Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Bls: [gbkp] Info dari Tempointeraktif

Expand Messages
  • eka risty
    GBKP Bandung Timur semangat... Pasti ada jalan untuk ibadah lagi..   Tuhan memberkati.. ... Dari: iman nuel Judul: [gbkp] Info dari
    Message 1 of 4 , Jul 31, 2012
    • 0 Attachment
      GBKP Bandung Timur semangat... Pasti ada jalan untuk ibadah lagi..
       
      Tuhan memberkati..

      --- Pada Sel, 31/7/12, iman nuel <nuelgins2001@...> menulis:

      Dari: iman nuel <nuelgins2001@...>
      Judul: [gbkp] Info dari Tempointeraktif
      Kepada: "gbkp@yahoogroups.com" <gbkp@yahoogroups.com>
      Tanggal: Selasa, 31 Juli, 2012, 11:48 PM

       
      Mejuah-juah,
       
       
      buka tweter hari ini ada info GBKP Bandung tanggal 26 disegel warga?
       
      berikut beritanya
       
       
      GBU
       
       
      Immanuel Ginting
       

      Rumah Ibadah di Bandung Disegel Warga (http://www.tempo.co/read/news/2012/07/29/058419988)

      TEMPO.CO, Bandung - Sebuah gedung bakal Gereja Batak Karo Protestan di Jalan Kawaluyaan Nomor 10, Kecamatan Buah Batu, Bandung, disegel warga setempat, Ahad, 29 Juli 2012. Warga menganggap bangunan lokasi proyek pembangunan gereja tiga lantai tersebut sering digunakan untuk melakukan kegiatan ibadah dan kegerejaan tanpa izin.

      Pantauan Tempo, pintu utama gereja disegel warga dengan cara digembok menggunakan satu kunci gembok warna perak. Sementara, di bagian atas pintu, warga memasang spanduk berwarna hijau berbunyi: "Kami warga masyarakat RW 06 menolak keras. Tidak mengizinkan apapun alasannya Gedung Serba Guna di Jalan Kawaluyaan Nomor 10 digunakan kegiatan kebaktian/keagamaan."

      Koordinator pengunjuk rasa, Amin Safari, mengatakan, kegiatan keagamaan di bangunan yang juga berisi lapangan badminton tersebut acap dilakukan umat Gereja Batak Karo Protestan sejak 2007. Sejak itu pula, kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Sabilul Huda ini, kegiatan jemaat kristiani tersebut diprotes warga RW 05.

      Buntut protes warga tersebut, kata Amin, dibuatlah kesepakatan tanggal 11 Januari 2011 antara pengurus jemaat Gereja Batak Karo dan warga di hadapan aparat musyawarah pimpinan kecamatan. Isi kesepakatan itu, pihak jemaat Batak, yang antara lain diwakili Ringkas Sembiring, sepakat gedung tersebut tak akan pernah digunakan untuk kegiatan ibadah.

      Namun, kata Amin, secara sembunyi-sembunyi, gedung tersebut masih digunakan ibadah secara terselubung. "Hari Minggu lalu, mereka melakukan kegiatan ibadah, makanya bangunannya kami gembok," ujar Amin.

      Amin mengakui, proyek pembangunan gereja di Jalan Kawaluyaan 10 itu kini sudah mengantongi perizinan sah berupa izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung. Namun, ia menduga izin tersebut terbit setelah pihak Gereja Batak Karo memanipulasi persetujuan warga. "Padahal, mayoritas warga tetap menolak adanya kegiatan gereja di situ," katanya.

      Sekretaris Panitia Proyek Pembangunan Gereja Batak Karo Davin Ginting membenarkan pihaknya sempat meneken kesepakatan dengan warga yang berisi janji tak melakukan kegiatan kebaktian hari Minggu di gedung tersebut. Namun, kata dia, perjanjian dalam nota tersebut hanya berlaku sepanjang rekomendasi izin penggunaan gedung untuk kebaktian belum terbit.

      "Sejak tanggal 20 Juni, kami sudah punya surat izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung," katanya. IMB gedung itu, kata dia, dikeluarkan setelah ada persetujuan warga, kelurahan, hingga izin Wali Kota Bandung. "Artinya, legalitas kami sudah lengkap. Dan kesepakatan 11 Januari 2011 sekarang sudah tidak berlaku lagi," katanya.

      ERICK P. HARDI
    • lukas.gaptu@gmail.com
      Baru dapat info dari bbm teman: ‎​Puji Tuhan......tdk ada yg mustahil bagi Tuhan, hsl rpt Muspida Kota Bandung, semua menyatakan ijin Gereja GBKP Bandung
      Message 2 of 4 , Aug 1, 2012
      • 0 Attachment
        Baru dapat info dari bbm teman:

        ‎​Puji Tuhan......tdk ada yg mustahil bagi Tuhan, hsl rpt Muspida Kota Bandung, semua menyatakan ijin Gereja GBKP Bandung Timur legal dan sesuai prosedure. Perintah Kapolrestabes kepada Kepala Kantor Agama, Camat, Kapolsek Bubat, utk segera memanggil Yadi DKM, Amin Safari dan Komarudin CS utk membuka gembok segel Gereja (disegel tgl 29 Juli 2012) dan minta agar kita dinginkan suasana di sana dulu baru kita buat kegiatan ibadah...

