Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

[FISIKA] Kegiatan "HFI-LN" 1997/98

Expand Messages
  • Raden Oktova
    FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT Ass. wr. wb. Pada awal tahun baru ini, tidak ada salahnya saya ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah
    Message 1 of 3 , Jan 1, 1999
    • 0 Attachment
      FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT


      Ass. wr. wb.

      Pada awal tahun baru ini, tidak ada salahnya saya ucapkan "Selamat
      Menjalankan Ibadah Shaum Ramadhan 1419 H" bagi saudara-saudara yang
      beragama Islam, dan "Selamat Natal 1998 dan Tahun Baru 1999" bagi
      saudara-saudara ummat Kristiani.

      Membuka tahun baru ini, saya sampaikan naskah Laporan Kegiatan "HFI-LN"
      sejak pembentukannya sampai saat ini, yang sudah disampaikan pada
      Simposium Fisika Nasional XVII yang diselenggarakan Himpunan Fisika
      Indonesia (HFI) di Yogyakarta, 8-10 Desdember 1998 yll. Catatan dalam
      kurung adalah dari saya, untuk mengacu perkembangan terakhir.

      Kesediaan membantu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

      Wassalam,
      Oktova


      ==========================================================================

      FORUM FISIKAWAN INDONESIA DI LUAR NEGERI
      (Indonesian Physicists Overseas)
      Sekretariat: Raden Oktova, ITP Univ. Hannover, Appelstr. 2, D-30167 Germany
      Tel. +49(511)762-3268,762-6412, Fax. +49(511)762-3023,
      E-mail: oktova@...-hannover.de, Milis: fisika@...
      ==========================================================================


      Laporan Kegiatan
      1997/1998


      Assalaamu'alaikum wr. wb.

      I. Pendahuluan

      Pada bulan September 1997 beberapa karyasiswa fisika Indonesia di Luar
      Negeri telah sepakat untuk membentuk suatu forum silaturahmi, kerjasama
      dan diskusi tentang fisika dan kegiatan fisikawan, yang untuk selanjutnya
      kami sebut Forum Fisikawan Indonesia di Luar Negeri (Indonesian Physicists
      Overseas). Mereka adalah (sesuai abjad):

      1. Ir. A. Beny Mutiara, MSi, Solid State Physics, Univ. Goettingen,
      Jerman (Universitas Gunadarma, Jakarta)
      2. Ir. Agus Rubiyanto, MEngSc, Laser Physics, Univ. Paderborn, Jerman
      (Jurusan Fisika FMIPA, ITS Surabaya)
      3. Ir. Agus Sofwan, MEng, Instrumentation, Univ. Bremen, Jerman
      (Jurusan Teknik Elektro, ISTN Jakarta)
      4. Drs. Budhy Kurniawan, MSc, Solid State Physics, Univ. Tokyo,
      Jepang (Jurusan Fisika FMIPA, UI Jakarta)
      5. Dra. Frida Ulfa Ermawati, Nuclear Biophysics, Univ. Monash,
      Australia (sekarang MSc) (IKIP Surabaya)
      6. Drs. Hariyadi, MSc, Solid State Physics, Univ. Essex, Inggris
      (sekarang Doktor) (Jurusan Fisika FMIPA Univ. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
      7. Drs. Imam Fakhruddin, MSi, Nuclear Physics, Univ. Bochum,
      Jerman (Jurusan Fisika FMIPA, UI Jakarta)
      8. Drs. Ketut Sofyan Firdausi, Optical Physics, TU Berlin, Jerman
      (Jurusan Fisika FMIPA, Undip, Semarang)
      9. Drs. Makky S. Jaya, Applied Geophysics, Univ. Karlsruhe, Jerman
      (sekarang Doktor) (Jurusan Fisika FMIPA, ITS Surabaya)
      10. Drs. Martarizal, Mass Spectrometry, Univ. Giessen, Jerman
      (sekarang Doktor) (Jurusan Fisika FMIPA, UI Jakarta)
      11. Drs. Muhammad Farchani Rosyid, MSi, Mathematical Physics,
      TU Clausthal, Jerman (Jurusan Fisika FMIPA, UGM Jogjakarta)
      12. Drs. Muhammad Nur, DEA, Plasma Physics, Grenoble, Prancis
      (Jurusan Fisika - Undip - Semarang. Sekarang Doktor)
      13. Ir. Muhammad Sabri, Aircraft Engineering, TU Harburg, Jerman
      (Jurusan Teknik Mesin, USU Medan)
      14. Ir. Mukhtasor, Mechanical Engineering, MUN, Kanada (Jurusan
      Teknik Perkapalan FTK, ITS Surabaya)
      15. Dra. Nurlaela Rauf, MSc, Material Physics, INSA Lyon, Prancis
      (sekarang Doktor) (Jurusan Fisika FMIPA, Univ.Hasanuddin, Ujung
      Pandang)
      16. Drs. Raden Oktova, MSi, Nuclear Physics, Univ. Hannover,
      Jerman (Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
      17. Drs. Setyawan P. Sakti, MSc, Instrumentation, Univ. Magdeburg,
      Jerman (Jurusan Fisika FMIPA, Unibraw, Malang)
      18. Ir. Tri Wikantoro, MSc., Solid State Physics, Univ. Dortmund,
      Jerman (Jurusan Fisika FMIPA, ITS Surabaya)

      II. Kegiatan Yang Telah Berjalan

      II.1 Milis Fisika Indonesia
      Admin: Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman). Milis ini
      merupakan kegiatan pertama sejak pembentukan Forum pada bulan September
      1997 dan merupakan ujung tombak perencanaan kegiatan, selain
      sebagai sarana diskusi dan kontak.
      Milis ini terbuka untuk umum, jadi tidak terbatas untuk fisikawan dan
      insinyur saja. Posting-postingnya terdiri atas tukar informasi, perencanaan
      atau penyampaian ide-ide baru, dan diskusi. Topik diskusi cukup fleksibel,
      meliputi fisika murni, fisika terapan/teknik dan manajemen fisika
      (termasuk organisasi kefisikaan, pendidikan, pencarian literatur dan
      kontak ilmiah). Termasuk di dalamnya adalah informasi kegiatan HFI
      serta organisasi-organisasi fisika lain di seluruh dunia, serta
      informasi lowongan kerja/beasiswa banyak pula disampaikan melalui
      Milis ini.
      Mula-mula Milis Fisika Indonesia menggunakan sendmail forward
      di alamat e-mail admin (oktova@...-hannover.de) di Univ. Hannover.
      Kemudian setelah adanya berbagai alternatif, akhirnya milis kami pindah
      ke server ITB, dengan alamat fisika@... pada 25 Oktober 1997. Setelah
      pindah ke server ITB, cacah anggotanya meningkat pesat, belum ada sebulan
      pindah telah menjadi 66 orang. Kebanyakan anggota dari Eropa dan Asia
      (Indonesia, Jepang, Singapura), selebihnya dari AS, Kanada dan Australia.
      Saat ini seluruh anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia telah mencapai 200
      orang lebih. Ada pun anggota aktif setiap saat rata-rata antara 100-120 orang.
      Data aktual para anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia
      secara berkala diumumkan rata-rata setiap 2 bulan (lihat "DAFTAR
      ANGGOTA DAN ALUMNI 1997/1998", email saya di MFI tgl. 27.11.98 yll).
      Harapan kami adalah agar jangkauan Milis Fisika Indonesia dapat ditingkatkan,
      untuk siapa saja yang tertarik dengan fisika dan manajemen fisika,
      baik di dalam maupun di luar negeri.

