Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [betaufo] Re: Sisi balik bulan

Expand Messages
  • Ferry M. Simatupang
    ... maksudnya dianggap sebagai satelit itu bagaimana? kalo yang dimaksud adalah terlihat terbit tenggelam seolah-olah mengorbit bulan, maka jawabnya nggak.
    Message 1 of 9 , Oct 31, 2004
    View Source
    • 0 Attachment
      On Mon, 1 Nov 2004 11:42:43 +0700, Nur Agustinus <bgm@...> wrote:
      > Mumpung pakar astronominya keluar, saya mau nanya nih...
      > soalnya saya masih awam soal bulan ini..
      >
      > 1. Apakah dari sisi bulan, bumi ini bisa dianggap sebagai satelit bulan?

      maksudnya 'dianggap sebagai satelit itu bagaimana? kalo yang dimaksud
      adalah terlihat terbit tenggelam seolah-olah mengorbit bulan, maka
      jawabnya nggak.
      konsekuensi lain dari periode rotasi dan revolusi bulan sama, adalah:
      dari permukaan bulan, bumi akan menggantung tetap di satu titk, baik
      siang maupun malam. jadi dari bulan kita tidak akan menyaksikan bumi
      terbit/terbenam. jika di suatu tempat di permukaan bulan kita lihat
      bumi berada di timur dengan ketinggian 30 derajat dari horizon
      misalnya, maka sepanjang hari sepanjang tahun, posisi bumi akan tetap
      di situ. sementara itu matahari akan tetap bergerak, melewati bumi di
      langit bulan.


      > 2. Dengan gerak saling mengorbit itu, apakah berarti bulan itu sebenarnya
      > semacam planet kembar bumi?

      batasan berapa perbandingan massa suatu sistem bisa dikatakan planet
      kembar, memang kabur. jika perbandingannya 'tidak begitu jauh', maka
      bisa dianggap sebagai planet kembar. atau mungkin mudahnya adalah jika
      titik pusat massa yang dikitari kedua objek itu tidak berada di dalam
      salah satu objek, bisa dengan aman kita katakan sebagai planet kembar.
      dengan demikian, dalam kasus bumi-bulan, agak kurang tepat dikatakan
      planet kembar. tapi kalo pluto-charon, bisa dikatakan planet kembar.


      > 3. Jika kita berada di bulan (di posisi yangmenghadap ke bumi), apakah kita
      > akan bisa mengamati seluruh permukaan bumi dalam waktu 24 jam?

      ya, jika kita berada di sisi yang menghadap bumi (nearside), kita akan
      selalu melihat bumi pada posisi yang sama. lihat jawaban no. 1


      > 4. Jika kita berada di bagian bulan yang jauh (farside), apakah kita tidak
      > pernah akan bisa melihat bumi?

      ya.


      > BTW, sayang waktu saya ke Lembang beberapa waktu lalu tidak berhasil ketemu
      > dengan Anda. Kata Satpam, Anda ada di departemen. Memang saya datangnya
      > mendadak, pas jam 11.30 siang, padahal jam 12 siang tutup. Tapi masih
      > untung
      > bisa beli beberapa souvenir dan sedikit foto-foto di luar. :-)

      waah, sayang nggak ketemu.saya sekarang memang sedang jarang berada di
      lembang. sementara kerjaan berhubungan dengan komputer mulu :)


      --
      salam,

      ferry m. simatupang
      -----------------------------------
      The Universe is My Home
      .::Ferry's Astronomy Page::.
      http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
      http://ferry.degromiest.nl/
    • Ryo Saeba
      ... sepertinya yang dimaksud si nur itu seperti jika ada satelit geostasioner yang akan selalu ada di tempat yang sama di langit, apakah dari perspektif
      Message 2 of 9 , Nov 1, 2004
      View Source
      • 0 Attachment
        At 13:04 01/11/2004 +0700, Ferry M. Simatupang wrote:
        > > 1. Apakah dari sisi bulan, bumi ini bisa dianggap sebagai satelit bulan?
        >
        >maksudnya 'dianggap sebagai satelit itu bagaimana? kalo yang dimaksud
        >adalah terlihat terbit tenggelam seolah-olah mengorbit bulan, maka
        >jawabnya nggak.
        >konsekuensi lain dari periode rotasi dan revolusi bulan sama, adalah:
        >dari permukaan bulan, bumi akan menggantung tetap di satu titk, baik
        >siang maupun malam. jadi dari bulan kita tidak akan menyaksikan bumi
        >terbit/terbenam. jika di suatu tempat di permukaan bulan kita lihat
        >bumi berada di timur dengan ketinggian 30 derajat dari horizon
        >misalnya, maka sepanjang hari sepanjang tahun, posisi bumi akan tetap
        >di situ. sementara itu matahari akan tetap bergerak, melewati bumi di
        >langit bulan.