        Bjr,
        Lukas
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        From: eka risty <eka_risty@...>
        Sender: gbkp@yahoogroups.com
        Date: Wed, 1 Aug 2012 14:23:01 +0800 (SGT)
        To: <gbkp@yahoogroups.com>
        ReplyTo: gbkp@yahoogroups.com
        Subject: Bls: [gbkp] Info dari Tempointeraktif

         

        GBKP Bandung Timur semangat... Pasti ada jalan untuk ibadah lagi..
         
        Tuhan memberkati..

        --- Pada Sel, 31/7/12, iman nuel <nuelgins2001@...> menulis:

        Dari: iman nuel <nuelgins2001@...>
        Judul: [gbkp] Info dari Tempointeraktif
        Kepada: "gbkp@yahoogroups.com" <gbkp@yahoogroups.com>
        Tanggal: Selasa, 31 Juli, 2012, 11:48 PM

         
        Mejuah-juah,
         
         
        buka tweter hari ini ada info GBKP Bandung tanggal 26 disegel warga?
         
        berikut beritanya
         
         
        GBU
         
         
        Immanuel Ginting
         

        Rumah Ibadah di Bandung Disegel Warga (http://www.tempo.co/read/news/2012/07/29/058419988)

        TEMPO.CO, Bandung - Sebuah gedung bakal Gereja Batak Karo Protestan di Jalan Kawaluyaan Nomor 10, Kecamatan Buah Batu, Bandung, disegel warga setempat, Ahad, 29 Juli 2012. Warga menganggap bangunan lokasi proyek pembangunan gereja tiga lantai tersebut sering digunakan untuk melakukan kegiatan ibadah dan kegerejaan tanpa izin.

        Pantauan Tempo, pintu utama gereja disegel warga dengan cara digembok menggunakan satu kunci gembok warna perak. Sementara, di bagian atas pintu, warga memasang spanduk berwarna hijau berbunyi: "Kami warga masyarakat RW 06 menolak keras. Tidak mengizinkan apapun alasannya Gedung Serba Guna di Jalan Kawaluyaan Nomor 10 digunakan kegiatan kebaktian/keagamaan."

        Koordinator pengunjuk rasa, Amin Safari, mengatakan, kegiatan keagamaan di bangunan yang juga berisi lapangan badminton tersebut acap dilakukan umat Gereja Batak Karo Protestan sejak 2007. Sejak itu pula, kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Sabilul Huda ini, kegiatan jemaat kristiani tersebut diprotes warga RW 05.

        Buntut protes warga tersebut, kata Amin, dibuatlah kesepakatan tanggal 11 Januari 2011 antara pengurus jemaat Gereja Batak Karo dan warga di hadapan aparat musyawarah pimpinan kecamatan. Isi kesepakatan itu, pihak jemaat Batak, yang antara lain diwakili Ringkas Sembiring, sepakat gedung tersebut tak akan pernah digunakan untuk kegiatan ibadah.

        Namun, kata Amin, secara sembunyi-sembunyi, gedung tersebut masih digunakan ibadah secara terselubung. "Hari Minggu lalu, mereka melakukan kegiatan ibadah, makanya bangunannya kami gembok," ujar Amin.

        Amin mengakui, proyek pembangunan gereja di Jalan Kawaluyaan 10 itu kini sudah mengantongi perizinan sah berupa izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung. Namun, ia menduga izin tersebut terbit setelah pihak Gereja Batak Karo memanipulasi persetujuan warga. "Padahal, mayoritas warga tetap menolak adanya kegiatan gereja di situ," katanya.

        Sekretaris Panitia Proyek Pembangunan Gereja Batak Karo Davin Ginting membenarkan pihaknya sempat meneken kesepakatan dengan warga yang berisi janji tak melakukan kegiatan kebaktian hari Minggu di gedung tersebut. Namun, kata dia, perjanjian dalam nota tersebut hanya berlaku sepanjang rekomendasi izin penggunaan gedung untuk kebaktian belum terbit.

        "Sejak tanggal 20 Juni, kami sudah punya surat izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung," katanya. IMB gedung itu, kata dia, dikeluarkan setelah ada persetujuan warga, kelurahan, hingga izin Wali Kota Bandung. "Artinya, legalitas kami sudah lengkap. Dan kesepakatan 11 Januari 2011 sekarang sudah tidak berlaku lagi," katanya.