      II.2 Jurnal Elektronik "Fisika"

      Admin: Dr. J. Rufinus (Univ. Wisconsin, AS). Ide ini muncul dari
      kebutuhan akan adanya jurnal yang selain menampung
      tulisan ilmiah para fisikawan Indonesia di LN juga dapat diakses dengan mudah
      oleh umum melalui homepage maupun melalui e-mail. Homepage nya sudah dapat
      diakses di http://www.fisika.org Sayang, karena kurangnya SDM
      pendukung dan kesibukan
      stafnya, jurnal elektronik ini baru selesai 50 %, padahal Ketua HFI Pusat
      Dr. Anung Kusnowo, M. Tech. (e-mail tgl. 6 Januari 1998) telah menyambut baik
      gagasan ini.
      Harapan kami adalah jurnal elektronik ini dapat diteruskan realisasinya
      dan dikelola secara profesional dengan mendapatkan ISSN,
      dengan sebuah domain permanen untuk menjalankan semua kegiatannya, baik
      publikasi artikel maupun komunikasi e-mail intern/ekstern.

      (CATATAN: MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN YANG BERSEDIA MENGELOLA
      E-JOURNAL INI)

      II.3 Homepage
      Arsip e-mail Milis Fisika Indonesia sejak bulan September 1998
      dikonversi secara otomatis ke dalam bentuk html dan dapat
      dibaca oleh umum di homepage melalui
      http://www.egroups.com/list/fisika_indonesia.
      Adapun arsip sebelumnya belum sempat
      dikonversi karena keterbatasan SDM, waktu dan fasilitas. Harapan kami
      dalam waktu dekat akan dapat diselesaikan sebuah homepage
      lengkap khusus untuk Milis Fisika Indonesia, yang berisi arsip
      lengkap seluruh posting di Milis Fisika Indonesia sejak September 1997, serta
      links ke berbagai arsip milis fisika/teknik lain.
      Homepage Milis Fisika Indonesia beserta homepage-homepage lain yang akan
      dibuat kemudian (misalnya: links ke physics sources seperti perpustakaan,
      laboratorium, organisasi dan server penyedia software dari berbagai
      negara) Insya Allah akan di-link dalam sebuah homepage. Untuk
      mewujudkan seluruh kerja besar ini Insya Allah Drs. Romulus Godang, MSc.
      (Cornell Univ., AS), Dwi Anoraganingrum, SSi (Univ. Bremen, Jerman) dan
      Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman) telah siap bekerja.

      (CATATAN:
      MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN UNTUK MENYELESAIKAN PROGRAM INI!!)

      II.4 Jaringan Literatur
      Jaringan literatur luar negeri dimaksudkan untuk membantu para peneliti
      dan mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,
      secara handal, cepat dan murah (bahkan bisa gratis).
      Selain literatur cetak seperti
      artikel jurnal, dapat pula dilakukan penelusuran software dan web sites.
      Permintaan bantuan penelusuran dapat disampaikan melalui Milis Fisika
      Indonesia atau melalui jalur pribadi.
      Khususnya bagi peneliti dan mahasiswa di Tanah Air yang mencari
      artikel jurnal cetak hal ini dirasakan
      sangat membantu, mengingat penelusuran artikel cetak melalui lembaga
      resmi seperti PDIN-LIPI umumnya memerlukan
      waktu lama, mahal dan belum tentu berhasil.

      III. Kegiatan Yang Belum Berjalan

      III.1 Jurnal cetak fisika
      Kegiatan yang pernah direncanakan dan sampai saat ini belum berjalan
      adalah penerbitan jurnal cetak fisika yang berbeda dari "Physics Journal
      of the Indonesian Physical Society" terbitan HFI Pusat.
      Dengan keunggulan fasilitas komunikasi dan
      software pendukung di luar negeri, Insya Allah pada masa
      mendatang ide ini akan dapat diwujudkan. Kendala utama
      adalah kurangnya SDM pendukung dan pemasaran. Pertimbangan lain untuk
      menangguhkan penerbitan jurnal cetak ini adalah kami ingin berkonsentrasi
      dulu pada penerbitan jurnal elektronik.

      III.2 Pertemuan Ilmiah
      Pertemuan Ilmiah di darat merupakan sarana ideal
      untuk saling bersilaturahmi secara langsung, saling berkomunikasi tentang
      hasil-hasil penelitian dan bermusyawarah tentang kegiatan Forum.
      Pertemuan Ilmiah pertama direncanakan di Jerman setelah selesainya Simposium
      Fisika Nasional XVII di Yogyakarta tgl 8-10 Desember 1998. Salah satu agendanya
      adalah akan menindaklanjuti hasil keputusan HFI Pusat tentang
      rencana pembentukan HFI Cabang Eropa (lihat PROPOSAL PEMBENTUKAN
      "HFI CABANG EROPA").

      (CATATAN:
      - HFI Pusat dalam Simnas XVII yll telah menyetujui rencana
      pembentukan HFI Cabang LN dan saat ini kami sedang mengurus pengesahan
      HFI Cabang LN ini.
      - Program-program tersebut dalam III.1 dan III.2 merupakan gagasan lama,
      dan masih terbuka untuk dihapus, disesuaikan atau dikembangkan.
      - Kami masih menerima masukan berupa usul program yang kira-kira cukup
      realistis untuk diwujudkan, lebih baik jika disertai kesediaan
      mewujudkan program tsb).

      IV. UCAPAN TERIMA KASIH
      Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung
      dan membantu kegiatan-kegiatan kami, khususnya kepada
      - para pengurus HFI Pusat, HFI DKI dan HFI Cabang Jateng/DIY atas
      dukungan moril dan kerjasamanya,
      - admin server ITB Sdr. Joko Y. atas fasilitas bagi Milis Fisika
      Indonesia,
      - semua anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia atas partisipasi,
      sumbangan pemikiran dan kerjasamanya.
      - semua kerabat kerja Forum Fisikawan Indonesia di Luar Negeri.

