Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

423RE: [foodsafety-quality] ISO 22000 di catering dan restoran (non- industri manufaktur)

Expand Messages
  • sugi
    Jul 18, 2013
    • 0 Attachment

      Mas Dito

       

      Sebetulnya sudah banyak perusahaan catering yang mendapatkan sertifikat ISO 22000.

      Saya pernah beberapa kali membantu untuk sertifikasi ISO22000, memang untuk kelompok HOREKA (Hotel, Restaurant dan Katering) merupakan kelompok yang unik dan lumayan komplek untuk memenuhi persyaratan ISO22000.

      Apalagi untuk catering…kebanyakan masih dianggap industry rumahan yang tidak perlu standarisasi. Atau bahwa hasil produksi memasak adalah tergantung dari cook yang memasak tanpa bisa di standarkan. Ini salah satu bentuk permasalahan yang ada.

      Belum lagi masalah budget yang akan membengkak terkait dengan sarana dan prasarana (PRP), biaya sertifikasi, training, karyawan yang kompeten.

      Apabila ingin mengetahui lebih lanjut, dapat menghubungi ke sugi@...

       

      Salam

      sugi

       

      From: foodsafety-quality@yahoogroups.com [mailto:foodsafety-quality@yahoogroups.com] On Behalf Of tuko
      Sent: Friday, July 19, 2013 9:49 AM
      To: foodsafety-quality@yahoogroups.com
      Subject: [foodsafety-quality] ISO 22000 di catering dan restoran (non- industri manufaktur)

       

       

      Dear all,

      Tahun lalu, salah satu jaringan waralaba restoran terbesar di Indonesia saja baru memperoleh sertifikasi sistem manajemen mutu (ISO 9001) untuk membenahi sistem internalnya sehingga performance perusahaan lebih baik, namun belum sampai ke aspek food safety nya.

      Untuk scope bisnis yang belum besar seperti PT. ACS, sepertinya belum banyak unit food service yang mengimplementasikan ISO 22000, dengan kendala infrastruktur yang belum memadai, manajemen masih berpusat di owner, sistem pembelian bahan direct tanpa dokumen memadai seperti CoA, belum ada personil dengan kompetensi memadai, dll.

      Beberapa aspek ISO 22000 yang bisa dioptimalkan di tipe bisnis ini, menurut saya seperti :
      1. Personal hygiene
      2. SOP & standar food safety (misalnya suhu & lama penyimpanan dan pemasakan, inspeksi bahan baku)
      3. Meminimalisir penggunaan alat2 kayu
      4. Housekeeping & sanitasi
      5. Training personel untuk food safety

      Sedangkan untuk aspek seperti kalibrasi, uji lab, audit internal, kelengkapan dan kesesuaian infrastruktur, prosedur recall, tantangannya akan bergantung kepada komitmen manajemen masing2 dan ketersediaan sumberdaya.

      Apakah rekan-rekan ada yang pernah punya pengalaman implementasi ataupun sertifikasi ISO 22000 di catering dan restoran ? Mungkin bisa sharing disini, apakah ada strategi yang unik untuk tipe bisnis ini.

      Mohon pencerahan dari pengalaman dan opini rekan2.

      Dito

    • Show all 3 messages in this topic