Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

MEN IN BLACK II

Expand Messages
  • Ahtiyono Wisnu Saputro
    MEN IN BLACK II More Aliens, More Effects... http://www.hai-online.com/Artikel/26/edisi30/Rubrik/resensi1.asp The dynamic duo ini kembali lagi buat menggulung
    Message 1 of 1 , Aug 1, 2002
    • 0 Attachment
      MEN IN BLACK II
      More Aliens, More Effects...

      http://www.hai-online.com/Artikel/26/edisi30/Rubrik/resensi1.asp

      The dynamic duo ini kembali lagi buat menggulung alien. Agen J punya pacar,
      dan Agen K mendapatkan lagi memorinya. Apa istimewanya dibanding bagian
      pertama?

      Masih ingat ending Men in Black bagian pertama? Setelah sukses membunuh
      Edgar the Bug, the cockroach alien, Agen K (Tommy Lee Jones) minta dihapus
      memorinya dengan alat neuralizer. Dia pingin kembali ke kehidupannya sebagai
      manusia biasa. Pingin kembali bersama istrinya, dan hidup tenang di Truro,
      Massachussetts.

      Di sekuelnya ini, diceritakan betapa hidup sebagai rakyat biasa itu nggak
      lagi menyenangkan buat Agen K, alias Kevin Brown. Setelah lima tahun dia
      ditinggalin istrinya, dan sekarang bekerja sebagai kepala kantor pos. Sudah
      begitu, pengunduran diri Agen K itu sebenernya rada merepotkan Agen J (Will
      Smith). Nggak ada cara lain untuk mengungkap kasus yang lagi ditanganinya,
      kecuali mengembalikan ingatan Agen K dan membawanya lagi ke markas Men in
      Black.

      Men in Black (1997), boleh dibilang memang film alien dengan humor paling
      orisinal. Dirilis pas 4 Juli, MiB meraih keuntungan hingga 587 juta dollar
      di seluruh dunia. Ngeliat sukses macam ini, kayaknya emang nggak ada alesan
      untuk nggak membuat sekuelnya. Hari gini di Hollywood, mana ada film
      blockbuster yang nggak dibikin lanjutannya?

      THE LIGHT OF SARTHA

      Maka, Men in Black II ini digarap dengan semangat yang sama, lima tahun
      setelah film pertamanya. Penulis skenario Robert Gordon dan Garry Fanaro
      membuat cerita yang sama, pemain yang sama, humor yang sama, hanya
      tokoh-tokoh alien-nya yang dikasih porsi lebih.

      Dalam film pertamanya muncul seorang teroris intergalaktik, Edgar the Bug,
      yang mendarat di bumi untuk membunuh dua dubes dari galaksi yang
      bertentangan. Untuk mencegah dunia dari kehancuran, MiB harus melacak
      teroris ini. Teroris ini keburu membawa kabur galaksi yang tersimpan dalam
      sebuah bola.

      Pada bagian kedua ini, ceritanya nggak jauh berbeda. Agen J secara kebetulan
      menangkap rencana jahat yang diotaki Serleena (Lara Flynn Boyle). Alien dari
      bangsa Kylothian ini di bumi menyamar jadi model pakaian dalam. Serleena
      mencari sesuatu yang disebut The Light of Sartha, yang bila jatuh ke
      tangannya bakal bisa dipakai untuk membuat bumi jadi serpihan-serpihan
      kecil.

      Serleena punya penghubung di bumi, alien kembar siam bernama Scrad dan
      Charlie (Johnny Knoxville). Kesal karena nggak berhasil mendapat informasi
      soal agen K, Serleena membunuh pegawai toko pizza milik Laura (Rosario
      Dawson). Laura yang jadi saksi mata segera melaporkan kejadian itu pada agen
      J. Usai itu, seperti peraturan MiB, harusnya agen J menghapus memori Laura.
      Anehnya, dia nggak tega melakukannya.

      Berdasarkan rekaman kejadian 25 tahun lampau, diperoleh informasi bahwa
      kunci untuk menumpas Serleena ada pada Agen K. Agen J yang baru saja
      ditinggal partner-nya, Agen T (Patrick Warburton), lalu bertekad mencari
      Agen K. Namun K menganggap semua yang dikatakan J tuh omong kosong, sampai
      akhirnya ia menyadari bahwa pegawai kantor posnya ternyata alien semua.

      K lalu dibawa ke alien Jack Jeebs (Tony Shalhoub) untuk dikembalikan
      memorinya. Kemudian ia juga mengunjungi markas MiB yang dipimpin Zed alias
      Agen Z (Rip Torn). Di situlah semua ingatan K kembali, sampai dia siap untuk
      bekerja lagi dan mencari Serleena.

      MUKA LEMPENG

      Cerita film yang diangkat dari Malibu Comics karya Lowell Cunningham ini
      memang segitu aja, as simple as that. Namun ada begitu banyak yang bisa
      ditonton di sini. Dari comeback-nya Frank the Pug (Mushu), alien berkedok
      anjing yang nyanyi I Will Survive dan Who Lets the Dog's Out dengan
      tengilnya (diisi suaranya oleh Tim Blaney), The Worm Guys yang makin bisa
      macem-macem, sampai alien-alien baru macam Jeffrey yang bisa menelan kereta
      subway. Efek visualnya keren banget!

      Fokus cerita juga masih pada hubungan antara K dan J. Bahkan, boleh dibilang
      gimana mereka berinteraksi itulah bagian yang terpenting. Barry Sonnenfeld,
      sang sutradara, melihat hubungan mereka seperti tokoh duet klasik Burns and
      Allen atau Laurel and Hardy. Pada kombinasi seperti itu, selalu ada tokoh
      yang tenang dan nggak banyak ulah dan ada yang berisik.

      "Di sini Tommy Lee Jones adalah the quiet guy, sedang Will adalah the loud
      one. Salah satu tantangan terbesar dari merencanakan sekuel nggak lain
      merancang gimana membuat mereka bertemu dengan cepat. Soalnya interaksi
      komedi mereka adalah jantung dari film ini," seru Sonnenfeld.

      Seperti versi pertamanya, akting terkocak Tommy adalah dengan pasang muka
      lempeng. Dari saat J mentertawakan nama aslinya yang ternyata "Kevin" di
      kantor pos, sampai waktu rambutnya yang tipis jadi jigrik kena setrum
      peralatan Jeebs. Sayangnya Will justru nggak banyak melontarkan
      komentar-komentar spontan dan konyol kayak dulu.

      Ada konflik yang sebenernya potensial jadi bagian penting, kayak J yang jadi
      melunak gara-gara terlibat emosi dengan Laura Vasquez. Namun pelanggaran ini
      ternyata cuma ditanggapi K, tanpa ada perlawanan khusus dari markas besar
      MiB. Hubungan mereka pun akhirnya juga nggak banyak berkembang.

      Anyway, kalo kamu belum nonton film pertamanya, Men in Black II memang
      sangat layak tonton.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.