Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Buku "MODEL DINAMIKA SOSIAL EKONOMI ISLAMI"

Expand Messages
  • Merza Gamal
    Assalaamu alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah, telah terbit buku MODEL DINAMIKA SOSIAL EKONOMI ISLAMI; Solusi Pembangunan Kesejahteraan Berkeseimbangan &
    Message 1 of 1 , Aug 31, 2006
    • 0 Attachment
       Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

        Alhamdulillah, telah terbit buku "MODEL DINAMIKA SOSIAL EKONOMI
      ISLAMI; Solusi Pembangunan Kesejahteraan Berkeseimbangan &
      Berkeadilan" yang ditulis oleh MERZA GAMAL (Pengkaji Sosial Ekonomi
      Islami) yang diterbitkan oleh Badan Penerbit Universitas Riau (Unri
      Press) dan merupakan buku kedua setelah "AKTIVITAS EKONOMI SYARIAH;
      Catatan Dakwah Seorang Praktisi Perbankan".

        Khusus untuk penerbitan perdana, bagi anggota millis, dapat
      memiliki buku tersebut dengan harga khusus, Rp 20.000,- (dua puluh
      ribu rupiah) dengan mentransfer ke rek. No. 0210000364 a.n MERZA
      GAMAL pada Bank Syariah Mandiri. Buku akan dikirim ke alamat dengan
      Pos Biasa.

        Bagi teman-teman yang ingin membantu menyalurkan dapat dipesan
      untuk minimal 20 buku dengan harga Rp 15.600,- (diskon 40% dari harga
      jual toko buku Rp 26.000,-)


        Tatacara pemesanan: setelah mentransfer sesuai harga buku, kirim
      pesan ke sms 081514422263, Nama pemesan berikut alamat pengiriman,
      no. bukti transfer, jumlah transfer dan jumlah buku.

        Persediaan terbatas.
        --------------------------------------------------------------------
      ----------------------------------

        Abstraksi Buku Model Dinamika Sosial Ekonomi Islami:

        Sistem Kapitalisme telah memberikan kepada individu kebebasan yang
      luar biasa, mengalahkan masyarakat dan kepentingan sosial, baik
      material maupun spiritual. Sebaliknya, sistem komunisme merampas dari
      individu segala yang telah diberikan oleh sistem kapitalisme,
      sehingga individu menjadi kurus, kusut, kehilangan motivasi dan
      kepribadian. Kesemuanya itu dirampas dan kemudian diberikan kepada
      sesuatu yang disebut "masyarakat", yang tercermin dalam "Negara".
      Negara menjadi gemuk dan berkuasa penuh. Padahal ia tidak lain adalah
      alat yang terdiri atas sejumlah individu. Akhirnya sekelompok kecil
      orang menjadi gemuk dan berkuasa di atas penderitaan orang lain, yang
      nota bene mayoritas dari masyarakat. Oleh karena itu, perlu dicari
      sebuah solusi dalam Ekonomi yang dapat merealisasikan keadilan antara
      hak-hak individu dengan hak-hak kolektif suatu masyarakat.
        Dunia telah mengakui, bahwa banyak ilmu pengetahuan yang berkembang
      saat ini, lahir dari pemikiran para ilmuwan dengan latar belakang
      Islam, termasuk Ilmu Ekonomi. Ilmu Ekonomi Islam berkembang secara
      bertahap sebagai suatu bidang ilmu interdisiplin yang menjadi bahan
      kajian ahli tafsir, ahli hukum, ahli sejarah, ahli ilmu sosial, ahli
      politik, serta ahli filsafat moral. Para ahli Islam, menganggap
      kesejahteraan umat manusia merupakan hasil akhir dari interaksi
      panjang sejumlah faktor ekonomi dan faktor-faktor lain, seperti
      faktor moral, sosial, demografi, dan politik. Semua faktor tersebut
      berpadu menjadi satu, sehingga tidak ada satu faktor pun yang dapat
      memberikan kontribusi optimal tanpa dukungan faktor yang lain.
      Keadilan menempati bagian penting dalam kerangka ini, karena tanpa
      keadilan sebuah masyarakat hanya akan membangun sebuah perwujudan
      kerangka rapuh yang berjalan menuju kehancuran atau kemunduran
      masyarakat itu sendiri.
        Sebagaimana yang dikemukakan oleh Fukuyama (1995), bahwa perlu
      disadari, kehidupan ekonomi tertanam secara mendalam pada kehidupan
      sosial dan tidak bisa dipahami terpisah dari adat, moral, dan
      kebiasaan-kebiasaan masyarakat di mana proses ekonomi itu terjadi.
      Sehingga, membahas pembangunan ekonomi di Indonesia dengan memasukkan
      nilai-nilai islami bukan suatu hal yang irrelevant.


      Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.