        ERICK P. HARDI

      • Dalton
        Mari radu ras sidukung ibas toto, Adi Dibata ibas pihakta, ise banci ngelawan kita? Mjj, Dalton E Pelawi
        Message 3 of 4 , Aug 1, 2012
        • 0 Attachment
          Mari radu ras sidukung ibas toto,
          Adi Dibata ibas pihakta,
          ise banci ngelawan kita?

          Mjj,
          Dalton E Pelawi

          --- In gbkp@yahoogroups.com, eka risty <eka_risty@...> wrote:
          >
          > GBKP Bandung Timur semangat... Pasti ada jalan untuk ibadah lagi..
          >  
          > Tuhan memberkati..
          >
          > --- Pada Sel, 31/7/12, iman nuel <nuelgins2001@...> menulis:
          >
          >
          > Dari: iman nuel <nuelgins2001@...>
          > Judul: [gbkp] Info dari Tempointeraktif
          > Kepada: "gbkp@yahoogroups.com" <gbkp@yahoogroups.com>
          > Tanggal: Selasa, 31 Juli, 2012, 11:48 PM
          >
          >
          >
          >  
          >
          >
          >
          >
          >
          > Mejuah-juah,
          >  
          >  
          > buka tweter hari ini ada info GBKP Bandung tanggal 26 disegel warga?
          >  
          > berikut beritanya
          >  
          >  
          > GBU
          >  
          >  
          > Immanuel Ginting
          >  
          > Rumah Ibadah di Bandung Disegel Warga (http://www.tempo.co/read/news/2012/07/29/058419988)
          >
          > Besar Kecil Normal
          >
          >
          > TEMPO.CO, Bandung - Sebuah gedung bakal Gereja Batak Karo Protestan di Jalan Kawaluyaan Nomor 10, Kecamatan Buah Batu, Bandung, disegel warga setempat, Ahad, 29 Juli 2012. Warga menganggap bangunan lokasi proyek pembangunan gereja tiga lantai tersebut sering digunakan untuk melakukan kegiatan ibadah dan kegerejaan tanpa izin.
          >
          > Pantauan Tempo, pintu utama gereja disegel warga dengan cara digembok menggunakan satu kunci gembok warna perak. Sementara, di bagian atas pintu, warga memasang spanduk berwarna hijau berbunyi: "Kami warga masyarakat RW 06 menolak keras. Tidak mengizinkan apapun alasannya Gedung Serba Guna di Jalan Kawaluyaan Nomor 10 digunakan kegiatan kebaktian/keagamaan."
          >
          > Koordinator pengunjuk rasa, Amin Safari, mengatakan, kegiatan keagamaan di bangunan yang juga berisi lapangan badminton tersebut acap dilakukan umat Gereja Batak Karo Protestan sejak 2007. Sejak itu pula, kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Sabilul Huda ini, kegiatan jemaat kristiani tersebut diprotes warga RW 05.
          >
          > Buntut protes warga tersebut, kata Amin, dibuatlah kesepakatan tanggal 11 Januari 2011 antara pengurus jemaat Gereja Batak Karo dan warga di hadapan aparat musyawarah pimpinan kecamatan. Isi kesepakatan itu, pihak jemaat Batak, yang antara lain diwakili Ringkas Sembiring, sepakat gedung tersebut tak akan pernah digunakan untuk kegiatan ibadah.
          >
          > Namun, kata Amin, secara sembunyi-sembunyi, gedung tersebut masih digunakan ibadah secara terselubung. "Hari Minggu lalu, mereka melakukan kegiatan ibadah, makanya bangunannya kami gembok," ujar Amin.
          >
          > Amin mengakui, proyek pembangunan gereja di Jalan Kawaluyaan 10 itu kini sudah mengantongi perizinan sah berupa izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung. Namun, ia menduga izin tersebut terbit setelah pihak Gereja Batak Karo memanipulasi persetujuan warga. "Padahal, mayoritas warga tetap menolak adanya kegiatan gereja di situ," katanya.
          >
          > Sekretaris Panitia Proyek Pembangunan Gereja Batak Karo Davin Ginting membenarkan pihaknya sempat meneken kesepakatan dengan warga yang berisi janji tak melakukan kegiatan kebaktian hari Minggu di gedung tersebut. Namun, kata dia, perjanjian dalam nota tersebut hanya berlaku sepanjang rekomendasi izin penggunaan gedung untuk kebaktian belum terbit.
          >
          > "Sejak tanggal 20 Juni, kami sudah punya surat izin mendirikan bangunan dari Pemerintah Kota Bandung," katanya. IMB gedung itu, kata dia, dikeluarkan setelah ada persetujuan warga, kelurahan, hingga izin Wali Kota Bandung. "Artinya, legalitas kami sudah lengkap. Dan kesepakatan 11 Januari 2011 sekarang sudah tidak berlaku lagi," katanya.
          >
          > ERICK P. HARDI
          >
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.