekan yang lain sehingga acara ini dapat mencapai sasarannya, yaitu ada sejumlah permata yang telah siap mengirimkan lamarannya ke Universitas sasaran di TW.

                                  Tuhan yang memberkati semuanya,

                                  BHT, KL


                                  ---------------------------------
                                  No need to miss a message. Get email on-the-go
                                  with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                  [Non-text portions of this message have been removed]
                                • nomi sinulingga
                                  Mejuah2 bang Bode... Kemarin aku sudah dikontak Gema Meliala (Ketua PERMATA Klasis Medan Delitua), kalau beberapa PERMATA klasis di Medan sudah bertemu dan
                                  Message 16 of 20 , Feb 17, 2007
                                  • 0 Attachment
                                    Mejuah2 bang Bode...
                                    Kemarin aku sudah dikontak Gema Meliala (Ketua PERMATA Klasis Medan Delitua), kalau beberapa PERMATA klasis di Medan sudah bertemu dan saat mereka bertemu, Gema nelpon aku ingin menanyakan tanggal seminar peluang beasiswa yang akan diadakan ini. Karena kesibukan dan beberapa hal yang lain, aku tidak mendengar HP berbunyi dan ketika aku ngontak Gema..ternyata pertemuan sudah bubar..dan tanggal seminar belum diputuskan bang.
                                    Hanya saja pembicaraan dengan Gema terakhir, pulang aku dari Jakarta maka Aku dan teman2 Pengurus Klasis akan segera bertemu dan menentukan tanggal Seminar dan kami juga akan langsung menghubungi Pak Sukaria Sinulingga. Selasa, 20 Februari, ini aku pulang dari Jakarta..dan segera akan kami bicarakan mengenai persiapan dan pelaksanaan seminar ini bang.
                                    Makasih banyak untuk persiapan yang sudah kam lakukan dan juga sudah kam deskripsikan melalui email ini bang Bode..

                                    BUjur melala

                                    Nomi

                                    haryanto bode <edobtrg@...> wrote: Salam dalam nama Tuhan,

                                    Pemberitahuan mengenai rencana, seminar Peluang Sekolah di Taiwan. Hingga saat ini saya belum mendapat jadwal acara yang telah dipersiapkan permata Pusat atau Klasis. Saya saat ini sedang berada di Kuala Lumpur dan akan ke Medan tgl 27 Peb hingga 21 Maret 2007. Sekedar Informasi mengenai kegiatan yang saya siapkan dan usulkan adalah sebagai berikut.

                                    1. Memperkenalkan 10 dari 35 universitas negeri di TW.
                                    2. Mengambil 2 sampel Universitas dan potensinya, a.l mengenai jurusan dan
                                    beasiswanya.
                                    3. Kesaksian (video) oleh mahasiswa dari India, Vietnam, Kamboja dan INdonesia.
                                    4. Persyaratan menjadi calon mahsiswa.
                                    5.Cara melakukan applikasi ke universitas sasaran (di praktekan pengisian form, dan
                                    bahan2 yang perlu disiapkan)(jika memungkinkan, mengundang professor yang dapat
                                    memberi rekomendasi).
                                    6.Masalah yang timbul selama seminar (pertanyaan dari peserta seminar).
                                    7. dll

                                    Demikianlah rencana yang sedang saya siapkan, dan untuk acara seminar ini, semoga mendapat masukkan dari rekan yang lain sehingga acara ini dapat mencapai sasarannya, yaitu ada sejumlah permata yang telah siap mengirimkan lamarannya ke Universitas sasaran di TW.

                                    Tuhan yang memberkati semuanya,

                                    BHT, KL

                                    ---------------------------------
                                    No need to miss a message. Get email on-the-go
                                    with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                    [Non-text portions of this message have been removed]






                                    ---------------------------------
                                    Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

                                    [Non-text portions of this message have been removed]
                                  • haryanto bode
                                    Ralat ayatnya bukan 1 kor 14:9, tetapi Roma 14:9, isinya seperti yang tertulis dibawah. haryanto bode wrote: I kor 14:9, Yesus
                                    Message 17 of 20 , Feb 19, 2007
                                    • 0 Attachment
                                      Ralat ayatnya bukan 1 kor 14:9, tetapi Roma 14:9, isinya seperti yang tertulis dibawah.

                                      haryanto bode <edobtrg@...> wrote: I kor 14:9, Yesus Tuhan bagi yang hidup dan yang mati.
                                      Ayat lain, Bapa dan Aku adalah satu kata Tuhan Yesus.

                                      Yang kita bahas selama ini sudah sangat luas, jadi kam coba baca lagi dari kiriman2 sebelumnya, bujur.

                                      BHT, TW

                                      Jimmi <jimmi.kembaren@...> wrote:
                                      > Inti dari pertanyaan saya adalah : siapakah Yesus?

                                      Walaupun dunia bilang tidak, aku akan tetap bilang Yesus adalah Tuhan, Yesus
                                      adalah Allah :)

                                      [Non-text portions of this message have been removed]

                                      ---------------------------------
                                      No need to miss a message. Get email on-the-go
                                      with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                      [Non-text portions of this message have been removed]






                                      ---------------------------------
                                      8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
                                      with theYahoo! Search movie showtime shortcut.

