Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Winners take action !!! Bergeraklah !!! (Rhenald Kasali)

Expand Messages
  • vdiananto
    BERGERAK Oleh: Rhenald Kasali Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). Kalimat ini
    Message 1 of 1 , Mar 1, 2007
    View Source
    • 0 Attachment
      BERGERAK
      Oleh: Rhenald Kasali
      "Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang
      bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). "
      Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru
      saya, "CHANGE".
      Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-
      iseng saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah
      ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, saya tawarkan uang
      itu. "Silahkan, siapa yang mau boleh ambil," ujar saya. Saya menunduk
      ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang
      Rp 100.000.
      Seperti yang saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima.
      Saya ulangi kalimat saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih
      serius.

      Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari
      sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu
      menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak.

      Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk.
      Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi
      ia
      segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang
      dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke
      kursinya.
      Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan
      saya.
      Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu
      disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan
      keragu-raguan.

      Semua audiens tertegun.

      Saya ulangi pesan Saya, "Silahkan ambil, silahkan ambil." Ia menatap
      wajah saya, dan saya pun menatapnya dengan wajah lucu.
      Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu. Saya ulangi lagi
      kalimat
      saya,dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan saya dan
      kembali ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak. Seseorang
      lalu
      berteriak,"Kembalik an,kembalika n!"
      Saya mengatakan, "Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya."
      Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya
      Rp.100.000.

      Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak.
      Bukankah uang yang saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan?

      Mereka pun menjawab dengan berbagai alasan:
      "Saya pikir Bapak cuma main-main ............ "
      "Nanti uangnya toh diambil lagi."
      "Malu-maluin aja."
      "Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!"
      "Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu ....."
      "Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya. ..."
      "Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas....."
      "Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang....... .."
      "Saya, kan duduk jauh di belakang..." dan seterusnya.
      Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka
      sehari-hari.
      Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian kesempatan
      (opportunity) ,tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja.
      Yang gila
      itu adalah yang selalu mengharapkan perubahan, sementara itu tetap
      melakukan hal yang sama dari hari ke hari.....,"
      Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan
      sebagainya, saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama.
      Mungkin benar kata teman saya tadi, kita semua mengharapkan
      perubahan,tapi kita tak tahu harus mulai dari mana.

      Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari,
      jadi omong kosong perubahan akan datang. Perubahan hanya bisa datang
      kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.

      Seperti kata Jack Canfield,yang menulis buku Chicken Soup for the
      Soul,yang membedakan antara winners dengan losers adalah "Winners
      take action. They simply get up and do what has to be done.".
      Selamat bergerak!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.