      Demikian laporan singkat kami. Atas segala kekurangan dan kesalahan
      kami mohon maaf. Kritik dan saran dari mana pun datangnya sangat kami harapkan.
      Semoga Forum ini dapat berkembang serta turut memberikan sumbangan
      bagi kemajuan dan pemasyarakatan iptek, khususnya fisika, di Indonesia.

      Wassalaamu'alaikum wr. wb.

      Hannover, 25 November 1998

      Hormat kami,
      ttd.

      Drs. Raden Oktova, MSi Drs. Budhy Kurniawan, MSc
      (Koordinator) (Sekretaris)








      ==========================================================================
      ARSIP (SEMENTARA) - http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
      Bantulah kemajuan fisika Indonesia, dengan mengajak kolega anda bergabung.
      Untuk bergabung,mail ke majordomo@... dengan body: subscribe fisika.
      Untuk pengarsipan, anggota dimohon mengirim data alamat kerja/studi dan
      bidang minat atau topik riset ke: oktova@...-hannover.de. Terima kasih.
      ==========================================================================

      ------------------------------------------------------------------------
      eGroup home: http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
      Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
    • Bayu Suparta
      FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT Yth. Pak R. Oktova dan Neters, Terima kasih atas informasinya tentang kegiatan HFI-LN 1997/1998.
      Message 2 of 3 , Jan 2, 1999
      • 0 Attachment
        FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT

        Yth. Pak R. Oktova dan Neters,

        Terima kasih atas informasinya tentang kegiatan HFI-LN 1997/1998.
        Saya sendiri, maaf..... 'baru tahu' kalau ada 'HFI-LN', HFI
        cabang luar negeri.

        Saya sendiri sih bukan (belum? :-)) termasuk anggota HFI-LN. Lagi
        pula, kalaupun saya menjadi anggota, sudah tidak appropriate karena
        sebentar lagi saya akan 'kembali ke negeri surga: Indonesia'. :=)
        Namun, saya tetap konsern pada soal per-HFI-an, per-fisika-an,
        per-fisikawanan dan pendidikan/pemasyarakatan fisika.

        Dalam kerangka itulah saya ingin membantu HFI-LN, yaitu membantu
        memberikan kritik, lalu saran.... selanjutnya bantuan.

        Pak Oktova:

        > Membuka tahun baru ini, saya sampaikan naskah Laporan Kegiatan "HFI-LN"
        > sejak pembentukannya sampai saat ini, yang sudah disampaikan pada
        > Simposium Fisika Nasional XVII yang diselenggarakan Himpunan Fisika
        > Indonesia (HFI) di Yogyakarta, 8-10 Desdember 1998 yll. Catatan dalam
        > kurung adalah dari saya, untuk mengacu perkembangan terakhir.
        >
        > Kesediaan membantu, saran dan kritik sangat kami harapkan.
        ====================================================
        > FORUM FISIKAWAN INDONESIA DI LUAR NEGERI
        > (Indonesian Physicists Overseas)
        > Sekretariat: Raden Oktova, ITP Univ. Hannover, Appelstr. 2, D-30167 Germany
        > Tel. +49(511)762-3268,762-6412, Fax. +49(511)762-3023,
        > E-mail: oktova@...-hannover.de, Milis: fisika@...
        > ==========================================================================
        >
        >
        > Laporan Kegiatan
        > 1997/1998
        >
        >
        > Assalaamu'alaikum wr. wb.
        >
        > I. Pendahuluan
        >
        > Pada bulan September 1997 beberapa karyasiswa fisika Indonesia di Luar
        > Negeri telah sepakat untuk membentuk suatu forum silaturahmi, kerjasama
        > dan diskusi tentang fisika dan kegiatan fisikawan, yang untuk selanjutnya
        > kami sebut Forum Fisikawan Indonesia di Luar Negeri (Indonesian Physicists
        > Overseas). Mereka adalah (sesuai abjad):

        ===== deleted =========

        > II. Kegiatan Yang Telah Berjalan
        >
        > II.1 Milis Fisika Indonesia
        > Admin: Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman). Milis ini
        > merupakan kegiatan pertama sejak pembentukan Forum pada bulan September
        > 1997 dan merupakan ujung tombak perencanaan kegiatan, selain
        > sebagai sarana diskusi dan kontak.
        > Milis ini terbuka untuk umum, jadi tidak terbatas untuk fisikawan dan
        > insinyur saja. Posting-postingnya terdiri atas tukar informasi, perencanaan
        > atau penyampaian ide-ide baru, dan diskusi. Topik diskusi cukup fleksibel,
        > meliputi fisika murni, fisika terapan/teknik dan manajemen fisika
        > (termasuk organisasi kefisikaan, pendidikan, pencarian literatur dan
        > kontak ilmiah). Termasuk di dalamnya adalah informasi kegiatan HFI
        > serta organisasi-organisasi fisika lain di seluruh dunia, serta
        > informasi lowongan kerja/beasiswa banyak pula disampaikan melalui
        > Milis ini.

        Bayu:
        Tujuan bagus, tapi realitanya adalah "siapa penyedia informasi, siapa
        pengguna informasi, bagaimana menggunakan informasi" itu tidak jalan.
        Mailing list Fisika seharusnya bisa dijadikan 'wahana kontak', dimana
        setiap orang (member) sudah pasti 'around' sedemikian sehingga
        'informasi' itu memang 'mendapat respons'. Kalau memang jumlah member
        mailing list ini hingga 200 orang, bisakah kita (saya) mengharap
        bahwa mereka (kita) aware bahwa banyak hal yang dapat kita kerjakan
        dengan 'tenaga calon ahli' sebanyak 200 orang itu. Dan, untuk
        meyakinkan bahwa mereka (kita) aware, ya..... seyogyanya mereka
        menampakkan diri dan beri komentar.

        ======= deleted ==============

        > Saat ini seluruh anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia telah mencapai 200
        > orang lebih. Ada pun anggota aktif setiap saat rata-rata antara 100-120 orang.
        > Data aktual para anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia
        > secara berkala diumumkan rata-rata setiap 2 bulan (lihat "DAFTAR
        > ANGGOTA DAN ALUMNI 1997/1998", email saya di MFI tgl. 27.11.98 yll).
        > Harapan kami adalah agar jangkauan Milis Fisika Indonesia dapat ditingkatkan,
        > untuk siapa saja yang tertarik dengan fisika dan manajemen fisika,
        > baik di dalam maupun di luar negeri.

