Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Antara Buku, Diskusi 2012 & Gathering (1)

Expand Messages
  • Nur Agustinus
    Catatan Perjalanan: Antara Buku, Diskusi 2012 & Gathering BETA-UFO Bandung, 24-25 Desember 2008 Ini kali kedua saya naik kereta api Mutiara Selatan kelas
    Message 1 of 1 , Jan 1, 2009
      Catatan Perjalanan:
       
      Antara Buku, Diskusi 2012 & Gathering BETA-UFO
       
      Bandung, 24-25 Desember 2008
       
      Ini kali kedua saya naik kereta api Mutiara Selatan kelas bisnis ke Bandung. Tarif yang jauh lebih murah ketimbang kelas eksekutif memang jadi pilihan. Perjalanan yang relatif lama, sekitar 14 jam, dari stasiun Gubeng, Surabaya, menuju Bandung, memang melelahkan. Namun bagi saya, toh “penderitaan” ini akan berakhir, jadi yang diperlukan hanya kesabaran mengikuti putaran jarum jam tangan, yang berjalan terasa lambat, hingga menuju jam 7 pagi.
       
      Tiba di stasiun Bandung sungguh melegakan. Udara yang sejuk serta bebas dari duduk kaku di kursi kereta membuat semangat mulai bangkit kembali. Seakan ingin napak tilas saat ke Bandung dulu dan bertemu mas Veto, saya ingin mengulang makan di Hoka Hoka Bento yang ada di stasiun Bandung. Saat tiba, masih belum buka. Saya dan istri saya beserta anak saya yang masih berusia 4 tahun, duduk menunggu di kursi stasiun. Menyenangkan melihat loko kereta yang hilir mudik. Kondisi stasiun yang bersih dan sejuk membuat nyaman.
       
      Setelah makan, kami menuju ke hotel dan benar-benar merasa nikmatnya sebuah ranjang setelah semalaman duduk di kereta. Tak ada rencana khusus di Bandung, hanya jalan-jalan saja. Karena saya suka mencari buku, maka Palasari menjadi salah satu tujuan. Rencana di Bandung memang tidak lama, sebab tanggal 27 Desember 2008, saya ada acara di Ciawi dan besoknya, tanggal 28,  adalah hari yang direncanakan untuk gathering komunitas BETA-UFO. Jadi tanggal 26 Desember 2008 saya sudah harus berada di Jakarta.
       
       
       
      Ke Palasari saya membeli beberapa buku. Ada beberapa buku yang saya “incar” sejak saat saya ke sana beberapa bulan lalu dan ternyata buku tersebut masih ada. Rasanya ini karena penjualnya memasang harga yang tinggi atau mungkin karena buku tersebut jarang peminatnya. Buku pertama berjudul “GAIA, The Growth of An Idea” karya Lawrence E. Joseph. Buku ini tentang teori Gaia, tentang Dewi Gaia, katastrofi dan evolusi planet bumi. Dulu saya sudah mengincar buku ini namun waktu itu ditawarkan dengan harga Rp 75 ribu. Buku lain yang saya beli adalah “Before The Beginning: Our Universe and Others” karya Martin Rees dan buku berjudul “Ice Ages, Solving The Mystery” karya John Imbrie dan Katherine Palmer Imbrie. Ketiga buku itu akhirnya saya beli dengan harga Rp 150.000,- yang sebelumnya ditawarkan dengan harga Rp 200.000,-. Sebagai buku bekas, harga memang relatif, namun daripada penasaran, akhirnya saya beli juga. Saya pikir, kalau memang buku ini masih ada sampai saat saya datang, maka sayang kalau dilewatkan lagi. Di kios yang lain saya membeli sebuah buku saku berbahasa Inggris tentang UFO dan SETI yang berjudul “In Search of Extraterrestrial” karya Alan Landsburg. Untuk buku ini memang relatif murah, hanya Rp 7 ribu. 
       
         

      Setelah dari Palasari, mampir ke daerah alun-alun dan membeli beberapa film DVD bajakan untuk anak saya. Dia beli beberapa film Doraemon, Tom & Jerry dan Power Ranger. Sore harinya pergi ke daerah BIP. Salah satu tujuannya adalah toko buku Gramedia. Namun rupanya toko buku ini di malam natal tutup. Saya sempat mampir ke Hypermart di BIP dan beli sebuah DVD player yang harganya di bawah 200 ribu, rencana saya selain agar anak saya bisa nonton film, juga nanti bisa dipakai untuk memutar film saat gathering. Apalagi DVD player di rumah sudah mulai ngadat dan bentuknya yang relatif kecil menurut saya tidak sulit untuk dibawa.
       
      Tanggal 25 Desember 2008, hari natal. Pagi hari, saya menghubungi mas Veto, yang ternyata sedang berjalan-jalan dengan anaknya di daerah alun-alun untuk mencari film DVD. Karena hotel tempat saya menginap tak jauh dari lokasi itu, mas Veto mampir dan bertemu dengan saya sekeluarga. Mas Veto berencana mau ke TB Gramedia namun ternyata hari itu masih tutup juga. Awalnya saya berencana mau ke kawah putih, namun menurut mas Veto jaraknya cukup jauh, jadi akhirnya saya putuskan untuk putar-putar dalam kota Bandung saja.
       
      Jalan kaki menuju ke sebelah kantor PLN di jalan Asia Afrika, di mana di sana ada pedagang kaki lima yang menjual buku bekas. Ada sebuah buku UFO yang saya temukan, judulnya “Socorro Saucer, The Closest Encounter of Them all…” karya Ray Stanford. Saya merasa beruntung menemukan buku ini sebab selama ini saya ingin tahu apa yang terjadi di tahun 1964, saat seorang polisi bernama Lonnie Zamora melihat UFO yang mendarat di Socorro, New Mexico. Yang menarik perhatian saya adalah karena dalam proyek Serpo disebutkan bahwa pendaratan tersebut sebenarnya salah lokasi. Buku ini akhirnya berpindah ke tangan saya dengan harga Rp 10 ribu.
       
       
      Maria dan Tiko
       
      Tak lama melihat buku-buku di sana sebab tiba-tiba hujan gerimis. Saya sudah siap dengan jas hujan dan kemudian pergi jalan kaki ke Braga untuk makan siang di sana. Setelah dari sana, hujan reda dan jalan kaki kembali ke arah pedagang buku bekas lewat jalan Naripan dan ABC. Di sana saya sempat mampir ke pasar elektronik untuk beli microphone buat acara gathering. Di sebuah toko, saya melihat dua buat boneka plastik tiup berbentuk alien warna hijau. Sayang tidak dijual karena boneka plastik tiup itu adalah pemberian dari distributor, yang kalau saya amati, dari perusahaan dengan nama “Fushion” atau "Fusion". Itu kalau saya tidak salah lihat. Sayang saya lupa memotretnya.
       
      Sore hari saya pergi ke daerah Buah Batu, teman saya, Leo, titip oleh-oleh ‘cheese stick’ Primarasa. Dari sana kemudian menuju ke stasiun Bandung untuk membeli tiket KA tujuan Jakarta buat besok. Saya sangat terbantu ketika Edy a.k.a. Sinbad mengatakan akan menjemput di Gambir jam 6 sore, bahkan saya bisa menginap di tempat kostnya. Jadi saya memilih membeli tiket KA yang kira-kira sampai di Jakarta sekitar jam 6 sore.
       
      (bersambung)

       
       
       
       
       
       
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.