Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Penanggulangan anemia di Kep. Seribu

Expand Messages
  • Adi Sasongko
    Teman2 sekalian, Pada tgl 3 Juli 2008 yad, YKB bekerjasama dengan IPMG (International Pharmaecutical Manufacturers Group) akan melakukan Program Penanggulangan
    Message 1 of 1 , Jul 1, 2008
    • 0 Attachment
      Teman2 sekalian,

      Pada tgl 3 Juli 2008 yad, YKB bekerjasama dengan IPMG (International
      Pharmaecutical Manufacturers Group) akan melakukan Program
      Penanggulangan Anemia di Kep. Seribu (2008-2009) sebagai pengembangan
      selanjutnya dari Program Pemberantasan Cacingan di Kep. Seribu yang
      sudah dilaksanakan sejak tahun 1997 dan masih berjalan sampai saat
      ini. Prevalensi cacingan sudah mulai menurun dari semula 95% menjadi
      44% dan dengan densitas infeksi yang rendah. Melalui kegiatan
      penanggulangan anemia ini diharapkan kondisi kesehatan dan kualitas
      hidup warga Kep. Seribu mulai dari para siswa sekolah (SD sampai SMA),
      balita, ibu balita, ibu hamil, ibu menyusui dan kader posyandu akan
      meningkat.

      Melalui kegiatan penanggulangan anemia ini akan diperoleh kumpulan
      data yang menarik yaitu prevalensi anemia mulai dari balita, usia SD,
      SMP, SMU dan kemudian ibu hamil, ibu menyusui dan ibu balita dari
      sebuah populasi yang merupakan close community (tinggal di pulau yang
      sama). Pemeriksaan anemia dilakukan dengan menggunakan hemocue. Dalam
      program ini akan dilakukan penyuluhan anemia, pemeriksaan Hb,
      pemberian suplemen besi (2x/minggu selama 12 minggu) dan pemeriksaan
      ulangan untuk mengetahui penurunan prevalensi anemia pasca intervensi
      program.

      Data anemia dari berbagai kelompok masyarakat ini akan melengkapi data
      sebelumnya yang diperoleh YKB melalui Program Penanggulangan Anemia di
      21 posyandu di Jakarta, Bekasi dan Sumedang yang dilakukan tahun
      2006-2007 bekerjasama dengan IPMG.

      Dari kegiatan ini diperoleh data prevalensi anemia pada balita 57,1%
      (N=701), ibu balita 76,2% (N=244), ibu hamil 61,5% (N=65), ibu
      menyusui 80,0% (N= 55) dan kader 78,1% (N= 32). Dari hasil pemeriksaan
      ulang maka prevalensi anemia di berbagai kelompok diatas sudah
      berhasil diturunkan menjadi 19,1%, 26,6%, 12,3%, 32,7%, 31,3%, 21,4%.

      Jika ada diantara teman2 yang mempunyai bimbingan mahasiswa dan
      tertarik serta berani menyeberang laut :) untuk meneliti di Kep.
      Seribu bisa menghubungi saya.

      Salam,

      Adi Sasongko
      Yayasan Kusuma Buana
      Jakarta, Indonesia
      Tel. (62-21) 831 4764, 829 6337
      Fx. (62-21) 831 4764
      Website: www.kusumabuana.or.id
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.