                                      [Non-text portions of this message have been removed]
                                    • haryanto bode
                                      Mejuah-juah man bandu Nomi Sinullingga Semoga semua berjalan dengan lancar tidak kurang sesuatu apapun. Saya berharap juga Prof Sukaria Sinullingga dapat
                                      Message 18 of 20 , Feb 19, 2007
                                      • 0 Attachment
                                        Mejuah-juah man bandu Nomi Sinullingga

                                        Semoga semua berjalan dengan lancar tidak kurang sesuatu apapun. Saya berharap juga Prof Sukaria Sinullingga dapat memjadi pembicara. Ada beberapa manfaar yang bisa kita peroleh dari beliau:
                                        1. Pengalamannya sekolah diluar negeri.
                                        2. Kita minta sebagai pemberi rekomendasi.
                                        3. Hubungan jangka panjang dengan GBKP khusunya Permata apalagi beliau saat ini PR III USU, sebagai contoh, Kita ajak beliau untuk membantu GBKP khususnya Permata, untuk mendapatkan info beasiswa dari seluruh Dunia yang di kirim ke USU ( info itu ada di Pusat Informasi beasiswa Luar Negeri di Rektorat USU), karena seperti pengalaman saya, bahwa bukan harus PNS atau Dosen yang dapat diterima di TW tetapi Umum juga dan mungkin saja di negara2 lain. Ini sangat baik sebagai sumber informasi beasiswa bagi Permata GBKP di masa yang akan datang. Nanti kita sama-sama membicarakannya dengan beliau.

                                        Sibarem lebe, Tuhan sinampati kita,
                                        BHT, KL



                                        nomi sinulingga <lingga01@...> wrote:
                                        Mejuah2 bang Bode...
                                        Kemarin aku sudah dikontak Gema Meliala (Ketua PERMATA Klasis Medan Delitua), kalau beberapa PERMATA klasis di Medan sudah bertemu dan saat mereka bertemu, Gema nelpon aku ingin menanyakan tanggal seminar peluang beasiswa yang akan diadakan ini. Karena kesibukan dan beberapa hal yang lain, aku tidak mendengar HP berbunyi dan ketika aku ngontak Gema..ternyata pertemuan sudah bubar..dan tanggal seminar belum diputuskan bang.
                                        Hanya saja pembicaraan dengan Gema terakhir, pulang aku dari Jakarta maka Aku dan teman2 Pengurus Klasis akan segera bertemu dan menentukan tanggal Seminar dan kami juga akan langsung menghubungi Pak Sukaria Sinulingga. Selasa, 20 Februari, ini aku pulang dari Jakarta..dan segera akan kami bicarakan mengenai persiapan dan pelaksanaan seminar ini bang.
                                        Makasih banyak untuk persiapan yang sudah kam lakukan dan juga sudah kam deskripsikan melalui email ini bang Bode..

                                        BUjur melala

                                        Nomi

                                        haryanto bode <edobtrg@...> wrote: Salam dalam nama Tuhan,

                                        Pemberitahuan mengenai rencana, seminar Peluang Sekolah di Taiwan. Hingga saat ini saya belum mendapat jadwal acara yang telah dipersiapkan permata Pusat atau Klasis. Saya saat ini sedang berada di Kuala Lumpur dan akan ke Medan tgl 27 Peb hingga 21 Maret 2007. Sekedar Informasi mengenai kegiatan yang saya siapkan dan usulkan adalah sebagai berikut.

                                        1. Memperkenalkan 10 dari 35 universitas negeri di TW.
                                        2. Mengambil 2 sampel Universitas dan potensinya, a.l mengenai jurusan dan
                                        beasiswanya.
                                        3. Kesaksian (video) oleh mahasiswa dari India, Vietnam, Kamboja dan INdonesia.
                                        4. Persyaratan menjadi calon mahsiswa.
                                        5.Cara melakukan applikasi ke universitas sasaran (di praktekan pengisian form, dan
                                        bahan2 yang perlu disiapkan)(jika memungkinkan, mengundang professor yang dapat
                                        memberi rekomendasi).
                                        6.Masalah yang timbul selama seminar (pertanyaan dari peserta seminar).
                                        7. dll

                                        Demikianlah rencana yang sedang saya siapkan, dan untuk acara seminar ini, semoga mendapat masukkan dari rekan yang lain sehingga acara ini dapat mencapai sasarannya, yaitu ada sejumlah permata yang telah siap mengirimkan lamarannya ke Universitas sasaran di TW.

                                        Tuhan yang memberkati semuanya,

                                        BHT, KL

                                        ---------------------------------
                                        No need to miss a message. Get email on-the-go
                                        with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                        [Non-text portions of this message have been removed]





                                        ---------------------------------
                                        Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

                                        [Non-text portions of this message have been removed]






                                        ---------------------------------
                                        No need to miss a message. Get email on-the-go
                                        with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

                                        [Non-text portions of this message have been removed]
                                      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.