Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

BELAJAR yang BERMAKNA lewat CTL: Contextual Teaching&Learning

Expand Messages
  • Rumah BelajarMizan
    Pernah melihat rombongan anak-anak TK berbelanja ke pasar? Guru mereka memberi 5 lembar uang pecahan seribu rupiah. Anak-anak kecil itu diajar ‘berbelanja
    Message 1 of 1 , Oct 27, 2010
    • 0 Attachment
      Pernah melihat rombongan anak-anak TK berbelanja ke pasar? Guru mereka
      memberi 5 lembar uang pecahan seribu rupiah. Anak-anak kecil itu diajar
      �berbelanja kebutuhan pokok.� Bahwa makanan, minuman, itu harus dibeli
      dengan uang, bukan satu-satunya tujuan pembelajaran. Melalui kegiatan
      tersebut anak-anak TK itu juga menikmati pelajaran matematika, membaca,
      berbahasa, arah, dan masih banyak lainnya.

      Itulah salah contoh sistem pembelajaran Contextual Teaching and Learning
      yang diperkenalkan Elaine B. Johnson Ph.D., yang telah mendapatkan
      penghargaan khusus dari University of Chicago atas metode mengajarnya yang
      luar biasa.

      CTL adalah sebuah pembelajaran yang merangsang otak untuk menyusun pola-pola
      yang mewujudkan makna.

      Mengenai �wujud makna� dari proses belajar itu, Elaine menjelaskan, ibarat
      membaca sebuah novel misteri, kita mengerti alur cerita, namun melupakannya
      begitu kita selesai membaca buku tersebut. Kita melupakan alurnya karena
      itu tidak penting bagi kita. Namun jika otak menyusun suatu pola yang
      menyatakan bahwa alur itu penting, kita pasti akan mengingatnya. Tugas para
      guru adalah membantu anak mengirim informasi dari memori jangka pendek ke
      memori jangka panjang. Pengiriman dapat terjadi JIKA OTAK MENGERTI APA YANG
      DIPELAJARINYA. Hal itu pasti terjadi, jika OTAK MENEMUKAN MAKNA dalam hal
      yang dipelajarinya.

      Anak-anak TK yang berbelanja di pasar mengingat bahwa uang lima ribu rupiah
      yang dibawanya cukup untuk membeli tahu, tempe, dan kankung. Mereka belajar
      matematika ketika membayar dua lembar uang untuk membeli tahu, dua lembar
      uang untuk tempe dan selembar uang untuk kankung. Ada makna dari kegiatan
      belanja tersebut.

      Kegiatan yang sama bisa dilakukan pada murid SD, SMP, dan SMU, dengan
      mencari makna yang lebih kaya. Belanja dan membawa uang bagi anak SD, SMP,
      dan SMU bisa menjadi wujud pembelajaran matematika, pengetahuan sosial,
      PKPN, biologi, agama, IPA, dan lainnya.

      Mungkin sudah banyak sekolah yang menerapkan metode CTL, banyak pendidik di
      tanah air yang antusias mengajar dengan lebih inovatif, CTL�Contextual
      Teaching & Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan
      Bermakna yang telah diterbitkan Kaifa, akan membantu penerapan strategi CTL
      tepat sasaran. Insya Allah.


      *CTL: Contextual Teaching & Learning <javascript:displayBook(8387);>
      Elainne B. Johnson, Ph.D., Rp.69000.00,-
      * Sistem baru pembelajaran untuk mencapai proses belajar yang menyenangkan
      dan optimalisasi otak. BONUS VCD

      http://www.bukukita.com/Inspirasi-dan-Spiritual/Pendidikan-&-Pengajar/85045-CTL-:-Contextual-Teaching-&-Learning.html
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.