Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Teknik Ampuh Cegah Suami Selingkuh

Expand Messages
  • Distributor TransMedia
    Selingkuh itu indah atau selingan indah, keluarga utuh. Begitu ungkapan sebagian orang memahami perselingkuhan. Selingkuh bak kilasan blitz jepretan paparazzi
    Message 1 of 2 , Jul 28, 2011
      Selingkuh itu indah atau selingan indah, keluarga utuh. Begitu ungkapan sebagian orang memahami perselingkuhan. Selingkuh bak kilasan blitz jepretan paparazzi yang menyilaukan, menjadi sorotan sesaat, serasa selebriti sejagat, indah, namun sementara. Efeknya gemerlapan, namun membutakan.

      Akan tetapi, sebaliknya, bagi korban perselingkuhan, diselingkuhi rasanya sangat pahit dan menyakitkan hati. Pun demikian, perselingkuhan masih sangat populer, baik secara emosional maupun fisik. Don-David Lusterman, seorang psikolog, menyatakan bahwa rata-rata perempuan terlibat dalam perselingkuhan emosional, sedangkan laki-laki pada fisiknya.

      Beragam alasan telah menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Faktor utama selingkuh adalah predisposisi kepribadian di mana seseorang mempunyai keinginan seks yang besar atau afeksi terhadap pasangan hilang, terjadi deidealisme rumah tangga di mana niat awal berumah tangga keliru, dan terjadinya dekadensi moral. Ketiga faktor tersebut adalah sebuah abnormalitas. Jika itu terjadi pada seseorang maka ia termasuk pengidap kelainan itu.

      Banyak suami yang selingkuh berdalih, dia pergi kepada wanita lain karena istrinya begini begitu, memiliki kekurangan ini dan itu. Mereka memiliki alasan pembenaran masing-masing, sekalipun mereka sendiri bukanlah suami yang sempurna atau tidak lebih mulia dari istrinya sendiri. Untuk menutupi perselingkuhannya, si suami biasanya banyak melakukan kebohongan.

      Di sisi lain, terkadang perselingkuhan juga memiliki alasan karena faktor-faktor faktual dari si istri, misalnya karena istri terlalu dominan sehingga si suami merasa harga dirinya terinjak, istri cerewet sehingga si suami merasa tidak betah karena terlalu banyak dikomentari, istri berperilaku buruk, istri tidak mau menurut kepada suami, dan istri jarang ada di rumah ketika si suami membutuhkan kehadirannya.

      Tentu penejalasannya tidak sesederhana yang kita bayangkan. Perselingkuhan merupakan hal yang kompleks yang mesti dipahami oleh kedua belah pihak. Perselingkuhan ibarat sebuah penyakit yang mesti diobati dengan mengikuti prosedur, mulai dari diagnosa, penentuan jenis penyakit, hingga menentukan obat yang tepat sesuai dosisnya. Pun demikian, sebagaimana pepatah �mencegah lebih baik daripada mengobati�. Dengan demikian sebelum penyakit selingkuh menyerang rumah tangga Anda, segeralah membuat antisipasi pencegahan.

      Bagaimanakah caranya? Buku Agar Suami Tak Selingkuh! ini akan memberikan kunci-kuncinya secara mudah. Ibnu Shaby telah menyusun buku ini untuk Anda yang ingin menjaga keharmonisan keluarga Anda tetap utuh dan terjaga, tanpa ada hempasan godaan perselingkuhan sang suami.

      Selengkapnya: http://www.bukukita.com/Non-Fiksi-Lainnya/Non-Fiksi-Umum/94275-Agar-Suami-Tak-Selingkuh!.html
    • Tien Tien
      Selingkuh itu indah atau selingan indah, keluarga utuh. Begitu ungkapan sebagian orang memahami perselingkuhan. Selingkuh bak kilasan blitz jepretan paparazzi
      Message 2 of 2 , Jul 31, 2011
        Selingkuh itu indah atau selingan indah, keluarga utuh. Begitu ungkapan
        sebagian orang memahami perselingkuhan. Selingkuh bak kilasan blitz jepretan
        paparazzi yang menyilaukan, menjadi sorotan sesaat, serasa selebriti
        sejagat, indah, namun sementara. Efeknya gemerlapan, namun membutakan.