        Bayu:
        Saya kok cenderung melihat sebuah mailing list yang efektif sebagai
        'small, but beautiful'. Dan, saya kira kalau dilaporkan bahwa
        rata-rata member yang 'on' di milis fisika sekitar 100-120 orang,
        please disregard if I do not believe this report.

        > II.2 Jurnal Elektronik "Fisika"
        >
        > Admin: Dr. J. Rufinus (Univ. Wisconsin, AS). Ide ini muncul dari
        > kebutuhan akan adanya jurnal yang selain menampung
        > tulisan ilmiah para fisikawan Indonesia di LN juga dapat diakses dengan mudah
        > oleh umum melalui homepage maupun melalui e-mail. Homepage nya sudah dapat
        > diakses di http://www.fisika.org Sayang, karena kurangnya SDM
        > pendukung dan kesibukan
        > stafnya, jurnal elektronik ini baru selesai 50 %, padahal Ketua HFI Pusat
        > Dr. Anung Kusnowo, M. Tech. (e-mail tgl. 6 Januari 1998) telah menyambut baik
        > gagasan ini.
        > Harapan kami adalah jurnal elektronik ini dapat diteruskan realisasinya
        > dan dikelola secara profesional dengan mendapatkan ISSN,
        > dengan sebuah domain permanen untuk menjalankan semua kegiatannya, baik
        > publikasi artikel maupun komunikasi e-mail intern/ekstern.
        >
        > (CATATAN: MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN YANG BERSEDIA MENGELOLA
        > E-JOURNAL INI)
        >
        > II.3 Homepage
        > Arsip e-mail Milis Fisika Indonesia sejak bulan September 1998
        > dikonversi secara otomatis ke dalam bentuk html dan dapat
        > dibaca oleh umum di homepage melalui
        > http://www.egroups.com/list/fisika_indonesia.
        > Adapun arsip sebelumnya belum sempat
        > dikonversi karena keterbatasan SDM, waktu dan fasilitas. Harapan kami
        > dalam waktu dekat akan dapat diselesaikan sebuah homepage
        > lengkap khusus untuk Milis Fisika Indonesia, yang berisi arsip
        > lengkap seluruh posting di Milis Fisika Indonesia sejak September 1997, serta
        > links ke berbagai arsip milis fisika/teknik lain.
        > Homepage Milis Fisika Indonesia beserta homepage-homepage lain yang akan
        > dibuat kemudian (misalnya: links ke physics sources seperti perpustakaan,
        > laboratorium, organisasi dan server penyedia software dari berbagai
        > negara) Insya Allah akan di-link dalam sebuah homepage. Untuk
        > mewujudkan seluruh kerja besar ini Insya Allah Drs. Romulus Godang, MSc.
        > (Cornell Univ., AS), Dwi Anoraganingrum, SSi (Univ. Bremen, Jerman) dan
        > Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman) telah siap bekerja.
        >
        > (CATATAN:
        > MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN UNTUK MENYELESAIKAN PROGRAM INI!!)

        Kritik lagi.... :=) Upaya mengelola homepage dan jurnal
        elektronik itu adalah upaya bagus. Tapi, ternyata, untuk upaya ini
        diperlukan 'sukarelawan' yang hanya 'beberapa' (berapa sih
        sebenarnya? :=)) Lalu, apakah kita bisa jamin bahwa 'sukarelawan'
        yang notabene 'student' itu 'mampu mengelola penuh waktu' dan mau
        berjibaku untuk tugas yang 'mulia' itu? Jika HFI memang setuju pada
        idenya, coba beri kesempatan HFI tampil sebagai 'organisasi profesi
        yang memang profesional, punya dedikasi pada fisika'. Let's rise
        money, hire professionals, give them inputs (information) what should
        and what should not, ask them to do what we want. Upaya yang
        'tak-tanggung-tanggung' begitu juga menunjukkan 'keseriusan' kita
        (organisasi kita) untuk establish di muka jagat (cyber) raya ini.
        Saya tetap percaya pada kemampuan 'sejawat yang mau terjun
        sukarela', tapi please, untuk perkara ini dilibatkan 'komitmen'.
        Harga dari sebuah 'komitmen' adalah kesediaan untuk mengabdi
        secara total terhadap komitmen tersebut. I just wonder if they can
        make it.

        > II.4 Jaringan Literatur
        > Jaringan literatur luar negeri dimaksudkan untuk membantu para peneliti
        > dan mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,
        > secara handal, cepat dan murah (bahkan bisa gratis).

        Ini adalah pekerjaan yang sangat simple. Langkah pertama adalah
        membentuk 'simpul-simpul' di Indonesia. Semua 'permintaan' anggota
        (peneliti/mahasiswa) di Indonesia dikumpulkan di 'simpul' tersebut,
        lalu secara periodik disampaikan ke mailing list sebagai
        "notification" bahwa ada orang di Indonesia butuh sesuatu yang ada di
        el-en. Lalu, setiap member yang konsern membantu melakukan langkah
        sendiri, memenuhi permintaan itu. Lalu, penjaga simpul mencatat
        'siapa yang memberi kontribusi'. Lalu, kontributor tersebut sometimes
        mendapat reward (apapun bentuknya). Nothing is free. Dan, marilah
        kita membiasakan untuk aware bahwa 'informasi'-pun acap tidak
        selamanya gratis. Sementara kontribusi itu di-ganda-kan dan
        didokumentasi (masuk data base) dengan baik - just like a library.
        Juga kita harus aware bahwa setiap publikasi ada 'copy-rights'. Thus,
        sebagai sebuah organisasi yang suppose to be 'profesional' because
        of a number of professionals (physicists) involves, hal-hal itu harus
        menjadi konsern kita.

        > III. Kegiatan Yang Belum Berjalan
        >
        > III.1 Jurnal cetak fisika
        > Kegiatan yang pernah direncanakan dan sampai saat ini belum berjalan
        > adalah penerbitan jurnal cetak fisika yang berbeda dari "Physics Journal
        > of the Indonesian Physical Society" terbitan HFI Pusat.
        > Dengan keunggulan fasilitas komunikasi dan
        > software pendukung di luar negeri, Insya Allah pada masa
        > mendatang ide ini akan dapat diwujudkan. Kendala utama
        > adalah kurangnya SDM pendukung dan pemasaran. Pertimbangan lain untuk
        > menangguhkan penerbitan jurnal cetak ini adalah kami ingin berkonsentrasi
        > dulu pada penerbitan jurnal elektronik.

