Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [betaufo] Re: Bantahan tentang adanya alien dari Pleiades

Expand Messages
  • Adi Nugroho
    baiklah, saya jawab singkat saja, suhu rata-rata Planet Venus adalah sekitar 500 (saya lupa derajat Celcius atau Kelvin), dan itu cukup untuk melumerkan timah.
    Message 1 of 13 , Nov 2, 2000
      baiklah,

      saya jawab singkat saja, suhu rata-rata Planet Venus
      adalah sekitar 500 (saya lupa derajat Celcius atau
      Kelvin), dan itu cukup untuk melumerkan timah.

      Lagi, komposisi planet Venus sangat berbeda dengan
      Bumi, karbon dioksida dan asam sulfat menghiasi...

      salam,
      Adi Nugroho
      --- Ferry M Simatupang <FERRY@...>
      wrote:
      >
      > > Saya rasa Anda sebaiknya membaca dulu:
      > >
      > http://www.billymeier.com/Plejarans/PlanetErra.html
      > > dan baca pula artikel di homepage BETA-UFO
      > mengenai
      > > alien Pleiades.
      >
      > udah
      >
      >
      > > Jika Anda bandingkan maka agak mustahil ada
      > kehidupan
      > > di Planet Erra.
      >
      > seperti yang saya katakan pada posting saya
      > terdahulu: 'sesuatu melintas
      > difikiran saya'. dan disitu saya bukan menjawab
      > pertanyaan anda :)
      >
      > 'sesuatu itu melintas saya saya membaca (pada
      > posting itu):
      >
      > > ... forsa gravitasinya
      > > mirip dengan Bumi (hanya agak lebih kuat sedikit),
      > ini
      > > berarti kekuatan planet tersebut (Erra) untuk
      > menahan
      > > benda-benda di atasnya hanya lebih kuat sedikit
      > > daripada Bumi dan berakibat atmosfernya pun akan
      > > hanya lebih tebal sedikit daripada Bumi dan dengan
      > > demikian keadaannya mirip Bumi
      >
      > jika anda mencoba menjawab pertanyaan saya: karena
      > ukuran dan massa Bumi
      > dan Venus yang hampir sama, maka atmosfer Venus
      > hanya sedikit lebih tipis
      > dari atmosfer Bumi. salah besar. justru venus
      > atmosfernya sangat tebal
      > dibandingkan Bumi.
      >
      > saya memang tidak menjawab apakah mungkin atau
      > tidak, adanya kehidupan di
      > planet di taygeta tersebut (erra) :)
      > cuma mengomentari deduksi anda di atas
      >
      >
      >
      > salam,
      >
      > ferry m. simatupang
      >
      > ===============================
      > the universe is my home
      >
      > Ferry's Astronomy Page
      > http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
      > ===============================
      >
      > -------------------------- eGroups Sponsor
      >
      > Website BETA-UFO --> http://www.betaufo.net
      >


      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      From homework help to love advice, Yahoo! Experts has your answer.
      http://experts.yahoo.com/
    • l_eka_t
      Tapi kalau gak salah, suhu setinggi itu kan akibat karbondioksida yang terlalu tebal. Saya pernah baca buku yang menjabarkan teori penebaran bakteri di venus
      Message 2 of 13 , Nov 2, 2000
        Tapi kalau gak salah, suhu setinggi itu kan akibat karbondioksida yang terlalu tebal. Saya pernah baca buku yang menjabarkan teori penebaran bakteri di venus yang akan mengurai CO2 menjadi O2. dengan kadar Co2 yang menurun drastis, suhu di Venus bakalan turun drastis menjadi "hanya" sekitar 50 derajad celcius. Mungkin kira-kira sama seperti suhu di gurun Sahara di waktu siang.

        At 12:46 AM 02/11/2000 -0800, you wrote:
        baiklah,

        saya jawab singkat saja, suhu rata-rata Planet Venus
        adalah sekitar 500 (saya lupa derajat Celcius atau
        Kelvin), dan itu cukup untuk melumerkan timah.