        Akan tetapi, sebaliknya, bagi korban perselingkuhan, diselingkuhi rasanya
        sangat pahit dan menyakitkan hati. Pun demikian, perselingkuhan masih sangat
        populer, baik secara emosional maupun fisik. Don-David Lusterman, seorang
        psikolog, menyatakan bahwa rata-rata perempuan terlibat dalam perselingkuhan
        emosional, sedangkan laki-laki pada fisiknya.

        Beragam alasan telah menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Faktor utama
        selingkuh adalah predisposisi kepribadian di mana seseorang mempunyai
        keinginan seks yang besar atau afeksi terhadap pasangan hilang, terjadi
        deidealisme rumah tangga di mana niat awal berumah tangga keliru, dan
        terjadinya dekadensi moral. Ketiga faktor tersebut adalah sebuah
        abnormalitas. Jika itu terjadi pada seseorang maka ia termasuk pengidap
        kelainan itu.

        Banyak suami yang selingkuh berdalih, dia pergi kepada wanita lain karena
        istrinya begini begitu, memiliki kekurangan ini dan itu. Mereka memiliki
        alasan pembenaran masing-masing, sekalipun mereka sendiri bukanlah suami
        yang sempurna atau tidak lebih mulia dari istrinya sendiri. Untuk menutupi
        perselingkuhannya, si suami biasanya banyak melakukan kebohongan.

        Di sisi lain, terkadang perselingkuhan juga memiliki alasan karena
        faktor-faktor faktual dari si istri, misalnya karena istri terlalu dominan
        sehingga si suami merasa harga dirinya terinjak, istri cerewet sehingga si
        suami merasa tidak betah karena terlalu banyak dikomentari, istri
        berperilaku buruk, istri tidak mau menurut kepada suami, dan istri jarang
        ada di rumah ketika si suami membutuhkan kehadirannya.

        Tentu penejalasannya tidak sesederhana yang kita bayangkan. Perselingkuhan
        merupakan hal yang kompleks yang mesti dipahami oleh kedua belah pihak.
        Perselingkuhan ibarat sebuah penyakit yang mesti diobati dengan mengikuti
        prosedur, mulai dari diagnosa, penentuan jenis penyakit, hingga menentukan
        obat yang tepat sesuai dosisnya. Pun demikian, sebagaimana pepatah �mencegah
        lebih baik daripada mengobati�. Dengan demikian sebelum penyakit selingkuh
        menyerang rumah tangga Anda, segeralah membuat antisipasi pencegahan.

        Bagaimanakah caranya? Buku Agar Suami Tak Selingkuh! ini akan memberikan
        kunci-kuncinya secara mudah. Ibnu Shaby telah menyusun buku ini untuk Anda
        yang ingin menjaga keharmonisan keluarga Anda tetap utuh dan terjaga, tanpa
        ada hempasan godaan perselingkuhan sang suami.

        Buku terbitan Laksana ini dibuka dengan sebuah pembahasan penyebab-penyebab
        pria beselingkuh agar setiap masing-masing bisa mengetahui kesalahan yang
        telah dilakukan. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan saran pendukung
        perselingkuhan sang suami, bentuk, dan ciri-ciri suami selingkuh agar istri
        bisa mendeteksi perselingkuhan suaminya dan akibat perselingkuhan.

        Pada penghujung bab, dijelaskan cara menghadapi suami selingkuh dengan cara
        yang bijak dan santun, serta sebuah teknik-teknik ampuh agar suami tidak
        selingkuh.


        Judul Agar Suami Tak Selingkuh!
        No. ISBN 9786029787894
        Penulis Ibnu Shaby
        Penerbit Laksana
        Kategori Non-Fiksi Umum


        Harga rp. 30.000 (sebelum diskon)


        Selengkapnya:
        http://www.bukukita.com/Non-Fiksi-Lainnya/Non-Fiksi-Umum/94275-Agar-Suami-Tak-Selingkuh!.html


        [Non-text portions of this message have been removed]
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.