Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Mitos Tionghua: Sial jika Bekerja 1 Hari sebelum Imlek

Expand Messages
  • Alfonso
    Kisah nyata ini disadur dari harian Beijing Post 26 Januari 2011, seperti diceritakan kembali oleh pelakunya, Wang Xing, si penarik riksaw. Di Beijing, yang
    Message 1 of 1 , Feb 2, 2011
    • 0 Attachment
      Kisah nyata ini disadur dari harian Beijing Post 26 Januari 2011, seperti diceritakan kembali oleh pelakunya, Wang Xing, si penarik riksaw.

      Di Beijing, yang namanya becak lain dengan becak disini. Becak di Beijing itu ditarik, namanya riksaw. Jadi si penarik rijksaw di depan, penumpang di belakang.

      Buat kalian yang pernah tinggal di Beijing, adal 1 area pekuburan yang angker namanya jalan Lan Qiang. Jarang ada orang yang mau lewat ke jalan itu, jam 9-an pun biasanya udah sesepi jam 12 malem, hanya ada suara anjing2 yang kedinginan.

      Malam sebelum Imlek, sesuai tradisi Tionghua, kita harus berkumpul dengan keluarga utk makan bareng sekali setahun di malam penutupan tahun ini. Makan malam ini dalam Mandarin disebut Nianye Fan.

      Suatu saat, tepatnya malam sebelum imlek tahun 2009 yang lalu, ada 1 orang penarik riksaw, yang baru saja pulang mengantar penumpangnya, namanya Wang Xing, dan entah bagaimana, jalan pulang yang biasanya dia lewati, ditutup. Akhirnya dia terpaksa melewati jalan Lan Qiang dengan hati yang berat. Wang Xing adalah seorang yang botak dan berkumis tebal.

      Tepat di tengah jalan tersebut, tiba-tiba ada 1 orang wanita, cantik sekali, memakai baju serba putih, rambutnya panjang, dan wangi bau parfumnya seperti bunga kamboja. Kemudian wanita itu menghentikan dia. Wan Xing yang ketakutan, akhirnya mau juga berhenti, walaupun dia udah berkeringat dingin.

      Kemudian wanita itu minta diantar sampai ke ujung jalan Lan Qiang, akhirnya wanita itu naik ke riksawnya. Karena Wang Xing takut sekali, akhirnya dia menarik riksawnya sekencang-kencangnya2nya, supaya cepat sampai depan, mungkin itu pikirnya.

      Begitu sampai di ujung jalan Lan Qiang, Wang Xing merasakan bahwa riksawnya ringan sekali seperti tidak ada penumpangnya, waktu dia menoleh ke belakang...DASSHH! Benar saja, wanita itu sudah menghilang.

      Akhirnya, Wang Xing dimarah oleh orang tuanya krn tidak ikut makan malam di malam sebelum imlek. Bahasa Mandarin utk 1 hari sblm Imlek adalah Chu Xi.

      Chuxi tahun depannya 2010, tepat pada malam imlek, sialnya, Wang Xing terpaksa lewat jalan Lan Qiang itu lagi, dan sekali lagi bertemu dengan wanita yang tahun lalu naik rikshaw-nya. Seperti kejadian thn lalu wanita itu minta diantar ke ujung jalan Lan Qiang lagi dan bersedia membayar harga 10 kali lipat. Wang Xing tak kuasa menolak tp dia takut dgn kejadian thn lalu. Dia makin cepat menarik riksawnya, dan waktu sedang dalam keadaan panik dan kalut, sehingga riksawnya tergoncang-goncang karena dia mengebut, tiba-tiba wanita itu menepuk bahunya. Wang Xing yg gampang dikenali orang krn penampilannya yg botak dan berkumis tebal, terkejut dan ketakutan setengah mati, begitu penuturannya. Dia berhenti dan menoleh ke belakang, kemudian tanpa disangkanya sama sekali, wanita itu berkata "Bang, bawa riksawnya pelan2 aja, entar saya jatoh lagi kaya thn lalu! Saya masih kenal Abang."

      Hoho....dari atas aja udah ga bener. Mana ada harian Beijing Post di sana.

      ----------------
      Di Indo, org lebih doyan bilang: Gongxi Facai
      Di China/Taiwan, yang lebih popular adalah: Xinnian Kuaile.

      Gabung dengan Everyday Mandarin, dptkan info2 menarik, di: http://www.facebook.com/group.php?gid=97523666203

      Alfonso
      Study in China/Taiwan: www.everydaymandarin.com
      Lagi di bank tuker duit baru.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.