        Lagi, komposisi planet Venus sangat berbeda dengan
        Bumi, karbon dioksida dan asam sulfat menghiasi...

        salam,
        Adi Nugroho
        --- Ferry M Simatupang <FERRY@...>
        wrote:
        >
        > > Saya rasa Anda sebaiknya membaca dulu:
        > >
        > http://www.billymeier.com/Plejarans/PlanetErra.html
        > > dan baca pula artikel di homepage BETA-UFO
        > mengenai
        > > alien Pleiades.
        >
        > udah
        >
        >
        > > Jika Anda bandingkan maka agak mustahil ada
        > kehidupan
        > > di Planet Erra.
        >
        > seperti yang saya katakan pada posting saya
        > terdahulu: 'sesuatu melintas
        > difikiran saya'. dan disitu saya bukan menjawab
        > pertanyaan anda :)
        >
        > 'sesuatu itu melintas saya saya membaca (pada
        > posting itu):
        >
        > > ... forsa gravitasinya
        > > mirip dengan Bumi (hanya agak lebih kuat sedikit),
        > ini
        > > berarti kekuatan planet tersebut (Erra) untuk
        > menahan
        > > benda-benda di atasnya hanya lebih kuat sedikit
        > > daripada Bumi dan berakibat atmosfernya pun akan
        > > hanya lebih tebal sedikit daripada Bumi dan dengan
        > > demikian keadaannya mirip Bumi
        >
        > jika anda mencoba menjawab pertanyaan saya: karena
        > ukuran dan massa Bumi
        > dan Venus yang hampir sama, maka atmosfer Venus
        > hanya sedikit lebih tipis
        > dari atmosfer Bumi. salah besar. justru venus
        > atmosfernya sangat tebal
        > dibandingkan Bumi.
        >
        > saya memang tidak menjawab apakah mungkin atau
        > tidak, adanya kehidupan di
        > planet di taygeta tersebut (erra) :)
        > cuma mengomentari deduksi anda di atas
        >
        >
        >
        > salam,
        >
        > ferry m. simatupang
        >

      • Ferry M Simatupang
        ... nah, kan kita tidak bisa hanya melihat massa planetnya aja... itu maksud saya. ... salah lagi :) (kalo saya nggak salah lho!) komposisi planet venus, bumi,
        Message 3 of 13 , Nov 2, 2000
          Adi Nugroho writes:

          > baiklah,
          >
          > saya jawab singkat saja, suhu rata-rata Planet Venus
          > adalah sekitar 500 (saya lupa derajat Celcius atau
          > Kelvin), dan itu cukup untuk melumerkan timah.

          nah, kan kita tidak bisa hanya melihat massa planetnya aja...
          itu maksud saya.


          > Lagi, komposisi planet Venus sangat berbeda dengan
          > Bumi, karbon dioksida dan asam sulfat menghiasi...

          salah lagi :) (kalo saya nggak salah lho!)
          komposisi planet venus, bumi, dan mars sangat mirip. dilihat dari
          komposisinya, ketiga planet ini adalah kembar.
          hanya saja di bumi, karbondioksidanya banyak dijerat oleh batu kapur (dan
          laut), sehingga yang 'tampak' hanya sedikit ('terlihat' beda dengan mars
          dan venus). tentang hal ini kalo nggak salah ada artikelnya. ntar saya coba
          nyari artikelnya.

          tolong di koreksi kalo hal ini salah. (gimana mas seno, mas wicak, mas
          fajar dll?)




          salam,

          ferry m. simatupang

          ===============================
          the universe is my home

          Ferry's Astronomy Page
          http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
          ===============================
        • Ferry M Simatupang
          ... itu kuncinya: bakteri (kehidupan) adanya kehidupan di bumilah yang merubah tampilan komposisi atmosfer, hal yang terjadi di bumi. salam, ferry m.
          Message 4 of 13 , Nov 2, 2000
            > Tapi kalau gak salah, suhu setinggi itu kan akibat karbondioksida yang terlalu
            > tebal. Saya pernah baca buku yang menjabarkan teori penebaran bakteri di venus
            > yang akan mengurai CO2 menjadi O2. dengan kadar Co2 yang menurun drastis, suhu
            > di Venus bakalan turun drastis menjadi "hanya" sekitar 50 derajad celcius.
            > Mungkin kira-kira sama seperti suhu di gurun Sahara di waktu siang.