        Biarkan HFI yang menangani, bukan HFI overseas. Penerbitan "Physics
        Journal of the Indonesian Physical Society" oleh HFI Pusat adalah
        program HFI Pusat. Jadi pastikan mereka Yth. para pengurus HFI Pusat
        punya tanggung-jawab untuk itu. Mungkin lebih baik 'mengencourage'
        mereka untuk 'menggunakan sejumlah tenaga professionals non
        fisikawan' untuk menerbitkan 'Journal' tersebut. Money should not
        matter as long as para kontributor Jurnal tersebut memang mendapat
        reward yang pantas kalau publikasinya dimuat, lalu if they are lucky,
        pekerjaan mereka direfer oleh penulis/peneliti lain. Bahkan,
        direfer oleh peneliti di luar negeri. Then, after that, money will
        come to them.... then to HFI! Reward berupa 'kum' is not appropriate
        dan kurang merangsang minat, sebab 'kenyataan'-nya ada cara yang
        lebih mudah untuk mendapatkan 'kum'.
        Soal penerbitan jurnal electronic, bukan masalah. Sebab kalau PJIPS
        sudah terbit, PJIPS bisa diterbitkan di WEB, lalu bisa di-down-load
        namun sebelumnya harus di-'charge'. Lihat misalnya www.iop.org.

        > III.2 Pertemuan Ilmiah
        > Pertemuan Ilmiah di darat merupakan sarana ideal
        > untuk saling bersilaturahmi secara langsung, saling berkomunikasi tentang
        > hasil-hasil penelitian dan bermusyawarah tentang kegiatan Forum.
        > Pertemuan Ilmiah pertama direncanakan di Jerman setelah selesainya Simposium
        > Fisika Nasional XVII di Yogyakarta tgl 8-10 Desember 1998. Salah satu agendanya
        > adalah akan menindaklanjuti hasil keputusan HFI Pusat tentang
        > rencana pembentukan HFI Cabang Eropa (lihat PROPOSAL PEMBENTUKAN
        > "HFI CABANG EROPA").

        Saya tidak yakin kalau HFI cabang EROPA itu appropriate. Pertama,
        'keanggotaan' bersifat temporer. Yaitu, selama studi. Kedua, jika
        mereka adalah fisikawan Indonesia yang 'secara moral' sudah masuk
        kategori anggota HFI, mengapa 'keanggotaan HFI cabang Eropa
        diperlukan'. Padahal kita sendiri dalam lingkup regional sudah masuk
        anggota HFI cabang. Seperti saya di HFI Cabang Yogya/Jateng. Ini
        'intersection/overlapping' yang membingungkan kita semua. Ketiga,
        jika HFI cabang Eropa perlu dibentuk, perlukah dibentuk HFI cabang
        Australia. Jika perlu (means: seyogyanya "harus"), is it fair?
        Keempat, I do not believe that 'himpunan Ilmuwan' yang
        sebelumnya di-set-up untuk skup 'sebuah negara/bangsa', misalnya HFI
        (khusus untuk Indonesia) bisa menjadi 'organisasi international'
        yang faktanya adalah 'hanya orang Indonesia', yang 'kebetulan' di LN.
        Small is beautiful. And the beauty has power: power of love!
        Love is about 'commitment'.
        So, saya menganggap pembentukan HFI Cabang EROPA (di luar boundary
        Negara Kesatuan Republik Indonesia) tidak cocok.
        Kalaupun HFI sudah setuju, tokh saya sebagai member HFI tetap bisa
        mempertanyakan dan meminta pertanggung-jawaban HFI di masa depan atas
        aproval-nya tersebut. (Oh ya, pada waktu Simnas XVII, saya memang tak
        hadir rapat, karena saya punya kepentingan lain. Maklum, saya
        hanya praktis '5 hari di Yogya', sementara 3 hari diantaranya untuk
        Simnas XVII. Saya juga punya komitmen lain at that time. :=))

        > (CATATAN:
        > - HFI Pusat dalam Simnas XVII yll telah menyetujui rencana
        > pembentukan HFI Cabang LN dan saat ini kami sedang mengurus pengesahan
        > HFI Cabang LN ini.
        > - Program-program tersebut dalam III.1 dan III.2 merupakan gagasan lama,
        > dan masih terbuka untuk dihapus, disesuaikan atau dikembangkan.

        Dan, say merekomendasi untuk dihapus. Bukan untuk mendiscourage, tapi
        untuk 'memfokuskan kita kembali pada komitmen awal'.

        > - Kami masih menerima masukan berupa usul program yang kira-kira cukup
        > realistis untuk diwujudkan, lebih baik jika disertai kesediaan
        > mewujudkan program tsb).

        Saya punya gagasan. Tapi, mungkin tidak appropriate dituangkan di
        sini. Sebuah gagasan yang intinya: "Let's become professionals and
        behave as professionals, then let's the professionals do it".
        JIka kita tidak mau seperti itu, step-back...... Negara kita dalam
        keadaan krisis. That's the fact! BUT, kata Pak Ihsan: KRISIS adalah
        PELUANG. Peluang means alternatives. Sebuah alternatif selalu
        meminta jawaban 'YES or NO'.

        Begitu tanggapan saya Pak Oktova dan Pak Kurniawan. Kurang dan
        lebihnya, saya minta maaf. Kurang mungkin karena saya nggak tahu.
        Lebih mungkin karena terlalu sok tahu. Pada dasarnya, ya... sama
        saja...... TO BE PRECISELY: I DO NOT KNOW. :=)

        Thank you. Met Tahun Baru, Met Natal dan Met Menunaikan Ibadah
        Puasa. See you all around. :-)

        Regards,


        GEDE BAYU SUPARTA
        Department of Physics, Monash University
        Clayton, Victoria, 3168, Australia
        Phone : 61-3-99053616 Fax : 61-3-99053637
        ==========================================================================
        ARSIP (SEMENTARA) - http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
        Bantulah kemajuan fisika Indonesia, dengan mengajak kolega anda bergabung.
        Untuk bergabung,mail ke majordomo@... dengan body: subscribe fisika.
        Untuk pengarsipan, anggota dimohon mengirim data alamat kerja/studi dan
        bidang minat atau topik riset ke: oktova@...-hannover.de. Terima kasih.
        ==========================================================================

        ------------------------------------------------------------------------
        eGroup home: http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
        Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
      • Raden Oktova
        FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT ... Sama-sama Pak Bayu. ... Saya menuliskan nama HFI-LN (pakai tanda petik) dengan maksud untuk
        Message 3 of 3 , Jan 7, 1999
        • 0 Attachment
          FISIKA: INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT



          On Sat, 2 Jan 1999, Bayu Suparta wrote:

          > Terima kasih atas informasinya tentang kegiatan HFI-LN 1997/1998.

          Sama-sama Pak Bayu.

