Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [betaufo] Lubang Misterius Gegerkan Warga Pandansari [1 Attachment]

Expand Messages
  • ananto kusumo
    aneh ini, lubang kok berukuran sama. . . Pada 8 Januari 2013 23.33, Satrio Arismunandar
    Message 1 of 2 , Jan 9, 2013
    • 0 Attachment
      aneh ini, lubang kok berukuran sama. . .


      Pada 8 Januari 2013 23.33, Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@...> menulis:
       
      [Attachment(s) from Satrio Arismunandar included below]


      Date: Tuesday, January 8, 2013, 6:35 AM

       

       
      07 Januari 2013 | 22:02 wib
      Lubang Misterius Gegerkan Warga Pandansari
       
      image

      BREBES, suaramerdeka.com - Warga lereng Gunung Slamet di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan, Brebes, digegerkan dengan munculnya lubang raksasa berdiameter 7 meter dengan kedalaman mencapai sekitar 15 meter.

      Lubang misterius yang kini hangat diperbincangkan warga tersebut muncul di kawasan lahan pertanian Dukuh Igir Pandan atau sekitar 300 meter ke arah selatan dari Kantor Desa Pandansari. Fenomena alam ini terjadi pada Sabtu (5/1) sekitar pukul 16.00, atau setelah wilayah itu diguyur hujan lebat selama hampir dua jam.

      "Waktu itu saya tengah santai di rumah karena di luar masih gerimis. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti benda besar yang jatuh ke bumi," kata Paimun, warga sekitar, Senin (7/1).

      Menurut dia, beberapa saat setelah suara gemuruh itu, warga berhamburan keluar dan mencari sumber suara. Warga pun geger karena muncul lubang besar di lahan rumput gajah milik Endang (35), tidak jauh dari kantor desa.

      Kepala Desa Pandansari Kamdo mengungkapkan, munculnya lubang raksasa misterius tersebut merupakan yang ketiga kali di kawasan yang sama. Peristiwa pertama terjadi pada 1994 dengan ukuran diameter lubang 15 meter dan kedalaman 15 meter. Setelahnya, pada 2010 lubang yang sama muncul dengan ukuran diameter 15 meter dan kedalaman 25 meter.

      "Lubang yang baru muncul ini berjarak sekitar 200 meter dari dua lubang lama yang sebelumnya terbentuk," kata Kamdo.

      Hingga kini, lanjutnya, warga terus berdatangan menyaksikan fenomena alam tersebut. "Kami berharap pemerintah dapat turun ke lapangan dan melakukan penelitian terkait munculnya lubang aneh ini. Kami khawatir dapat membahayakan warga mengingat sudah tiga kali terjadi," lanjutnya.

      Sementara Camat Paguyangan Drs Hudiyono MSi mengimbau, warga untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pihaknya juga menyarankan kepada pihak desa agar mengamankan lubang tersebut, misalnya dengan pagar bambu. "Kami sudah mengecek langsung kondisi lubang dan segera melaporkan ke Pemkab," ujarnya.

      ( Teguh Inpras Tribowo / CN15 / JBSM )


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.