            itu kuncinya: bakteri (kehidupan)
            adanya kehidupan di bumilah yang merubah 'tampilan' komposisi atmosfer, hal
            yang terjadi di bumi.



            salam,

            ferry m. simatupang

            ===============================
            the universe is my home

            Ferry's Astronomy Page
            http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
            ===============================
          • Skeptic
            ... Sorry, intrupsi. Saya gabung sejenak. Pengertian bahwa bakteri adalah perubah komposisi atmosfir itu relatif. Yang mengkonsumsi CO2 adalah bentuk kehidupan
            Message 5 of 13 , Nov 2, 2000
              > -----Original Message-----
              > From: Ferry M Simatupang [mailto:FERRY@...]
              > Sent: Thursday, November 02, 2000 1:09 PM
              > To: beta-ufo@egroups.com
              > Subject: Re: [betaufo] Re: Bantahan tentang adanya alien dari Pleiades
              >
              >
              >
              > > Tapi kalau gak salah, suhu setinggi itu kan akibat
              > karbondioksida yang terlalu
              > > tebal. Saya pernah baca buku yang menjabarkan teori penebaran
              > bakteri di venus
              > > yang akan mengurai CO2 menjadi O2. dengan kadar Co2 yang
              > menurun drastis, suhu
              > > di Venus bakalan turun drastis menjadi "hanya" sekitar 50
              > derajad celcius.
              > > Mungkin kira-kira sama seperti suhu di gurun Sahara di waktu siang.
              >
              > itu kuncinya: bakteri (kehidupan)
              > adanya kehidupan di bumilah yang merubah 'tampilan' komposisi
              > atmosfer, hal
              > yang terjadi di bumi.
              >
              >
              >
              > salam,
              >
              > ferry m. simatupang
              -----

              Sorry, intrupsi. Saya gabung sejenak.

              Pengertian bahwa bakteri adalah perubah komposisi atmosfir itu
              relatif. Yang mengkonsumsi CO2 adalah bentuk kehidupan ber sel
              satu, seperti ganggang algae, tumbuhan etc. Bakteri tidak dapat
              eksis tanpa rantai kehidupannya. Dengan fotosintesa berkat
              cahaya matahari CO2 dikonsumsi bersama H2O menghasilkan O2.


              BIOGENESIS (Bentuk kehidupan dari yg mati)
              Pada tahun 1951, seorang Amerika Miller berhasil membentuk
              sebuah zat organik dengan campuran ammonia (NH3), methane (CH4),
              hydrogen (H2) dan air (H2O) dengan cara mengalirkan listrik ke
              campuran tersebut. Selama eksperimen berlangsung beberapa
              campuran organik yang berbeda dapat terbentuk.
              Diantaranya adalah Asam amino (amino acids) dan Asam Nuklein
              (nuclein acids). Asam-asam ini adalah bahan esensial untuk
              pembentukan protein-protein dan kromosom-kromosom.

              Kemungkinan bahwa hal serupa terjadi di masa lampau itu
              juga ada yaitu pada saat atmosphere awal mendingin, dan
              dengan komposisi zat percobaan Miller.

              Melalui sambaran petir unsur organik itu terbentuk dan
              jatuh pada lautan prahistoris. di sini lahirlah molekul
              dan kemudian bentuk kehidupan yang pertama melalui evaporasi
              dalam lautan (Evaporasi: proses pemisahan molekul dari
              kesatuannya). Dengan proses evaporasi ini bentuk molekul
              yang lebih besar terbentuk dan kemudian bentuk pertama dari
              kehidupan.

              Timbulnya bentuk kehidupan dari benda/zat mati disebut
              BIOGENESIS.

