Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Catatan Harian China 1: Orang Amerika Belajar Zun Lao Ai You

Expand Messages
  • Alfonso
    8 Februari 2012, keluar dari pesawat Garuda Indonesia di Beijing Capital Airport, saya langsung disergap suhu -4 celcius. Sungai dan danau membeku, bahkan
    Message 1 of 1 , Feb 23, 2012
    • 0 Attachment
      8 Februari 2012, keluar dari pesawat Garuda Indonesia di Beijing Capital Airport, saya langsung disergap suhu -4 celcius. Sungai dan danau membeku, bahkan lemparan batu besar pun tak mampu memecahkan es di sungai. Setelah 2 minggu berkeliling Beijing, Shanghai, dan Tianjin membawa rombongan siswa intake Februari 2012, sekarang saya ada sedikit waktu untuk berbagi cerita ringan tentang pengalaman di sini selama 2 minggu ini.

      Wang Liang, seorang teman yang aktif berkicau di Weibo (Twitter-nya China) baru-baru ini menulis: Tiga bulan job training ke Jepang, balik ke Beijing sudah berdiri stasiun MRT baru di depan apartemenku.

      China, dengan segala keunikannya -modern plus tradisi kuno, saat ini sangat terasa sekali perubahan peradaban warganya. Makin banyak warganya yang sudah bisa memadukan aksesoris dan warna pakaian -makin modis. Sudah banyak gadis-gadis yang memakai sepatu boot dan jaket berbulu. Di tempat-tempat publik terus-menerus diumumkan tentang sopan-santun dan kebersihan. Di MRT atau bis kota terus-menerus diperdengarkan bahwa karakter orang China adalah hormat kepada orang tua (di atas 60 tahun) dan sayang kepada anak kecil (Zun lao ai you). Berikan tempat duduk kepada orang tua, anak kecil (termasuk wanita yang menggendong bayi), wanita hamil, dan orang cacat. Dan peraturan tempat duduk di public transportation ini adalah aturan main yang berlaku di negara-negara maju lainnya.

      Tapi, jika Anda pernah naik busway di Jakarta, di Indonesia tidak ada aturan tempat duduk diberikan ke anak kecil. Sebagai gantinya, busway di Indonesia menulis tempat duduk diberikan untuk wanita (saja!). Makanya di Indonesia, wanita kita selalu dalam posisi dikasihani dan lemah, dan layak diberi tempat duduk. Itu membuat wanita Indonesia lemah dalam persaingan dengan orang asing saat mereka sekolah di luar negeri. Dan anak kecil di Indonesia tidak merasa disayangi saat naik kendaraan umum. Tak perlu heran kenapa anak di Indonesia setelah dewasa menjadi brutal dan suka tawuran di mana-mana. Pemerintah pintar, rakyat pintar, maka negara cepat maju.

      Januari 2012 lalu kita baru saja tahu China mampu membangun gedung 30 lantai hanya dalam 15 hari saja! Tak hanya kita yang terkejut. Warga lokal sendiri pun mengakui mereka yang lama tidak melewati 1 tempat, akan terkejut karena tempat itu sekejap telah menjadi jalan layang hanya dalam 2 bulan saja. Seperti Wang Liang tadi persisnya.

      MRT terus dibangun dan dirambah kemana-mana. Semua Google, Facebook, Twitter, dan Youtube ditutup negara dan mereka membuka tandingan versi China sendiri dalam bahasa Mandarin: Baidu, Renrenwang, Weibo, dan Youku. Di www.everydaymandarin.com, akan dijelaskan cara menggunakan situs-situs di atas. Tidak susah, syarat utama: Anda harus bisa mengetik dan mengerti Mandarin.:D

      Orang bule yang 10-15 tahun lalu masih memandang sebelah mata tentang China, kini mulai merasakan dominasi China yang sesungguhnya. Orang bule yang dulunya tahu semua orang China hanya bisa kungfu mematahkan kayu, kini mulai menyadari bahwa rakyat China ternyata adalah bangsa pekerja super keras. Pada hari Minggu pun, bank di sini buka hingga pukul 17:00, Sabtu setengah hari. Kita tak bisa membandingkan China dengan Indonesia karena di Indonesia, Anda akan menjadi masalah besar jika meminta karyawan Anda datang kerja pada hari Minggu.

      Saya merasakan kebanggan warga negara China saat ini. Dari mereka saya tahu, sepertinya mereka sudah siap menggantikan peran Amerika sebagai negara maju di planet ini. Walau sedang lepas landas menjadi negara nomor 1 dunia, China tetap tidak melupakan tradisi leluhurnya: Zun lao ai you, hormat kepada orang tua dan sayang kepada anak kecil.

      Continued.....

      Alfonso
      Study in China and Taiwan: www.everydaymandarin.com
      We accompany and translate all your need in China/Taiwan as our promise
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.