          > Saya sendiri, maaf..... 'baru tahu' kalau ada 'HFI-LN', HFI
          > cabang luar negeri.
          > Saya sendiri sih bukan (belum? :-)) termasuk anggota HFI-LN. Lagi
          > pula, kalaupun saya menjadi anggota, sudah tidak appropriate karena
          > sebentar lagi saya akan 'kembali ke negeri surga: Indonesia'. :=)
          > Namun, saya tetap konsern pada soal per-HFI-an, per-fisika-an,
          > per-fisikawanan dan pendidikan/pemasyarakatan fisika.

          Saya menuliskan nama "HFI-LN" (pakai tanda petik) dengan maksud untuk
          emphasize bahwa wadah tsb belum menjadi cabang resmi HFI, tapi insya Allah
          akan segera diresmikan oleh PP HFI. Ide untuk membentuk semacam "HFI-LN"
          sudah lama dan kami luncurkan pada bulan September tahun yll, saya rasa
          Pak Bayu sudah cukup sering terlibat dalam pembicaraan lewat MFI tentang
          program-programnya. Pembentukan HFI Cabang LN secara formal dimaksudkan
          untuk mencari pijakan yang lebih pas guna menindaklanjuti munculnya
          ide-ide bagus di MFI. Bagi saya pribadi pada dasarnya egal (nggak masalah)
          apa pun namanya, yang penting adalah kegiatannya.

          > Dalam kerangka itulah saya ingin membantu HFI-LN, yaitu membantu
          > memberikan kritik, lalu saran.... selanjutnya bantuan.

          Yang terakhir itu terutama sangat kami harapkan.

          > > II. Kegiatan Yang Telah Berjalan
          > >
          > > II.1 Milis Fisika Indonesia
          > > Admin: Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman). Milis ini
          > > merupakan kegiatan pertama sejak pembentukan Forum pada bulan September
          > > 1997 dan merupakan ujung tombak perencanaan kegiatan, selain
          > > sebagai sarana diskusi dan kontak.
          > > Milis ini terbuka untuk umum, jadi tidak terbatas untuk fisikawan dan
          > > insinyur saja. Posting-postingnya terdiri atas tukar informasi, perencanaan
          > > atau penyampaian ide-ide baru, dan diskusi. Topik diskusi cukup fleksibel,
          > > meliputi fisika murni, fisika terapan/teknik dan manajemen fisika
          > > (termasuk organisasi kefisikaan, pendidikan, pencarian literatur dan
          > > kontak ilmiah). Termasuk di dalamnya adalah informasi kegiatan HFI
          > > serta organisasi-organisasi fisika lain di seluruh dunia, serta
          > > informasi lowongan kerja/beasiswa banyak pula disampaikan melalui
          > > Milis ini.
          >
          > Bayu:
          > Tujuan bagus, tapi realitanya adalah "siapa penyedia informasi, siapa
          > pengguna informasi, bagaimana menggunakan informasi" itu tidak jalan.
          > Mailing list Fisika seharusnya bisa dijadikan 'wahana kontak', dimana
          > setiap orang (member) sudah pasti 'around' sedemikian sehingga
          > 'informasi' itu memang 'mendapat respons'. Kalau memang jumlah member
          > mailing list ini hingga 200 orang, bisakah kita (saya) mengharap
          > bahwa mereka (kita) aware bahwa banyak hal yang dapat kita kerjakan
          > dengan 'tenaga calon ahli' sebanyak 200 orang itu. Dan, untuk
          > meyakinkan bahwa mereka (kita) aware, ya..... seyogyanya mereka
          > menampakkan diri dan beri komentar.
          >
          > ======= deleted ==============

          Insya Allah mengefektifkan MFI adalah tugas setiap anggota yang concerned
          dengan kemajuan (termasuk pemasyarakatan) fisika di Indonesia. Semua itu
          perlu kerja sama dan proses alias waktu. Saya sangat berterima kasih bahwa
          Pak Bayu, Pak Ihsan, dan entah berapa banyak lagi fisikawan muda Indonesia
          yang aktif di MFI telah ikut mempercepat proses itu.

          > > Saat ini seluruh anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia telah mencapai 200
          > > orang lebih. Ada pun anggota aktif setiap saat rata-rata antara 100-120 orang.
          > > Data aktual para anggota dan alumni Milis Fisika Indonesia
          > > secara berkala diumumkan rata-rata setiap 2 bulan (lihat "DAFTAR
          > > ANGGOTA DAN ALUMNI 1997/1998", email saya di MFI tgl. 27.11.98 yll).
          > > Harapan kami adalah agar jangkauan Milis Fisika Indonesia dapat ditingkatkan,
          > > untuk siapa saja yang tertarik dengan fisika dan manajemen fisika,
          > > baik di dalam maupun di luar negeri.
          >
          > Bayu:
          > Saya kok cenderung melihat sebuah mailing list yang efektif sebagai
          > 'small, but beautiful'. Dan, saya kira kalau dilaporkan bahwa
          > rata-rata member yang 'on' di milis fisika sekitar 100-120 orang,
          > please disregard if I do not believe this report.

          Memang ada alternatif begini: kita punya milis "umum" kefisikaan yang
          besar dan "populer" macam MFI ini, namun tidak tertutup kemungkinan kita
          membuat milis-milis ekstra yang "small but beautiful" itu (contohnya
          "scientific computing" yang dimotori Pak Makky). Saya memang baru mencari
          masukan sebanyak mungkin tentang soal ini, soalnya bikin milis saat ini
          sudah sangat gampang, tapi yang lebih penting adalah jalan-tidaknya
          kegiatan di milis itu.
          Soal angka 100-120, itu adalah cacah anggota MFI yang terdaftar pada suatu
          saat. Pak Bayu tahu toh?