              3,5 bilion tahun yang lalu, bentuk kehidupan ber sel satu
              pertama telah terbentuk di bumi. Dengan cara fotosintesis
              (photosynthesis) dengan menggunakan carbonic oxide dan air
              menghasilkan protein2, lemak, dan organik penghubung lainnya.
              Untuk transformasi ini dibutuhkan energi yang dapat diperolehnya
              dari matahari. Organisme seperti ini sampai saat ini masih
              eksis (Algae, ganggang, pohon etc). Kemistrinya transformasinya
              seperti ini:
              6 bagian dari CO2 (Carbonic oxide) + 5 bagian H2O (air)
              ditransformasikan dengan bantuan cahaya matahari menjadi
              1 satu bagian C6H10O5 (farina) + 6 bagian O2 (oxygen).

              Pada masa itu, atmosfir bumi sebagian besar terdiri dari CO2
              dengan sedikit O2 (Oksigen), komposisinya berubah dengan pesat
              dikarenakan format kehidupan pertama ini tidak memiliki musuh,
              (belum ada rantai kehidupan). Kehidupan pertama sel satu ini
              dengan pesatnya merubah CO2 ini menjadi Oksigen. Dengan demikian
              atmosfir bumi ini berubah secara radikal. Apa yang terjadi
              sekarang ? Justru Oksigen melebihi CO2 yang kudu dibutuhkan
              untuk Fotosintesis mahluk bersel satu ini. Hal ini memicu
              transformasi sebagian kehidupan bersel satu itu (tumbuhan)untuk
              berhenti mengkonsumsi O2 dan mulai memproduksi CO2 dengan cara
              merubah sumber energi (kanibalisme). Sumber energinya adalah:
              1 satu bagian C6H10O5 (farina) + 6 bagian O2 (oxygen), dan saat
              itu lahirlah apa yang dinamakan binatang.
              Dicernalah hewan historis satu sel itu dengan bantuan O2, menjadi
              enersi dan menghasilkan CO2. Di sini terjadilah Dua rantai
              kehidupan pertama.

              Skeptic
            • KIDYOTI
              Dera All, bicara soal mahkluk hidup di planit-planit lain, pada umumnya kita memakai ukuran manusia di bumi. Padahal ada makhluk-mahkluk yang tahan panas,
              Message 6 of 13 , Nov 2, 2000
                Dera All,
                bicara soal mahkluk hidup di planit-planit lain, pada umumnya kita memakai
                ukuran manusia di bumi.
                Padahal ada makhluk-mahkluk yang tahan panas, tahan dingin; sehingga
                organnya disesuaikan dengan keadaan alam dimana mahkluk itu berada. Sebagai
                akibatnya, maka bentuk tubuh dan peralatannya juga sangat berbeda dengan
                kita di bumi. Ump. mahkluk yang sinar terang planitnya gelap, maka bentuk
                matanya panjang!
                Tidak untuk diperdebatkan,
                Kidyoti
                ----- Original Message -----
                From: "Adi Nugroho" <steveadinegoro@...>
                To: <beta-ufo@egroups.com>
                Sent: Thursday, November 02, 2000 3:46 PM
                Subject: Re: [betaufo] Re: Bantahan tentang adanya alien dari Pleiades