        sepertinya yang dimaksud si nur itu seperti jika ada satelit geostasioner
        yang akan selalu ada di tempat yang sama di langit, apakah dari perspektif
        satelit tersebut bumi adalah satelit dari satelit tersebut? apa sih
        parameter sebuah benda langit layak disebut sebagai sebuah satelit dari
        benda langit yang lain?


        --
        Even if I was banished to the darkest place,
        my love will never let me be a lonely spirit
      • Nur Agustinus
        From: Ryo Saeba ... Ya benar begitu maksud saya, bumi menjadi satelit geostasioner bulan. Jadi asyik juga ya, kalau di bulan kita
        Message 3 of 9 , Nov 1, 2004
        View Source
        • 0 Attachment
          From: "Ryo Saeba" <beta-ufo@...>
          > sepertinya yang dimaksud si nur itu seperti jika ada satelit geostasioner
          > yang akan selalu ada di tempat yang sama di langit, apakah dari perspektif
          > satelit tersebut bumi adalah satelit dari satelit tersebut? apa sih
          > parameter sebuah benda langit layak disebut sebagai sebuah satelit dari
          > benda langit yang lain?

          Ya benar begitu maksud saya, bumi menjadi satelit geostasioner bulan. Jadi
          asyik juga ya, kalau di bulan kita bisa melihat bumi berputar-putar
          (berotasi) 24 jam.

          Trus, saya mau nanya lagi.

          Apakah kalau di bumi kondisi bulan sedang purnama, itu berarti di bulan
          sedang kondisi "bumi mati" (tidak nampak)? Atau sebaliknya, kalau pas bulan
          lagi masih bulan baru, di sana akan melihat bumi sedang purnama?

          Salam,
          nur agustinus
        • Ferry M. Simatupang
          ... kayaknya memang menarik juga ya... kita bisa melihat bumi berotasi menampilkan bagian-bagian lain dari permukaannya dari waktu ke waktu, dan juga
          Message 4 of 9 , Nov 1, 2004
          View Source
          • 0 Attachment
            On Tue, 2 Nov 2004 10:46:31 +0700, Nur Agustinus <bgm@...> wrote:
            >
            > Ya benar begitu maksud saya, bumi menjadi satelit geostasioner bulan. Jadi
            > asyik juga ya, kalau di bulan kita bisa melihat bumi berputar-putar
            > (berotasi) 24 jam.

            kayaknya memang menarik juga ya...
            kita bisa melihat bumi berotasi menampilkan bagian-bagian lain dari
            permukaannya dari waktu ke waktu, dan juga menampilkan fase-fase. dan
            semuanya itu dapat kita lihat kapan saja dan pada satu arah.....


            > Apakah kalau di bumi kondisi bulan sedang purnama, itu berarti di bulan
            > sedang kondisi "bumi mati" (tidak nampak)? Atau sebaliknya, kalau pas bulan
            > lagi masih bulan baru, di sana akan melihat bumi sedang purnama?

            yup bener. kalo bulan purnama di bumi, maka yang terlihat di bulan
            adalah fase bumi mati / bumi baru (meminjam istilah yang biasa kita
            gunakan untuk bulan). demikian juga sebalinya. dan kalo kita mengamati
            gerhana bulan, maka dibulan akan diamati gerhana matahari (oleh
            bumi)..



            --
            salam,

            ferry m. simatupang
            -----------------------------------
            The Universe is My Home
            .::Ferry's Astronomy Page::.
            http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
            http://ferry.degromiest.nl/
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.