          > > II.2 Jurnal Elektronik "Fisika"
          > >
          > > Admin: Dr. J. Rufinus (Univ. Wisconsin, AS). Ide ini muncul dari
          > > kebutuhan akan adanya jurnal yang selain menampung
          > > tulisan ilmiah para fisikawan Indonesia di LN juga dapat diakses dengan mudah
          > > oleh umum melalui homepage maupun melalui e-mail. Homepage nya sudah dapat
          > > diakses di http://www.fisika.org Sayang, karena kurangnya SDM
          > > pendukung dan kesibukan
          > > stafnya, jurnal elektronik ini baru selesai 50 %, padahal Ketua HFI Pusat
          > > Dr. Anung Kusnowo, M. Tech. (e-mail tgl. 6 Januari 1998) telah menyambut baik
          > > gagasan ini.
          > > Harapan kami adalah jurnal elektronik ini dapat diteruskan realisasinya
          > > dan dikelola secara profesional dengan mendapatkan ISSN,
          > > dengan sebuah domain permanen untuk menjalankan semua kegiatannya, baik
          > > publikasi artikel maupun komunikasi e-mail intern/ekstern.
          > >
          > > (CATATAN: MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN YANG BERSEDIA MENGELOLA
          > > E-JOURNAL INI)
          > >
          > > II.3 Homepage
          > > Arsip e-mail Milis Fisika Indonesia sejak bulan September 1998
          > > dikonversi secara otomatis ke dalam bentuk html dan dapat
          > > dibaca oleh umum di homepage melalui
          > > http://www.egroups.com/list/fisika_indonesia.
          > > Adapun arsip sebelumnya belum sempat
          > > dikonversi karena keterbatasan SDM, waktu dan fasilitas. Harapan kami
          > > dalam waktu dekat akan dapat diselesaikan sebuah homepage
          > > lengkap khusus untuk Milis Fisika Indonesia, yang berisi arsip
          > > lengkap seluruh posting di Milis Fisika Indonesia sejak September 1997, serta
          > > links ke berbagai arsip milis fisika/teknik lain.
          > > Homepage Milis Fisika Indonesia beserta homepage-homepage lain yang akan
          > > dibuat kemudian (misalnya: links ke physics sources seperti perpustakaan,
          > > laboratorium, organisasi dan server penyedia software dari berbagai
          > > negara) Insya Allah akan di-link dalam sebuah homepage. Untuk
          > > mewujudkan seluruh kerja besar ini Insya Allah Drs. Romulus Godang, MSc.
          > > (Cornell Univ., AS), Dwi Anoraganingrum, SSi (Univ. Bremen, Jerman) dan
          > > Drs. Raden Oktova, MSi (Univ. Hannover, Jerman) telah siap bekerja.
          > >
          > > (CATATAN:
          > > MASIH DIPERLUKAN BEBERAPA SUKARELAWAN UNTUK MENYELESAIKAN PROGRAM INI!!)
          >
          > Kritik lagi.... :=) Upaya mengelola homepage dan jurnal
          > elektronik itu adalah upaya bagus. Tapi, ternyata, untuk upaya ini
          > diperlukan 'sukarelawan' yang hanya 'beberapa' (berapa sih
          > sebenarnya? :=)) Lalu, apakah kita bisa jamin bahwa 'sukarelawan'
          > yang notabene 'student' itu 'mampu mengelola penuh waktu' dan mau
          > berjibaku untuk tugas yang 'mulia' itu? Jika HFI memang setuju pada
          > idenya, coba beri kesempatan HFI tampil sebagai 'organisasi profesi
          > yang memang profesional, punya dedikasi pada fisika'. Let's rise
          > money, hire professionals, give them inputs (information) what should
          > and what should not, ask them to do what we want. Upaya yang
          > 'tak-tanggung-tanggung' begitu juga menunjukkan 'keseriusan' kita
          > (organisasi kita) untuk establish di muka jagat (cyber) raya ini.
          > Saya tetap percaya pada kemampuan 'sejawat yang mau terjun
          > sukarela', tapi please, untuk perkara ini dilibatkan 'komitmen'.
          > Harga dari sebuah 'komitmen' adalah kesediaan untuk mengabdi
          > secara total terhadap komitmen tersebut. I just wonder if they can
          > make it.

          Insya Allah kita coba merintis upaya mulia ini sebatas kemampuan kita.
          Target saat ini nggak usah muluk-muluk dulu, saya sudah cukup senang kalau
          domain bisa jalan, naskah masuk dan kita on-line. Ini pun
          ternyata susah. Waktu Pak Rufinus menyeru pada kita semua untuk mau
          jadi sukarelawan, nah berapa yang mau? Cuma dua orang (saya dan Pak
          Panji Gotama).
          Soal profesionalisasi sekali lagi perlu waktu dan proses, insya Allah jika
          teman-teman rame-rame membantu akan bisa kita wujudkan referee board untuk
          tiap bidang, kita cari ISSN, dsb.

          > > II.4 Jaringan Literatur
          > > Jaringan literatur luar negeri dimaksudkan untuk membantu para peneliti
          > > dan mahasiswa Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,
          > > secara handal, cepat dan murah (bahkan bisa gratis).
          >
          > Ini adalah pekerjaan yang sangat simple. Langkah pertama adalah
          > membentuk 'simpul-simpul' di Indonesia. Semua 'permintaan' anggota
          > (peneliti/mahasiswa) di Indonesia dikumpulkan di 'simpul' tersebut,
          > lalu secara periodik disampaikan ke mailing list sebagai
          > "notification" bahwa ada orang di Indonesia butuh sesuatu yang ada di
          > el-en. Lalu, setiap member yang konsern membantu melakukan langkah
          > sendiri, memenuhi permintaan itu. Lalu, penjaga simpul mencatat
          > 'siapa yang memberi kontribusi'. Lalu, kontributor tersebut sometimes
          > mendapat reward (apapun bentuknya). Nothing is free. Dan, marilah
          > kita membiasakan untuk aware bahwa 'informasi'-pun acap tidak
          > selamanya gratis. Sementara kontribusi itu di-ganda-kan dan
          > didokumentasi (masuk data base) dengan baik - just like a library.
          > Juga kita harus aware bahwa setiap publikasi ada 'copy-rights'. Thus,
          > sebagai sebuah organisasi yang suppose to be 'profesional' because
          > of a number of professionals (physicists) involves, hal-hal itu harus
          > menjadi konsern kita.

          Waktu saya menawarkan pada forum ini (MFI), siapa-siapa di LN yang
          bersedia menjadi agen literatur, berapa yang mau? Cuma 2 orang: saya dan
          Pak Zainal. Tapi saya mengartikan bukan berarti rekan-rekan lain tidak
          bersedia, cuma bolehjadi basisnya per pribadi dan itu sudah berjalan.
          Jika mau dilembagakan, jaringan literatur ini masih mencari bentuk. Salah
          satu modelnya barangkali yang diusulkan Pak Bayu ini. Gimana nih
          rekan-rekan lain?
          >
          > > III. Kegiatan Yang Belum Berjalan
          > >
          > > III.1 Jurnal cetak fisika
          > > Kegiatan yang pernah direncanakan dan sampai saat ini belum berjalan
          > > adalah penerbitan jurnal cetak fisika yang berbeda dari "Physics Journal
          > > of the Indonesian Physical Society" terbitan HFI Pusat.
          > > Dengan keunggulan fasilitas komunikasi dan
          > > software pendukung di luar negeri, Insya Allah pada masa
          > > mendatang ide ini akan dapat diwujudkan. Kendala utama
          > > adalah kurangnya SDM pendukung dan pemasaran. Pertimbangan lain untuk
          > > menangguhkan penerbitan jurnal cetak ini adalah kami ingin berkonsentrasi
          > > dulu pada penerbitan jurnal elektronik.
          >
          > Biarkan HFI yang menangani, bukan HFI overseas. Penerbitan "Physics
          > Journal of the Indonesian Physical Society" oleh HFI Pusat adalah
          > program HFI Pusat. Jadi pastikan mereka Yth. para pengurus HFI Pusat
          > punya tanggung-jawab untuk itu. Mungkin lebih baik 'mengencourage'
          > mereka untuk 'menggunakan sejumlah tenaga professionals non
          > fisikawan' untuk menerbitkan 'Journal' tersebut. Money should not
          > matter as long as para kontributor Jurnal tersebut memang mendapat
          > reward yang pantas kalau publikasinya dimuat, lalu if they are lucky,
          > pekerjaan mereka direfer oleh penulis/peneliti lain. Bahkan,
          > direfer oleh peneliti di luar negeri. Then, after that, money will
          > come to them.... then to HFI! Reward berupa 'kum' is not appropriate
          > dan kurang merangsang minat, sebab 'kenyataan'-nya ada cara yang
          > lebih mudah untuk mendapatkan 'kum'.
          > Soal penerbitan jurnal electronic, bukan masalah. Sebab kalau PJIPS
          > sudah terbit, PJIPS bisa diterbitkan di WEB, lalu bisa di-down-load
          > namun sebelumnya harus di-'charge'. Lihat misalnya www.iop.org.