                > baiklah,
                >
                > saya jawab singkat saja, suhu rata-rata Planet Venus
                > adalah sekitar 500 (saya lupa derajat Celcius atau
                > Kelvin), dan itu cukup untuk melumerkan timah.
                >
                > Lagi, komposisi planet Venus sangat berbeda dengan
                > Bumi, karbon dioksida dan asam sulfat menghiasi...
                >
                > salam,
                > Adi Nugroho
                > --- Ferry M Simatupang <FERRY@...>
                > wrote:
                > >
                > > > Saya rasa Anda sebaiknya membaca dulu:
                > > >
                > > http://www.billymeier.com/Plejarans/PlanetErra.html
                > > > dan baca pula artikel di homepage BETA-UFO
                > > mengenai
                > > > alien Pleiades.
                > >
                > > udah
                > >
                > >
                > > > Jika Anda bandingkan maka agak mustahil ada
                > > kehidupan
                > > > di Planet Erra.
                > >
                > > seperti yang saya katakan pada posting saya
                > > terdahulu: 'sesuatu melintas
                > > difikiran saya'. dan disitu saya bukan menjawab
                > > pertanyaan anda :)
                > >
                > > 'sesuatu itu melintas saya saya membaca (pada
                > > posting itu):
                > >
                > > > ... forsa gravitasinya
                > > > mirip dengan Bumi (hanya agak lebih kuat sedikit),
                > > ini
                > > > berarti kekuatan planet tersebut (Erra) untuk
                > > menahan
                > > > benda-benda di atasnya hanya lebih kuat sedikit
                > > > daripada Bumi dan berakibat atmosfernya pun akan
                > > > hanya lebih tebal sedikit daripada Bumi dan dengan
                > > > demikian keadaannya mirip Bumi
                > >
                > > jika anda mencoba menjawab pertanyaan saya: karena
                > > ukuran dan massa Bumi
                > > dan Venus yang hampir sama, maka atmosfer Venus
                > > hanya sedikit lebih tipis
                > > dari atmosfer Bumi. salah besar. justru venus
                > > atmosfernya sangat tebal
                > > dibandingkan Bumi.
                > >
                > > saya memang tidak menjawab apakah mungkin atau
                > > tidak, adanya kehidupan di
                > > planet di taygeta tersebut (erra) :)
                > > cuma mengomentari deduksi anda di atas
                > >
                > >
                > >
                > > salam,
                > >
                > > ferry m. simatupang
                > >
                > > ===============================
                > > the universe is my home
                > >
                > > Ferry's Astronomy Page
                > > http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
                > > ===============================
                > >
                > > -------------------------- eGroups Sponsor
                > >
                > > Website BETA-UFO --> http://www.betaufo.net
                > >
                >
                >
                > __________________________________________________
                > Do You Yahoo!?
                > From homework help to love advice, Yahoo! Experts has your answer.
                > http://experts.yahoo.com/
                >
                >
                > Website BETA-UFO --> http://www.betaufo.net
                >
                >
              • Ferry M Simatupang
                ... maksud saya bukan bakterinya itu. tapi kehidupan (bakteri hanya bagian darinya). mungkin saya salah memberikan penekanan. maksud saya yang lebih jelas ada
                Message 7 of 13 , Nov 2, 2000
                  Skeptic writes:

                  >
                  > > itu kuncinya: bakteri (kehidupan)
                  > > adanya kehidupan di bumilah yang merubah 'tampilan' komposisi
                  > > atmosfer, hal
                  > > yang terjadi di bumi.


                  > Pengertian bahwa bakteri adalah perubah komposisi atmosfir itu
                  > relatif. Yang mengkonsumsi CO2 adalah bentuk kehidupan ber sel
                  > satu, seperti ganggang algae, tumbuhan etc. Bakteri tidak dapat
                  > eksis tanpa rantai kehidupannya. Dengan fotosintesa berkat
                  > cahaya matahari CO2 dikonsumsi bersama H2O menghasilkan O2.

                  maksud saya bukan bakterinya itu. tapi kehidupan (bakteri hanya bagian
                  darinya). mungkin saya salah memberikan penekanan. maksud saya yang lebih
                  jelas ada dalam kalimat seterusnya: "adanya kehidupan..."
                  (suer, ini bukan cuma ngeles, memang maksud saya begitu :)


                  > BIOGENESIS (Bentuk kehidupan dari yg mati)
                  > ...
                  > Pada masa itu, atmosfir bumi sebagian besar terdiri dari CO2
                  > dengan sedikit O2 (Oksigen), komposisinya berubah dengan pesat
                  > dikarenakan format kehidupan pertama ini tidak memiliki musuh,
                  > (belum ada rantai kehidupan). Kehidupan pertama sel satu ini
                  > dengan pesatnya merubah CO2 ini menjadi Oksigen. Dengan demikian
                  > atmosfir bumi ini berubah secara radikal. Apa yang terjadi

                  nah ini dia...






                  salam,

                  ferry m. simatupang

                  ===============================
                  the universe is my home

                  Ferry's Astronomy Page
                  http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
                  ===============================
                • Ferry M Simatupang
                  ... dengan catatan: hanya untuk pijakan awal saja lho! ... ? kita mempelajari sesuatu tidak selamanya bisa langsung menohok masalahnya. kadang kita harus
                  Message 8 of 13 , Nov 2, 2000
                    KIDYOTI writes:

                    > Dera All,
                    > bicara soal mahkluk hidup di planit-planit lain, pada umumnya kita memakai
                    > ukuran manusia di bumi.

                    dengan catatan: hanya untuk pijakan awal saja lho!


                    > Tidak untuk diperdebatkan,
                    ?
                    kita mempelajari sesuatu tidak selamanya bisa langsung menohok masalahnya.
                    kadang kita harus mendekati dengan kasus yang spesifik dulu, baru kemudian
                    yang lebih general. hal inilah yang terjadi saat kita mempelajari
                    kehidupan. kita pelajari dulu yang sifatnya spesifik (kehidupan di bumi),
                    karena untuk yang general kita memerlukan pembanding (makhluk dari planet
                    lain dengan keadaan lingkungan yang berbeda), yang sampai saat ini kita
                    masih belum punya.



                    salam,

                    ferry m. simatupang

                    ===============================
                    the universe is my home

                    Ferry's Astronomy Page
                    http://www.as.itb.ac.id/~ferry/
                    ===============================
                  • KIDYOTI
                    Horas Lae Simatupang, anda benar, silahkan mencari, karena dengan mencari suatu saat ada hasilnya. Saya sudah baca The Raelian Revolution yang menjurus ke
                    Message 9 of 13 , Nov 3, 2000
                      Horas Lae Simatupang,
                      anda benar, silahkan mencari, karena dengan mencari suatu saat ada hasilnya.

                      Saya sudah baca The Raelian Revolution yang menjurus ke atheisme, bahkan
                      akan mendirikan Raelian Religion, hanya gara-gara keyakinannya thd adanya
                      UFO.
                      Saya sendiri percaya adanya UFO , TETAPI tetap yakin adanya Tuhan yang Maha
                      Pencipta/

                      The Raelians mendasarkan teorinya kepada "scientific creationism", bahwa
                      manusia di bumi adalah cloning makhluk UFO dengan DNAnya yang "disemaikan"
                      di bumi, lucu yaaa....
                      Pertanyaan sangat penting "Siapa yang menciptakan mereka dan DNA???"
                      Ujung-ujungnya mereka hanya cari alasan untuk cari DUIT/money saja dengan
                      mengatakan perlu tanah sekian ribu hektar dan gedung mewah untuk menampung
                      21 "manusia".

                      Ah, akal-akalan saja a.n. UFO cari duit!

                      Horas jala gabe,

                      Kidyoti

                      Kunjungi http://indopsychic.cjb.net
                      ----- Original Message -----
                      From: "Ferry M Simatupang" <FERRY@...>
                      To: <beta-ufo@egroups.com>
                      Sent: Friday, November 03, 2000 1:49 PM
                      Subject: Re: [betaufo] Re: Bantahan tentang adanya alien dari Pleiades
                    • Adi Nugroho
                      Asyik nih... tambah seru aja Begini ya, Pleiadeans itu adalah alien yang amat mirip dengan manusia dan boleh dikata susunan genetiknya mungkin 90 % match
                      Message 10 of 13 , Nov 7, 2000
                        Asyik nih... tambah seru aja

                        Begini ya, Pleiadeans itu adalah alien yang amat mirip
                        dengan manusia dan boleh dikata susunan genetiknya
                        mungkin 90 % match dengan manusia. Yang membedakan
                        kita dengan mereka hanyalah spiritualitas mereka yang
                        jauh lebih tinggi daripada kita sehingga mereka tak
                        butuh agama, selain itu mereka sanggup hidup sampai
                        berabad-abad.

                        Dari data-data yang dihimpun dari
                        http://www.billymeier.com, terlihat bahwa Oksigen di
                        Planet Erra adalah 30% atau lebih banyak daripada
                        Bumi yang hanya sekitar 21%. Wajarlah kalau saya
                        bilang
                        mereka akan mati terpanggang di Planet Erra.