          Yang satu ini saya setuju, bahwa HFI-LN tidak perlu menerbitkan sendiri
          jurnal cetak. Permintaan Pak Anggraito selaku chief-editor J. Phys. IPS
          adalah agar artikel yang dimuat di e-journal dimuat juga di J. Phys. IPS
          yang saat ini baru mencari ISSN.

          > Saya tidak yakin kalau HFI cabang EROPA itu appropriate. Pertama,
          > 'keanggotaan' bersifat temporer. Yaitu, selama studi. Kedua, jika
          > mereka adalah fisikawan Indonesia yang 'secara moral' sudah masuk
          > kategori anggota HFI, mengapa 'keanggotaan HFI cabang Eropa
          > diperlukan'. Padahal kita sendiri dalam lingkup regional sudah masuk
          > anggota HFI cabang. Seperti saya di HFI Cabang Yogya/Jateng. Ini
          > 'intersection/overlapping' yang membingungkan kita semua. Ketiga,
          > jika HFI cabang Eropa perlu dibentuk, perlukah dibentuk HFI cabang
          > Australia. Jika perlu (means: seyogyanya "harus"), is it fair?
          > Keempat, I do not believe that 'himpunan Ilmuwan' yang
          > sebelumnya di-set-up untuk skup 'sebuah negara/bangsa', misalnya HFI
          > (khusus untuk Indonesia) bisa menjadi 'organisasi international'
          > yang faktanya adalah 'hanya orang Indonesia', yang 'kebetulan' di LN.
          > Small is beautiful. And the beauty has power: power of love!
          > Love is about 'commitment'.
          > So, saya menganggap pembentukan HFI Cabang EROPA (di luar boundary
          > Negara Kesatuan Republik Indonesia) tidak cocok.
          > Kalaupun HFI sudah setuju, tokh saya sebagai member HFI tetap bisa
          > mempertanyakan dan meminta pertanggung-jawaban HFI di masa depan atas
          > aproval-nya tersebut. (Oh ya, pada waktu Simnas XVII, saya memang tak
          > hadir rapat, karena saya punya kepentingan lain. Maklum, saya
          > hanya praktis '5 hari di Yogya', sementara 3 hari diantaranya untuk
          > Simnas XVII. Saya juga punya komitmen lain at that time. :=))
          >
          > > (CATATAN:
          > > - HFI Pusat dalam Simnas XVII yll telah menyetujui rencana
          > > pembentukan HFI Cabang LN dan saat ini kami sedang mengurus pengesahan
          > > HFI Cabang LN ini.
          > > - Program-program tersebut dalam III.1 dan III.2 merupakan gagasan lama,
          > > dan masih terbuka untuk dihapus, disesuaikan atau dikembangkan.
          >
          > Dan, say merekomendasi untuk dihapus. Bukan untuk mendiscourage, tapi
          > untuk 'memfokuskan kita kembali pada komitmen awal'.

          Prioritas kami saat ini memang mewujudkan kegiatan yang internet-based
          dulu. Soal temu darat, Insya Allah jika sudah memungkinkan, kenapa tidak?
          Cabang Eropa memang tidak jadi dibentuk, cukup satu Cabang LN saja, dengan
          perwakilan-perwakilan di Eropa, Amerika, Australia, dll. Sabar, ya?

          > > - Kami masih menerima masukan berupa usul program yang kira-kira cukup
          > > realistis untuk diwujudkan, lebih baik jika disertai kesediaan
          > > mewujudkan program tsb).
          >
          > Saya punya gagasan. Tapi, mungkin tidak appropriate dituangkan di
          > sini. Sebuah gagasan yang intinya: "Let's become professionals and
          > behave as professionals, then let's the professionals do it".
          > JIka kita tidak mau seperti itu, step-back...... Negara kita dalam
          > keadaan krisis. That's the fact! BUT, kata Pak Ihsan: KRISIS adalah
          > PELUANG. Peluang means alternatives. Sebuah alternatif selalu
          > meminta jawaban 'YES or NO'.
          >
          > Begitu tanggapan saya Pak Oktova dan Pak Kurniawan. Kurang dan
          > lebihnya, saya minta maaf. Kurang mungkin karena saya nggak tahu.
          > Lebih mungkin karena terlalu sok tahu. Pada dasarnya, ya... sama
          > saja...... TO BE PRECISELY: I DO NOT KNOW. :=)
          >
          > Thank you. Met Tahun Baru, Met Natal dan Met Menunaikan Ibadah
          > Puasa. See you all around. :-)

          Thanks anyway.

          > Regards,
          > GEDE BAYU SUPARTA
          > Department of Physics, Monash University
          > Clayton, Victoria, 3168, Australia
          > Phone : 61-3-99053616 Fax : 61-3-99053637

          Salam dari kota "World Expo 2000",
          Oktova


          ==========================================================================
          ARSIP (SEMENTARA) - http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
          Bantulah kemajuan fisika Indonesia, dengan mengajak kolega anda bergabung.
          Untuk bergabung,mail ke majordomo@... dengan body: subscribe fisika.
          Untuk pengarsipan, anggota dimohon mengirim data alamat kerja/studi dan
          bidang minat atau topik riset ke: oktova@...-hannover.de. Terima kasih.
          ==========================================================================

          ------------------------------------------------------------------------
          eGroup home: http://www.eGroups.com/list/fisika_indonesia
          Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.