                        --- l_eka_t <l_eka_t@...> wrote:
                        > Tapi kalau gak salah, suhu setinggi itu kan akibat
                        > karbondioksida yang terlalu
                        > tebal. Saya pernah baca buku yang menjabarkan teori
                        > penebaran bakteri di venus
                        > yang akan mengurai CO2 menjadi O2. dengan kadar Co2
                        > yang menurun drastis, suhu
                        > di Venus bakalan turun drastis menjadi "hanya"
                        > sekitar 50 derajad celcius.
                        > Mungkin kira-kira sama seperti suhu di gurun Sahara
                        > di waktu siang.


                        __________________________________________________
                        Do You Yahoo!?
                        Thousands of Stores. Millions of Products. All in one Place.
                        http://shopping.yahoo.com/
                      • Adi Nugroho
                        Tanggapan ya... boleh kan? Dari http://www.billymeier.com dikatakan bahwa Pleiadeans adalah alien-alien dengan spiritualitas yang sangat tinggi, dan saya
                        Message 11 of 13 , Nov 7, 2000
                          Tanggapan ya... boleh kan?
                          Dari http://www.billymeier.com dikatakan bahwa
                          Pleiadeans adalah alien-alien dengan spiritualitas
                          yang sangat tinggi, dan saya katakan mereka tak butuh
                          agama. Memang begitu! Seandainya seseorang memiliki
                          spiritualitas sangat tinggi dan akhirnya dia mampu
                          berhubungan dengan Tuhan tanpa alat, dia tak butuh
                          agama. Akan tetapi kita manusia, memiliki
                          spiritualitas
                          yang sangat rendah, sehingga kita membutuhkan agama.
                          Anda akan berpikir bahwa Tuhan itu Mahabaik karena
                          memberikan agama sebagai penghubung kita dengan Tuhan
                          karena kelemahan kita akan spiritualitas kita.
                          Seandainya spiritualitas kita sudah sedemikian tinggi
                          dan kita mempunyai hati nurani yang sangat baik,
                          pastilah Tuhan akan memperingatkan kita untuk tidak
                          melakukan hal-hal yang buruk.

                          Salam

                          Adi Nugroho
                          --- KIDYOTI <jsujanto@...> wrote:
                          > Horas Lae Simatupang,
                          > anda benar, silahkan mencari, karena dengan mencari
                          > suatu saat ada hasilnya.
                          >
                          > Saya sudah baca The Raelian Revolution yang menjurus
                          > ke atheisme, bahkan
                          > akan mendirikan Raelian Religion, hanya gara-gara
                          > keyakinannya thd adanya
                          > UFO.
                          > Saya sendiri percaya adanya UFO , TETAPI tetap yakin
                          > adanya Tuhan yang Maha
                          > Pencipta/
                          >
                          > The Raelians mendasarkan teorinya kepada "scientific
                          > creationism", bahwa
                          > manusia di bumi adalah cloning makhluk UFO dengan
                          > DNAnya yang "disemaikan"
                          > di bumi, lucu yaaa....
                          > Pertanyaan sangat penting "Siapa yang menciptakan
                          > mereka dan DNA???"
                          > Ujung-ujungnya mereka hanya cari alasan untuk cari
                          > DUIT/money saja dengan
                          > mengatakan perlu tanah sekian ribu hektar dan gedung
                          > mewah untuk menampung
                          > 21 "manusia".
                          >
                          > Ah, akal-akalan saja a.n. UFO cari duit!
                          >
                          > Horas jala gabe,
                          >
                          > Kidyoti
                          >
                          > Kunjungi http://indopsychic.cjb.net
                          > ----- Original Message -----
                          > From: "Ferry M Simatupang"
                          > <FERRY@...>
                          > To: <beta-ufo@egroups.com>
                          > Sent: Friday, November 03, 2000 1:49 PM
                          > Subject: Re: [betaufo] Re: Bantahan tentang adanya
                          > alien dari Pleiades
                          >
                          >
                          >
                          >
                          > Website BETA-UFO --> http://www.betaufo.net
                          >


                          __________________________________________________
                          Do You Yahoo!?
                          Thousands of Stores. Millions of Products. All in one Place.
                          http://shopping.yahoo.com/
                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.